Publication Search

67,429 articles from 569 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3741-3760 of 3,880

Analytics

ardiansyah, ardiansyah

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adaptasi pembelajaran yang dilakukan mahasiswa berupa ketersediaan fasilitas belajar secara online dan kesiapan psikis mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran secara online terhadap hasil belajar. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan kuantitatif dengan analsis data menggunakan softwarwe smart PLS 3. Subjek penitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan ekonomi universitas negeri gorontalo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dengan media google form. Temuan yang diperoleh antara lain: Pertama, Terdapat hubungan positif dan sigifikan antara fasilitas belajar online dengan hasil belajar Hasil pengujian menunjukan nilai signifikan. Dengan nilai T statistic sebesar 4,904 lebih besar dibandingkan 1.67. Kedua, Terdapat hubungan positif dan sigifikan antara kesiapan psikis belajar online dengan hasil belajar. Hasil pengujian menunjukan nilai signifikan. Dengan nilai T statistic sebesar 3,967 lebih besar dibandingkan 1.67.

Akbar, Surya; Darungan, Tezar Samekto; Tania, Halimah

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Gaya belajar mahasiswa dapat bervariasi dari visual, auditori, dan kinestetik. Beberapa penelitian memperlihatkan adanya perubahan gaya belajar seiring dengan waktu. Namun, pada beberapa penelitian lainnya hal ini tidak tergambarkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan gaya belajar mahasiswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Desain penelitian kohort digunakan pada penelitian ini. Sebanyak 63 responden mengikuti penelitian ini. Pengukuran dilakukan dua kali, yaitu pada saat responden berada ditahun pertama dan tahun ketiga saat mengikuti program pendidikan dokter. Data yang didapat akan dianalisis secara deskriptif dan analitik. Uji analitik yang digunakan adalah uji alternatif Chi-Square yaitu uji Kolmogorov-Smirnov Z. Hasil pengukuran didapatkan mayoritas gaya belajar mahasiswa baik ditahun pertama atau tahun ketiga dalam kategori unimodal. Gaya belajar unimodal terbanyak adalah visual, diikuti dengan auditori dan kinestetik. Gaya belajar bimodal terbanyak adalah visual kinestetik. Uji komparasi gaya belajar tahun pertama dengan tahun ketiga didapatkan nilai p=0,832 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara gaya belajar mahasiswa ditahun pertama dengan tahun ketiga. Namun, terdapat perubahan gaya belajar mahasiswa seiring dengan waktu. Karakteristik institusi dapat menjadi faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menganalisis hal tersebut.

Harnita, Pratiwi Cristin

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

AbstractCommunication in disaster management uses a variety of media. In communication context, the media used as a channel for delivering messages that called the communication medium. This study aims to find the most effective disaster education communication based on a descriptive quantitative approach. Reserchers took samples aged 17-20 years old who had participated in disaster socialization activities that held by Meterorological, Climatological, and Geophysical Agency in Cilacap, Central Java, Indonesia and every respondent has had disaster experience. The number of research samples is 175 respondent. In the context of communication, the medium becomes important because it is a channel for delivering message.  An import function of communication is how medium can delivered message to be undesrstood together. The fuction of communication is providing information, education and persuasion. It was found that varioys activities have beed carried out such as Goes To School, which is used to deliver messages used some communication medium like pocket books, animated video, and power point template.  Fact findings related to the best communication medium  were sozialization (face to face meetings), films, public service advertisements, and roleplays. Meanwhile, animated learning videos in class are not very popular. Keywords: disaster education communication, communication medium, communication function

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Listiowati, Dinda Finka; Trisiana, Anita

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk membentuk karakter generasi cerdas melalui pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif. Data yang diperoleh melalui pengamatan, wawancara, kajian pustaka dan dokumentasi. Kajian ini mengkaji upaya yang telah dilakukan guru pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan dalam membentuk karakter generasi muda yang pintar, peran dan kendala positifnya. Dari penelitian ini ditemukan bahwa generasi penerus mampu menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan menunjukkan perilaku karakter dalam lingkungan. Kata Kunci: Membangun Karakter, Generasi Pintar ABSTRACT This research was conducted to form the character of the intelligent generation through learning Pancasila and citizenship education. This study uses a descriptive method approach. Data obtained through observation, interviews, literature review and documentation. This study examines the efforts that have been made by Pancasila and citizenship education teachers in shaping the character of the smart young generation, their roles and positive constraints. From this research, it was found that future generations were able to show critical thinking skills and show character behavior in the environment. Keywords: Character Building, Smart Generation

