Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 21-40 of 10,239

Analytics

Ivander, Davin Danny; Khiroh, Siti Muhimatul

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Ketidaksesuaian kualitas pada proses assembly sepatu kulit kerap memicu siklus rework berulang yang menguras sumber daya waktu maupun biaya produksi secara signifikan. Penelitian ini mengkaji mekanisme pengendalian cacat yang diterapkan pada Product D-01 di Lini C PT XYZ, dengan menggunakan DMAIC sebagai kerangka perbaikan utama serta Pareto, P-Chart, Fishbone Diagram, 5 Whys, Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), dan Cost of Quality (COQ) sebagai alat pendukung. Data primer bersumber dari catatan produksi internal perusahaan, pengamatan lapangan, dan wawancara terstruktur bersama pengawas produksi dan staf quality control. Pengukuran baseline menunjukkan bahwa Lini C menyumbang volume cacat paling tinggi di antara seluruh lini yang ada, dengan Product D-01 mencatat 10.487 pair cacat dari total output 80.387 pair, sehingga menghasilkan defect rate sebesar 13,05%. Distribusi Pareto mengidentifikasi wrinkle, incorrect colour, dan not straight sebagai tiga kategori cacat paling kritis. Penilaian FMEA menetapkan Risk Priority Number tertinggi sebesar 245 pada perilaku operator yang terburu-buru selama proses lasting dan brushing. Tindakan korektif mencakup pemasangan SOP visual, implementasi checklist QC pra-shift, verifikasi kondisi mesin secara rutin, dan penyediaan sampel referensi warna serta bentuk yang terstandar. Pemantauan selama dua periode berikutnya mengkonfirmasi penurunan defect rate secara bertahap menjadi 12,80% dan kemudian 11,65%, disertai penurunan estimasi biaya kegagalan internal dari Rp 2,36 juta menjadi Rp 1,86 juta per periode.

Faiz Arkan Yulianto; Yusep Sukrawan; Ridwan Adam M Noor; Tatang Permana; Gilang Ciptadi Mahatkarsa

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study aims to analyze and compare the cabin noise levels of the Mitsubishi Destinator Ultimate variant (sunroof) and Exceed variant (non-sunroof) under various driving speed conditions. Measurements were conducted using a Sound Level Meter inside the cabin at idle, 10, 30, 50, 70, 90, and 100 km/h. Results indicate that the Ultimate (sunroof) variant consistently produces higher noise levels than the Exceed (non-sunroof) variant across all speed variations. The largest noise difference was recorded at 100 km/h at 6.50 dB, while the smallest occurred at idle at 0.05 dB. Noise levels in both variants increased significantly with increasing speed, with the sunroof variant reaching 70.00 dB and the non-sunroof variant reaching 63.50 dB at 100 km/h. This difference is attributed to gaps and seals in the sunroof panel, which allow greater noise penetration from the external environment.

Meisyi Hidayatika; Wirmie Eka Putra

Journal of Management and Social Sciences 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura serta menganalisis kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Produk gadai emas merupakan salah satu layanan pembiayaan jangka pendek yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana dengan menjadikan emas sebagai barang jaminan tanpa harus menjual aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pegawai yang menangani produk gadai emas, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan, buku, jurnal, peraturan, dan fatwa yang berkaitan dengan pembiayaan gadai emas syariah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan praktik yang diterapkan di perusahaan dengan ketentuan syariah yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura meliputi tahap pengajuan pembiayaan, pemeriksaan dan penaksiran emas, penentuan jumlah pembiayaan, pelaksanaan akad, dan pencairan dana kepada nasabah. Berdasarkan hasil analisis, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI mengenai pembiayaan gadai emas, baik dari aspek pelaksanaan akad maupun penetapan biaya pemeliharaan dan penyimpanan barang jaminan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa prosedur pencairan pembiayaan gadai emas pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk KC Jambi Pattimura telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan yang berlaku dalam kegiatan perbankan syariah

