Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 21-40 of 65

Analytics

Amelianda Amelianda; Fiki Triwidia Saputri; Maria Agustina Naibaho; Elya Siska Anggraini

Komunikasi yang efektif sangat penting dalam pendidikan anak usia dini, karena komunikasi ini meletakkan dasar bagi keberhasilan akademis dan keterampilan sosial di masa depan. Namun, kompleksitas komunikasi pada kelompok usia ini dapat menjadi tantangan, terutama dalam hal penerapan bahasa, logika, kode, dan simbol. Penelitian ini dilakukan melalui metode kualitatif dengan mewawancarai salah satu guru yang ada di TK An Nizam. Penelitian ini juga dilakukan memalui observasi secara langsung dan melihat bagaimana cara guru, anak, dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif. Data-data yang sudah terkumpul melalui observasi di analisis secara deskriptif kualitatif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi unsur-unsur tersebut dalam komunikasi pendidikan anak usia dini, menelusuri dampaknya terhadap hasil belajar anak. Studi tersebut menemukan bahwa integrasi bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini secara signifikan meningkatkan perkembangan kognitif anak, keterampilan pemecahan masalah, dan kemahiran berbahasa. Temuan ini menunjukkan bahwa guru harus memasukkan unsur-unsur ini ke dalam praktik pengajaran mereka untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengetahuan yang ada dengan memberikan wawasan tentang pentingnya mengintegrasikan bahasa, logika, kode, dan simbol dalam komunikasi pendidikan anak usia dini.

Eni Purwanti

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Etnografi Visual dapat membawa individu dapat memahami sebuah realiatas tertentu tanpa harus datang langsung dan berpartisipasi. Hasil Etnografi Virtual dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Misalnya dalam pembelajaran di sekolah dapat dijadikan Sumber Belajar oleh siswa dan guru. Metode yang digunakan  yaitu studi kepustakaan, yaitu dengan mengandalkan bibiografi dari buku dan artikel yang sesuai. Pembahasan: 1) Sumber Belajar yang menarik apabila disesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa, 2) Pemanfaatan Etnografi visual untuk Sumber Belajar dapat digunakan apabila sarana dan prasarana yang ada mendukung jalannya proses pembelajaran. Kesimpulan: Hasil Etnografi Visual sangat efektif dan Efisien apabila digunakan sebagai sumber belajar karena dapat menghemat biaya dan waktu untuk memahami suatu fenomena.

supriyadi, slamet; Yulianto, Nanang; Margana, Margana; Widiyastuti, Endang; Yunianti, Esterica

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2024 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan pengabdian yang akan dilakukan adalah pembuatan mural untuk penguatan program sekolah adiwiyata dan media pembelajaran seni budaya dan prakarya anak Sekolah Dasar di Kalijambe Sragen. Dikarenakan (1) belum terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, rapi, indah, nyaman, dan menarik sebagai pendukung program adiwiyata sekolah, (2) Sarana/media pembelajaran seni budaya dan prakarya kurang maksimal. Solusi yang dilakukan adalah Penerapan seni mural dengan menggambar tembok sekolah sebagai sarana memperindah visual lingkungan sekolah, dan Pemanfaatan seni mural di tembok sekolah sebagai media pembelajaran seni budaya dan prakarya dalam kegiatan menggambar. Metode yang akan digunakan melalui pelatihan dan dan pendampingan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif berpijak pada hasil observasi dan wawancara secara mendalam mengenai tema mural dengan metode direct practice menggambar langsung lukisan pada dinding sekolah. Target luaran yang akan dihasilkan adalah (1) Karya mural di dinding sekolah (2) Artikel publikasi di jurnal Adiwidya (3) Video visualisasi karya dari hasil penerapan seni mural yang telah dilakukan; (4) Publikasi pada media cetak/online/repository UNS. Kata kunci: mural, program adiwiyata, media pembelajaran

