SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 48761-48780 of 49,038

Analytics

Yustina Wuri Wulandari, Novea Stevani, Akhmad Mustofa &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Nori merupakan olahan yang berbentuk lembaran kering yang terbuat dari rumput laut merah berjenisPorphyra. Rumput laut jenis ini tidak dapat ditemukan di Indonesia, karena hanya dapat tumbuh di Negarayang beriklim sub-tropis. Penelitian ini merupakan upaya inovasi untuk mengganti bahan baku pembuatannori menggunakan daun kangkung yang banyak dan mudah ditemukan di Indonesia. Tujuan penelitianini adalah untuk memperoleh produk nori kangkung dengan perbedaan lamanya waktu pengeringan danpenambahan konsentrasi karagenan terhadap karakteristik nori daun kangkung.Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktoryaitu lama waktu pengeringan (8, 10, dan 12 jam) dan perbandingan penambahan karagenan (0,5; 1; dan 1,5%).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lamanya waktu pengeringan 12 jam dengan penambahankaragenan 1% yang hampir menyerupai nori komersial dan paling disukai. Nori kangkung dengan perlakuantersebut memiliki kadar air 12,673%; kadar abu 5,230%; kadar gula total 5,676%; kadar serat kasar 7,603%;uji kekuatan tarik 7,7167 N/; warna (3,8533); kerenyahan (2,900); tekstur (3,700); flavor kangkung (2,513);dan tingkat kesukaan keseluruhan (3,113).Kata kunci: Karagenan, pengeringan,nori, kangkung

Anita Trisiana, Dela Ayu Kaswadi, Eko Wulandari &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kedudukan manusia sebagai makhluk sosial, mempunyai arti bahwa manusiatidak dapat berdiri sendiri tanpa bantuan dari orang lain. Sedangkan kedudukan manusiasebagai makhluk berbudaya memiliki arti bahwa manusia diberi budi pekerti dan akalpikiran untuk menciptakan suatu budaya. Dalam hal ini, agar terciptanya keserasian darikedua aspek tersebut perlu adanya komunikasi ataupun interaksi antar sosial budaya.Karena manusia diciptakan dengan budayanya masing-masing dan lingkungan sosialyang berbeda-beda. Komunikasi antar sosial budaya ini sangat penting, karenatujuannya adalah untuk mengatasi perbedaan budaya dan lingkungan sosial. Karenapada saat kita berinteraksi dengan orang lain pasti melibatkan orang yang berbeda latarbelakang sosial dan budaya tidak hanya itu saja komunikasi sosial budaya ini jugabertujuan untuk mempelajari nilai-nilai sosial budaya seseorang yang sedangberinteraksi dengan kita. Namun, dalam komunikasi perlu adanya norma atau nilaisosial budaya. Hal ini bermaksud agar pada saat berkomunikasi seseorang memilikipedoman atau aturan agar tidak menyimpang atau bahkan menyinggung seseorang yangterlibat dalam interaksi tersebut karena adanya perbedaan latar belakang antara sosialbudaya. Seiring berjalannya waktu, saat ini komunikasi mulai melibatkan interaksiorang-orang yang berbeda tingkat modernitasnya. Perkembangan teknologi komunikasiberkembang sangat pesat di era globalisasi saat ini. Tidak menutup kemungkinan akanterjadi permasalahan baru yang timbul akibat dari globalisasi tersebut, misalnya akanadanya perubahan unsur kebudayaan yang sangat cepat, tidak sesuainya unsur yangsaling berbeda sehingga menimbulkan ketidakserasian kehidupan sosial untukmemecahkan permasalahan tersebut perlu adanya penyesuaian terhadap perubahanunsur budaya agar tercipta keserasian dalam kehidupan sosial.Kata kunci: Komunikasi, Sosial budaya, Globalisasi.

