Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 21-40 of 55

Analytics

Ayu Fitriah Sapruddin; Alda Dwiyanti; Justin Gilbert Kude Songe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2024 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The increasing number of motor vehicles in Indonesia produces repetitive mechanical loads on road surfaces that are rarely converted into useful energy. This study designs and evaluates a piezoelectric energy-harvesting speed bump intended to support low-power street lighting. The prototype integrates 25 piezoelectric discs (50 mm diameter) connected in series, an AC–DC bridge rectifier, a 2.7 V/500 F supercapacitor for short-term storage, and a DC–DC step-up converter to charge a 12 V battery. Field tests used a motorcycle at speeds of 5, 10, and 15 km/h with rider masses of 48, 70, and 79 kg; each condition was repeated ten times and averaged. Output voltage, current, and electrical energy per pass were measured after rectification. Results indicate that higher speed and mass increase electrical output, with a peak energy of 0.021 J at 15 km/h and 70 kg and an estimated conversion efficiency of about 0.20%. After repeated charging cycles, stored energy powered a 12 V/20 W LED lamp for several minutes. The proposed integration of series piezoelectric elements with supercapacitor buffering and step-up regulation demonstrates a feasible micro-energy harvester for traffic-dense areas and provides a basis for durability and scaling studies. Future work addresses packaging, fatigue, and multi-vehicle loading.

Ulkya Maisarah; Puti Andiny; Safuridar Safuridar

Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Developing and developed countries rely heavily on the use of electrical energy to carry out social and economic activities. The purpose of this study is to analyze economic growth and its influencing factors in the period 2004-2023. This research uses time series data. The data method used is the VECM model. The results of this study indicate that there is a one-way causality relationship between variables. In the short term only CO2 emission variables affect economic growth, while in the long term all variables such as electricity and population can affect economic growth.

Moch Ilham Syafiq; Aris Heri Andriawan; Izzah Aula Wardah

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Tower 1 at Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya is a high-rise building (High Risk Building) in the education and office sectors, experiencing an annual increase in energy consumption. Therefore, regular and thorough energy audits are necessary to save electricity consumption and ensure that usage aligns with the Indonesian Ministry of Energy and Mineral Resources Regulation No. 13 of 2012. An energy audit is a method to calculate the energy consumption level of a building and determine potential energy savings through energy conservation. The Electrical Energy Consumption Intensity (IKE) is used as a parameter to determine whether the building's energy consumption is efficient or wasteful. The initial energy audit of Tower 1 was conducted quantitatively with on-site measurements over one year, covering the building's electrical system and area. The measurements indicated that the IKE of Tower 1 is 50.86 kWh/m²/year. Subsequently, the total installed electrical energy consumption load was calculated, yielding an IKE of 166.15 kWh/m²/year. Based on the initial energy audit results, energy conservation measures were recommended, including upgrading the lighting system with higher lumen lamps and adjusting air conditioning (AC) to the established standards. Implementing these recommendations resulted in an increased IKE of 176.04 kWh/m²/year, which is still considered efficient compared to the ASEAN-USAID standard of 240 kWh/m²/year.  

Richard John Octavianus S; Subairi, Subairi; Rifki Hari Romadhon

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Pengelolaan energi listrik yang tepat merupakan faktor penting dalam mengelola konsumsi energi listrik secara lebih efisien, konsep yang sangat penting di fasilitas-fasilitas seperti Gedung Teknik Elektro Universitas Merdeka Malang. Penelitian ini menggabungkan penggunaan energi listrik yang dipantau dengan bantuan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) melalui komunikasi Modbus-LoRa WAN. SCADA adalah sistem integratif dan waktu nyata untuk pemantauan dan pengendalian, Modbus cocok untuk kolaborasi yang andal, sementara LoRaWAN unggul dalam menyediakan sistem nirkabel jarak jauh. Sistem ini terdiri dari sensor energi listrik, unit kontrol, dan peralatan komunikasi yang semuanya digunakan untuk memantau, memproses, dan menyampaikan informasi terkait penggunaan listrik. Makalah ini juga mengungkapkan hasil implementasi di Gedung Teknik Elektro UNMER, di mana sistem yang diidentifikasi dapat menyediakan informasi waktu nyata tentang konsumsi energi listrik. Implementasi ini sebaiknya digunakan sebagai referensi untuk mencapai cara yang lebih cerdas dan berkelanjutan dalam mengelola energi di gedung-gedung lainnya.

