Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3981-4000 of 4,292

Analytics

Budi NU, Santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt

Siti Dea Ananda; La Ode Muhammad; La Ode Alfis; Nurdiana Ahmad

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

So far, scholarly conversations about child development disorders in coastal communities can be mapped into at least two trends. First, studies that attempt to uncover the factors that cause growth and development disorders in children and studies that are limited to testing measuring instruments for early detection of children's growth and development disorders. The focus of the study in this article is the form of child growth and development disorders and how to detect child growth and development disorders as early as possible. This study uses qualitative research that produces descriptive data. The results showed that there are several child growth and development disorders, namely language development disorders, attention deficit disorder, autism and decreased intelligence levels. Early detection can be done by means of history taking, routine physical examination and developmental screening.

Lia Nurliana; Fifi Musfirowati; Achmad Machron Chaerulfallah; Trikawati Trikawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Demam kadang dialami oleh ibu hamil, hanya saja dalam kondisi hamil dan menyusui ibu tidak boleh sembarangan dalam memilih obat terutama obat dipasaran dan warung yang sebagian besar dikombinasikan dengan zat aktif lain yang belum tentu aman buat kehamilan. Kondisi ini tentu menjadikan pengetahuan ibu hamil dan tindakan swamedikasi obat demam menjadi penting untuk didalami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tentang pengetahuan ibu ketika dalam masa kehamilan dan menyusui dalam penggunaan swamedikasi obat demam pada masyarakat pulomerak-Banten. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan desain penelitian Cross-Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada masyarakat Banten selama 6 bulan yakni Februari-Juli 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan melihat tindakan swamedikasinya ketika demam sebanyak 100  orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dengan penggunakan teknik total sampling. Uji  hipotesis  dilakukan  menggunakan  uji  Chi  square dimana Nilai  P  dianggap bermakna apabila p< 0,05.Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,000 maka dapat dikatakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan swamedikasi terhadap obat demam semasa kehamilan. Hasil analisis penelitian ini diperoleh nilai OR = 16,667, artinya bahwa pengetahuan mempunyai peluang sebesar 16,667 kali untuk dapat memengaruhi tindakan swamedikasi obat demam dalam masa kehamilan. Kesimpulan penelitian  bahwa terdapat  hubungan Ibu hamil dan menyusui yang mengalami demam di masa kehamilan dan tindakan swamedikasinya ketika demam memiliki hubungan secara signifikan.

Kristine Dareda; Irma Yahya; Arfel Silvester Pramono

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam lembaga pendidikan Indonesia. Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan berskala besar. Masyarakat diharuskan beraktivitas dirumah. Peraturan membuat siswa stres dikarenakan keterbatasan jaringan, kuota dan banyak tugas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Desain penelitian menggunakan quasy experiment pre-post test. Sampel penelitian ini berjumlah 10 responden. Data diolah menggunakan SPSS 16 dan di analisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan usia terbanyak ada 4 responden yaitu 13 tahun dan jenis kelamin terbanyak ada 8 responden yaitu laki-laki. Didapatkan P Value = 0.023 (0.05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan diambil adalah terdapat pengaruh dalam pemberian teknik guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Diharapkan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dalam melakukan teknik relaksasi untuk menurunkan stres.     

Wiwi Rumaolat

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sarang semut merupakan tumbuhan epifit yang menempel di pohon-pohon besar. Penggunaan sarang semut untuk pengobatan masyarakat di papua sudah sejak lama dilakukan. Tujuan penilitian ini untuk uji kandungan bioaktif sarang semut (Myrmecodia pendens) sebagai antioksidan, dan mengetahui senyawa antioksidan yang berperan dalam  menghambat radikal bebas. Metode yang digunakan yaitu metode Spektrofotometer UV-vis. Hasil penelitian ini menunjukan komponen senyawa aktif yang yang terdapat dalam sarang semut yaitu saponin, tannin, dan flavanoid,dan pengujian nilai IC50  yaitu nilai IC50 vit C yang diperoleh sebesar 8,406 μg/mL, ini menunjukan bahwa antioksidan vit C merupakan antioksidan dengan aktivitas yang sangat kuat (< 10 μg/mL). Sedangkan ekstrak etanol sarang semut (Myrmecodia pendens) yang di ambil dari Desa Titawaai kab. maluku tengah memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 31,94 μg/mL, (< 50 μg/mL). Berdasarkan pengujian skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak sarang semut (Myrmecodia pendens) yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa komponen senyawa aktif yang terdapat pada sarang semut adalah saponin, flavonoid, dan tannin dan yang memiliki afektifitas sebagai antioksidan yaitu flavanoid.  

