Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 481-500 of 538

Analytics

Ahmad Daholu; Abdul Rahim; Muhamad Nur Intan Ode

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Pengembangan budidaya rumput laut di Desa Lakambau Kabupaten Buton Selatan merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat pesisir. Keunggulannya adalah memiliki produk akhir dengan kegunaan yang beragam, tersedianya lahan yang luas untuk budidaya, dan kebutuhan akan peralatan yang sederhana. Desa Lakambau memiliki perekonomian yang cukup beragam. Hal ini dapat dilihat dari mata pencaharian masyarakat yang tinggal di Desa Lakambau yang berprofesi sebagai nelayan, pegawai pemerintah, petani, pemilik usaha, pembudidaya rumput laut, dan pekerjaan lainnya. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan menggunakan persuasif kepada masyarakat. Kegiatan ini akan dilakukan melalui ceramah dan bincang-bincang dengan tokoh desa dan masyarakat pesisir tentang cara mengubah rumput laut menjadi barang baru dengan nilai ekonomi lebih tinggi yang tidak hanya dipasarkan sebagai rumput laut basah atau kering. Hasil pengebdian ini menunjukan bahwa terdapat permasalahan pemanfaatan sumber daya, khususnya rumput laut, yang belum dikelola secara optimal. Rumput laut dipanen, kemudian dijual mentah. Penyelesaian solusi tersebut yaitu pelatihan pengolahan rumput laut sehingga dapat diolah oleh masyarakat.    

La Aba; Abdul Kadir Ismail; Nur wahidah thayib pido; Feriyanto Adolof

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan massive saat ini tidak dapat dihindari lagi. Setiap lini kehidupan saat ini tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan berbagai jenis teknologi bahkan cenderung terjadi kecanduan oleh berbagai latar penggunanya. Integrasi teknologi yang dahulu diprediksi merusak sistem pendidikan oleh beberapa kalangan, justru hari ini menjadi tandem sejati yang turut dimanfaatkan oleh pelaku pendidikan itu sendiri. Sumber belajar dalam konteks penelitian ini adalah segala informasi belajar yang berkaitan dengan kajian kebahasaan dan atau pendidikan bahasa Inggris dalam pengertian yang lebih spesifik. Sumber belajar menurut Manoharan (2018) adalah para pengajar itu sendiri dan materi ajar baik berupa buku teks pelajaran atau sumber bacaan lainnya. Sumber belajar adalah segala hal yang bisa memberikan informasi mengenai proses belajar dan mengajar. Jenis penelitian ini adalah Research and Development atau R&D. Menurut Sugiyono, “R&D” sebagai penelitian yang menghasilkan produk pada akhir penelitianya dan kemudian menguji tingkat keefektifan produk tersebut. Penelitian dan pengembangan mengacu pada tahap penyelidikan serta eksperimen untuk dapat menciptakan sebuah produk baru atau untuk memperbaiki produk yang sudah ada sebelumnya, sehingga menjadi produk baru dan lebih unggul. Pembelajaranmenggunakan bahan ajar e-modul interaktif berbasis Flip Pdf Professional dilakukan pada jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI). Penelitian ini menggambarkan proses pembuatan e-modul menggunakan Flip Profesional PDF. Flip pdf professional adalah media interaktif yang dapat dengan mudah menambahkan berbagai jenis tipe media animatif ke dalam flipbook. Hanya dengan drag, drop atau klik, kita dapat menyisipkan video youtube, hyperlink, teks animatif, gambar, audio dan flash ke dalam flipbook