Bezaleel Fajar Luista; Aries Boedi Setiawan; Andrijani Sumarahinsih

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Karena meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat Indonesia setiap tahunnya, penelitian sedang dilakukan untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang ramah lingkungan melalui konversi panel surya yang menghasilkan arus searah (DC). Karena sebagian besar panel surya diletakkan dalam posisi statis atau tidak bergerak, kemampuannya dalam menyerap sinar matahari tidak maksimal. Dengan menggunakan solar tracking sumbu ganda, posisi panel surya harus selalu melacak pergerakan cahaya matahari guna memaksimalkan energi matahari. Untuk mengetahui cara terbaik dalam menyerap sinar matahari, penelitian ini akan membandingkan daya listrik yang dihasilkan panel surya dengan dan tanpa solar tracking (statis). Penelitian ini menggunakan metodologi komparatif untuk mengetahui perbedaan keluaran daya antara solar tracking dan panel surya statis. Tegangan (V) diukur dengan multimeter, dan arus (I) diukur dengan tang ampere. Empat sensor LDR digunakan pada pelacak surya ini untuk mendeteksi sinar matahari. Mikrokontroler Arduino membaca keluaran sensor LDR dan menyalurkannya ke motor servo yang menggerakkan panel surya. Pengujian menggunakan panel surya statis dan solar pelacak, serta pengumpulan data arus (Ampere) dan tegangan (Volt) selama delapan jam, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Berdasarkan hasil pengukuran tegangan dan arus diperoleh daya total (P) sebesar 6,30 W tanpa solar tracking (statis) dan 30,37 W dengan menggunakan solar tracking. Hasil perhitungan panel surya dengan solar tracking dan tanpa solar tracking memperoleh persentase arus sebesar 78,37% dan daya sebesar 79,26%. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa panel surya dengan menggunakan solar tracking lebih efisien dan optimal dalam menyerap sinar matahari dibandingkan tanpa solar tracking (statis).

Dinda Putri Zulfira; Desi Fitriana; Nurjannah Berutu; Nurul Mayanti Fitri; Nurmasyitah Nurmasyitah

Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

A simple thermal waste generator is a promising solution for managing waste and generating electricity. This study aims to design and develop the tool. Through waste composition analysis, thermal design planning, prototype construction, and tool performance testing, we succeeded in creating an effective prototype. In performance testing, this tool is able to generate enough electrical power to meet daily energy needs on a small scale. Thus, this simple thermal waste power generator shows potential as an effective and environmentally friendly solution. Nevertheless, further research is needed to improve the efficiency and scalability of the tool, as well as to optimize the management of the residue from burning waste.

Wahyu Bagus Rahmatulloh; Aris Heri Andriawan

Uranus: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, Sains dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Based on national policy, renewable energy is a source of energy that can be renewed, such as water, geothermal, sun, biomass, wind, changes in sea temperature, biogas, biofuel and sea waves. The sun is a type of renewable energy that is used to fulfill human needs. This condition is because the sun is basically eternal or never runs out, so its use is easier than other renewable energy. PLTS is a power plant that converts sunlight energy into electrical energy, often called a solar cell. This design is intended to study the hybrid PLTS design system to reduce dependence on electrical energy from PLN. A hybrid system is a system that uses two energy sources which will then back up each other. The results of this test in the solar panel test, the highest voltage was 17.51 ​​and the highest current produced by the solar panel was 4.12, and the battery charging test for 9 hours was 51.85Ah. Weather conditions and time differences cause the light intensity received by the panel to produce varying values, voltage, current and power due to uncertain weather conditions.

