Publication Search

70,604 articles from 612 journals · 1,760 citations tracked

Showing 461-480 of 514

Analytics

Rahmad Purwanto Widiyastomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian  ini  mendekripsikan tentang  penjabaran  dan  konsistensi  kebijakan  antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah untuk menyelesaikan permasalahan tentang kesejahteraan lanjut usia.  Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia sebagai batu penjuru kebijakan bagi daerah dan implementasinya di Kota Surakarta.  Pemerintah  Kota  Surakarta  berkomitmen  mewujudkan  lanjut  usia (dalam Bahasa   Jawa   disebut   Adi   Yuswo)   sebagai   aset   dan   potensi pembangunan   tetap kesejahteraan. Komitmen tersebut diwujudkan dalam regulasi kebijakan, kelembagaan, pemberdayaan dan partisipasi pemangku kepentingan pada umumnya. Penelitian ini menggunakan      data      sekunder,      menggambarkan      penjabaran      regulasi      dan pelaksanaan   program kesejahteraan lansia di Kota Surakarta. Peningkatan kesejahteraan lansia  merupakan  kerja  bersma perangkat  daerah  secara  lintas  perangkat  daaerah, menguatkan wadah lembaga dan partisipasi masyarakat di tingkat lokal.

Sitoresmi, Ulupi; Sumardiono, Sumardiono

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This community service was conducted for Karang Taruna, a youth organnization, at Perum Graha Kencana RT 01 RW 27 Kadipiro Surakarta. The focus was a training of using Rosetta Stone and Google Translation to improve English skills. The materials were delivered using three phases namely presentation, practise, and production. The training was beneficial for the participants specifically to improve their listening, speaking, reading, and writing skills as well as translation. Having adequate understanding of using Rosetta Stone and Google Translation, the participants were able to develop their English especially when completing school assignments.Keywords: Rosetta Stone, Google TranslationÂ

Sari, Alfonsa Maria; Betri, Tigus Juni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

E Learning atau pembelajaran elektronik adalah konsep pembelajaran yang menggunakan media elektronik. Dewasa ini hampir semua lembaga pendidikan menggunakan perangkat pembelajaran elektronik dalam kegiatan belajar mengajar setiap harinya. Akan tetapi masih ada lembaga yang belum menerapkannya dikarenakan beberapa macam hal.            Madrasah Tsanawiyah Negeri Waru Sukoharjo sebagai mitra kami dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam kesehariannya telah memiliki perangkat  pembelajaran elektronik akan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tidak sesuainya perangkat tersebut dengan kebutuhan dalmam belajar mengajar di sekolah.            Dengan kegiatan pengabdian ini diharapakan dapat menjadi alternatif baru bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran elektronik menggunakan perangkat pembelajaran elektronik yang sebelumnya digunakan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kegiatan presentasi berupa sosialisasi perangkat pembelajaran dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada siswa mengenai perangkat lunak yang ditawarkan ini.

Edipeni Pramusinto; Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Upacara adat tradisional Sekaten merupakan salah satu bentuk peninggalan kebudayaan Jawa yang dapat dijadikan atraksi wisata budaya yang potensial dan diharapkan memberikan pengaruh yang besar bagi pengembangan & pembangunan Kepariwisataan Daerah bahkan Nasional. Implikasi tersebut dapat kita lihat pada penelitian ini yang mempunyai tujuan untuk mengetahui keterkaitan antara upacara adat tradisional Sekaten dengan pengembangan di Kodya Surakarta di samping itu juga untuk mengetahui unsur-unsur yang terkandung dalam upacara adat tradisional Sekaten serta letak nilai-nilai budaya yang harus dilestarikan. Keterkaitan antara upacara adat tradisional Sekaten dengan perkembangan kepariwisataan di Kodya Surakarta terlihat pada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan lebih mengarah pada bentuk-bentuk atraksi pariwisata yang ternyata mampu mengundang banyak wisatawan untuk datang, tidak hanya wisatawan nusantara/domestik, melainkan juga wisatawan mancanegara. Realita ini apabila dilestarikan dan dikembangkan secara kontinu akan berdampak positif terhadap pengembangan dan pembangunan kepariwisataan daerah bahkan nasional, karena dari penyelenggaraan upacara adat tradisional Sekatenakan muncul komponen-komponen kebutuhan wisatawan yang lain, seperti: akomodasi, makan, minum, transportasi dan jasa penunjang lainnya. Dalam kaitan ini suksesnya kegiatan Sekaten tergantung pada unsur yang terlibat, yakni :pemerintah, swasta dan masyarakat dan keterlibatan tersebut harus bersifat saling mendukung dan menguntungkan. Bermuara dari uraian tersebut di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa upacara-upacara adat tradisional yang hidup pada masyarakat kita, seperti halnya: Sekaten, dapat memberikan sumbangan bagi pengembangan dan pembangunan kepariwisataan di tanah air.