Anita trisiana, Indah Nuri Lestari, Fadila Damayanti &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara politik danmahasiswa pada era moderenisasi terhadap ideologi politik, di era ini gerakanmahasiswa terhadap politik bisa dikatakan terbatas atau kurang, karena hal tersebut bisadilihat dari keikutsertaaan para mahasiswa dalam pemilu dan demokrasi lainnya. Selainitu, kurangnya pemahaman terhadap pentingnya politik dan anggapan dari setiapindividu terhadap politik bahwa politik tidak akan merubah kehidupannya.Padahalpartisipasi mahasiswa juga dibutuhkan apalagi sebagai penerus bangsa yang harusmempertahankan dan menjunjung tinggi ideologi negara. Metode yang digunakanadalah metode Deskriptif. Di dalam negara kita salah satu istilah yang palingkontroversial dalam setiap perkembangan pemikiran adalah ideologi politik. Dalammasyarakat luas bahkan sampai berbagai negara. Moderenisasi merupakan hasilkomersialisasi dan indusrialisasi, namun proses ini berlangsung melalui dukunganbirokrasi (politik). Dengan demikian variabel politik bisa dikatakan lebih penting dibandingkan ekonomi, seperti halnya di indonesia saat ini yang sedang marak kasuspolitik dari pada ekonomi masyarakat indonesia. Jika dibandingkan dengan negara lainyang sibuk memikirkan kemajuan dan kemakmuran ekonomi negaranya. Maka dari ituperlu diadakan sosialisasi politik terhadap seluruh mahasiswa tentang pentingnyapolitik dalam suatu negara.Kata kunci : Ideologi politik, Era modernisasi, Mahasiswa.

Siti Supeni, Venny Andreany Sidauruk &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru PPKndalam melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Pembelajaran PPKn terhadappembentukan karakter disiplin siswa. Lokasi penelitian adalah di SMA Negeri 6Surakarta.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatankuantitatif dengan rancangan penelitian yang bersifat deskriptif assosiatif.Populasipenelitian siswa Kelas X SMA Negeri 6 Tahun Pelajaran 2017-2018 sebanyak 136siswa dan keseluruhannya digunakan sebagai sampel dengan teknik sensus. Teknikpengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi dan studi pustaka.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan pembelajaranberpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswadengan nilai t hitung 3,148 dan p value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalammelakukan pengelolaan pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadappembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 2,561 dan p value 0,012 <0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan evaluasi pembelajaran berpengaruh positif dansignifikan terhadap pembentukan karakter disiplin siswa dengan nilai t hitung 3,120 danp value 0,002 < 0,05. Peran guru PPKn dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan danevaluasi Pembelajaran PPKn berpengaruh terhadap pembentukan karakter disiplin siswasebesar 32,3% sedang sisanya sebesar 67,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar modelpenelitian.Kata kunci : Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi Pembelajaran dan KarakterKedisiplinan

Kurniawan, Itok Dwi

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan artikel ini untuk mengkaji dan menganalisis pembubaran Hizbut TahrirIndonesia (HTI) ditinjau dari perspektif kewarganegaraan liberal dan kewarganegaraanrepublik. Jenis penelitian ini termasuk penelitian doktrinal yang mengacu pada sumberdata sekunder dan tersier. Jika menganalisisnya menggunakan kewarganegaraan liberal,pembubaran itu tentunya tidak sah, karena Perppu merupakan sarana mengekang ataumeniadakan kebebasan, terutama kebebasan berorganisasi. Tetapi bagikewarganegaraan republikanisme, cita-cita organisasi massa HTI tidaklah sejalandengan bangsa Indonesia yang menganut Pancasila dan UUD Negara RepublikIndonesia Tahun 1945. Jika tidak sejalan dengan cita-cita, bisa dianggap patriotismeanggota HTI sangatlah kurang.Kata Kunci : Hizbut Tahrir Indonesia, Kewarganegaraan Liberal,Kewarganegaraan Republik

