Publication Search

69,914 articles from 605 journals · 1,760 citations tracked

Showing 21-35 of 35

Analytics

Novianelly Dwi Rizqisyahputri; Mochamad Dimas Eka Saputra; Nelud Darajaatul Aliyah; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Mirza Elmy Safira +2 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2024 Universitas Muhammadiyah Manado

The students of Madrasah Ibtidaiyah Menara Qur'an Baiturrohman in Cangkring Sari Village, Sukodono District, Sidoarjo Regency face the problem of boredom in the teaching system. In overcoming this problem, a work program was created with the main objective of teaching reading and writing the Qur'an. The method implemented in the implementation of the work program is the ABCD method. The results of this work program show that students are able to more quickly understand the teaching process provided by the KKN team of Sunan Giri University Surabaya. The KKN team implemented teaching in the form of groups, by classifying each volume and Al-Qur'an. As a result, KKN participants can also understand how each student learns, considering that each student has a different learning process. This program succeeded in increasing the effectiveness of teaching and providing a better understanding of the students, as well as providing insight to the participants of the real work study regarding learning at Madrasah Ibtidaiyah Menara Qur'an Baiturrohman.

Fitra Adi Kusuma; Haviz Dazaqy; Rifal Martin; Robi Santika; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pembentukan Literasi Sekolah merupakan program penting yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar. Khususnya di SD MIN 3 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pentingnya keterampilan literasi bagi siswa dan juga membantu sekolah dalam membuat program literasi. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif melalui pengamatan terhadap sumber data berupa hasil lisan atau tulisan. Data penelitian ini langsung di dapatkan langsung untuk mengetahui bagaimana membentuk literasi seluruh siswa dengan membentuk program literasi Di SD MIN 3 Pekanbaru Provinsi Riau. Data penelitian ini melibatkan guru/walikelas dan seluruh tingkatan kelas. Pembentukan literasi di SD juga dapat membantu anak-anak dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka. Oleh karena itu, pembentukan literasi di SD harus dilakukan dengan langkah-langkah yang sistematis dan terencana. Menyediakan bahan bacaan yang berkualitas, melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran, menjalin kerjasama dengan perpustakaan, menggunakan metode pembelajaran yang menarik, dan mengadakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan literasi adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam pembentukan literasi di SD. Dengan pembentukan literasi yang baik, anak-anak dapat memahami informasi dengan baik dan benar, menulis dengan baik dan benar, berpikir kritis, dan berbicara dengan baik dan benar.  

Patmawati Patmawati; Ririza Maulina; Riska Aktaviana; Sandika Wena; Febrina Dafit

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi yang dilakukan di empat sekolah dasar di Riau. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi di keempat sekolah tersebut memberikan dampak positif pada perkembangan literasi siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara siswa. Mereka menggunakan metode pengajaran yang beragam, termasuk pembacaan bersama, diskusi kelompok, dan proyek kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa. Dalam hal literasi digital, sekolah-sekolah memanfaatkan teknologi dengan bijak sebagai alat pembelajaran. Siswa diberi kesempatan untuk menggunakan perangkat digital dan akses ke sumber daya online yang relevan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman mereka.Dalam rangkaian kegiatan literasi yang dilakukan, siswa juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri. Mereka diajak untuk berpikir secara mendalam tentang isi bacaan, mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan menghasilkan karya-karya kreatif.Kesimpulannya, program literasi di keempat SD yang diteliti berhasil memberikan manfaat kepada siswa dalam berbagai aspek literasi, seperti literasi baca-tulis, numerasi, sains, digital, budaya-kewargaan dan finansial. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah membantu meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa dalam bidang-bidang tersebut. Kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan pihak terkait lainnya merupakan faktor penting dalam keberhasilan program literasi.  

