Publication Search

72,427 articles from 666 journals · 2,111 citations tracked

Showing 401-420 of 4,290

Analytics

Luh Anggi Distya Pratiwi; A.A Made Krisna Dewi; Asriyanti Kristina Modena; Rosalia Tahan Bau

Jurnal Kesehatan dan Kedokteran 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Cough self-medication was a common practice among the community because it was perceived as quick and practical; however, it posed a risk of irrational drug use when not supported by adequate knowledge. The phenomenon of many customers at Gracia Pharmacy Mengwi Badung purchasing cough medicines without consulting a pharmacist prompted the need for research on the relationship between knowledge level and self-medication behavior. This study aimed to analyze the relationship between the level of knowledge and cough self-medication behavior at Gracia Pharmacy Mengwi Badung. The study used a quantitative descriptive method with a cross-sectional approach. The research population consisted of all customers who purchased cough medicine without a doctor’s prescription, with a total sample of 30 respondents meeting the inclusion criteria through purposive sampling. The research instrument used a questionnaire. Data were collected through direct interviews and observations. Data analysis was conducted using quantitative descriptive techniques. The results showed that most respondents had a good level of knowledge (60%) and demonstrated good self-medication behavior (56.7%). Statistical analysis revealed a positive and significant relationship between knowledge level and self-medication behavior for cough (r = 0.612; p = 0.004).

Muh. Fachruddin; Basri, Hasan; Nur, Muhammad

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

The development of information and communication technology has significantly transformed the way people conduct financial transactions. One prominent shift is the transition from cash-based transactions to non-cash payment systems, commonly referred to as a cashless society. The core concept of a cashless society relies on transactions conducted through electronic payment instruments. This study aims to examine the challenges and readiness of the Fakfak Regency community in navigating the transition toward a cashless society. Using a qualitative approach, data were collected through surveys and in-depth interviews with various stakeholders, including the general public, local government, financial institutions, and local business actors. Most existing studies on cashless society predominantly focus on urban areas and regions with well-developed digital infrastructure. This research offers novelty by exploring the challenges and readiness of communities in Fakfak Regency, one of the 3T (frontier, outermost, and disadvantaged) regions in West Papua, characterized by limited digital infrastructure, low financial literacy, and a significant digital divide. Data analysis was carried out using the Technology Acceptance Model (TAM) to identify factors influencing the adoption of non-cash payment technologies. The findings indicate that the community in Fakfak Regency is not yet fully prepared for a cashless society. The region remains in the early stages of adopting non-cash transactions and faces various obstacles, including limited technological capability and insufficient infrastructure to support improvements in financial and digital literacy. This study provides important contributions by presenting an empirical picture of cashless adoption in a 3T region and offers valuable insights for developing more inclusive, adaptive, and contextually appropriate policies for the local transition toward a cashless society.

Karmanis; Tri Lestari Hadiati; Karjono

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian ini menjawab kesenjangan kapasitas UMKM di Desa Plelen sebagai desa penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), khususnya pada aspek kualitas produk, keterampilan manajerial, dan kelembagaan ekonomi masyarakat. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kesiapan UMKM dalam memanfaatkan peluang ekonomi industri melalui: (1) peningkatan kualitas produk dan kemasan; (2) pelatihan manajemen usaha dan penyusunan business plan; serta (3) fasilitasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif. Pendekatan Pembelajaran Berbasis Partisipatif diterapkan untuk memastikan keterlibatan masyarakat dalam seluruh tahapan program. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada diversifikasi produk, standar higienitas produksi, literasi bisnis, serta terbentuknya koperasi yang berfungsi mendukung pemasaran dan keberlanjutan usaha. Dengan demikian, model pemberdayaan terintegrasi yang menguatkan aspek teknis, manajerial, dan kelembagaan terbukti efektif dalam mempersiapkan desa penyangga menuju transformasi sosial-ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap industrialisasi.

Janti Soegiastuti; Nurhayati, Ema; Maliki Aji Prakoso

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat pesisir Kampung Tambak Lorok, Semarang, dalam pengendalian sampah plastik melalui inovasi teknologi berbasis gim edukasi digital bernama 'Marine Protector'. Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir telah menimbulkan dampak ekologis dan sosial ekonomi yang signifikan. Melalui pendekatan gamifikasi, kegiatan ini mengintegrasikan edukasi lingkungan, hukum, dan ekonomi sirkular ke dalam media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik, keterlibatan aktif ibu-ibu PKK RW 14 Tambak Lorok, serta munculnya praktik pengurangan plastik sekali pakai di rumah tangga. Luaran kegiatan meliputi aplikasi gim edukasi, modul pelatihan, video dokumentasi, dan poster edukatif. Inovasi ini terbukti efektif sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dan memiliki potensi replikasi untuk wilayah pesisir lainnya di Indonesia.

