Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 21-40 of 3,108

Analytics

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat toksisitas ekstrak etanol daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina menggunakan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengujian toksisitas sebagai tahap awal dalam mengevaluasi keamanan dan potensi bioaktivitas senyawa bahan alam. Metode yang digunakan adalah uji toksisitas BSLT dengan variasi konsentrasi ekstrak diikuti dengan pengamatan jumlah kematian larva, kemudian dihitung nilai LC₅₀ menggunakan dua pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dosis-respons dimana peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas larva. Nilai LC₅₀ yang diperoleh sebesar 332,86 ppm dengan metode Reed-Muench dan 384,7689 ppm dengan analisis probit. Berdasarkan nilai tersebut ekstrak etanol daun trembesi tergolong dalam kategori toksik sedang (moderat). Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas biologis yang nyata dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif di bidang farmasi khususnya sebagai kandidat agen sitotoksik.

Haryanto; Arkam Runa Bombing, Mychellianien; Nurica; Ramadhani Putri Syahyuti, Nia; Nurul Aliyah , Afni +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ ekstrak etanol 70% daun trembesi ( Samanea saman ) serta mengklasifikasikan tingkat toksisitasnya menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit. Uji toksisitas dilakukan terhadap larva Artemia salina sebagai organisme uji dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 10, 100, 500, 1000, 5000, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan persentase kematian larva, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Perhitungan menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit menghasilkan nilai LC50 sebesar 100,46 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), nilai tersebut termasuk dalam kategori toksik sedang (moderatelytoxic). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% daun trembesi memiliki aktivitas biologi yang signifikan terhadap organisme uji. Dengan demikian, ekstrak ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif, namun tetap memerlukan kajian lebih lanjut terkait keamanan dan aplikasinya.

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi +1 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 90% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva udang (Artemia salina) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji karena memiliki sensitivitas tinggi terhadap senyawa toksik dan sering digunakan sebagai indikator awal aktivitas bioaktif. Ekstrak diuji pada berbagai konsentrasi bertingkat untuk mengamati persentase mortalitas larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kematian larva, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Nilai LC₅₀ yang diperoleh dengan metode Reed-Muench adalah sebesar 567,02 ppm, sedangkan dengan analisis probit diperoleh nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan analisis, di mana metode probit dinilai lebih akurat karena melibatkan transformasi statistik yang lebih kompleks. Berdasarkan klasifikasi toksisitas BSLT, nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm termasuk dalam kategori sangat toksik (LC₅₀ < 30 ppm). Tingginya tingkat toksisitas ekstrak diduga berkaitan dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas sitotoksik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun trembesi memiliki potensi bioaktivitas yang tinggi dan berpeluang untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif dalam bidang farmasi maupun bioteknologi.

Haryanto; Fauzan Pratama, Ahmad; Roudhina, Arisya; Nur Athifah, Andi; Helendika Al Asyahra, Niska +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Prasman (Peperomia pellucida) merupakan tanaman obat yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berpotensi memiliki aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas ekstrak metanol batang prasman terhadap mortalitas larva udang (Artemia salina L.) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan memberikan ekstrak metanol batang prasman pada berbagai konsentrasi, yaitu 10, 100, 500, 1000, 5000, dan 10000 ppm serta kontrol. Parameter yang diamati adalah persentase mortalitas larva setelah 24 jam perlakuan. Data dianalisis menggunakan metode interpolasi dan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas larva secara bertahap hingga mencapai 100% pada konsentrasi 10.000 ppm. Perhitungan LC₅₀ dengan metode interpolasi menghasilkan nilai 680,2 ppm pada pengujian pertama dan 529,66 ppm pada pengujian duplo. Analisis probit pada pengujian duplo menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 198,97 ppm. Nilai LC₅₀ yang berada di bawah 1000 ppm menunjukkan bahwa ekstrak metanol batang prasman bersifat toksik terhadap larva Artemia salina dengan kategori moderat atau racun sedang. Aktivitas toksik tersebut diduga berasal dari kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam batang prasman seperti Flavonoid, saponin, tanin dan minyak atsirinya. Dengan demikian, ekstrak metanol batang prasman berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam bidang farmasi, khususnya sebagai kandidat antikanker, antimikroba, dan bioinsektisida alami.