Ayi Najmul Hidayat; Raden Riki Barkah Zulfikar; Muhammad Danil

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu unsur untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas yaitu melalui Pelatihan Kerja, disini dapat diketahui bahwa pelatihan menjadi salah satu faktor yang penting. Pelatihan merupakan bagian dari terciptanya SDM yang berkualitas dengan didesain secara sistematik dalam pengembangan program suatu instansi atau organisasi. Sebuah pelatihan juga harus mempunyai arah atau tujuan yang jelas agar pelatihan sesuai dengan rencana apa yang diharapkan. Untuk dapat melaksanakan pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan dan rencana pelatihan yang diharapkan maka pelatihan disini membutuhkan manajemen pelatihan yang sesuai. Penelitian ini berangkat dari ketertarikan Peneliti atas Manajemen Pelatihan Tenaga Kerja di LPK Bina Gatara Muda Dalam Mengembangkan Produktivitas Masyarakat Garut Utara, karena Manajemen adalah sebuah tonggak dalam pelaksanaan suatu kegiatan dimana keberhasilan suatu kegiatan itu tergantung bagaimana manajemen atau pengelolaan kegiatan tersebut. Pada umumnya Sumber Daya Manusia yang baik akan sangat mempengaruhi sosial dan ekonomi suatu masyarakat yang baik pula. Disini pelatihan kerja menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada diluar sekolah. Memasuki pasar kerja saat ini juga sangatlah ketat persaingannya, dan ini perlu diperhatikan dan tidak bisa dianggap sepele karena bisa menimbulkan masalah-masalah baru nantinya. Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Gatara Muda merupakan salah satu lembaga yang menangani masalah pelatihan kerja bagi para pencari kerja di wilayah Garut Utara, itu telah berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan dan kualitas Sumber Daya Manusia lewat pelatihan guna ke depan mampu bersaing dalam memasuki dunia pasar kerja Untuk penyelenggaraan programnya LPK Bina Gatara Muda perlu memiliki manajemen pengelolaan yang baik supaya hasil dari penyelenggaraan programnya sesuai dengan yang diharapkan dan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat yang ada di wilayah Garut utara. Oleh karena itu peneliti ingin menggali informasi dan temuan hasil penelitian yang berkaitan dengan Manajemen Pelatihan Kerja di LPK Bina Gatara Muda dalam Mengembangkan Produktivitas Masyarakat Wilayah Garut Utara.  

Nasrullah, Muchamad Fajri Amirul; Yulius, Rina; Pratama, Linargian

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2022 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

PT Mitra Kuadran Teknologi merupakan perusahaan pengembangan perangkat lunak. Dalam aplikasi yang telah digunakan pelanggan sering ditemukan masalah yang perlu diselesaikan secepatnya. Pelanggan biasa menyampaikan pengaduan dengan mengirim pesan langsung ke programmer secara pribadi. Pelanggan terkadang perlu mengirim pengaduan yang sama beberapa kali atau ke beberapa orang untuk diselesaikan. Penanganan pengaduan seperti ini masih kurang efektif, karena proses pengaduan masih dilakukan secara manual sehingga mempengaruhi kinerja programmer dalam penyelesaian masalah. Pada tugas akhir ini, penulis akan membuat suatu aplikasi berdasarkan permasalahan tersebut. Aplikasi Helpdesk Kuadran dikembangkan sebagai aplikasi issue tracking system dengan tujuan untuk memudahkan pelanggan aplikasi untuk mendaftarkan masalah dan programmer menyelesaikan masalah. Aplikasi dibangun menggunakan metode waterfall. Metode user accpetance testing (UAT) digunakan untuk mengukur nilai penerimaan pengguna. Hasil pengujian usability atau kegunaan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang dilakukan menghasilkan nilai akhir rata-rata 82.5. Nilai ini di atas nilai 68 batas persetujuan dan dianggap dapat memudahkan programmer dalam manajemen pengaduan masalah pelanggan.

Sulistiyowati

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The main problem discussed in this paper is whether there is a positive influence self concept and development of the personality on employee performance Stasin TVRI Surabaya (Part Program). To solve the problems discussed authors use data analysis method is multiple linear regression analysis were preceded by calculating the average of each variable. And before should be done beforehand regression analysis instrument to be tested for validity and reliability. The analysis shows that the authors have found show that : 1) partially self-concept and personality development is partially significant effect on the performance of TVRI Surabaya Employees (Part Program). 2) simultaneously the concept of self and personality development affect the work performance of employees TVRI Surabaya (Part Program). 3) Variable kansep self is the dominant variable effect on employee job performance TVRI Surabaya (Part Program).