Bambang Widodo; Dhony Priyo Suseno; Nicko Fadhil Muhammad; Tigo Mindiastiwi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi peran serta dosen dan akademisi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam membantu menyelesaikan permasalahan teknis yang timbul akibat dampak pembangunan. Melalui pendekatan teknik sipil, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan terukur mengenai estimasi biaya perbaikan rumah warga yang terdampak dari pembangunan Hotel Sato, serta menjadi dasar pertimbangan bagi berbagai pihak dalam pengambilan keputusan yang adil dan bijaksana. Hasil perhitungan total Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk Rumah sebelah kiri Hotel Sato dan Rumah sebelah belakang Hotel Sato sebesar Rp 662.491.452

Ersa Trinanda; Nurhayati; Yenni Samri Juliati Nasution

Mini riset ini membahas kedudukan saham dalam perspektif Islam dengan menelaah konsep dasar, landasan hukum, pandangan ulama klasik dan kontemporer, serta implementasinya dalam pasar modal syariah di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui metode studi pustaka dengan menggunakan makalah “Saham dalam Pandangan Islam” sebagai sumber primer dan literatur fiqih muamalah, fatwa DSN-MUI, serta regulasi OJK sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saham merupakan instrumen penyertaan modal yang diperbolehkan dalam Islam karena memiliki kesesuaian dengan akad syirkah, khususnya syirkah al-‘inān, selama perusahaan yang menerbitkannya bergerak dalam sektor yang halal, bebas dari riba, serta tidak mengandung unsur gharar maupun maysir. Landasan normatifnya merujuk pada ayat Al-Qur’an seperti QS. Al-Baqarah ayat 275 dan QS. An-Nisa ayat 29 yang menegaskan kehalalan transaksi dan larangan praktik batil. Pandangan ulama kontemporer seperti al-Qaradawi, Wahbah az-Zuhaili, dan Taqi Usmani memperkuat legalitas saham syariah dengan memberikan batasan agar sesuai ketentuan syariah. Implementasi saham syariah di Indonesia telah berjalan dengan baik melalui regulasi DSN-MUI, penerbitan Daftar Efek Syariah (DES), pembentukan indeks seperti JII dan ISSI, serta pengembangan Sistem Online Trading Syariah (SOTS). Mini riset ini menyimpulkan bahwa saham syariah tidak hanya menjadi instrumen investasi yang sah menurut syariat, tetapi juga sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga harta (ḥifẓ al-māl) dan mendorong distribusi ekonomi yang lebih adil di masyarakat.

Rohmani, Rohmani; Maryorita, Blestina; Nasrah, Nasrah; Sulistiyani, Sulistiyani; Situmeang, Lamria +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Malaria menjadi target dunia untuk mencapai status eliminasi terutama bagi negara yang memiliki kasus tinggi. Pemerintah meluncurkan berbagai program dan peta jalan untuk mencapai target eliminasi malaria pada tahun 2030. Papua merupakan salah satu provinsi yang mempunyai endemis malaria tinggi dan menuju program eliminasi yang dilakukan oleh pemerintah. Agar eliminasi malaria tercapai harus dilakukan peningakatan pengetahuan pada Masyarakat melalui edukasi Kesehatan Tujuan Meningkatkan pengetahuan anak panti asuhan tentang penyakit malaria. Metode: Metode yang digunakan adalah Pendidikan Kesehatan tentang penyakit malaria yang disampaikan dengan teknik tanya jawab, diskusi serta memanfaatkan komik malaria Hasil: Hasil menunjukkan Tingkat pengetahuan peserta tentang malaria sebelum diberikan penyuluhan yaitu pengetahuan kurang berjumlah 20 orang (45,5%), pengetahuan cukup berjumlah 20 orang  (45,5%) dan pengetahuan baik berjumlah 4 orang (9%). Sedangkan pengetahuan peserta setelah diberikan intervensi edukasi malaria melalui komik malaria menjadi pengetahuan kurang berjumlah 5 orang (11,4%), pengetahuan cukup berjumlah 10 orang (22,7%) dan pengetahuan baik berjumlah 29 orang (65,9). Kesimpulan: Sebagian besar anak panti asuhan berpengetahuan baik setelah diberikan edukasi tentang penyakit malaria melalui media komik Malaria di Panti Asuhan Komba Sentani Jayapura.

