Publication Search

70,009 articles from 606 journals · 1,760 citations tracked

Showing 481-500 of 4,039

Analytics

Hatmoko, Haru; Windarti, Maria Titik

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Profesi guru dalam perspektif pendidikan modern dipahami bukan sekadar sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai agen transformasi moral, etika, dan spiritual. Dalam konteks pendidikan Kristen, peran guru semakin signifikan karena dipanggil untuk menghadirkan teladan Kristus dalam seluruh aspek kehidupannya. Penelitian ini mengkaji relevansi keteladanan Yesus dalam Yohanes 13:13–16 dengan praktik pendidikan guru agama Kristen di sekolah. Teks ini menampilkan Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya sebagai simbol kerendahan hati, kasih, dan pelayanan, yang menjadi dasar teologis bagi peran guru Kristen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan pendidikan, melalui studi pustaka dan wawancara dengan guru-guru di SMA PGRI 22 Serpong. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama. Pertama, teladan guru Kristen berfungsi sebagai model nyata yang membentuk iman dan karakter siswa. Kedua, praktik mentoring dalam perspektif Alkitab menegaskan pentingnya relasi personal dalam pendidikan iman. Ketiga, keteladanan Yesus menampilkan dimensi servant leadership yang relevan bagi kepemimpinan guru Kristen. Keempat, integritas guru Kristen menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan karena konsistensi hidup lebih berpengaruh daripada sekadar instruksi verbal. Kelima, keteladanan Yesus tetap relevan di era modern karena mampu menuntun peserta didik menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi dengan iman yang tangguh. Dengan demikian, guru agama Kristen dipanggil untuk melayani dengan kasih, rendah hati, dan penuh integritas, sehingga mampu membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus matang secara spiritual.

Karel, Tomy Christian; Rezeki, Sri

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

 Peran Pendidikan Agama Kristen dalam pembentukan karakter siswa di era digital yang membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Kemajuan teknologi yang memberikan akses yang mudah bagi setiap siswa membawa tantangan dalam pembentuk karakternya. Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter siswa di era digital. Setiap nilai-nilai karakter yang diajarkan memiliki pemahaman yang baik bagi setiap siswa di era digital ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter siswa di tengah era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan hubungan antara fenomena yang diteliti. Data yang dikumpulkan melalui observasi selama proses pembelajaran, interaksi siswa dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa cenderung lebih tertarik pada dunia digital dan mengalami penurunan dalam hal disiplin, empati dan tanggung jawab. Pendidikan Agama Kristen tetap memiliki peran penting sebagai pembelajaran nilai-nilai Kristen yang relevan dan aplikatif, seperti kasih, penguasaan diri dan integritas. Penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran yang kontekstual agar nilai-nilai karakter Kristen dapat diterapkan secara nyata di tengah era digital.

Ade Lia Kurnia Safitri; Ahmad Fuad

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2025 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Posters are an important means of conveying information and promoting products or services to a wider audience through the power of visual communication. This research focuses on redesigning promotional and informational posters to support the marketing strategy of the Kopi Es Tak Kie website, a long-standing Chinese culinary heritage in Jakarta. The main objectives of this research are to enhance visual appeal, expand market reach, and strengthen cultural values ​​through print media designs that are representative and relevant to the development of the digital era. The approach used is visual communication design with the Design Thinking method. The stages in this method include audience needs research, design concept design, prototyping, and usability evaluation involving target respondents. In the visualization process, Figma software was used to arrange the poster layout, while Procreate was utilized to create complementary illustrations that provide an artistic and authentic feel. The resulting poster design emphasizes the use of a color palette of brick red, cream, and dark blue, combined with script and sans-serif typography. This combination was chosen to convey a cultural message while emphasizing the exclusive image of the Kopi Es Tak Kie brand. The visual harmony of color and typography enhances the cultural narrative while emphasizing the modern brand identity. The primary audience for this poster is young adults aged 22–40 who are interested in the fusion of traditional coffee culture and modern lifestyle. The findings of this study indicate that the redesigned poster is effective in bridging cultural heritage with digital branding, strengthening the identity of Kopi Es Tak Kie across both offline and online platforms. Thus, the poster medium is proven to act as a communication bridge connecting historical values ​​with contemporary marketing strategies.

