SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 21-40 of 1,494

Analytics

Dara Wisdianti

The International Conference on Education, Social Sciences and Technology 2022 International Forum of Researchers and Lecturers

This revitalization is carried out by reorganizing the function of space, and cultural values, and strengthening information about cultural heritage, as stated in Law Number 11 of 2010 concerning cultural heritage in article 80 paragraphs (1) and (2). Following the principle of development in general, revitalization must provide benefits to improve the quality of life of the community. This revitalization feasibility study uses primary data and secondary data. The results of the feasibility study on the revitalization of Merdeka Field Medan are the condition of the existing facilities and infrastructure of Merdeka Field, many of which are damaged or no longer functioning. There are even landfills in several corners of the Merdeka Square area. The drainage channels of the area are also not well integrated into the city's drainage system. And based on the problem of existing infrastructure, the Merdeka Square revitalization plan is very feasible to do.    

Gempar Al-Hadist; Arif Fajar Prasetiyo; Daniel Assetiawan Iriana

Student Scientific Creativity Journal 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan motivasi belajar penjas antara jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Metode penelitian yang digunakan adalah non-eksperimen (ex post facto) dengan desain komparatif, yaitu penelitian diarahkan untuk membandingkan satu kelompok sampel dengan kelompok lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti ingin membandingkan tingkat motivasi belajar jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 Subang. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA dan XII IPS SMA Negeri 1 Subang yang berjumlah 364 siswa dengan sampel yang diambil sebanyak 20% dari populasi yaitu 69 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket motivasi yang diadopsi dari Risyanto (2014) yang diuji validitas dan reabilitasnya oleh penulis dengan hasil 25 item soal valid dari 27 item soal yang ada dan tingkat reabilitasnya sebesar 0.902. Dalam penelitian ini uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test dengan hasil 0,002 < 0,05 maka dengan hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar penjas jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA Negeri 1 subang.  

Farhan Idris Jameel; Ahsan Taufiq Sharif

Proceeding of the International Conferences on Engineering Sciences 2022 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Smart wearable technologies are becoming essential tools for real-time health monitoring, offering a new dimension of personalized medicine. Wearable devices equipped with biosensors, artificial intelligence, and Internet of Things (IoT) connectivity can continuously track vital signs such as heart rate, blood pressure, oxygen levels, and even detect early symptoms of diseases. This paper explores the latest advancements in wearable health technology, including flexible electronics, energy-efficient data processing, and integration with telemedicine platforms. Additionally, ethical concerns such as data privacy, cybersecurity risks, and user adoption challenges are discussed. The study provides insights into how smart wearables can be effectively utilized for preventive healthcare, chronic disease management, and real-time health diagnostics.

Muhamad Jiddan Romli; Yayat Suharyat

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan dari penerapan metode Student   Teams Achievement  Division (STAD) pada pelajaran PAI yaitu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi PAI di SMAN 1 Tambun Utara. Sasaran dalam kegiatan ini mengambil kelas XI sejumlah 30 siswa. Pelaksanaan kegiatan ini menerapkan metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik Analisa data dilakukan dengan naratif deskriptif yang diterapkan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Permasalahan yang sering dijumpai dalam pendidikan salah satunya  pada penerapan metode pembelajaran yang monoton akan terkesan membosankan bagi beberapa siswa sehingga guru dituntut untuk senantiasa kreatif dalam menerapkan metode pembelajaran, salah satunya dengan metode STAD. Hasil belajar melalui metode STAD memaparkan bahwa prestasi siswa pada materi PAI mendapatkan peningkatan yang signifikan, siswa menunjukkan kekatifan, semangat, dan kekompakan saat bekerja sama antar kelompok selama mengerjakan pertanyaan dari guru. Agar lebih maksimal, maka  keterampilan guru dalam menerapkan metode pembelajaran PAI senantiasa diasah sehingga siswa merasa nyaman selama belajar.  

