Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 4061-4080 of 4,188

Analytics

Martina Martina; Simai Simai; Felipus Nubatonis

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Sumber Daya Manusia di Gereja Kristen Setia Indonesia Jemaat “Moria” Empaong. Sumber daya manusia merupakan potensi yang terdapat pada manusia dan perlu untuk dikembangkan dan dilatih agar dapat dimanfaatkan. Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen bukan hanya sebagai tenaga pengajar  tetapi Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen seharusnya bisa mendidik manusia menjadi manusia yang berpotensi.

Rasna Rasna; Eliantri Putralin; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2020 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen pada Anak Di kalangan Wanita Pekerja Di Dusun Bongo Kasuil. PAK pada anak adalah proses untuk mengajarkan kebenaran firman Tuhan dalam pribadi anak-anak, untuk lebih mengenal akan anugerah Tuhan dalam kehidupan mereka dan menjadi lebih baik dalam karakternya.

Nurun Nadhifah

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penyusun mendeskripsikan tentang kinerja karyawan tas pada Home Industry Omah Kreasi Tas Puncanggading Mranggen, Demak dan mendeskripsikan tentang analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen, Demak. Hasil penelitian ini pertama adalah Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak sudah menerapkan kinerja karyawan tas dengan baik. Karena Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen sebelum memulai kegiatan produksi seluruh sumber daya alam atau bahan baku memproduksi tas merupakan alat atau barang yang bersih. Kedua analisis SWOT Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen Demak: 1).Kekuatan: proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin dan memiliki karyawan yang banyak dan dilakukan dengan beberapa tahapan yang terarah. 2). Kelemahan: Dengan tingkat pendidikan yang rendah menjadi kelemahan Home Industry Omah Kreasi Tas Mranggen untuk dapat memajukan perusahaan. 3). Peluang: Adanya loyalitas konsumen terhadap perusahaan. 4). Ancaman: Banyak pesaing perusahaan yang bergrak dibidang produksi tas baik didalam maupun diluar.

Wiwit Aris Pranata; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Timotius Tote Jelahu

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Dalam  penulisan  skripsi  ini,  penulis  membahas  tentang  penanaman karakter melalui pendidikan agama Katolik di sekolah dasar. Penulisan skripsi ini melihat  pentingnya  pendidikan  agama  Katolik  untuk  menanamkan  karakter kepada siswa. Penulis melihat bahwa kurangnya penanaman nilai karakter di sekolah sehingga banyak siswa yang kurang sopan dan tidak menghargai guru dan siswa lainnya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode studi pustaka yang menelaah tentang teori-teori nilai-nilai karakter dan pendidikan agama Katolik. Pendidikan Agama Katolik merupakan pendidikan yang dapat membuat siswa  semakin  mengenal  imannya.  Pendidikan  Agama  Katolik  sangat  efektif untuk penanaman nilai karakter karena inti dari pendidikan Agama Katolik adalah penanaman nilai-nilai yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter. Penanaman nilai karakter melalui pendidikan agama Katolik sangan efektif, karena dalam pendidikan Agama Katolik memuat nilai-nilai karakter yang ditanamkan kepada siswa.

Maria Marlina Dewi; Paulina Maria Ekasari Wahyuningrum; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peran  Pendidikan  Agama  Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean. Kepribadian yang buruk tidak hanya pada orang dewasa akan tetapi telah menjalar pada generasi muda. tingkat kematangan dan pengaruh lingkungan yang dialami serta merosotnya nilai- nilai moral dalam kehidupan masyarakat seperti tindak kekerasan, meningkatnya perilaku merusak diri, rendahnya rasa hormat kepada orang tua, rendahnya rasa tanggung jawab individu,  ketidakjujuran,  rasa  ketidakpedulian,   kurang  bersyukur,   dan   kebenciaan terhadap sesama juga marak terjadi di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan  mengunakan  teknik  wawancara  dan  dokumentasi  dengan  9  informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data display (penyajian data), dan Conclusion/Verification (penarikan kesimpulan). Hasil peneititan ini menunjukkan bahwa peran Pendidikan Agama Katolik dalam membentuk kepribadian peserta didik di SMA Negeri 1 Parenggean sudah cukup baik. Dengan adanya pembelajaran Pendidikikan Agama Katolik membimbing dan membantu memperbaiki kepribadian peserta didik menjadi lebih baik. Pendidikan Agama Katolik menjadi pedoman dan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian peserta didik dan mengembangkan kepribadian peserta didik dengan menanamkan nilai kedisiplinan, kejujuran dan tanggung jawab, peduli, saling menghormati, dan saling menghargai satu sama lain.