Anita Trisiana, Wahyu Agus Aryanto, Luruh Dimas Fais &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Sejarah konstitusional Republik Indonesia dimaksudkan sebagai bagiandari deskripsi ilmu hukum, kita akan dengan mudah mendapatkan kejelasan ketikakita pertama mempelajari sejarah negara, sehingga mempelajari sejarahketatanegaraannya adalah mutlak perlu agar tidak terjadi dinamika atau salahpaham.Melalui pendekatan historis, Sehingga kita tahu berbagai peristiwa dariwaktu ke waktu di tanah air kita Republik Indonesia. Penelitian Deskriptif. jenispenelitian ini bertujuan menggambarkan mengenai klasifikasi suatu fenomenasosial, atau menjadi acuan pemecah suatu permasalahan dengan menjelaskankeadaan penelitian Dengan pendekatan sejarah diharapkan mendapat bahan –bahan yang cukup tentang pancasila sebagai modal pokok yang akandikembangkan lebih lanjut dalamhidup bangsa pandangan hidup juga sebagaidasar negara filsafat. Pancasila adalah rumusan dan pedoman bagi kehidupanberbangsa dan bernegara bagi seluruh penduduk Republik Indonesia, denganmempertimbangkan sejarah dan mengkaji ulang akan dapat disimpulan bahwapancasila merupakan dasar negara atau sering disebut juga dasar falsafahdemikian pancasila digunakan untuk mengatur seluruh administrasi negara yangsudah tercantum atau terdapat didalam sila – sila pancasila, dari sila kesatu sampaikelima tercantum nilai – nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan,Keadilan.Kata Kunci : Sejarah Ketatanegaraan, Dasar Negara.

Anita Trisiana, Dia Indriyana, Dinda Aulia Putri Jalasenastri &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila adalah dasar filsafah Negara Indonesia yang terdapat di dalampembukaan UUD 1945.Pancasila dijadikan pedoman untuk mengkaji,menganalisis dan memecahkan permasalahan.Pancasila sebagai norma kehidupanmasyarakat, bangsa dan Negara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptifyaitu metode yang mencari fakta dengan interpretasi yang tepat. Metode inimempelajari tata cara berlaku dan masalah yang ada dalam masyarakat sertasituasi tertentu. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang laindan tidak dapat hidup sendiri. Manusia perlu berinteraksi. Tidak hanya interaksidalam lingkup satu individu dengan individu yang lain, namun juga interaksi yangmelibatkan banyak orang seperti masyarakat, bangsa dan negara. Dalam hal ini,potensi yang ada di masyarakat perlu dikembangkan sebagai upaya untukmencapai suatu perubahan. Pembangunan adalah proses perubahan dimana adasuatu kondisi yang tidak diharapkan menuju kondisi yang lebih lebih baik.Realitasyang dianggap sebagai masalah sosial menjadi pendukung atau memberi doronganbagi munculnya tindakan perubahan dan perbaikan.Perubahan pola pikir sertailmu pengetahuan sangat penting dan diperlukan saat ini.Namun, seperti yang kitaketahui bahwa tidak semua upaya perubahan berjalan dengan baik. Banyakmasalah sosial yang akan muncul.Masyarakat yang lebihbaik tentunya adalahmasyarakat yang kritis, kreatif, memiliki kemampuan untuk menemukan solusidari masalah yang ada dan selalu mengutamakan kepentingan bersama sesuaidengan pancasila.Pancasila merupakan pedoman serta ciri atau kepribadianbangsa Indonesia.Pancasila menjadi pedoman tingkah laku masyarakat sebagaimakhluk sosial.Kata kunci: Makhluk Sosial, Pembangunan, Pancasila

Tirza Gracelia Putri & Anita Trisiana, An Nisa, Agustinus Brahmantya Bima Saputra,