Gifani, Eyricha; Yuspratiwi, Grace

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Budaya dan gereja merupakan dua hal penting yang tidak dapat terpisahkan. Terdapat tradisi, kebiasaan dan prinsip-prinsip sosial yang berlaku dalam masyarakat pada setiap kebudayaan yang bersesuaian dengan ajaran gereja menjadi dorongan oleh penulis untuk menyusun penelitian ini. Melalui karya ilmiah ini, diharapkan dapat menggali, menemukan, selanjutnya menyajikan nilai dari prinsip sosial masyarakat Mamasa yakni sitayuk, sikamase, sirande maya-maya sebagai sebuah kearifan local salah satu budaya yang memiliki makna teologis sebagaimana menurut hipotesa penulis bersesuaian dengan prinsip-prinsip persekutuan bergereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif hasil observatif dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat membawa gereja yang ada dalam masyarakat atau wilayah Mamasa untuk dapat menilai prinsip sosial ini sebagai prinsip yang Alkitabiah sehingga senantiasa dapat melestarikannya dalam menjalani kehidupan baik bermasyarakat maupun bergereja.

Aulia Resti Anggraeni; Hiryadi Hiryadi; Anita Agustina

Jurnal Siti Rufaidah 2025 PPNI UNIMMAN

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem in Indonesia, including in Banjarmasin City. Low public knowledge and awareness of clean and healthy living behaviors (PHBS) are also factors in the high rate of TB transmission. Health education is a strategic step in addressing this problem. This study aims to determine the effect of health education using lecture methods and audio-visual media on increasing knowledge in TB prevention efforts in the Alalak Tengah Community Health Center working area. The research design used was a pre-experimental study with a one-group pre-test post-test design approach. The study sample consisted of 51 respondents selected by purposive sampling. The research instrument was a questionnaire administered before and after the education, then analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in knowledge after the education intervention (p value <0.05). Before the education, most respondents were in the sufficient and poor knowledge categories, while after the education, most respondents moved to the good knowledge category. This indicates that the combination of lecture methods and audio-visual media can effectively increase public understanding. Delivering information through visualization has proven to be more engaging and easier to understand for a wide range of audiences. The conclusion of this study is that this outreach method is effective as a medium for educating the public about TB prevention. A similar approach can be implemented more widely in other regions to support the national TB control program. Consistent and sustainable education programs are essential to maintain high levels of public knowledge. The involvement of health workers, cadres, and community leaders is also a crucial factor in the success of outreach. This strategy is expected to be replicated in other regions with a high TB ​​burden.

Ilham, Mochammad Ilham Faadhilah; Ifani Hariyanti

Intellektika : Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Administrative services for correspondence and public complaints in villages are still largely handled manually, resulting in challenges in efficiency, speed of service, and poorly documented records. These issues are crucial to address to ensure better organized and responsive public services at the village level. This study aims to develop a website-based correspondence and complaint system accessible to the public and village officials. This study utilizes the Laravel Framework and Waterfall system development techniques. The results demonstrate that the system successfully simplifies the digital submission process for letters and complaints, and assists village officials in verifying and documenting data more efficiently. Based on implementation and testing, the system is considered effective and feasible to use, even though it is still operating locally. Therefore, it is recommended that the system be continuously developed, its features enhanced, and its online implementation be implemented immediately to provide broader benefits. This study aims to develop a website-based correspondence and complaint system accessible to the public and village officials. With this system, the public can submit letters and complaints digitally without having to visit the village office in person. This system also makes it easier for village officials to verify and document incoming complaints and letters in a more organized and efficient manner. The system development method used is the Waterfall method, which has clear and structured stages in each system development process. The results of this study indicate that the developed system successfully facilitates the digital submission of letters and complaints, which was previously done manually. The verification and documentation processes by village officials have also become more structured and efficient.

