Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 4141-4160 of 4,793

Analytics

Kodir, Kodir; Anggarawati, Tuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Merokok merupakan kebiasaan yang membahayakan kesehatan. Rokok mengandung zat nikotin yang menimbulkan efek ketergantungan serta menghasilkan karbonmonoksida yang bersifat toksik dan mengganggu sistem oksigenasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan ketergantungan rokok dengan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi pada mahasiswa Akper Kesdam IV/ Diponegoro Semarang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat ketergantungan rokok menggunakan kuesioner Fagerstrom Test for Cigarette Dependence (FTCD), sedangkan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi diukur dengan alat smokerlyzer. Data dianalisa dengan uji Pearson Corellation. Hasil: Hasil analisa menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara ketergantungan rokok dengan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi dengan p=0.042. Hasil penelitian membuktikan semakin tinggi tingkat ketergantungan rokok maka semakin tinggi kadar karbonmonoksida udara ekspirasinya. Saran : Pengukuran tingkat ketergantungan rokok dan kadar karbonmonoksida udara ekspirasi direkomendasikan sebagai data dasar pengkajian keperawatan dalam pembuatan intervensi program berhenti merokok.

Kodir, Kodir; Margiyati, Margiyati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Merokok telah terbukti menimbulkan berbagai gangguan kesehatan bahkan kematian, namun penikmat rokok terus meningkat. Kelompok remaja dan dewasa muda menjadi target konsumen utama rokok beranggapan merokok tidak menimbulkan efek bagi kesehatan sampai usia pertengahan. Derajat merokok seseorang mempengaruhi jumlah paparan gas karbonmonoksida (CO) dalam tubuh. CO yang menempel pada hemoglobin mengakibatkan kadar oksigen dalam tubuh menurun.  Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat merokok dengan saturasi oksigen pada mahasiswa Akper Kesdam IV/ Diponegoro Semarang. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur derajat merokok menggunakan kuesioner yang kemudian dihitung berdasarkan Indeks Brinkman, kadar saturasi oksigen diukur dengan pulse oxymetry. Data dianalisa dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil: Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara derajat merokok dengan saturasi oksigen dengan p=0,000. Hasil penelitian membuktikan semakin berat derajat merokok maka semakin rendah kadar saturasi oksigennya. Saran : Pengukuran derajat merokok dan saturasi oksigen perokok direkomendasikan sebagai data dasar pengkajian keperawatan dalam pembuatan intervensi program berhenti merokok.

Khosim Azhari, Nanang; Anggarawati, Tuti; Wahyu, Elisa

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Mahasiswa tingkat akhir memiliki tanggungjawab menyelesaikan tugas akhir yaitu menyelesaikan karya tulis ilmiah sebagai syarat kelulusan dan memperoleh gelar. Dalam proses menyelesaikan karya tulis ilmiah terdapat berbagai kendala yang menyebabkan stress pada mahasiswa. Salah satu upaya yang dapat dilmelakukan terapi expressive writing. Tujuan : menggambarkan penurunan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir sebelum dan sesudah dilakukan terapi expressive writing. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian menggunakan dua orang mahasiswa tingkat akhir yang mengalami stress ringan sampai stress sangat berat. Penilaian skor stress diukur dengan menggunakan alat ukur Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Hasil: Hasil studi kasus didapatlan bahwa skor stress pada subyek I dengan skor 41 dengan kategori stress sangat verat turun menjadi skor 20 dengan kategori stress sedang, dan untuk subyek II dengan skor 39 dengan kategori stress sangat berat turun menjadi 20  akukan dilakukan untuk mengurangi stress adalah dengan dengan kategori stress sedang. Saran : terapi expressive writing dapat digunakan dalam menurunkan skor stress pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan karya tulis ilmiah

Rahmanti, Ainnur; Septediningrum, Septediningrum

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kegagalan pemberian ASI pada anak, diantaranya karena faktor ibu bekerja. Pada survey awal di Posyandu melati kelurahan Gayamsari terdapat 35 orang ibu bekerja yang memberikan tambahan susu formula untuk anaknya yang masih berumur kurang dari enam bulan. Hal ini merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tujuan : Penulis ingin mengetahui alasan ibu bekerja yang memberikan susu formula pada anaknya. Metode:  Dengan metode pemberian kuisioner dan wawancara terstruktur untuk menceri datanya. Pengambilan data ini dilakukan kurang lebih tiga bulan lamanya. Hasil: Kegagalan terbesar disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu akan pentingnya ASI ekslusif dan keterbatan waktu dalam pemberian ASI. Saran : Pengetahuan akan pentingnya ASI ekslusif menjadi salah satu faktor penentu sikap ibu dalam memberikan ASI esklusif sehingga peran keluarga dan dukungan lingkungan sekitar sangat diprlukan.

