Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 361-380 of 433

Analytics

Lili Masrima Yanti Daulay; Indah Gustina; Helena Okti Marito Hutasoit; Nita Safitri Br Sitorus; Febrina Dafit

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model penerapan pendidikan karakter gemar membaca melalui program literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, dan guru. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter gemar membaca melalui Program Literasi Sekolah di SDN 89 Pekanbaru, SDN 135 Pekanbaru, SDN 17 Pekanbaru, SDN 035 Taraibangun dilaksanakan melalui: 1) Fase pembiasaan yang meliputi pembiasaan membaca selama 10-15 menit dan kegiatan lain yang dapat membangun budaya literasi serta pengondisian lingkungan fisik ramah literasi; 2) Fase pengembangan yang meliputi pengembangan kemampuan literasi melalui berbagai kegiatan non akademis serta pengupayaan lingkungan sosial dan afektif sebagai model komunikasi dan interaksi literat; 3) Fase pembelajaran yang meliputi pelaksanaan pembelajaran menggunakan beragam strategi literasi dan pengupayaan sekolah sebagai lingkungan akademis yang literat melalui pengembangan keprofesian.

Yustika Devi Nurhani; Sugiaryo, Sugiaryo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perlunya peningkatan nilai karakter disiplin dan strategi guru dalam upaya meningkatkan nilai karakter disiplin melalui tata tertib sekolah pada siswa kelas 7 SMP Negeri 18 Surakarta. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Karena peneliti ingin mendeskripsikan keadaan yang diamati di lapangan dengan lebih spesifik, transparan, dan mendalam. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah, bapak/ibu guru kelas 7, dan siswa kelas 7 SMP Negeri 18 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun untuk menguji validitas data menggunakan teknik triangulasi, baik itu triangulasi sumber maupun triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif  dengan model interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui tata tertib sekolah dapat meningkatkan nilai karakter kedisiplinan siswa. Hal ini ditunjukkan bahwa melalui tata tertib sekolah dapat menciptakan suasana lingkungan pembelajaran yang kondusif, nyaman, dan tenteram di dalam maupun luar kelas. Adapun strategi yang digunakan guru untuk meningkatkan nilai karakter disiplin melalui tata tertib sekolah pada siswa kelas 7 SMP N 18 Surakarta adalah keteladanan, kebiasaan, peraturan, hukuman serta penghargaan. Kata Kunci: Tata Tertib, Nilai Karakter Disiplin, Strategi Guru

Arga Wening Oktoriza; Sutoyo, Sutoyo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini untuk : (1) Untuk mengetahui Peran Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(2) Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang ditemui Guru PPKn dalam internalisasi Pancasilasebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII;(3) Untuk mengetahui bahwa internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dapatmempengaruhi penguatan karakter demokratis pada peserta didik kelas VII.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. Subjek dalam penelitianini: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru PPKn Kelas VII, dan Peserta didik Kelas VII.Sumber data menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Pengumpulan datadilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengantriangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptifkualitatif model interaktif.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Guru PPKn sangat berperan aktif dalamprogram internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa untuk penguatan karakterdemokratis ini dengan diwujudkannya beberapa budaya sekolah baru yang menarik yaitu:Democrazy Day/pemilihan ketua OSIS, Kartu Haid, serta Kultum dan Adzan bergilir. Selain ituGuru PPKn juga berperan sebagai pengarah, pengawas, dan Pembina dalam implementasinya; 2)hambatan yang ditemui dalam proses berjalannya program Internalisasi Pancasila sebagaipandangan hidup bangsa untuk penguatan karakter demokratis adalah culture shock (budaya kejut;kaget) dan belum sepenuhnya beradaptasi dengan lingkungan baru karena masih dalam masaperalihan; 3)internalisasi Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa benar dapat menguatkankarakter demokratis pada peserta didik.