Admojo, Wisnu Sri; Trisiana, Anita; Susilo, Sony Hermawan

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kematangan mahasiswa dan sarjana di Surabaya kurang tinggi. Beberapa siswa tidak dapat dan tidak dapat menerima perbedaan politik atau mengekspresikan kemauan politik mereka dengan baik. Mereka terkadang mengkomunikasikan niat politik mereka dengan mengambil tindakan anarkis. Pada saat yang sama, hal ini akan membahayakan persatuan negara kita, karena pelajar adalah bagian dari masa depan negara kita. Mengenai situasi ini, perlu dilakukan pembinaan terhadap mahasiswa yang memiliki kematangan politik yang memadai. Masalah pendidikan demokrasi dalam pendidikan kewarganegaraan merupakan solusi yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan tindakan politik yang santun. Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan di segala bidang kehidupan bangsa, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, politik dan demokrasi, hal ini benar adanya, karena semua warga negara berada di bidang hukum. Punya posisi yang sama pemerintah. Penerapan nilai-nilai demokrasi dapat membantu siswa memperoleh kedewasaan politik dan demokrasi. Oleh karena itu demokrasi merupakan informasi terpenting dalam negara dan kehidupan bernegara, serta merupakan upaya untuk menjaga keadilan.

Puspitasari, Febri Widya; Trisiana, Anita; Budiardhani, Fadilla

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Covid-19 berasal dari China lebih tepatnya di kota Wuhan.Covid-19 sekarang sudah semakin meluas.Bukan hanya itu,covid-19 juga sudah menjadi status darurat international.Covid-19 juga sudah ditetapkan oleh WHO.Nicholas Bequelin menyatakan wabah virus berpotensi mempengaruhi HAM di dunia,terpenting dalam kesehatan.Di suatu negara harus ada fasilitas untuk layanan kesehatan.Bahkan tidak hanya mengancam kesehatan tetapi juga mengancam perekonomian,pendidikan,sosial dan lainnya.Hal itu membutuhkan gotong royong masyarakat untuk melawannya agar tercapai tujuan kehidupan yakni aman dan sejahtera.Ancaman wabah covid-19 ini juga dapay membuat semua warga negara di dunia ini tidak mendapat kebebasan.Selain dalam segi kebebasan juga dalam segi mendapat informasi.Dalam pandemic ini sangat susah mengakses informasi karena dijaga sangat ketat privasi informasi tersebut.Hak asasi manusia semuanya sudah dijamin bukan hanya di Indonesia saja tetapi seluruh dunia sangat berpengaruh dalam Hak Asasi Manusia.Disaat seperti ini maka kita sebagai warga negara harus memiliki solidaritas yang tinggi untuk membantu pemerintah dalam usahanya untuk memusnahkan virus,seperti mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.Tidak hanya warga masyarakat namun juga berbagai perusahaan ataupun lembaga yang juga harus ikut melakukan langkah-langkah memusnahkan covid seperti halnya 3M,bahkan harus menghentikan kegiatannya.Setelah seluruh masyarakat di dunia mematuhi peraturannya pemerintah dan berusaha membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari buktinya terdapat penurunan pasien yang terinfeksi virus.Bahkan sudah tidak banyak lagi kekerasan yang terjadi di masyarakat dan di lingkungan keluarga. Kata Kunci : Covid-19, Hak Asasi Manusia,Warga Negara

Setyaningrum, Rizqi Amalia; Trisiana, Anita; Kirana, Adityar

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Konsep ketahanan nasional merupakan pengetahuan dan pelaksanaan kesejahteraan serta keamanan secara seimbang, serasi dan selaras dalam segala aspek kehidupan bangsa. Pembangunan kesejahteraan diperlukan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Karena, pembangunan kesejahteraan sangat memberikan peran untuk pencapaian pembangunan nasional, yaitu pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pendekatan kesejahteraan dalam ketahanan nasional dibidang ekonomi. Untuk melakukan penelitian, digunakan metode kualitatif dan metode studi kasus. Terkait dengan penelitian ini, objek analisisnya adalah indikator metode kesejahteraan dan klasifikasi tertentu terhadap elastisitas nasional dalam sektor ekonomi sebagai geostrategi Indonesia. Hasil kajian ini menunjukan beberapa indikator penting terhadap ketahanan nasional melalui pendekatan kesejahteraan di bidang ekonomi ialah : (1) Indikator Pendapatan; (2) Indikator Pendidikan; (3) Indikator Kesehatan. Cara pandang kesehatan ekonomi rakyat sangat diperlukan demi peningkatan kesejahteraan ekonomi tersebut yang selama ini dianggap dapat memenuhi program penanggulangan kemiskinan yang hasilnya sampai sejauh ini masih kurang menyenangkan. Dalam hal itu sangat diperlukan adanya solusi masalah untuk semua golongan dan gotong- royong yang baik dari seluruh elemen masyarakat supaya tidak bergantung pada pemerintah dalam membantu kehidupan perekonomian masyarakat tersebut.

