Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 21-24 of 24

Analytics

Mohammad Ruvi; Aep Saefullah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service aims to assist 25 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Ciung Wanara tourist location, Ciamis district, boost their sales turnover in 2022. The method is carried out by providing socialization, offline discussions, and training, as well as digital materials. Make-up. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are an important part of the Indonesian economy. This type of business is very stable, not affected by inflation, flexible, and not overly reliant on the macro-financial system. The role of digital marketing facilitates MSME actors' ability to provide information and interact directly with consumers, expand market share, raise awareness, and increase sales turnover. MSME actors in Ciung Wanara gain insight as well as depth of understanding into digital marketing as a result of this community service. They already have business Google accounts, Instagram accounts, and other accounts on social media to reach out to a larger viewer.

Lydia Karunia Susanti

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Pembatasan gerakan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 menyebabkan ekonomi tertekan sehingga masyarakat menahan belanjanya. Sektor UMKM mengalami dampak parah kemerosotan pendapatan dan omset. Ditemukan beberapa temuan sektor yang justru meraih keuntungan selama masa pandemi yakni sektor-sektor yang menerapkan pemasaran berbasis online menggunakan media sosial untuk tetap bisa berkomunikasi dengan masyarakat dan meningkatkan pemasaran kepada konsumen. Instagram menjadi salah satu pilihan platform media sosial yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Hal tersebut dipandang menjadi peluang baik bagi UKM Heyho Barbeque yang bergerak dalam penyedia jasa kuliner untuk menjalankan strategi pemasaran online menggunakan media sosial Instagram dengan menyajikan konten pemasaran yang kreatif dan menarik bagi calon pembeli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara social media marketing content, brand awareness, yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen dan niat beli konsumen di masa Covid-19. Metode non random sampling dengan kuota menggunakan kuesioner, jumlah sampel sebanyak 76 responden mendasarkan skala Likert 7 poin. PLS digunakan untuk menguji signifikansi statistik koefisien jalur. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa social media marketing content berhubungan positif dengan customer behaviour dan niat beli konsumen di masa pandemi COVID-19.

MUHAMMAD AL QOMAR

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, sebagai berikut:1) Bagaimana kehidupan sosial ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak? 2) Bagaimana Strategi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi? 3) Bagaimana faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak dalam menjalankan Strateginya? Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka 1). Kehidupan sosial ekonomi merupakan dua hal yang berbeda. Kehidupan sosial pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendidikan pedagang kerupuk kulit ikan, dimana pendidikan tertinggi pedagang kerupuk kulit ikan hanya sampai pada jenjang Sekolah Dasar (SD) saja. Kerjasama dalam berdagang kerupuk kulit ikan. Kegiatan rutin seperti pengajian dan arisan. Sedangkan kehidupan ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendapatan sehari-hari pedagang kerupuk kulit ikan berbeda-beda, tergantung dengan kisaran jumlah dagangannya. Kepemilikan harta benda pedagang kerupuk kulit ikan masih dibantu oleh anak-anaknya yang sudah bekerja, karena hasil pendapatan dari berdagang kerupuk kulit ikan hanya mencukupi untuk makan saja. 2) Strategi pedagang kerupuk kulit ikan dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi adalah dengan peningkatanpendidikan bagi anak, bergantian berjualan dalam satu los, memberikan harga khusus kepada pelanggan, memberikan hadiah atau bonus kepada pelanggan, modal dari tabungan sendiri, menabungkan hasil pendapatannya, dan sistem penetapan harga. Ternyata antara pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki tingkat ekonomi paling tinggi, pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki masa kerja paling lama, dan pedagang kerupuk kulit ikan yang paling muda memiliki Strategi yang berbeda dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi. Peran ketua pengelola Pedagang kecil tidak mempengaruhi pada Strategi para pedagang kerupuk kulit ikan, karena para pedagang kerupuk kulit ikan memiliki Strategi dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi secara individual. 3) Faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan dalam menjalankan Strateginya yaitu dari faktor pendorong meliputi: bantuan dari pemerintah yang berupa peralatan berdagang untuk kelangsungan usaha, membuka mata pencaharian bagi masyarakat, serta adanya faktor turun-temurun yang mempermudah berdagang kerupuk kulit ikan. Sedangkan dari faktor penghambat meliputi: ketergantungan terhadap cuaca yang menimbulkan omzet atau pendapatan menurun karena berkurangnya jumlah pengunjung dan berkurangnya frekuensi konsumen di Pasar, serta sistem pembayaran yang lambat yang dilakukan oleh konsumen akan menimbulkan berkurangnya pendapatan pedagang.

Indrasmitha, Gustyana; Yuswono, Irawan; Rahmadhani, Sari

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Penelitian ini terkait dengan situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, membuat UMKM melakukan perubahan cara penjualan. UMKM melakukan upaya dengan metode pemasaran untuk memecahkan masalah. Cara pemasaran harus sesuai dengan kondisi masyarakat yang terkena dampak. Penelitian ini mengkaji penggunaan metode pemasaran offline dan pemasaran online apakah dapat meningkatkan penjualan. Objek penelitian ini adalah responden yang berasal dari konsumen UMKM di toko buah Pak Desaya. Dimana UKM yang bergerak di bidang pemasaran sayur dan buah mengalami penurunan omzet penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran offline dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan omset penjualan. Pemasaran offline menciptakan nilai bagi pelanggannya dan membangun hubungan pelanggan yang baik dan mengambil nilai lebih dari tanggapan pelanggan sebagai imbalannya. Demikian juga pemasaran online berdampak positif terhadap peningkatan omset, karena mampu membangun dan menjaga hubungan dengan pelanggan. Kegiatan penjualan online dapat memfasilitasi pertukaran ide, produk, dan layanan yang dapat memuaskan konsumen