Nugrah Leksono Putri Handayani; Poppy Fitrijanti Soeparan

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sistem pembayaran digital dalam revitalisasi UMKM.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  kualitatif  dengan  jenis penelitian eksploratif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan sistem pembayaran digital saat ini telah banyak berkembang dan semakin memberi kemudahan penggunanya. Adanya sistem pembayaran digital berperan dalam revitalisasi UMKM. Dalam implementasi program pengembangan  digitalisasi UMKM sistem pembayaran digital sangat membantu baik pelaku maupun konsumen UMKM. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan sistem pembayaran digital berperan dalam mendorong revitalisasi UMKM.

Sulistiyani

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian dilakukan pada gakeri Omah  Batik Srikandi dan Edukriya  Jatisari kelurahan Jatisari  Kecamatan Mijen kota Semarang.  Tujuan  dari  pengabdian  ini  adalah untuk pengembangan usaha batik dalam peningkatan pangsa pasar melalui kreativitas. Galeri Omah  Batik Srikandi dan Edukriya  Jatisari  memiliki masalah   pada   jumlah   permintaan   yang   stagnan,   karena minimmya permintaan yang tidak berkembang. Dari hasil diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat dapat diindikasikan bahwa  galeri Omah batik Srikandi Jatisari masih belum memaksimalkan kreativitas dalam mengembangkan ide ide yang muncul dari diri sendiri maupun orang lain Metode pengabdian yang dilakukan melalui penyuluhan pengetahuan kreativitas sehingga dapat mengembangkan  kreatif dan inovasi dalam meningkatkan kreasi  dari para anggotanya.

Didik Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Abdul Haris Muchtar; Asri Pertiwi; Muhammad Adzandra Kostrada; Hani Ismalia; Istifachatus Salamah +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi belajar mengajar yang dilakukan oleh SMA Perguruan Cikini masih terbilang sangat tradisional dan belum memanfaatkan teknologi dengan cukup baik. Learning Management System atau LMS. Dengan adanya LMS untuk SMA Perguruan Cikini siswa dan guru serta administrasi sekolah bisa melakukan proses belajar mengajar dan menyampaikan informasi kepada seluruh warga sekolah. Selain itu proses belajar mengajar pun juga terbilang efektif karena guru bisa langsung memberikan materi secara langsung dan siswa bisa mendownload materi tersebut secara langsung di dalam website LMS tersebut Pada tahap program yang dilaksanakan dalam pembuatan serta pengembangan dari LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini yaitu Observasi lokasi sekolah untuk memudahkan tim pengembang dalam melakukan interaksi dan sistem kerja yang efisien, Lalu menganalisa kebutuhan, hambatan, serta permasalahan yang terjadi pada SMA Perguruan Cikini dalam proses belajar dan mengajarnyaProgram pembuatan LMS untuk SMA Perguruan Cikini ini adalah untuk meningkatkan kualitas dari pembelajaran serta interaksi antara guru dan siswa di SMA Perguruan Cikini. Di Dalam Program ini team pengembang berusaha memaksimalkan LMS untuk bisa dipakai dengan baik serta menjadi sistem andalan dan sistem percontohan untuk sekolah sekolah lain yang ada di jakarta ini, Khususnya sekolah SMA Perguruan Cikini lain yang bisa memakai sistem ini dengan menyesuaikan teknologi sistem yang sudah ada didalam LMS tersebut. Untuk jangka waktu pendek pihak SMA Perguruan Cikini akan memasukkan seluruh database Siswa & Guru yang akan dimasukkan kedalam sistem tersebut. Pihak sekolah akan mulai memasukkan satu persatu data data informasi murid yang saat ini masih menjadi penyimpanan data secara tradisional mulai ingin melakukan migrasi data secara modern untuk dimasukkan kedalam LMS Perguruan Cikini yang sudah dibuat ini. Selain itu pun juga nantinya guru akan mulai menyimpan seluruh materi yang akan disediakan untuk bisa diakses oleh seluruh siswa yang akan melihat materi dari SMA Perguruan Cikini tersebut.    

