SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 21-29 of 29

Analytics

Tresia Indah Sari Purba; Sonira Agita Sinaga; Regita Sari Situmorang; Eka Putri Saptari Wulan

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

Code switching and code mixing often occur in different conversations in society, code switching and code mixing can occur at all levels of society, a person's social status cannot prevent code switching or code mixing from occurring, this is often called multilingualism. This qualitative descriptive research was conducted in the fourth grade learning process at the Simalungun Protestant Christian Church Elementary School with the aims of 1) describing the types of code switching applied by teachers in the learning process; 2) describe the types of code mixing carried out by teachers in the learning process; 3) describe the factors that cause teachers and students to exchange codes; and 4) describe the factors that cause teachers and students to mix code.The methods used are observation and interviews. The results of this research indicate that in the fourth grade Simalungun Protestant Christian Church Elementary School, code switching occurred in the form of internal code switching. Internal code changes include code changes from Indonesia to Simalungun and Simalungun code changes to Indonesia. The form of coding codes in the Simalungun Regency Christian Church Elementary School class IV consists of additional word codes, phrase codes and sentence codes. The factors causing code mixing are (1) explaining something, (2) creating familiarity, and (3) situations and conditions

Prasetyo Yuli Kurniawan; Setiawan Setiawan; Evi Rahmawati

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Campur kode berarti menggunakan dua bahasa atau lebih dalam waktu yang bersamaan. Kode mengacu pada bahasa berdasarkan ragam daerah, dialek sosial (siolek), ragam dan gaya, serta ragam pemakaian dan pencatatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan fenomena campur kode dalam komunikasi pada masyarakat desa Kedungbokor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber bahan penelitian adalah para pedagang pasar tradisional desa Kedungbokor yang melakukan transaksi jual beli dan komunikasi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pedagang pasar tradisional yang digunakan sebagai sumber data diidentifikasi terlebih dahulu. Pedagang pasar diobservasi dan diwawancarai oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner.

Nuraini Nuraini; Achmad Yuhdi

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This article aims to provide an initial view of the use of abusive words in the film "Bumi Manusia" and can be used as a reference in analyzing the use of abusive words in this film. Therefore, an analysis of the use of the word heinous in this film can provide a deeper understanding of the social conditions depicted in the film. Sociolinguistic studies study the relationship between language and society, and an analysis of the use of the word obscenity in the film "Bumi Manusia" can contribute to this field by enriching our understanding of language use in social contexts. Thus, research on the analysis of the use of the word heinous in the film "Bumi Manusia" from a sociolinguistic perspective is important to do to enrich the understanding of language and society in the context of the film. The research subject is the Earth of Mankind film with an analysis of vile or swear words that has not been studied much. Meanwhile, research analysis on the use of heinous words in the film Bumi Manusia: a sociolinguistic study focuses on the use of vicious words in dialogue in the film Bumi Manusia and how the use of these abusive words is influenced by the social context, such as the speaker’s social status and the communication situation that occurs. This study uses qualitative research as revealed by Bogdan and Taylor, which is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from the person or behavior observed by the researcher. To provide data, basic listening techniques are used with advanced free listening techniques and note taking techniques.

Ati Sandi Rohayati

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian dalam bidang analisis sosiolinguistik telah banyak dilakukan untuk memahami penggunaan bahasa di media sosial, termasuk penggunaan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan fenomena penggunaan bahasa Indonesia di media sosial berdasarkan aspek sosiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui analisis makna pesan terhadap penelitian- penelitian terdahulu mengenai tema yang serupa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan bahasa Indonesia di media sosial dari perspektif sosiolinguistik. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan konsep-konsep baru dan teori-teori sosiolinguistik untuk memahami lebih jauh penggunaan bahasa di media sosial yang semakin kompleks dan beragam.

Putri Mayang

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This study focuses on the Analysis of Code Mixing in the Video of Denny Sumargo and Cinta Laura (Sociolinguistic Studies). The purpose of this study is to describe the code mixing contained in the video. This type of research is descriptive qualitative, that is, this method simply concludes narrative words. The data collection technique is; observing videos, obtaining data by recording speech included in code mixing, identifying data, then drawing conclusions. The results of the study describe that in the video that has a duration of 31.46, the researcher only recorded 23 code mixing. Because it is clear from some of the code mixing that has been described. In the podcast video, speakers use two languages when speaking. Denny Sumargo and Cinta Laura are bilinguals, because they can use two languages in a conversation. Based on the results of the study it can be concluded that code mixing occurs in every speaker in communicating. The use of code mixing is due to the variety of languages and the bilingualism of speakers who master two languages. In the video it is clear that speakers use two languages, namely Indonesian and English when communicating.