Andrianto, Rival; Puspanantasari Putri, Erni

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstract. PT XYZ, a wooden furniture manufacturing company, served as the research site for this study which applied the Theory of Constraints (TOC) method to analyze production performance and identify bottlenecks. The company faces capacity imbalances between workstations, resulting in production targets that have not been achieved optimally. Data collection involved direct observation and interviews with related parties in the production area. The analysis was conducted by comparing the required capacity with the available capacity at each production workstation. The findings reveal that solid processing, machining, sanding, assembling, painting, and packing have sufficient available capacities to meet production requirements, thus categorized as non-bottleneck processes. In contrast, the panel processing station is identified as the main bottleneck due to its highest workload among all processes. By implementing the Theory of Constraints, the company can identify major constraints and establish improvement priorities to enhance production flow smoothness. It is expected that improvements in bottleneck processes will increase production efficiency, balance capacity among workstations, and support more optimal achievement of production targets. Keywords: bottleneck; capacity; manufacturing; production performance; theory of constraints   Abstrak. PT XYZ sebuah perusahaan manufaktur furnitur kayu, menjadi lokasi penelitian ini yang menggunakan metode Theory of Constraints (TOC) untuk menganalisis kinerja produksi dan mengidentifikasi bottleneck. Perusahaan menghadapi ketidakseimbangan kapasitas antar stasiun kerja yang menyebabkan target produksi belum terdengar secara optimal. Pengumpulan data meliputi observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di area produksi. Analisis dilaksanakan dengan membandingkan kapasitas yang dibutuhkan terhadap kapasitas yang tersedia pada setiap stasiun kerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembahanan solid, machining, sanding, assembling, painting, dan packing memiliki kapasitas yang tersedia yang masih mampu memenuhi kebutuhan produksi, sehingga termasuk kategori non-bottleneck. Sebaliknya, stasiun kerja pembahanan panel diidentifikasi sebagai bottleneck utama karena memiliki tingkat beban kerja tertinggi di antara seluruh proses. Dengan penerapan Theory of Constraints, perusahaan dapat mengidentifikasi kendala utama dan menentukan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kelancaran aliran produksi. Diharapkan perbaikan pada proses bottleneck dapat meningkatkan efisiensi produksi, menyeimbangkan kapasitas antar stasiun kerja, serta mendukung pencapaian target output perusahaan secara lebih optimal. Kata kunci: bottleneck; kapasitas; kinerja produksi; manufaktur; theory of constraints

Ja'far Siddik; Usman Usman; Nor Fadhilah

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2026 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Educational evaluation is an essential part of the learning process, serving to measure the achievement of educational goals and to continuously improve the quality of learning. This study aims to analyze educational evaluation theory in learning, including the basic concepts of evaluation, evaluation models and approaches, and their relevance to 21st-century learning. The study employed a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method through a review of various reputable international journals published between 2020 and 2025. Research data was obtained from various scientific sources such as Scopus, ScienceDirect, Springer, Taylor & Francis, and Sage Journals. The results show that educational evaluation theory is evolving from outcome-oriented evaluation to a more holistic, authentic, and competency-based evaluation. Evaluation models such as Goal-Oriented Evaluation, formative and summative evaluation, the CIPP model, authentic assessment, and diagnostic assessment play an important role in supporting modern learning. In addition, the integration of digital technology in learning evaluation provides opportunities to create a more adaptive and contextual assessment system.

Rista Nurul Hidayah; Sukini Sukini; Nanik Herawati

Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa 2026 Universitas Palan

This study aims to describe the learning process and explain the improvement of popular scientific article writing skills using the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model among Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. This study employed Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, with all 32 students of Grade VIII E as subjects. Data analysis was performed using descriptive quantitative techniques to measure the increase in the average writing performance score and the percentage of learning mastery based on the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 80. The results showed a significant improvement in each cycle. In the initial condition (pre-cycle), the average writing score was only 68.67 with 19% mastery (6 students), then increased to 79.06 with 50% mastery (16 students) in Cycle I, and reached optimal results in Cycle II with an average of 89.53 and 81% mastery (26 students). Thus, the implementation of the blog-media-based Genre-Based Approach (GBA) model is proven to significantly improve popular scientific article writing skills and the learning mastery of Grade VIII E students at SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran serta menjelaskan peningkatan keterampilan menulis artikel ilmiah populer menggunakan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog pada murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek seluruh murid kelas VIII E yang berjumlah 32 siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kuantitatif untuk mengukur peningkatan rata-rata nilai unjuk kerja menulis dan persentase ketuntasan belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 80. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Pada kondisi awal (pra-siklus), rata-rata nilai menulis hanya 68,67 dengan ketuntasan 19% (6 siswa), kemudian meningkat menjadi 79,06 dengan ketuntasan 50% (16 siswa) pada Siklus I, dan mencapai hasil optimal pada Siklus II dengan rata-rata 89,53 serta ketuntasan 81% (26 siswa). Dengan demikian, penerapan model Genre-Based Approach (GBA) berbasis media blog terbukti secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan menulis artikel ilmiah populer serta ketuntasan belajar murid kelas VIII E SMP Negeri 2 Mlati Sleman.