Rossi Maria; Fransiskus Janu Hamu; Silvester Adinuhgra

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2020 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan media video terhadap minat siswa kelas V dalam proses pembelajaran pendidikan agama Katolik. Media video adalah salah satu alat bantu guru, yang dapat menjembatani guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan menampilkan materi pembelajaran PAK yang dikemas kedalam bentuk video dan video yang sudah ada kaitannnya dengan materi pembelajaran PAK. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode observasi dan metode tes.  Populasi  pada  penelitian  ini  adalah  siswa-siswi  kelas  V  Katolik  Santo Yohanes Don Bosco Palangkaraya dan siswa-siswi kelas V.A V.B dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, angket dan hasil belajar siswa kelas V.A dan V.B. Setelah data diperoleh,  kemudian  data  diuji  dengan  uji  t  atau  uji  beda  untuk  mengetahui apakah hasil observasi dan hasil belajar siswa yang sudah diperoleh benar-benar valid dan reliable sehingga dapat digunakan untuk analisis selanjutnya. Dari hasil uji hipotesis observasi dan hasil belajar siswa dibuktikan bahwa ada terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik Santo Don Bosco Palangka Raya. Hasil penelitian dengan analisis data observasi menunjukan bahwa dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil observasi adalah sebesar 4,438. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya. Dari data yang telah dianalisis pada tahap sebelumnya menggunakan rumus uji t atau uji beda, hasil tes adalah sebesar 3,214. Hasil tersebut lebih besar dari 2,919. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ha diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penerapan media video terhadap minat belajar siswa SD Katolik St Don Bosco Palangka Raya.  

Anita, Anita; Muhayat, Imam; Wahyudi, Nur

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Profesionalisme guru adalah seorang yang bertugas untuk menyampaikan ilmu pengetahuan, kecakapan kepada peserta didik yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh aspek pribadi. Masalah yang dihadapi di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yakni kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh seorang guru itu terhambat karena adanya kesenjangan antara teori dan praktik. Hal ini yang mendasari dilakukannya penelitian di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali yang memiliki siswa yang prestasi belajarnya cukup baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020, dan faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah Peranan profesionalisme guru di MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali telah terlaksana dengan baik. Walaupun ada faktor yang tidak dijalankan dengan profesional. Faktor dalam meningkatkan mutu pembelajaran ada 2 faktor yaitu pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya adalah faktor internal guru, kurikulum, dan kepala sekolah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah latar belakang pendidikan guru dan ekonomi. ABSTRACTTeacher professionalism is a person whose duty is to convey knowledge, skills to students who aim to develop all personal aspects. The problem faced at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali is that the professional competency that must be possessed by a teacher is hampered because of the gap between theory and practice. This is the basis for conducting research at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali which has students whose learning achievement is quite good. The purpose of this study was to determine the role of professionalism of teachers in MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020, and factors in improving the quality of learning at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali Academic Year 2019/2020. This type of research is descriptive qualitative approach with three data collection techniques, namely: observation, documentation, and interviews. The results of this study are the role of teacher professionalism at MI Bina Ihsan Mulia Badung Bali has been well implemented. Although there are factors that are not carried out professionally. There are 2 factors in improving the quality of learning, namely supporting and inhibiting. Supporting factors are internal factors of teachers, curriculum, and school principals. While the inhibiting factors are the educational background of teachers and economics.