Ragil Adi Wicaksono; Wuriningsih

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Museum Misi OSF (Ordo St. Fransiskus) bertindak sebagai sebuah fasilitas pendidikan yang bertujuan untuk membina calon guru agama Katolik dalam aspek karakter dan spiritualitas. Museum ini didedikasikan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang ajaran dan nilai-nilai Katolik kepada calon guru, agar mereka dapat menjadi pengajar yang berkualitas dan mampu membimbing siswa dalam pengembangan karakter dan kehidupan rohani.   Museum Misi OSF menyediakan berbagai sumber daya yang beragam, termasuk seni religius, artefak bersejarah, literatur teologis, dan materi pembelajaran yang relevan. Para calon guru dapat menjelajahi koleksi ini melalui tur interaktif, pameran, dan kegiatan pembelajaran lainnya. Museum ini juga menyelenggarakan program pendidikan khusus yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang ajaran Katolik, sejarah Gereja, dan praktik spiritual.  Melalui pengalaman  Museum Misi OSF, calon guru iman Katolik dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang hidup dalam ajaran Katolik dengan karakter dan spiritualitas. Mereka  belajar tentang nilai-nilai seperti cinta, kerendahan hati, pengampunan, dan pelayanan kepada orang lain yang menjadi dasar kehidupan yang layak untuk beriman.   Selain itu, Museum Misi OSF juga menawarkan ruang bagi calon guru untuk berefleksi dan berefleksi. Mereka dapat menggunakan fasilitas  museum ini untuk beribadah, bermeditasi atau melakukan praktik spiritual lainnya yang membantu pertumbuhan pribadi dan spiritual mereka. Ini memungkinkan mereka untuk menjadi panutan bagi siswa mereka dan membimbing mereka dalam kehidupan spiritual mereka. Dengan demikian, Museum Misi OSF menjadi sarana penting dalam penyiapan para guru agama Katolik masa depan yang menambah pengetahuan, pemahaman dan pengalaman ajaran Katolik, hidup berkarakter dan mengembangkan spiritualitas. Melalui pemanfaatan sumber daya yang beragam dan program pendidikan yang terstruktur, museum ini berperan dalam mendidik generasi guru  Katolik yang kompeten, jujur, dan mampu menginspirasi serta membimbing siswa untuk hidup beriman dan bertujuan.

Amalia, Ary Nahdiyani; Marcello Ferrel Firmansyah; Helen Triolinda

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kualitas tumbuh kembang anak dipengaruhi oleh faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor perilaku yang memadai. Kondisi stunting dapat menyebabkan terjadinya kelainan pada tumbuh kembang anak. Stunting dapat terjadi karena asupan zat gizi yang rendah dalam jangka waktu yang lama. Potensi genetik yang bermutu akan dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif dan memiliki perilaku sadar gizi, sehingga stunting dapat dicegah dan diperoleh tumbuh kembang anak yang optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai stunting dan gizi dalam tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi yang diberikan pada masyarakat desa Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, dipaparkan menggunakan media LCD proyektor dan pembagian leaflet. Diskusi interaktif menjadi akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dan peserta yang hadir berkomitmen untuk memperbaiki asupan gizi dalam keluarga sebagai upaya mencegah terjadinya stunting dalam keluarga saat ini maupun di masa mendatang.

Aditya Wisnu Ardhana; Uus Muhammad Darul Fadli

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Dalam suatu target yang telah ditentukan, perlu ditetapkan penilaian sebagai bentuk perhatian terhadap kinerja para karyawan karena di saat yang bersamaan karyawan memerlukan penilaian tersebut sebagai umpan baliknya. Kinerja karyawan bisa dicapai oleh kelompok atau individu dalam suatu perusahaan secara kualitatif atau kuantitatif. Karena adanya bukti yang menunjukan bahwa penggunaan website sistem informasi pengelolaan dokumen (SIPMEN) juga memiliki peranan yang signifikan dalam kinerja karyawan dengan mengelola seluruh data pegawai dan melakukan evaluasi penilaian terhadap capaian kinerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang yang tersistem dan sangat efektif untuk mendata kinerja pegawai di BPS Karawang agar tidak banyak menghabiskan waktu dalam memproses Capaian Kinerja Pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang, di Jl. Cakradireja No.36, Nagasari, Kec. Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer melalui wawancara dengan para informan yang telah ditentukan sebelumnya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Pembahasan penilaian kinerja pada hasil kerja dan kehadiran memiliki cakupan mencapai 90% (cukup) karena adanya beberapa kendala yang dihadapi, jika melihat indikator lainnya, memiliki tingkat kinerja mencapai 100% (Baik). Hal ini disebabkan oleh ketersediaan dan kelengkapan yang telah memudahkan pelaksanaan prosesnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penulis mendapatkan pengetahuan serta wawasan baru mengenai penilaian kinerja pada karyawan Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang. Penulis juga dapat mengetahui proses penilaian kinerja hingga melakukan evaluasi kinerja kerja baik secara internal maupun dengan eksternal. Terdapat beberapa saran seperti mempercepat evaluasi pada kendala.