Paula Leony Putri Terigas; Laurentius Prasetyo; Yanto Sandy Tjang

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

The study critically examines the Gospel of John as a theological text integrating the incarnate Logos and sacramental symbolism. Using a qualitative, library-based approach with historical-critical and hermeneutical analysis, it shows that John’s Gospel not only narrates Jesus’ life but constructs a symbolic, existential, and transformative theological reflection. The Logos shifts from a metaphysical principle to a personal reality in history through the incarnation, enabling a concrete encounter between God and humanity. Within this framework, symbols such as water and bread function as media of revelation guiding individuals toward a living, relational faith experience. Furthermore, sacramental symbolism in the Gospel of John is ontologically grounded in the incarnation of the Logos. Faith is thus understood not merely as intellectual assent but as participation in divine life that transforms human existence. The integration of Christological and sacramental dimensions indicates that faith is holistic, encompassing spiritual, material, and relational aspects. Thus, the Gospel of John presents a theological vision of faith as a concrete and dynamic existential encounter, relevant for contemporary theological reflection.

L.M. Ferdiansyah Rahmad; Maudin Maudin; Rusli Rusli

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study examines students’ interest in participating in the Al-Kautsar Tahfidz Dormitory Program at MAN 1 Baubau and identifies the factors influencing their participation. The study also seeks to provide a deeper understanding of how both internal and external conditions shape students’ willingness to engage in the program. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured interviews with dormitory supervisors, participating students, and non-participating students. Additional supporting information was also gathered through informal discussions and observation in the dormitory environment to strengthen the data validity. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing in an iterative process to ensure accurate interpretation. The findings indicate that students’ interest is shaped by internal factors, such as religious motivation, the desire to memorize the Qur’an, and self-improvement, as well as external factors, including parental support, peer influence, program socialization, and the religious dormitory environment. Conversely, low interest is associated with limited family support, low self-confidence in Qur’anic literacy, competing activities outside school, and perceptions of a demanding dormitory schedule. Overall, the program contributes positively to students’ religious character, discipline, and Qur’anic memorization skills, although variations in student interest remain evident depending on their personal and environmental conditions.

Nadia Anatasya; Puti Alya; Indah Nabila Vandini

Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to analyze normatively and juridically whether students in private schools are entitled to free basic education based on the Constitutional Court Decision Number 3/PUU-XXII/2024. Prior to this decision, the phrase “without charging fees” in Article 34 paragraph (2) of Law Number 20 of 2003 on the National Education System was often interpreted narrowly, applying only to public schools. This interpretation created discrimination in access to education for students in private schools, particularly those from low-income families. This research employs a normative juridical method with a statute approach and case approach. Primary legal materials include the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, Law Number 20 of 2003 on the National Education System, and Constitutional Court Decision Number 3/PUU-XXII/2024. Secondary legal materials consist of relevant scholarly literature, books, and journals. The analysis reveals that the Constitutional Court declared Article 34 paragraph (2) of the National Education System Law conditionally unconstitutional. The phrase must be interpreted to mean that the Central and Regional Governments are obliged to guarantee the implementation of compulsory basic education without charging fees, both for educational units organized by the government (public schools) and by the community (private schools). Consequently, students in private schools have the right to obtain free basic education as a constitutional right. Private schools are still permitted to charge fees from financially capable parents, but they are obligated to provide financial relief or full fee waivers for students from economically disadvantaged families. This decision has significant juridical implications for national education financing policy, particularly the need to revise derivative regulations and allocate School Operational Assistance (BOS) and Regional BOS funds to eligible private schools. This study complements previous research, which was largely empirical and regional in scope, by providing a comprehensive national normative juridical analysis.

