Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 421-440 of 40,322

Analytics

Irma Agustin; Mawardi Mawardi; Ferry Perdiansyah

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to analyze the strategies applied by teachers in shaping students' green behavior in grade IV of SDN Sarakan III, Sepatan District, Tangerang Regency. The approach used is descriptive qualitative. The research subjects include grade IV teachers, students, and the school principal. Data collection was carried out through observation, interviews, and document studies. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that teachers implement five main strategies, namely: (1) designing learning according to the objectives and characteristics of students; (2) encouraging active student participation; (3) presenting material contextually; (4) using Project Based Learning (PjBL) methods and the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach; and (5) habituating environmentally caring behavior in everyday school life. The implementation of students' green behavior has been observed in the aspects of knowledge, attitude, and action, although consistency still needs to be improved, especially due to limited school facilities and differences in students' levels of awareness.

Rahman; Mersatika H, Agnes Mersatika H; Wulandari, Windi; Tanzil, Zahra Sa’ada Fatiyyah; Damayanti, Yunita Dewi +1 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kesehatan mental mahasiswa merupakan aspek penting yang dapat memengaruhi prestasi akademik dan kualitas hidup secara keseluruhan. Tingginya tekanan akademis yang dialami mahasiswa berpotensi menambah tingkat stres serta berbagai masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, sangat penting untuk melaksanakan upaya pencegahan dan promosi melalui pendidikan mengenai kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek pendidikan kesehatan mental dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa di Universitas Halu Oleo, Kendari, tentang kesehatan mental dan stres yang berkaitan dengan akademik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pre-eksperimental yang melibatkan pendekatan pre-test dan post-test dalam satu kelompok dengan partisipasi sebanyak 76 mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner melalui aplikasi Quizizz, baik sebelum maupun setelah sesi edukasi kesehatan mental yang dilakukan secara online melalui Zoom Meeting, dengan dukungan materi dari PowerPoint dan diskusi interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan, dari 6,83 pada pre-test menjadi 8,71 pada post-test. Analisis menggunakan uji t berpasangan mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara skor yang diperoleh sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pembelajaran kesehatan mental melalui platform daring efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kesehatan mental serta tekanan akademik. Pembelajaran kesehatan mental bisa berfungsi sebagai salah satu pendekatan pendorong dan pencegahan yang mendukung pengembangan literasi kesehatan mental di kalangan mahasiswa, dan dapat diperluas sebagai program yang berkelanjutan dalam konteks perguruan tinggi.

Astuti, Lutfia Andi; Zainuddin , Asnia; Pratiwi, Arum Dian

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kelelahan mata (astenopia) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh pekerja yang menggunakan komputer dalam waktu yang lama. Penggunaan komputer secara terus-menerus dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti mata perih, mata kering, mata berair, penglihatan kabur, dan sakit kepala yang dapat memengaruhi kenyamanan serta produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata (astenopia) pada pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang meliputi usia, jarak monitor, masa kerja, lama paparan komputer, dan istirahat mata. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2026. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan jumlah sampel sebanyak 188 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia (p-value = 0,000) dan masa kerja (p-value = 0,000) dengan kelelahan mata (astenopia), sedangkan jarak monitor (p-value = 0,051), lama paparan komputer (p-value = 0,056), dan istirahat mata (p-value = 0,452) tidak menunjukkan adanya hubungan dengan kelelahan mata (astenopia).  Kesimpulan: Usia dan masa kerja berhubungan dengan kelelahan mata (astenopia) pada pekerja di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, sedangkan jarak monitor, lama paparan komputer, dan istirahat mata tidak berhubungan dengan kelelahan mata.  