Arifin, Syamsul; Qosim, Achmad; Khoeron, Khoeron

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu fenomena siswa khususnya siswa MTs. Banyak dari mereka masih belum bisa membaca Alquran, maka dari itu guru memiliki peranan untuk meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa. Tujuannya untuk mendiskripsikan penerapan metode Grand MBA pada pembelajaran Alquran dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan kualitas kemampuan baca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Grand MBA di MTs Hidayatullah Denpasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penerapan metode Grand MBA dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah dilakukan secara klasikal dan dapat dikategorikan baik, kualitas siswa dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam membaca Alquran dengan baik dan benar. Sedangkan faktor pendukung diantaranya: kualitas guru yang baik sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa dalam mengikuti pengajaran Alquran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan tambahan pengetahuan dan masukan bagi pengelola lembaga pendidikan yang beorientasi terhadap pembelajaran Alquran.

Ramlan, Ramlan; Isroani, Farida

Jurnal Faidatuna 2020 STAI Denpasar Bali

Educational activity is a process that is designed in such a way and applied formally and measurably with the hope of achieving maximum and effective goals, especially the goals of national education as stated in article 3 of Law no. 20 of 2003. In achieving this National education goal, this goal was designed by experts in the national capital while the humans who serve as this national goal are in areas with different cultures and intelligences, as well as teachers who carry out the heavy task must be able to describe and interpret Law no. 20 of 2003 must be able to achieve this at the same time, besides the teacher's responsibility to educate the nation's children, teachers also have responsibilities that are no less serious towards their families, both economic and other responsibilities. It is very wise for the government to pay more attention to teachers with a policy of providing additional financial income from the professionalism of teachers, namely a professional allowance of 100% of the basic salary, teacher professionalism is a condition for obtaining this allowance and to be recognized as a professional teacher, teachers must meet various requirements. as evidenced by the portfolio collected. Unfortunately in the collection of fortopolio there are many loopholes for dishonesty by some unscrupulous teachers where the skills and professionalism of the teacher are not as what the fortopolio explains, because fortopolio can be obtained without strict selection, so teachers who are considered professional by the state and have been given the trust to educating the nation's children and have been rewarded with a professional allowance (which is called a certification allowance) even though not all certified teachers are necessarily professional, because fortopolio is easy to manipulate.

Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyampaian paparan materi  Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan  menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta. Pengabdian kepada masyarakat dengan menghadirkan guru, kepala sekolah dan perwakilan orang tua peserta didik yang tergabung dalam komite sekolah secara bersama-sama dalam acara paparan materi dan tanya jawab interaktif hingga pada level penguasaan guru SD Kestalan Surakarta tentang Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik. Dengan Optimalisasi Komunikasi Antar Pribadi Dalam Pendidikan Menuju Generasi Emas Pada Guru dan Orangtua Peserta Didik di SD Kestalan Surakarta ini dimaksudkan agar mampu menumbuhkan atensi peserta didik, interaktif, komunikatif dan suasana yang menyenangkan dalam proses pembelajaran tematik Integratif di kelas. Sehingga dengan kondisi yang nyaman dan menyenangkan ini prestasi belajar peserta didik meningkat. Dengan meningkatnya prestasi belajar peserta didik secara otomatis akan meningkat pula peringkat sekolah tersebut. Sehingga terjalin hubungan harmonis antara guru dengan peserta didik dan guru dengan orang tua peserta didik dalam hal pendidikan dan tumbuh kembang peserta didik menuju generasi emas. Pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru di SD Kestalan Surakarta, sejumlah  30 peserta yang terdiri dari  guru ,Kepala Sekolah beserta orang tua peserta didik sebagai perwakilan Komite Sekolah. Pelaksanaan pada hari Senin 15 Juli 2019 di ruang kelas SD Kestalan Surakarta dengan pola waktu pelaksanaan selama 6 jam, mulai pukul 8.00 wib hingga pukul 15.00 wib.  Luaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1). Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat komunikasi Antar Pribadi dalam pendidikan guna mendukung kelancaran proses pembelajaran. (2). Memberikan kejelasan secara teoritis dan pemahaman yang lebih baik tentang belajar, obyek belajar serta situasi dan kondisi belajar di Sekolah Dasar.(3). Memberikan kontribusi pemikiran bagi pengelola pendidikan dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru di Sekolah Dasar melalui komunikasi antar pribadi dalam pendidikan. (4). Menjalin hubungan komunikasi antara guru dari pihak sekol;ah dan orangtua peserta didik di  Sekolah Dasar agar terbentuk komunikasi integratif dalam pendidikan. Selanjutnya hasil pengabdian kepada masyarakat ini dipresentasikan dalam Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyrakat dan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian masyarakat terakreditasi dan ber ISSN.   Kata Kunci :   Komunikasi Antar Pribadi   Â