Ati Sandi Rohayati

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penelitian dalam bidang analisis sosiolinguistik telah banyak dilakukan untuk memahami penggunaan bahasa di media sosial, termasuk penggunaan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan fenomena penggunaan bahasa Indonesia di media sosial berdasarkan aspek sosiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui analisis makna pesan terhadap penelitian- penelitian terdahulu mengenai tema yang serupa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan bahasa Indonesia di media sosial dari perspektif sosiolinguistik. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan konsep-konsep baru dan teori-teori sosiolinguistik untuk memahami lebih jauh penggunaan bahasa di media sosial yang semakin kompleks dan beragam.

Ummi Kultsum; Afnita Afnita

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini membahas kajian sosilinguistik, tepatnya analisis penggunaan campur kode pada laman Twitter Collegemenfess. Laman Twitter ini merupakan salah satu auto base dengan pengikut terbanyak di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Setelah dilakukan penelitian, ditemukan penggunaan campur kode pada cuitan di Collegemenfess. Data yang ditemukan berupa sepuluh campur kode ke luar dan lima campur kode ke dalam. Penggunaan campur kode yang ditemukan berupa kata dasar, frasa, istilah dan kalimat. Penggunaan campur kode ke luar yang ditemukan yakni pada bahasa Inggris, lalu penggunaan campur kode ke dalam ditemukan pada bahasa Jawa, Sunda, dan Medan. Dapat disimpulkan, pengguna auto base Collegemenfess dalam berinteraksi di Twitter sering kali menggunakan campur kode untuk menyampaikan maksudnya.        

Tepu Sitepu; Nurul Wahidah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Generally, people use the everyday language that they apply in their surrounding environment and it is not uncommon for the use of Indonesian to be tucked into their native language and foreign languages. This research only focuses on finding and determining the amount of code mixing used when reading short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. According to Suardi, there are 3 types of code mixing, namely inner code mixing, outer code mixing and hybrid code mixing. This research is a literature study so it does not require a special location for the research. This study aims to identify and describe the use of code mixing in the reading of short messages by broadcasters from RIS FM radio listeners. Based on the research results obtained from the tape recorder and notes, it was found that there was internal code mixing, external code mixing, and mixed code mixing in the form of words and sentences.

Aliya Dwi Nur Wakila; Salsabilla Ciptana Arti

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Lirik lagu merupakan ekspresi seseorang tentang suatu hal yang telah dilihat, didengar maupun dialaminya. Dalam mengekspresikan pengalamannya, pencipta lagu melakukan permainan kata dan bahasa untuk menciptakan daya tarik dan kekhasan terhadap lirik. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis campur kode dalam lirik lagu “My Heart“ yang dinyanyikan oleh Acha Septriasa dan Irwansyah yang secara khusus untuk mendeskripsikan apa bentuk campur kode yang terdapat dalam lirik lagu dan untuk mendeskripsikan bagaimana faktor yang menyebabkan  terjadinya campur kode dalam lirik lagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan studi kepustakaan. Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi, menyampaikan pikiran, gagasan, atau perasaan baik secara lisan maupun tulisan. Bahasa sangat diperlukan sebagai media berkomunikasi antar manusia. Kepentingan berbahasa dalam bersosialisasi dengan sesama manusia menimbulkan berbagai ilmu yang terkait, salah satunya adalah sosiolinguistik. Sosiolinguistik adalah bidang ilmu antar disiplin antar sosiologi dan linguistik, dua cabang ilmu yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan penggunaan bahasa itu di dalam masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya wujud campur kode berupan penyisipan unsur kata sebanyak 3 data, penyisipan unsur frasa sebanyak 3 data, penyisipan unsur klausa sebanyak 7 data, penyisipan unsur baster dan pengulangan kata masing-masing ditemukan 1 data. Adapun faktor penyebab terjadinya campur kode, ditemukan dua faktor, yaitu faktor penutur dan bahasa. Wujud campur kode didominasi oleh penyisipan unsur klausa, sedangkan ragam bahasa dalam lagu tersebut lebih banyak menggunakan ragam bahasa Indonesia dan bahasa inggris..