Pratama, Cici; Dinata, Gunawan Septa

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Bell’s palsy merupakan kelumpuhan perifer nervus fasialis (N VII) yang bersifat akut dan umumnya idiopatik. Penelitian ini bertujuan untuk  melaporkan kasus tentang gambaran klinis dan tata laksana Bell’s palsy perifer sinistra pada pasien anak usia 3 tahun. Jenis penelitian ini penelitian studi kasus melaporkan kasus Pasien datang dengan keluhan wajah asimetris sejak dua hari sebelum pemeriksaan, ditandai dengan sudut mulut kiri menurun, kesulitan menutup mata kiri (lagoftalmus), serta gangguan saat makan dan minum. Tidak ditemukan riwayat trauma, infeksi sistemik, maupun kelainan neurologis lain. Pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi umum baik dengan tanda vital dalam batas normal. Status neurologis menunjukkan parese nervus fasialis sinistra tipe lower motor neuron, ditandai ketidakmampuan mengerutkan dahi kiri, lipatan nasolabial menghilang, dan senyum asimetris, tanpa keterlibatan saraf kranialis lainnya. Diagnosis ditegakkan sebagai Bell’s palsy perifer sinistra dengan diagnosis banding stroke iskemik dan sindrom Ramsay Hunt. Penatalaksanaan meliputi pemberian kortikosteroid (prednison), vitamin B kompleks, serta edukasi latihan otot wajah. Evaluasi lanjutan menunjukkan perbaikan bertahap dan pasien sembuh total dalam 14 hari tanpa komplikasi. Kasus ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan terapi adekuat pada Bell’s palsy anak untuk mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan fungsi saraf fasialis.

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Wilda Nur Anggraini

Jurnal Siti Rufaidah 2026 PPNI UNIMMAN

This study aimed to analyze the influence of workload and burnout on nurses’ sleep quality while controlling for age, gender, and education as potential confounding variables. A quantitative analytic study with a cross-sectional design was conducted among 156 nurses working in a private hospital in Depok City. Data were collected using a workload questionnaire, the Maslach Burnout Inventory (MBI), and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The data were analyzed using Chi-Square tests and multiple logistic regression. The findings showed that both workload and burnout had significant effects on sleep quality (p < 0.05), with burnout identified as the most dominant factor. Age and gender were also significantly associated with sleep quality, whereas education did not show a statistically significant effect. The regression model demonstrated excellent fit, indicated by a McFadden pseudo R² value of 0.908. These results suggest that occupational factors, particularly burnout, play an important role in determining nurses’ sleep quality. Therefore, effective stress reduction and workload management strategies are needed to support nurses’ well-being and improve sleep quality.

Putri, Gracia Esti; Pratiwi, Arum Dian; Afa, Jusniar Rusli

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan kerja yang dapat menurunkan produktivitas dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja, khususnya pada lingkungan kerja smelting dengan suhu tinggi dan aktivitas fisik berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas yaitu lama kerja, paparan panas, beban kerja, keluhan subjektif gangguan pernapasan, dan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan variabel terikat yaitu kelelahan kerja pada pekerja smelting PT. Antam (Persero) Tbk. UBPN Kolaka Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pekerja smelting sebanyak 120 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan alat ukur fatique Reaction Timer SLS-L77. Berdasarkan hasil uji normalitas, data penelitian tidak berdistribusi normal sehingga analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara lama kerja dengan kelelahan kerja dengan nilai p-value sebesar 0,049 dan nilai korelasi (r) sebesar 0,180 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sangat lemah. Sementara itu, paparan panas memiliki nilai p-value 0,669 dan nilai korelasi (r) 0,039, beban kerja memiliki nilai p-value 0,363 dan nilai korelasi (r) -0,073, keluhan subjektif gangguan pernapasan memiliki nilai p-value 0,596 dan nilai korelasi (r) 0,049, serta MSDs memiliki nilai p-value 0,807 dan nilai korelasi (r) 0,023, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Disimpulkan bahwa lama kerja merupakan faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja smelting PT. Antam (Persero) Tbk. UBPN Kolaka Tahun 2026

Pajhar Ainnun Berutu; Nurbaiti Nurbaiti; Purnama Ramadani Silalahi

JURNAL RISET AKUNTANSI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study aims to explore the perceptions and meanings of maslahah (public welfare) values in the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) at SD Negeri 030413 Salak, Pakpak Bharat Regency, North Sumatra Province. Pakpak Bharat Regency records a stunting prevalence of 28.9% far exceeding the national average of 19.8% while most beneficiary families are low-income and lack adequate access to nutritious food. This research employs a qualitative approach with a phenomenological design through semi-structured in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving nine informants. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model with interpretation based on the maqāṣid al-sharīʿah framework. The findings reveal five integrated dimensions of maslahah: fulfillment of ḥifẓ al-nafs through improvements in students’ physical health; strengthening of ḥifẓ al-ʿaql through increased concentration and learning readiness; preservation of ḥifẓ al-nasl through early intervention against stunting; realization of ḥifẓ al-dīn through religious practices accompanying the program; and protection of ḥifẓ al-māl through reduced household expenditure. Overall, the MBG Program functions not only as a nutritional intervention but also as a public policy aligned with maqāṣid al-sharīʿah, contributing to the multidimensional achievement of falah.