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Ahmad Riyanto; Wahidin Wahidin; Muhammad Taufiq

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kebutuhan adanya batas administrasi wilayah desa yang jelas menjadi semakin penting sejalan dengan dengan pesatnya pengembangan wilayah dan pertumbuhan investasi. Penataan batas wilayah desa memberikan kontribusi penting dalam rangka pelaksanaan mendorong terlaksana otonomi desa. Pemetaan merupakan salah satu metode praktis yang memeberikan informasi muka bumi yang berupa fakta, dunia nyata, baik bentuk permukaan bumi maupun sumber daya alamnya berdasarkan skala peta serta simbol simbol dari unsur muka bumi yang disajikan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) pembuatan pemetaan adalah agar memberikan informasi informasi, pengetahuan dan keefisiensian dalam menuju lokasi yang diinginkan. Metode PkM mencakup tiga tahapan, yakni  tahapan pendekatan, mulai dati upaya peningkatan aspek kognitif terhadap peserta, tahap pendampingan dan pemberdayaan, tahapan pekerjaan, dan tahapan tindak lanjut program. Kegiatan ini sangat dibutuhkan warga masyarakat Desa Ciawi. Sasaran kegiatan ini adalah para perangkat desa, pengurus RT RW dan Karang Taruna. Respon warga sangat positif terhadap kegiatan ini. Hasil kegiatan ini diharapkan memberikan respon yang sangat baik bagi keterbukaan informasi bagi masyarakat Desa Ciawi mengenai potensi desa dan pengetahuan dasar peta.

Syafaruddin Syafaruddin; Nurasia Natsir; Abdul Sahid; Andi Tungke Rusdi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja tenaga kependidikan di UPT SMP Negeri 2 Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang dan untuk mengetahui Pengembangan Sumber daya manusia Tenaga kependidikan di UPT SMP Negeri 2 Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang.Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan (observation), wawancara (interview) dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan aplikasi NVIVO 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinerja tenaga kependidikan di UPT SMPN 2 Kulo Kabupaten Sidenrang Rappang menggunakan indikator menurut Stephen P. Robbins (2012) yaitu: kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektifitas dan kemandirian diketahui tingkat kualitas kerja, kuantitas kerja dan kemandirian kerja tenaga kependidikan sudah dapat dikatakan cukup memadai meskipun dalam pelaksanaannya masih perlu pengembangan sedangkan efektifitas kerja dan ketepatan waktu penyelesaian kerja belum dapat dikatakan memadai ini dikarenakan jumlah tenaga kependidikan yang masih minim. Pengembangan Sumber Daya Manusia tenaga kependidikan UPT SMPN 2 Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang menggunakan 2 tahapan yakni : langkah – langkah pengembangan sumber daya manusia tenaga kependidikan dan metode pengembangan sumber daya manusia tenaga kependidikan. Langkah – langkah pengembangan sumber daya manusia tenaga kependidikan meliputi: a. Menyusun program/merencanakan pengembangan, b. Penentuan sasaran, c. Penentuan kebutuhan, d. Penetapan program, e. Identifikasi prinsip belajar, f. Pelaksanakan program, dan g. Penilaian pelaksanaan program. Sedangkan metode pengembangan sumber daya manusia berupa : a. metode on the job dan b. metode off the job. Metode on the job meliputi : 1)rotasi jabatan, 2)pelatihan(training), 3)bimbingan/penyuluhan, 4)Latihan instruktur pekerjaan

Yunis Hidayati; Nik Haryanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kepala sekolah merupakan salah satu elemen dasar bagi kemajuan sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan tanggung jawab pengawasan.  Pengawasan adalah menentukan apa yang telah dicapai, mengevaluasi dan menerapkan tindakan korektif, jika perlu memastikan sesuai dengan rencanaStrategi yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yaitu pemantauan, pemeriksaan, penilaian dan perbaikan. Kinerja kepala harus ditingkatkan dan diprioritaskan.  Kepala sekolah sebagai administrator dan manajer pendidikan memegang kedudukan yang sangat penting, karena merupakan faktor penentu keberhasilan sekolah dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat, ia juga turut menetukan keberadaan sekolah tersebut di tengah-tengah masyarakat dan kemampuan dalam merespon kebutuhan-kebutuhan dan harapan masayarakat. Metode penelitiannya adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Rencana program kepengawasan dalam meningkatkan kinerja kepala MAN 2 Tulungagung    adalah melakukan identifikasi masalah, menyususn program pengawasan, melaksanakan program kepengawasan, mengevaluasi dan menganalisis hasil pengawasan, serta melakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.  2) Pelaksanaan Kepengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung    adalah: (a) melakukan pembinaan terhadap guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan yang berada di wilayah binaannya, (b) melakukan penilaian terhadap kinerja guru, kinerja kepala madrasah dan kinerja seluruh staf sekolah, dan (c) melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. 3) Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung  , beberapa langkah kegiatan pengawasan yang harus dijalankan oleh seorang pengawas adalah evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan penilaian, pembinaan dan pemantauan, selanjutnya melakukan tindak lanjut pengawasan ini dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan pengawasan.