Sarafuddin, Sarafuddin; Winarto, Winarto

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru dalam mendidik karakter peserta didik melalui media tembang macapat pangkur pupu 2 serat wedhatama di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Peran guru di sekolah sangat berpengaruh pada kemajuan dan perkembangan karakter peserta didik untuk mengenali dan mencintai seni dan budaya daerahnya. Pendidikan karakter juga dapat menumbuhkan kepribadian positif pada peserta didik untuk menghargai kearifan lokal daerahnya. Selama ini kadang-kadang guru di sekolah hanya sekedar melaksanakan kewajiban mengajar dengan tuntutan ketercapai ketuntasan materi pembelajaran. Artinya bahwa guru di sekolah kurang maksimal dalam memanfaatkan media pembelajaran terutama media berbasis seni untuk mendidik karakter peserta didik. Kondisi ini diperoleh berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Pengabdian ini dilakukan di SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, dan perijinan, dan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan dan kolaborasi, dan tahap evaluasi. Target luaran yang diharapkan adalah guru-guru SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar yang mengikuti kegiatan ini memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap pendidikan karakter peserta didik sehingga dapat menuai prestasi yang baik. Selain itu juga dapat tersusun artikel ilmiah untuk dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari guru dan peserta didik SDN 02 Papahan Tasikmadu Karanganyar.Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan dapat memberikan penguatan pemahaman pada guru-guru tentang betapa pentingnya pendampingan dalam menanamkan karakter peserta didik. Kondisi tersebut tidak bisa dipungkiri bahwa apabila peserta didik didekatkan dan diajarkan tentang kearifan lokal seperti tembang macapat pangkur pupuh 2 serat wedhatama, maka pada diri mereka akan tumbuh karakter baik yaitu kecintaan terhadap seni dan budaya daerahnya.  Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Karakter, Media Tembang Macapat Pangkur          Pupuh 2 Serat Wedhatama.