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pancasila merupakan Dasar Negara Indonesia dan sebagai pandangan hidup bangsaIndonesia. Sudah kita ketahui pancasila telah tercatat dalam UUD Negara Indonesia. Pancasilamempunyai fungsi sebagai Dasar Negara,ideologi Negara dan pandangan hidup bangsaIndonesia. Dalam sila pancasila telah tercantum salah satunya mengenai politik. Metodepenelitian menggunakan deskriptif analitik yaitu suatu metode penelitian yang di lakukan dengantujuan utama untuk membuat gambar atau deskripsi tentang suatu keadaan secara obyektifkemudian dianalisis untuk mencari hubungan antara dua variabel. Politik saat ini mempunyaiperan penting bagi masyarakat,banyak masyarakat saat ini yang melalukan konstribusi guna ikutberpartisipasi politik terutama dalam mendukung pembangunan politik di Indonesia. Konstribusisangat penting karena dengan adanya konstribusi dengan ikut serta masyarakat dalam partisipasimasyarakat bisa untuk memajukan dan mensukseskan pembangunan politik di Indonesia.Partisipasi masyarakat sangat diwajibkan karena merupakan bentuk kesadaran,tanggung jawabterhadap pentingnya suatu pembangunan politik. Pembangunan politik adalah satu bagian daripembangunan nasional secara menyeluruh, dimana pembangunan itu bertujuan untukmemajukan demokrasi di Indonesia. Bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukugpembangunan politik dengan cara keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan politik gunamencapai kesejahteraan.Kata kunci : Politik, Partisipasi, Pembangunan Politik.

AnitaTrisiana, Yohanes Sudarmodjo, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh media sosial dan motivasi belajarterhadap prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa kelas VII SMP Negeri1 Gatak Sukoharjo 2017/2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gatak Sukoharjo. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas VII berjumlah 74, kelas kontrol berjumlah 31 siswa dan kelas eksperimenberjumlah 41 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif yaitu mendeskripsikandata yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksudmembuat kesimpulan yangberlaku untuk umum atau generalisasi. Metode penelitian eksperimen yaitu digunakan untukmencari pengaruhperlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan.Berdasarkan hasil uji-t independent sample t test media sosial, motivasi belajar, dan prestasibelajar ada perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang artinyakeduanya memiliki media sosial yang berbeda. Berdasarkan hasil penelitian tersebut media sosial,motivasi belajar, dan prestasi belajar untuk kelas kontrol dan kelas eksperimenkeduanya yangberbeda. Kelas kontrol untuk hasil media sosial, motivasi belajar, dan prestasi belajar lebih tinggidibandingkan kelas eksperimen.Kata Kunci : Media Sosial, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar

Halifa Haqqi, GPH. Dipokusumo &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Cultural and Creative Industries (CCIs) shows a significant increase, both globally and locally. The market for creative industries in Europe is also wide open. For Indonesia, the creative industry sector is also a leading sector. Unfortunately, many creative industry players do not understand the potential of this. Therefore, it is important to provide information about creative industry’s export potential to Europe. The method used in this program is through socialization and disccusion. The program has been held with participants in creative industries, located in Kampung Batik Laweyan Surakarta. The socialization program was held on Sunday, October 28, 2018 located in Batik Laweyan Village. Through this program, it can be useful for: (1) creative industry players, to get an overview of the potential of the creative industry in the European market; (2) for the region, can develop regional potential, regional promotion, and regional economic development; (3) for universities, as a fulfillment of the Tri Dharma elements of Higher Education. The output of this program are that the participants can understand and encouraged to export their creative industries product to the European market.Keywords: creative industry, Europe market, export, Kampung Batik Laweyan

Ayu Istiana Sari, Riyani &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Yayasan Alif Smart Surakarta pada 30 Agustus-1 September 2018 yang dihadiri oleh semua Guru KB, TK Yayasan Alif Smart Surakarta yang beralamat di Kadipiro, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.. Belajar Bahasa inggris bagi anak-anak usia dini sangatlah penting karena masa ini adalah masa keemasan dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif. Dalam menjawab tantangan dunia, anak-anak Indonesia sudah seharusnya mempersiapkan diri. Dengan demikian, pendidikan bahasa Inggris yang dimulai sejak dini bukanlah hal yang dapat disepelekan. Pengajaran pendidikan usia dini memiliki banyak manfaat, di antaranya anak-anak dapat belajar dengan lebih efisien dan mendapatkan ilmu pengetahuan lebih melalui aktivitas-aktivitas yang menyenangkan dan menarik. Baik melalui seni peran, musik maupun aktivitas lainnya yang interaktif. Kemudian muatan yang di berikan sejak dini lebih mudah tertanam dibandingkan dengan saat mereka dewasa. Untuk dapat membelajarkan bahasa inggris secara efektif kepada siswa usia dini, guru harus dapat menguasai berbagai metode yang menarik sehingga anak tidak cepat bosan dan materi pelajaran dapat diterima secara maksimal. Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan untuk mengenalkan berbagai metode menarik dalam pembelajaran bahasa Inggris bagi anak usia dini.Kata Kunci: TEYL, Speaking and Listening,