Amnah Faridah Hasibuan; Khairina Tambunan; Imsar Imsar

JURNAL RISET AKUNTANSI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

This study aims to analyze the effect of the Open Unemployment Rate (OUR), Human Development Index (HDI), and zakat on poverty in Mandailing Natal Regency. The study employed a quantitative approach using the Vector Error Correction Model (VECM) based on quarterly secondary data from 2015 to 2025. The analytical procedures included stationarity testing, optimal lag selection, Johansen cointegration testing, VECM estimation, Granger causality testing, as well as Impulse Response Function (IRF) and Variance Decomposition (VD) analyses. The findings indicate that all variables were stationary at the second difference level, with an optimal lag length of four, and exhibited a long-run cointegration relationship. The VECM estimation reveals that, in the long run, the Open Unemployment Rate has a positive and significant effect on poverty, while zakat has a negative and significant effect in reducing poverty. In contrast, the Human Development Index does not significantly affect poverty, which may be explained by the presence of a development time lag and employment mismatch between workforce competencies and labor market demands. The Granger causality test indicates a one-way causal relationship from the Open Unemployment Rate to the Human Development Index. Furthermore, the Variance Decomposition analysis shows that poverty variation is predominantly explained by its own shocks (96.25%), reflecting the persistence of structural poverty. Therefore, policy synergy through employment expansion and the optimization of productive zakat programs based on business empowerment is recommended to accelerate poverty alleviation in Mandailing Natal Regency.

Aritonang, Pasha Daveena; Nuryana, Ita

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2026 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The rapid expansion of digital finance services, particularly Buy Now Pay Later (BNPL) platforms such as Shopee PayLater, has significantly altered consumption patterns among university students. The aim of this study is to examine the effect of Shopee PayLater usage and lifestyle on consumptive behavior, as to test the moderating role of financial literacy among Accounting Education students at Universitas Negeri Semarang (class of 2022). A quantitative explanatory approach was employed, with data collected via Likert-scale questionnaires distributed to 63 respondents selected through purposive sampling. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. Results show that Shopee PayLater usage positively and significantly affects consumptive behavior (path coefficient = 0.440, p = 0.000), as does lifestyle (path coefficient = 0.408, p = 0.003). Financial literacy, however, does not directly influence consumptive behavior (p = 0.676). Notably, financial literacy significantly strengthens—rather than weakens—the effect of lifestyle on consumptive behavior (interaction coefficient = 0.253, p = 0.019), while it does not moderate the relationship between Shopee PayLater usage and consumptive behavior (p = 0.712). These findings contribute theoretically by extending the Theory of Planned Behavior, demonstrating that BNPL accessibility and lifestyle orientation are stronger predictors of consumptive behavior than financial knowledge alone. Practically, this study suggests that financial literacy interventions must be accompanied by self-regulation strengthening and consumer protection policies to effectively curb excessive consumption driven by digital credit services.

Widyastuti, Pudji; Qomariyah; Maharani, Kristina

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan umum pada ibu hamil, terutama trimester III, akibat perubahan fisiologis, peningkatan beban janin, dan relaksasi ligamen panggul. Intervensi non-farmakologis, seperti herbal kompres ball, dianggap efektif dan aman untuk menurunkan nyeri. Tujuan: Mengetahui pengaruh herbal compres ball terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Quasi Experimental Design, rancangan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 35 ibu hamil trimester III di Semarang Barat dipilih dengan purposive sampling. Data nyeri dikumpulkan menggunakan kuesioner skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui perbedaan signifikan nyeri pretest dan posttest. Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang sebanyak 29 orang (82,9%), sedangkan setelah intervensi, mayoritas mengalami nyeri ringan sebanyak 29 orang (82,9%) dan sebagian kecil tidak merasakan nyeri 2 orang (5,7%). Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -5,014; p = 0,000, menandakan adanya penurunan nyeri yang signifikan setelah intervensi herbal compres ball. Herbal kompres ball efektif menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat menjadi metode non-farmakologis yang aman, praktis, dan efektif.

