Publication Search

69,515 articles from 599 journals · 1,699 citations tracked

Showing 501-520 of 531

Analytics

Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

       Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung konsekuensi logis untuk dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) menghasilkan profil   pembelajaran pendidikan Pancasila yang saat ini berlangsung; (2) Mengetahui penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila ;(3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter mahasiswa.          Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Strategi penelitian menggunakan sudi kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah para dosen Pancasila dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang terkumpul  dinalisis dengan teknik interaktif.        Hasil penelitain dapat disimpulkan bahwa : (1). Pembelajaran pendidikan Pancasila dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan. Masih ada dosen yang mengajar belum seseuai dengan kompetensinya.. Pada umunya dosen dalam mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah bervariasi; (2) Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa; (3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter  yaitu : (a) dosen pengajar; (b) mahasiswa; (c) materi pembelajaran ;  (d) sarana  prasarana; dan (e) lingkungan.      Kata kunci : Pembelajaran,  Karakter, Pendidikan Pancasila

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Revo Juhannda; Tri Lestari Hadiati; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Peran pemerintah dalam melaksanakan pelayanan seperti menyediakan pelayanan pendidikan, kesehatan, penerbitan surat izin, penerbitan E-KTP dan akta kelahiran pembangunan gedung, pembangunan jembatan, pengairan, dan sebagainya. Akibatnya, peran pemerintah memiliki peran krusial dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat sehingga ia berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik semaksimal mungkin. Peningkatan pelayanan publik berkaitan erat dengan konsep desentralisasi. Desentralisiasi melalui pembentukan otonomi daerah di Indonesia menjadi isu yang sangat menarik untuk dibahas, terutama mengenai peningkatan pelayanan publik mengingat desentralisasi memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan pelayanan publik. Terkait desentralisasi, Pemerintah Kota Semarang bersama perangkat daerahnya pun memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pemerintahannya sendiri secara luas dan bertanggung jawab dalam rangka menyejahterakan masyarakatnya melalui pelayanan publik. Penyelenggaraan pelayanan bidang administrasi di Kota Semarang salah satunya dimana Wali Kota Semarang melimpahkan kewenangan ini kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang dan salah satu pelayanan yang diselenggarakan adalah akta kelahiran. Akta kelahiran adalah bentuk identitas seseorang.

Elwin ST; Esau Yesyurun Tang

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pentingnya Mendisiplinkan Anak Usia 6-12 Tahun dan Implikasinya Bagi Pembentukan Karakter Anak di SDN 19 Kayuara. Mendisiplinkan adalah suatu bimbingan, pengarahan dan pengendalian tingkah laku melalui disiplin kepada anak supaya mengalami pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan kerohanian yang optimal.

Giena, Vike Pebri; Pawiliyah, Pawiliyah; Efrianto, Erwin

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Population. To realize healthy and quality elderly, health promotion must be carried out as early as possible, one of them through the formation and development of elderly posyandu groups. Purpose: This study aims to study the relationship of family support and the role of health volunteer with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, Karang Tinggi District, Bengkulu Tengah Regency. Methods: This research uses analytic survey design with cross sectional approach. The population in the study were all elderly people who participated in the Posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center as many as 53 people. Sampling in this study using a total sampling technique. Data collection in this study uses primary and secondary data. Data analysis was performed univariately and bivariately. Results: The results obtained: (1) There is a relationship of family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a moderate relationship category; (2) There is a relationship between the role of health volunteer and the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karangnanding Health Center, with the category of moderate relationship; (3) There is a relationship between the role of health volunteer and family support with the use of posyandu for the elderly in the working area of ??Karang Nanding Health Center, with a very close relationship category. Conclusion: The role of health volunteer and family support are factors related to the utilization of posyandu for the elderly. With the support from their families, the elderly tend to be more active in participating in posyandu activities for the elderly. Latar Belakang: Indonesia termasuk negara yang akan masuk ke penduduk struktur tua dengan persentase penduduk lansia mencapai 7,6% dari total penduduk. Untuk mewujudkan lansia sehat dan berkualitas, harus dilakukan pembinaan kesehatan sedini mungkin salah satu melalui pembentukan dan pembinaan kelompok posyandu lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan dukungan keluarga dan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding Kecamatan Karang Tinggi  Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain  survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh lansia yang mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja wilayah kerja Puskesmas Karangnanding sebanyak 53 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil: Hasil penelitian didapatkan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sedang;  Ada hubungan peran kader dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karangnanding, dengan kategori hubungan sedang; Ada hubungan kategori peran kader sedang dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posyandu lansia lansia  di wilayah kerja Puskesmas Karang Nanding, dengan kategori hubungan sangat erat. Simpulan: Peran Kader dan Dukungan keluarga adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Dengan dukungan dari keluarga para lansia cenderung lebih aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia.

