Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 21-35 of 35

Analytics

Budiharjo, Sidiq Eko; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Kemudahan proses pembelian rumah menyebabkan peningkatan permintaan akan produksi rumah. Citragrand merupakan satu dari banyak perusahaan  real estate di Semarang, Jawa Tengah. Penjualan yang tidak menentu setiap bulannya, membuat perusahaan kesulitan dalam menentukan target penjualan pada awal tahun dan juga dalam menentukan top product di tahun tersebut. Dengan masalah tersebut, perusahaan membutuhkan solusi yang dapat meramalkan penjualan di tahun mendatang, serta menentukan tipe rumah apa yang bisa menjadi top product hingga penjualan paling sedikit, sehingga dapat memperbaiki kualitas rumah dan menguntungkan perusahaan. Peramalan penjualan atau forecasting adalah metode analisa perhitungan dengan hasil perkiraan peristiwa di masa depan yang membutuhkan data masa lalu sebagai referensi dan memakai pendekatan kualitatif ataupun kuantitatif. Forecasting yang digunakan dalam hal ini menggunakan metode Double Exponential Smoothing. Selain di ramalkan penjualannya, juga dilakukan proses perangkingan produk perumahan terbaik yang dihitung menggunakan metode simple additive weighting (SAW). Dengan menggabungkan forecasting dan perangkingan produk, diharapkan mampu mengatasi salah satu masalah penjualan yang dialami oleh perusahaan Citragrand Semarang. Kedua metode ini dibuat dengan berbasis website yang dibangun dengan bahasa permrogaman PHP dan framework Codeigniter sebagai server program. Hasil dari sistem ini yaitu Sistem Pendukung keputusan dan peramalan dengan tujuan mendapatkan hasil top product dan peramalan penjualan untuk tahun berikutnya.

Jatmoko, Cahaya; Setiadi, De Rosal Ignatius Moses; Hartanto, Danu; Kurniawan, Alvin Faiz; Rachmawanto, Eko Hari +2 more

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Salah satu algoritma yang sering digunakan untuk melakukan deteksi pada wajah yaitu Viola-Jones. Metode ini merupakan gabungan dari 3 buah fitur yaitu integral image, adaboost dan cascade classifier. Masing-masing fitur mempunyai fungsi tersendiri dan saling melengkapi. Integral image digunakan dalam penentuan ada dan tidaknya gambar, adaboost untuk memilih dan mengatur nilai threshold, sedangkan cascade classifier untuk mengklasifikasi daerah yang akan di deteksi. Untuk memudahkan deteksi, terurtama pada bagian mata maka digunakan Haar like feature. Proses pengenalan wajah telah dilakukan pada gambar dengan satu objek dan beberapa objek. Hasil impelemntasi juga dapat mengenali objek foto lukisan dan foto tampak samping. Dari seluruh percobaan di dapatkan nilai rata-rata sebesar 65% dengan sebaran nilai akurasi tertinggi 70%, sensitivitas 55% dan spesifitas 71%.

Nanda Vebiola; Himatul Khoeroh

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menurut Kementrian Kesehatan RI tahun 2020 jumlah angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih  cukup tinggi sebanyak 4.627 kasus kematian ibu. Jumlah ini menunjukan peningkatan dibandingkan tahun 2019 sebesar 4.221 kasus kematian ibu dan angka kematian bayi (AKB) sebanyak 72,0% atau 20.266 kasus (Profil Kesehatan RI, 2021). Puskesmas Bantarkawung salah satu naungan Kabupaten Brebes yang berada di Jawa Tengah menyumbang AKI sebanyak 2  kasus dan AKB sebanyak 2 kasus pada tahun 2020. Salah satu upayanya dengan melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan continuity of care yang dilakukan mulai pada ibu dalam masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan KB. Peneliti mengimplementasikan asuhan kebidanan secara komprehensif  menggunakan pendokumentasian Varney dan SOAP. Penelitian ini jenis kualitatif dengan pendekatan stady kasus dengan wawancara terhadap 1 informan utama yaitu Ny. R. Informasi tambahan 1 bidan koordinator, 1 keluarga pasien dan 1 informan triangulasi yaitu seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Pada kunjungan I kehamilan ditemukan masalah yaitu kekurangan energi kronik (KEK) dengan LILA 22,5 cm dan telah diberi asuhan tentang gizi seimbang tinggi kalori dan tinggi protein. Setelah dilakukan 3 kali kunjungan mengalami kenaikan LILA 1,3 cm sehingga menjadi 23,8 cm. Proses persalinan tidak ditemukan masalah dan asuhan persalinan dilakukan dengan 60 langkah APN serta asuhan bayi baru lahir dengan hasil normal juga. Pada masa neonatus ditemukan masalah ikterus fisiologis sedangkan masa nifas normal dan Ny.R memutuskan menggunakan KB suntik 3 bulan