Dwitya Agustina; Risman Nugraha; Muhammad Isra Nurullah; Naufal Irfan Achmad; Nurul Azizah Maqbul +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana Erupsi Gunung Semeru pada bulan Desemeber 2021 menarik hati kemanusiaan untuk hadir dan berkontribusi dalam membantu pemulihan korban bencana. Hasil Assesment menunjukan banyak para petani yang sulit untuk bisa bangkit lagi memulai pertaninan, para bisnis UMKM yang membutuhkan pengetahuan manajemen, anak-anak yang terhambat fasilitas sekolahnya sertaa krisi akidah akibat krisi ekonomi oeleh karena itu dibuatlah Kegiatan dengan hasil Asessment kebutuhan Masyarakat sekitar yaitu Pengembangan Pertanina, Pengembangan UMKM, Mengajar anak-anak dan Fundrising untuk pembangunan sarana prasana kegiatan dakwah dengan nama Program Probabinsa yaitu Program Bantu Bina Desa. Program ini bertujuan untuk Pengembangan Desa menjadi Desa Madani. Pelaksanan dilakukan secara lansgug oleh tim Probabinsa bersama para Volunteer. Kegiatan berlansgung selama 10 Hari. Hasil kegiatan menunukan efek positif bagi masyarakat semua program terlaksana dengan baik beberapa memenuhi target dan beberapa hampir mencapai target.    

Reno Andriwadi Saputra

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan program pengembagan kerja karyawan terhadap kinerja karyawan laras Asri Resort & Spa Salatiga.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Laras Asri Resort & Spa Salatiga yang berjumlah 150 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Sugiyono (2009) menjelaskan bahwa stratified random sampling adalah suatu teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan suatu tingkatan (strata) pada elemen populasi. Elemen populasi dibagi menjadi beberapa tingkatan (stratifikasi) berdasarkan karakter yang melekat padanya.Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 orang.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1)motivasi  berpengaruh terhadap kinerja karyawan (2) program pengembangan karyawan berpengaruh terhadap kinerja (3) motivasi dan  proram pengembangan karyawan berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan.

Agus Bahrudin

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Negara Indonesia mulai memasuki suatu masa emas berupa era bonus demografi yang mana    perlu ditindaklanjuti melalui serangkaian aksi-aksi kebijakan yang  mampu membawa manfaat yang optimal. Dari hasil proyeksi jumlah penduduk Kota Tegal bonus demografi berada pada tahun 2020 dengan rasio ketergantungan sebesar 50.42 %.dan tahun 2021 denan rasio ketergantungan sebesar 52.06 %. Kebijakan dan program yang dilakukan melalui pendidikan berkualitas, Program Generasi Berencana, pendidikan  kependudukan    untuk  mengubah  pola  pikir  masyarakat  dan  meningkatnya  kesadaran mengenai isu kependudukan, serta pendidikan keterampilan  sebagai jalur meningkatkan kualitas SDM unggul dan siap bekerja. Kebijakan ketenagakerjaan dikelola melalui pemberdayaan tenaga kerja dengan melatih wirausaha, akses permodalan dan pelatihan UMKM. Pengembangan usaha sektor informal lokal daerah, seperti pengembangan usaha-usaha kerajinan dan UMKM di Kota Tegal