Y. Setyohadi Pratomo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Permasalahan ketenagakerjaan di Kota Surakarta tingginya angka pengangguran. Upaya yang harus dilakukan untuk menurunkan pengangguran salah satunya adalah peningkatan daya saing agar penduduk angkatan kerja di Kota Surakarta memiliki kesempatan kerja. Tujuan penelitian adalah menggambarkan kondisi ketenaga kerjaan di Kota Surakarta, menggambarkan permasalahan ketenaga kerjaan dan merumuskan   strategi, arah kebijakan peningkatan daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Tipe penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah Daya saing tenaga kerja di Kota Surakarta kurang karena banyak tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikasi. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) masi belum terwujud sehingga terjadi penumpukan lulusan SMK yang tidak terserap. Semangat juang Tenaga kerja di Kota Surakarta kurang tinggi untuk memenuhi lowongan pekerjaan di berbagai tempat di Indonesia bahkan di Luar Negeri. Rekomendasi penelitian ini adalah Meningkatkan ketrampilan pencari kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan memberikan   atau mengupayakan sertifikasi keahlian pada tenaga kerja. Link and match pendidikan kejuruan (SMK) harus ditingkatkan agar lulusan sekolah kejuruan segera dapat terserap oleh pasar tenaga kerja.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Smart City bukan hanya tren untuk kota-kota besar, tetapi kebutuhan akan layanan publik yang cepat, murah, aman, dan dapat dipercaya. Tujuannya adalah untuk menganalisis pemerintahan pintar berbasis teknologi informasi sebagai implikasi dari smart city Kota Surakarta. Penelitian ini menggambarkan  bagaimana pemerintah daerah dapat mengimplementasikan empat komponen dalam smart city yaitu: (1) government of a smart city, (2) smart decision-making, (3) smart administration and (4) smart urban collaboration. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemerintah daerah telah menyediakan instrumen untuk keberhasilan infrastruktur kota pintar, sumber daya manusia, dan peraturan, tetapi dalam hal sumber daya manusia dan fasilitas infrastruktur belum optimal seperti yang diharapkan; (2) Respons publik terhadap pemerintahan cerdas tidak optimal, tetapi kelas menengah memiliki kemampuan untuk menggunakan dan berpartisipasi dalam pemerintahan cerdas; (3) Ada 16 Perangkat Daerah yang telah menyediakan layanan publik berbasis TI dengan berbagai bentuk layanan; (4) Permintaan akan layanan berbasis TI telah meningkat tajam dari sebelumnya sebagaimana dibuktikan oleh nilai SKM yang cukup baik dan (5) mayoritas aksesibilitas publik ke layanan publik rendah karena kerentanan ekonomi, sosial, usia dan keterjangkauan harga.