Safriadi Darmansyah; Yuliana; Febri Sriyanti

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

  Awal tahun ini dunia digegerkan dengan pandemi COVID-19 yang bermula di Wuhan sudah menyebar ke banyak negara.Penyakit covid-19 ini menyerang sistem pernafasan manusia. Situasi ini membuat WHO memperingatkan masyarakat untuk melakukan tidakan pencegahan corona, yaitu dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air atau hand sanitizer, jaga jarak, memakai masker serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan  tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di masa pandemi covid-19 di Desa Tapandullu Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif  Analitik dengan pendekatan cross-sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat di masa pandemi COVID-19 ada pada kategori Kurang berjumlah 51 orang (85%) dan kategori Baik 9 orang (15%), dan responden yang berperilaku hidup bersih dan sehat pada kategori Kurang ada sebanyak 54 orang (90%) dan responden yang berperilaku hidup bersih dan sehat kategori baik sebanyak 6 orang (10%).Hasil uji statisctic  uji Fisher's Exact Test, menunjukkan nilai p-value = 0,000 lebih kecil dari nilai ?=0,05 yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan PHBS Di Desa Tapandullu Kecamatan Simboro Kabupaten  Mamuju. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disarankan bagi peneliti selanjutnya dan bagi petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan  terhadap masyarakat di Desa Tapandullu tentang pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.    

Suardin Suardin; Muhammad Yusnan; Wa Ode Dian Purnamasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri 4 Lakudo adalah untuk membantu mahasiswa menjadi lebih mahir dalam mengelola kegiatan Program Pengenalan Lapangan Prasekolah. Mahasiswa akan berlatih melakukan observasi langsung terhadap budaya sekolah, observasi untuk mengembangkan kompetensi, dan observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas selama kegiatan pengabdian ini. Guru, staf dan dosen pembimbing di SD Negeri 4 Lakudo turut membimbing mahasiswa dalam melakukan kegiatan obsevasi ini sehingga dapat direalisasikan dalam kegiatan selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini menggunakan metode survey lapangan. Program ini melibatkan kepala sekolah dan guru SD Negeri 4 Lakudo. Hasil pengabdian ini menunjukkan pencapaian yang sangat baik dari indikator yang ditetapkan untuk observasi, sikap, dan kedisiplinan. Dengan bobot skor 1048,34 dan nilai rata-rata 87,37,  Hal ini menandakan bahwa siswa dipersiapkan untuk melaksanakan praktik mengajar di SD Negeri 4 Lakudo dalam pelaksanaan Pengenalan Lapangan Prasekolah (PLP).  

Ardiansyah Ahsanul Hayat; Muhammad Qirom; Irma Indira; Darianto Darianto; Fitrotun Azizah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Many women in rural areas rely on working in the rice fields. Work in the fields is often only at the time of planting and at the time of harvest. Thus a lot of time is wasted on women. This community service activity is based on empowering rural communities through the development of soft skills in making onion crackers in Lamongan Regency to increase family income. The purpose of this activity is to empower women by providing skills that can increase family income