Munawar Noor; Muharsih Muharsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini dilakukan pada Unit Penilaian Kompetensi ASN (UPENKOM) BKD Provinsi Jawa Tengah. Permasalahan penelitian ini adalah implementasi penilaian kompetensi ASN dalam mendukung merit sistem belum secara optimal dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan dan menganalisis implementasi penilaian kompetensi ASN  dalam  mendukung  merit  sistem  dan  faktor  penghambat  dan  pendukungnya. Tipe   penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah implementasi penilaian kompetensi ASN. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif menunjukkan bahwa semua proses uji komptensi sudah dilaksanakan dengan baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku yang mencerminkan kemampuan seseorang untuk menduduki jabatan tertentu. Faktor pendukungnya konsistensi implementasi Uji Kompetensi melalui komunikasi yang dibangun dengan berbagai pihak. Sedang faktor penghambatnya adalah komunikasi antara pimpinan dengan bawahan antar staf belum terjalin dengan baik. Rekomendasi penelitian ini adalah UPENKOM perlu meningkatkan kapasitasnya dengan melakukan perekrutran Assessor dan merencanakan pengembangan unit kerja yang memungkinkan peningkatan kinejra dalam pelaksanaan tugas danfungsi UPENKOM.

Krisnawati, Dwizka; Trisiana, Anita; Mey, Elynia; Elvidna, Varelia; Budi Puspita, Yesica Maharani +1 more

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2020 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kondisi yang dinamik dari bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi, yang di dalamnya berisi keuletan dan ketangguhan yang memiliki kemampuan untuk memperkuat kekuatan nasional, untuk menghadapi dan juga mengatasi semua ancaman,tantangan,hambatan, serta ancaman yang datang dari luar ataupun dari dalam untuk melindungi integritas,identitas,kelangsungan hidup bangsa dan juga negara serta perjuangan untuk mencapai tujuan nasionalnya. Jadi, ketahanan nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang wajib selalu diterapkan dan membudayakan secara terus-menerus dan bersama. Maka dari itu bisa diwujudkan dimulai dari lingkungan yang kecil yaitu pribadi,masyarakat,keluarga,bangsa dan negara dengan menggunakan niat dasar ketahan dan juga keuletannya yang bisa mengembangkan kekuatan nasional. Proses yang berkelanjutan ini wajib di dasari dengan pikiran-pikiran geopolitik dan geostrategi sebagai dasar suatu konsepsi yang dibuat serta dirumuskan dengan tetap harus memperhatikan konstelasi yang terdapat di sekitar indonesia. Oleh sebab itu dengan adanya wabah COVID-19 ini ancamam ketahanan negara telah berada tepat di depan mata adalah perlambatan dalam ekonomi global karena sebagian besar Negara telah menetapkan aturan pembatasan ruang gerak barang dari luar negeri. Kegiatan ekspor maupun impor terpaksa terhenti. Devisa negara pun ikut menurun. Bencana coivid-19 ini sudah membuat neraca keuangan berbagai negera termasuk indonesia berada dalam kondisi yang tidak sehat. Itu semua karena sebagian dana harus dialokasikan untuk membantu menghadapi virus covid-19 ini. Neraca keungan yang berfokus dengan RAPBN memerlukan penyesuaian. Pada saat-saat seperti ini, kite memerlukan solidaritas seluruh elemen bangsa. Yang harus dilakukan semua negara yaitu sama-sama memusnahkan virus covid-19 ini. Pemerintah juga harus bekerjasama dengan berbagai elemen organisasi seperti  masyarakat sipil, perusahaan, dan juga masyarakat luas mengenai langkah-langkah yang akan diambil pemerintah untuk dilaksanakan bersama. Kata Kunci : KetahananPemerintahNKRI, PandemikCOVID-19