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.

sido, damianus agus; Trisiana, Anita; Yusuf, Yusuf

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Damianus Agus Sido. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi, Agustus 2020. Tujuan penelitian ini ialah untuk : 1). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atara status sosial ekonomi keluarga terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 2). Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020; 3). Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua terhadap pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020. Populasi dalam penelitian ini Masyarakat Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta yang berjumlah 9.389 jiwa. Sampel penelitian sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angket yang digunakan untuk pengumpulan data tentang status sosial ekonomi keluarga, pendidikan orang tua, serta pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal dan realibilitas yang dicari adalah reabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diproleh nilai Fhitung sebesar6.01. kemudian dikonsultasikan dengan Ftabel tarafsignitifkan 5% sebesar 3,333. Berarti nilai Fhitung = 6,01 > Ftabel = 3,33. hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yang posoyif dan signitifikan antara status sosial ekonomi keluarga dan pendidikan orang tua dengan pembentukan karakter anak dalam mengamalkan nilai persatuan di Kelurahan Jajar Kecamatan Laweyan Surakarta 2020”.

Sari, Rika Puspita; Sugiaryo, Sugiaryo; Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRACKThe purpouse of this study was to determine whether there is a correlation between religious independence and the character building based on Pancasila at the tenth grade students of SMA Negeri Colomadu in 2019/2020 Academic year. This research was a quantitative research. In this study, the population was 298 students in class X SMA Negeri Colomadu. The sampling technique used was proportional rondom sampling technique. The documentation technique was used to collect data on students at SMA Negeri Colomadu. The questionnaire technique was used to collect data on religious independence and character formation based on Pancasila. The data analysis technique used the productmoment correlation technique. The annalysis results showed thah the value of = 0,742 > r = 0,312 at the 5% significance level. Thus the hypothesis which stated that “There is a positive correlation between religious independence and character formation based on Pancasila at the tenth grade students of SMA Negeri Colomadu in 2019/2020 academic year” was proven true.

Asni Asni; Saenom Saenom; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Pranoto Pranoto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Lembaga Pendidikan Profesi Perhotelan sebagai salah satu sumber tenaga kerja terampil, dituntut untuk selalu melakukan inovasi penyesuaian program belajar dan strategi pembelajaran sehingga menghasilkan peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan. Strategi pembelajaran bidang housekeeping yang diterapkan di LPP Graha Wisata Semarang adalah menggunakan strategi geladi karya. Strategi pembelajaran Geladi Karya, disusun untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan di bidang housekeeping, menyiapkan peserta didik dengan pola pikir dan kesiapan mental untuk menjadi seseorang  Integrated Housekeeper.  Langkah strategis ini adalah berupa pembelajaran melalui pembentukan pola pikir sebagai seorang housekeeper, pengembangan  product knowledge, dan pembentukan keterampilan melalui praktikum secara berulang-ulang. Penerapan strategi Geladi Karya menghasilkan peserta didik yang memiliki integritas terhadap bidang housekeeping, memiliki  kemampuan penyesuaian diri di lingkungan industri perhotelan dan mampu bersaing di bursa tenaga kerja baik yang sifatnya lokal maupun internasional. Kendala yang dihadapi yaitu masih munculnya anggapan bahwa housekeeping adalah pekerjaan yang tidak menjadi favorit dan tidak bergengsi di industri perhotelan, sehingga minat peserta didik tidak maksimal. Adapun faktor yang mendukung penerapan strategi ini adalah adanya kebebasan bagi Instruktur untuk mengembangkan bahan ajar dan strategi pembelajaran, serta kesiapan lembaga untuk menyediakan sarana-prasarana pembelajaran. Geladi Karya perlu ditindaklanjuti sebagai sebuah strategi pembelajaran yang memberikan kesempatan lebih bagi peserta didik untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang terintegrasikan dalam diri seorang housekeeper.