Yulianto, Yulianto; Wahyudi Santoso

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

MT. MPMT XV merupakan kapal tanker yang dalam kegiatan bongkar muat mengangkut mutan cair, sehingga rawan akan terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan pencemaran laut yang disebabkan oleh tumpahan minyak. Selama kurang dari 5 tahun terakhir ini banyak kejadian yang menyebakan terjadinya tumpahan minyak di wilayah Indonesia sehingga mengakibatkan pencemaran laut dengan kerugian yang tidak sedikit. Pencegahan terjadinya pencemaran laut harus dapat dilakukan oleh awak kapal MT. MPMT XV dengan melalui berbagai proses dan langkah-langkah yang harus satu tujuan antara perusaahaan dengan kapal, sehingga sanksi atau denda yang akan ditanggung oleh perusahaan bila terjadi pencemaran dapat dihindari. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui cara pencegahan terjadinya pencemaran laut yang disebabkan oleh tumpahan minyak dan sanksi yang akan di tanggung oleh perusahaan bila terjadi pencemaran laut. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan melakukan observasi, wawancara, kajian-kajian di lapangan dianalisis secara ilmiah, dan leterasi pustaka yang berasal dari berbagai sumber. Hasil dai penelitian ini meningkatkan keterampilan dan keilmuan awak kapal MT. MPMT XV sehingga tidak melakukan kesalahan dalam kegiatan bongkar muat yang dapat mengakibatkan pencemaran laut.

Syadam Arviyoga Pratama

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Main engine merupakan mesin utama pada kapal yang terdiri dari beberapa unit yang berfungsi untuk menggerakkan kapal. Sebelum kapal beroperasi, kondisi main engine harus dipastikan dalam keadaan baik. Untuk memastikan mesin dalam keadaan baik, perlu dilakukan perawatan dan pengujian untuk menjaga keamanan mesin. Pengujian dilakukan menggunakan system safety device yang merupakan salah satu perangkat keamanan yang digunakan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada main engine. Pengujian safety device ini dilakukan untuk memastikan pada saat mesin beroperasi, kecepatan dan suhu dari mesin tersebut dalam kondisi sesuai standard yang sudah ditetapkan agar mesin beroperasi dalam keadaan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keamanan dan keselamatan diesel main engine melalui beberapa tahapan pengujian safety device dengan standard yang sudah ditetapkan oleh perusahaan mesin dan disetujui oleh Biro Klasifikasi Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan metode pengamatan secara langsung saat proses pengujian. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan pengujian safety device melalui tahapan mulai dari pengujian fresh water temperature, pengujian oil pressure, pengujian oil leaking, pengujian over speed. Dari keempat pengujian tersebut maka didapatkan hasil yang optimal dan aman dalam mengoperasikan mesin induk kapal Tug Boat karena memenuhi persyaratan sistem safety device dari standar maker serta di approve oleh Biro Klasifikasi Indonesia.

Roma Andika

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Persimpangan merupakan simpul dalam jaringan transportasi dimana dua atau lebih ruas jalan bertemu dan pada simpang inilah terdapat potensi konflik lalu lintas yang mungkin akan terjadi. Terutama pada simpang empat bersinyal Maya kota Tegal, dimana salah satu upaya untuk mengurangi konflik lalu lintas dengan melakukan pengaturan ulang waktu siklus dan fase pada simpang. Simpang diberi pengaturan APILL bertujuan untuk menghindari terjadinya konflik lalu lintas dan sebagai upaya untuk mempertahankan kapasitas jalan. Metode yang digunakan dalam analisis kinerja simpang adalah menggunakan perhitungan pada MKJI dan menggunakan software PTV VISSIM. Sedangkan untuk analisis konflik lalu lintas dengan melakukan pengamatan langsung dan dibandingkan dengan software SSAM untuk mengetahui jumlah konflik yang terjadi. Langkah selanjutnya yaitu dengan memberikan rekomendasi penanganan dari permasalahan konflik lalu lintas dengan menggunakan software PTV VISSIM. Rekomendasi penanganan yang dilakukan yaitu dengan melakukan pengaturan ulang waktu siklus menggunakan pengaturan 3 fase dan 4 Fase, yang selanjutnya akan dibandingkan dengan kondisi awal. Dari rekomendasi yang telah dilakukan menggunakan software PTV VISSIM, didapatkan rekomendasi yang paling tepat adalah menggunakan pengaturan 3 Fase. Hasil dari simulasi pengaturan 3 fase, ternyata efektif mengurangi jumlah konflik lalu lintas dan tingkat pelayanan masih dalam kondisi baik.