Elvira Dinda Kurniasari; Hanum Salsabilla; Fransiska Clarita Saputri Rani; I Made Suparta

Kemiskinan masih menjadi permasalahan yang dihadapi oleh Provinsi Jawa Timur. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Timur, sedangkan TPT berpengaruh positif namun tidak signifikan. Secara simultan, IPM dan TPT berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia melalui aspek pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang layak dapat menjadi salah satu strategi dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Timur.

Fahrur Rosi; Meiske Marlisye Makuku; I Made Suparta

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, konsumsi rumah tangga, dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pamekasan tahun 2011–2025. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan daerah yang dipengaruhi oleh komponen pengeluaran agregat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan memanfaatkan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Pamekasan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan metode Newey-West Heteroscedasticity and Autocorrelation Consistent (HAC) Standard Errors. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi, konsumsi rumah tangga, dan pengeluaran pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan konsumsi rumah tangga dan pengeluaran pemerintah tidak berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa 98,03% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel independen. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan investasi merupakan strategi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Pamekasan.

Arjiman

Penelitian ini mengkaji strategi kepala Madrasah dan pelaksaaan Supervisi di MAN I Jembrana dalam merancang strategi dan pelaksaan supervisi yang efektif guna meningkatkan kinerja pendidik agar proses pembelajaran berjalan profesional dan bermakna. Tujuannya: (1) mengetahui strategi Kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala Madrasah dalam meningkatkan kinerja pendidik di MAN I Jembrana, (2) menelaah sejauh mana strategi kepala Madrasah dan pelaksaan Supervisi kepala madrasah tersebut berdampak pada peningkatan kinerja pendidik, dan (3) mengidentifikasi faktor penghambat serta solusi yang ditempuh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif naratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan triangulasi untuk uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah  dilakukan melalui pemberian motivasi, keteladanan, pelatihan, serta komunikasi harmonis. (2) Strategi Kepala Madrasah dan Pelaksaaan Supervisi kepala madrasah terbukti meningkatkan variasi metode pembelajaran, keterlibatan guru dalam kegiatan Madrasah, serta hasil belajar siswa. (3) Hambatan yang muncul antara lain keterbatasan waktu guru dan kurangnya proaktivitas sebagian pendidik. Solusi yang ditempuh berupa pembinaan berkelanjutan dan dorongan untuk terus berinovasi. Dengan demikian, strategi Kepala Madrasah dan Pelaksanaan Supervisi kepala madrasah berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja pendidik dan mutu pembelajaran di madrasah.

Fatmawati, Fatmawati; Junaedy , Junaedy; Sari, Dian Vita; Mursyidah, Nelly

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background:The digital transformation in education requires teachers to possess adequate competencies in utilizing technology to support innovative, interactive, and student-centered learning. However, the integration of digital platforms into classroom practices remains limited due to teachers’ varying levels of digital competence and experience. This community service program aimed to improve teachers’ competencies in utilizing digital platforms to support innovative learning implementation at SMAN 8 Banda Aceh. Methods:The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, workshops, hands-on practice, mentoring, evaluation, and reflection activities. A total of 40 teachers from various subject areas participated in the program. The training materials included the use of Canva for developing digital learning media, Quizizz for gamified assessments, Google Workspace for collaborative learning, and Artificial Intelligence (AI) technologies to assist in instructional material development and creative learning activities. Program evaluation was conducted through participant observation, assessment of digital learning products, satisfaction questionnaires, and reflective discussions. Results: The results showed that participants successfully produced 18 interactive presentations using Canva, 10 digital modules, 8 Quizizz-based quizzes, and 4 evaluation instruments using Google Forms. Furthermore, teachers demonstrated improved competencies in designing digital learning media, developing technology-based assessments, integrating digital platforms into instructional practices, and utilizing AI as a learning support tool. The high level of participation and enthusiasm among participants indicated the effectiveness of the program in strengthening teachers’ digital literacy and technological competencies. Conclusion: In conclusion, the community service program successfully enhanced teachers’ competencies in utilizing digital platforms to support innovative learning in schools.