Rahmanti, Ainnur; Sunarto, Sunarto

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan Berat Badan Interdialitik (IDWG) adalah peningkatan volume cairan yang diwujudkan dengan kenaikan berat badan sebagai indikator untuk mengetahui jumlah asupan cairan selama periode interdialitik dan kepatuhan management mandiri pasien terhadap regulasi cairan pada pasien yang mendapat terapi hemodialisis. Pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa harus dibatasi asupan cairannya. Upaya untuk mencegah peningkatan IDWG dapat dilakukan dengan pemberian intervensi self care management. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan intervensi self care management terhadap IDWG pada pasien hemodialisa. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pendekatan studi kasus Subyek dalam studi kasus ini adalah 2 orang pasien dengan kriteria pasien dengan gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, pasien yang bersedia diberikan intervensi self care management. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa pemberian intervensi self care managementdapat menurunkan berat badan antar sesi hemodialisisyaitu pada subyek Idari 5 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan) dan pada subyek II dari 6 % (kategori sedang) turun menjadi 0,8 % (kategori ringan). Intervensi self care management terbukti efektif untuk mencegah peningkatan IDWG pada pasien hemodialisa. Saran Intervensi Self care Management direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan untuk pasien yang menjalani hemodialisa

Mulianda, Dwi; Rahmanti, Ainnur; Subekti , Bagas Aji

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Stroke yang menimbulkan lesi pada daerah broca dapat mengganggu pengantar dan pengendali kemampuan berbicara, yang terletak di lobus frontalis kiri berdekatan dengan daerah motorik korteks untuk mengontrol otot-otot artikulasi sehingga pasien akan mengalami afasia motorik.. Afasia menyebabkan kesulitan dalam berkomunikasi sehingga menimbulkan gangguan interaksi sosial, isolasi diri, frustasi, dan depresi.Terapi rehabilitasi afasia sangat dibutuhkan, salah satunya adalah Constraint Induced Aphasia Therapy (CIAT) yaitu terapi verbal dengan kartu dan pembatasan non verbal yang melatih kemampuan memahami, mengucapkan kata dan mengikuti perintah. Tujuan: analisis penerapan CIAT Terhadap Afasia Pasien Stroke Metode: Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif denganpendekatan studi kasus.pada 2 pasien stroke yang mengalami gangguan bicara dan kriteria inklusi yaitu pasien stroke yang menunjukkan gangguan dalam bicara spontan, pemahaman, menamai, repetisi (mengulang), membaca dan menulis. Sebelum terapi CIAT, pengkajian afasia dilakukan dengan token test. Hasil: afasia Subyek I dari skor 22 (kategori sedang) menjadi skor 25 (kategori ringan) dan pada subyek II skor dari 19 (kategori sedang) menjadi skor 20 (kategori sedang).artinya penerapan CIAT efektif terhadap afasia pada pasien stroke di Puskesmas Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Saran :. Penerapan terapi CIAT direkomendasikan melakukan CIAT terhadap pasien stroke dengan afasia.

Wahyuni, Fitri; Astuti, Yuni

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang :. Pengetahuan  dapat mempengaruhi kualitas asuhan keperawatan yang akan diberikan kepada pasien. Ada suatu fenomena bahwa perawat dalam perannya sebagai pemberi asuhan keperawatan kurang memperhatikan aspek kebutuhan spiritual. Tujuan untuk mendiskripsikan bagaimana pengetahuan perawat tentang kebutuhan spiritual pasien di Unit Rawat Inap RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Metode : Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 76 orang, alat pengumpul data  berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan perawat tentang kebutuhan spiritual pasien dalam kategori tinggi yaitu sebesar (1,3 %), kategori sedang  (46,1 %) dan kategori rendah (52,6 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan perawat tentang kebutuhan spiritual pasien di Unit rawat inap RST Bhakti Wira Tamtama dalam kategori rendah. Saran: sebagai seorang perawat untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebutuhan spiritual pasien dengan meningkatkan potensi diri melalui jurnal keperawatan, peningkatan pendidikan dan penambahan materi tentang kebutuhan spiritual dalam pendidikan keperawatan.