Rosidah, Nurul; Sugiaryo, Sugiaryo; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan  yang  ingin  di capai  pada penelitian  ini  adalah untuk meningkatkan keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran materi PKn sub pokok bahasan Integrasi Bangsa dan Kebhinekaan  melalui penerapan model pembelajaran model Problem Based Learning pada Siswa Kelas X Ps-2 Semester Genap Tahun Ajaran 2018/2019 SMKN 7  Surakarta.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tindakan Kelas (PTK), data pada penelitian ini berupa data tentang prestasi belajar PKn yaitu hasil ulangan dan tes dalam materi sub pokok bahasan Integrasi Bangsa dan Kebhinekaan pada mata pelajaran PKn, dan data tentang penerapan Metoda Pembelajaran Problem Base Learning.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif komparatif dan analisis kritis. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa prestasi belajar siswa meningkat, yaitu pada kondisi awal dari 36 siswa terdapat 21 siswa  yang dinyatakan tuntas (58%) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 15 siswa (42% ) dengan rata-rata kelas sebesar 61,73.  Pada siklus I siswa yang tuntas sebanyak 27 siswa (75 %) dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 siswa (25 %) dengan nilai rata-rata kelas yaitu 68,15. Pada siklus II semua siswa dinyatakan tuntas semua (100%) dengan rata-rata kelas sebesar 76,88.Kata kunci: Metode pembelajaran, Problem Based Learning, Prestasi belajar, PKn ABSTRACTThe aims of the study was: this Classroom Action Research (CAR) was to improve the success of students in learning civic education sub-subject Integrasi bangsa dan Kebinekaan through implementation of Problem-based learning to the students of class X Ps 2 in even semester of 2018/2019 Academic year SMKN 7 Surakarta. The method used in this research was Classroom action research (CAR), the data were learning outcomes of students in Civic education, such as result of exam and test of material sub-subject Integrasi Bangsa dan Kebinekaan in civic education, and data of Problem-based learning implementation. The technique of collecting data were observation and test. The technique of analysis data were descriptive comparative and critical analysis technique. Based on data analysis, it is obtained that students' learning outcomes were improved, that was in   initial condition from 36 students there are 21 students who are stated as completed (58%) and students who weren't completed consist of 15 students (42%) with class average score 61,73. in the cycle 1 students who were passed consist of 27 students (75%) and students who are not passed 9 students (25%) with class average score 68,15. in the cycle II all students were stated as all completed (100%) with class average score 76,88. Â

Hartini, Sri; Sri Suryanti, Hera Heru

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa percaya diri para remaja putri di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Barat Surakarta. Rasa Percaya Diri diawali dengan adanya konsep diri dan akan mempengaruhi rasa harga diri seseorang. Kosep Diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini dapat bersifat social, psikologis dan fisis. Selanjutnya Rasa Percaya Diri adalah kepercayaan  terhadap kemampuan diri sendiri. Sedangkan Rasa Hatga Diri adalah rasa seberapa berharga diri sendiri dalam lingkungannya. Untuk itulah sangat penting membangun Rasa Percaya Diri di kalangan remaja putri Panti Aauhan Aisyiah yang secara social-ekonomi sangat bergantung kepada kedermawanan sesama manusia, agar perkembangan mereka dapat optimal dan terbebas dari rasa rendah diri (minder). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan ,Konseling Kelompok, Simulasi dan Pendampingan. Dari kegiatan tersebut dapat diperoleh informasi adanya keberanian mengemukakan pendapat tentang pemilihan studi lanjut dan kekhawatiran tentang pembeayaannya. Selanjutnya kekhawatiran tersebut dapat dihilangkan oleh para remaja putri setelah diberikan informasi adanya berbagai jenis beasiswa yang disediakan oleh universitas Slamet Riyadi dan pentingnya pe.ngembangan diri untuk menggapai cita-cita.

Harini, Setyasih; Widhiyoga, Ganjar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Female teachers of SMK Negeri 4 Surakarta have not been able to fill sustainable development, especially in increasing their professionalism in making scientific work. This work is very important in addition to measuring the success of learning as well as to improve the analytical skills of teachers in dealing with problems in the classroom. The problems faced by partners are: (1) lack of understanding and insight into the importance of other libraries that can be used to add teaching material in the teaching and learning process; (2) female teachers are not yet motivated to arrange scientific work as demands that must be met as professionals; (3) not many female teachers take advantage of opportunities and opportunities to develop themselves and increase their creativity as educators to support sustainable development practices; (4) there are still teachers who have not utilized the existence of mass media as partners that can be used to accommodate scientific work to meet the requirements as certified teachers. The targets of the Community Service are as follows: (1) socializing the importance of scientific work as a manifestation of professionalism; (2) holding a meeting to increase the motivation of female teachers in making work of innovation and creativity in order to improve the learning process; (3) provide training in the formulation of opinions based on scientific articles to be uploaded to online mass media. Outputs that can be given through community service are as follows: (1) report on the results of service; (2) making articles for scientific publications that are submitted to the journal of the results of the service; (3) submitting articles to mass media. The method of implementation is through socialization, training, mentoring and motivation. The results of the implementation of the activity showed the enthusiasm and great interest of the female teachers in the socialization and training of the preparation of scientific publications including articles produced to be published in print and online mass media.