Ode Jamal; Emanuel Goo

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Political education is an important tool in increasing political awareness of the community, especially in the challenging era of globalization. This study aims to explore how political education at SMK N 1 Jayapura can contribute to increasing political awareness of students and the surrounding community. The method used is a qualitative approach with data collection through interviews, observations, and documentation studies. The results of the study indicate that structured political education can improve students' understanding of political issues and globalization, and encourage them to actively participate in the democratic process.

Erni Suprapti; Diana Dayaningsih; Afifah Kurniawati; Afifah Muslim; Afriza Prima S +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pandemi covid-19 memaksa anak-anak untuk stay di rumah untuk menghindari penularan. Hal ini membuat anak menjadi bosan dan jenuh yang berakibat stress pada anak. Orang tua memiliki peranan penting dalam mendampingi anak-anak selama di rumah. Peran orang tua di masa Covid-19 adalah sebagai pembimbing, pendidik, penjaga, pengembang, dan pengawas bagi anak-anak. Peran yang selama ini dilaksanakan di satuan pendidikan beralih fungsi di satuan keluarga.  Salah  satu  peran  khusus  yang  harus dilakukan orang tua adalah bermain bersama anak. Bermain merupakan kebutuhan dasar anak dan menjadi momen yang penting bagi perkembangan anak. Bermain terapeutik bertujuan untuk meningkatkan kesehatan emosi pada anak. Melalui bermain terapuetik seorang anak dapat mengekspresikan perasaan emosi dan membantu anak mengurangi ketakutannya. Peran orang tua menjadi lebih besar dalam mendampingi anak bermain selama di rumah. Perawat anak memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan orang tua mendampingi anak secara maksimal untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro berupaya untuk memberikan edukasi tentang bermain therapeutik pada anak selama masa pandemi covid-19 yang sasarannya adalah ibu-ibu yang mempunyai anak Balita. Hal ini dilakukan berdasarkan Analisa munculnya permasalahan pada anak-anak yang merasa bosan dan jenuh dan berakibat stress pada anak dan kebingungan ibu dalam memberikan permainan yang tepat untuk anak selama masa pandemi covid ini. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dengan memberikan pengetahuan tentang permainan yang dapat diberikan kepada anak selama masa pandemi covid-19. Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak terkait sehingga pelaksanaan penyuluhan berjalan dengan lancar. Dikarenakan masa pandemic covid-19, dimana tidak diperbolehkan untuk berkumpul dengan jumlah orang yang banyak, maka penyuluhan diberikan lewat zoom meeting. Hasil dari penyuluhan  ini  ibu-ibu  merasa  puas  dan  senang mendapatkan pengetahuan  tentang bermain therapeutik untuk anak selama masa pandemic covid-19 dan semuanya mempraktekkan ilmu pengetahuan yang sudah diberikan. Anak-anak juga merasa senang dan stress pada anak berkurang.      

Satria Evans Umboh; Kevin Yerykho Sitinjak

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Peran keluarga menjadi faktor yang penting dalam perkembangan anak, khususnya pada saat remaja. Peran orang tua bukan saja penting untuk menjaga perkembangan anak dari hal-hal negatif,  tetapi juga untuk membentuk kepribadian, kecerdasan inteligensi, emosi, serta spiritualnya agar menjadi manusia seutuhnya. Artikel ini membahas tentang pola asuh orang tua serta bagaimana Pendidikan Kristen di terapkan dalam keluarga. Hasil dari penelusuran artikel ini menegaskan bahwa pola asuh orang tua yang baik serta penerapan ajaran Kristiani di dalam keluarga berdampak positif bagi anak.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.

