Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 4421-4440 of 4,877

Analytics

Wowor, Hana Aviela Fedria; Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efetktif atau tidakkah komunikasi dalam perkuliahan online pada mahasiswa Manokwari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa di Manokwari. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling jenis purposive sampling yang mana sampel yang dicari adalah mahasiswa di Manokwari yang sedang menjalani perkuliahan secara daring atau online. Pengumpulan data yang dilakukan berupa survei dengan cara membagikan kuesioner berisi pertanyaan dengan skala Likert. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS, disajikan dalam bentuk tabel dan diagram, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi dalam perkuliahan online mahasiswa Manokwari berjalan cukup efektif dan perkuliahan online berjalan dengan baik. Dalam kelancaran proses belajar online perlu adanya metode yang menarik, jadwal tetap, memiliki bahan belajar, ada ruang diskusi, dan tugas. Komunikasi yang efektif juga menjadi pendukung jalannya proses belajar yang lancar. Efektivitas komunikasi dinilai dari proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran oleh dosen dan pemahaman mahasiswa, serta adanya interaksi yang baik, seperti tanya-jawab atau diskusi antara dosen dan mahasiswa.

Supena, Asep; Iskandar, Rossi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana layanan pendidikan inklusi anak berkebutuhan khsuus tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Anak tunarungu memiliki hambatan dalam pendengaran akibatnya tunarungu kesulitan dalam berbicara. Anak tunarungu memaksimalkan indera penglihatannya sebagai jalan penyempurna dari kurangnya indera pendengaran. Mereka memiliki gerakan mata yang cepat, agak beringas. Sisa pendengaran anak tuna rungu dapat dilatih dengan latihan Bina Persepsi Bunyi dan Irama, anak tuna rungu juga dapat melatih otot-otot berbicaranya sehingga dapat berkomunikasi seperti anak normal lainnya. Pengembangan komunikasi persepsi bunyi dan irama merupakan program khusus yang dilakukan sekolah SLBN Ciamis untuk melatih kemampuan anak tunarungu di sekolah. Namun pada saat pandemic covid-19 orang tua menjadi pendamping khusus sekaligus sebagai guru selama dirumah untuk melatih berbicara anaknya menggunakan bahasa sehari hari selain dibantu melalui alat bantu mendengar yang dipandu oleh guru nya. 

Winarti, Puji

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar mahasiswa PGSD UNDARIS dalam perkuliahan konsep dasar IPA Fisika secara daring, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar tersebut. Subjek penelitian adalah 16 mahasiswa PGSD UNDARIS semester genap tahun akademik 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada tahap identifikasi kesulitan belajar mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata kesulitan belajar mahasiswa untuk seluruh indikator capaian adalah sebesar 60,90 %. Jika di lihat dari karakteristik indikator capaian yang mahasiswa memiliki tingkat kesulitan dengan prosentasi tinggi adalah capaian indikator yang membutuhkan percobaan/ pengalaman langsung dalam proses pembelajaran. Kemudian faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar konsep dasar IPA Fisika yang dialami mahasiswa PGSD Undaris adalah faktor internal berupa faktor motivasi dari dalam diri mahasiswa serta faktor eksternal yaitu suasana rumah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, faktor penyajian perkuliahan oleh dosen,faktor ketersediaan sarana dan prasarana penunjang serta karakteristik materi perkuliahan. Selanjutnya upaya dosen untuk mengatasi kesulitan mahasiswa adalah membangkitkan motivasi mahasiswa dengan penyajian perkuliahan yang dinilai menarik dan mengganti bahan dan alat praktikum dengan alat dan bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar mahasiswa.