Eka Wahyudi; Novi Indah Pradasari; Darmanto Darmanto

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

This research aims to build a career development center information system at the Ketapang State Polytechnic. The results of this research are then used as a scientific study in the field of design and development of information systems. In addition, this career development center information system can be implemented at the Ketapang State Polytechnic so that it can contribute to the accreditation process of institutions and study programs, as a forum for building alumni networks and the availability of an alumni database, as a collection of important input/information for the development and improvement of universities. higher education (administration, curriculum and study design). Career centers at universities function to bridge the information needs of the world of work required by universities and to answer the challenges of the world of work. This career development center information system is based on the needs of alumni, tracer studies for campus accreditation, knowing the educational outcomes produced by universities, knowing the contribution of universities to existing competencies in the world of work, for monitoring college graduates when entering the word

Yanti Apriyani; Aep Saefullah; Zubair Arza; Joned Ceilendra Saksana; Rahman Upe +5 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service aims to develop human resources to improve employee performance at PT Insan Ki Angka. This activity was carried out in November 2021, using training and development methods which included workshops, skills training and mentoring programs. This method is applied on an ongoing basis to ensure effective transfer of knowledge and skills to employees. The results of the activities show that human resource development through comprehensive and ongoing training can significantly improve employee performance, operational efficiency and job satisfaction. While there are challenges such as limited training time and variations in technology skills, the benefits are far greater. Therefore, it is recommended that companies continue to implement structured HR development programs and provide ongoing support for employees, as well as ensure that adequate facilities and resources are available to support the implementation of new knowledge. These steps will help the company achieve its vision and mission and strengthen its competitiveness in the market.

Yayan Nuryana; Victor Prasetya; Nisrina Nisrina; Siti Intan Rahayu; Siti Nurarofah +2 more

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2021 FKIP, Universitas Palangka Raya

Husna Roti is a business specializing in cakes and bakery products that has been operating for nine years in Desa Purwosari, Comal District, Pemalang Regency. As part of a community service program, faculty members and students are involved in providing assistance to help develop this business. The program includes various improvement efforts, particularly in the areas of marketing and human resource management. The actions taken include creating Grabfood and Instagram accounts to expand the digital market, making official stamps, obtaining halal certification, and producing promotional videos and documenting the production process. Additionally, the company profile and organizational structure were prepared to strengthen management. Financial reports and cost of goods sold calculations were also made to optimize cost management. Through this collaboration, the faculty members and students aim to provide concrete solutions to the challenges faced by Husna Roti. With this assistance, it is hoped that the quality of the products and the competitiveness in the market will improve, allowing the business to grow and positively impact the local economy.

Dekki Ikrar Mahardhika; Karmanis Karmanis; Rini Werdiningsih

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Perkembangan zaman saat ini yang semakin global di tengah revolusi industry 4.0 dan Reformasi Birokrasi menuntut ASN memiliki kompetensi yang relevan dengan kemajuan zaman agar dapat memanfaatkan perubahan lingkungan menjadi suatu peluang dalam memberikan pelayanan dan perumusan kebijakan yang lebih berkualitas. Perubahan paradigma pengembangan kompetensi mampu mendukung terwujudnya Smart ASN untuk pemerintahan berkelas dunia. Reformasi Aparatur Sipil Negara merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun birokrasi sesuai dengan  Grand  Design  Reformasi  Birokrasi.  Dalam  menajdikan  ASN bertaraf internasional ini tidaklah mudah karena harus didukung oleh semua pihak baik itu regulasi yang jelas dan juga kesadaran dari masing-masing individu ASN. Peningkatan kinerja dan pengembangan kompetensi disini memiliki peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan menuju ASN bertaraf internasional karena kinerja dan komptensi inilah yang menjadi modal  dalam  pelaksanaan  pelayaanan  publik  yang  semakin  berkualitas sesuai tujuan Reformasi Birokrasi. Dalam menghadapi hal tersebut pemerintah memiliki program yang dinamakan 6P, yang masuk dalam Human Capital Management Strategy. Program 6P itu melingkupi perencanaan, perekrutan dan seleksi, pengembangan kapasitas, penilaian kinerja dan penghargaan, promosi, rotasi, dan karier, serta peningkatan kesejahteraan.