Fatmawati Fatmawati; Hilda Andini Mandasari; Junia Amalia; Syarah Rama Syahfitri; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Gerakan Literasi sekolah (GLS) yang sedang dijalankan oleh pemerintah dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca dan membiasakan siswa untuk membaca buku walau hanya selembar. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi program-program literasi di beberapa SD yang berada di kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar. Adapun SD yang dijadikan sebagai objek penelitian yaitu SDN 42 Pekanbaru, SDN 21 Pekanbaru, sdn 024 Tarai Bangun, dan SDN 017 Pandau Jaya yang meliputi beberapa literasi seperti literasi baca-tulis, literasi sains, numerasi, literasi finansial, literasi digital, dan literasi budaya-kewargaan. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini berguna untuk menambah wawasan mengenai keberhasilan pelaksanaan program literasi, tantangan yang dihadapi maupun saran demi pelaksanaan yang baik.

Winda Krisnawati; Adelia Octaviani; Muhammad Khatami; Bhagas Novanda Putra; Faris Rahmat Hidayat +1 more

Pentingnya pendidikan bagi anak di Lapak Sarmili dan memberikan fasilitas pendidikan, selain itu, Pendidikan masih merupakan investasi yang mahal. Peran orang tua dalam pendidikan anak mempunyai peranan terhadap masa depan anak. Sehingga demi mendapatkan pendidikan anak yang terbaik, maka sebagai orang tua harus berusaha untuk dapat menyekolahkan anak sampai ke jenjang pendidikan yang paling tinggi adalah salah satu cara agar anak mampu mandiri secara finansial nantinya. Maka dari itu Kelompok KKN 61 Mengambil program pengajaran membaca, menulis dan berhitung. Selain itu, Program baca tulis quran.  Menurut Nawardi, pemulung adalah orang yang mencari, memungut, mengambil, mengumpulkan dan mencari sampah baik perorangan maupun kelompok yang kemudian dijual kepada pengepul. Pemulung bekerja mengumpulkan barang-barang bekas dengan cara mengerumuni muatan truk sampah yang tengah dibongkar, sebagian pemulung lainnya berputar-putar mengais barang bekas dari tumpukan- tumpukan sampah. Perekonomian pada warga Lapak sarmili di RT 005/02 secara produktif sehingga dapat menghasilkan nilai tambah yang tinggi dan pendapatan yang lebih besar. Pemberdayaan adalah upaya membangun kekuatan masyarakat dengan cara mendorong, memotivasi dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berusaha untuk mengembangkannya.

Ramadhani Kurniawan; Afi Parnawi

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Literasi tidak sekadar pemahaman tentang baca tulis tetapi bagaimana mengaplikasikan pengetahuan literasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang akan dapat dengan mudah memahami konsep literasi jika memiliki pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang tentu akan semakin memudahkannya untuk dapat memahami konsep literasi. Dengan memiliki kemampuan literasi yang baik diharapkan mutu pendidikan akan semakin baik pula.

Deritno Deritno; Yane Henderina Keluanan

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Dalam proses pembelajaran, guru memiliki peran yang sangat penting untuk mengembangkan kemampuan literasi membaca menulis pada nara didiknya. Pada bagian ini guru dituntut untuk membuat nara didiknya dapat membaca dan menulis dengan baik, akan tetapi kebanyakan siswa yang menganggap renda bahkan tidak membudidayakan hal tersebut yang di lakukan oleg guru. Selain itu, kemampuan literasi baca tulis siswa di SDTK Pniel masih tergolong rendah. Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif.  Menurut Sugiyono Penelitian kualitatif adalah suatu jenis penelitian yang alami. Literasi baca tulis sangat di perlukan  untuk mengembangkan keterampilan berdasarkan 4 kompetensi dalam pendidikan. Literasi baca tulis merupakan bagian keterampilan yang paling penting di miliki siswa untuk memperoleh keterampilan lainnya. Setiap siswa harus mampuh mengembangkan keterampilanya. Kesimpulan : Literasi baca tulis memiliki kedudukan, fungsi, dan peran sangat mendasar dan utama. Dengan demikian  literasi ini tidak hanya mendasari makna keseluruhan jenis literasi yang ada sekarang, tetapi juga menjadi tiang pokok dan landasan penguasaan kemampuan literasi lainnya.

