Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 541-560 of 660

Analytics

Cristiena Cristiena; Alifiah Nurachmana; Linggua Sanjaya Usop; Patrisia Cuesdeyeni; Efendi Efendi +1 more

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Palan

This study aims to describe and analyze (1) the procession of execution in the Lawang Sakepeng tradition, (2) the symbolic meaning contained in the Lawang Sakepeng tradition in Dayak Ngaju traditional weddings, and (3) find out the function of folklore in the Lawang Sakepeng tradition using semiotic studies. The method used in this research is descriptive qualitative. The source of the data in this study was secondary data from a video showing the documentation of the Lawang Sakepeng tradition in a Dayak Ngaju traditional wedding ceremony. The instrument in this study is a documentation guide. Documentation guidelines are carried out by analyzing symbolic forms. The data analysis technique used in this study uses C.S Pierce's semiotic study as a reference. Based on the results of the research obtained: (1) the procession of the Lawang Sakepeng tradition in the Dayak Ngaju traditional wedding ceremony which has been studied has three stages of implementation, namely Panganten Mandai/Haguet, Lawang Sakepeng tradition and Mamapas traditional ceremony. (2) The forms of symbolic meaning in the procession of the Lawang Sakepeng tradition in the Dayak Ngaju traditional wedding ceremony which have been studied have forms of symbolic meaning in the form of: palm fronds, three-tiered threads, flowers, money, bahalai/saput, red and white flags, martial arts fighters/sakepeng performers and dancer. (3) The function of folklore in the Lawang Sakepeng tradition procession is: strengthening the feeling of collective solidarity, as a fun tool and providing entertainment for people who witness it, as a tool for preserving Dayak cultural customs, and as a tool for mutual cooperation in a society.

Ngatoillah Linnaja; Robingun Suyud El Syam; Salis Irvan Fuadi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research is to uncover brand storytelling through a morpho-semantic approach to the tradition of kupat jembut syawalan in Pedurungan Semarang. This article is the finding of a descriptive study using Ogden & Richard's semantic approach, using Crespo's storytelling theory of the Syawalan kupat-jembut tradition in Semarang, then analyzing its morphology to see its essence. The results of the study show: that the kupat jembut is used as a medium to attract the community so that the Syawalan tradition of the Pedurungan Semarang community can be preserved for the next generation. The naming does not reduce the essence of syawalan which is an expression of gratitude and hospitality. The research implication, narrative experience brings understanding to the essence of Islamic tradition to be preserved. Research is expected to contribute to Islamic cultural scholarship.   Keyword: , , ,

Hafizh Ahmad Fajar Rizal Hadi; Zulfatuz Zakiyah; Izatil Hidayah Sajidah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini memuat sebuah analisis yang berasal dari penelitian dengan metode etnografi yaitu melalui wawancara dengan tokoh Reog Ponorogo dan juga observasi Reog Ponorogo di Jember. Reog Ponorogo merupakan kesenian asli Ponorogo, Jawa Timur yang tersohor di Indonesia bahkan juga beberapa wilayah di dunia. Sebagai kesenian tradisional, Reog Ponorogo erat dengan sesuatu yang bersifat mistis dalam praktik kebudayaannya, seperti yang terjadi dalam upacara ritual yang biasa dilakukan. Ritual-ritual yang biasa disajikan merupakan perwujudan dari penghormatan kepada harimau yang digunakan sebagai ikon dari Reog. Dengan keadaan tersebut menjadikan Reog dapat diidentifikasi sebagai kesenian yang didalamnya memuat prinsip totemisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kesenian Reog Ponorogo memuat keadaan yang merupakan bagian dari prinsip totemisme yang sejalan dengan praktik dasar dalam dasar kehidupan agama sebagaimana yang dijelaskan oleh Emile Durkheim. 

Okpatrioka Okpatrioka; Sopian Sopian

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa bukan berarti mengajar masyarakat tentang sesuatu yang terbaik untuk mereka, tetapi melakukan pemberdayaan sebagai sebuah proses pencarian (research) yang dilakukan bersamasama untuk mencari jalan terbaik dalam penyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa trauma healing yang dilakukan pada anak-anak adalah untuk menurunkan tingkat kecemasan dan mengembalikan kondisi emosional anak-anak pasca bencana, agar dapat membantu semangat kembali seperti sebelum adanya bencana yang terjadi dengan berbagai macam permainan yang dilakukan baik individu maupun kelompok serta pemberian materi yang bertujuan untuk meningkatkan karakteristik pada diri anak. Adapun pelaksanaan trauma healing menggunakan metode Participatory Rapit Appraisal (PRA) atau penilaian desa secara partisipatif yang dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti observasi, survei dan wawancara.    