mustofa, mukhlis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dalam pengelolaan kelas menentukan keberhasilan proses pembelajaran. Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas Sekolah Dasar Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SD Djama’atul Ichwan menjadi sebuah bagian untuk mendukung keberhasilan pembelajaran. Optimalisasi Pembelajaran berbasis spasial menuju peningkatan kualitas pembelajaran ini akan berlangsung efektif didukung dengan Modul Pelatihan penyusunan bahan ajar. Penerbitan modul pembelajaran perlu disusun untuk mengetahui seberapa optimal pembelajaran dilakukan. Melalui Modul Pembelajaran berbasis spasial tentunya akan didapatkan panduan pelatihan  yang akurat yang membantu guru untuk pengelolaan pembelajaran dan sebagai panduan dalam pengambilan keputusan dan mengikuti perkembangan yang telah dicapai oleh siswanya. Berdasarkan survei di lapangan terdapat fenomena rendahnya pemahaman spasial guru. Oleh karena itu, pada pengabdian kepada masyarakat kali ini tim mengadakan pelatihan untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah memberikan Pelatihan Penyusunan modul  IPS Berbasis Spasial Bagi Guru Kelas dalam manajemen pembelajaran kepada guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta  sehingga peserta dapat menerapkan pola manajemen sekolah dalam efektif dan efisien dalam pengelolan lembaga pendidikan.Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini  ditujukan untuk Guru Kelas guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan pembelajaran berkaitan ketimpangan yang ada di era modern ini. Pelatihan ini akan membantu para Guru kelas dalam meningkatkan kemampuan penyusunan bahan ajar.Pengabdian masyarakat ini dilakukan di guru SD Jama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: 1) persiapan, 2) pelaksanaan pelatihan meliputi penyajian materi, penugasan membuat pembelajaran berbasis spasial. Target luaran yang diharapkan adalah Guru kelas yang mengikuti pelatihan pembelajaran berbasis spasial dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan  mengaplikasikannya sendiri pada proses kesehariannya, sekaligus mendokumentasikannya dalam bentuk modul pembelajaran yang dapat digunakan bersama bagi guru kelas. Diharapkan modul ini dapat didesiminasikan kepada guru kelas di wilayah lain. guru kelas yang mengikuti pelatihan pun dapat menyesuaikan sesuai dengan perkembangan pengetahuan terkini.katakunci : Pembelajaran IPS BerbasisSpasial, kualitaspembelajaran

Suryo, Herning

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

ABSTRACT Community Service Activities titled "Increasing Political Awareness of Beginner Voters in the Digital Era" aims to promote the importance of political awareness in this political year especially in the digital era, so that novice voters can wisely sort out positive political communication and then be able to exercise their voting rights. appropriately. Community Service should be beneficial to various parties, including contributing to foster more awareness about politics, especially in the city of Surakarta; It is the third Dharma Perguruan Tinggi and the results can be valuable input for the development of the LP2M Unit and as a supporter of other Higher Education Tri Dharma activities, namely Education and Research. Community Service was attended by 50 participants of vocational students in the city of Surakarta. The output of this Community Service activity can be published in Proceedings in the Senadimas.Keywords: Awareness, Beginner Voters, Politics, Digital Era ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Peningkatan Kesadaran Politik Pemilih Pemula di Era Digital” ini bertujuan untuk mensosialisasikan tentang pentingnya kesadaran politik di tahun politik ini terlebih di era digital, sehingga pemilih pemula dapat memilah dengan bijak komunikasi politik yang positif dan kemudian dapat menggunakan hak pilihnya dengan tepat. Pengabdian kepada Masyarakat ini hendaknya bermanfaat bagi berbagai pihak, antara lain memberikan kontribusi untuk lebih menumbuhkan kesadaran tentang politik terutama di Kota Surakarta; Merupakan pelaksanaan Dharma Perguruan Tinggi yang ke tiga dan  hasilnya dapat sebagai masukan yang berharga bagi perkembangan Unit LP2M dan sebagai pendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lain yaitu Pendidikan dan Penelitian. Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh 50 peserta siswa-siswi SMK di Kota Surakarta. Luaran dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah dapat dimuat pada Proceeding di Senadimas.Kata Kunci : Kesadaran, Pemilih Pemula, Politik, Era Digital