kusumaningtyas, lydia ersta; Koesdyantho, A. Roedy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan,  melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,         Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi  untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.            Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut  77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%)  diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan

Wicaksono, Anggit Grahito; Jumanto, Jumanto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.

Widhiyoga, Setyasih Harini &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Seorang guru profesional saat ini tidak hanya ditentukan oleh tingginya pencapaian secara akademik namun juga kemampuan dalam membuat kreatifitas dan karya inovasi yang mendukung proses pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi oleh guru yang ada di SMK Negeri 4 Surakarta terutama yang perempuan adalah: (1) kurangnya wawasan dari guru-guru perempuan mengenai pentingnya penyusunan publikasi ilmiah sebagai prasyarat untuk meningkatkan kepangkatan (jabatan fungsional); (2) kurangnya kemampuan beberapa guru perempuan dalam penyusunan karya ilmiah; (3) guru masih lemah dalam menyusun artikel ilmiah populer yang dapat dipublikasikan melalui media massa cetak ataupun online. Target dari pelaksanaan Pengabdian Pada Masyarakarat ini adalah sebagai berikut: (1) Melakukan sosialisasi tentang karya ilmiah berdasarkan pada riset yang diwujudkan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK); (2) Melakukan sosialisasi tentang jurnal sebagai bentuk publikasi ilmiah yang bisa digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan profesionalisme; (3) Peningkatan motivasi dalam membuat karya inovasi dan kreativitas guna memperbaiki proses pembelajaran agar lebih menarik bagi para siswa; (4) Meningkatkan kemampuan para guru melalui pelatihan publikasi ilmiah; (5) Memberikan pelatihan penyusunan opini berdasarkan artikel ilmiah untuk diunggah ke media massa online. Luaran yang dapat diberikan melalui pengabdian pada masyarakat ini adalah sebagai berikut: (1) pembuatan laporan hasil pengabdian; (2) pembuatan artikel untuk publikasi ilmiah yang dimasukkan ke dalam jurnal hasil pengabdian; (3) memasukkan artikel dalam bentuk opini ke media massa online. Metode pelaksanaannya adalah melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan motivasi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan antusias dan minat besar dari para guru perempuan terhadap sosialisasi dan pelatihan penyusunan publikasi ilmiah yang bersumber dari riset termasuk artikel yang dihasilkan untuk dimuat di media massa cetak dan online.Kata kunci: guru, profesional, pembangunan, publikasi ilmiah

Hapsari, Alfonsa Maria Sofia; Srianto, Srianto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Proses pembelajaran merupakan suatu rangkaian sistem dimana didalamnya terdapat beberapa komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Proses pembelajaran akan lebih optimal jika dapat memanfaatkan media yang ada di sekitar kita. Penggunaan media dalam proses pembelajaran diharapkan dapat membantu guru agar lebih mudah dalam mengajarkan materi kepada para siswa. Oleh karena diadakan pelatihan pembuatan modul bagi guru-guru SMKN 4 Surakarta yang bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan tentang konsep dasar, teori dan prinsip mengenai penulisan modul, meningkatkan keterampilan peserta pelatihan dalam menulis modul dan meningkatkan motivasi peserta pelatihan untuk menulis modul. Target dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 50 % guru mampu membuat modul dan luarannya adalah terealisasinya rencana kegiatan pengabdian masyarakat yaitu memberikan keterampilan penguasaan pembuatan modul oleh guru SMKN 4 Surakarta