A. Artifasari; Mardiana Mardiana; Irawati Irawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Stroke is a neurological disorder caused by impaired blood flow to the brain, resulting in brain tissue damage and various functional impairments. One of the common problems experienced by stroke patients is sleep disturbance, which may be influenced by neurological deficits, limited physical mobility, pain, and post-stroke anxiety. Persistent sleep disturbances can delay the recovery process and reduce patients’ quality of life. The long-term use of sleeping medications may lead to adverse effects; therefore, safe and easily applicable complementary therapies are needed. This study aimed to determine the effectiveness of peppermint oil aromatherapy in improving sleep quality among stroke patients in the working area of Barebbo Community Health Center, Bone Regency. The method used was the implementation of complementary therapy through the administration of peppermint oil aromatherapy to stroke patients experiencing sleep disturbances. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) before and after the intervention. The assessment results showed that before the intervention, patients experienced poor sleep quality, characterized by difficulty initiating sleep, frequent nighttime awakenings, insufficient sleep duration, and daytime fatigue. After receiving peppermint oil aromatherapy, patients demonstrated increased comfort, reduced anxiety, improved ability to initiate sleep, and better overall sleep quality compared to their condition before the intervention. Therefore, peppermint oil aromatherapy was found to be effective in improving sleep quality among stroke patients and can be used as a complementary non-pharmacological intervention in nursing care.

Haryanto; Febrianti Sahar, Salsabila; Norita; Rizky Aulia Fitri, Nur; Ayu Pratiwi, Nabila +4 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Batang prasman (Eupatorium triplinerve. Vahl) merupakan salah satu tanaman yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas biologis, sehingga perlu dilakukan pengujian toksisitas sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ dan kategori toksisitas ekstrak etanol batang prasman terhadap larva udang (Artemia salina Leach) menggunakan metode analisis probit. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorik dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstrak etanol batang prasman diuji pada konsentrasi 100, 500, 1.000, 5.000, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Data mortalitas dihitung dalam bentuk persentase kematian, kemudian dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu sebesar 25%, 35%, 50%, 75%, dan 85%. Hasil analisis probit menunjukkan nilai LC₅₀ ekstrak etanol batang prasman sebesar 846 mg/L. Berdasarkan klasifikasi toksisitas, nilai tersebut termasuk dalam kategori moderat atau racun sedang. Dengan demikian, ekstrak etanol batang prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina Leach dan termasuk dalam kategori toksisitas sedang

Haryanto; Yunasti, A. Audia; Ulfaidah, Novi; Ramadhani, Besse; Ratna Dewi Angraeni, Sri +4 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Daun prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) merupakan tanaman herbal yang diketahui mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memberikan aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ dan mengklasifikasikan tingkat toksisitas ekstrak metanol daun prasman menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) terhadap larva Artemia salina Leach. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji toksisitas dilakukan pada konsentrasi 10, 100, 500, 1.000, 5.000, dan 10.000 ppm dengan masing-masing perlakuan diamati selama 24 jam. Data kematian larva dihitung dalam bentuk persentase mortalitas dan dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu 0% (10 ppm), 2,94% (100 ppm), 7,69% (500 ppm), 31,81% (1.000 ppm), 52,38% (5.000 ppm), dan 80,95% (10.000 ppm). Analisis probit menunjukkan bahwa nilai LC₅₀ ekstrak metanol daun prasman berada pada rentang 1.000–10.000 mg/L lebih tepatnya 2.103 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas, ekstrak metanol daun prasman termasuk dalam kategori sedikit beracun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun prasman memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina serta berpotensi menjadi sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian farmakologi dan toksikologi lanjutan.