Arif Rahman Hakim; Yolandaru Septiana; Merinda Noorma Novida Siregar

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Permasalahan utama yang dihadapi guru-guru di SMK Negeri 7 Yogyakarta ialah belum pernah mengikuti pelatihan pengembangan media pembelajaran menggunakan Canva. Media pembelajaran yang sering digunakan oleh guru adalah Powerpoint, sehingga perlu adanya pelatihan untuk memberikan alternatif media pembelajaran interaktif dengan menggunakan Canva. Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan guru terampil dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan Canva. Pelatihan diselenggarakan dengan ceramah, tanya jawab, dan praktik. Ketercapaian dari kegiatan pelatihan ini meliputi: (1) 90% peserta pelatihan memahami konsep media pembelajaran interaktif, (2) 90% peserta memahami pengembangan media pembelajaran interaktif, (3) 90% peserta menguasai materi pelatihan dnegan baik, (4) peserta mengumpulkan hasil media pembelajaran interaktif menggunakan Canva yakni terdapat 21 media pembelajaran interaktif berupa presentasi dengan Canva yang dibuat oleh peserta.

Astuti Muh.Amin

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Guru harus mampu mengidentifikasi sejauh mana pengajaran yang diberikan kepada siswa terkait dengan pengembangan pembelajaran selama dan setelah pasca pandemi Covid-19. Pengembangan proses sains dalam pembelajaran menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan calon guru biologi. Mereka dituntut agar dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mewujudkan desain pembelajaran yang inovatif, melatih keterampilan sains serta mengamodasi kebutuhan belajar abad 21. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Tahapan kegiatan terdiri dari observasi kebutuhan, pemberian materi pelatihan, pendampingan di kelas, pendampingan praktikum, refleksi dan diskusi interaktif, pembagian kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya  peningkatan kemampuan pengetahuan dan pemahaman terkait model pembelajaran inovatif dan praktikum sains siswa SMA AL-Khairat Kota Ternate, Maluku Utara.

Rodia, Rindri Suci

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2023 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

This activity aims to provide an overview of early childhood language development from learning stimulation activities through interactive video learning media at the Denali Development Center (DDC). Interactive video was chosen because it is considered very suitable for the characteristics of early childhood who tend to get bored easily, have low focus and concentration, and tend to be active and find it difficult to sit still. Based on the results of observations that have been made at DDC found problems where some children aged 1-3 years, experience speech delays where children cannot pronounce vocabulary correctly when communicating, the vocabulary mastered by children is still small, children cannot compose simple sentences when communicating, children have not been able to provide answers to questions that are given quickly and straightforwardly and the child has not been able to listen properly. From the results of the learning activities that have been carried out during the service period, gradually the child experiences significant language development where the child is quiet and never makes a sound or gives a slow reaction, this child begins to make sounds such as laughter or bubbling. And other children who cannot pronounce words correctly, gradually these children can say some words well and their meanings can be understood and the vocabulary they master also develops. Therefore providing stimulation to children is very important to reach this stage of development. Children who receive less stimulation tend to have problems and obstacles in their development.  

Graciella Yolanda

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui  kelayakan media dan materi pada kompetensi fusion pastry bakery, 2) mengetahui respon siswa setelah menggunakan video interaktif berbasis edpuzzle. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Namun, karena keterbatasan, maka penelitian ini hanya sampai pada development (pengembangan) karena hanya menargetkan hasil produk video interaktif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan subjek 3 validator media yang merupakan dosen, 3 validator materi dari dosen dan guru pastry bakery SMK dan siswa kelas XII Tata Boga. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif dan analisis data ini dilakukan secara prosentase. Penelitian ini menunjukkan 1) kelayakan media menunjukkan hasil sangat layak (87,73%) dan kelayakan materi menunjukkan hasil sangat layak (90,30%), 2) respon siswa menunjukkan hasil sangat layak (86%). Dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran video interaktif berbasis edpuzzle pada kompetensi fusion pastry bakery di SMKN 2 Mojokerto sangat layak digunakan. Berdasarkan hal ini maka media edpuzzle bisa diimplementasikan pada pembelajaran fusion pastry bakery di sekolah yang berbeda.