Rahima Mahabbah; Ryan Adam Hidayatullah; Muhammad Rizky; Khaila Mardina Fauziah Awalia; Didik Aribowo

Jurnal Sains dan Teknologi 2024 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Banten Province has a number of dams that have the potential to be developed as micro hydro-based renewable energy centers. Micro hydro is a technology that utilizes water flow to produce electricity on a small scale, ideal for areas with abundant water resources. The dam in Banten, which was originally built for irrigation, flood control and raw water supply, can be optimized to produce environmentally friendly electrical energy. This research uses literature study methods and secondary data analysis to evaluate the potential of dams in Banten as a micro hydro renewable energy center. The data used includes official reports, scientific publications, and data from government agencies. The analysis includes evaluation of flow capacity and water fall height, as well as the environmental impact of implementing micro hydro technology. The research results show that several dams in Banten have adequate flow capacity and water fall height to support micro hydro installations. The environmental impact of micro hydro installations can be minimized by implementing existing best practices. Micro hydro development in Banten dams can reduce dependence on fossil energy and support the national renewable energy mix target. This research recommends the development of supportive policies and the participation of local communities to realize this potential. In this way, the dam in Banten can be transformed into a renewable energy center that contributes significantly to energy security and environmental sustainability in Indonesia.

Kelkulat, Ramla; Rusliadi, Rusliadi; Husnah, Nurul

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2024 Politeknik Negeri FakFak

Generator merupakan alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak mekanik menjadi energi listrik dengan frekuensi putaran rotor sama dengan frekuensi tegangan yang dibangkitkan. Generator menggunakan prinsip elektromagnetik dalam pengoperasian energinya. Permasalahan yang sering muncul pada generator adalah penggunaan beban yang berlebihan sehingga menimbulkan perlambatan pada putaran rotor. Ketika kebutuhan beban meningkat dan tidak dapat dipenuhi oleh generator maka perlu dilakukan pelepasan beban pada system. Hal ini dimaksudkan untuk menstabilkan frekuensi serta keseimbangan antara daya generator dan beban. Pada penelitian ini telah diketahui bahwa pembebanan sangat berpengaruh terhadap frekuensi generator. Berdasarkan hasil pengukuran beban diketahui bahwa beban sebesar 350 kW, 400 kW dan 440 kW menyebabkan terjadinya penurunan frekuensi menjadi 49,8 Hz, 49,2 Hz dan 49 Hz.

Nur Kamaludin Al-Fatih; Iqbal Kartiko; Rudolf Fredric W Jala Watu Jr; Dika Ayu Safitri

Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Air pollution and greenhouse gas emissions produced by motorized vehicles are one of the main problems in big cities. This encourages the development of more energy efficient and environmentally friendly vehicles, such as electric vehicles. This journal discusses the development of energy-efficient electric vehicles for urban transportation, with a focus on battery technology, vehicle design, and charging infrastructure. This research aims to develop energy-efficient electric vehicles that can meet city transportation needs. This research focuses on several aspects, namely: Lightweight and aerodynamic vehicle design: This design can reduce energy consumption and increase vehicle efficiency. Efficient propulsion system: An efficient propulsion system can increase mileage and reduce exhaust emissions. Advanced battery technology: Advanced battery technology can increase energy density and battery life. It is hoped that the results of this research will produce energy-efficient electric vehicles that are environmentally friendly and can help reduce air pollution in big cities.

Shinta Devi, Fitria; Setiafindari, Widya

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Permintaan E-motor yang fluktuatif menyebabkan produksi tidak optimal. Diketahui permasalahan yang terjadi pada perushaan mengalami kesulitan mencapai target produksi perbulannya, bulan September 2022-September 2023 total dalam satu tahun target perusahaan yaitu sebesar 6405 unit dan pada proses produksi hanya dihasilkan sebesar 6026 unit, sehingga dapat diketahui kurang lebih sekitar 4% produk tidak terlaksana dalam proses produksinya. Untuk mengetahui penyebab tidak tercapainya produksi perlu dilakukan pengamatan dilapangan terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Metode OMAX dapat memberikan perbaikan menuju peningkatan produktivitas di masa yang akan datang dari hasil pengukuran yang didapatkan.  Kriteria yang paling mempengaruhi produktivitas adalah kriteria bahan baku sebesar 113, tenaga keerja sebesar 42, jam kerja sebesar 48 dan energi listrik sebesar 49. Hasil dari indeks produktivitas pada bulan Oktober 2022-September 2023 adalah yaitu sebesar 4.3 (cukup), namun perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Usulan perbaikan yang perlu dilakukan perusahaan berdasarkan nilai skor paling rendah yaitu rasio 2 atau tenaga kerja yang mana perlu dilakukan analisis menggunakan Fault Tree Analysis didapatkan 6 basic event diantaranya penetapan regulasi lembur, membuat peraturan tata tertib perusahaan secara rinci, peninjauan dan penempatan serta evaluasi tenaga kerja, perancangan pelatihan (training), inspeksi dalam waktu tertentu serta mengevaluasi  ulang tenaga kerja sesuai keterampilan yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui input apa saja yang berpengaruh pada rendahnya produktivitas serta memberikan perbaikan untuk meningkatkan produktivitas pada perusahaan.

Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.

Unang Achlison; Joseph Teguh Santoso; Khoirur Rozikin; Fujiama Diapoldo

Jurnal Elektronika dan Komputer 2023 STEKOM PRESS

Kendaraan listrik mulai banyak digunakan di kalangan kendaraan konvensional. Penggunaan baterai sangat penting bagi kendaraan listrik dan baterai sebagai sumber energinya. Proses pengisian baterai dapat dilakukan dengan menjaga arus tetap konstan atau menjaga tegangan tetap konstan pada saat pengisian baterai. Berdasarkan analisis hasil pengukuran dapat disimpulkan bahwa (1) kapasitas baterai dapat dicapai dengan menggunakan tegangan konstan dan arus besar, atau arus konstan dan tegangan besar, (2) pengisian baterai akan mencapai kapasitas baterai lebih cepat bila menggunakan besar saat ini.

Himmatul Aliyah Rosydi; Firra Rosariawari

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Along with the current developments, electricity has become a basic need that must be required. With population growth, economic development, and an increase in various activities and the use of facilities that require electricity, the use of electrical energy will continue to increase even in the use of lights as lighting in offices. The expected purpose of this study is to examine the efficiency of energy use as office lighting for one of the fertilizer industries before and after using LED lights, as well as analyze the costs incurred and the economic value obtained from the use of LED lamps. In this study, several data are needed, such as building plan data, inventory of the types of lamps used, electrical energy consumption, and the price of electricity consumption per kWh through the calculation method. The difference in costs incurred for the use of non-LED lamps into LED lamps is IDR 580,931.14 in the 1st-floor office building in one of the fertilizer industries and IDR 319,747.56 in the 2nd-floor office building in one of the fertilizer industries. Based on this, the difference in costs incurred is very large, so the use of LED lamps is the main alternative in saving energy and costs. Therefore, it is important to conduct studies and research on the impact that can be caused by the use of LED lights on energy consumption and electricity cost efficiency in the company.    

Alfi Manarulhuda Hanafiah; Irwanto Irwanto

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

.  Seiring dengan bertambahnya populasi penduduk yang berbanding lurus dengan bertambahnya kebutuhan listrik, maka komparasi energi sangat diperlukan. Perbandingan energi listrik merupakan salah satu upaya konservasi energi yang dapat dilakukan. Dengan cara seperti ini salah satu dampak positif dari penghematan energi listrik ini adalah pengurangan biaya dari penggunaan energi. Konservasi energi dapat dilakukan secara menyeluruh atau hanya pada beban listrik tertentu. Beban listrik yang paling banyak digunakan dan paling banyak membutuhkan konsumsi energi pada sektor industri adalah mesin listrik karena sebagian besar konsumsi energi pada sektor industri digunakan untuk menyuplai motor listrik.    

Ragil Febrian; Bagus Dwi Cahyono

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Energi listrik menjadi energi yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, dimana hampir semua peralatan-peralatan mengunakan energi listrik baik di industri dan pembangunan sendiri menjadi salah satu faktor yang menuntut penyediaan energi listrik yang besar pula terutama di negara-negara yang berkembang seperti Indonesia. Terdapat beberapa sumber pembangkit energi listrik salah satunya seperti PLTU dengan komponen yang paling utama dan yang akan dibahas yaitu generator yang merupakan komponen yang sangat penting sekaligus menjadi sumber penghasil tenaga listrik, maka dari itu komponen tersebut harus dijaga dan dipelihara agar pengoperasian dari generator sebagai sumber pembangkit listrik dapat    