Dayaningsih, Diana; Septediningrum W.I

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Latar belakang: Remaja perempuan mengalami serangkaian perubahan biologis, baik dari anatomis maupun fungsional. Salah satu perubahan biologis pada remaja perempuan adalah pada organ reproduksi yang dipengaruhi oleh perubahan hormon. Keputihan dapat bersifat normal dan tidak normal. Keputihan tidak normal perlu diwaspadai karena merupakan gejala suatu penyakit  reproduksi. Keputihan sering dianggap sebagai hal yang umum dan sepele bagi wanita apalagi remaja. Penyebab keputihan berkaitan dengan cara kita merawat organ reproduksi. Pengetahuan mengenai keputihan sangat diperlukan untuk menentukan sikap yang akan dilakukan. Pendidikan kesehatan perlu diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat mengubah sikap. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan dan sikap siswi sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian operasional dengan rancangan penelitiannya adalah one-group pratest-posttest design. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian ini meliputi 120 siswi di SMP Kristen Gergaji Semarang dengan menggunakan cluster sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariat Wilcoxon Match Pair Test. Hasil Penelitian: menunjukkan peningkatan jumlah responden yang memiliki pengetahuan tinggi sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan sebesar 67,5% dengan p value 0,000, dan terdapat peningkatan jumlah responden yang memiliki sikap baik sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan yaitu sebanyak 40,83 % dengan p value 0,000. Hal ini menunjukkan pendidikan kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap.

Anggarawati, Tuti; Kodir, Kodir

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2022 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Jaminan Kesehatan Nasional diselenggarakan untuk memberikan perlindungan kesehatan dalam bentuk manfaat pemeliharaan kesehatan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Setiap peserta JKN mempunyai hak mendapat pelayanan kesehatan. Rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Tetapi pada kenyataannya masih banyak keluhan dari peserta BPJS setelah mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang bermitra dengan BPJS sehingga rumah sakit berupaya untuk memperbaiki mutunya dengan melihat bagaimana tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian secara deskriptif dengan sampel anggota TNI, PNS, Purnawirawan dan keluarga dengan teknik accidental sampling. Hasilnya adalah 100 responden dari bagian pendaftaran dan 100 responden dari bagian rawat jalan berada pada tingkat puas dari pelayanan yang diberikan sebesar 59,7 dan 67,5, kemudian di Unit Gawat Darurat dengan responden 53 menyatakan tingkat kepuasan pada kategori puas 62,26. Untuk  meningkatkan kualitas pelayanan sehingga tingkat kepuasan pelanggan meningkat sebaiknya rumah sakit menyediakan dan menambahkan sarana prasarana, mengadakan pelatihan-pelatihan yang berguna untuk peningkatan pengetahuan dan kompetensi karyawan, dan melakukan penilaian kepuasaan pelanggan secara berkala.

Suhendri, Diru Ahmad; Wulandari, Yustina Wuri; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

          Brownies merupakan salah satu jenis cake yang berbahan dasar tepung dan coklat. Penelitian ini menggunakan tepung mocaf dan tepung bekatul sebagai bahan dasar pembuatan brownies dengan tujuan menghasilkan karakteristik brownies yang tinggi serat, tinggi protein, serta bebas gluten.           Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi yang tepat untuk menghasilkan brownies tepung mocaf dan tepung bekatul kandungan tinggi protein, serat dan bebas gluten. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor yaitu perbandingan tepung mocaf : tepung bekatul dan variasi lama pemanggangan. Faktor pertama perbandingan tepung mocaf dan tepung bekatul (70:30, 60:40, dan 50:50), sedangkan faktor kedua variasi lama pemanggangan (40, 50 dan 60 menit) sehingga menghasilkan 9 perlakuan.           Hasil penelitian  menunjukkan bahwa rasio konsentrasi tepung mocaf dan tepung bekatul 50 gram dan tepung bekatul 50 gram dengan variasi lama pemanggangan sebesar 40 menit merupakan formulasi brownies yang terbaik karena memiliki karakteristik kimia dan sensoris yang diharapkan yaitu kadar air 19,17%, kadar abu 1,97%, kadar lemak 21,33%, kadar serat pangan 15,15%, kadar protein 5,29%, kadar karbohidrat 52,24%, serta uji sensoris terhadap warna 3,34; rasa mocaf 2,91; rasa bekatul 2,81; tekstur lembut 3,33; aftertaste bekatul 3,17; dan kesukaan keseluruhan 3,47.