Rani Agusnita Putri; Wedra Aprison

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Penelitian ini dilatar belakangi karena diduga guru belum bisa menerapkan metode drill sepenuhnya. Terdapat kejanggalan, baik itu ketika menerapkannya ataupun dari segi penggunaan langkah-langkahnya. Ditemukan kendala atau hambatan yang nantinya akan berdampak kepada tujuan pembelajaran yang tidak tercapai. Yang mana guru seharusnya aktif menciptakan situasi dan kondisi kelas yang optimal, mengelola kelas sebaik mungkin dengan itu seorang guru memiliki jiwa yang kompeten serta siswa aktif untuk mengerjakan tugas atau menjawab pertanyaan yang diberikan. Untuk itu guru harus aktif untuk memperoleh, mempelajari serta mengembangkan metode yang akan digunakan dalam pembelajaran dan juga bisa menerapkan dan mengaplikasikannya dengan benar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field Reseach) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Al-Quran Hadits, sedangkan informan pendukungnya adalah kepala sekolah dan peserta didik kelas XI IPS 2 MAN 2 Agam. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah observasi yaitu pengamatan secara langsung bagaimana penerapan metode drill dilaksanakan. Serta wawancara langsung ditujukan kepada guru dan peserta didik sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan di kelas XI IPS 2 MAN 2 Agam penerapan metode drill yang dilakukan seharusnya sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditentukan, namun  guru belum bisa menerapkan metode drill sepenuhnya. Hal ini terlihat dari bagaimana guru menerapkan metode ini. Langkah-langkah penerapan metode drill yang berada di lapangan belum sesuai dengan yang telah direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Dan juga terdapat hambatan baik itu dari fasilitas, kurangnya waktu serta penguasaan guru terhadap metode yang kurang maksimal dan keaktifan siswa yang masih kurang sehingga metode yang diberikan tidak terlaksana dengan maksimal.

Elsie Naresvari; Wahyono, Teguh

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Abstrak – Pengetahuan dasar tentang pengenalan Tuhan sangat penting dalam pertumbuhan anak-anak yang beragama Kristen, karena firman Tuhan menjadi kebutuhan pokok bagi mereka. Kegiatan Sekolah Minggu telah disediakan untuk memfasilitasi pengetahuan anak-anak tentang pengenalan Tuhan. Namun, dalam proses pembelajaran, seringkali terdapat kendala seperti kurangnya media peraga dan kurangnya variasi kegiatan, yang dapat menghambat minat anak-anak dalam Sekolah Minggu. Game edukasi merupakan salah satu bentuk media digital yang dapat membantu kegiatan Sekolah Minggu dalam proses belajar dan mengajar. Game ini dapat menarik perhatian anak-anak dengan menggabungkan konsep belajar dan bermain. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi game edukasi yang dapat memudahkan pengajar Sekolah Minggu dalam menyampaikan materi dengan baik, serta membantu pengajar untuk mengevaluasi pemahaman anak-anak tentang materi yang telah disampaikan. Aplikasi game ini dirancang dan dikembangkan menggunakan Adobe Animate dengan Action Script 3.0 dan metode prototyping. Hasil penelitian ini adalah aplikasi game Sekolah Minggu berbasis Android yang diberi judul "Sunday Fun-Day", yang dapat membantu pengajar Sekolah Minggu dalam memberikan gambaran langsung tentang materi yang disampaikan.

Fitra Adi Kusuma; Haviz Dazaqy; Rifal Martin; Robi Santika; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pembentukan Literasi Sekolah merupakan program penting yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar. Khususnya di SD MIN 3 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pentingnya keterampilan literasi bagi siswa dan juga membantu sekolah dalam membuat program literasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif melalui pengamatan terhadap sumber data berupa hasil lisan atau tulisan. Data penelitian ini langsung di dapatkan langsung untuk mengetahui bagaimana membentuk literasi seluruh siswa dengan membentuk program literasi Di SD MIN 3 Pekanbaru Provinsi Riau. Data penelitian ini melibatkan guru/walikelas dan seluruh tingkatan kelas. Pembentukan literasi di SD juga dapat membantu anak-anak dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka. Oleh karena itu, pembentukan literasi di SD harus dilakukan dengan langkah-langkah yang sistematis dan terencana. Menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, menjalin kerjasama dengan perpustakaan, menggunakan metode pembelajaran yang menarik, dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan literasi adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam pembentukan literasi di SD. Dengan pembentukan literasi yang baik, anak-anak dapat memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar.  