Andi Subandi; Andy Amir

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Background : Diarrhea is still the leading cause of morbidity and mortality in the world. According to data from the United Nations Children's Fund (UNICEF) and the World Health Organization (WHO) in 2013 diarrhea is the second leading cause of death in children under five. The purpose of the study was to determine the relationship between mother's education level, occupation, income, mother's knowledge, and latrine ownership with the incidence of diarrhea in children under five in Bram Itam Kiri Village.Methods : Using a cross sectional approach with a population of 166 mothers, the number of samples was 68 respondents. The sampling technique was carried out using simple random sampling. Data were collected using a questionnaire sheet and analyzed univariate and bivariate using chi square analysis.Results : The level of education in the low category is 48.5%, employment in the unemployed category is 58.9%, income in the low category is 70.6%, knowledge in the poor category is 83.8%, latrine ownership in the category does not meet terms of 61.8%. Bivariate results of education level (0.003), mother's occupation (1,000), family income (0.019), knowledge (0.028), and latrine ownership (0.002) with the incidence of diarrhea in children under five.Conclusion : There is a relationship between the level of education, family income, knowledge, and ownership of latrines, and there is no relationship between the mother's occupation and the incidence of diarrhea in children under five.      

Andy Amir; M. Ridwan; Arnild Augina Mekarisce; Aini Zulaikah

International Journal of Medicine and Health 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

One of the stunting locations in East Tanjung Jabung Regency is located in Geragai Sub-district, Pandan Lagan Village. According to data from the Puskesmas in 2019, the incidence of stunting in Pandan Lagan Village was 35 toddlers, in 2020 it was 17 stunting children out of a total of 70 children in Pandan Lagan Village. The purpose of this study was to determine the relationship between maternal nutritional status, history of maternal conditions, and maternal knowledge about 1000 HPK with the incidence of stunting in Pandan Lagan Village. This type of research is quantitative research, using a cross-sectional approach. The number of samples to be studied with the Lemeshow Formula is 45 respondents. The dependent variable is stunting and the independent variables are maternal nutritional status (pre-pregnant maternal BMI and weight gain during pregnancy), history of maternal conditions (maternal age during pregnancy, birth spacing), and maternal knowledge about 1000 HPK. The research instrument used a questionnaire sheet, then the data was processed through data editing, data coding, data entry, data cleaning, and data processing, then analyzed univariate, bivariate with a chi-square test, and multivariate with multiple logistic regression test. Based on the results of the study, there is a relationship between pre-pregnancy maternal BMI with a risk of 4,464 times, weight gain with a risk of 3,75 times, maternal age during pregnancy with a risk of 3,0 times, and spacing of babies with a risk of 2,444 times with the incidence of stunting. There is no relationship between maternal knowledge about 1000 HPK and the incidence of stunting with a p-value = 0,114, and it is known that the pre-pregnancy mother's BMI variable is the variable that has the greatest influence on infants with stunting nutritional status (odds ratio = 15,943). For this reason, it is expected to be more intensive in educating couples of childbearing age, pre-pregnant mothers, or early on to adolescent girls to pay attention to factors that affect stunted children, especially to have an ideal BMI so that it will reduce the risk of having children with stunted nutritional status.    

Evi Pebri Ila Rachma

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study analyzed the writing skills in English expository text. There are five indicators in writing expository text: content, organization, grammar, vocabulary, and mechanics. This study aimed to investigate the students' writing skill on expository text related to the five indicators of English expositorytext and investigated the difficulties in writing English expository text. This research study used a descriptive quantitative research design. The participants were first semester students at English Literature Study Program of Universitas Trunojoyo Madura. The data collected from students' writing expository text test and analyzed by using Heaton’s theory. The result data analysis showed that: 1) 47% of students were average to good in writing content, 2) 51% of students were average to good in writing organization, 3) 31% of students were average to good in using grammar, 4) 36% of students were very good to excellent in using vocabulary, 5) 44% of students were very good to excellent in writing mechanics. This research found some difficulties the students when writing expository text. First, students cannot develop their ideas. Second, students are unable to develop their idea based on topic that they have to explain in expository text. Third, students struggle with grammatical structure of expository text. That means, they have to more understand about the simple present tense. Fourth, they were difficult to select appropriate vocabulary when writing expository text. The last, they miss-spelt words and were unsure of proper punctuation that was causing an error of mechanics.    

Inayatul Muyassaroh; Meilan Arsanti; Cahyo Hasanudin

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Literasi digital di era society 5.0 sangatlah penting bagi mahasiswa, dimana konsep tersebut menjadi komponen utama dalam penggunaan teknologi digital supaya dapat berjalan secara baik dan benar. Literas digital banyak dimanfaatkan dikalangan masyarakat terutama mahasiswa di era society 5.0, yaitu untuk memperoleh teknis pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan saat penggunaan media digital di era society 5.0. Penelitian ini adalah jenis penelitian literatur review dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari artikel jurnal nasional yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sembilan komponen literasi digital yang harus dikuasai oleh mahasiswa dalam menghadapi era society 5.0, yaitu social networking, transliteracy, maintaining privacy, managing identity, creating content, organising and sharing content, reusing/repurposing content, filtering and selecting content, serta self broadcasting .