Yulandari, Ariefah; Hariyanti, Widi; Harjito, Yunus

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Meningkatkan suatu nilai jual memiliki proses yang panjang. Berbagai metodedapat digunakan. Pemilihan metode yang tepatlah yang dapat membuat sebuah produk barudan barang bekas menjadi lebih bernilai bahkan memiliki harga jual yang tinggi. Ini adalahproses yang dapat meningkatkan nilai kegiatan pelatihan kewirausahaan menuju ke tingkatperkembangan inovasi yang tinggi.Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi mitra adalah keinginanyang kuat dari mitra dalam pelatihan untuk berwirausaha akan tetapi rendahnya dalampengetahuan untuk memberikan nilai tambah pada produk baru dan barang bekas rumahtangga yang dapat dijual dengan harga yang bersaing. Pengabdian masyarakat telahdilakukan dengan khalayak sasaran warga Gambirsari RW 03, Kelurahan Kadipiro,Kecamatan Banjarsari, Surakarta, dengan memberikan pengetahuan berupa pelatihandalam bentuk meningkatkan produk barang baru dan barang bekas agar memiliki nilai jualyang cukup tinggi dengan metode decoupage ini membuahkan hasil yang membuat mitraingin lebih mengembangkan pelatihan tersebut menjadi suatu usaha dalam menambahpendapatan keluarga dan menyelesaikan masalah sampah anorganik keluarga.Kata kunci : Nilai tambah, decoupage, kerajinan, kewirausahaan.

Gunawan, lucia Sincu; Wiryosoendjoyo, Kartinah; Sari, Dwi Nur Indah; KARSANTO, NARINDRO

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

The quality of public health needs to be improved through pap smear education and examination. This service activity was motivated by a lack of knowledge of cervical cancer and the willingness of residents to do pap smear examinations. The purpose of this service is to increase knowledge of cervical cancer, how to early detection and conduct pap smear examinations. This service is carried out in the form of education about cervical cancer and pap smear examination, reading of result and recommendation for prevent of cervical cancer.  This service was carried out for 2 meetings, which were attended by 20 womenin RW 04, Mojosongo, Surakarta. The results of this service can increase the knowledge about cervical cancer and its detection. The results of pap smear tests from 20 women were declared negative for cervical cancer.

Ningsih, dwi -; Handayani, Sri Rejeki; Rahmawati, Ismi -; Ekowati, Dewi -; Purwaningsih, Desi -

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Balm, a pharmaceutical product that is no stranger to the community, therefore, this product is one of the most potential commodities developed into a home industry that can improve the economy of the community. relatively simple balm formulation and easy in material, is very possible to be applied in the community. This article is a form of publication of community service that has been carried out on Tuesday, February 6, 2018,at RW XXII Bibis Luhur Kel. Nusukan Kec. Banjarsari Surakarta Central Java. This community service is entitled "training of sticks from herbal and pioneering industry as a home industry" which aims to provide understanding and skill through counseling, training, and application of herbal balsam in the form of sticks, and utilization in health by empowering natural resources optimally, produce new products, besides can be made for self-use, sticks balm is a product that is very much needed by the community, so it is possible to develop its production in the scale of home industry to improve the economy of the community.

Machmuddah, Zaky; Utomo, St. Dwiarso; Setiawanta, Yulita

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The aim of the research is to find an empirical evidence concerning the implementation of customer perspective of Balanced Scorecard (BSC) in Assalaam Islamic Modern Boarding School Surakarta (AIMBS Surakarta). It is a case study research. Qualitative research design is conducted using semi-structured interviews with 27 members from different stakeholders. Research findings showed that customer perspective of BSC and attributes in strategy map of BSC have been implemented well in AIMBS Surakarta. Besides, the research found supporting factor of implementation of customer perspective of BSC in AIMBS Surakarta, namely: strong commitment from management to adjust the change. The limitation of the research is that the research findings can not be generalized. For future research, it is suggested that the researcher will add the numbers of research object so that the generalization of the research findings can be achieved. Thus, it will give clearer description about implementation of customers perpective of BSC in Islamic boarding schools