Bayu Widodo; Nur Aziezah; Aditya Wicaksono

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan vokasi mengutamakan keterampilan siswa, menekankan pembelajaran langsung, dan menyelenggarakan proses pembelajaran teoritis secara lebih efektif. Untuk memenuhi kompetensi mereka di bidang jaringan komputer, banyak Sekolah Menengah Kejuruan (TKJ) memfasilitasi siswa bekerja menggunakan peralatan jaringan secara langsung. Sayangnya cara ini tidak terlalu efisien untuk mengajar di Laboratoriun Jaringan, terutama jika ukuran kelasnya sangat besar ataupun terkendala keterbatasan peralatan/ sarana jaringan komputer.  Tujuan dari kegiatan "Pengabdian Masyarakat Dosen Pulang Kampung IPB" yang dilaksanakan di SMKS 5 Bhinneka Karya Boyolali ini adalah memberikan pilihan praktis dan murah untuk melakukan kegiatan praktikum jaringan komputer dengan cara membuat "Laboratorium Jaringan Virtual". Solusi yang diberikan telah membantu mengatasi masalah keterbatasan perangkat keras dan aksesibilitas yang ada di laboratorium jaringan. Laboratorium Jaringan Virtual memberi siswa kemampuan untuk menerapkan instance virtual perangkat jaringan secara nyata.

Leni Marlina; Hasan; Heni Purwani

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan metode field trip dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Kreatif Pembelajaran 2022/2023 mulai dari perencanaan. Metode field trip digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang melibatkan kegiatan di luar ruangan, dengan tujuan memperkaya pengalaman siswa dan merangsang kreativitas mereka dalam menulis puisi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara dengan para guru, dan penilaian terhadap puisi yang ditulis oleh siswa. Data dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi perubahan dalam kemampuan menulis puisi siswa sebelum dan sesudah penerapan metode field trip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode field trip dalam pembelajaran menulis puisi mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam merangkai kata-kata, memahami gaya sastra, serta mengekspresikan perasaan dan ide dalam puisi mereka. Selain itu, metode ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan minat mereka terhadap puisi, dan memperluas wawasan mereka melalui pengalaman langsung di luar kelas.

Nadhatul Nurul Hasanah; Ach. Ryan Ma’sum Saputra; Estuning Dewi Hapsari

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penggunaan teknologi dalam peningkatan literasi dan numerasi masih kurang diterapkan secara optimal. Di Sekolah Dasar Negeri Garon, penerapan literasi dan numerasi belum dikolaborasikan dengan teknologi. Adanya aplikasi penunjang literasi dan numerasi belum banyak diperkenalkan tenaga pendidik kepada peserta didik untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih baik. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan belajar guna meningkatkan literasi dan numerasi di SDN Garon dengan mengenalkan aplikasi penunjang literasi seperti Let’s Read dan Quizizz serta aplikasi penunjang numerasi yaitu Geogebra. Pengenalan aplikasi tersebut sekaligus agar dapat membiasakan peserta didik menggunakan smartphone untuk belajar. Hasil dari pendampingan menunjukkan bahwa peserta didik lebih bersemangat dan tertarik untuk belajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika. Peserta didik juga berperan aktif dalam pembelajaran yaitu menggunakan aplikasi penunjang secara langsung sehingga meningkatkan pengetahuan mereka.    

Christy Genoveva Matialo; Philoteus E. A. Tuerah; James U. L. Mangobi

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini dilatarbelakangi dari data observasi yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa terhadap materi SPLDV tergolong rendah. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa pada materi sistem persamaan linier dua variabel berbeda ketika diajar menggunakan model Problem Based Learning dan Direct Instruction. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 12 Dumoga. Subjek penelitiannya adalah seluruh siswa pada dua kelas, yang mana satu kelas eksperimen, dan kelas kedua adalah kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test kepada kedua kelas sebelum diberikan perlakuan, selanjutnya diberikan post-test setalah diberikan perlakuan. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Perbedaan Rata-Rata Dua Kelompok yang Tidak Berpasangan (Uji-t) dengan hasil pengujian hipotesis diperoleh , maka tolak . Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa siswa yang mengalami pembelajaran dengan model PBL lebih baik dari siswa yang mengalami pembelajaran dengan model DI pada materi SPLDV. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih baik dari siswa yang diajar menggunakan model Direct Instruction.