Joni Laksito; Agus Wibowo

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pembelajaran yang dapat digunakan untuk merevolusi sistem pendidikan tradisional dalam bidang hukum menggunakan pembelajaran simulasi metaverse.  Pembelajaran berbasis simulasi melibatkan pembuatan skenario realistis dalam lingkungan yang aman dan terkendali untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang dapat diterapkan pada situasi dunia nyata, terlebih lagi, lingkungan online yang terbentuk semenjak pandemi covid muncul membuat berbagai institusi pendidikan doipaksa untuk terus berevolusi dalam penggunaan platform digital yang semakin canggih. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistematik dan holistik dan dievaluasi lebih lanjut untuk mengalisis dan memberikan saran perubahan pada kurikulum pendidikan tinggi dibidang ilmu hukum sehingga alat yang diusulkan dapat digunakan lebih luas lagi pada berbagai program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat peningkatan pembelajaran mahasiswa lintas kurikulum profesi khususnya bidang hukum terlebih lagi dimasa pandemi covid dengan memanfaatkan ruang virtual yang memiliki suasana dunia nyata, sehingga menjembatani bentuk pembelajaran antara program akademik dan pengembangan profesi berkelanjutan

Fadli; Asngadi; Harnida Wahyuni Adda

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Abstrak Di Desa Sikara Tobata tanaman aren merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memilik nilai ekonomis yang tinggi sehingga sangat prospektif dalam pengembangannya dan memiliki peluang yang sangat besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut. Pengumpulan data dilakukan pendekatan survei dengan mewawancarai 4 pelaku usaha gula aren melalui pertanyaan terbuka. Hasil dari penelitian ini adalah strategi pemasaran yang dilakukan  dengan melakukan 4 bauran pemasaran (4P) yaitu (1) Produk : mempertahankan dan melakukan peningkatan kualitas produk (2) Harga : melakukan penetapan harga dengan orientasi biaya (3) Promosi: melakukan pelatihan pengunaan media sosial dalam melakukan promosi gula aren dan membantu pelaku usaha gula aren dalam mencari mitra (4) Tempat : gula aren diproduksi di Desa Sikara Tobata secara tradisional sebagai industri skala rumah tangga serta membentuk kerjasama kemitraan terhadap para pengusaha gula aren

Linus Syah Putra Gulo; Yeremia Hia

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2023 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Di dalam Perjanjian Baru, kitab Ibrani adalah salah-satu kitab yang banyak mengutip teks Perjanjian Lama dan menyinggung tentang iman. Bahkan kitab ini sendiri yang mendefenisikan iman. Para penulis Perjanjian Baru lebih cenderung menggunakan versi Ibrani teks masoretik teks, dengan berbaga metode penafsiran tradisi Yahudi kuno. Metode penafsiran, misalnya: historis, preteris, furutis, idealis. Penulisan artikel ini dilakukan dengan metode kualitaif yang, bentukanya eksegeis. Eksegesis adalah metode untuk menemukan dan memahami pesan dari sang penulis. untuk memahami penggunaan Perjanjian Lama di alam Perjanjian Baru, khususnya tentang teks-teks yang berbicara tentang Eskatologi atau kedatangan Tuhan yang kedua kali. Dari berbagi persepektif masih banyak yag harus digali, mulai daris sisi soteriologinya dan eskatologinya. Tujuan penulisan artikel ini, untuk menjelaskan makna penggunaan kutipan Perjanjian Lama di dalam Perjanjian Baru oleh si penulis dan kaitan-nya dengan iman yang tekun dalam menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali. Penulis menggambarkan penggunaaan Perjanjian Lama oleh penulis di dalam ayat 10:37-38, kemudian, Penulis akan menguraikan korelasinya dengan iman yang tekun terhadap orang Kristen masa kini dalam hal menantikan kedatangan Kristus yag kedua kalinya.