haqqi, halifa; Dipokusumo, GPH

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

To encourage political participation, good political education is needed. Political education can target young people as agents of change that have much influence in political development. Therefore, it is important to provide political education in strengthening the political participation of Indonesian youth. This program aims to provide Political Education in Strengthening Youth Political Participation. The service program was held in a four-month time series, from January to April 2019. The socialization activities had been held in Mandan, Sukoharjo Regency on Saturday, April 21, 2019 for one day, attended by 34 young people. The method used in program was socialization and active discussions, and providing motivation for the participants, which was previously preceded by participant assessment activities. The socialization activity lasted for one day. The core material of socialization consists of (1) political introduction; (2) the importance of political participation; (3) youth's ideal actions in political participation. The members of this program were Youth Organization of Mandan , Sukoharjo. Through this program, it can be beneficial for: (1) youth and the general public, to get a picture of political education and positive political participation; (2) for regions, can develop regional potential, regional promotion, and regional development; (3) for tertiary institutions, as fulfillment of the Tri Dharma element of Higher Education. Keywords: Mandan, political education, youth.

Hakim, Luqman Al; Handayani, Sri; Santika, Ria; Melati, Nimas Ayu

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Perkembangan desa Plesungan dalam hal kepariwisataan, seni, dan budaya mendorong peningkatan sarana prasarana, pemberdayaan sumber daya manusia, dan explorasi sumber daya alam. Bidang kepariwisataan berupa sendang plesungan berkembang dengan baik seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung sehingga meningkatkan income bagi desa plesungan. Dalam bidang seni dan budaya, beragamnya pertunjukan seni, berupa festifal sendang plesungan, padepokan lemah putih, reog, dan studio plesungan merupakan bentuk pelestarian dan pengembangan seni dan budaya lokal dan wujud regenerasi bagi generasi muda setempat. Peningkatan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan, seni dan budaya desa Plesungan bermanfaat untuk melestarikan eksistensi potensi lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan meluas ke wisatawan mancanegara. Eksplorasi sumber daya alam untuk memperluas area kepariwisataan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan potensi desa yang bermuara pada pemanfaatan secara optimal sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Plesungan.Peranan sumber daya manusia dalam pengembangan potensi desa Plesungan tidak terlepas dari kegiatan yang bersifat kreatif, inovatif, dan memiliki nilai promotif. Penggunaan bahasa yang santun, sopan, dan menggunakan tata nilai yang baik merupakan aktifitas yang bernilai promotif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung di desa Plesungan. Kecakapan berbahasa daerah dan bahasa Indonesia menunjukkan sikap cinta tanah air dan melestarikan budaya lokal, namun ketrampilan berbahasa mancanegara, khususnya bahasa Inggris juga merupakan hal yang perlu diwujudkan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Mewujudkan sumber daya manusia yang cakap dan terampil dalam berbahasa Inggris memerlukan langkah-langkah konkret, diantaranya adalah analisa kebutuhan bahasa Inggris untuk mengidentifikasi ragam bahasa Inggris yang diperlukan untuk menunjang kepariwisataan desa Plesungan. Respon positif dari masyarakat tentang kebutuhan bahasa Inggris wisatawan mancanegara perlu ditingkatkan sebagai upaya memfasilitasi kunjungan mereka.Hasil pengabdian ini adalah (1) diperolehnya ragam bahasa Inggris yang diperlukan bagi pelaku usaha wisata desa Plesungan, yaitu Pengenalan diri (Introducing myself); bertanya dan memberikan informasi (asking and giving information); menawarkan produk/cinderamata khas desa (offering local souvenirs), memberikan saran (giving suggestion); dan mengundang (invitation); (2) profil warga Plesungan bahwa 75% warga termasuk kategori usia produktif sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi kepariwisataan dan seni budaya lokal; dan (3) optimalisasi promosi desa berbasis digital melalui media sosial diperlukan baik dalam bentuk bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Hanik, Nur Rokhimah; Harsono, Sri