Alvince Adrian; Anekke Pesik; Altje S. Pangemanan

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti hasil belajar siswa yang diajar melalui model project based learning dengan berbantuan e-learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel dan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, sampel yang diteliti yakni kelas X-A yang menjadi kelas eksperimen serta X-B dijadikan kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tabukan-Tengah pada tahun ajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar materi sistem persamaan linear dua variabel dengan berbentuk pertanyaan  uraian. Teknik dalam mengumpulkan datanya yakni lewat pretest dan posttes pada kelas kontrol dan kelas eksperimen Dari uji hipotesis melalui statistik uji t  didapatkan dan  dengan taraf nyatanya 0,05 yang berarti terjadi penolakan . Kesimpulannya adalah hasil rata-rata siswa dalam belajar dengan penerapan model project based learning dengan berbantuan e-learning  melebihi rata-rata hasil siswa dalam belajar dengan penerapan model pembelajaran langsung berbantuan  e-learning.  

Putri Nabila; Rahmah Rihhadatul ‘Aisy; Sifa Qorita Aeni; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karakter islami perlu dipupuk sejak dini dalam mengatasi meningkatnya kasus degradasi moral. Institusi pendidikan memiliki peran besar dalam pembinaan karakter mahasiswa terkhusus pada prodi manajemen dakwah yang berada di Institut Agama Islam Al Zaaytun Indonesia yang hadir di era milenial. kampus ini menerapkan digital dakwah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kasus metode pembelajaran di Institut Agama Islam Al zaytun idonesia. Itu Hasil penelitian menggambarkan bahwa kampus ini memiliki manajemen pembelajaran yang unik, yaitu menerapkan dakwah digital dalam proses pembelajaran. Pada tahap perencanaan ini, dakwah digital dinilai telah direncanakan secara matang, hal ini terlihat dari kesiapan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan program digital selama proses pembelajaran. Pada tahap implementasi, dakwah digital ini dirasakan sudah dilakukan efektif, terlihat dengan adanya aplikasi e-learning yang berkaitan dengan pembelajaran process, aplikasi mobile islami yang dapat diakses langsung dari handphonedan terkait kajian islami, serta animasi dakwah bergambar yang telah ada dibuat dan dirancang oleh mahasiswa dalam rangka penyebaran dakwah Islam. Adapun Tahap evaluasi, dakwah digital ini berdampak positif untuk dinaikkan penyadaran kepada seluruh mahasiswa akan pentingnya menyebarkan Islam dan membina keislaman nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, dan perlu ditingkatkan lebih kreatif lagi, agar demikian selalu update, variatif dan semakin menarik.

Salsadilla Celina Rinaldi; Arbana Syamanta

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran guru dalam mengembangkan perilaku asertif pada peserta didik, metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode studi literatur dimana studi literatur merupakan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data. Teknik pengumpulan data yang dipakai pada penelitian ini adalah kajian teoritis dimana informasi atau data yang diperoleh dari browsing internet, jurnal ilmiah dan juga sumber lainnya yang relevan. Sebagai guru atau pendidik yang professional harus berperan dalam membentuk karakteristik pada peserta didik , dimana guru terlebih dahulu memahami karakter pada peserta didik, guru juga harus bertugas mendisiplinkan, memberikan tanggung jawab, mengajari berbicara yang baik, dan memberi bebas dalam mengeluarkan pendapat pada peserta didik. Makna dari perilaku asertif adalah menerapkan keberanian untuk secara jujur, dan terbuka menyatakan perasaan seperti perasaan suka atau tidak suka, perasaan nyaman atau tidak nyaman, perasaan bahagia atau tidak bahagia, kebutuhan dan keberanian untuk mengemukakan pikiran- pikiran seperti ide-ide pendapat dan argumentasi apa adanya. Berdasarkan kajian tersebut hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dalam hal mengungkapkan pendapat para peserta didik tidak langsung dapat menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Peserta didik masih perlu diberikan pilihan untuk dapat menjawab. Guru dapat membuat kelompok-kelompok dalam pembelajaran agar peserta didik dapat berinteraksi satu sama lain, peserta didik bebas berpendapat dalam kelompok tersebut. Tetapi masih ada peserta didik yang hanya diam saja saat di dalam kelompok dan tidak mau mengeluarkan pendapat. berdasarkan data yang di diperoleh guru berperan banyak dalam membentuk afirmasi diri peserta didik.    