Eva Vitari Br Ginting; Ika Wulandari; Yantini Yantini

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pendampingan usaha ritel lokal dianggap penting dalam meningkatkan kemajuan usaha ritel khususnya yang berada di Kabupaten Sleman. Artikel ini akan menjelaskan lebih rinci tentang langkah-langkah dan manfaat diadakan nya pendampingan tersebut. Artikel ini juga akan membahas tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi selama proses pendampingan serta cara mengatasinya. Diharapkan dengan adanya pendampingan usaha ritel ini bisa memajukan usaha ritel tradisional yang berada di Kabupaten Sleman dapat bersaing dengan toko berjejaring nasional.

Irma Juliana; Nindi Laili Safitri; Wulan Fadillah

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Tradisi dan adat-istiadat yang ada di Indonesia sangatlah beragam, budaya yang ada di indonesia adalah salah satu peninggalan sejarah yang harus kita lestarikan saat ini karena kehidupan yang menjadi lebih modern sedikit demi sedikit mengikis keberadaan budaya lokal. Dalam Sejarahnya, Indonesia merupakan masyarakat dengan banyak suku dan budaya yang memiliki kearifan lokal yang dilestarikan oleh masyarakatnya. Petik Laut menjadi salah satu tradisi yang ada di indonesia yang saat ini masih dilakukan tepatnya berada di Kecamantan Puger Kabupaten Jember.  Masyarakat puger beranggapan bahwa hasil dari alam sekitarnya merupakan sumber daya dan kunci dari kesejahteraan hidupnya. Maka dari itu, hal ini membuat beberapa masyarakat yang tinggal di daerah pesisir memiliki tradisi yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih dikarenakan sumber daya alam yang mereka dapatkan dari laut dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Masyarakat pesisir biasanya menggunakan ritual yang sudah menjadi tradisi turun - temurun sebagai ungkapan rasa syukur tersebut. Selain itu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pesisir ini juga sebagai doa atau harapan supaya hasil tangkapan ikan berlimpah dan juga mendapatkan keselamatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat Muharram atau Suro. Tradisi petik laut ini merupakan penggabungan dari kearifan lokal dan agama. Dalam tradisi Petik Laut terdapat doa - doa dan pembacaan ayat suci Al -Quran sebelum pada akhirnya sesaji dilarungkan ke laut.

Irma Juliana; Nindi Laili Safitri; Wulan Fadillah

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Tradisi dan adat-istiadat yang ada di Indonesia sangatlah beragam, budaya yang ada di indonesia adalah salah satu peninggalan sejarah yang harus kita lestarikan saat ini karena kehidupan yang menjadi lebih modern sedikit demi sedikit mengikis keberadaan budaya lokal. Dalam Sejarahnya, Indonesia merupakan masyarakat dengan banyak suku dan budaya yang memiliki kearifan lokal yang dilestarikan oleh masyarakatnya. Petik Laut menjadi salah satu tradisi yang ada di indonesia yang saat ini masih dilakukan tepatnya berada di Kecamantan Puger Kabupaten Jember.  Masyarakat puger beranggapan bahwa hasil dari alam sekitarnya merupakan sumber daya dan kunci dari kesejahteraan hidupnya. Maka dari itu, hal ini membuat beberapa masyarakat yang tinggal di daerah pesisir memiliki tradisi yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih dikarenakan sumber daya alam yang mereka dapatkan dari laut dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Masyarakat pesisir biasanya menggunakan ritual yang sudah menjadi tradisi turun - temurun sebagai ungkapan rasa syukur tersebut. Selain itu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat pesisir ini juga sebagai doa atau harapan supaya hasil tangkapan ikan berlimpah dan juga mendapatkan keselamatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada saat Muharram atau Suro. Tradisi petik laut ini merupakan penggabungan dari kearifan lokal dan agama. Dalam tradisi Petik Laut terdapat doa - doa dan pembacaan ayat suci Al -Quran sebelum pada akhirnya sesaji dilarungkan ke laut.