Agustina, Agustina; Muhammad Saleh; Azis, Azis; Andi Nurindah Sari

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk 1) mengkaji jenis-jenis praanggapan yang muncul dari pernyataan humor di stand up comedy wanita Indonesia, 2) mengkaji relevasi praanggapan dalam menciptakan humor pada stand up comedy wanita Indonesia dalam pembelajaran teks anekdot bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini berupa pernyataan comic wanita yang mengandung praanggapan dalam membawakan stand up comedy. Sumber data dalam penelitian ini berupa video stand up comedy wanita Indonesia yang telah tayang di televisi kemudian diunggah ke Youtube. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi dilakukan dengan metode unggah, simak, dan catat. Dalam memenuhi keabsahan data penelitian ini dilakukan triangulasi dengan sumber. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Praanggapan yang muncul didominasi oleh praanggapan leksikal, praanggapan nonfaktif, praanggapan eksistensial, praanggapan faktif, praanggapan struktural, dan praanggapan konterfaktual. Penerapan pembelajaran bahasa Indonesia materi teks anekdot membuat pembelajaran lebih menyenangkan dapat memberikan sugesti dan imajinatif  yang  membuat siswa lebih mudah menuangkan ide-ide pikirannya.    

Maylinda Aulia Putri; Lionie Andriana

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya adalah mengenali peserta didik tentang keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai tujuan dan fungsinya. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien, baik secara lisan maupun tulisan,bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan benar untuk berbagai tujuan, menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara  intelektual,emosional dan sosial, mengunakan dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, dan menghargai dan membanggakan sastra Indonesia.

Ayu Yuliani; Shafira Amalia Muflihah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa dan menjelaskan mengenai makna yang ada di dalam lirik lagu “takut” dalam album semoga sembuh.Yang dinyanyikan oleh Idgitaf dengan menggunakan metode studi pustaka. Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah makna dalam lirik lagu yang berisikan berbagai ketakutan dalam fase dewasa. Dalam lagu “takut” juga terdapat gaya bahasa penegasan. Selain itu, periset tertarik untuk mengenali majas apa yang terkandung dalam lirik lagu itu,karena dalam lirik lagu ini memiliki makna dan harapan yang mau di informasikan secara langsung dan tidak langsung. Setelah itu tata cara yang digunakan dalam riset ini merupakan tata cara deskriptif kualitatif ialah suatu  tata cara dengan metode menganalisis informasi serta hasil informasinya setelah itu di proses ke dalam wujud teks deskripsi. Subjek yang di analisis berbentuk lirik lagu bertajuk “Takut”. Hasil analisis lirik lagu ini menunjukkan adanya majas personafikasi, majas retorika, majas paradoks. Makna dan arti yang terkandung dalam lirik lagu “Takut” adalah cerita seseorang yang piawai menyembunyikan luka meski sering terlihat tertawa.

Iva Haya Fauziah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel dengan judul gaya bahasa Iklan dan berjualan tepung pati irut di pasar elektronik ini bertujuan untuk menerangkan dan membahas penempatan kalimat gaya bahasa dan beberapa jenis kata yang ada dalam deskripsi produk dan juga penamaan produk serta pada cara promosi produk tepung pati irut kepada konsumen. Artikel ini sekaligus bertujuan untuk memberitahu para penjual bagaimana menjadi penjual yang baik dan benar dalam berkomunikasi dengan konsumen, supaya konsumen dapat tertarik hanya karena gaya bahasa yang mudah difahami oleh mereka dan membuat mereka tertarik dengan produk yang kita jual di pasar elektronik tersebut. Gaya bahasa yang digunakan dalam komunikasi pada media elektronik biasanya bisa menjadi salah satu penyebab kesalah fahaman antara penjual dan pembeli, kemungkinan hal tersebut karena tidak adanya intonasi berbicara, dan hal ini bisa menyebabkan kerugian pada penjual karena konsumen bisa tidak jadi membeli produk tersebut.