Ivien Aryo Puspita Wardani; Sumarwanto; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Indonesia mempunyai kebudayaan yang  berbeda dengan negara lain dan mempunyai kekhasannya tersendiri pada setiap daerahnya. Cirebon merupakan kota yang memiliki kondisi dan potensi seni budaya yang sangat beragam seperti, jenis obyek wisata, kesenian, maupun berbagai macam jenis hasil kerajinan. Tari Topeng adalah salah satu tarian tradisional yang berkembang diwilayah parahyangan. Selain sebagai media hiburan, tarian ini juga pernah dijadikan sebagai media komunikasi dakwah islam di Cirebon oleh Sunan Gung Jati. Pusat Seni Tari Topeng memiliki fungsi agar pelaku seni tari dapat mengembangkan dan melestarikan tari topeng Cirebon sekaligus mendukung sektor pariwisata yang berbasis wawasan ilmu pengetahuan tradisional daerah sehingga menghasilkan suatu rangkaian budaya yang bersifat positif dan kreatif. Pusat Seni Tari Topeng merupakan bangunan yang menjadi pusat dari berbagai macam kegiatan seni tari topeng yang berisi tempat latihan tari indoor dan outdoor serta tempat perlengkapan seni dan ruang pertunjukan seni tari topeng. Filosofi pendekatan bangunan ini menggunakan pendekatan nilai hiburan tradisional yang mengandung unsur-unsur dari aspek kehidupan. Sehingga harus membuat suatu tempat yang memiliki arti simbolik dan memiliki nilai Pendidikan dan menggunakan pendekatan Konsep Arsitekur Neo-Vernakular. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Alexander Candra; Isomudin Isomudin; Ida Bagus Dharmika; Yanah Sucintani; Oey Hannes Widjaya

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Thepurpose of the research testinghowmuch influence the interpersonal communicationon the learning outcomes of Buddhist Sunday School students in West Java.Test how much the influence of learning discipline on the learning out comes of Buddhist Sunday School students in West Java. Test how much influence the interpersonal communication and learning discipline together on the learning out comes of Buddhist Sunday School students in West Java.

Yustiana Dwirainaningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data yang diambil dalam penelitian ini yaitu, menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden untuk mencari data yang berhubungan dengan penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah purposive sampling Karena jumlah populasi yang terbatas yaitu sebanyak 98 responden, maka dalam penelitian ini semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Jadi dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 98 responden. Berdasarkan hasil uji validitas pada penelitian ini seluruh variabel yang meliputi variabel kepercayaan pada atasan (X1), gaya kepemimpinan islam (X2), kinerja SDM (Y1) dan lingkungan kerja (Y2) dinyatakan valid karena nilai Sig(2-tailed) < Alpha 0.005. Hasil pengujian hipotesa 1 mendapatkan bahwa variabel kepercayaan pada atasan ternyata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM. Bila melihat nilai sig variabel gaya kepemimpinan Islam mempunyai nilai sebesar 0.001 < 0.05 Yang ini berarti bahwa variabel gaya kepemimpinan islam berpengaruh terhadap kinerja SDM. Dari Tabel Anova diketahui bahwa nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari Alpa (0,05). Dari Tabel  Coefficients  diketahui bahwa t hitung untuk kepercayaan pada atasan adalah sebesar   3,623.   Dengan tingkat kesalahan   α= 0,05   dan n=98   diperoleh nilai t Tabel sebesar 1,660, maka berdasarkan hasil perhitungan ternyata t hitung > t Tabel maka Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak . Ditolaknya hipotesis nol menunjukkan bahwa pada tingkat keyakinan 95% terdapat pengaruh antara kepercayaan pada atasan terhadap gaya kepemimpinan.

Maya W. Pramesti; Dyah Kusumawati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemerintah memerlukan kemitraan untuk memenuhi tugas dan kewajiban dalam melaksanakan pelayanan publik, tak terkecuali pelayanan kesehatan. Kemitraan dengan Fasilitas Kesehatan Swasta merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam memenuhi  tugas  dan  kewajiban  melaksanakan  pelayanan  kesehatan  publik. Dalam urusan publik, penting menerapkan good governance, termasuk dalam kemitraan. Tujuan penelitian menganalisis penerapan good governance serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan teknis analisis data Miles dan Heberman serta uji trangulasi sumber digunakan untuk memverifikasi dan memvalidasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan good governance dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang telah dilaksanakan. Meski   demikian,   terdapat   beberapa   prinsip   good   governance   yang   belum terlaksana  secara  optimal,  diantaranya  daya  tanggap  (responsiveness), berorientasi konsensus (consensus orientation), dan berkeadilan / keseimbangan (equity). Faktor pendorong penerapan good governance adalah keterbukaan informasi dan transparasi, upaya saling memahami (mutual undestanding) dan saling menyesuaikan (mutual adjustment) serta komitmen kemitraan yang kuat dan mengikat. Faktor penghambatnya adalah perbedaan perspektif antar sektor dan tidak adanya konsesnsus dalam kemitraan.