Saptantinah P, Dewi; Harimurti, Fadjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Masalah sampah merupakan masalah yang sulit dicari solusinya., hal ini semakin bertambah apabila penduduk semakin padat. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu diatasi dengan memanfaatkan barang yang tidak terpakai tersebut menjadi produk yang dapat dimanfaatkan. Hal ini dapat dilakukan atas partisipasi masyarakat sekitar. Dari hasil kreatifitas tersebut dapat diwadahi dalam bank sampah, yang dapat menampung dan memilah sampah, kemudian dijual atau dibuat kreatifitas berbagai asesoris dan hasilnya dapat untuk meningkatkan pendapatan. Dengan demikian perlu dibentuk adanya bank sampah. Hal ini juga dilakukan di perumahan Joho baru Sukoharjo, yang mayoritas penduduk sekitar adalah perumahan. Dengan dibentuknya bank sampah maka dapat mengelola kegiatan tersebut. Dalam kegiatan pengabdian ini tim kami berusaha untuk memberikan sosialisasi dan penyuluhan pentingnya dibentuk bank sampah. Dalam kegiatan pengabdian ini juga tim kami memfasilitasi adanya peralatan berupa timbangan serta buku harian dan buku besar untuk mencatat transaksi dari hasil penjualan.Kata kunci : Peningkatan pendapatan, Bank Sampah

Ni Made Wina Krisnayani; I Gede Yudiana Putra; Ni Luh Made Asri Dewi

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Pos Pelayanan Terpadu or Posyandu are Post of Integrated Service. Posyandu were an effort to empower the community to support health development, especially in improving community health status through reducing infant mortality. Posyandu activities in Guwang Sukawati Gianyar village are one of the public health services. However, each banjar is still very minimal in terms of organizing the posyandu because the cadres do not really understand how the activities of the good posyandu. The purpose of this activity is to establish a Posyandu cadre of toddlers who are able to provide optimal health services for children under five through the implementation of a toddler posyandu. Method: Training was carried out through Community Empowering, involving 35 people who were trained as cadres. The training results are analyzed qualitatively (based on observations and results ofdiscussion). Results: Based on the evaluation in the form of pretest and posttest, it was found that there was an increase in cadre knowledge, namely from 30% to 70%. Posyandu has been conducted in 7 Banjar in the Guwang Gianyar Village. Conclusion: The establishment of skilled and trained Posyandu toddlers and able to provide optimal health services for children under five through the implementation of toddlers posyandu 

Siti Supeni, Venny Andreany Sidauruk &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKndalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Pembelajaran PPKn terhadappembentukan karakter disiplin siswa. Lokasi penelitian adalah di SMA Negeri 6Surakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan penelitian yang bersifat deskriptif assosiatif.Populasipenelitian siswa Kelas X SMA Negeri 6 Tahun Pelajaran 2017-2018 sebanyak 136siswa dan keseluruhannya digunakan sebagai sampel dengan teknik sensus. Teknikpengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan pembelajaranberpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswadengan nilai t hitung 3,148 dan p value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalammelakukan pengelolaan pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadappembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 2,561 dan p value 0,012 <0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan evaluasi pembelajaran berpengaruh positif dansignifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 3,120 danp value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan danevaluasi Pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap pembentukan karakter disiplin siswasebesar 32,3% sedang sisanya sebesar 67,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar modelpenelitian.Kata kunci : Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Pembelajaran dan KarakterKedisiplinan