Ikariyani Ikariyani

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh berlakunya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 tahun 2007 tentang Sertifikasi Pendidik Dalam Jabatan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Pendidik diwajibkan membuat RPP yang lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan peluang yang cukup bagi prakarsa, kreaifitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologi peserta didik. Metode Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan dengan model Stephen Kemmis. Strategi Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik, dirancang dalam 3 (tiga) siklus. Hasil penelitian : 1). Terjadinya peningkatan komitmen pendidik-pendidik menyusun RPP inovatif, yaitu sebanyak 94% pendidik-pendidik mampu mencapai nilai 4,00-5,00 dalam skala 1-5, dan 2). Terjadinya peningkatan kemampuan pendidik-pendidik menyusun RPP Inovatif, yaitu sebanyak 88% pendidik mampu mencapai nilai 4,00-5,00 dalam skala 1-5. Kesimpulan penelitian ini, bahwa Strategi Kerja Praktek dengan Teknik Umpan Balik dapat meningkatkan kinerja pendidik-pendidik  menyusun RPP Inovatif.

Devina Angistya Maharani; Osly Usman; Rizki Firdausi Rachmadania

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Lembaga Administrasi Negara yang betujuan untuk mengetahui yang dilakukan pada pelayanan publik Lembaga Administrasi Negara, mengetahui penerapan standar pelayanan publik pada wesite PPID dan mengetahui kendala pelayanan website PPID  Metode penilitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Teknik pengumpulan daa yang digunakan studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian teknik kebasahan data dengan metode triangulasi teknik dan triangulasi sumber serta metode interaktif untuk teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapat dalam penelitian ini menemukan standar pelayanan pada webiste ppid belum sepenuhnya terpenuhi sebab sistem pelayanan belum dikembangkan oleh petugas, inovasi pelayanan belum di perbaru dan jangka permohonan informasi relatif lama. Kendala dalam proses pelayanan pada website PPID kurangnya petugas pelayanan, fitur website belum memenuhi kebutuhan pengguna dan kualitas website belum baik. Lembaga Administrasi Publik sebagai lembaga yang bertugas melayani publik seharusnya memperbaiki kekuranga tersebut agar dapat memberikan pelayanan terbaik. pelayanan publik yang baik akan mendapatkan citra baik di masyarakat.

Geza Mahesa Putra; Marsofiyati; Suherdi

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada salah satu Instansi X khususnya pegawai PPPK yang bertujuan untuk mengetahui penerapan motivasi kerja dan upaya meningkatkan motivasi kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Teknik pengumpulan data yang digunakan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Kemudian teknik keabsahan data dengan metode triangulasi teknik dan triangulasi sumber serta metode interaktif untuk teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan keseimpulan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini menemukan bahwa penerapan motivasi kerja pegawai PPPK masih terdapatnya kendala seperti kurangnya pelatihan, terbatasnya fasilitas, dan sebagainya. Dalam upaya meningkatkan motivasi kerja masih belum sepenuhnya berjalan dengan baik sebab terdapatnya faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi kerja seperti masih identik dengan maskulintas sehingga wanita tidak belajar dengan maksimal, kurangnya pengakuan atas kinerja, kurangnya pengamatan, perhatian dari atasan, terdapat hambatan yang berasal dari lingkungan keluarga, dan lainnya.Dengan adanya motivasi kerja yang tinggi pekerjaan atau kinerja juga ikut meningkat sehingga pekerjaan yang dikerjakan juga ikut meningkat.

Heru Christianto; Dewi Lestarani; Arvinda C. Lalang

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara daring bagi guru-guru Kimia se-NTT pada tahun 2022. Dasar pelaksanaannya adalah kebutuhan guru-guru Kimia akan suatu panduan dalam pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang inovatif guna meningkatkan minat belajar siswa seiring dengan perkembangan era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi guna mendesain pembelajaran yang menarik dan inovatif. Di era digital saat ini, guru-guru tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kemampuan mengajar berdasarkan pengetahuan materi yang dimiliki, namun juga dituntut untuk dapat menerapkan pembelajaran yang interaktif dan inovatif guna mendorong dan memotivasi siswa dalam belajar dan berpikir kritis. Media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pembuatan instrumen soal menggunakan quizizz dan wordwall. Biasanya guru-guru di sekolah memberikan soal ujian kepada siswa dalam bentuk manual, sehingga siswa merasa bosan untuk menjawab pertanyaan dalam soal tersebut. Pembuatan soal menggunakan quizizz dan wordwall akan memotivasi siswa dalam mengerjakan soal karena disajikan lebih menarik dan interaktif. Layar akan menampilkan skor siswa secara realtime, sehingga siswa dapat melihat urutan skor mereka dengan antusias. Media ini juga cukup mudah untuk dikembangkan bagi guru sehingga memudahkan guru untuk menerapkannya dalam pembelajaran. Guru juga akan lebih mudah dan cepat dalam menyusun nilai ujian siswa.