Edi Suwasana; Bryan Farrelinda Trimanta

Jurnal Pengembangan IPTeks Seni Kuliner, Tata Rias, dan Desain Mode 2020 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

One type of clothing is ready to wear, in the form of ready-to-wear clothing. Currently this clothing is a trend, with monochrome colors and geometric motifs. The goal to be achieved is to make Monochromatic Tri-Angle ready-to-wear clothes. The data collection methodology used was in the form of observation, documentation, and literature. The fabric motif in the form of geometric shapes can be found on the Jepara Troso woven fabric. This outfit is based on a monochrome source of ideas, a triangle shape, and a Bird of Paradise. This dress is a party dress for non-formal parties. Consists of three parts, namely a long sleeved blouse with a balloon style with hidden buttons and no collar, a sleeveless outer length, then a custom skirt with a slit and a span skirt inside. Making ready to wear Monochromatic Tri-Angle party dresses includes several processes. The first is to make a design, then from the design it is developed into a pattern with a predetermined formula and size. After that cutting the material, laying the pattern on the fabric should be as much as possible so as not to waste a lot of material. Then the sewing process, which is combining the pieces of material. The last one is the solution, which includes attaching the rubbing stone application using a special tool, cleaning clothes from threads and ironing clothes to make them tidier.

Novita Wulan Sari; Margiyati; Tria Friska; Yusuf Ariadi; Tantri Suryani +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap suatu penyakit menular maupun tidak memular. Salah satu penyakit yang rentan muncul pada usia lansia adalah osteoporosis. Masyarakat atau populasi osteoporosis yang rentan terhadap fraktur adalah populasi lanjut usia yang terdapat pada kelompok di atas usia 85 tahun, terutama terdapat pada kelompok lansia tanpa suatu tindakan pencegahan terhadap osteoporosis. Proses terjadinya osteoporosis sudah di mulai sejak usia 40 tahun dan pada wanita proses ini akan semakin cepat pada masa menopause. Sekitar 80% penderita penyakit osteoporosis adalah wanita, termasuk wanita muda yang mengalami penghentian siklus menstruasi. Hilangnya hormon estrogen setelah  menopause  meningkatkan  risiko  terkena  osteoporosis.  Penyakit osteoporosis yang kerap disebut penyakit keropos tulang ini ternyata menyerang wanita  sejak  masih  muda.  Tidak  dapat  dipungkiri  penyakit  osteoporosis  pada wanita ini dipengaruhi  oleh hormon estrogen.  Peran perawat dalam menangani masalah osteoporosis adalah dengan aktivitas fisik yaitu senam osteoporosis.    

Permana, Nanda; Pujani, Vera

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study aims to apply Lean Manufacturing to Reduce Waste in the Production Process (Pole Posh) of Guardrail Products. The object of research is the result of the production of posh pole PT. XXX. The approach used in this research is descriptive qualitative approach. Descriptive qualitative research is meant about understanding phenomena that occur in the object of research. The snowball sampling method which is a sampling technique based on interviews or correspondence by asking for information from the first sample to get the next sample until research needs are met, in this study the snowball sampling method is used to select the correspondence at PT. XXX to find out the type of waste that occurs during production process in order to conduct further analysis in this study. Data collection techniques with primary data and secondary data, while data collection techniques with secondary data, observation and interviews. Data analysis technique used Value Stream Mapping

Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Wariati, Ambar

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang

Nur Hasanah, Anggi Aswinda; Mustofa, Akhmad; Widanti, Yannie Asrie

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Es krim adalah produk pangan beku yang dibuat dengan kombinasi proses pembekuan dan agitasi dengan bahan-bahan yang terdiri dari susu, pemanis, pengemulsi, penstabil dan flavor. Penambahan buah bit dan berbagai jenis gula dapat meningkatkan nilai gizi es krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang tertinggi pada produk dan mengetahui karakteristik kimia, fisika, dan sensori es krim buah bit. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah bubur buah bit (20%, 30%, dan 40%) dan faktor kedua yaitu jenis gula (gula pasir, gula stevia, dan madu). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  perlakuan es krim yang terbaik diperoleh berdasarkan aktivitas antioksidan tertinggi es krim yaitu pada perlakuan bubur buah bit 40% dan jenis gula berupa madu. Pada perlakuan tersebut memiliki karakteristik: aktivitas antioksidan 32,474% kadar protein 2,139%; kadar lemak 0,145%; kadar gula total 7,064%; overrun 14,172%; kecepatan meleleh 36,660 menit; warna  2,958 (ungu); rasa manis 2,500 (sedikit manis); tekstur lembut 3,216 (lembut); flavor buah bit 3,342 (semakin nyata); dan kesukaan keseluruhan 2,705 (sedikit suka). Kata kunci: Es krim, buah bit, jenis gula ABSTRACTIce cream is a product of frozen food that made with a combination of the process of freezing and agitation with ingredients consisting of milk, sweetener, emulsion, stabilizer, and flavor. The addition of beet fruit and the kind of sugar can improve the nutrition value of ice cream. The purpose of this research were to determine the highest antioxidant activity in a product and to determine the characteristic of physicochemical and sensoric characteristic of beet ice cream. This research used the method of Completely Randomized  Design (CRD) with two factors. The first factor was porridge of beet fruit (20%, 30%, and 40%) and the second factor was the type of sugar (cane, stevia, and honey). The result of this research indicates that the best treatment of ice cream based on the highest antioxidant activity was on the treatment of porridge beet fruit 40% and the type of sugar is honey. These treatment has a characteristic antioxidant activity 32,474%; protein 2,139%; fat 0,145%; the total of sugar 7,064%; overrun 14,172%; the velocity of melting 36,660 minutes; color 2,958 (purple); sweet taste 2,500 (a little sweet); soft texture 3,216 (soft), flavour of beet fruit 3,342 (more real); and the total of predilection 2,705(a little like).Keywords: Ice cream, beet fruit, type of sugar

Mulyanto, Bernaulli Putri; Wulandari, Yustina Wuri; Mustofa, Akhmad

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2020 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

      Brownies merupakan cake coklat yang terbuat dari tepung terigu, lemak, telur, gula pasir dan coklat. Metode pemasakan brownies ada dua yaitu pemanggangan dan pengukusan. Penelitian ini menggunakan tepung jewawut dan tepung maizena agar dihasilkan brownies kukus bebas gluten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi tepung yang memiliki kadar protein tertinggi pada brownies dan untuk mengetahui lama pengukusan yang optimal sehingga menghasilkan brownies kukus tepung jewawut dan tepung jagung yang paling disukai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktorial yaitu faktor pertama ratio tepung jewawut dan tepung jagung (50:50, 40:60 dan 30:70), sedangkan faktor kedua lama pengukusan (30 menit, 40 menit dan 50 menit). Hasil penelitian menunjukkan Brownies kukus tepung jewawut dan tepung jagung dengan ratio 50:50 dan lama pengukusan 50 menit merupakan ratio yang terbaik karena memiliki kadar protein paling tinggi yaitu 5.828%.  Pada perlakuan ini menghasilkan 19.967% kadar air, 1.585% kadar abu, 1.786% gula total, serta uji organoleptik terhadap warna 3.590 (coklat gelap), tekstur 3.340 (lembut), flavor jewawut 2.855 (sedikit terasa) dan kesukaan keseluruhan 3.285 (disukai). Kata kunci : Brownies, tepung jewawut, tepung jagung, kadar protein.  ABSTRACT      Brownies is chocolate cakes made from flour, fat, eggs, sugar and chocolate. There are two methods of cooking brownies namely roasting and steaming. This study uses millet flour and maizena flour to produced gluten free steamed brownies. This study aims to determine the best of flour formulated which has highest protein content in steamed brownies and to knew the optimal steaming time that produced the most favored  of  steamed brownies millet flour and  corn flour. This study used a completely randomized design (CRD) with two factorials, the first factor is ratio of millet flour and corn flour (50:50, 40:60 and 30:70), while the second factor was the duration of steaming process (30, 40 and 50 minutes). The result of the study showed steamed flour of millet flour and corn flour with ratio of 50:50 and with steamed process duration 50 minutes is the best ratio because it had the highest protein content of 5.828%.  In this treatment yielded 19.97% moisture content, 1.585% ash content, 1.786% total sugar and organoleptic test is 3.590 (dark chocolate) colors, 3.340 (soft) texture, 2.855 (slightly felt) millet flavors and 3.285 (preferred) overall preferences. Keywords :  Brownies, millet flour, corn flour, protein content