Haliza, Nur; Yusran, Sartiah; Bahar, Hartati

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tingginya kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah sering kali tidak diimbangi dengan kemampuan siswa dalam memilih jajanan yang sehat dan aman. Kondisi ini menyebabkan anak berisiko mengonsumsi makanan yang tidak higienis, mengandung bahan berbahaya, serta terkontaminasi mikroba yang dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan seperti diare, mual, muntah, hingga keracunan pangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media game edukasi ular tangga terhadap peningkatan perilaku dalam mengonsumsi jajanan sehat.  Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental (Pre-Experimental) melalui pendekatan one group pre test post test design. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan media permainan ular tangga edukatif, kemudian Data dianalisis menggunakan uji parsial (uji t). Hasil penelitian Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel pengetahuan dan sikap memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, sedangkan tindakan sebesar 0,001, dimana seluruh nilai Sig. < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media game edukasi ular tangga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, dan tindakan siswa dalam mengonsumsi jajanan sehat di SDN 96 Kendari. Media permainan edukatif terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan partisipatif sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran

Susanti, Susan; Badi’ah, Atik; Dedi, Blacius

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Latar Belakang: Kekurangan Energi KRONIS (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. KEK meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan, persalinan, serta bayi berat lahir rendah. Data di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir menunjukkan masih tingginya jumlah ibu hamil dengan KEK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Bojonggambir, dengan sampel sebanyak 82 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi, sedangkan variabel dependen adalah kejadian KEK yang diukur menggunakan Lingkar Lengan Atas (LILA). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan KEK adalah pola konsumsi. Ibu hamil dengan pola konsumsi yang kurang baik memiliki risiko lebih tinggi mengalami KEK dibandingkan dengan ibu yang memiliki pola konsumsi baik. Simpulan: Penelitian ini adalah kejadian KEK pada ibu hamil dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pengetahuan, paritas, dan pola konsumsi, dengan pola konsumsi sebagai faktor dominan. Diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi dan pemantauan status gizi secara rutin untuk menurunkan kejadian KEK.

Rahmidini, Annisa; Hartiningrum, Chanty Yunie

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Indonesia masih menghadapi tantangan demografi berupa jumlah penduduk yang besar dengan laju pertumbuhan yang terus meningkat. Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, jumlah penduduk Indonesia mencapai sekitar 257 juta jiwa. Di sisi lain, penggunaan smartphone telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, ditandai dengan peningkatan pengguna yang terus terjadi setiap tahun. Data dari Statista menunjukkan bahwa pada Oktober 2017, sekitar 75% pengguna smartphone di Indonesia menggunakan perangkat berbasis Android. Berdasarkan data integrasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dengan KTP elektronik Kabupaten Tasikmalaya per Juni 2019, Kecamatan Cigalontang merupakan kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar kedua setelah Karangnunggal, yaitu sebanyak 74.140 jiwa atau 4,14% dari total penduduk Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 1.791.881 jiwa. Jumlah tersebut terdiri atas 37.998 laki-laki (4,17%) dan 36.142 perempuan (4,10%). Dalam program Keluarga Berencana (KB), metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik 300 PUS sebesar 41,10% dan suntik 150 PUS sebesar 20,55%, dengan jumlah peserta aktif mencapai 506 akseptor atau sekitar 69% dari total 730 akseptor KB. Hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama bidan dan akseptor KB menunjukkan masih sering terjadi keterlambatan maupun kelalaian dalam konsumsi pil KB serta jadwal kunjungan ulang suntik, sehingga diperlukan media atau sistem pengingat yang dapat membantu meningkatkan kepatuhan akseptor.  Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas aplikasi mobile “e-KABE” sebagai sarana pendukung pelayanan Keluarga Berencana di Desa Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, pada tahun 2021.