Alya Astrie Yonanda; Candra Mustika; Parmadi Parmadi

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study aims to analyze the influence of Regional Original Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU), Special Allocation Fund (DAK), and Tax Revenue Sharing Fund (DBHP) on Regional Expenditure, as well as to analyze whether the flypaper effect phenomenon occurs in Regencies/Cities in Jambi Province during the 2017-2023 period. The data used in this study is panel data that combines time series data for 7 years and cross-section data from 11 Regencies/Cities in Jambi Province. The analysis method used is panel data regression with the selected model Fixed Effect Model (FEM). The results of the study show that simultaneously (F Test), the variables PAD, DAU, DAK, and DBHP have a significant effect on Regional Expenditure. Partially (t Test), PAD and DBHP do not have a positive and significant effect on Regional Expenditure, while DAU and DAK show a positive and significant effect on Regional Expenditure. This study also found a flypaper effect in regencies/cities in Jambi Province. This indicates that regional governments in Jambi Province tend to be more responsive in increasing regional spending using transfer funds from the central government rather than optimizing their own potential Regional Original Revenue (PAD).

Dian Rimayanti; Prisca Trifena Puspita; Sinta Tri Hapsari; Felisya Natalia Purwanto; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Kecurangan (fraud) di sektor perbankan daerah merupakan ancaman serius yang dapat merugikan keuangan negara dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kasus korupsi pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menggunakan pendekatan Fraud Triangle Theory yang mencakup tiga elemen utama: tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), dan rasionalisasi (rationalization). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, didukung oleh studi literatur dari berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kasus Bank BJB mencerminkan interaksi ketiga elemen Fraud Triangle secara simultan. Tekanan bersumber dari kebutuhan dana non-budgeter yang besar dalam pengelolaan anggaran promosi senilai Rp409 miliar. Kesempatan muncul akibat lemahnya sistem pengendalian internal, tidak adanya verifikasi dokumen yang memadai, serta penyimpangan dalam proses pengadaan. Rasionalisasi terbentuk melalui persepsi pelaku bahwa praktik tersebut merupakan hal yang lazim dalam lingkungan birokrasi dan korporasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pemahaman teoritis dan praktis terkait pencegahan fraud di lembaga keuangan daerah Indonesia, khususnya melalui penguatan tata kelola perusahaan dan sistem pengawasan internal.

Wira Utama, Muhammad Rocky Satria; Salamah, Umi; Yuristiani, Desi

MALFINA : Maritime Logistics and Financial Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Analyzing the freshwater needs on Landing Platform Dock (LPD) type ships in the Amphibious Unit of Koarmada II, with a focus on the implementation of the Reverse Osmosis (RO) system to supply freshwater at sea. The problem faced is the limited supply of freshwater on ships operating far from external freshwater sources. This study uses a qualitative approach with interviews, observations, and documentation as data collection methods. The results of the study indicate that the RO system can improve the efficiency of freshwater supply, although technical challenges such as maintenance and crew training still need to be addressed. Optimal implementation of the RO system can support the logistical independence of the ship during long-term operations in remote waters. This study is expected to serve as a reference for the development of freshwater supply systems on Indonesian warships.

Haryanto; Febrianti Sahar, Salsabila; Norita; Rizky Aulia Fitri, Nur; Ayu Pratiwi, Nabila +4 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Batang prasman (Eupatorium triplinerve. Vahl) merupakan salah satu tanaman yang mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berpotensi memiliki aktivitas biologis, sehingga perlu dilakukan pengujian toksisitas sebagai langkah awal untuk mengetahui tingkat keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ dan kategori toksisitas ekstrak etanol batang prasman terhadap larva udang (Artemia salina Leach) menggunakan metode analisis probit. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorik dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Ekstrak etanol batang prasman diuji pada konsentrasi 100, 500, 1.000, 5.000, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Data mortalitas dihitung dalam bentuk persentase kematian, kemudian dianalisis menggunakan metode probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, yaitu sebesar 25%, 35%, 50%, 75%, dan 85%. Hasil analisis probit menunjukkan nilai LC₅₀ ekstrak etanol batang prasman sebesar 846 mg/L. Berdasarkan klasifikasi toksisitas, nilai tersebut termasuk dalam kategori moderat atau racun sedang. Dengan demikian, ekstrak etanol batang prasman (Euphatorium triplinerve Vahl) memiliki aktivitas toksik terhadap larva Artemia salina Leach dan termasuk dalam kategori toksisitas sedang