Sunardi, Sunardi; Mahayana, Argoto; Hariyanti, Widi; Sugiyarmasto, Sugiyarmasto; Dzakwan, Muhammad

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2023 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Traditional medicine / herbal medicine is a product consumed by many people, so the security aspect must be maintained. In order for herbal products to be safely consumed, herbal medicine producers must understand and apply sanitation and hygiene in their production processes and packaging methods. The community service activities aim to improve the knowledge and skills of herbal medicine craftsmen about sanitation and herbal hygiene production and how to pack using continuous sealer machines. This activity was held at PJ SUTI SEHATI, having its address at Pengkol RT 02 RW 1 Nguter Sukoharjo and PJ Bintang Mas having the address at Tenongan RT 2 RW 1 Gupit Nguter Sukoharjo. The form of the activity is providing counseling (lectures and question and answer), training and mentoring. The target of the activity is the leader / owner and employees of herbal medicine craftsmen. The steps of the activity include, preparation, implementation and evaluation. The participants received an explanation of sanitation and hygiene and how to pack using continuous sealer machines. Evaluation has been carried out after service activities which result in packaging using a continuous sealer machine 3-4 times faster and more hygienic.

Sapnatiar Febriani; Muhammad Din; Faruq Lamusa

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Komoditas unggulan pada sektor perkebunan di Desa Tambu adalah kelapa. Produksi minyak kelapa sudah lama terhenti karena rantai produksi yang sangat panjang. Melihat potensi dan permasalahan tersebut, Kegiatan ini bertujuan untuk dapat mengaktifkan kembali kegiatan inbound logistics dan operasi konversi pembuatan minyak kelapa di Desa Tambu serta membangun semangat masyarakat setempat untuk memanfaatkan potensi produk desa yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Metode yang diterapkan adalah memberikan pendampingan langsung berupa praktek pengolahan kelapa menjadi minyak kelapa melalui tahapan yang sistematis sehingga masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam pengolahan minyak kelapa yang terstandar. Dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat mulai memproduksi kembali produk unggulan Desa Tambu yaitu minyak kelapa desa. Akhirnya mereka mengetahui bahwa rantai produksi yang panjang juga akan menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Taufiq Kurniawan; Bayu Islam Assasaki; Sulhairi, Sulhairi

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas persoalan terkait asal mula pemberian gelar Lalu dan Baiq di kalangan masyarakat sasak Lombok dengan fokus pembahasan yaitu mengetahui sejarah pemberian gelar lalu dan baiq, kesenjangan kasta sosial antara kaum bangsawan dan kaum jajar karang suku sasak, dan problematika tradisi perkawinan di suku sasak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ditentukan secara purposif dengan mengambil informan yang berasal dari tokoh adat, budayawan, dan sejarawan yang menguasai betul bidang yang diteliti. Sementara, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keseluruhan hasil penelitian kemudian dibahas lebih lanjut pada pembahasan.

Wibisono, Wawan

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tari Jathilan, sebuah seni tradisional Jawa yang memiliki makna budaya dan digunakan dalam upacara adat, telah mengalami transformasi yang signifikan di era modern. Pengaruh modernisasi dan perubahan ekonomi telah mengubah tari Jathilan menjadi ajang mencari uang di perempatan lampu merah. Fenomena ini mendorong perdebatan tentang dampaknya terhadap martabat budaya dan nilai-nilai tradisional. Beberapa mengkhawatirkan penurunan martabat budaya dan perubahan persepsi masyarakat terhadap tari Jathilan, sementara yang lain melihat potensi pemberdayaan budaya melalui transformasi ini. Dalam konteks sosial, ekonomi, dan budaya yang terus berubah, pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mendorong transformasi ini dan dampaknya terhadap budaya lokal menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong transformasi tari Jathilan menjadi ajang mencari uang serta mengkaji implikasi sosial, budaya, dan ekonomi dari transformasi ini. Dengan menggali pemahaman tentang transformasi tari Jathilan, penelitian ini berkontribusi dalam pelestarian budaya dan pemberdayaan seni tradisional di masa depan.