Rena Fauziah; Fasya Nur Sa’bani

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dewasa ini penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar dalam komunikasi siswa dirasa semakin berkurang. Menurunnya semangat untuk menggunakan bahasa secara baik dan benar saat ini menjadi topik yang penting untuk dikaji. Maka dari itu, sebagai pemakai bahasa Indonesia selayaknya memiliki rasa kebanggaan menggunakan bahasa Indonesia. Namun di lingkup perguruan tinggi, sikap berbahasa yang positif belum sepenuhnya dimiliki oleh sebagian besar mahasiswa. Kesadaran rasa setia, bangga memiliki, dan memelihara bahasa Indonesia tampaknya masih kurang. Hal ini disebabkan mahasiswa cenderung bersikap lebih percaya diri ketika menggunakan Bahasa Asing dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, tugas tersebut malah hanya dibebankan kepada para guru dan dosen Bahasa Indonesia. Paradigma seperti ini semestinya dapat diubah karena membiasakan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar akan menuai hasil maksimal dalam peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Pemahaman bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar diperlukan bagi mahasiwa agar mempunyai sikap positif dalam menggunakan bahasa Indonesia. Sikap berbahasa Indonesia yang positif dapat ditunjukkan dalam bentuk kesetiaan berbahasa, kebanggaan berbahasa, dan kesadaran adanya norma bahasa.

Salma Salsa Billa

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu “Dunia Tipu-Tipu” Yura Yunita. Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu majas hiperbola, majas paradoks, majas eufimisme, majas metafora, dan majas personifikasi.

Uut Utmawati

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) mengkaji makna yang terdapat pada lirik lagu “Hanya Rindu” pada album anmesh kamaleng (2) penggunaan gaya bahasa yang terkandung di dalam lirik lagu “ hanya rindu” pada album  Andmesh Kamaleng. Peneliti tertarik menganalisis diksi dan gaya bahasa pada lirik lagu  hanya rindu ini karena ingin mengetahui apa makna yang terkandung dalam lirik lagu tersebut.dan anmesh kamaleng ini dia adalah salah satu penyanyi dan pencipta lagu yang  mempunyai cara tersendiri atau ciri khas tersendiri dalam menyampaikan atau mengarang sebuah lagu. Makna adalah pengertian yang diberikan kepada suatu bentuk kebahasaan,setiap kata saling berkaitan satu sama lain. Gaya bahasa adalah  pemanfaatan kekayaan bahasa dalam berbicara maupun menulis guna untuk memperoleh efek efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra semakin hidup dan untuk mempengaruhi atau meyakinkan seorang pembaca atau penyimak tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber data yang digunakan berupa dokumen yang berisi tentang lirik lagu hanya rindu dari album Andmesh Kamaleng.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik menyimak dan mencatat. Dalam lirik lagu hanya rindu ini mengandung tiga macam makna yaitu makna denotasi,konotasi dan mitos. Gaya bahasa yang digunakan oleh pengarang yaitui 3 ragam gaya bahasa yang masuk pada lirik lagu ini, yakni: gaya bahasa perbandingan, gaya bahasa pertentangan, dan gaya bahasa perulangan.

Alya Naima Siti Najwa; Kayla Maritza Hanafi

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bahasa adalah alat yang digunakan orang setiap hari untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan orang lain. Teknologi dan pengetahuan berkembang pesat sebagai akibat dari globalisasi. Salah satunya adalah internet, teknologi kompleks yang mencakup berbagai platform media sosial. Media sosial memiliki dampak karena berfungsi sebagai platform untuk komunikasi pendidikan dan memungkinkan pengguna untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran satu sama lain. Di sisi lain, penggunaan dan penulisan bahasa Indonesia juga dapat dipengaruhi oleh media sosial. Pengguna media sosial memiliki kemampuan untuk menampilkan aktivitasnya, berbagi pemikiran, dan mengomunikasikan perasaannya.

Sylviana Stefanie

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengingat pendidikan karakter akan berjalan dengan baik jika sistem pendidikan nasional mendapat dukungan yang baik, maka nilai-nilai dalam pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara berbeda berdasarkan metode pengajaran guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi guru bahasa Inggris SMP dan SMA dalam menyampaikan nilai-nilai karakter dalam pembelajarannya di sebuah sekolah swasta di wilayah Bandung. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif melalui kuesioner, wawancara dalam pengumpulan data, penelitian ini menghasilkan bahwa sebagian besar guru di sekolah menengah telah menerapkan pembentukan nilai karakter dalam cara mereka mengajar, dalam berbagai kegiatan di kelas. Kesimpulannya, meskipun implementasi dari implementasi character building bisa berbeda-beda untuk setiap guru bahasa Inggris, dan kemajuannya tidak dapat diketahui secara instan, upaya tersebut telah dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, guru harus terus-menerus mengubah cara mengajarnya agar siswa tidak benar-benar “sadar” bahwa karakter mereka dibangun secara singkat, dan mengabaikannya sebagai pendidikan nilai yang diacu.