Widyahening, Ch.Evy Tri &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The aim of teaching and learning English in Elementary School is that the students can understand about the language skills well and of how they should parctice those skills in daily activities. It is hoped that they can communicate orally and writtenly in English. This article peels up the use of classroom language training in learning English for elementary school teachers of SDN 01 Suruh Tasikmadu Karanganyar. By giving explanation of classroom language and practicing it, it is hoped that it could improve the teachers’ skill in using classroom language and they could manage the class well. Beside that, teachers could also get new ideas to implement it for their students in teaching and learning process by using interesting learning media or learning method. The method used in this activity was giving information about the use of classroom language, modelling and practicing it. The result showed that all participants (teachers) became more enthusiastic, motivated, and fun when they followed this activity. It showed the active classroom atmosphere and most of them were ready to implement classroom language in teaching and learning process continuously. Classroom language is a good way to overcome students’ problems in learning English and teachers should use it because it can be one of good solution to solve students’ problems in learning English.Key words: Classroom Language, Learning English

Yusuf, Anita Trisiana &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Various problems with the destruction of the Indonesian nation and state life institutions are increasingly approaching concerns. The emergence of grassroots movements that undermine the people of this nation is increasingly visible and shows a crisis of exemplary in the community, thus giving rise to a series of socio-cultural conflicts that occur in the midst of society in various regions. The participants in this service program are, non-productive society, civic teachers at Senior High School Teacher in Surakarta City. They are a pioneer of Pancasila Teachers who need education and training in the form of Character Development Training activities as one of the activities that will sustain and filter the problems of socio-cultural conflicts that arise in society so that peace and comfortable will be achieved in people's lives. The results of this program are as a part of this service activity in the form of Social manipulation and Models that reflect systematically arranged steps, from an activity consisting of a guide module for Character Building Training with national-scale scientific articles that will support character nation building in the framework of implementing mental revolution . While the method used in this service is CIPP stands for evaluation of the whole based on Context, Inputs, Process, and Product. The results of this service are reducing socio-cultural conflicts in the life of the Pancasila, in order to implement the Mental Revolution. Hopefully all service activities will improve and provide services, and community empowerment.Keywords: Mental Revolution, Education and Training, Character Education, Pancasila

Nurati, Dian Esti

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

unorganized street sellers is sufficiently significant. The data existing in Trade Service shows out of 5,817 street sellers registered, some of them have not been arranged completely by Surakarta City Government. New Klewer Market opened officially on April 21, 2017 by Trade Service can arrange the placement of sellers better in New Klewer Market. Process of validating Klewer Market’s seller data completed by City Government indicates that 2,211 sellers will be arranged and placed, passing through a procedure including registering, problem mapping, scheduling, and requirement communicated to all sellers. Similarly, the Street Sellers affiliated with Klewer Market Yard Sellers Association (Paguyuban Pedagang Pelataran Pasar Klewer, thereafter called P4K) have been arranged on the fourth floor of new Klewer Market building, consisting of more than 900 sellers. All yard sellers should know environment orderliness organized by management and should comply with it. The problems faced by the sellers not permitted to transfer their shanties to others have been apparently understood by sellers. City Government attempted to establish more intensive and better communication, in socializing the rules to the sellers. Cooperation between City Government and organizers and sellers to maintain the environmental orderliness in Klewer Market is expected to implement the arrangement of Yard Sellers in Klewer Market of Surakarta corresponding to the arrangement program. The yard seller arrangement policy in Klewer Market of Surakarta referring to the good application of cooperation can realize better the performance of Surakarta City Government, in this case Trade Service of Surakarta City.Keywords: management and arrangement, environmental orderliness understanding, Klewer Market’s Street Sellers