Hendriyansyah Hendriyansyah; Maria Ulfa Yundiafi; Devi Marilawati; Mustaqim Hasan

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

The Merdeka Curriculum introduces a paradigm shift in Indonesia's educational assessment system, moving from an outcome-oriented approach toward one that positions evaluation as an integral part of the learning process itself. This article examines how learning evaluation is implemented as an instrument to improve the quality of student learning within the Merdeka Curriculum framework. This study employs a library research method, analyzing relevant policy documents, regulations, and academic literature. The findings indicate that the Merdeka Curriculum shifts the focus of evaluation from mere measurement (assessment of learning) toward assessment as learning and assessment for learning, realized through three main forms of assessment: diagnostic, formative, and summative. Proper implementation of these three forms enables teachers to map students' individual learning needs, provide continuous feedback, and design differentiated instruction that is more relevant to learners' characteristics. However, field implementation still faces several challenges, including uneven teacher understanding, time constraints, and limited technical training in designing authentic assessment instruments. This article recommends strengthening teacher competence, providing practical technical guidance, and offering continuous mentoring as strategic steps to ensure that learning evaluation truly functions as an instrument for improving learning quality, rather than merely an administrative formality.

Martha Pretiani Malo Ngongo; Renansi Logha; Melsiana Ina; Silvester Sete Werang; Paulus Ngongo Zaghu +9 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Digital literacy is an essential competency that secondary school students must possess to face the rapid development of technology in the digital era. However, many students still lack adequate understanding of basic information technology concepts, digital security, and the responsible use of technology. This community service activity aimed to improve students' digital literacy through a basic information technology introduction program. The methods employed included preliminary observation, pre-test administration, educational sessions, hands-on practice, discussions, and evaluation through post-tests. The training materials covered computer hardware and software fundamentals, effective internet usage, digital security, and ethical behavior in digital environments. The results indicated a significant improvement in students’ knowledge and digital skills after participating in the program. Students became more capable of accessing, evaluating, and utilizing digital information critically while understanding the importance of cybersecurity and ethical technology use. Furthermore, the high level of participant engagement demonstrated that the program was relevant to students’ needs in today's digital society. Therefore, the basic information technology introduction program proved effective in enhancing digital literacy among secondary school students and can serve as a strategic initiative to prepare young generations to adapt to technological advancements and future digital challenges. Community Service, Digital Education, Digital Literacy, Information Technology, Secondary School

Heru Fahrudin Faiz; Rika Ampuh Hadiguna

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Road improvement projects require consistency between technical planning documents and field implementation to ensure that service quality, structural performance, construction time, and user safety are achieved. This article evaluates the conformity between planning and realization in the Pangkalan-Batas Jambi road improvement project in Rawas Ulu District, North Musi Rawas Regency. The study used a descriptive-quantitative evaluative approach based on field monitoring, project technical documents, comparative quantity analysis between contract and Contract Change Order (CCO), and identification of implementation constraints. The results showed that several work items changed during construction because initial planning data did not fully capture actual field conditions. Quantities increased for drainage excavation (+18.87%), roadbed preparation (+8.99%), aggregate class A base course (+12.51%), and AC-Base (+11.98%). Conversely, reinforced pipe culverts decreased (-58.33%), unsealed aggregate base/sirtu decreased (-43.50%), and tack/prime coat volume slightly decreased (-0.47%). The time schedule showed a minor delay of -0.13% in the first week but recovered in the second week, indicating effective field coordination. Main constraints included traffic interference, limited worker visibility, and equipment visibility. The study recommends more detailed site surveys during planning, stronger traffic management, stricter occupational safety implementation, systematic progress control, and routine post-construction maintenance to maintain road service life.