Anita Trisiana, Feri Agus Nugroho, Sugiaryo &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaranPendidikan Kewarganegaraan di SMP Negeri 26 Surakarta. 2) Untuk mengetahui faktorapa saja yang dapat mendukung dan menghambat siswa dalam meningkatkan keterampilankewarganegaraan pada Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Untuk mengetahui upayamengatasi hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran PendidikanKewarganegaraan dalam meningkatkan keterampilan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber datamenggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah guru PendidikanKewarganegaran, kepala sekolah dan siswa, untuk memperoleh data mengenai pendidikankewarganegaraan dalam penguatan keterampilaan kewarganegaraan di SMP Negeri 26Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dandokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode.Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitiandiperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraandi SMP Negeri 26 Surakarta tahun pelajaran 2018/2019 dilaksanakan dengan gurumenyusun perangkat pembelajaran, baik berupa silabus, RPP dan lembar penilaian siswa,selanjutnya guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan berbagaimetode pembelajaran, misalnya ceramah bervariasikan tanya jawab, diskusi dan resitasi(penugasan). 2) Faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran Pelajaran Kewarganegaraanguna membentuk keterampilan kewarganegaraan yaitu adanya dukungan dari kepalasekolah yang mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan sekolah serta kompetensiguru PKn dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Sedangkan faktor yang menghambatsiswa dalam mengikuti Mata Pelajaran Kewarganegaraan yaitu terlalu banyak materi yangharus dikuasai oleh siswa, materi Pendidikan Kewarganegaraan terkesan overload,tumpang tindih, begitu banyak hal yang harus diajarkan dan dihafalkan oleh siswa,sehingga membebani siswa, keterbatasan metode dan media pembelajaran, latar belakangsiswa yang beraneka ragam, keterbatasan waktu dalam mengajar, kurangnya minat siswaterhadap pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. 3) Upaya mengatasi hambatantersebut adalah setiap pertemuan diberikan informasi terbaru terkait persoalan yang sedangterjadi untuk menarik perhatian siswa agar lebih fokus dalam pembelajaran, menerapkanpembelajaran yang sifatnya non-akademik atau ekstrakulikuler seperti lewat kegiatanupacara, kegiatan kepramukaan, serta pemberian motivasi di setiap kegiatan pembelajaranguna menumbuhkan semangat dan minat siswa terhadap pembelajaran PendidikanKewarganegaraan.Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Keterampilan Kewarganegaraan

Agustyarum Pradiska Budi; Arifah Damayanti; Zahra Kirana Firdausi; Wella Niki Putri; Pingki Nofita

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

The WISN and ABK-Kes methods can be used to calculate the workload and staff requirements in the medical record unit. Medical record workers often catch several jobs without calculating the workload, so they feel a high workload. The purpose of this research is to analyze the need for medical personnel using the WISN and ABK-Kes methods. This study uses a type of qualitative research with a descriptive research design. The population in this study were all medical record officers. With eight medical record officers as samples. The results showed that based on calculations using the WISN and ABK-Kes methods, ten medical record officers were needed. So the proposed solution is to add expert medical record officers who are competent in their fields according to the calculation of the need for medical personnel according to the ABK-Kes method. This makes the medical record unit more reliable and ideal, because it is in accordance with PMK No. 33 of 2015 the addition of SDMK.    

Siti Supeni, Tri Budiarsih &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan model Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui metode Think-Pair-Share(TPS) dalam pembelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsional pemerintah pusatdan daerah pada siswa kelas X IPS 1 di SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2017 / 2018.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Surakarta. Subjek dalam penelitian iniadalah siswa kelas X IPS 1 yang berjumlah 26 siswa. Penelitian ini adalah PenelitianTindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapyaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi. Teknik analisis data yangdigunakan adalah deskriptif kritis komparatif. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, angket, tes, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan hasil tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100% dengannilai rata-rata 84,538 dan hasil tindakan siklus II diperoleh ketuntasan belajar sebesar 100%dengan nilai rata-rata 93,5. Berdasarkan penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwapenerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan kemampuanberfikir kritis siswa mata pelajaran PPKn materi hubungan struktural dan fungsionalpemerintah pusat dan daerah pada siswa kelas X IPS 1.Kata kunci : Berpikir Kritis, Metode Think Pair Share (TPS).