Eko Permatasari, Heny; Widanti, Yannie Asrie; Karyantina, Merkuria

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2023 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Kue pukis merupakan kue tradisional Indonesia. Tepung tiwul memiliki potensi untuk dijadikan bahan dalam pembuatan kue yang aman dikonsumsi penderita celiac dan autisme. Bahan baku lokal seperti tepung kacang hijau dan wortel yang kaya akan serat dapat memenuhi kebutuhan serat dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan karakteristik fisikokimia dan sensori pukis bebas gluten dari tepung tiwul dan tepung kacang hijau dengan penambahan puree wortel serta menentukan formulasi pukis bebas gluten yang paling disukai konsumen. Rancanganlpercobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor penambahan puree wortel serta  perbandingan tepung tiwul dan tepung kacang hijau. Hasil penelitian formulasi pukis bebas gluten terbaik berdasarkan kandungan tinggi serat pangan adalah formulasi puree wortel 25% : tepung tiwul 18,75% : tepung kacang hijau 56,25% dengan kadar air 26,75%, kadar abu 1,20%, kadar lemak 15,37%, kadar protein 10,45%, kadar serat pangan 7,94%, kadar karbohidrat by different 46,23% dan kadar β-karoten 10,88 µg/g. Nilai sensoris perlakuan ini yaitu warna 3,33 (warna semakin coklat), flavor tepung tiwul 2,53 (flavor tepung tiwul semakin terasa), flavor tepung kacang hijau 3,10 (flavor tepung kacang hijau semakin terasa), flavor wortel 2,70 (flavor wortel semakin terasa), tekstur empuk 3,63 (tekstur semakin empuk), dan kesukaan keseluruhan 3,73 (pukis disukai secara keseluruhan). Pukis dengan bahan baku tiwul, kacang hijau dan wortel dapat menjadi alternatif makanan tradisional yang memiliki tinggi serat dan beta karoten.

Soegiastuti, Janti; Jaluanto Sunu Punjul Tyoso; Heru Eko Prasetyo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masyarakat di lingkungan Kampung Jahe yang berada di RW 14 Kel.Sendangmulyo Kec.Tembalang, yang sebagian  pegawai dan wirausaha  ,  namun lahan pekarangan rumah yang dimiliki belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini merupakan peluang untuk pengembangan ekonomi diwilayah tersebut, dengan cara budi daya tanaman jahe merah, hingga mengolahnya menjadi hasil olahan yang kreatif dan inovatif, yang bermanfaat untuk kesehatan dan laku dijual dengan harga yang tinggi. Peluang tersebut bisa diciptakan dengan memberdayakan ibu rumah tangga yang tidak bekerja beserta kelompok UMKM yang ada diwilayah RW14 dengan nama Sekar Taji, Metode pengabdian ini dengan memberikan edukasi kewirausahaan dan pengenalan tekhnologi informasi sebagai media pemasaran secara  online dilengkapi dengan pelatihan memasak aneka makanan tradisionil. Kegiatan tersebut dapat terlaksana juga didukung dengan kerjasama dengan perusahaan bahan pembuat makanan yaitu Rose Brand dan diikuti oleh 20 peserta Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan, ketrampilan,dan  berpartisipasi aktif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Yerry Soumokil; Herlin Sinai

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Latar Belakang: Permasalahan ISPA masih menjadi salah satu penyebab kematian akibat penyakit menular di dunia. Hampir 4 juta orang meninggal karena infeksi saluran pernapasan akut tiap tahun. Pemberian herbal tradisional sebagai terapi non farmakologi dapat digunakan sebagai terapi pendamping perawatan medis dalam menangani ISPA pada balita. Kandungan herbal jahe dan madu dikenal dapat menurunkan tingkat keparahan batuk di malam hari sehingga mengurangi gangguan tidur. Kualitas tidur yang baik dapat memperbaiki kondisi ISPA sehingga tidak terjadi komplikasi yang lebih buruk. Tujuan: Memberikan edukasi terkait minuman herbal jahe dan madu sebagai pendamping obat farmakologi terhadap kejadian ISPA. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara langsung bertatap muka dengan sasaran sehingga lebih efektif, meyakinkan dan mengakrabkan hubungan antara penyuluh dan sasaran serta cepatnya respon.. Hasil : Klien memahami dan mengerti tentang manfaat dan teknik terapi pemberian minuman jahe merah dan madu. ,Klien memahami dan mengerti tentang langkah-langkah melakukan terapi pemberian minuman jahe merah dan madu sebagai pendamping obat farmakologi. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai obat herbal yang aman tanpa menimbulkan efek samping

Delta Aztianisa Salsabila; Rianti Jahera S.