Nurrohman, Rifai; Karyantina, Merkuria; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Tortilla chips ialah suatu produk olahan jagung dari hasil proses pemasakan dengan larutan alkali, penggilingan, pengeringan dan penggorengan. Penelitian ini menggunakan jagung, serbuk ketapang dan tepung daun kelor sebagai bahan dasar pembuatan tortilla. Serbuk ketapang memiliki kandungan protein dan serat dengan jumlah yang cukup banyak sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan tortilla, sedangkan tepung daun kelor memiliki kandungan serat dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi tortilla serbuk ketapang dengan ditambahkan tepung daun kelor yang tinggi protein, serat dan antioksidan.  Penelitian ini dilakukan dengan  metode  Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari  1 faktor yaitu perbandingan jagung, serbuk ketapang dengan dan tepung daun kelor. Dari faktor tersebut didapatkan 9 perlakuan P1 (jagung 72g, sebuk ketapang 18g, kelor 10g) sampai dengan P9 (jagung 48g, serbuk ketapang 32g, kelor 20g). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan kadar serat kasar tertinggi yaitu P8 (jagung 56g, serbuk ketapang 24g, kelor 20g) dengan nilai 3,67%, kadar protein tertinggi pada perlakuan P7(jagung 64g, ketapang 16g, kelor 20g) dengan nilai 10,35%, kadar mineral abu tertinngi pada P6 (jagung 51g, serbuk ketapang 34g, kelor 15g) dengan nilai 4,50%, dan kesukaan keseluruhan terdapat pada perlakuan P1 (jagung 72g, sebuk ketapang 18g, kelor 10g)dengan nilai 3,32 (suka).Â

Fadilla, Hellen Nurviana; Wiratara, Pinasthika Rizkia Warapsari; Sutrisno, Eko

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2022 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salah satu minuman siap minum yang popular adalah teh. Daun kalistemon (Melaluca viminalis) memiliki aroma yang menyegarkan dan aktivitas antioksidan yang tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai minuman teh herbal. Kurma Sukari dapat digunakan sebagai pemanis alami pada minuman teh herbal. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh suhu perebusan dan perbandingan penambahan ekstrak kurma Sukari pada teh herbal daun kalistemon terhadap aktivitas antioksidan, total gula, dan komponen fenolik total. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan pada penelitian ini dengan variasi suhu perebusan (50oC dan 60oC) dan penambahan ekstrak kurma Sukari (30%, 50% dan 70% (v/v)). Analisis data yang digunakan adalah ANOVA dua jalan (α=0,05). Hasil penelitian teh herbal daun kalistemon menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi pada perlakuan suhu perebusan 60oC dengan penambahan ekstrak kurma Sukari sebesar 30% yaitu 71,45%. Sedangkan perlakuan suhu perebusan suhu 50oC dan penambahan ekstrak kurma Sukari 50% memiliki kandungan fenolik total tertinggi yaitu 3,56mg/mL. Teh herbal daun kalistemon yang mengandung total gula tertinggi dihasilkan dari perebusan suhu 50oC dengan penambahan ekstrak kurma Sukari 70%, yaitu 3,92%. Berdasarkan aktivitas antioksidan tertinggi, perlakuan terbaik adalah teh daun kalistemon yang direbus pada suhu 60oC dengan penambahan ekstrak kurma Sukari 30%.

Nugraheni, Denty; Narendra, Albertoes Pramoekti; Latuperissa, Rudy

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Manajemen koleksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang mencakup perencanaan, pengorganisiran, pendistribusian, serta pemeliharaan dan perawatan terhadap koleksi maupun sumber informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. Dimana tujuan dari diterapkannya manajemen koleksi yaitu untuk mengelola koleksi secara terogranisir dan sistematis sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi penggunanya. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk meninjau manajemen koleksi khususnya pada layanan Repositori Online Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dengan narasumber dalam penelitian ini yaitu direktur dan kepala bagian teknis Perpustakaan O. Notohamidjojo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan dua metode penelitian yang meliputi wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa manajemen koleksi pada layanan repositori Perpustakaan O. Notohamidjojo Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga sudah terlaksana sesuai dengan fungsi manajemen pada umumnya, namun dalam pelaksanaanya masih membutuhkan beberapa hal terkait dengan pengembangan jenis item atau publikasi yang diserahkan dari lingkup sivitas akademika dan tenaga kependidikan UKSW ke pihak perpustakaan. Selain TA (tugas akhir) pihak perpustakaan juga ingin mengembangkan pada penelitian dosen-dosen dan hal tersebut sedang berjalan dengan mendorong peraturan rektor terkait dengan wajib serah-simpan dari karya-karya ilmiah.