Robin Raja Salomon Sipayung; Sahat Saragih

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP. Penelitian ini termasuk dalam kategori eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Medan dengan sampel kelas VIII-Terpadu 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-Terpadu 2 sebagai kelas control yang dipilih dengan metode random sampling. Pada kelas eksperimen diberikan pembelajaran berbasis masalah sedangkan pada kelas control diberikan pembelajaran langsung/konvensional. Instrumen tes yang digunakan berupa soal uraian berjumlah 3 soal kemampuan berpikir kritis matematis yang telah dinyatakan valid. Berdasarkan data posttest, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 85,08 dan nilai rata-rata padaa kelas control sebesar 77,06. Melalui analisis uji statistik data terbukti berdistribusi normal dan homogen sehingga dilakukan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis menggunakan uji independent Samples Test diperoleh hasil Sig (2-tailed) yaitu sebesar 0,001 hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang merujuk bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Untuk memperkuat hasil uji maka dilakukan uji t satu pihak yang menunjukkan  nilai  pada taraf nyata a =0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP

Dewita Sandri; Isnaniah; Tati Tisnawati

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika di SMPN 1 Enam Lingkung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Narasumber wawancara terdiri atas 9 orang dengan 3 orang siswa kelas IX yang nilai matematikanya rendah sekaligus bertindak sebagai objek penelitian, 3 orang tua siswa, 2 guru wali kelas dan 1 orang guru BK. Dalam pengambilan data peneliti melakukan observasi langsung dan wawancara. Setelah mendapatkan hasil dari wawancara, peneliti mendapatkan bahwa faktor rendahnya minat belajar siswa kelas IX pada mata pelajaran matematika, diantaranya: (1) tidak cukupnya waktu istirahat siswa, (2) kurangnya motivasi belajar siswa, (3) siswa tidak tertarik terhadap matematika, (4) adanya 2 kegiatan sekaligus yaitu sekolah dan pesantren, (5) adanya pengaruh dari efek pasca covid-19 atau pembelajaran daring.

Debby Riana Hairani

Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari ribuan pulau, dengan berbagai macam Suku,ras, etnis, bahasa, dan Agama yang berbeda-beda. Dari gugusan Indonesa barat hingga ujung timur, keberagaman tersebut menjadi sebuah harmoni. Tentunya dibalik keberagaman dan kekayaan yang ada di Indonesia adakalanya diwarnai dengan berbagai permasalahan yang dapat memicu terjadinya perpecahan baik dari segi Suku,budaya Ras dan Agama. Oleh karena itu, moderasi beragama menjadi hal yang dewasa ini terasa sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai nasionalisme dan juga nilai moderasi beragama menjadi penting untuk ditanamkan dan diterapkan sedini mungkin, terlagi kepada anak sejak dini,hal tersebut ditujukan agar anak dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama di elingkungannya baik di lingkungan TK dan masyarakat. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan hal tersebut. Hal ini dikarenakan guru menjadi pihak yang bersentuhan secara langsung dengan dengan anak selama di TK. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunkan Teknik pengumpulan data yakni Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa penerapan nilai-nilai Moderasi beragama pada anak usia dini yakni Bertoleransi, Bersikap Adil dan saling menghormati dapat ditanamkan melalui berbagai Strategi antara lain pembiasaan – pembiasaan yang dapat ditiru anak secara langsung dari Gurunya serta berbagai metode pembelajaran seperti Bernyani, Bercerita, Tanya jawab, Bermain secara berkelompok dan Outing Class.

Annisa Annisa; Nassta Radhini; Syafa Dwi Putra; Zahira Arieta Tiskhania; Ahmad Fu'adin

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian ini adalah membahas apa saja pengaruh pembelajaran daring pada peserta didik pada minat dan pemahaman peserta didik pada pelajaran Matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dalam bentuk google form. Setelah dilakukan penelitian terhadap minat dan pemahaman peserta didik pada pelajaran Matematika dapat disimpulkan Berdasarkan survey dapat disimpulkan bahwa peserta didik pada umumnya (hampir 70%) tidak mampu memahami materi pembelajaran Matematika secara daring dengan baik. Para peserta didik juga tidak sepenuhnya paham dengan sumber-sumber yang diberikan oleh guru. Lalu hambatan para peserta didik dalam proses pembelajaran di rumah adalah kurangnya konsentrasi, kesulitan memahami pelajaran, tidak dapat bertanya langsung kepada guru, dan bosan. Dapat diketahui juga bahwa para peserta didik masih banyak yang menyetujui dan sadar bahwa Matematika merupakan ilmu yang penting dan perlu dipelajari, dengan persentase setuju lebih dari 80%. Namun para peserta didik juga menjadi malas jika soal yang dikerjakan sulit dan tidak membuahkan hasil. Berdasarkan semua indikator di atas, menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 dengan menggunakan pembelajaran daring masih banyak yang harus diperbaiki oleh guru pengajar. Solusi yang dapat dijadikan alternatif adalah dengan menyajikan pembelajaran yang menarik, kreatif dan menyenangkan seperti membuat video pembelajaran yang menarik, menggunakan google site sebagai media pembelajaran yang kreatif, dan memanfaatkan fasilitas internet yang lain. Dengan begitu diharapkan siswa dapat memahami materi yang diberikan.