A, Dahniar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan pembelajaran memahami materi rangkaian listrik melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 14 Takengon tahun pelajaran 2018/2019. Setiap siklus dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi.  Data penelitian diperoleh dalam bentuk data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan. Selanjutnya, data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran memahami rangkaian listrik dapat meningkat.

Oktaviani, Eling Diar

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2020 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Fenomena mengenai permasalahan yang berhubungan dengan siswa berkebutuhan khusus atau siswa yang membutuhkan pengajaran dalam menuntut ilmu secara lebih mendalam. Siswa tersebut nantinya akan mengikuti sistem pembelajaran reguler terutama di Sekolah Dasar yang menuntut untuk menyelenggarakan pembelajaran secara inklusi yang menyatukan proses belajar mengajar antara siswa reguler (siswa yang normal) dengan siswa berkebutuhan khusus. Maka dari itu kompetensi Guru di Sekolah akan dituntut lebih mendalam dalam mengajar siswa yang berkebutuhan khusus. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research), sedangkan pengumpulan data dengan menelaah dan mengeksplorasi beberapa Jurnal, buku, serta beberapa artikel dimana sumber data atau informasi lainnya relevan (terkait) dengan kajian yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peranan Guru dalam Pendidikan inklusif kepada siswa yang berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sudah melakukan pembelajaran adaptif bagi anak  yang kesulitan belajar dengan  menyesuaikan kondisi  peserta  didik itu sendiri, penyesuaian  tersebut  berkaitan  dengan  metode  strategi,  materi,  alat/media pembelajaran, dan lingkungan belajar.

Harsoyo Harsoyo; Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Perpustakaan bukan hanya sebuah institusi penyedia layanan untuk membaca, namun sebuah proses belajar bagi masyarakat untuk membangun peradapan sebuah bangsa. Perpustakaan merupakan elemen penting bukan hanya dalam dunia pendidikan namun secara luas menjadi jantung bagi pengembangan karakter dan kecerdasan bangsa. Kehadiran perpustakaan masih belum mampu mendorong minat membaca masyarakat. Anggapan bahwa perpustakaan hanya tempat menyediakan buku, bukan tempat belajar, menjadikan perpustakaan kurang diminati. Kebijakan penyelenggaraan  perpustakaan sudah ada, bahkan mewajibkan kepada seluruh pemerintah daerah menyediakan layanan tersebut. Implementasi atas penyelenggaraan perpustakaan inilah yang harus terus diperjuangkan agar makin mendekati tujuan yaitu peningkatan kecerdasan masayrakat. Penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan bagaimana imlementasi kebijakan penyelengagraan perpustakaan di Kabupaten Rembang. Tujuannya untuk mengekplorasi sejauhmana perpustakaan mampu mendorong masyarakat untuk gemar membaca.

Rini Werdiningsih

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lembaga Pendidikan sebagai sarana yang mampu mengasah dan mengarahkan potensi anak sebagai bekal kehidupan di masyarakat kelak. Persepsi yang terbangun selama ini adalah bahwa tanggungjawab proses pendidikan masih dibebankan pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan masyarakat dalam perwujudan dan penyelenggaraan pendidikan seringkali diabaikan. Padahal, dalam hal penyelenggaraan pendidikan, masyarakat memiliki hak dan tanggungjawab untuk menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat ( Community based education) berdasarkan kekhasan agama, sosial, budaya, aspirasi, dan potensi masyarakat sebagai perwujudan pendidikan dari, oleh dan untuk masyarakat Fokus penelitian ini adalah mengkaji Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang mengacu pada fenomenologis. Penentuan subyek penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan: partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu antara lain partisipasi bentuk sukarela, pengambilan keputusan, pemikiran dan pembiayaan