Amalia, Nabilla; Afrizal Afrizal; Rizky Octa Putri Charin

JUREKSI (Journal of Islamic Economics and Finance) 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Pada masa kepengurusan sebelumnya, BUMDes Teluk Bakau belum berjalan secara maksimal, sehingga belum dapat memberikan sumbangan terhadap PADes. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk inovasi yang diterapkan oleh BUMDes Teluk Bakau dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa pada tahun 2023. Penelitian ini mengacu pada teori inovasi yang dikemukakan oleh Geoff Mulgan dan David Albury (2003), serta menggunakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini mencakup unsur Pemerintah Desa, Direktur BUMDes “Bina Sejahtera”, BPD, Tokoh Masyarakat, serta pihak ketiga (kemitraan) yang diperlukan untuk mendapatkan informasi terkait BUMDes dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Inovasi produk, yang dijalankan oleh BUMDes berhasil menciptakan dan mengembangkan produk baru yang memanfaatkan potensi lokal, menciptakan peluang kerja dan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat desa. (2) Inovasi proses, Pemerintah Desa memberikan dukungan berupa pelatihan kepada pengurus BUMDes untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola unit usaha, menerapkan surat perjanjian yang sebelumnya tidak ada. (3) Inovasi metode pelayanan, pada inovasi ini BUMDes hanya melakukan optimalisasi terkait komunikasi antara BUMDes dengan masyarakat. (4) Inovasi strategi kebijakan, sejauh ini BUMDes tidak ada inovasi baru terkait strategi kebijakan, hanya menekankan keterbukaan dan keterlibatan masyarakat melalui pelaksanaan rapat monitorng dan evaluasi setiap tiga bulan sekali, pendekatan ini berperan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. (5) Inovasi sistem, BUMDes mampu membangun kemitraan dengan berbagai pihak eksternal. Inovasi ini merupakan inovasi baru. Kemitraan ini mencerminkan kapasitas BUMDes dalam memperluas jaringan kerja, meningkatkan pendapatan unit usaha, serta membuka peluang ekonomi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Lulu Wafiq Wafizo; Ardi Mustakim

Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Bulian coconut chips are a typical Jambi food made from dried and fried old coconuts. The traditional production method and inadequate hygiene standards make this product susceptible to microbial contamination, especially harmful bacteria. This study aims to identify the types of bacteria that may be present in Bulian coconut chips using culture and Gram staining methods as the initial step for morphological identification. Samples were taken from three local producers in Bulian District, Batanghari Regency, Jambi. Testing was carried out by serial dilutions up to 10⁻⁴, then planted on Nutrient Agar (NA) media and incubated for 24 hours at 37°C. The colonies that grew were then observed morphologically and Gram staining was performed using a modified method without alcohol. The results showed the presence of various colonies with cream, white, and pale yellow colors. Based on the results of Gram staining, bacilli and cocci were found, which were included in the Gram-positive and Gram-negative categories. The types of bacteria suspected to appear include Bacillus sp., Staphylococcus sp., and possibly Escherichia coli. These findings indicate a risk of microbial contamination that could endanger consumer health, especially if the production process is not improved. Strict hygiene and sanitation principles are strongly recommended in the processing of this traditional food to ensure the product remains safe for consumption. The importance of implementing hygienic standards in the production of Bulian coconut chips is further emphasized by these findings. In addition to improving food safety, implementing proper sanitation procedures can also extend the product's shelf life and increase consumer confidence in local traditional foods. Efforts such as training local producers, using clean equipment, and hygienic packaging can help minimize the risk of bacterial contamination.

Ricky Annas Saputra; Yugi Setyarko

Global Leadership Organizational Research in Management 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

This study aims to analyze the influence of E-Promotion through Instagram, Google Maps Rating, and payment methods on iPhone purchasing decisions at Ibgadgetstore Purwokerto. The background of this study is based on the importance of digital marketing strategies and the ease of payment systems in influencing consumer behavior in the modern era. Along with the development of technology, consumers increasingly rely on social media and digital platforms to search for information before making a purchase. Therefore, companies are required to be able to utilize digital promotional media optimally, provide flexible payment systems, and maintain reputations through online reviews. The research method used is a quantitative approach with a survey technique. Data were collected by distributing questionnaires to consumers who have made transactions at Ibgadgetstore. The number of samples was set at 111 respondents using a non-probability sampling technique. The collected data were then analyzed using multiple linear regression methods using SPSS software, so that an overview of the influence of each independent variable on purchasing decisions was obtained. The results showed that the three independent variables, namely E-Promotion, Google Maps Rating, and payment methods, had a positive and significant effect both partially and simultaneously. E-Promotion through Instagram was proven to increase consumer purchasing interest by presenting interactive, interesting, and informative promotional content. Google Maps ratings strengthen consumer trust in stores through positive reviews and transparent digital ratings. Meanwhile, diverse, secure, and flexible payment methods can encourage consumers to make faster purchasing decisions because they perceive the transaction process as easier. Thus, this study confirms that digital marketing strategies, online reputation, and payment convenience play a significant role in influencing consumer purchasing decisions.