Hernandez, Axel; David, Felix

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Perkembangan teknologi memiliki dampak yang besar terhadap beberapa sektor kehidupan salah satunya adalah sektor perbankan. Dalam memanfaatkan kemajuan teknologi bank meningkatkan layanan dengan cara memberikan diferensiasi dari segi pelayanan maupun segi produk yang lebih baik dibandingkan dengan para pesaingnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi mobile banking sebagai aspek kepuasan nasabah yang terdiri dari kualitas layanan, kualitas informasi dan kualitas sistem. Bank XYZ memberikan fasilitas mobile banking yang terbaik kepada nasabah yang diberi nama OCTO Mobile. Pada OCTO Mobile terdapat berbagai macam layanan mulai dari m-transfer, m-payment, m-commerce dan lain sebagainya. Permasalahan yang terjadi karena adanya keluhan dari nasabah tentang fitur OCTO Mobile yang dianggap kurang user friendly dan terkadang terjadi error. Masalah tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan model yang terdiri dari kualitas layanan, kualitas informasi, dan kualitas sistem [1]. Data yang akan diteliti seluruh nasabah pengguna mobile banking. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu SPSS. Hasil analisis diperoleh hasil uji Ttest yang menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, kualitas informasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dan kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sedangkan dalam hasil uji Ftest menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel kualitas layanan, kualitas informasi dan kualitas sistem berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah.

Tiyana, Fera; Manuputty, Augie David

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Sistem Informasi merupakan aset yang sangat penting dalam dunia bisnis, dalam penelitian ini bisnis home industri yaitu bisnis Bakmi Phan yang memproduksi bakmi kuning dalam bentuk bakmi kering dan bakmi basah yang di distribusikan ke luar kota maupun ke dalam kota. Pabrik Bakmi Phan ini sendiri sudah berdiri sejak 1980. Namun, dalam proses bisnis Bakmi Phan, masih ditemukan banyak sektor yang belum sepenuhnya memanfaatkan SI/TI, terutama dalam segi marketing yang hanya melalui metode penjualan konvensional melalui kios di pasar dan pemasaran melalui whatsapp business. Maka dari itu dapat diatasi dengan perencanaan strategis SI/TI dengan menggunakan metode ward and peppard, yang mana dalam metode ini banyak menerapkan metode lain yang dapat dianalisis secara bertahap, yaitu dengan menggunakan analisis lingkungan SI/TI dengan menerapkan metode analisis SWOT dan analisis Five Force Porter. Selain itu, untuk portofolio aplikasi dibuat dengan menggunakan metode McFarlan Strategic Grid. Maka akan didapatkan hasil pemetaan portofolio aplikasi seperti SI Marketing, SI Gudang, SI Keuangan, dan website resmi untuk Bakmi Phan yang nantinya akan dapat diterapkan pada Bakmi Phan.