Nanang Khosim Azhari; Sari, Novita Wulan

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Penurunan kognitif berkorelasi kuat dengan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan, meningkatkan risiko isolasi sosial, depresi, dan ketergantungan sehingga perlu adanya Upaya pencegahan penurunan fungsi kognitif. Hasil wawancara dengan Kepala Puskesmas Sekaran menyampaikan bahwa dari 5 Kelurahan yang dibina oleh Puskesmas Sekaran, Kelurahan Sukorejo termasuk wilayah yang memiliki masalah kesehatan yang kompleks. Masalah kesehatan terkait lansia perlu mendapatkan perhatian yang tidak kalah penting juga. Kesehatan lansia yang di bawah pengelolaan posyandu lansia di daerah Kelurahan Sukerejo Deliksari telah berjalan dengan baik. Hanya saja wilayah tersebut terkait penanganan masalah kesehatan kognitif lansia masih perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Salah satu gangguan fungsi kognitif pada lansia adalah demensia. Penanganan kesehatan terkait demensia di wilayah tersebut tidak ada, hal ini dikarenakan kader posyandu lansia menganggap masalah demensia atau pikun meruapakan yang wajar dan normal bagi lansia. Maka diperlukan upaya promotif dan pencegahan dengan diadakannya pengabdian masyarakat terkait peran kader dalam deteksi dini lansia dengan demensia. Setelah diberikan pendidikan kesehatan Lansia mengatakan bahwa perlu melakukan kegiatan untuk tetap menjaga daya ingat diusia senja.

Motammimah; Qurratul A’yun

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Wanita memiliki banyak masalah  pada  area  vagina.  Kebanyakan  kasus  yang  terjadi  adalah  keputihan.  Keputihan  atau  dalam bahasa  medis  disebut  dengan  flour  albus  merupakan  keluarnya  cairan  yang  berlebihan  dari vagina  yang  bukan  darah  haid. Pengobatan  keputihan  non  farmakologis  dapat  dilakukan  dengan  perubahan  tingkah  laku  personal  hygiene,  psikologis,  serta menggunakan daun sirih. Daun sirih telah terbukti secara ilmiah dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans pada berbagai konsentrasi (20-100%).  Berdasarkan  data  yang  didapat  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan  pada  tanggal  18  Juli  2025  terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang, rata –rata usia 18-22 tahun. Berdasarkan data yang didapat di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan pada tanggal 18 Juli 2025 terdapat remaja usia reproduktif yang mengalami keputihan sejumlah 8 orang dari 35 remaja lainnya,  rata –rata  usia  18-22  tahun  wanita  usia  reproduktif  di  Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan ini belum pernah mengetahui banyak manfaat pada daun sirih hijau, sehingga tim  pengabdian  kepada  Masyarakat  tertarik  untuk  melakukan  Pendidikan  Kesehatan dalam  bentuk  penyuluhan  terkait  manfaat  air  rebusan  daun  sirih  terhadap  fluor  albus pada wanita usia reproduktif di Desa Majungan Kecamatan Pademawu.

Septianingtyas, Maya; Jona, Resa Nirmala; Sulistyaningrum, Danny Putri; Juwariyah, Siti; Noer’aini, I’ien +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan dan kematian, terutama pada kelompok lansia. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan gaya hidup sehat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pengendalian tekanan darah melalui Program SEHATI (Sehat Bersama Hipertensi Terkendali). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Posbindu lansia dengan melibatkan 45 peserta. Metode kegiatan meliputi skrining tekanan darah dan status kesehatan, edukasi tentang pencegahan dan pengendalian hipertensi, serta pelatihan senam hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post-test pengetahuan serta observasi partisipasi senam. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi sebesar 35%, partisipasi aktif dalam senam mencapai 90%, dan sebagian besar peserta menunjukkan penurunan tekanan darah setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Program SEHATI efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku sehat masyarakat dalam pengendalian tekanan darah, serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis promotif dan preventif di komunitas lansia.