M. Daeni; Husnul Rizqi

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampah merupakan persoalan yang kompleks. Pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak besar bagi produksi sampah. Produksi sampah tidak sebanding dengan pengelolaan sampah, dan  luas  lahan  yang  terbatas.  Kota  Semarang  mengelola  sampah  dengan  sistem  sanitary landfill yang  mampu menghasilkan   gas  metana  dari sisa sampah menghasilkan listrik  dan biogas.  Meskipun  sudah  menggunakan  sanitary  landfill  namun  masih  belum  mencukupi. Jumlah dan kualitas SDM, sarana prasarana pengelolaan sampah masih belum mencukupi. Pemerinath Kota Semarang telah pula melakukan pengaturan dengan menerbitkan Perda 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan khususnya pasal 17 Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian   ini  dilakukan   dengan   metote   deskriptif   kualitatif,   yang   pengumpulan   datanya dilakukan dengan observasi, dan wawancara mendalam didukung data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa   Pemerintah Kota Semarang sudah melaksanakan amanat sebagaimana pasal 17, namun belum optimal, karena produksi sampah yang terus bertambah, belum  sepenuhnya  didudkung  oleh  sarana  prasarana  yang  makin  baik,  kualitas  SDM  yang belum memenuhi dan partisipasi masyarakat yang rendah.

Indra Kertati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) merupakan dua ukuran yang selalu digunakan untuk menilai keberdayaan perempuan dan kontribusi pembangunan kepada perempuan. Ukuran dalam IPG adalah sama dengan IPM yang menunjukan dua indikator dampak dalam pembangunan ini memiliki kesetaraan yang harus diwujudkan bersama. Kajian ini bertujuan untuk mengurai perkembangan IPG dan IDG untuk mengetahui factor dominan yang mempengaruhi keberadaan IPG dan IDG. Hasil ananlisis secara keseluruhan pencapaian IPG dan IDG Kota Surakarta menunjukan posisi diatas capaian rata-rata Provinsi Jawa Tengah. Meskipun mengalami penurunan, beberapa indikator pembentuk IPG dan IDG menunjukan posisi yang lebih baik daripada posisi Jawa Tengah bahkan nasional. Pada indikator yang berkontribusi terhadap menurunnya posisi IPG dan IDG, selain dipengaruhi factor eksternal yaitu kebijakan pemerintah, aksesibilitas perempuan terhadapsumberdaya pembangunan, juga karena belenggu stereotype bahwa perempuan harus berada di ranah public, tidak dapat dielakan. Oleh karena diperlukan langkah-langkah affirmatif untuk mewujudkan pencapaian IPG dan IDg yang terus meningkat dari waktu ke waktu, melalui peningkatan capaian indikator pembentuk.

Munawar Noor; Jayus Jayus

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Pola Penyusunan Rencana RPJMD Provinsi Jawa Tengah, 2). Bagaimana pencapaian target RPJMD dan Renstra SKPD serta RKPD dan Renja SKPD di Provinsi Jawa Tengah. Lokus Penelitian pada 3 Instansi di ProvinsiJawa Tengah. yaitu Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan peristiwa sosial kemasyarakatan untuk mengungkapkan peristiwa-peristiwa riil di lapangan dan mengungkapkan nilai-nilai yang tersembunyi (hidden value), lebih peka terhadap informasi-informasi yang bersifat deskriptif dan berusaha mempertahankan keutuhan obyek yang diteliti. Metode pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi.pada Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga sebagai unit analisis yang dipilih secara purposive (sengaja). Kesimpulan hasil penelitian : postur RKPD  tahun 2016  untuk mencapai Visi dan Misi RPJMD 2013-1018 perlu diformulasikan ulang guna  menjaga keselarasan kebijakan RKPD dengan Kebijakan RPJMD Tahun 2013-2018, sehingga kegiatan pengendalian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RKPD sangat penting untuk dilakukan.