Lina Anisa Putri; Jasmienti Jasmienti; Alimir Alimir; Darul Ilmi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Latar belakang penelitian ini adalah kondisi kecerdasan spiritual siswa yang masih jauh dari nilai-nilai keislaman. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya peserta didik yang lalai dalam shalat dan sering mengundurkan waktu shalat, siswa yang tidak ikut serta dalam pelaksanaan shalat zhuhur berjamaah, siswa yang kurang pandai dalam baca tulis al-qur’an, siswa yang masih banyak berbicara kasar sesama teman serta siswa yang tidak amanah dalam menjalankan tugas yang diberikan kepada siswa. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskritif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat kreativitas guru Pendidikan Agama Islam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa di kelas VII, wawancara dengan guru Pendidikan Agama Islam, Wakil Kurikulum dan Siswa kelas VII serta dokumentasi seperti RPP dan Absebsi Shalat Dhuha dan Shalat Zhuhur siswa kelas VII. Adapun analisis data dilakukan dengan menelaah seluruh data, kemudian melakukan penyeleksian kembali terhadap data yang ada, kemudian melakukan display data, verifikasi data dan mengklarifikasikan data yang telah didapat. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa kreativitas yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam memiliki rasa ingin tahu terhadap siswa, mengajukan pertanyaan berbobot, memberikan gagasan dan usulan terhadap suatu masalah, mempunyai daya imajinasi, dan mengembangkan atau merinci suatu gagasan. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa, faktor penghambat yaitu siswa yang cepat terpengaruh terhadap lingkungan tempat bergaul dan juga kebiasaan siswa atau lingkungan sekitar. Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan spiritual siswa yaitu pihak keluarga, pihak sekolah, serta adanya sarana dan prasarana dan respon siswa yang begitu baik.  

Muhammad Nawafil Akbar; Siminto

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu unsur yang harus dilestarikan dan dijaga melalui kegiatan pendidikan adalah nilai, tradisi, budaya, keterampilan dan konsep yang berlaku pada masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menggulirkan perubahan kurikulum dengan menambahkan mata pelajaran muatan lokal. Melalui pembelajaran muatan lokal diharapkan peserta didik, tidak saja memiliki pengetahuan akademis berupa pengetahuan yang bersifat global sebagaimana diharapkan, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap nilai-nilai sosio-kultural yang melingkupi pesertadidik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian library research atau penelitian pustaka. Jadi yang dimaksud dengan pendidikan muatan lokal Baca Tulis Al-Qur'an adalah  kompetensi dan potensi daerah yang dituangkan kedalam suatu muatan pendidikan yang mempelajari tentang membaca dan menulis Al-Qur'an sesuai dengan ilmu tajwid. Di dalamnya juga diajarkan tentang adab-adab dalam membaca dan menulis Al-Qur'an

Bryan Sedona; Ridolfroa S.Th. Manggoa; Felipus Nubatonis

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Minat belajar merupakan hal yang sangat penting dan perlu untuk ditingkatkan dalam proses pembelajaran. Karena apabila anak tidak memiliki minat belajar atau tidak mampu meningkatkan minat belajar maka proses pembelajaran pun akan sulit untuk diterima. Oleh karena itu peran orangtua Kristen sebagai pendidik sangat penting guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Situasi sosial dalam penelitian ini yaitu Dusun Tabik yang terletak di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Ada beberapa masalah yang ditemukan di Dusun Tabik seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat menyebabkan anak lebih memilih bermain media sosial atau bermain game online ketimbang belajar, proses pembelajaran di sekolah yang kurang aktif sehingga anak merasa bosan dan tidak memahami pembelajaran, materi pembelajaran yang tidak terserap dengan baik, dan belum mampu calistung (baca, tulis, hitung). Melihat persoalan tersebut, maka peneliti ingin meneliti peran orangtua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk: Menjelaskan peran orangtua Kristen sebagai pendidik; (2) Memaparkan upaya meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun; (3) Menjelaskan peran orang tua Kristen sebagai pendidik dalam meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun. Metodologi penelitian yang peneliti gunakan yaitu metodologi penelitian kualitatif – studi lapangan dengan pengumpulan data observasi wawancara. Hasil penelitian yang diharapkan adalah dengan terlihatnya peran orangtua Kristen sebagai pendidik dan meningkatnya minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Rumusan teori yang ditemukan yaitu minat belajar anak usia 13-15 tahun akan meningkat apabila orangtua mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan baik. Kesimpulan yang didapatkan yaitu orangtua Kristen harus mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan sikap hati yang rela berkorban demi anak guna meningkatkan minat belajar anak usia 13-15 tahun di Dusun Tabik Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak.