Milhaq, M.; Qosim, Ahmad; Ismail, Syarof Nursyah

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Dalam setiap lembaga pendidikan, diperlukan sebuah manajemen yang memprioritaskan pendidikan karakter siswa, manajemen tersebut bisa dilakukan di luar jam sekolah. Sebagaimana di SMK Bina Madina Denpasar, mempraktekkan manajemen ekstrakurikuler seni Islami yang bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai karakter siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar Tahun Pelajaran 2019/2020, 2) Apa faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui manajemen ekstrakurikuler seni Islami di SMK Bina Madina Denpasar tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, guru agama, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa dilakukan dengan praktik pengajian, diskusi sesama anggota, wejangan/nasehat. Terkonsep dalam tiga pilar; Moral Knowing, Moral Loving, dan Moral Doing. 2) Faktor pendukung pelaksanaan penguatan nilai-nilai karakter siswa adalah, peran aktif para pendidik dan didukung oleh kepala sekolah, serta sarana prasarana yang memadai. 2) faktor penghambatnya adalah, siswa tidak istikamah dalam menerapkan akhlak mulia, kemampuan siswa terbatas, waktu yang kurang tepat, dan jarak sekolah dengan rumah siswa terbilang jauh.

Rusdi, Moh

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

Bimbingan konseling merupakan upaya bantuan yang diberikan kepada siswa supaya memperoleh konsep diri dan kepercayaan diri sendiri, untuk dimanfaatkan siswa dalam memperbaiki masalah yang ada pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Bagaimana pelaksanaan program bimbingan konseling di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pembelajaran 2019/2020, 2) Bagaiman kedisiplinan siswa yang ada di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pembelajaran 2019/2020, 3) Bagaimana implementasi program bimbingan konseling dalam meningkatkan kedisiplinan di MI Bina Ihsan Mulia Badung Tahun Pelajaran 2019 /2020?. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Narasumber dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, bidang kesiswaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu mulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil Penerapan bimbingan konseling di MI Bina Ihsan Mulia Badung dilakukan oleh wali kelas, guru mapel, dan kepala sekolah. Program bimbingan konseling yang ada di MI Bina Ihsan Mulia Badung yang diberikan layanan orientasi layanan informasi layanan konseling individu layanan mediasi.

Wahyu, Wahyu; Jumari, Jumari; Sudarsono, Sudarsono

Jurnal Faidatuna 2023 STAI Denpasar Bali

MI Al-Muhajirin merupakan salah satu sekolah yang berada di wilayah denpasar yang tengah menerapkan proses pembelajaran melalui daring. yang mendasari penulis untuk melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Strategi Kepala MI Al-Muhajirin selama Masa Pandemi Covid-19, 2) Proses Pembelajaran melalui Daring di MI Al-Muhajirin Denpasar selama Masa Pandemi Covid-19, 3) Strategi Kepala Madrasah dalam Memperlancar Proses Pembelajaran melalui Daring di MI Al-Muhajirin Denpasar selama Masa Pandemi Covid-19 Adapun jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yaitu akan dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Strategi kepala madrasah telah memfasilitasi keperluan dasar guru seperti menyiapkan kuota khusus untuk guru, menyiapkan media penunjang seperti camera, tripod, ruang khusus untuk membuat video pembelajaran. (2) Proses pembelajaran daring di MI Al-Muhajirin dapat dilihat dari nilai-nilai siswa mengalami peningkatan. (3) Strategi kepala madrasah dalam usaha memperlancar pembelajaran melalui daring telah diterapkan, yaitu dengan menyiapkan handphone khusus serta ruang kelas khusus.