Khusniyati, Nia; Yunisman Roni; Wardatul Uyuni; Wiwiek Delvira

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang prevalensinya tinggi pada kelompok lanjut usia serta berperan signifikan dalam timbulnya komplikasi kardiovaskular. Salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi dalam penatalaksanaan hipertensi adalah rendahnya tingkat aktivitas fisik. Tujuan: untuk memberdayakan lansia dalam melakukan aktivitas fisik dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pembelian Latihan fisik pada lansia dengan tujuan menurunkan tekanan darah yang terdiri dari tahap I: sharing materi perihal pentingnya aktivitas fisik terhadap tekanan darah sebanyak 1 kali pertemuan dan tahap II berupa kegiatan pelatihan aktivitas fisik berupa senam lansia 1 hari seklai dilakukan selama 3 kali seminggu dan diukur tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan senam lansia. Hasil: kegiatan ini menghasilkan meningkatnya pengetahuan lansia perihal pentingnya aktivitas fisik berupa senam lansia terhadpa tekanan darah dan menurunnya tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Kesimpulan: lansia dengan hipertensi sudah mampu melakukan aktivitas fisik untuk menurunkan tekanan darah dan mempraktekkan senam lansia secara mandiri ataupun golongan (secara bersama-sama dengan lansia yang lain).

Nusantara, Ana Fitria; Achmad Kusyairi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolisme yang disebabkan oleh defisiensi sekresi insulin, kerusakan sel Beta pankreas, atau resistensi insulin sebagai akibat insulin yang tidak digunakan. DM secara progresif menyebabkan terjadinya komplikasi makrovaskuler, mikrovaskuler, dan neuropatik kronis yang mengancam jiwa. Selain berdampak pada masalah kesehatan, DM juga memiliki konsekuensi ekonomi yang besar. Biaya pengobatan meningkat khususnya apabila terjadi komplikasi jangka panjang dan pilihan pengobatan modern. Perubahan gaya hidup dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup sehingga penderita tidak mengalami komplikasi. Modifikasi gaya hidup dilakukan dengan mengurangi asupan energi, meningkatkan aktivitas fisik sebagai terapi utama untuk pasien DM yang obesitas. Penurunan berat badan dikombinasikan dengan peningkatan aktivitas dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan kontrol glikemik serta mencegah perkembangan DM tipe 2 terhadap risiko tinggi gangguan toleransi glukosa. Target pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan, dan kemampuan penderita diabetes mellitus tipe 2 dalam melakukan modifikasi gaya hidup guna mencegah komplikasi diabetes. Kegiatan  ini dilakukan di layanan kesehatan praktik mandiri bidan (LKPMB) dengan melibatkan mitra dari lahan yaitu bidan dan tim kesehatan terkait dalam bentuk pemberian edukasi dan pelatihan keterampilan mengenai cara melakukan menejemen gaya hidup. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman peserta menjadi lebih baik tentang modifikasi gaya hidup dan memiliki motivasi untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

Renteng, Septriani; Simanjuntak , Susi Roida; Mapaly, Heilbert Armando

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pendidikan seks kepada anak sejak dini dan pemilihan jenis tontonan yang sesuai dengan usia anak perlu menjadi perhatian orang tua sebagai upaya untuk mencegah kekerasan seksual yang terjadi pada anak. Namun faktanya pendidikan seksual kepada anak usia prasekolah belum dilakukan secara optimal oleh orang tua sehingga pemahaman seksual pada anak masih terbatas selain itu juga anak suka menonton video di aplikasi yang beresiko munculnya video tidak sesuai usia anak. Belum optimalnya orang tua dalam melakukan pendidikan seksual juga ditemukan di TK GMIM Alfa Omega dan TK Pembina, dimana orang tua mengungkapkan tidak mengetahui cara untuk melakukan pendidikan seksual dan anak suka menggunakan youtube untuk menonton. Berdasarkan hal tersebut dibentuk kegiatan pemberdayaan orang tua dalam bentuk kegiatan pelatihan metode story telling.dan pemanfaatan youtube kids. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seksua dengan metode story telling dan penggunaan youtube kids. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas 3 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan serta monitoring dan evaluasi yang diikuti oleh orang tua anak usia prasekolah di Tk GMIM Alfa Omega dan TK Pembina. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan orang tua dan keterampilan orang tua dalam melakukan pendidikan seks kepada anak usia prasekolah dan pemanfaatan aplikasi youtube kids. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini membawa dampak positif terhadap kemampuan orang tua melakukan pendidikan seksual dan pengunaan youtube kids sebagai alternatif tontonan bagi anak.