Hasnah Faizah; Ory Dwi Oktanur; Mutia Novaska; Yana Lisa Warni

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tulisan Arab Melayu pada hakikatnya adalah tulisan yang menggunakan Aksara Arab ditambah Aksara Non Arab dengan tidak berharakat seperti ; fathah, katsrah, dhommah, tasydid dan sebagainya. Tulisan Arab Melayu kerap kali dikembangkan menjadi rangkaian teks bacaan. Bahan bacaan teks Arab Melayu menjadi wadah pembelajaran budaya Melayu. Penulisan yang salah dapat menyebabkan kekeliruan bagi pembacanya. Maka dari itu, penulis melakukan kajian terhadap kesalahan penulisan Arab Melayu yang terdapat dalam teks bacaan Tanjung Pinang Kota Pantun. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi perkembangan dan kemajuan dalam penulisan Arab Melayu yang baik dan benar.

Hasnah Faizah; Nuraini Nuraini; Sandra Julia; Ennida Sari Panggabean

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kaedah penulisan Arab Melayu itu sendiri berkosa-kata yang berasal dari Arab Melayu harus di tulis sesuai dengan tulisan bahasa Arab. Implikasi dari pergeseran kaedah penulisannya,  banyak kosa kata yang diadobsi dari bahasa Arab berbeda penulisan dari bentuk asalnya. Penelitian ini berfokus pada kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu yang ditemukan dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA dan kesalahan-kesalahan bentuk penulisan Arab Melayu juga sering terjadi di sekitar kita kita. Contohnya pada nama jalan, bangunan, buku, bahan ajar dan masih banyak lagi. Akan tetapi peneliti akan memfokuskan penelitian pada bahan ajar atau buku panduan yang bersumber dari web online http://online.anyflip.com/yyyfv/nkwt/mobile/. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan penggunaan huruf ڨ، ي، و dalam buku panduan baca tulis Arab Melayu untuk MDTA yang bersumber dari web online. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang analisis datanya menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, simak dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan dalam bentuk penulisan Arab melayu, seperti penggunaan huruf ڨ، ي، و yang tidak tepat sehingga akan mempengaruhi fungsi huruf dan arti dalam penulisan Arab Melayu itu sendiri.

Najwa Faradilah Tri Utami; Asep Purwo Yudi Utomo; Setiya Adi Buono; Nur Isna Sabrina

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kata baku adalah kata dalam bahasa Indonesia yang telah disesuaikan menurut kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan. Kata baku sering ditemukan dalam kalimat-kalimat resmi dan ragam bahasa baku melalui tulisan atau lisan. Sebuah kata dikatakan sebagai tidak baku apabila kata tersebut digunakan menyimpang dari kaidah kebahasaan. Ketidakbakuan sebuah kata tidak hanya disebabkan oleh kesalahan penulisan saja, melainkan faktor ujaran yang menyimpang dan susunan ujaran yang tidak sesuai. Kata tidak baku biasanya ditemukan dalam bahasa penulisan, salah satunya pada penulisan karya sastra cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan bahasa, salah satunya kesalahan penggunaan kata baku dalam cerpen Warisan untuk Doni karya Putu Ayub. Pada penelitian ini kelompok kami menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, maka data yang sudah dikumpulkan dan dideskripsikan oleh peneliti bukanlah angka melainkan kata-kata. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat yang mana kami melakukan kegiatan menyimak dan meneliti cerpen berjudul  Warisan untuk Doni serta mencatat data-data yang diperoleh, dengan begitu kelompok kami bisa menemukan dan mengumpulkan kesalahan-kesalahan sintaksis yang ada pada cerpen tersebut. Data pada penelitian yang telah dilakukan ini berupa sebuah kata, kalimat, dan kesalahan bahasa yang terdapat pada cerpen Warisan untuk Doni karya Putu Ayub. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat banyak kesalahan bahasa pada cerpen Warisan untuk Doni karya Putu Ayub, yang terdiri atas kesalahan kata baku berjumlah sepuluh, kesalahan konjungsi berjumlah tiga, kesalahan penggunaan tanda baca berjumlah tiga. Manfaat penelitian ini sebagai sarana untuk menyampaikan gagasan peneliti dan sebagai sumber pembelajaran dan informasi bagi pembaca mengenai bentuk-bentuk kesalahan penulisan kebahasaan.