Muhammad Kadir

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Akibat adanya Pandemi Covid-19, aktifitas masyarakat dari rumah meningkat, maka anggota kelompok PKK Mandalle digiatkan pemeliharaan berbagai jenis tanaman hias lokal maupun import. Terdapat banyak jenis tanaman Hias “berumbi” atau “berbatang bonggol” yang sangat popular dan nilai ekonomi yang cukup tinggi, seperti jenis Alocasia_sp maupun Aglonema_sp. Pelatihan bertujuan membekali masyarakat pengetahuan  teknis perbanyakan dengan cacah bonggol menggunakan Media Non-Tanah (Soilless). Pelatihan dilakukan dengan ijin Satgas Covid19 Kabupaten Pangkep. Pasca pelatihan dilakukan pendampingan anggota kelompok mengenai pasca pembiakan tanaman yaitu Transplanting tanaman kedalam Pot yang baru serta pemeliharaan tanaman yang baik. Tingkat keberhasilan rata-rata lebih dari 80% dimana setiap anggota yang diberi bekal minimal 5 buah bonggol Cacah mampu menumbuhkan setidaknya 4 atau bahkan 5 bonggol menjadi tanaman hias yang ditransplanting dan dipelihara.  Pelatihan Pembiakan Umbi/bonggol tanaman Hias system cacah dan Metode Tanpa Tanah (Soilless) mampu memberi pengetahuan bagi masyarakatdan diharap berlanjut pada masa yang akan datang.    

Nurrohmah, Karmelia; Sari, Arni Komala; Riziani, Dina; Kusumasari, Septariawulan

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2021 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Durian adalah tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, nama durian diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk lekuk tajam menyerupai duri. Pohon durian merupakan pohon tahunan, yang berarti memiliki musim tertentu untuk berbuah. Pada musim raya durian pohon ini akan menghasilkan buah yang berlimpah, terutama sentra-sentra perkebunan di Indonesia. Pada 3 tahun terakhir tercatat rata-rata permintaan buah durian di Indonesia sebanyak 227,73 juta kg dan semakin meningkat pada tiap tahunnya. Pada umumnya masyarakat hanya memanfaatkan daging dan biji buahnya, dan membuang kulitnya begitu saja. Hal ini menyebabkan penumpukan limbah kulit durian. Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit durian ini, perlu dibuat inovasi produk pangan berbasis kulit durian yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Kulit durian mengandung banyak lignin, selulosa, dan pati. Dengan adanya kandungan pati di dalam kulit buah durian, kulit buah ini dapat dijadikan tepung. Tepung inilah yang akan dijadikan bahan dasar dalam pengolahan pangan dan diharapkan dapat mendukung program diversifikasi pangan serta penurunan impor terigu. Salah satu inovasi olahan pangan kreatif dari buah durian ini, yaitu Makaroni Kulit Durian yang merupakan makanan ringan dengan berbagai rasa yang unik, membuat Makaroni Kulit Durian menjadi lebih populer dikalangan masyarakat sehingga dapat dijadikan alternatif buah tangan. Makaroni Kulit Durian juga memiliki masa simpan yang baik sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari kulit durian serta meminimalkan food waste.