Aghus Jamaludin Kharis; Ary Dwi Anjarini; Aria Mulyapradana; Aria Elshifa

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penataan ruang kantor menjadi suatu kebutuhan dari perkantoran saat in, fungsi tata ruang kantor memberikan nilai tambah bagi kelangsungan dalam aktifitas perusahaan yang mampu menjadikan kinerja dan produktivitas yang dihasilkanpun akan sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. CV Andromeda Multi Sarana merupakan perusahaan baru dan berkembang dalam penanganan tata ruang kantor  masih tergolong sederhana  dan  terlihat masih banyak  yang harus  diperbaikin  serta kinerja karyawan yang belum optimal sehingga berdampak pada produktivitas kerja yang dihasilkan oleh karyawannya. Secara tidak langsung tujuan perusahaan belum dapat tercapai sesuai dengan keinginan perusahaan. Riset ini untuk mengetahui pengaruh penataan ruang kantor dan kinerja karyawan terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV Andromeda Multi Sarana. Riset ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji t dan f serta analisis regresi. Analisa di riset ini menggunakan program SPSS. Hasil riset ini yakni terdapat pengaruh antara tata letak kantor dengan produktivitas kerja karyawan sebesar t=3,841 dan sig. 0,000 dan ada pengaruh antara kinerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan sebesar t=3,507 dan sig. 0,001. Agar maksimal dalam produktivitas karyawan maka perusahaan perlu memperhatikan standar penempatan jumlah karyawan dengan luas ruang kerja dan kesesuaian jenis pekerjaan serta kerjasama dalam bekerja.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Rahmad Purwanto Widiyastomo; Rina Nuraini Selly

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pelaksanaan penelitian tentang Studi Kajian Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Daerah dengan mengambil    studi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kabupaten Bintan dimaksudkan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan  pemerintah daerah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten  Bintan  diketahui  capaian  kinerja  yang  cukup  baik,  kelembagaan  telah  ditetapkan  dan    penilaian mandiri telah dilakukan di Kabupaten Bintan.

Gunarto Gunarto; Harsoyo Harsoyo

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan pekerjaan sederhana, dan mudah. Meningkatnya kasus yang terus menerus setiap kasus adalah jawaban dari persoalan yang dihadapi oleh semua bangsa di dunia ini. KAbupaten Semarang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki persebaran kasus yang tinggi. Permasalahan yang ditemui atas meningkatnya kasus HIV/AIDS ini cukup beragam, baik dari factor internal maupun eksternal. Undang-undang Kesehatan telah memberikan rambu-rambu untuk upaya kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten Semarang telah melakukan upaya menterjemahkan secara spesifik dan operasional. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 3 Tahun 2010 adalah bukti upaya implementasi dalam pencegahan dan penaggulangan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkanupaya implementasi kebijakan public dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi telah berjalan dengan baik, namun belum optimal. FAktor-faktor yang mempengaruhi adalah  selain kondisi internal berkaitan dengan penelusuran kasus dan pembiayaan, yang paling dominan justru dari kondisi eksternal. Kondisi eksternal ini menyangkut kesadaran melaporakan kasus, kesadaran menggunakan kondom, persebaran yang sulit terdeteksi, juga termasuk penutupan lokalisasi dari berbagai daerah sekitar. Partisipasi ODHA juga menjadi factor yang harus mendapat perhatian dari pemerintah, pemerintah daerah dan LSM pendamping ODHA

Noviana Noviana; Munawar Noor

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi, faktor pendukung dan penghambat pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pendekatan kualitatif sebagai dasar unuk mendeskripsikan dan menganalisis pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung dan pendukung implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang secara umum relative baik berdasarkan analisis variabel komunikasi, sumber daya,disposisi, struktur birokrasi, Faktor  pendukung  kir  kendaraan  bermotor   diantaranya  kecukupan   SDM,  alat  uji  kendaraan. kendaraan operasional dan sistem pelayanan online (daring). Sedangkan faktor diantaranya kualitas SDM sekitar 20% berpendidikan Sd dan SMP dan berumur diatas 50 tahun sehingga kurang taktis dalam pelayanan, terbatasnya   sosialisasi ke masyarakat terkait sistem online (melalui e-KIR, serta BLU-e),  dan  juga  tidak  sebandingnya antara  jumlah  populasi  kendaraan yang  selalu  bertambah dengan SDM yang menangani kir kendaraan bermotor.