Rha, Warda Yussy; Sumardiyono; Ismayenti, Lusi; Widjanarti, Maria Paskanita; Rinawati, Seviana +4 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Technological advances and increasing job demands have made work stress a major concern in modern industrial environments. Noise is one of the physical workplace factors that may contribute to work stress. This study aimed to analyze the relationship between noise exposure and work stress among workers in the spinning department of PT X. A quantitative cross-sectional design was employed, involving 80 workers selected through purposive sampling. Noise levels were measured using a sound level meter, while work stress data were collected through a standardized questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test.Most respondents were over 35 years old (80%) and female (54%). The highest noise level was recorded in the spinning room (102.17 dBA), while the fiber preparation room had the lowest level (84.07 dBA). Most workers experienced mild work stress (86.25%), whereas 13.75% reported moderate to high stress. The Chi-Square test showed no statistically significant relationship between noise and work stress (p = 0.074). However, the Likelihood Ratio test indicated a significant positive trend (p = 0.021). These findings suggest that excessive noise exposure may increase work stress and highlight the need for effective noise control, hearing protection, and stress management programs in the workplace.

Selfia, Siti; Yasnani; Fithria

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tuberkulosis  (TB)  menjadi penyebab kematian terbesar kedua setelah penyakit kardiovaskuler dan infeksi saluran pernapasan nomor satu yang paling umum di Indonesia dan dunia. Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit infeksius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Secara global, sekitar 1,25 juta orang meninggal akibat TB pada tahun 2023. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penyebab terjadinya penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas wakobhalu tahun 2026.: Metodologi penelitian cross-sectional digunakan dalam bentuk studi kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung di Puskesmas Wakobhaku. Dan sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang positif TB yang berjumlah 32 dan pasien yang negatif TB yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen penelitian yang di gunakan yaitu lembar informan konset, lembar kuisioner, alat tulis, alat dokumentasi, dan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel pengetahuan memiliki nilai signifikan 0,001, variabel pekerjaan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, variabel kebiasaan merokok memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000, variabel lingkungan rumah  memiliki nilai signifikansi sebesar 0,006 dan  variabel riwayat kontak dengan penderita memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan, pekerjaan, lingkungan rumah dan riwayat kontak dengan penderita dengan penyebab terjadinya TB, serta tidak ada hubungan kebiasaan merokok dengan terjadinya TB di area Wilayah Kerja Puskemas Wakobhalu tahun 2026.

Ivanka, Carens Sintha Iralin De; Zaynul, Farah Andrawinari Zakihanis; Govinda, Ida Ayu NSL; Mumtaza, Muhammad Katsar; Wulandari, Relda Djunieteg +2 more

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Kondisi hiperglikemia yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kronis, seperti neuropati diabetik, penyakit kardiovaskular, dan penyakit ginjal kronis hingga end-stage renal disease (ESRD). Komplikasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan angka morbiditas, mortalitas, serta penurunan kualitas hidup pasien. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis dan penatalaksanaan pasien DMT2 tidak terkontrol dengan komplikasi multisistem. Dilaporkan seorang wanita berusia 52 tahun dengan riwayat DMT2 tidak terkontrol yang datang dengan keluhan lemas, mual, dan muntah. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hiperglikemia berat dengan kadar glukosa darah sewaktu 650 mg/dL, disertai gangguan fungsi ginjal, anemia, dan gangguan elektrolit. Pemeriksaan ultrasonografi abdomen menunjukkan adanya kolesistitis. Pasien didiagnosis dengan DMT2 tidak terkontrol disertai komplikasi hiperglikemia berat, neuropati diabetik, end-stage chronic kidney disease, dan kolesistitis. Penatalaksanaan dilakukan melalui pemberian terapi cairan, insulin, antibiotik, koreksi elektrolit, serta terapi suportif lainnya. Selama perawatan, kondisi klinis pasien menunjukkan perbaikan secara bertahap. Kasus ini menegaskan bahwa pengendalian glikemik yang optimal, pemantauan rutin, serta penatalaksanaan komprehensif sangat penting dalam mencegah progresivitas komplikasi kronis dan multisistem pada pasien DMT2.