Pebruariski Akbar Riyadi; Choirul Amin; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Airsoft adalah sebuah olahraga permainan yang mensimulasikan kegiatan militer yang mengunakan replika senjata api yang di sebut airsoft gun. Permainan airsoft termasuk kategori permainan yang  mahal, karena harga tiap unit  dan perlengkapan lainnya cukup  mahal. Airsoft tergolong dalam Skirmish Sport atau permainan perang-perangan yang memiliki beberapa macam permainan lainnya seperti Paintball, Nerf Skirmish, Laser Skirmish dan Archery Fun Game. Manfaat dari Skirmish Sport sendiri adalah untuk meningkatkan skill menembak, melatih fisik, memperdalam strategi pasukan militer atau kepolisian. Selain itu skirmish sport juga mempunyai manfaat bagi setiap komunitas airsoft dan   masyarakat umum untuk bersosialisasi dan refreshing agar dapat memberikan suasana aktivitas yang baru dalam kaitannya olahraga dan rekreasi. Kegiatan skirmish sport ini diharapkan menjadi suatu olahraga dan rekreasi baru untuk masyarakat. Disamping sebagai bangunan gedung olahraga dan rekreasi, Semarang Skirmish Sport Area juga terdapat fungsi komersil yaitu terdapat showroom tempat pameran dan penjualan airsoft dan  mainan  nerf  serta  perlengkapan  lain  yang  berhubungan  dengan skirmish sport, ruang komunitas dan restaurant. Pemilihan ragam arsitektur untuk dalam  perancangan  Semarang Skirmish Sport Area adalah menggunakan Arsitektur Modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Arya Shanda Anwar; Astari Wulandari; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dunia pendidikan yang ada di Indonesia seiring perkembangan zaman mengalami berbagai perubahan dari waktu ke waktu, sehingga hal ini merubah pola pikir masyarakatnya untuk berubah menjadi lebih modern. Sebuah pendidikan sendiri juga tidak lepas dari pentingnya tempat atau infrastruktur yang mendukungnya, yaitu sebuah bangunan tempat belajar bagi para siswanya. Suatu Universitas sebaiknya memiliki sebuah gedung auditorium sendiri guna berfungsi  sebagai  pusat  kegiatan  yang  melibatkan  banyak  orang,  seperti  kegiatan seminar, kegiatan wisuda, dan pertunjukan dari mahasiswa. Gedung Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Semarang ini berfungsi untuk mewadahi aktifitas terkait kegiatan para civitas akademika yang melibatkan banyak orang dengan jumlah yang besar. Konsep  bangunan  auditorium  khususnya  adalah  bangunan  yang diharapkan mampu menampung segala kegiatan dan aktifitas acara-acara penting dan kemudian dapat diapreasikan sesuai dengan karakter dari kampus UNTAG sendiri.Pemilihan ragam arsitektur untuk bangunan Gedung Auditorium Univesitas 17 Agustus 1945 Semarang ini menggunakan penerapan arsitektur modern. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

M. Harry Mulya Zein; Sisca Septiani

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Village development will not be separated from community participation because it is the primary beneficiary of development and becomes a development actor. This study examines exploring planning to participatory evaluation involving rural communities in evaluating village development programs. This makes it possible to provide feedback, monitor progress, and identify changes needed to implement development programs. The study used a qualitative approach, using primary data from interviews and relevant secondary data. The results of community research are included in village development planning through Musrembang. In the implementation stage of community development, they are also involved even though not all communities participate in the village development process. Participatory management in development in Liunggunung Village is in the infrastructure development approach and other fields such as health. The community is involved and contributes to infrastructure development and other fields. Community participation can lead to empowering rural communities, increasing their decision-making capacity, and strengthening social networks in communities. Communities involved in the decision-making and implementation of village development projects tend to have a higher sense of ownership of the project. The active participation of the community in village development has a positive impact on the sustainability of the program and the improvement of the community's quality of life. Community participation in village development is essential for sustainable development, community empowerment, and improved quality of life locally.    

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

M. Daeni; Husnul Rizqi

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampah merupakan persoalan yang kompleks. Pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak besar bagi produksi sampah. Produksi sampah tidak sebanding dengan pengelolaan sampah, dan  luas  lahan  yang  terbatas.  Kota  Semarang  mengelola  sampah  dengan  sistem  sanitary landfill yang  mampu menghasilkan   gas  metana  dari sisa sampah menghasilkan listrik  dan biogas.  Meskipun  sudah  menggunakan  sanitary  landfill  namun  masih  belum  mencukupi. Jumlah dan kualitas SDM, sarana prasarana pengelolaan sampah masih belum mencukupi. Pemerinath Kota Semarang telah pula melakukan pengaturan dengan menerbitkan Perda 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan khususnya pasal 17 Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian   ini  dilakukan   dengan   metote   deskriptif   kualitatif,   yang   pengumpulan   datanya dilakukan dengan observasi, dan wawancara mendalam didukung data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa   Pemerintah Kota Semarang sudah melaksanakan amanat sebagaimana pasal 17, namun belum optimal, karena produksi sampah yang terus bertambah, belum  sepenuhnya  didudkung  oleh  sarana  prasarana  yang  makin  baik,  kualitas  SDM  yang belum memenuhi dan partisipasi masyarakat yang rendah.

Gunarto Gunarto; Harsoyo Harsoyo

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan pekerjaan sederhana, dan mudah. Meningkatnya kasus yang terus menerus setiap kasus adalah jawaban dari persoalan yang dihadapi oleh semua bangsa di dunia ini. KAbupaten Semarang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki persebaran kasus yang tinggi. Permasalahan yang ditemui atas meningkatnya kasus HIV/AIDS ini cukup beragam, baik dari factor internal maupun eksternal. Undang-undang Kesehatan telah memberikan rambu-rambu untuk upaya kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten Semarang telah melakukan upaya menterjemahkan secara spesifik dan operasional. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 3 Tahun 2010 adalah bukti upaya implementasi dalam pencegahan dan penaggulangan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkanupaya implementasi kebijakan public dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi telah berjalan dengan baik, namun belum optimal. FAktor-faktor yang mempengaruhi adalah  selain kondisi internal berkaitan dengan penelusuran kasus dan pembiayaan, yang paling dominan justru dari kondisi eksternal. Kondisi eksternal ini menyangkut kesadaran melaporakan kasus, kesadaran menggunakan kondom, persebaran yang sulit terdeteksi, juga termasuk penutupan lokalisasi dari berbagai daerah sekitar. Partisipasi ODHA juga menjadi factor yang harus mendapat perhatian dari pemerintah, pemerintah daerah dan LSM pendamping ODHA

Noviana Noviana; Munawar Noor

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi, faktor pendukung dan penghambat pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pendekatan kualitatif sebagai dasar unuk mendeskripsikan dan menganalisis pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung dan pendukung implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang secara umum relative baik berdasarkan analisis variabel komunikasi, sumber daya,disposisi, struktur birokrasi, Faktor  pendukung  kir  kendaraan  bermotor   diantaranya  kecukupan   SDM,  alat  uji  kendaraan. kendaraan operasional dan sistem pelayanan online (daring). Sedangkan faktor diantaranya kualitas SDM sekitar 20% berpendidikan Sd dan SMP dan berumur diatas 50 tahun sehingga kurang taktis dalam pelayanan, terbatasnya   sosialisasi ke masyarakat terkait sistem online (melalui e-KIR, serta BLU-e),  dan  juga  tidak  sebandingnya antara  jumlah  populasi  kendaraan yang  selalu  bertambah dengan SDM yang menangani kir kendaraan bermotor.

Sri Yuwanti; Ahmad Mansur; Bagus Reza Hariyadi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

This activity is a community service activity for the people of Purbosari village, Ngadirejo sub-district, Temanggung Regency. as part of the activities of the Central Java Province Bappeda for the 2017 fiscal year. The problem that is being handled is the problem of the loss of livelihoods of the tobacco farming community due to restrictions on tobacco farming and tobacco products. This activity is also an implementation  of  the   Regulation   of  the  Minister  of   Finance of the Republic of Indonesia Number: 28 / PMK.07 / 2016 concerning the Use, Monitoring and Evaluation of Tobacco Excise Production Sharing Funds. The model used is a community-based tourism development model as a form of the tourism sector's creative economy that provides optimal benefits to the community. The service process is carried out by means of efforts to empower the people's economy in the tourism sector with a community-based tourism (CBT) approach or community-based tourism by involving local communities in activities, which include the introduction of tourism potential and training on the utilization of local non-tobacco agricultural potentials to be processed into culinary products and by by tours. The local community is motivated to become the main actor in the management of tourism activities that arise from the utilization of the local potential that exists in the service location. The result of this activity is the achievement of community understanding of tourism as an alternative to activities other than tobacco farming, understanding of local tourism potential, development of tourism activities and tourism support activities in the location.

Idah Kusuma Dewi; Sri Yuwanti; Ahmad Mansur; Laksono Hujianto

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

The food consumption diversification program for the people of Kwadungan Village is the basis for community-based tourism economic empowerment activities that process cassava plants into various selling-worthy snacks to tourists. The problem faced is the lack of knowledge on how to make cassava based snacks. The community service model is to directly involve groups of women tobacco farmers in utilizing the potential of local agricultural plants to become a typical culinary product of Kwadungan Village. The results of the activity were various snack products from the training of cassava processing such as cassava sticks, cassava croquettes, cassava klapertaart and cassava pastels made by women from tobacco farming groups.