Muhammad Dandi Yahya; Eko Nursanty; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Pengembangan Wisata Air Bendungan Logung di Kudus ini mempunyai latar belakang mengembangkan area wisata air di sekitar bendungan. Mengangkat sektor pariwisata untuk wisatawan yang berkunjung ke Kudus dengan menggunakan konsep perancangan dasar sebagai tumpuan untuk membantu menopang ekonomi daerah dan masyarakat sekitar Kabupaten Kudus. Tujuan perancangan untuk meningkatkan ekowisata yang ada pada Bendungan Logung serta mengedukasi masyarakat untuk menjaganya serta meningkatkan kualitas dan kuantitas dari sarana prasarana yang  tersedia di kawasan wisata air Bendungan Logung di Kudus. Memiliki kondisi tapak yang berkontur sangat membantu Analisa desain untuk menentukan zoning dan gubahan massa pada desain bangunan. Menggunakan konsep Arsitekur Neo Vernakular yang mengusung tema kearifan lokal pada Kabupaten Kudus, sehingga membuat hasil perancangan pada desain semakin menarik dan membuat terciptanya nuansa kearifan lokal pada desain. Material yang digunakan juga menjadi daya tarik dengan menggunakan batu bata ekspos dan kayu. Perancangan Pengembangan Kawasan Wisata Air Bendungan Logung yang berlokasi di Kudus adalah sebuah kawasan wisata air yang berada di lingkungan Bendungan Logung yang terdiri dari beberapa wahana watersport, restoran, cottage, dan fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan berguna untuk daya tarik dari sektor pariwisata dan perekonomian. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Ghani Sayid Hamzah; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang merupakan salah satu bangunan bergaya arsitektur Belanda yang dibangun di tanah Jawa. Arsitektur indische Belanda merupakan arsitektur yang memadukan antara budaya Barat dan Timur. Arsitektur indische Belanda hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan. Bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dibangun pada tahun 1760, dan bangunan ini merupakan salah satu bangunan tertua di kawasan Kota Lama Semarang. Fungsi awal bangunan ini adalah kantor pengadilan (Rad Van Justitie), kemudian menjadi Gedung Pengadilan Negeri Semarang pada masa Orde Baru, pada tahun 2006 dikonservasi dan dimanfaatkan sebagai rumah makan (adaptive reuse). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gaya arsitektural indische Belanda pada bangunan ‘Ikan Bakar Cianjur’ Semarang. Agar terjaga keasliannya dan dijadikan sebagai pendataan bangunan cagar budaya sebagai langkah awal untuk dilestarikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif-rasionalistik dengan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan objek pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang dan menganalisa gaya dan karakter bangunan dari masa ke masa. Hasil penelitian merupakan temuan karakteristik pada bangunan “Ikan Bakar Cianjur” Semarang terhadap outline, irama pada arsitektur dan interior bangunan, dan kualitas bangunan yang dapat dimanfaatkan The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building is one of the Dutch architectural-style buildings built in Java. Indische Dutch architecture is an architecture that combines Western and Eastern cultures. Indische Dutch architecture comes from the work of Dutch architects and is intended for the Dutch who lived in Indonesia, in the pre-independence period. The "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building was built in 1760, and this building is one of the oldest buildings in the Old Town area of ​​Semarang. The initial function of this building was a court office (Rad Van Justitie), then it became the Semarang District Court Building during the New Order era, in 2006 it was conserved and used as a restaurant (adaptive reuse). This study aims to determine the characteristics of the Dutch Indische architectural style in the 'Ikan Bakar Cianjur' Semarang building. Maintaining its authenticity and serving as a data collection on cultural heritage buildings is the first step to being preserved. This study uses qualitative-rationalistic research with descriptive methods, namely describing objects in the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building and analyzing the style and character of the building from time to time. The results of the study are characteristic findings of the "Ikan Bakar Cianjur" Semarang building on the outline, the rhythm of the architecture and interior of the building, and the quality of the building that can be utilized. 

Dwi Ayu Puspitasari

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh kualitas pelayanan pegawai terhadap kepuasan penumpang. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kepuasan penumpang. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan terhadap kepuasan penumpang dimana hasil tersebut mempunyai nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,633. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan tangible dan responsiveness untuk meningatkan kepuasan penumpang

Ni’matul Arifah

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

       Penelitian ini dilakukan di Hotel Bliss Soetta semarang dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kompensasi dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan di Hotel Bliss Soetta Semarang. Data penelitian ini diperoleh melalui kunsioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 32 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak manajemen dan karyawan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistic kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen, uji model, uji hipotesis namun sebelumnya diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisi regresi menunjukkan bahwa adanya pengaruh kompensasi dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan di Hotel Bliss Soetta Semarang. Maka hasil uji analisis berganda menunjukkan nilai F yang signifikan dengan  nilai korelasi determenasi square sebesar 0,690. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatan kinerja karyawan perlu adanya kompensasi dan promosi jabatan yang sesuai.

Mohamad Bagus Chanif Muslim

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Taman Nusa Bali yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan  yang mana mengalami kondisi kuranng baik meliputi adanya penurunan tingkat kunjungan wisatawan setiap tahunnya, disamping itu ada beberapa kondisi komponen pariwisata perlu ditingkatkan. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadap variabel dependent, uji model, uji hipotesis, dan  namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peningkatan atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas terhadap kepuasan wisatawan. Maka  hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi adjusted R2 square sebesar 0,604. Hal ini menunjukkan bahwa semua atraksi, aktivitas, amenitas, dan aksesibilitas mempengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 60,4%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan seluruh komponen pariwisata guna meningkatkan kepuasan wisatawan pada periode berikutnya.