Ani Restuningsih, Mukhlis Mustofa &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Proses Pembelajaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) teramat krusial dalam pengembangan kecerdasan siswa sekaligus merupakan tonggak awal pembentukan karakter siswa. Pengembangan sikap, kemampuan, dan keterampilan dasar yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat tersaji selama berlangsungnya proses pembelajaran. Tuntutan pemahaman materi pembelajaran lebih komprehensif dan bermakna bagi kehidupan siswa dimasa mendatang merupakan keniscayaan. Keberadaan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran yang disajikan pada jenjang SD memiliki peran mulia penyiapan generasi mendatang menghadapi beragam ujian. Tujuan yang hendak dicapai dari pengabdian ini adalah: (1). Memberikan informasi kepada peserta agar mendapat tambahan wawasan ilmu pengetahuan tentang pembelajaran berbasis spasial (2) Memberikan teknik pelatihan kepada peserta agar dapat membuat draft pembelajaran berbasis spasial (3)Memberikan rancangan lembar kerja siswa berbasis spasial Pembelajaran Berbasis Spasial terdiri atas tujuh langkah. Ketujuh langkah tersebut adalah peyampaian tujuan pembelajaran, observasi, komunikasi dan konfir-masi, elaborasi dan integrasi, diskusi, kesimpulan, dan refleksi dan tindak lanjut. kesimpulan sebagai berikut: (1) Sosialisasi Program Pembelajaran Spasial dapat menigkatkan sikap peduli lingkungan dan sikap ilmiah siswa sekolah dasar.(2) Sosialisasi Pembelajaran berbasis spasial meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berorientasi melek spasial. (3) Guru-guru dan pihak sekolah sudah melaksanakan pembelajaran berbasis spasial dengan melakukan integrasi dengan mata pelajaran yang lain denggan menggunakan media pembelajaran berbasis spasial. (4) Luaran yang dihasilkan yaitu RPP berorientasi pembelajaran berbasis spasial, dan implementasi program sekolah berbudaya spasial.Kata kunci: Pembelajaran IPS, Pembelajaran Spasial

Martana, Efrain Patola &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pemahaman tentang pekarangan, tanaman obat keluarga, dan teknik budidayanya; serta (2) meningkatkan keterampilan teknik membudidayakan tanaman obat keluarga. Sedangkan target khusus yang ingin dicapai adalah PKK Rt 05/RW 08 dapat memproduksi sendiri berbagai tanaman obat keluarga sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan obat, serta menghemat pengeluaran rumah tangga. Kegiatan ini telah dilaksanakan di kelurahan Banyuanyar kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, yang diikuti 30 orang peserta dari PKK Rt 05/ RW 08. Metode kegiatan yang digunakan adalah “pemberian pengetahuan dan pembentukan sikap melalui ceramah, diskusi, dan praktek budidaya tanaman obat keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa Ibu-Ibu PKK Rt 05 RW 08 sudah dapat memahami dan membudidayakan tanaman obat keluarga secara benar.Kata Kunci: Pekarangan, tanaman obat keluarga, teknik budidaya

Siti Supeni, Sindi Eka Putri, Yusuf &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2018 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan antara pembelajaran PendidikanKewarganegaraan (PKn) dan kegiatan ekstrakurikuler Kerohanian Islam (ROHIS) terhadappembentukan karakter siswa MAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018 berbentukdeskriptif kualitatif, dengan strategi studi evaluasi dengan pemberian penilaian untukmenarik suatu kesimpulan yang dilakukan secara struktual kepada responden sebagaisumber informasi untuk keterangan peranan pendidikan kewarganegaraan (PKn) dankegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter siswaMAN 1 Surakarta Tahun Ajaran 2017/2018. Sumber data berupa data primer dan datasekunder. Subyek penelitian antara lain: Wakil Kepala Sekolah, Pembina Rohis, PengurusRohis dan siswa anggota rohis. Obyek penelitian, peranan pendidikan kewarganegaraandan kegiatan ekstrakurikuler kerohanian islam (rohis) terhadap pendidikan karakter.Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan datamenggunakan trianggulasi metode. Teknik analisis data terdiri: reduksi data, penyajiandata dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran PKn yang dilaksanakan guru telahberjalan dengan baik, siswa mampu memahami dan mengamalkannya, siswa bisamenghargari orang lain, bisa bertoleransi dengan sesamanya, berkata jujur, bersikap sopandengan orang lain. Kegiatan Rohis telah memberikan peran yang sangat berarti dalampembentukan karakter siswa, program-program yang direncanakan telah dijalankan denganbaik, sehingga siswa bisa terbiasa melakukan kegiatan yang bersifat positif, seperti halnyamelakukan sholat dhuha, menjalankan sholat wajib tepat waktu, melakukan bakti sosial,berperilaku sopan, dan berperilaku disiplin.Kata Kunci : Pembelajaran PKn, Kegiatan Rohis, Pembentukan Karakter