Nely Lailatul Mahmudah; Yulies Tiena Masriani

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban hukum Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya penyalahgunaan kewenangan oleh PPAT yang berpotensi merugikan pemegang hak atas tanah serta mengganggu kepastian hukum dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pertanahan. Permasalahan penelitian meliputi: (1) kronologi dan konstruksi hukum kasus pemalsuan dokumen jual beli tanah; (2) pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara; dan (3) bentuk pertanggungjawaban pidana PPAT dalam kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan PPAT yang membuat Akta Jual Beli berdasarkan surat kuasa palsu tanpa kehadiran dan persetujuan pemilik sah telah memenuhi unsur tindak pidana pemalsuan akta otentik sebagaimana diatur dalam Pasal 264 ayat (1) jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pertimbangan hakim didasarkan pada asas legalitas, pembuktian, persamaan di hadapan hukum, serta keseimbangan antara kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Putusan pidana penjara dan denda yang dijatuhkan mencerminkan akuntabilitas pejabat publik atas penyalahgunaan kewenangan jabatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertanggungjawaban PPAT mencakup aspek pidana, perdata, dan administratif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, penegakan kode etik profesi, serta peningkatan integritas dan profesionalitas PPAT guna mewujudkan tertib hukum dalam administrasi pertanahan.

Rio Saputra; Yulies Tiena Masriani

Jurnal Akta Notaris 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Transformasi digital administrasi pertanahan di Indonesia melalui Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 2021 telah mengubah sistem pendaftaran tanah dari berbasis dokumen fisik menjadi sistem elektronik. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepastian hukum dalam pelayanan pertanahan. Namun demikian, transformasi tersebut menimbulkan persoalan yuridis terkait kekuatan hukum dan nilai pembuktian sertipikat tanah elektronik, serta perubahan peran dan tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pelaksanaan pendaftaran dan penerbitan sertipikat tanah secara elektronik di Kantor Pertanahan Kabupaten Blora; (2) kendala yang dihadapi serta upaya penyelesaiannya; dan (3) kekuatan hukum sertipikat tanah elektronik ditinjau dari aspek kepastian dan perlindungan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis, yang didukung oleh data empiris melalui wawancara dengan pihak Kantor Pertanahan, PPAT, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sertipikat tanah elektronik dilakukan secara bertahap melalui integrasi layanan elektronik, mulai dari pengajuan permohonan, verifikasi berkas, validasi data fisik dan yuridis, hingga penerbitan sertipikat elektronik. Kendala yang dihadapi meliputi gangguan sistem, keterbatasan infrastruktur digital, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Upaya yang dilakukan antara lain penguatan sistem keamanan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta sosialisasi kepada masyarakat. Sertipikat tanah elektronik memiliki kekuatan pembuktian yang sama dengan sertipikat fisik sepanjang diterbitkan sesuai prosedur dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.

Mohammad Ghofirin; Dina Anggraeni Susesti; Endah Tri Wahyuningtyas; Muhammad Zidan Alabror; Achmad Amir Adz Dzikro

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA Amanatul Ummah Surabaya mengenai akuntansi sektor publik, transparansi, dan akuntabilitas keuangan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning Approach (PLA) melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan studi kasus kepada 40 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai peserta meningkat dari 63,4 pada pre-test menjadi 90,8 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 43,22%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi siswa terkait tata kelola keuangan sektor publik yang transparan dan akuntabel.

Anjar Dwi Arvita; Nasuhaidi Nasuhaidi; Galank Pratama; Muliono Muliono

Mandub: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The implementation of agricultural productivity improvement policies is an important effort to increase agricultural production and improve farmers' welfare. Policy implementation is influenced not only by program design and resource availability but also by the interests of actors involved in the implementation process. This study aims to analyze actor interests in the implementation of agricultural productivity improvement policies in Rantau Indah Village, Tanjung Jabung Timur Regency. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving representatives of the Food Crops and Horticulture Office, Agricultural Extension Workers, village government officials, farmer group leaders, and community leaders. The findings indicate that each actor has different interests in policy implementation, reflecting their respective institutional roles, responsibilities, and expectations. These differences influence program planning, coordination, decision-making, and policy execution. Nevertheless, effective communication, collaboration, and coordination among stakeholders contribute positively to minimizing conflicts of interest and supporting policy implementation. The active involvement of farmer groups and agricultural extension workers also strengthens the dissemination of agricultural innovations and encourages community participation in improving productivity. The study concludes that actor interests constitute an important factor influencing the implementation of agricultural productivity improvement policies in Rantau Indah Village. Therefore, strengthening stakeholder collaboration, improving institutional coordination, and ensuring transparent communication are essential to achieving sustainable agricultural development and enhancing farmers' welfare.

Prihartanto, Henry Dwi; Armin, Edmund Ucok; Apriliani, Trisna Ayu

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Wastewater Treatment Plant (WWTP) pada kawasan industri konvensional umumnya masih mengandalkan strategi pemeliharaan berbasis interval waktu yang tetap. Pendekatan tersebut berisiko menyebabkan penurunan performa pompa yang tidak teridentifikasi secara dini serta meningkatkan potensi pemborosan energi operasional. Penelitian ini mengembangkan Green Maintenance Framework berbasis machine learning untuk meningkatkan reliabilitas pompa sirkulasi pada sistem Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Analisis dilakukan menggunakan dataset telemetri multi-sensor yang mencakup parameter getaran, temperatur, tekanan, debit aliran, dan rotasi per menit (RPM). Proses rekayasa fitur diterapkan melalui pembentukan System Efficiency Index untuk meningkatkan sensitivitas model terhadap indikator degradasi kinerja pompa. Model prediktif dibangun menggunakan algoritma Random Forest Classifier dengan skema pembagian data 80:20 secara stratified. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi sebesar 100%, dengan variabel Vibration dan Temperature menjadi parameter yang paling dominan dalam proses prediksi. Analisis operasional memperlihatkan bahwa degradasi pompa menyebabkan penurunan flow rate meskipun nilai rotasi per menit (RPM) mengalami peningkatan, sehingga memicu kenaikan konsumsi energi dan meningkatkan risiko gangguan pada proses biologis Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR). Dari aspek ekonomi, kondisi tersebut menyebabkan pemborosan energi sebesar 5.623 kWh atau setara Rp6.271.236, - per bulan untuk setiap unit pompa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem predictive maintenance berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung efisiensi energi serta implementasi green manufacturing di kawasan industri.

Hidayatullah, Syarif; suteja, suteja

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

Korosi pada aluminium dalam lingkungan air laut merupakan permasalahan serius yang dapat menurunkan umur pakai material. Berbagai inhibitor alami telah dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan, tetapi kajian mengenai penggunaan ekstrak labu kuning sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media air laut, terutama dengan mempertimbangkan pengaruh temperatur, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi inhibitor ekstrak labu kuning dan temperatur terhadap laju korosi aluminium menggunakan metode weight loss. Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah 0 ppm, 1000 ppm, 2000 ppm, dan 3000 ppm, dengan variasi temperatur 27°C, 35°C, dan 45°C selama waktu perendaman 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor secara signifikan menurunkan laju korosi, dengan nilai optimum pada 3000 ppm yang menghasilkan laju korosi sebesar 0,448 mm/year dan efisiensi inhibisi sebesar 74,06%. Sebaliknya, peningkatan temperatur menyebabkan kenaikan laju korosi dan penurunan efisiensi inhibitor. Analisis parameter aktivasi menunjukkan bahwa penambahan inhibitor meningkatkan energi aktivasi (Ea) dari 17,075 kJ/mol menjadi 28,432 kJ/mol, yang mengindikasikan bahwa proses korosi menjadi lebih sulit terjadi. Secara keseluruhan, ekstrak labu kuning terbukti efektif sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan yang bekerja melalui mekanisme adsorpsi dan pembentukan lapisan pelindung pada permukaan logam.