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya dan aktivitas masyarakat Kampung Naga yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Kampung Naga adalah kekayaan budaya yang ada di Tasikmalaya. Budaya di Indonesia sangat beraneka ragam yaitu seperti rumah adat, upacara adat, pakaian adat tradisional, tarian adat tradisional, alat musik dan lagu tradisional, dan senjata tradisional. Setiap masyarakat pasti memiliki budayanya sendiri dalam budaya pasti ada ciri khas tersendiri yang sudah melekat sejak nenek moyang ada dan sampai sekarang turun temurun Masyarakat Kampung Naga masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat seperti menjaga tatanan hidup masyarakat kampung. Masyarakat nya relative terbuka mereka bisa menerima perkembangan zaman walaupun yang mereka pegang teguh adalah adat, perkembangan zaman dan teknologi tidak membuat Kampung Naga kehilangan identitasnya. Melestarikan budaya di Kampung Naga ini menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat setempat karena masyarakat Kampung Naga identik dengan gaya hidup yang masih berpedoman pada adat istiadat setempat. Aktivitas yang dilakukan oleh masyarakatnya sebagian besar beraktivitas bertani. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggunakan prosedur kualitatif sebagaimana mengacu pada teknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, dan tulisan wawancara. Hasil penelitian ini adalah  aktivitas kehidupan di masyarakat Kampung Naga terdiri dari mata penceharian, membuat kerajinan tangan untuk wisatawan yang berkunjung. Budaya yang masih di junjung di Kampung Naga terdiri dari Upacara Adat dan pantangan – pantangan yang tidak boleh di lakukan di Kampung adat tersebut.

Cut Bidara Panita Umar; Anatje J Pattipeilohy; Wa Yatmi Wali

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Rumput laut merah (Eucheuma spinosum) merupakan salah satu jenis tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat di Indonesia. Rumput laut merah (Eucheuma spinosum)  mengandung flavonoid, alkaloid,dan saponin. Bakteri Escherichia coli merupakan bakteri gram negatif. Bakteri ini merupakan spesies dengan habitat alami dalam saluran percernaan manusia maupun hewan, dimana bakteri ini membentuk spora dan motil dengan flagella peritrikus disebut juga bakteri gram negatif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui uji aktivitas ekstrak etanol rumput  laut  merah (Eucheuma spinosum) dapat  menghambat pertumbuhan antibakteri Escherichia  coli  dengan  menggunakan  metode difusi sumuran.  Metodologi Penelitian ini menggunakan metode eksperimental .Metode difusi sumuran dimana dibuat sumuran pada media  agar  yang  telah  ditanami  dengan  mikroorganisme  kemudian  diinkubasi  dan  diberi  agen antimikroba yang akan di uji. Hasil penelitian Pada Pengujian  aktivitas antibakteri dapat dilihat bahwa zona hambat yang dihasilkan dari berbagai konsentrasi rumput laut merah (Eucheuma spinosum) yaitu konsentrasi 60%,70,80, dan 90% terhadap bakteri Escherichia coli, memiliki zona hambat konsentrasi berbeda-beda. Pada konsentrasi 60% zona hambat sebesar 16 mm (kuat), konsentrasi 70% dengan zona hambat sebesar 19 mm, (kuat), konsentrasi 80% dengan zona hambat sebesar 21 mm (sangat kuat), konsentrasi  90% dengan zona hambat sebesar 30 mm (sangat kuat). Kesimpulan bahwa ekstrak rumput laut merah (Eucheuma  spinosum) mengandung antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli

Lindawati R. Yasin; Rona Febriyona; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit gout merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena tingginya kadar asam urat dalam darah akibat dari metabolisme purin. Salah satu tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional adalah tanaman kumis kucing. Kandungan kumis kucing orthosiphon glikosida yang dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh air rebusan kumis kucing terhadap penurunan asam urat di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan equivalent control group desaign dengan jumlah sampel 32 responden dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok perlakuan sebanyak 16 responden dan kelompok kontrol sebanyak 16 responden yang didapatkan dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukan hasil bivariat menggunakan uji Parametric karena data berdistribusi normal. Nilai p-value yaitu 0,000, artinya ada perbedaan asam urat sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh air rebusan kumis kucing terhadap penuruanan asam urat di Desa Manawa Kecamatan Patilanggio. peneliti dapat menerapkan air rebusan kumis kucing ini untuk mencegah atau menurunkan asam urat dan tidak hanya sebatas pada saat penelitian ini dilakukan.