Agus Kurniawan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yang potensial karena energinya yang sangat besar serta ramah lingkungan dan dapat diperbaharui. Salah satu teknologi yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik adalah panel surya yang berdasarkan pada prinsip photovoltaik. Pada tulisan ini akan dijelaskan tentang pemodelan dan simulasi untuk mengetahui karakteristik modul sel surya tunggal dan paralel dengan parameter berupa tegangan, arus dan daya maksimum yang digunakan untuk menganalisa kinerja dari panel surya. Hasilnya, pada iradiasi matahari tetap daya maksimum pada modul tunggal bernilai 156,49 watt dengan efisiensi 15,649 persen , sedangkan untuk modul paralel menghasilkan daya maksimum sebesar 313,206 watt dengan efisiensi sebesar 16,36 persen.

Herion Tarigan; Pardomuan Sitompul

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Electrical energy is one of the most important things in human life. Electrical energy is needed in the industrial sector. In meeting the needs of electrical energy, good planning is needed by predicting the needs of electrical energy. Holt's Double Exponential Smoothing method is a method that can be used to predict electrical energy needs. The results of forecasting the demand for electrical energy at PT PLN (Persero) for the North Sumatra Region for 2022 to 2030 use the Double Double Exponential Smoothing method from Holt (with a value of α = 0.99 and γ = 0.1 which has a MAPE value of 2.0372%. ) namely 13933.19 gwh, 14478.46 gwh, 15023.73 gwh, 15569.00 gwh, 16114.26 gwh, 16659.53 gwh, 17204.80 gwh, 17750.06 gwh, 18295.33 gwh.

Wulandari, Neta Dwi; Nabila Ayu Rosyidah; Rahmatul Ula Asshaumi; Arifuttajalli Arifuttajalli; Muhammad Khairul Umam +2 more

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis korelasi literasi untuk memahami konsep energi listrik. Penelitian ini dilakukan di Universitas Jember, lebih khusus pada bidang pengajaran dan pendidikan. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa fisika angkatan 2021 dan angkatan 2022. Analisis yang dilakukan dengan uji korelasi untuk mengecek ada tidaknya hubungan antara kedua variabel digunakan teknik pengambilan sampel yang digunakan saat penelitian adalah teknik acak (Random pengambilan sampel kluster). ) menerima 40 siswa dari kelompok sasaran. Studi sampel dapat dilakukan ketika kondisi subjek homogen dalam populasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar fisika energi listrik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mengembangkan berpikir kritis penting ketika berusaha meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fisika, khususnya materi energi listrik itu sendiri.

Suwarti Suwarti

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Kebutuhan listrik masyarakat semakin besar, sedangkan harga tarif listrik semakin mahal karena persediaan bahan bakar fosil semakin menipis. Sehingga diperlukan inovasi untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan PLTS.  Tujuan dari perancangan pembangkit listrik tenaga surya type solar home system dengan kapasitas 800 Wp ini adalah untuk menguji kinerja panel surya dalam memenuhi kebutuhan energi pompa. PLTS tersebut diuji dengan cara mengukur tegangan, arus, dan daya masukan maupun keluarannya selama 10 hari dari jam 09.00-15.00 WIB dengan pengambilan data dilakukan tiap 30 menit sekali. Kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui efisiensi atau kinerja dari PLTS tersebut. Dilakukan juga perhitungan energi yang dihasilkan PLTS dan energi yang dibutuhkan oleh pompa secara ideal maupun secara aktualnya. Lalu membandingkan antara energi yang dihasilkan PLTS dengan energi yang dibutuhkan pompa. Dihasilkan efisiensi tertinggi sebesar 11,686993% dan efisiensi terendah sebesar 1,432691%. Hasil pengujian tegangan output panel surya rata-rata sebesar 57,13 V dan arus rata-rata sebesar 5,19 A dengan lama pengambilan data selama 6 jam dihasilkan energi sebesar 1,7790282 kWh. Secara idealnya, energi yang dibutuhkan pompa dapat terpenuhi oleh energi yang dihasilkan oleh panel surya. Secara aktual, energi yang dibutuhkan pompa belum dapat memenuhi kebutuhan energi dari pompa. Untuk memenuhinya diperlukan penambahan kapasitas dari PLTS ini.