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah; 1. Untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran komparatif yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan ditinjau dari kemampuan analisis mahasiswa. 2. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa setelah setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian eksperimental. Subyek penelitian yang digunakan adalah mahasiswa semester II regular program studi pendidikan Biologi FKIP Univet Bantara Sukoharjo angkatan 2017/2018 sebanyak 12 orang.Waktu penelitian mulai bulan April sampai Juli 2018. Hasil belajar (kemampuan Analisis) yang diukur adalah hasil pre test dan pos-tes setelah selesai proses pembelajaran dengan pendekatan kolaboratif yang berbasis komparatif. Tehnik pengumpulan data dengan test dan analisis data dengan Uji Mann Whetney. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa;  1. Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan kolaboratif pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan sangat efektif dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa 2.  Model pembelajaran Komparasi yang diintegrasikan dengan pendekatan  kolaboratif  pada  mata  kuliah  Anatomi Tumbuhan dapat meningkatkan hasil belajar (kemampuan analisis) mahasiswa secara signifikan dari rata-rata 63,08 menjadi 85,77

Niken Agita Hayuputri; Sumarwanto; Astari Wulandari

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Mahasiswa merupakan suatu kelompok dalam masyarakat yang memperoleh statusnya karena ikatan dengan perguruan tinggi. Mahasiswa juga merupakan calon intelektual atau cendekiawan muda dalam suatu lapisan masyarakat yang sering kalisyarat denganberbagai predikat. Memberdayakan mahasiswa dapat menjadi sebuah cara untuk mengalihkan para mahasiswa dari hal-hal kenakalan remaja yang bersifat negatif ke kegiatan yang lebih menggali potensi diri. Menanamkan Rasa Entrepreneur Sejati Kepada mahasiswa saat ini dipercaya sebagai generasi yang sulit untuk merasa puas. Gelanggang Mahasiswa sendiri akan menyediakan ruang aktivitas berserta fasilitas penunjangnya. Bangunan ini akan berfungsi sebagai wadah untuk menampung berbagai komunitas mahasiswa dan remaja masyarakat Semarang seperti komunitas olahraga, seni dll. Bangunan Gelanggang Mahasiswa di Semarang merupakan sebuah bangunan fasilitas pendidikan yang dirancang untuk mewadahi kegiatan edukasi yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan yang sesuai dengan kegemaran mahasiswa. Tujuan bangungan Gelanggang Mahasiswa adalah sebagai wadah atau tempat untuk menunjang kebutuhan masyarakat terutama mahasiswa agar dapat melakukan kegiatan-kegiatan positif, dengan menggali potensi, minat serta bakat mereka dalam berbagai bidang olahraga, dan kebudayaan. Gelanggang Mahasiswa ini juga diharapkan dapat mengurangi permasalahan-permasalahan yang biasa dialami para remaja dan mengalihkannya ke hal-hal positif, serta membangun kepribadian remaja Indonesia, khususnya Semarang menjadi pribadi yang baik dan mencerminkan ideologi bangsa yaitu Pancasila.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kebijakan sistem zonasi dalam perspektif Masyarakat Pendidikan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Perspektif yang diangkat ialah perspektif masyarakat pendidikaan, meliputi pendidik dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan perspektif masyarakat tentang zonasi meliputi; perspektif   positif   yaitu   Sistem   zonasi   memudahkan   akses   laya nan   pendidikan, memeratakan kualitas sekolah, dan perspektif negatif yaitu system zonasi akan menurunkan kualitas sekolah, serta membatasi siswa dalam memilih sekolah, sehingga sistem zonasi berdampak pada motivasi belajar siswa.