Adelia Dewi Pratama; Trisnia Widuri; Zulfia Rahmawati

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

This study aims to analyze the effectiveness of raw material inventory control at the Kediri Wet Noodle business by comparing the traditional method with the Economic Order Quantity (EOQ) method. A descriptive quantitative approach was applied, utilizing EOQ, Safety Stock (SS), Re-order Point (ROP), and total inventory cost analysis. The results indicate that the traditional method leads to 24 purchase cycles per year with an inventory cost of IDR 4,320,000, without considering safety stock or re-order points. In contrast, the EOQ method shows an optimal purchase quantity of 1,421 sacks (35,525 Kg) with five purchase cycles per year, an inventory cost of IDR 574,455, a Safety Stock of 67 sacks (1,675 Kg), and a Re-order Point of 107 sacks (2,675 Kg). Therefore, the EOQ method reduces inventory costs by up to 86% compared to the traditional method. Nevertheless, its limitation lies in the exclusion of raw material shelf life and storage condition factors.

Linduarda, Nanda; Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji bagaimana meditasi di alam terbuka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual pada generasi muda Penghayat Sapta Darma di Kabupaten Wonogiri. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan moralitas dan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda, yang terlihat dari perilaku dan tutur kata yang kurang menghormati norma-norma sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peran meditasi di alam terbuka dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis perbandingan kualitas kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah mengikuti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, terutama dalam hal pengendalian diri, kesadaran moral, dan sikap sosial. Peserta meditasi mengalami perubahan signifikan dalam perilaku, menjadi lebih tenang, sabar, dan menghargai orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meditasi di alam terbuka merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan moralitas generasi muda Penghayat Sapta Darma.

Annisa Sulistiyaningrum; Muhammad Maulidin Khair; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Mengajarkan etika dan moral kepada anak sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter mereka agar menjadi individu yang jujur, bertanggung jawab, dan peduli terhadap orang lain. Anak-anak belajar melalui lingkungan sekitar mereka, baik di rumah, sekolah, maupun dalam interaksi sosial sehari-hari. Oleh karena itu, orang tua dan guru perlu menggunakan strategi kreatif untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur untuk menganalisis berbagai sumber tentang pendidikan etika dan moral pada anak. Beberapa strategi efektif yang dapat digunakan antara lain memberikan keteladanan, membiasakan anak dengan perilaku baik, menggunakan cerita untuk mengajarkan nilai moral, serta melibatkan anak dalam kegiatan interaktif dan teknologi. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat memahami perbedaan antara perilaku baik dan buruk, serta membangun sikap yang sesuai dengan norma sosial. Harapannya, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Teaching ethics and morals to children from an early age is essential to shape their character to become honest, responsible, and caring individuals for others. Children learn through their environment, whether at home, school, or in everyday social interactions. Therefore, parents and teachers need to use creative strategies to instill ethical and moral values. This study uses a qualitative method with a literature study to analyze various sources about ethical and moral education in children. Some effective strategies that can be used include setting an example, accustoming children to good behavior, using stories to teach moral values, and involving children in interactive and technological activities. With the right approach, children can understand the difference between good and bad behavior, as well as build attitudes that conform to social norms. The hope is that they will grow into individuals with integrity, responsibility, and concern for others.  

Saadah, Anis Fathu; Lulu Ratika Yuniar; Zahra Jelita; Adita Widara Putra

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur intrinsik naskah drama “Kecoa Tengah Malam” karya Bode Riswandi dengan menggunakan pendekatan strukturalisme. Pendekatan strukturalisme merupakan teori yang memfokuskan karya sastra sebagai sebuah struktur yang utuh berdasarkan unsur intrinsik yang terdapat dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan teknik analisis teks terhadap unsur intrinsik seperti tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanat. Hasil analisis cerpen ini mengangkat tema pengkhianatan dalam rumah tangga serta kehancuran harga diri seorang suami yang lumpuh, dikemas melalui simbolisme satire dan sindiran tajam terhadap norma sosial. Alur yang digunakan adalah alur maju (linier). Tokoh-tokohnya, yaitu Dr. Marus, Cicilia, Kristian, dan Atun, memiliki karakter yang memperkuat konflik moral dan emosional. Latar tempat utama berpusat pada sebuah rumah mewah milik Dr. Marus. Latar waktu berlangsung antara malam hingga pagi, mempertegas intensitas perubahan psikologis tokoh-tokohnya, sementara latar suasana ditampilkan dalam nuansa ketegangan dan ketidaknyamanan. Gaya bahasa bersifat simbolik dan tragis, memperdalam pesan yang disampaikan. Sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga. Amanat dalam naskah ini menekankan pentingnya menjaga moralitas, kesetiaan, dan empati dalam kehidupan pernikahan.