Rudjiono; Achmad Zainudin; Ismail

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2020 UNIVERSITAS STEKOM

Basically, the principles of Al-Qur'an learning can be carried out using various methods, all of which have the same goal, namely so that children can read the Al-Qur'an properly and correctly. The low motivation of students in learning the Qur'an is still one of the reasons for the low quality of education, especially in the ability to read the Qur'an. One of the efforts to increase motivation to learn to Read and Write the Qur'an is the use of online methods during the Covid-pandemic. 19 can be carried out by educators or teachers in the reading and writing subject of the Koran which is the basis of learning in Islam The low motivation of students in learning Al-Qur'an is still one of the reasons for the low quality of education, especially in the ability to read Al-Qur'an. So it can be said that motivation and learning achievement are directly proportional to the learning methods developed. One of the efforts to increase the motivation to learn to read and write al-quran is to use appropriate methods that can be used by educators or teachers in reading and writing al-Qur'an subjects which are the basis of learning in Islam.

Riyani, Luqman Alhakim

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan tindak lanjut dari fenomena-fenomena kepemudaan yang harus senantiasa ditingkatkan, diantaranya tenggang rasa, kerja sama, kebersamaan, hard skill, soft skill, dan sebagainya, dan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan minat pemuda yang implikasinya pada peningkatan soft skill dan hard skill baik dilingkungan keluarga, sekolah/tempat bekerja, maupun masyarakat. Bahasa sebagai media komunikasi verbal maupun tulisan memiliki peranan baik secara interpersonal maupun transaksional untuk menunjang kompetensi berkomunikasi sehingga pesan yang tersurat maupun tersirat akan tersampaikan dan difahami sesuai maksud dari interlocutor. Bahasa asing (Inggris) berperan sebagai media untuk memudahkan komunikasi pemuda dengan anggota masyarakat maupun dengan bacaan tertulis. Interaksi dengan anggota masyarakat bermakna bahwa pemuda memerlukan bahasa Inggris untuk berinteraksi dengan sesama pengguna bahasa Inggris untuk mencapai tujuan tertentu, diantaranya interaksi dengan tenaga pendidik bahasa Inggris (apabila pemuda masih menempuh pendidikan), interaksi dengan rekan kerja maupun relasi asing, dan sebagainya. Interaksi dengan bahasa cetak bermakna aktifitas pemuda terhadap bahasa tulis, diantaranya materi bacaan cetak maupun non-cetak berberbahasa Inggris, dan sebagainya. Materi pengabdian ini adalah strategi belajar mendiri menggunakan ebooks dan media sosial. Belajar mandiri merupakan suatu kegiatan belajar secara sadar baik didalam maupun diluar kelas sebagai bentuk tanggung jawab peserta didik untuk mencapai tujuan tertentu. Self-study dilatarbelakangi kesadaran dan kemauan peserta didik untuk belajar. Media sosial merupakan media komunikasi verbal maupun non-verbal sehingga dapat dipergunakan untuk mempraktikkan penggunaan bahasa secara interpersonal maupun transaksional. Pengabdian ini telah dilaksanakan pada 11 pemuda Desa Jetak 02/03, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Pada hari Sabtu, 26 November 2016 pukul 16.00 -17.00. Hasil pengabdian ini adalah (1) para pemuda memahami penggunaan media sosial tidak hanya sekedar mengirim dan menerima informasi namun juga sebagai sarana praktik penggunaan bahasa Inggris secara tertulis; (2) pemuda memahami dan akan mencoba mempraktikkan belajar mandiri menggunakan ebooks sebab waktu mereka untuk belajar bahasa Inggris dibawah bimbingan guru hanya disekolah dan beberapa jam dilokasi les; dan (3) pemuda membentuk group blackberry dan whats up sebagai tindak lanjut dari pengabdian ini untuk mempraktikkan komunikasi non-verbal dengan sesama pengguna.