Setyawan, Syafiq Alan; Savira, Sarah; Sabrina, Tosca Inas; Khairunnisa, Fairuz; Suryanda, Ade +2 more

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi penuntun praktikum biologi pada materi ekosistem dan interaksi dalam ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Produk hasil pengembangan telah diuji melalui proses validasi yang dilakukan oleh dua orang ahli. Validator pertama merupakan lulusan S2 Pendidikan Biologi dan validator kedua merupakan Guru Biologi di Sekolah Menengah Atas Negeri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner validasi. Data penelitian berupa nilai validitas berdasarkan kriteria kevalidan. Terdapat 3 aspek yang dinilai, yaitu aspek kebahasaan, penyajian dan tampilan.Hasil dari validasi memperoleh kriteria kevalidan pada aspek kebahasaan sebesar 4,5 (sangat valid), aspek penyajian sebesar 4,2 (sangat valid) dan aspek tampilan sebesar 4,4 (sangat valid). Hasil validasi dari ketiga aspek tersebut menunjukkan bahwa pengembangan penuntun praktikum pada materi ekosistem dan interaksi di dalam ekosistem layak untuk digunakan.

Arini Novandalina; Titik Rianawati

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh kehandalan (X1) dan ketanggapan (X2), jaminan (X3), Kepedulian (X4), Bukti fisik (X5) terhadap Loyalitas nasabah pada KSP Artha Buwana Gembong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan RSU William Booth Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dan studi dokumentasi. Metode analsis data meenggunakan metode deskriptif dan metode kuantitaif yaitu dengan Analisis Regresi Linear Berganda yang digunakan untuk mengukur pengaruh persepsi nasabah mengenai kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah simpan pinjam di KSP Artha Buwana Gembong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5). secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong. Berdasarkan hasil uji signifikan secara parsial yang dominan mempengaruhi loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong adalah variabel kehandalan dengan nilai t-hitung lebih besar dari variabel yang lainya. Dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R Square (R2) sebesar 0,530 hal ini berarti 53,0% variabel kinerja dapat dijelaskan oleh variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5), sedangkan sisanya sebesar 47,0% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sebaiknya pihak ksp agar lebih memperhatikan variabel kehandalan dimana hal ini sangat berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas nasabah. Sebaiknya pihak HRD tidak melupakan variabel lainya yang juga nanti akan berpengaruh juga terhadap pelayanan nasabah dan efort jangka panjang nya juga akan berpengaruh secara siginifikan terhadap loyalitas konsumen.

Hartoyo Soehari

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Motivasi dan moral individu kayawan sangat memengaruhi kualitas perilakunya. Dalam kehidupan organisasi, perilaku individu tersebut berperan dalam membentuk perilaku kelompok dan perilaku organisasi dalam upaya mencapai tujuan. Untuk mengambil langkah perbaikan organisasi, pimpinan perlu mengetahui tingkat kualitas moral dan motivasi kerja karyawannya. Untuk keperluan ini, Herzberg telah membuat alat ukurnya berupa  76 pernyataan sederhana yang mudah dijawab oleh pendapat karyawan, yaitu setuju atau tidak setuju pada semua pernyataan itu. Ke 76 pernyataan itu dibagi ke dalam 2 grup, 27 pernyataan terkait moral, dan 49 sisanya untuk motivasi. Hasil jawaban  diolah menjadi nilai angka prosentase, yang kemudian dialihan menjadi bentuk skala kualitas motivasi, yaitu sangat baik, baik, cukup, kuraang, dan tidak baik. Kualifikasi ini menjadi dasar bagi pimpinan untuk mengambil langkah perbaikan organisasi dalam mencapai sukses untuk kesejahteraan karyawan.

Edo Ilhamanuddin

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, melaui analisis SWOT tadi akan ditentukan strategi mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan produk di Restoran Noble Court. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai Manajer, superviser, executive chef dan captain waiter Restoran Noble Court, 2 Orang pengamat bisnis restoran, dan 5 tamu Restoran Noble Court. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, serta menentukan strategi produk mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan di Restoran Noble Court. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi WO (Weakness Opportunity) dirasa paling tepat dan efektif dalam upaya peningkatan penjualan di Restoran Noble Court.

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan