Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,760 citations tracked

Showing 381-400 of 586

Analytics

Rahmat Hidayat; Asrindah Nasution; M.amri Nasution

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Saat ini, banyak orang memperhatikan peningkatan jumlah orang terpelajar yang mempelajari siswa dan mengembangkan strategi pembelajaran yang efektif. Seiring kemajuan teknologi, orang lebih cenderung menggunakan smartphone daripada belajar dan membaca buku. Karena buku adalah kumpulan ilmu. Hal inilah yang dialami oleh Sekolah Mitra Tim Pengusul. Selain meningkatkan motivasi belajar siswa, terdapat strategi pengajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap suatu mata pelajaran, khususnya bahasa Inggris. Hal ini berdasarkan temuan observasi awal yang dilakukan oleh tim pengusul. Permasalahan mitra yaitu perpustakaan sekolah tersebut dapat dikatakan masih sangat jauh dari kata layak, baik dari kuantitas siswa atau kualitas pemebelajarannya.             Sistem pembelajaran yang menggunakan metode kolot membuat siswa kurang semangat untuk mempermainkan dan menerima pembelajaran seolah-olah. Oleh karena itu, tim tutor ingin menerapkan metode paper-hanging untuk meningkatkan kosa kata dan tata bahasa, serta menulis dan belajar bahasa Inggris. Selain pengembangan strategi pembelajaran yang lebih baik, permasalahan mitra yang terlihat di lorong adalah minimnya perlengkapan sekolah. Hal ini terlihat saat guru mengamati kelas untuk pertama kalinya. Guru memperhatikan bahwa guru tidak menggunakan papan tulis selama pelajaran. Guru menggunakan media untuk membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif. Dengan penambahan media pembelajaran, kemampuan belajar siswa meningkat, meskipun pembelajaran hanya dilakukan secara terbatas. Tidaklah sulit bagi seorang guru untuk menciptakan sebuah media yang dapat menginspirasi siswa agar lebih tertarik untuk belajar. Guru harus mencermati media yang digunakan saat mengajar siswa. Diharapkan inisiatif Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dapat memberikan solusi bagi sekolah untuk meningkatkan kinerjanya dengan memperbolehkan guru menggunakan teknologi pendidikan sekaligus memperbolehkan siswa menggunakan teknologi pendidikan selama di sekolah.      

Achmad Dicky Santoso; Sholikah; Siti Mutti’ah; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kajian ini bertujuan untuk menerangkan pembelajaran pendidikan agama Islam dengan menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri berdasarkan aktiviti yang diaplikasikan di Mts Tarbiyatul Islamiyah Lengkong. Kajian ini adalah kajian lapangan. Kaidah yang digunakan pengkaji untuk menyusun kajian ini ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan contoh berdasarkan analisis taksonomi (pengkelasan) kebimbangan dalam salah satu kawasan dan hanya dengan satu ciri umum. Data dikumpulkan melalui pemerhatian dan dokumen. Kajian ini merupakan aplikasi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam yang menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri berdasarkan aktiviti di Mts Tarbiyatul Islamiyah Lengkong yaitu mengklasifikasikan pembelajaran setiap pelajar contoh: kebolehan membaca dan menulis al-Quran, kebolehan menghafal huruf, dan kebolehan memahami konteks ajaran al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Artikulasi kemampuan memahami agama tidak hanya diprioritaskan pada pembagian kelas yang terstruktur, seperti kebanyakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan agama Islam secara umum. Di Mts Tarbiyatul Islamiyah pembelajaran disebut kegiatan daerah yang merupakan pengembangan dari kegiatan pagi hari. Pelaksanaan pembelajaran PAI berbasis kegiatan wilayah yang berlangsung dengan langkah-langkah seperti: perancangan RPP, penerapan, dan penilaian

Muhammad Rifki Mustofa; Lu’luil Maknun; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang sangat cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang sangat tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan sekelompok sosial di Indonesia. Kurikulum menentukan materi yang digunakan untuk diajarkan di kelas. Kurikulum juga sangat mempengaruhi terhadap kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada guru yang mengajar kurikulum merdeka di SMP N 1 Tambakromo dan metode observasi secara langsung saat kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kurikulum sendiri perlu berbubah agar relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat memenuhi kebutuhan belajar murid agar tercipta generasi mendatang yang cemerlang

Hariati Biahimo; Andi Akifa; Ani Retni

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan salah satu atau kedua mempelai masih dibawah umur 16 tahun untuk wanita dan 19 tahun untuk pria. Indonesia termasuk negara dengan persentase pernikahan usia muda tinggi di dunia (ranking 37). Posisi ini merupakan angka tertinggi kedua di ASEAN setelah Kamboja. Sementara untuk wilayah Kabupaten Gorontalo termasuk dalam urutan ke 1 berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Gorontalo, pada tahun 2020 jumlah remaja yang menikah pada usia 12-19 tahun berjumlah 3.898. berdasarkan data tersebut dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten gorontalo bahwa Kecamatan Limboto berada di urutan kedua setelah kecamatan boliyohuto dalam kasus pernikahan dini yaitu sebanyak 92 orang.  Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengenai masalah pernikahan dini pada remaja yaitu faktor penyebabnya dikecamatan limboto kabupaten gorontalo. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang menjadi faktor dominan pernikahan dini adalah faktor kemauan sendiri, pendidikan dan ekonomi.    

Anis Fatihatul Madaniah; Infadzah Al Shidqi; Torik Mabruri; Sahlani Sahlani; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berpikir adalah aktivitas kebiasaan manusia yang memungkinkan manusia mengatasi keterbatasan nya sehingga manusia dapat mengarahkan dirinya dan tindakannya ke arah yang lebih baik di masa depan. metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka, penelitian buku, majalah artikel ilmiah yang diperoleh dari media elektronik seperti internet dan google scholar. peran pendidikan karakter dalam membentuk kemampuan befikir kritis generasi muda di Indonesia sangat lah penting untuk dibahas. aspek perilaku yang mentargetkan perubahan adalah perubahan cara berpikir, berperilaku, dan bertindak lebih baik mengembangkan keterampilan inovatif generasi muda. hal ini tidak terlepas dari kesadaran setia negara akan potensi generasi mudanya. untuk meningkatkan kecerdikan dan harmoni teknologi dan industrialisasi dalam kehidupan sehari-hari. pengembangan soft skill generasi muda di setiap negara memiliki metode dan indikasi yang berbeda. “Soft skills merupakan keterampilan dan kecakapan hidup, baik untuk sendiri, berkelompok, atau bermasyarakat, serta dengan sang pencipta. dengan mempunyai soft skills membuat keberadaan seseorang akan semakin terasa di tengah masyarakat. keterampilan akan berkomunikasi, keterampilan emosional, keterampilan berbahasa, keterampilan berkelompok, memiliki etika dan moral, santun dan keterampilan spiritual”. dunia kerja tidak hanya memprioritaskan pada kemampuan akademik (hard skills) yang tinggi saja, tetapi juga memperhatikan kecakapan dalam hal nilai-nilai yang melekat pada seseorang atau sering dikenal dengan aspek soft skills. oleh karena itu, generasi milenial saat ini harus meningkatkan keterampilan mereka dan menyadari pentingnya mengembangkan soft skill agar lebih kompetitif baik di tempat kerja, di dunia akademis maupun di dunia lingkungan masyarakat nya.  

Putri Nabila; Rahmah Rihhadatul ‘Aisy; Sifa Qorita Aeni; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karakter islami perlu dipupuk sejak dini dalam mengatasi meningkatnya kasus degradasi moral. Institusi pendidikan memiliki peran besar dalam pembinaan karakter mahasiswa terkhusus pada prodi manajemen dakwah yang berada di Institut Agama Islam Al Zaaytun Indonesia yang hadir di era milenial. kampus ini menerapkan digital dakwah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kasus metode pembelajaran di Institut Agama Islam Al zaytun idonesia. Itu Hasil penelitian menggambarkan bahwa kampus ini memiliki manajemen pembelajaran yang unik, yaitu menerapkan dakwah digital dalam proses pembelajaran. Pada tahap perencanaan ini, dakwah digital dinilai telah direncanakan secara matang, hal ini terlihat dari kesiapan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan program digital selama proses pembelajaran. Pada tahap implementasi, dakwah digital ini dirasakan sudah dilakukan efektif, terlihat dengan adanya aplikasi e-learning yang berkaitan dengan pembelajaran process, aplikasi mobile islami yang dapat diakses langsung dari handphonedan terkait kajian islami, serta animasi dakwah bergambar yang telah ada dibuat dan dirancang oleh mahasiswa dalam rangka penyebaran dakwah Islam. Adapun Tahap evaluasi, dakwah digital ini berdampak positif untuk dinaikkan penyadaran kepada seluruh mahasiswa akan pentingnya menyebarkan Islam dan membina keislaman nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, dan perlu ditingkatkan lebih kreatif lagi, agar demikian selalu update, variatif dan semakin menarik.

Yohana Octaviana Oncu Lid Pagan; Wilhelmina Mitan; Yoseph Darius Purnama Rangga

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan kinerja karyawan pada KSP Kopdit Sube Huter. Strategi peningkatan kinerja karyawan adalah cara atau metode yang digunakan koperasi untuk memaksimalkan tingkat keberhasilan karyawan dalam melaksanakan tugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja karyawan dinyatakan baik dan sukses jika tujuan yang diinginkan koperasi dapat tercapai dengan baik. Metode analisis yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisis deskriptif kualitatif yang berusaha menjelaskan sedetail mungkin objek serta masalah berdasarkan hasil pengamatan penulis, hasil wawancara, dan dokumentasi yang penulis peroleh berupa Laporan  RAT (Rapat Anggota Tahunan) KSP. Kopdit Sube Huter dan Buku Peraturan Perusahaan KSP. Kopdit Sube Huter Tahun 2020 – 2022. Adapun dari hasil kajian ini menunjukan bahwa KSP. Kopdit Sube Huter telah menerapkan empat (4) strategi dalam meningkatkan kinerja karyawannya yaitu; Pendidikan dan Pelatihan, Perekrutan karyawan melalui tahapan seleksi, Penegakan Aturan dan Kebijakan bagi Karyawan, dan Penilaian Kinerja Karyawan.

Pransiska; Mina Syafaati; Lilik Malihatin; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dikarenakan melalui pendidikan mampu membentuk kepribadian dari individu atau peserta didik. Pendidikan yakni salah satu kebutuhan manusia dalam mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang pada diri manusia tersebut. Melalui penggunaan model Discovery Learning proses pembelajaran akan berubah yang semulanya guru lebih aktif menjadi peserta didik yang mengendalikan pembelajaran agar peserta didik mandiri. Dalam menggunakan model pembelajaran ini, guru harus menjelaskan tugas yang harus peserta didik laksanakan, tujuan tugas, informasi yang harus di cari, diolah, dibahas pada kelompok masing-masing. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk   mendeskripsikan implementasi Discovery Learning terhadap pembelajaran agama Islam di MTs Salafiyah Lahar Tlogowungu Pati. Jenis dalam penelitian yakni menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan beberapa pendekatan yakni pendekatan yuridis, pedagogis dan psikologis. Temuan peneliti menunjukkan bahwa komponen input yang meliputi sejumlah indikator antara lain silabus pembelajaran, rencana  pelaksanaan pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar sudah memadai untuk pelaksanaan rencana  pelaksanaan pembelajaran yang memenuhi standar kurikulum 2013. Yang kedua adalah elemen proses, yang mengikuti metodologi ilmiah dan memerlukan kegiatan seperti merangsang pengamatan, mengajukan pertanyaan melalui pernyataan masalah, penalaran melalui pengumpulan data, mengasosiasikan melalui pengolahan dan verifikasi data, dan berkomunikasi melalui generalisasi.  Pada  aspek pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini sejalan dengan sintaks model pembelajaran discovery. Komponen ketiga adalah output, yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan kemampuan sesuai dengan pedoman yang dituangkan dalam Permendikbud No. 66 tahun 2013.

Santi Rosalina; Heriziana Hz

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses interaksi dan transaksi yang terjadi di dalam pasar memudahkan transmisi penyebaran COVID-19. Ditambah lagi letak tempat berjualan para pedagang yang berdekatan dan pedagang, pembeli, maupun tukang parkir yang datang ke pasar belum semuanya menggunakan masker serta letak sarana cuci tangan yang minim membuat protokol kesehatan berjalan kurang maksimal (Hartiningsih dan Sari, 2020). Klaster di pasar dapat dicegah dengan menerapkan protokol kesehatan pada pedagang dan pengunjung. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan dan sikap para pedagang dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di kelurahan Sentosa Plaju.  Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 Pada Pedagang Pasar Tradisional Kelurahan Sentosa Plaju.  Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Hasil : Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,000, ada hubungan antara umur responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan, Berdasarkan hasil uji chi-square didapat nilai p Value = 0,001 ada hubungan antara jenis kelamin responden dengan kepatuhan penerapan protokol kesehatan. Berdasarkan hasil uji statistik didapat nilai p Value = 0,000 ada hubungan antara pendidikan  dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pasar Sentosa Plaju. Kesimpulan : Ada hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan pengetahuan, sikap dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pedagang pasar tradisional di kelurahan Sentosa Plaju.

Malikhatun Nafi’ah; Ana Naila Miftahuz Zahro; Heni kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan pondok pesantren yang memiliki konsep dengan memfokuskan terhadap Tahfidzul Qur’an, hal yang menjadi permasalahan di dalam program Tahfidz Al-Qur’an tersebut adalah dalam proses pembelajaran, terlihat dari belum sesuai metode yang digunakan dalam manajemen pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui latar belakang Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, faktor pendukung dan penghambat, serta hasil yang di capai dalam strategi pembelajaran Tahfidz Al-Qur’an. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskritif-kualitatif yang digunakan melalui teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini di peroleh kesimpulan bahwa, pondok pesantren MA Ma’ahid Kudus merupakan Boarding School yang berbasis pada program tahfidzul Qur’an. Perencanaan dilakukan dengan empat tahapan seleksi, pengorganisasian dengan menentukan tugas dan mekanisme dalam proses pembelajaran, pelaksanaan ditandai dengan adanyan proses belajar mengajar, pengawasan dengan melakukan pemantauan melihat buku setoran santri dan mengabsen santri, dan Keberhasilan yang diraih Pondok Pesantren MA Ma’ahid Kudus dapat dilihat dari hasil prestasi dengan mengikuti perlombaan Tahfidz Al-Qur’an berbagai tingkatan dan kejuaraan.

Kikip Pranata; Supratman Zakir; Muhiddinur Kamal; Yelfi Dewi S

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kegiatan keagamaan merupakan kegiatan yang berada di luar program yang tertulis pada kurikulum, umumnya pihak sekolah menyediakan waktu untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Menyelenggarakan kegiatan keagamaan untuk menciptakan anak didik yang rajin, taat dan patuh dalam mengamalkan ajaran agamanya. Siswa di SDN 14 ATTS cenderung kurang memiliki dasar atau landasan yang kuat dalam beragama dan mengamalkan, menarik untuk dikaji lebih dalam dengan tujuan penguatan nilai-nilai keberagamaan siswa dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah model pendekatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1). Evaluasi Context, kegiatan keagamaan SDN 14 ATTS memberikan kontribusi dan manfaat yang sangat besar bagi stakeholders. Kegiatan ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2). Evaluasi Input kegiatan keagamaan yang telah dilakukan melibatkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang ada. Strategi kegiatan keagamaan sudah termasuk dalam kategori baik. Pembiayaan juga lancar. Ruang lingkup kegiatan ini melibatkan seluruh siswa. 3). Evaluasi Procces bahwa penanggung jawab kegiatan keagamaan di SDN 14 ATTS adalah kepala sekolah dan majelis guru kegiatan yang ditujukan untuk kelas III, IV, V dan IV. 4). Evaluasi Product kegiatan keagamaan memberikan pengetahuan untuk mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.  

Fadilla Aini Nasution; Sarah Ramadhani; Muhammad Basri

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Metode Rasulullah dalam aktivitas pengajaran adalah bentuk Pertanyaan logis atau pasional metode Ini biasanya, beliau tempuh dalam rangka Menyadarkan Seseorang, tentang kebenaran Metode berdiskusi ini mengenai Pemecahan masalah Sebagai mana Pula Rasulullah berdiskus, Kepada Para Sahabatnya memberikan Pengabaran fentang perilalu melalui teladan yang baik dan Pengajaran oleh keesaan Allah.Ada banyak metode dalam pengajaran yang diterapkan Oleh guru di  Salah satunya metode diskusi metode ini menekankan pada Interaksi antara sesama Peserta didik dan juga guru dalam Membahas atau mencari solusi Pembelajaran materi. Rasulullah SAW merupakan salah satu contoh dari beberapa amalan pembelajaran yang baik. Sebelum mengajar, guru harus menjelaskan kepada siswa tentang keutamaan ilmu dan pencarian ilmu, sehingga siswa merasa membutuhkan ilmu. Kemudian menggabungkan pengajaran dan pendidikan, yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi menumbuhkan perilaku peserta didik menjadi manusia yang berakhlak baik. metode pembelajaran yang sesuai yaitu metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, kemudian evaluasi. Guru juga harus memperhatikan dan memuji siswa agar siswa merasa dihargai dalam meningkatkan pembelajarannya. Selain itu, guru harus mengetahui potensi dan kemampuan berpikir siswa sehingga dapat menilai tingkat belajar siswa.

Ayi Najmul Hidayat; Toha Konidin

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Balai latihan kerja (BLK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan non-formal yang diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui sejauh mana strategi dan inovasi pembiayaan pendidikan pelatihan kerja di BLK Komunitas Ponpes Al-Aitaam Bandung. Metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung adalah Lembaga pelatihan yang didirikan karena adanya bantuan dari pemerintah melalui Kemenaker pada tahun 2019. Bantuan yang diberikan pemerintah meliputi gedung workshop, peralatan pelatihan, operasional kelembagaan dan program pelatihan serta pelatihan bagi instruktur dan pengelola BLK komunitas. Pada dasarnya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, namun menyebabkan kurang mandirinya BLK tersebut dalam melaksanakan program pelatihan karena bergantung pada bantuan kegiatan dari pemerintah.Upaya yang harus dilakukan oleh  Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung agar dapat memiliki kemandirian dalam menjalankan program pelatihan tanpa ketergantungan terhadap bantuan pemerintah adalah membuat setrategi, inovasi dan menggali sumber-sumber pembiayaan pelatihan dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada di BLK. Strategi pembiayaan pendidikan di Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung hendaknya mengacu pada jaminan apa yang bisa diberikan satuan pendidikan kepada konsumen. Kalau konsumen merasa mendapatkan kepastian jaminan dengan program-programnya, maka sudah dapat dipastikan konsumen sanggup menanggung biaya yang dibutuhkan. Di sini letak strategis lmbaga diperankan untuk membaca kemauan publik terhadap layanan Balai Latihan Kerja (BLK ) Komunitas Ponpes AL-Aitaam Bandung.    

Puspa Ratnawati

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mendeskripsikan upaya penguatan pendidikan karakter sebagai antisipasi fenomena Mcdonalisasi di SD Negeri 13 Rambutan. Metode pengumpulan data dilakukan adalah  dengan wawancara, dokumentasi serta observasi yang dilakukan oleh peneliti. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dampak negatif  yang  muncul dari fenomena McDonalisasi di lingkungan sekolah adalah sikap menyederhanakan  proses untuk mencapai sesuatu, tergerusnya nilai-nilai budaya local dan ketergantungan dengan tehnologi yang terlalu berlebihan hingga berpotensi mengikis kepercayaan diri siswa terhadap kemampuannya yang harus diantisiasi dengan program penguatan karakter siswa melalui melalui program pendidikan karakter yang terintegritas dengan kegiatan sekolah. Pelaksanaan program pendidikan katrakter di lembaga pendidikan berdampak terhadap pencegahan fenomena Mcdonalisasi.

Ayi Najmul Hidayat; Ida Rukhaida; Raden Yulyul Yuliana Hastuti

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Personil pada lembaga Kursus. Pengorganisasian personil  adalah salah satu dari  fungsi manajemen yang bertujuan untuk menentukan orang-orang yang memiliki kompetensi intelektual dan manajerial dalam mengemban organisasi kearah yang lebih baik dan sesuai dengan kemampuannya.  Dewasa ini LKP  banyak dikelola oleh yayasan pendidikan yang didalamnya banyak melibatkan keluarga dan kerabat sebagai bagian dari karyawan. Hal ini biasanya terjadi pada  lembaga pendidikan yang bersifat Non profit dimana lembaga pendidikan tersebut bertujuan sosial. Rancu Apabila dipandang dari kacamata organisasi hal itu bukan suatu kesalahan, namun akan menjadi suatu masalah apabila dalam pelaksanaan pekerjaan tidak merinci tugas, fungsi dan tanggung jawabnya sehingga terlihat tidak profesional. Tugas dan fungsi yang tidak jelas dan sesuai akan menghambat pencapaian organisasi secara keseluruhan. Namun tentu saja tidak semua lembaga pendidikan yang berbasis keluarga memiliki kondisi di atas ada juga yang menerapkan  manajemen secara profesional. Harapannya dengan Pengorganisasian personil  program pendidikan yang berkualitas diselenggarakan secara terencana, terarah dan terpadu dalam suatu sistem pengorganisasian yang efektif dan lugas. Setiap bagian dalam organisasi memunculkan tugas dan fungsinya dengan jelas.  Sehingga setiap jabatan memiliki tanggung jawab masing – masing. Dengan memiliki tugas dan tanggung jawab tertentu maka organisasi dengan mudah memperbaiki atau menambah fungsinya dalam rangka evaluasi dan perbaikan guna meningkatkan kualitasnya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pelaksanaan pengorganisasian di pada lembaga Kursus Pelatihan (LKP ) Bahasa Inggris Dan Komputer  English Lovers Club ( ELC ) telah terlaksana dengan baik hal ini dilihat dari  adanya Koordinasi, Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas dalam pengorganisasian lembaga.    

Sri Wahyuni

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kemampuan mengajar guru melalui pelaksanaan supervisi akademik tehnik perorangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kajian literatur. Analisis data menggunakan analsiis kualitatif deskriptif. Dunia pendidikan di era New Normal mengalami  perubahan sebagai dampak dari pademi sertakemajuan tehnologi. Oleh karena itu, perlu adanya pelaksanaan superviisi untuk meningkatkan kemampuan mengajar guru. Beberapa kegiatan supervisi perorangan yang dilakukan oleh kepala sekolah seperti kunjungan kelas, observasi kelas, pertemuan individual, kunjungan antarkelas, dan penilaian diri sendiri dilaksanakan olah kepala sekolah lebih terfokus pada penilaian yang komperhensif terhadap kualitas pelaksanaan tugas guru dan tidak hanya menyasar pada kelengkapan administrasi saja. Penggunaan instrumen penilaian dalam pelaksanaan supervisi akademik tehnik perorangan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Mayangsari, Andina; Al Fauzi, Farit; Kafi Umarela, Mochammad

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Konsumsi sayuran penduduk Indonesia tergolong masih rendah, jauh di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pengenalan edukasi Tren Konsumsi sayur dan menanam sayuran memang harus dilakukan pada usia remaja, sehingga memunculkan kecintaan terhadap lingkungan sekitar dan konsumsi sayur Indonesia bisa meningkat. SMP Islam Banyuglugur adalah salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SMP di Banyuglugur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah : (1) Penyuluhan kepada Sekolah mengenai Menumbuhkan Tren Menanaman sayuran, (2) Praktek penanaman Sayuran di halaman sekolah. kegiatan menumbuhkan Tren menanam sayuran di SMP Islam Banyuglugur ini berjalan dengan baik dimana semua siswa antusias dalam kegiatan ini. seperti sering mengajukan pertanyaan dan aktif dalam kegiatan praktik.

Habib Maulana

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa kebutuhan awal peran parenting dalam pendidikan karakter sekolah dasar sebagai upaya strategi pembelajaran yang dapat membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran dikelas. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus Kamboja Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan pada kegiatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Penggunaan teknik analisis data meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrumen dihasilkan data bahwa penerapan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar tinggi. Keseluruhan guru sasaran penelitian berjumlah 18 orang. Selain menjalankan proses pembelajaran juga menerapakan parenting pendidikan karakter pada peserta didik dalam proses pembelajaran yang disusun dengan pembelajaran menarik dan menggunakan metode yang membuat peserta didik merasakan mudah menerima pembelajarannya selain itu, menerapakan parenting pendidikan karakter pada peserta didik dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter peserta didik. Adapun guru yang belum menerapakan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar dan yang belum pernah mengikuti pelatihan atau seminar penerapan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar. Hasil penelitian ini berguna sebagai analisa awal peran parenting dalam pendidikan karakter disekolah dasar. Agar Guru dapat menerapkan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran yang disusun dengan pembelajaran menarik dan menggunakan metode, teknik, prosedur, serta perangkat yang diperkirakan cocok untuk mencapai tujuan dalam menerapakan parenting pendidikan karakter pada pembelajaran. Dengan mengupayakan pengembangan kompetensi guru untuk mengelola sebuah kegiatan yang menarik dan mudah dalam kaitannya dengan proses pembentukan karakter peserta didik. Guru juga agar melibatkan peran orang tua dalam pelaksanaannpendidikan karakter karena keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam memberikan pendidikan karakter pada peserta didik

Riska Anisa Indriyani; Wahyu Lestari; Farid Setiawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan menempati urutan terpenting dalam kehidupan. Sekolah adalah tempat anak-anak untuk mengenyam pendidikan. Pendidikan yang bersifat pengetahuan umum dan pendidikan keagamaan pasti dipelajari di sekolah. Keberhasilan pendidikan di sekolah juga mengacu kepada manajemen kegiatan pembelajaran sebagai barometernya. Rumusan masalah yang dikaji dalam artikel ini ialah mengenai pentingnya manajemen pendidikan terhadap pembentukan karakter siswa. Dalam hal pendidikan karakter tentu kita tidak bisa lepas dari pembelajaran agama, yaitu adab dan akhlak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa penting manajemen organisasi dalam pendidikan ini untuk mencetak peserta didik yang berkarakter atau memiliki karakter yang baik. Metode penelitian menggunakan studi kepustakaan, yang diambil dari jurnal, makalah, artikel, buku dan skripsi mahasiswa akhir.  

Raudatussaadah Raudatussaadah; Nurwinda Aulia Nasution; Khafsah Situmorang; Riska Alfani

Journal of Management and Social Sciences 2023 CV. Aksara Global Akademia

Pendidikan luar sekolah merupakan mekanisme yang menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan melalui pembelajaran sepanjang hayat. Pendidikan luar sekolah berperan dalam membantu sekolah dan masyarakat dalam memecahkan masalah pendidikan. Pendidikan luar sekolah (PLS) melengkapi pendidikan sekolah. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Dalam sejarah pendidikan bahwasana jalur pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga bidang yaitu pendidikan formal, pendidikan informal dan pembelajaran informal. Pendidikan luar sekolah sudah ada di Indonesia sebelum masa kemerdekaan, pendidikan luar sekolah dipraktikkan dan diintegrasikan ke dalam kehidupan setiap orang dalam masyarakat jauh sebelum muncul dan memasyarakatnya sistem sekolah. Pendidikan luar sekolah cakupannya sangat luas dimana setiap aktivitas pendidikan di luar sekolah yang melayani target didik guna mencapai tujuan belajar yang diselenggarakan oleh siapapun yang mampu dan untuk siapapun yang mau tanpa aturan rumit.