Abdul Gani Jamora Nasution; Dina Aulia Yudistira Munthe; Trisna Pratiwi Hasibuan; Try Suci Prastiwi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penerapan metode menyenangkan dalam pembelajaran SKI di MIN 12 Kota Medan berpengaruh besar terhadap hasil belajar siswa, serta mampu menumbuhkan rasa semangat dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Adapun hasil penelitian: (1) Sebelum memulai pembelajaran guru harus menumbuhkan minat belajar siswa dengan cara bercerita. (2) Melibatkan siswa untuk mengalami langsung materi yang dipelajari. (3) Memperkenalkan siswa dalam penamaan materi yang berkaitan dengan pengalamannya dengan suatu rumusan teori ilmiah, (4) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menerapkan segala hal baru disertai bukti-bukti. (5) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan di depan kelas. (6) Memberikan penghargaan atau pujian kepada siswa yang antusias saat pembelajaran berlangsung.  

Sukinem Sukinem; Wasilah Wasilah; Musyarapah Musyarapah

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitiannya terlihat kepala sekolah, selama ini kepala sekolah melaksanakan tugas supervisi akademiknya dengan menerapkan pendekatan supervisi langsung secara individual, dengan cara mendatangi guru yang sedang bertugas, mengamati kinerjanya dan melakukan penilaian. Pendekatan supervisi individual ini tidak terlalu efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya khususnya yang berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hasil kajian empirik yang peneliti lakukan terhadap guru-guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah  menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru masih rendah terutama pada kompetensi guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Tujuan penelitinnya adalah  untuk mendeskripsikan supervisi kolaboratif  dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SD IT Al Manar   Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan kabupaten Kotawaringin Barat Pangkalan Bun Kalimantan Tengah . Rancangan penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan Penelitian Tindakan sekolah (PTS). Metode yang pengumpulan data melalui     observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah: (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah:    pelaksanaan tindakan    terdapat   peningkatan dalam kompetensi profesional guru  melalui proses perbaikan, yakni dari 61.81% menjadi 83.18%. Berarti ada peningkatan sebanyak 22% dari siklus I ke siklus II.  Dengan demikian  menunjukkan peningkatan yang signifikan, ketercapaian hasil penilaian kompetensi profesional guru sesuai dengan yang diharapkan yaitu  jika supervisi kolaboratif  dilakukan dengan maksimal, maka dapat kompetensi profesional guru   akan meningkat.

Robbiatul Adawiyah Awahah; Muhammad Roisul Basyar

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pertukaran mahasiswa merupakan suatu program yang menyediakan peluang bagi para mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar di universitas lain baik di dalam negeri maupun luar negeri, menerima berbagai ilmu yang berbeda dan lebih maju serta menjadi sarana ntuk bertukar budaya. Pada program pertukaran mahasiswa ini diadakan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo program studi Administrasi Publik Fakultas Hukum, Bisnis dan Ilmu Sosial. Dalam proses pelaksanaan program Pertukaran Mahasiswa Mandiri di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melakukan kegiatan seperti pembelajaran formal, mengadakan Kuliah Tamu dengan narasumber profesional yang dapat memberikan wawasan yang luas kepada mahasiswa,  kegiatan penelitian terkait dengan penugasan mata kuliah yang bersangkutan seperti melakukan wawancara dengan perangkat desa mengenai kependudukan desa dan melakukan observasi dan wawancara dengan instansi pemerintah terkait penggunaan aplikasi digital oleh pemerintah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang disajikan berupa data dengan pengumpulan datanya menggunakan pengamatan langsung, wawancara dan studi dokumen serta adapun analisis yang digunakan yaitu dengan metode SWOT untuk mengetahui kualitas MBKM di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.