Sartono J.S, Sutoyo &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kabupaten Wonogiri merupakan daerah yang didominasi oleh kawasan pertanian. Praktik pertanian yang ramah lingkungan dengan pencemaran yang minimal atau dikenal dengan istilah pertanian organik, dalam kurun waktu sepuluh tahun belakangan menjadi perhatian tersendiri. Faktanya, praktik pertanian organik dilapang masih banyak menemukan kendala, antara lain mahalnya harga pupuk organik sehingga petani masih enggan beralih dari pupuk kimia. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini ialah pemberian pemahaman serta pelatihan pembuatan pupuk organik yang berasal dari bahan baku yang mudah didapatkan yaitu limbah sayuran. Bahan baku limbah sayuran yang didapatkan dari pasar Manyaran diolah dan difermentasi menjadi pupuk. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ialah para anggota kelompok tani Sidorukun Desa Batusari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri dapat memproduksi pupuk organik cair secara mandiri, dan menggunakan produk tersebut dalam budidaya tanaman pertanian. Pengenalan teknologi pembuatan pupuk cair organik ini dapat mendorong semangat para petani dalam menerapkan sistem pertanian organik yang dimuali dari input budidaya tanaman yaitu pupuk.Kata kunci: Pupuk cair, limbah sayuran, pertanian organik.

Wahyudi, Amin

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Yayasan Li Ulil Albab is one of the foundations in Karanganyar Regency that keep growing and contribute in educating the nation's life as well as building the character of the next generation of intelligent, religious by managing. To be able to carry out this noble task, it is necessary to continuously improve the work ethic of teachers and employees as an important element in improving the quality and achievement of school. Based on these considerations, lectures, counseling and various activities for coaching in order to improve the work ethic of teachers and employees is important to do. This event is attended by 46 Teachers and School Workers under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar. The purpose of this activity is that the work ethic of teachers and employees of schools under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar can be improved, and maintained, so that teachers and employees will be motivated in working, discipline, always positively to the task and work and able to build good cooperation with fellow teachers and employees to realize the process of learning and teaching is good and able to produce graduates qualified and character. This activity is expected to provide benefits to various stakeholders of the school under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, namely: First, for teachers and employees, this activity is useful to provide enlightenment and motivation so that it will increase the work ethic in carrying out its duties. Second, for the students, this activity will provide indirect benefits to the students, because with the work ethic of teachers and employees of high students will get a better service of teaching and learning process. Third, for the Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar, this activity will provide indirect benefits on improving the quality of the institution because it is supported by teachers and employees who have a good work ethic. The result of this coaching activity is the increasing work ethic of teachers and school employees under Yayasan Li Ulil Albab Karanganyar with an indicator of increasing morale, and discipline of teachers and employees in teaching and providing services to students that impact on student's learning achievement.Keywords: work ethic, teacher discipline, service to students

Alwi Suddin, Yohanes Djoko Suseno &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Masyarakat kita cenderung hudup dalam budaya bekerja yang cenderung mencari aman atau menghendaki adanya Social Harmony. Hal ini sangat bertentangan dengan budaya dari kewirausahaan yang mengandung nilai-nilai seperti pantang menyerah ,berani mengambil re4siko, krersatif dan inovatif (Debbie Liao and Philip Semen, 2004) Industri kecil perumahan seperti makanan, mainan, kerajinan batik ini suadah turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Jejaring/ kelompok usaha kecil) di Sukowati Kabupaten Sragen.Metode pendekatan yang dilakukan untuk mengetahui permasalahan dari kelompok usaha kecil adalah dengan memberikan solusi nilai alternative meliputi: difokuskan bekal apa yang harus disiapkan peserta penyu;uhan/pendampingan tersebut benar-benar dilaksanakan, Mengadakan penyuluhan sistem pemasaran dan promosi serta solusi serta distribusi dan keuangannya.,memberikan solusi kepada peserta penyuluhan agar selalu mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha yang professional. Rencana target dengan kondisi secara umum sebetulnya masih banyak potensi yang masih membutuhkan uluran tangan untuk meningkatkan keberadaan kelompok usaha kecil yang tergabung dalam kelompok menjadi pertimbangan kami supaya mampu mengelola usaha dengan baik dan menguntungkan. Capaian Target hasil dari program pengabdian pada masyarakat akan dimasukkan dalam jurnal Fakultas Ekonomi.Kata kunci: strategi pemasaran, jiwa kewirausahaan, usaha kecil.