Haryanto; Amalia, Fitrah; Ramadhan, Ahmad; Kartika Ayu Ridwan, Maretta; Hatima, Husnul +3 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 90% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina melalui penentuan nilai LC₅₀ menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji dan dipaparkan pada berbagai konsentrasi ekstrak, yaitu 10 ppm, 100 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, 5000 ppm, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons. Perhitungan nilai LC₅₀ dengan metode 823 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), nilai LC₅₀ tersebut termasuk dalam kategori toksik moderat / sedang. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun trembesi memiliki aktivitas toksisitas sedang terhadap larva Artemia salina. Dengan demikian, ekstrak ini berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi senyawa aktif serta mengevaluasi keamanan pada sistem biologis yang lebih kompleks.

Haryanto; Passalowongi, A. Alya; Hadira; Ramadhani, Salsabila; Rois, Adelia +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 60% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina melalui penentuan nilai LC₅₀ menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji dan dipaparkan pada berbagai konsentrasi ekstrak, yaitu 10 ppm, 100 ppm, 500 ppm, 1000 ppm, 5000 ppm, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kematian larva meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi ekstrak, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons. Perhitungan nilai LC₅₀ dengan metode Reed-Muench diperoleh sebesar 351,07 ppm, sedangkan analisis probit menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 468,05 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), nilai LC₅₀ tersebut termasuk dalam kategori toksik (30–1000 ppm). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 60% daun trembesi memiliki aktivitas toksisitas sedang terhadap larva Artemia salina. Dengan demikian, ekstrak ini berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang dapat dikembangkan lebih lanjut, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi senyawa aktif serta mengevaluasi keamanan pada sistem biologis yang lebih kompleks.

Haryanto; Auliya Alja, Dzakiyyah Azizah; Adzzariaat Zalza, Sysca; Munsir, Ana; Selviana, Murni +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat toksisitas ekstrak etanol daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva Artemia salina menggunakan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengujian toksisitas sebagai tahap awal dalam mengevaluasi keamanan dan potensi bioaktivitas senyawa bahan alam. Metode yang digunakan adalah uji toksisitas BSLT dengan variasi konsentrasi ekstrak diikuti dengan pengamatan jumlah kematian larva, kemudian dihitung nilai LC₅₀ menggunakan dua pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dosis-respons dimana peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan peningkatan mortalitas larva. Nilai LC₅₀ yang diperoleh sebesar 332,86 ppm dengan metode Reed-Muench dan 384,7689 ppm dengan analisis probit. Berdasarkan nilai tersebut ekstrak etanol daun trembesi tergolong dalam kategori toksik sedang (moderat). Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak memiliki aktivitas biologis yang nyata dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif di bidang farmasi khususnya sebagai kandidat agen sitotoksik.

Rania Nurlita Sari; Raden Kokoh Haryo Putro; Yerry Kahaditu Firmansyah

Jurnal Sains dan Teknologi 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Lead (Pb²⁺) contamination in wastewater is a major environmental concern due to its toxicity, persistence, and ability to accumulate in living organisms. Adsorption using biomass-based materials has been developed as an alternative treatment method because it is efficient, economical, and environmentally friendly. This study aimed to analyze the effect of bioadsorbent dosage and contact time on Pb²⁺ removal efficiency and evaluate Pb²⁺ mass distribution using mass balance analysis in a batch adsorption system. Ramie leaf (Boehmeria nivea) was utilized as a bioadsorbent due to its lignocellulosic content, which provides active sites for metal ion adsorption. The research was conducted experimentally through bioadsorbent preparation, chemical activation, and batch adsorption using artificial Pb²⁺ solutions with variations in bioadsorbent dosage and contact time. Pb²⁺ concentrations before and after adsorption were analyzed using Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). The obtained data were used to determine removal efficiency and Pb²⁺ distribution between the liquid phase and bioadsorbent. The results showed that ramie leaf bioadsorbent effectively reduced Pb²⁺ concentration, with the optimum condition obtained at 4 g/L bioadsorbent dosage and 90 minutes contact time, achieving 98.46% removal efficiency. Mass balance analysis indicated that Pb²⁺ ions were successfully transferred from the solution phase onto the bioadsorbent surface. These findings demonstrate that ramie leaf bioadsorbent has potential as a sustainable alternative material for heavy metal removal in wastewater treatment.