Triyono, Maman; Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi dalam penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam hal pemahaman guru Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa terhadap Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih fleksibel dan berpusat pada peserta didik, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di SMP Negeri 1 Ambarawa dan SMP Negeri 2 Sumowono. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan Kurikulum Merdeka telah melibatkan berbagai pihak, namun masih terdapat kendala dalam penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka telah menunjukkan upaya inklusivitas, tetapi metode pembelajaran masih didominasi oleh ceramah dan diskusi dengan minimnya penggunaan media pembelajaran yang variatif. Evaluasi pembelajaran telah mencakup asesmen formatif dan sumatif, namun evaluasi berbasis proyek belum sepenuhnya terstruktur.

Fauzyah, Sarah; Arfa, Najwa; Kayila, Amanda; Widara, Adita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Naskah drama “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra merupakan naskah drama yang membahas mengenai kritik sosial untuk memperjuangkan keadilan atas kekuasaan yang tidak adil atau menindas melalui simbol-simbol seperti “Mostodon” dan “Burung Kondor” Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strukturalisme genetik yang terdiri dari struktur intrinsik dan struktur ekstrinsik genetik naskah drama “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan interpretasi data dan analisis naskah secara mendalam. Sumber data penelitian dan berbagai literatur yang mendukung penelitian ini. Hasil Analisis menunjukan struktur “Mostodon dan Burung Kondor” karya W.S Rendra memiliki unsur intrinsik yang membangun naskah drama yaitu tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dialog, dan gaya bahasa. Sementara itu, struktur genetik ekstrinsik meliputi faktor kemanusiaan, pandangan dunia, penjelasan-pemaham dan subjek kolektif.  

Renita Kusuma Wardani; Novita Al Ihyak Dieni

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menggunakan penerapan Model Pembelajaran Berbasis Project dalam Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti menggunakan media pembuatan taman mini di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis penggunaan media taman mini di SD Negeri Bandungan 01. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami penggunaan media taman mini dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di lingkungan SD Negeri Bandungan 01. Pendidik dapat memanfaatkan media taman mini dengan baik untuk proses pembelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi pekerti, secara efektif dalam meningkatkan pembelajaran peserta didik, dengan fokus pada pengembangan konsep dari elemen Keagungan Tuhan, dengan keterlibatan peserta didik untuk meningkatan nilai spiritual. Melalui pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum. Pada penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang berorientasi pada proyek untuk mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di tingkat SD. Hasil yang di dapatkan pada penelitian ini adalah penerapan media taman mini dalam pembelajaran project based learning, juga mengajarkan nilai-nilai yang ada pada elemen keagungan tuhan salah satunya nilai memayu hayuning bawana pada peserta didik, yang sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.