A. Roedy Koesdyantho, Lydia Ersta Kusumaningtyas &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The title of this devotion is "Tutoring to overcome learning difficulties" the guidance of learning is part of the guidance and counseling that has the purpose of guiding the child in order to achieve optimum learning achievement (according to his ability), especially for children who have learning difficulties or those whose value is ugly even though the IQ is not low. Parents and teachers are expected to be mentors for children who like it. However, not all parents and teachers can become mentors to children who are having difficulty learning it well. They need to know what they can do to overcome / guide the child in order to perform optimally. To overcome this it is necessary to have additional knowledge and understanding of learning guidance. The target audience in this devotion program is Non-Productive Society of teachers and parents of kindergarten Lakshmi 7 Surakarta. They need to be given additional knowledge because the kindergarten teacher Lakshmi 7 does not have S1 background but Lakshmi 7 kindergarten teacher only from SMK, so the knowledge about guidance and counseling that should be given to the child is not found in school and not understood at all. so also with the parents of students who only average background of high school graduates they also understand the Guidance and Counseling that should be given also for Children. So that both at school and home children do not get guidance as it should be. While the method used in this devotion is Lecture / counseling and discussion and training. In this case, counseling is deemed best suited to increase their knowledge and understanding of counseling and guidance for children. As the evaluation is used questionnaires and discussions to explore their implementation in the field after counseling. The results of this dedication of parents and teachers to understand the importance of tutoring for children overcome learning difficulties. While the results of training as a guide in learning obtained 77.8% (21 Parents and teachers) can carry out its role as a mentor learning for children. So it can be concluded that the implementation of the devotion of learning guidance to overcome learning difficulties in parents and teachers Kindergarten Lakshmi 7 Turisari Surakarta successful. This can be evidenced from the results of the training that was attended by 27 people already able to be a mentor of 21 people.Keywords: Counseling, Guidance learn to overcome learning difficulties, teachers and parents.

Sri Suryanti, Hera Heru

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The purpose of community service activities with the theme of Information Service on Reproductive Health in Young Women Aisyiah I orphanage member West City Banjarsari Solo is to provide knowledge about reproductive health in young women members of Putri Aisyiah I West Kota, Banjarsari, Solo in order to take care of themselves and prepare self as a prospective mother.The target of this community service activity is the realization of the guidance to maintain the health of femininity that can be used by young women members of Orphanage Princess Aisyiah I West Town, Banjarsari, Solo. So that helps the achievement of the goal effectively and efficiently is able to maintain the health of her feminine in a preventive and correct so that become healthy citizens.This community service is implemented by applying Brenstorming method, Lecture method, Question answer method, and Exercise method to make the material easy to receive and practiced completely by the members. Information service is conducted for one month with frequency of exercise once a week, place of execution at Princess Orphanage Aisyiah I Solo. Through this activity the members have knowledge about reproduction health, so as to strengthen the self-adolescent girls who entered the orphanage and finally the young women become members of a strong and productive society.Keywords: Information services, reproductive health.

Triastity, Rahayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Community Services Program aims in order so that SME have the ability to Community services program aims in order so that SMES have the entrepreneurial spirit so that there is continuity of effort, which could ultimately increase revenue. Target audience this community service activities is SME Birdcage in Village of Banyuanyar sub-district of Banjarsari town of Surakarta. Extension methods include lectures, discussions, question and answer. Activity plan extension done 2 times, the first meeting of a talk foster entrepreneurial soul, second meeting: improving the skills of the production. The outer of this activity are: 1) the SME has the spirit of entrepreneurship. 2) SME have the skills to make bird cage. The transfer of science and technology held it aims so that SME have a spirit of entrepreneurship and have skills in making bird cage.Key words: entrepreneurial spirit, production skills, SME