Roni, Yunisman; Ari Rahmat Aziz; Masrina Munawarah Tampubolon; Nurhanifa Rizky Tampubolon; Niken Yuniar Sari +1 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Lahan basah merupakan ekosistem yang kaya akan keanekaragaman hayati, namun juga menjadi habitat yang ideal bagi berbagai vektor penyakit, terutama nyamuk. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Masyarakat Kelurahan Pebatuan sepakat bahwa jumlah nyamuk di daerah kelolaan sangat mengganggu dan kondisi got yang sangat kotor perlu ditangani. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menghindari gigitan nyamuk dan penyakit DBD Metode: Penyuluhan dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami yakni kulit jeruk nipis, serai, cengkeh, dan campuran minyak zaitun. Hasil: Meningkatnya pengetahuan warga mengenai DBD perihal pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami dengan adanya peningkatan sebesar 31,4 poin. Dan warga aktif melakukan pencegahan DBD dengan membersihkan lingkungan sekitar, penyuluhan yang dilakukan memperoleh respon positif dari masyarakat Kesimpulan: Pada kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD melalui pemanfaatan spray anti nyamuk berbahan alami serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya berkelanjutan dalam mengurangi risiko penyebaran penyakit

Hamka, Hamka; Haryanto Ali, Indra; Rizqo Abdillah, Ahmad; Awaluddin Zidane, Muhammad

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Pendekatan kewirausahaan sosial yang diterapkan dalam proyek ini mencerminkan sinergi antara inovasi, kepedulian sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan memberdayakan masyarakat lansia untuk menciptakan produk yang bermanfaat, kegiatan ini berkontribusi pada tercapainya beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), seperti pengurangan limbah, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan komunitas. Tujuan: Mengurangi limbah plastik serta meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi lansia melalui pembuatan gantungan kunci berbahan dasar limbah plastik. Metode: Pemberdayaan Masyarakat ini melibatkan warga Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Budi Sejahtera” Martapura. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan yang komprehensif berupa pelatihan partisipatif dengan tahapan pengumpulan bahan baku dari masyarakat, penyediaan peralatan, pembentukan tim kerja, serta pelatihan kewirausahaan yang meliputi edukasi kepada lansia mengenai pentingnya daur ulang sampah, proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pencampuran resin, pencetakan, hingga finishing produk gantungan kunci. Hasil: Adanya peningkatan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai, serta terbukanya peluang ekonomi melalui penjualan produk. Dari sisi sosial, kegiatan ini memperkuat rasa kebersamaan dan meningkatkan kepercayaan diri lansia, sementara dari sisi lingkungan, berkontribusi nyata dalam pengurangan sampah plastik dan pencemaran lingkungan. Kesimpulan: kegiatan sociopreneur ini membuktikan bahwa melalui pendekatan inovatif berbasis partisipasi, lansia dapat diberdayakan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomi.

Rayanti, Rosiana Eva; Natalia, Theresia Destin; Noya, Wilda Pascalia; Natawirarindry, Catherine; Yanto, Oliviani +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar Belakang: Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan. Upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin menjadi strategi dalam menurunkan risiko PTM pada berbagai kelompok usia. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan guna mendeteksi faktor risiko PTM melalui pengukuran kadar asam urat, kolesterol, glukosa darah, tekanan darah, serta pengukuran antropometrik (berat badan dan tinggi badan). Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan, Jawa Tengah pada bulan Juli-September 2024. Pemeriksaan dilakukan terhadap tekanan darah, kadar glukosa, asam urat, kolesterol, berat, dan tinggi badan. Data dianalisis secara deskriptif untuk memetakan risiko PTM pada kelompok usia produktif dan lanjut usia. Hasil: Sebanyak 70 warga mengikuti pemeriksaan, terdiri atas 59% usia lanjut dan 41% usia produktif, dengan mayoritas perempuan (90%). Sebagian besar kadar asam urat dan glukosa normal, namun ditemukan kolesterol tinggi pada usia produktif (45%) dan lanjut usia (67%), serta hipertensi pada kedua kelompok (66% dan 59%). Kesimpulan: Kegiatan kolaboratif antara kampus dan Posbindu di Desa Ngrawan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi serta mengungkap potensi risiko hipertensi dan kolesterol tinggi. Sinergi ini menegaskan kebutuhan penguatan kader dan keberlanjutan Posbindu dalam deteksi dini dan pencegahan PTM di pedesaan.