Rindi Febri Wulandari; Muhammad Najibulloh Muzaki; Rini Indriati

JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Digital documents have become an essential medium for storing, managing, and distributing information in various sectors. Nevertheless, the risk of document alteration and forgery requires an effective mechanism to verify document authenticity. This research focuses on the implementation of Base64 and Pepper methods in a QR Code-based document verification system. The system was developed following the Waterfall software development model, which consists of requirement analysis, system design, implementation, and testing stages. A web-based application was created using PHP and MySQL. Verification tokens were produced from document identity data combined with a Pepper value, encoded using Base64, and embedded into QR Codes attached to PDF documents. During verification, the QR Code is scanned and the extracted token is compared with records stored in the database. Experimental results demonstrate that the proposed system is capable of verifying document authenticity accurately and efficiently. Furthermore, Black Box Testing confirmed that all implemented functions operated as expected. Therefore, the integration of Base64 and Pepper contributes to improving the security and dependability of digital document verification.

Riris Risca Megawati; Siti Nafisah; Deasy Virka Sari

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

The risk of accidents in the school environment is quite high, but the ability of the School Health Business Team (UKS) to handle emergencies is often still limited to theoretical knowledge without adequate practical skills. This study aims to analyze the influence of the Role Playing and Emergency Simulation (RANGGA) method on the improvement of the knowledge and skills of the UKS Team in junior high school. This study used a quasi-experiment design with a pre-post test with control group design. The research sample amounted to 60 respondents which were taken by purposive sampling technique. The intervention group was given RANGGA training, while the control group was given conventional education. The data were analyzed using the non-parametric Wilcoxon Signed Ranks Test because the data distribution was abnormal. In the intervention group, there was an increase in the average knowledge score from 88.7 to 97.9 and the skill score from 87.99 to 97.98. The results of the Wilcoxon test showed a significance value of p<0.001 for both variables in the intervention group, indicating a very strong influence of the RANGGA method. In contrast, although the control group experienced an improvement, the variation in scores remained higher and the improvement was not as significant as the intervention group. The RANGGA method is significantly effective in improving the emergency competence of the UKS Team through an experiential learning approach. It is recommended for school institutions to integrate simulation and role play methods in the UKS training curriculum to ensure optimal emergency response readiness.

Raden Nisfa Syabana; Lina Aryani; Evi Priyanti

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Vandalism is a social problem affecting public space quality, urban aesthetics, and the effectiveness of public facilities utilization. Karawang Regency, as a developing industrial area, faces challenges related to increasing acts of vandalism targeting public facilities, open spaces, and government and private assets. This study aims to analyze preventive efforts carried out by the Civil Service Police Unit (Satpol PP) of Karawang Regency using J. Salusu’s public sector strategic management perspective. This research employed a qualitative approach with a descriptive case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Satpol PP officers and public facility users. Data analysis consisted of data reduction, data display, and conclusion drawing with source, technique, and time triangulation. The findings indicate that preventive strategies have been implemented through four strategic management phases. In the identification phase, Satpol PP recognized vandalism patterns but lacked systematic mapping of vulnerable locations. In the development phase, institutional strengths existed alongside limitations in resources and innovation. In the resolution phase, strategies focused on socialization, routine patrols, and cross-sector collaboration. In implementation and evaluation, preventive programs operated adaptively but still encountered limitations in personnel capacity and public participation. Strengthening technology utilization, human resources, and collaborative governance is necessary to improve long-term preventive effectiveness.

Furqon Furqon; Shabrina Aisyah; Sulaeman Sulaeman; Wahyudi Wahyudi

JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Human Resource Management (HRM) plays a strategic role in enhancing organizational productivity through effective management of human capital. This study aims to analyze the influence of training and development, compensation, work environment, and work motivation on employee productivity. The research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of employees at manufacturing companies in Banten Province, with a sample of 120 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results showed that training and development (t = 4.071; sig. = 0.000), compensation (t = 3.397; sig. = 0.001), work environment (t = 3.384; sig. = 0.001), and work motivation (t = 3.046; sig. = 0.003) each had a significant positive effect on employee productivity. Simultaneously, the four independent variables explained 67.4% of the variance in productivity (R² = 0.674; F = 59.821; sig. = 0.000). These findings underscore the importance of integrated HRM practices in improving employee productivity and organizational competitiveness.