Sulis; Nurul Khatimah; Ali Iskandar Zulkarnain; Aghnaita

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan karakter menjadi fondasi yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak usia dini. Masa ini, yang sering disebut sebagai periode emas perkembangan anak, merupakan waktu yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui pendidikan yang terintegrasi dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif yang berlandaskan studi literatur untuk menganalisis pentingnya pendidikan karakter serta metode yang tepat dalam pembentukan karakter anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu melibatkan tiga aspek utama: moral knowing (pengetahuan moral), moral feeling (perasaan moral), dan moral doing (tindakan moral). Selain itu, pendidikan ini harus didukung oleh nilai-nilai religius, kejujuran, toleransi, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan kemandirian. Dengan pendidikan karakter yang konsisten dan kontekstual, anak diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang bermoral, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Suy, Ina Naomi; Mujiono, John Gershom; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan guru menurut perspektif Alkitab, khususnya Amsal 23:19–29, dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMP Bhakti Insani Bogor. Fenomena kenakalan remaja di sekolah menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan holistik, baik dari aspek pendidikan formal maupun nilai-nilai iman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru dalam perspektif Amsal mencakup tiga dimensi utama. Pertama, guru berperan sebagai pengarah jalan yang benar, yakni memberikan bimbingan moral, spiritual, dan sosial agar peserta didik menghindari perilaku yang merugikan diri dan lingkungan. Kedua, guru berperan sebagai pendidik dengan dedikasi, yang diwujudkan melalui perhatian, pengajaran yang membangun karakter, dan keteladanan hidup. Ketiga, guru berperan sebagai penasihat yang mendorong peserta didik menghindari pertengkaran, melatih pengendalian diri, serta membangun relasi yang sehat dengan sesama. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Amsal 23:19–29 relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan modern, khususnya dalam pembinaan perilaku siswa. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip biblis dalam peranan guru dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah dan mengatasi kenakalan peserta didik, serta membentuk karakter yang takut akan Tuhan, bertanggung jawab, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat.

Manafe, Nonce Julianti; Rezeki, Sri; Madjan, Herman

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Terhadap Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan II Timotius 3:14-17 pada Mata Pelajaran PAK di SMK Negeri 3 Kota Bogor”. Skripsi ini mengkaji apakah adanya pengaruh dan sejauh mana penggunaan multimedia interaktif  berdasarkan II Timotius 3:14-17 diaplikasikan dalam konteks pendidikan saat ini untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAK. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas meningkatnya penggunaan teknologi terlebih multimedia interktif dalam dunia pendidikan. Namun, meskipun di SMK Negeri 3 Kota Bogor akses terhadap multimedia interaktif sangat tinggi namun dalam pembelajaran PAK kurang penggunaannya.Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui dan menjelaskan penggunaan multimedia interaktif yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan menjelaskan manfaat yang akan diperoleh dengan adanya penggunaan multimedia interaktif berdasarkan II Timotius 3:14-17 serta dapat membuktikan bahwa dengan adanya penggunaan multimedia interaktif dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif melalui wawancara, observasi, dan angket. Implikasinya adalah peneliti telah menerapkan penggunaan multimedia interaktif dalam proses pembelajaran PAK di SMK Negeri 3 Kota Bogor, Pendidik memiliki kemampuan dalam mengelola kelas, menguasai materi dengan penggunaan multimedia interaktif, Mahasiswa STT Kadesi Bogor dapat menerapkan penggunaan multimedia interaktif dalam kegiatan di tempat tersebut, dan bagi peserta didik untuk menambah wawasan melalui membaca arya ilmiah ini sehingga menjadi sumber belajar supaya meningkatkan motivasi belajar.

Novianti, Delpi

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripisikan bagaimana kontribusi psikologi pendidikan bagi guru pendidikan agama Kristen. Guru adalah bagian terpenting dan menjadi salah satu faktor penentu untuk kesuksesan pendidikan. Namun, guru diperhadapakan pada berbagai masalah yang sangat kompleks seperti sikap, karakter, tindakan, tingkat kecerdasan, dan emosional dari  naradidik. Masalah tersebut menjadi tantangan dalam mencapai tujuan pendidikan. Salah satu pendekatan kunci pemecahan masalah dalam pendidikan adalah lewat ilmu psikologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis data dari berbagai sumber buku, literatur dan jurnal kemudian diinterpretasikan dalam bentuk naratif atau deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa seorang guru pendidikan agama Kristen yang memanfaatkan ilmu psikologi dapat mengoptimalkan peran dan tugasnya sebagai guru sebab: Mampu mengembangkan tujuan pembelajaran; Penerapan metode belajar yang relevan; Mampu menciptakan lingkungan kelas yang kondusif; Penemuan potensi dan bakat peserta didik; Mampu memecahkan masalah; serta Menciptakan relasi yang baik lewat kemampuan komunikasi. Penelitian ini sangat relevan dengan urgensi pengetahuan psikologi bagi guru sehingga masalah-masalah dalam dunia pendidikan dapat diatasi secara tepat. Selain itu guru akan lebih peka pada kebutuhan peserta didik, lebih sistematis, serta mampu mewujudkan sistem pembelajaran yang lebih berkualitas, efektif dan relavan.