V. Nonot Yuliantoro; Juliana; Indriany Sartjie Tanakotta; Jennifer Aurelia Tanuwihardja; Rut Susanto

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pelatihan pembuatan dessert untuk masyarakat Desa Curug Wetan dilandasi oleh motivasi pengembangan kewirausahaan masyarakat desa. Dessert merupakan sesuatu yang terbilang baru sehingga dapat membuka peluang yang baru pula untuk dipasarkan. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk membantu masyarakat dan pemerintah desa menyambut rencana perealisasian kawasan wisata di desa itu dengan membekali keterampilan kuliner. Metode yang sedianya akan digunakan dalam penelitian sekaligus pelatihan ini adalah metode ceramah, dialog interaktif atau tanya jawab. Selain tanya jawab para fasilitator pelatihan mendemonstrasikan secara langsung bahan yang akan dibuat. Metode lain yang dapat diterapkan dalam pelatihan adalah pembentukan kelompok dalam forum pelatihan. Hasil dari pelatihan dan penelitian ini adalah 1) peserta merasa proses pembuatan menu dessert yang diajarkan dalam pelatihan mudah untuk dikuasai. Hal ini menujukkan bahwa materi pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta; 2) peserta memiliki ketertarikan terhadap ciri khas menu dan proses pembuatannya; 3) peserta telah menemukan sesuatu yang baru proses pelatihan yang didapatnya. merasakan manfaat dari proses pelatihan yang dilakukan oleh tim pelaksana; 4) materi yang diajarkan menarik dan mudah untuk dibuat bagi peserta; 5) peserta merasa tertarik untuk menjadikan menu dessert sebagai salah satu menu unggulan dalam bisnis kulinernya, peserta merasa tertarik untuk menjadikan menu dessert sebagai salah satu menu unggulan dalam bisnis kulinernya.

Alphita, Ardian Pramudya; Saian, Pratyaksa Ocsa Nugraha

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Pengelolaan sampah yang buruk telah menjadi permasalahan yang masih dialami  di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Pengedukasian mengenai pengelolaan sampah perlu ditingkatkan terutama pada anak-anak dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada seperti teknologi smartphone. Berdasarkan masalah tersebut, dikembangkanlah aplikasi edukasi mengenai pengelolaan sampah yang ditujukan untuk anak sekolah dasar dengan memanfaatkan teknologi Android dan machine learning. Dengan tingkat akurasi sebesar 90% pada training dan testing dataset, pemanfaatan teknologi machine learning ini akan efektif untuk membantu anak-anak dalam mendeteksi sampah yang ditemukan ketika bereksplorasi. penelitian ini menggunakan metode Waterfall yang terdiri dari 5 tahapan yaitu requirement,  design, implementation, testing dan maintenance. Dengan menggunakan metode pengujian Black Box dan Beta Test, hasil pengujian yang didapatkan pada pengujian Black Box telah memenuhi semua skenario yang ada, dan melalui Beta Test mendapatkan respons positif serta beberapa saran dari calon pengguna untuk pengembangan aplikasi kedepannya. Dengan hasil yang didapatkan, aplikasi edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat menjadi sarana untuk membantu anak-anak dalam memahami betapa pentingnya pengelolaan sampah melalui media pembelajaran interaktif.

Gita Sonia Simbolon; Glory Indira D. Purba

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang berkualitas dengan kategori valid, praktis, dan efektif, untuk menaikkan kemampuan memecahkan permasalahan matematika peserta didik pada materi program linear. Instrumen penelitian yang digunakan merupakan lembar validasi bahan ajar interaktif, lembar validasi RPP, lembar validasi angket respon, lembar validasi tes kemampuan, angket respon guru dan siswa, serta tes kemampuan siswa. Setelah bahan ajar interaktif, RPP, angket respon dan tes kemampuan dinyatakan valid oleh para ahli, tahap selanjutnya dilakukan uji coba lapangan. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perangkat pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari aspek kevalidan menurut penilaian para ahli dengan rata-rata validitas bahan ajar interaktif yaitu 3,44 untuk validasi materi dan 3,49 untuk validasi media dengan kategori sangat layak serta rata-rata validitas RPP adalah 3,54 dengan kategori sangat layak, (2) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria dari kepraktisan dengan: a) hasil angket respon peserta didik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 80,46% dengan kategori sangat praktis; b) hasil angket respon pendidik mengenai bahan ajar interaktif menunjukkan persentase kepraktisan 90,47% dengan kategori sangat praktis; (3) Bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif melalui: a) aktivitas waktu pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar interaktif yang dikembangkan sama dengan waktu pembelajaran biasa, dan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan di dalam RPP, (b) respon peserta didik terhadap produk pembelajaran positif, dan (c) ketuntasan belajar siswa secara klasikal 88,89%. Melalui uji Gain, tampak bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dengan menggunakan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual mengalami kenaikan sebesar 0,74 dengan kategori tinggi.