Akhmad Mustofa, Mutiara Gustina Rohmawati Yannie Asrie Widanti

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2018 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Ampas tahu memiliki potensi gizi sebagai sumber protein dan mengandung serat yang tinggi. Labukuning merupakan sumber Beta-karoten. Beta-karoten adalah pembentuk Vitamin A atau retinol yangbermanfaat untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan jenis gula dengan tingkat penambahan ampas tahu dan tepung labukuning terhadap karakteristik fisikokimia snack bars dan tingkat kesukaan. Penelitian ini menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu perbandinganampas tahu dan tepung labu kuning (80:20, 60:40, 50:50) dan faktor yang kedua yaitu jenis gula (gula jawa,madu, fruktosa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa snack bars ampas tahu dengan penambahan tepunglabu kuning (80:20) dan variasi jenis gula (gula jawa) yang memiliki karakteristik terbaik yaitu: protein(7,77%), betakaroten (25,52 mg/g), kadar air (20,73%), kadar abu (2,41%), gula total (18,18%), warna coklat(3,66), rasa labu kuning sedikit terasa (2,06), rasa ampas tahu terasa (1,86), tekstur sedikit lengket (2,26),dan kesukaan keseluruhan yang paling disukai (3,40).Kata kunci: ampas tahu, labu kuning, snack bars.

Yusuf, Sri Lestari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Hubungan pembelajaran PPKn dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017;2) Hubungan pembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswakelas X MAN 3 Sragen Tahun Ajaran 2016/2017; 3) Hubungan Pembeljaran PPKn danpembinaan sikap spiritual dalam pembentukan karakter religius pada siswa kelas X MAN 3SragenTahun Ajaran 2016/2017.Bentuk penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 3 Sragen yang berjumlah 53siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sistematis samping. Teknikpengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angketdigunakan untuk mengumpulkan data tentang pembelajaran PPKn, pembinaan sikap spiritualserta pembentukan karakter religius. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalahvaliditas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis datayang digunakan adalah teknik korelasi ganda.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai F-hitung sebesar 14,862. Kemudiandibandingkan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,354. Berarti nilai Fhitung =14,862> Ftabel = 3,354. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan “Ada hubungan yangposistif dan signifikan pembelajaran PPKn dan Pembinaan sikap Spiritual dalampembentukan karakter religius pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 3 Sragen TahunAjaran 2016/2017”, terbukti kebenarannya.Kata kunci: Pembelajaran PPKn, Pembinaan Sikap Spiritual, Pembentukan KarakterReligius.

Ningsih, Sulandari

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2017 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan pelaksanaan full day school dengan pembentukan karakter pada siswa kelas XI MAN 1 Surakarta Tahun 2016/ 2017; 2) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan pelaksanaan boarding school dengan pembentukan karakter pada siswa kelas XI MAN 1 Surakarta Tahun 2016 / 2017; 3) Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan pelaksanaan full day school dan boarding school dengan pembentukan karakter pada siswa kelas XI MAN 1 surakarta tahun 2016/2017.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Surakarta yang berjumlah 200 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Proportionate Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik angket. Angket digunakan untuk mengumpulkan data tentang full day school, boarding school serta pembentukan karakter. Dalam penelitian ini validitas yang dicari adalah validitas eksternal dan reliabilitas yang dicari adalah reliabilitas internal. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai Fhitung sebesar 8,96. Kemudiandikonsultasikan dengan Ftabel taraf signifikan 5% sebesar 3,33. Dengan demikian hipotesisyang menyatakan “ada Hubungan Pelaksanaan Full Day School Dan Boarding School denganPembentukan Karakter pada Siswa Kelas XI MAN 1 Surakarta Tahun 2016/2017”, terbuktikebenarannya.Kata kunci : Full Day School, Boarding School, Pembentukan Karakter