Alexius Sunaryo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sepuluh Program Pokok Pendidikan dan atau Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Item-itemnya sudah sangat operasional, tetapi benarkah sudah dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, itulah yang menjadi latar belakang masalah penelitian ini. Sedangkan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana implementasi program ini dilaksanakan, apa hambatan dan solusi yang sudah dikerjakan. Melalui pendekatan metodologi “Area dan stratified random sampling”, untuk memilih sample wilayah penelitian dan purposive random sampling untuk menentukan distribusi sampling sebagai responden, dan penggunaan type penelitian “discriftive research” yang lebih menggambarkan/mendiskripsikan tentang “Pelaksanaan 10 Program PKK”. Hasil penelitian menggambarkan bahwa secara konsepsional apa yang di tuangkan dalam 10 Programan Pokok PKK, beserta definisi operasionalnya, sebenarnya dapat dilaksanakan secara baik dan benar, tetapi secara realitas sebagian besar program belum berjalan dengan tepat. Hal tersebut disebabkan jarang sekali sepuluh program pokok PKK tersebut dipahami secara profesional. Dengan demikian,  saran yang  menjadi syarat  mutlak  diperlukan   adalah Menejemen Program  Aksi  Nyata  yang dikelola secara khusus, dengan menggunakan Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat   Secara  Profesional,  karena apa yang sudah dijawab dengan selalu dilakukan oleh PKK sebagai penyelenggara, masih   sangat lemah, karena Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan   juga belum menguasai subtansi materi dan subtansi Sepuluh Program Pokok Pendidikan dan atau Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Item-itemnya sudah sangat operasional, tetapi benarkah sudah dapat dilaksanakan dengan baik dan benar, itulah yang menjadi latar belakang masalah penelitian ini. Sedangkan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana implementasi program ini dilaksanakan, apa hambatan dan solusi yang sudah dikerjakan. Melalui pendekatan metodologi “Area dan stratified random sampling”, untuk memilih sample wilayah penelitian dan purposive random sampling untuk menentukan distribusi sampling sebagai responden, dan penggunaan type penelitian “discriftive research” yang lebih menggambarkan/mendiskripsikan tentang “Pelaksanaan 10 Program PKK”. Hasil penelitian menggambarkan bahwa secara konsepsional apa yang di tuangkan dalam 10 Programan Pokok PKK, beserta definisi operasionalnya, sebenarnya dapat dilaksanakan secara baik dan benar, tetapi secara realitas sebagian besar program belum berjalan dengan tepat. Hal tersebut disebabkan jarang sekali sepuluh program pokok PKK tersebut dipahami secara profesional. Dengan demikian,  saran yang  menjadi syarat  mutlak  diperlukan   adalah Menejemen Program  Aksi  Nyata  yang dikelola secara khusus, dengan menggunakan Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat   Secara  Profesional,  karena apa yang sudah dijawab dengan selalu dilakukan oleh PKK sebagai penyelenggara, masih   sangat lemah, karena Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan   juga belum menguasai subtansi materi dan subtansi methodologi pemberdayaan Masyarakat  karena belum pernah mendapatkan TOT secara profesional,  oleh konsultan   ahli  pendamping program pemberdayaan masyarakat. methodologi pemberdayaan Masyarakat  karena belum pernah mendapatkan TOT secara profesional,  oleh konsultan   ahli  pendamping program pemberdayaan masyarakat.

Sari, Alfonsa Maria; Betri, Tigus Juni

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

E Learning atau pembelajaran elektronik adalah konsep pembelajaran yang menggunakan media elektronik. Dewasa ini hampir semua lembaga pendidikan menggunakan perangkat pembelajaran elektronik dalam kegiatan belajar mengajar setiap harinya. Akan tetapi masih ada lembaga yang belum menerapkannya dikarenakan beberapa macam hal.            Madrasah Tsanawiyah Negeri Waru Sukoharjo sebagai mitra kami dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam kesehariannya telah memiliki perangkat  pembelajaran elektronik akan tetapi belum sepenuhnya dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tidak sesuainya perangkat tersebut dengan kebutuhan dalmam belajar mengajar di sekolah.            Dengan kegiatan pengabdian ini diharapakan dapat menjadi alternatif baru bagi sekolah untuk menerapkan pembelajaran elektronik menggunakan perangkat pembelajaran elektronik yang sebelumnya digunakan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kegiatan presentasi berupa sosialisasi perangkat pembelajaran dibutuhkan untuk memberikan pemahaman pada siswa mengenai perangkat lunak yang ditawarkan ini.