Gani, Nurul Fadhilah; Hasnah, Hasnah; Nurhidayah, Nurhidayah; Sumarmi, Sumarmi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi, salah satunya dipicu oleh komplikasi kehamilan akibat kekurangan gizi. Rendahnya literasi nutrisi pada ibu hamil berkontribusi terhadap meningkatnya risiko preeklamsia, anemia, dan bayi berat lahir rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi nutrisi ibu hamil melalui pendampingan berbasis media kalender makanan sebagai alat bantu edukasi sederhana dan aplikatif. Pengabdian dilaksanakan di Kantor Desa Bungaejaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 10 orang ibu hamil. Kegiatan ini juga dihadiri oleh kepala desa, bidan desa, kader kesehatan, dan mitra Dompet Dhuafa. Metode kegiatan mencakup penyuluhan nutrisi kehamilan, pelatihan penggunaan kalender makanan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi visual berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran nutrisi pada ibu hamil serta meningkatkan kemampuan ibu dalam mengidentifikasi nutrisi tepat sehari-hari selama hamil.

Hendri, Dhika Nadia; Ismaniar, Ismaniar

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2025 Universitas Maritim AMNI Semarang

Verbal abuse in early childhood represents a form of non-physical violence that has serious implications for children's socio-emotional, cognitive, and psychological development. This issue continues to escalate alongside the declining quality of parenting experiences and weakened social control within communities, where verbal aggression is often perceived as an acceptable disciplinary practice. This study aims to identify and analyze the relationship between parenting experiences and community social control with the occurrence of verbal abuse through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were collected from reputable journal articles published between 2020–2025 using inclusion–exclusion criteria and content analysis techniques. The findings reveal that authoritarian parenting, emotional stress, a history of violence, and misconceptions about discipline serve as primary triggers of verbal abuse. In contrast, social environments characterized by strong social bonds, collective anti-violence norms, and active community participation have been shown to effectively reduce the occurrence of verbal abuse within families. This study concludes that verbal abuse is an interactive phenomenon shaped by parenting factors and social structures; therefore, prevention requires a family-based educational approach in conjunction with strengthening community roles through Pendidikan Non Formal.

Chandra Kusuma, Tsakila; Dwi Puspita, Septia; Febriana, Lina; Fajar Riani, Ella; Ti'anatud Diniati, Bintis

This study aims to analyze the management of Village Fund Allocation (ADD) in infrastructure development in Plosokandang Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency. The focus of the study covers three main stages of ADD management, namely planning, implementation, and evaluation, as well as identifying supporting and inhibiting factors in the realization of development. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that the planning stage has implemented participatory principles through the Village Development Planning Deliberation (Musrenbangdes). The community plays an active role in proposing programs, although not all proposals can be realized due to budget limitations. In the implementation stage, infrastructure development proceeds according to the Budget Plan (RAB) and is carried out by the Activity Implementation Team (TPK) with good coordination. Obstacles that arise mainly come from uncertain weather conditions, but can be overcome with technical adjustments. The evaluation stage shows that the entire budget is absorbed 100% without any discrepancy, and all physical activities are achieved according to target. However, community participation in the evaluation is still limited. Supporting factors for success include information transparency, community participation, and accurate priority setting. The main inhibiting factor was the weather, with no administrative or accountability issues identified. Overall, Village Fund Allocation (ADD) management in Plosokandang Village reflects the principles of transparency, accountability, and effective village development.

Elsa Aurelia Margareta; Anggraeny Puspaningtyas; Eddy Wahyudi

Presidensial : Jurnal Hukum, Administrasi Negara, dan Kebijakan Publik 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

This study aims to analyze and explain in greater detail the influence of service quality in managing the Business Identification Number (NIB) through the Online Single Submission (OSS) system on public satisfaction at the Investment and One-Stop Integrated Service Office (DPMPTSP) of Gresik Regency. A quantitative research method was employed, using a structured survey design and distributing questionnaires to 105 respondents who had directly utilized and experienced the OSS service. Service quality was measured using the SERVQUAL dimensions tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy while public satisfaction was assessed based on indicators derived from the Regulation of the Minister of Administrative and Bureaucratic Reform No. 14 of 2017. The collected data were analyzed using simple linear regression to identify the extent of the relationship between variables. The results indicate that service quality has a positive and significant effect on public satisfaction. This means that better, more consistent service quality will increase user satisfaction. The findings confirm that strengthening service quality is essential for improving overall public service performance, especially in digital-based licensing systems.