Haryanto; Buna, Nafila; Hafifah, Nurul; Arrahmah, Muftiha; Febrianti, Febi +1 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tingkat toksisitas ekstrak etanol 90% daun trembesi (Samanea saman) terhadap larva udang (Artemia salina) menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan pendekatan Reed-Muench dan analisis probit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Larva Artemia salina digunakan sebagai organisme uji karena memiliki sensitivitas tinggi terhadap senyawa toksik dan sering digunakan sebagai indikator awal aktivitas bioaktif. Ekstrak diuji pada berbagai konsentrasi bertingkat untuk mengamati persentase mortalitas larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kematian larva, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Nilai LC₅₀ yang diperoleh dengan metode Reed-Muench adalah sebesar 567,02 ppm, sedangkan dengan analisis probit diperoleh nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm. Perbedaan nilai ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan analisis, di mana metode probit dinilai lebih akurat karena melibatkan transformasi statistik yang lebih kompleks. Berdasarkan klasifikasi toksisitas BSLT, nilai LC₅₀ sebesar 581,0319 ppm termasuk dalam kategori sangat toksik (LC₅₀ < 30 ppm). Tingginya tingkat toksisitas ekstrak diduga berkaitan dengan kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas sitotoksik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun trembesi memiliki potensi bioaktivitas yang tinggi dan berpeluang untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sumber senyawa bioaktif dalam bidang farmasi maupun bioteknologi.

Putri, Nurdiyanti; Farradika, Yoli

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: South Tangerang City has experienced an increase in the prevalence of diarrhea in children under five years old over the past three years. In 2023, South Tangerang City prevalence of the incidence of diarrhea in under five years old 17,68%. Purpose: This study aims to determine the distribution of diarrhea incidence in children under five years old based on risk factors through a spatial analysis approach in South Tangerang City in 2023. Methods: This study employs a quantitative, descriptive approach with an ecological design. The study was conducted from November 1, 2024, to July 31, 2025. The population and sample of this study consist of all seven sub-districts in South Tangerang City in 2023, using a total sampling technique. The variables studied included diarrhea incidence in children under five years old, population density, safe sanitation access, supervised drinking water facilities according to standards, and vitamin A supplementation coverage. Secondary data was obtained from the Health Department and the Central Statistics Agency of South Tangerang City in 2023. Results: The study results showed that in 2023, Pamulang Subdistrict had the highest number of diarrhea incidences in children under five years old. The area is also known to have a very high population density, safe sanitation access that is still below the national target, the percentage of supervised drinking water facilities and vitamin A coverage that has reached the national target. Conclusion: Most subdistricts in South Tangerang City in 2023 have high and low rates of diarrhea in children under five years old, and safe sanitation access is still below the national target.

Haryanto; Arkam Runa Bombing, Mychellianien; Nurica; Ramadhani Putri Syahyuti, Nia; Nurul Aliyah , Afni +2 more

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2026 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ ekstrak etanol 70% daun trembesi ( Samanea saman ) serta mengklasifikasikan tingkat toksisitasnya menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit. Uji toksisitas dilakukan terhadap larva Artemia salina sebagai organisme uji dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 10, 100, 500, 1000, 5000, dan 10.000 ppm. Parameter yang diamati adalah jumlah kematian larva setelah 24 jam perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding lurus dengan peningkatan persentase kematian larva, yang mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Perhitungan menggunakan metode Reed-Muench dan analisis probit menghasilkan nilai LC50 sebesar 100,46 ppm. Berdasarkan klasifikasi toksisitas metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), nilai tersebut termasuk dalam kategori toksik sedang (moderatelytoxic). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% daun trembesi memiliki aktivitas biologi yang signifikan terhadap organisme uji. Dengan demikian, ekstrak ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif, namun tetap memerlukan kajian lebih lanjut terkait keamanan dan aplikasinya.