Abriadi Abriadi; Gianto Gianto

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penididikan tidak dapat dipisahkan dari dua unsur utama yakni mengajar dan mendidik. Mengajar merupakan tugas seorang pengajar untuk mentrsanfer pengetahuan dengan cara menyampaikan bahan ajar, memberikan informasi yang berkaitan dengan perkembangan dunia pendidikan, dan memberikan penilaian dalam bentuk evaluasi untuk melihat kemampuan belajar dari apa yang sudah dan sedang mereka dapatkan di lembaga pendidikan.

Maria Sihombing; Brigita Pesik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Keperibadian sangat penting dalam kehidupan manusia, termasuk seorang guru yang memiliki tanggung jawab dengan keperibadian tersebut dapat memberikan hal yang positif dalam kehidupan siswa. Titus 2:7 memberikan gambaran yang cukup jelas bagaimana seorang guru dapat bertanggung jawab dalam pekerjaannya sebagai pendidik dan pada akhirnya dapat mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survel, yaitu penelitian yang digunakan pada populasi skala besar maupun kecil. Hasil penelitian kepribadian guru pendidikan agama Kristen dengan prestasi belajar siswa berdasarkan Titus 2:7 dipengaruhi dan bisa diterapkan karena memiliki pengaruh yang baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara keperibadian guru berdasarkan Titus 2:7 dengan prestasi belajar siswa di pusat pengembangan anak 10 432 Merpati, dan berdasarkan hermenutik yang Titus 2:7 diketahui bahwa seorang guru harus bersungguh-sungguh dan berperan aktif dalam menjadikan dirinya contoh dan teladan bagi siswa, jujur dalam perkataan dan berintegritas dan dilakukan secara terhormat dan konsisten serta berkesinambungan

Pelipus Letde; Saenom Saenom

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian, dengan menggunakan  metode penelitian observasi, wawancara, dan dokumentasi di lapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru. Penelitian ini membahas tentang “Keteladanan Guru Pendidikan Agama Kristen terhadap Kepribadian Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Parindu Kabupaten Sanggau.”

Sheilla Susanti; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Peranan Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Pernikahan Dini Peserta Didik  di Sekolah Menengah Pertama Kristen Setia Bakti empaong. Guru PAK adalah seorang p-endidik, pengajar, pembimbing, penmgarah, penilai, dan pengevaluasi dalam mengembangkan potensi peserta didik. Guru PAK sangatlah berperan  penting untuk mengatasi pernikahan dini peserta didik.

Betseba Mau; Simai Simai; Henni Somantik

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Pentingnya Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membina Kerohanian Peserta Didik di Sekolah Dasar Negeri 21 Nala Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Wahyuseptiana, Yetty Isna; Nuryanto, Sidik

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstrak Pendidikan saat ini mengalami dinamika perubahan sehingga menuntut setiap individu untuk mampu berkompetisi. Tentunya hal ini menjadikan sekolah dan keluarga lebih peka akan pemberian pengetahuan kepada anak. Saat ini kemampuan literasi awal pada anak telah diupayakan untuk mendapat perhatian. Hal ini dikarenakan kemampuan literasi awal merupakan salah satu indikator siap atau tidaknya anak melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Namun dilapangan para guru di TK Aisyah Cekel Karanganyar masih belum memahami literasi awal. Dengan demikian guru perlu memiliki pemahaman pembelajaran literasi awal. Tujuan yang dicapai dari program pengabdian ini yaitu pelatihan pengembangan pembelajaran literasi awal pada anak. Metode pelaksanaan yang dilakukan melalui metode pendekatan partisipatif, penyadaran, pembelajaran (teori dan praktek) dan reflektif. Adapun mekanisme pelaksanaan pengabdian meliputi persiapan, pelaksanaan pelatihan mencakup penyajian materi, evaluasi kegiatan, refleksi dan penutupan kegiatan. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi diperoleh adanya perubahan secara signifikan dan peningkatan akan pemahaman para guru terhadap pembelajaran literasi awal pada anak. Kata kunci: Literasi, anak usia dini, Guru

Reni Rohimah; Rika Susanti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mother’s breastfeeding coverage in Indonesia is still low at just 42% below the WHO target. Factors contributing are the mother's knowledge, the role of health workers, and working mothers. Those data is reinforced by the fact in the hospital, where there are many mothers who formula feed their babies on the first day of birth. The situation was caused by the mother during ante partum not get antenatal care properly. So that health education efforts to provide information about breastfeeding needs to be. Method of this research. Quasi experiment design with non randomized pretest-posttest control group without has used in this research. Samples are 10 maternal ante partum latent phase in the delivery room with specific inclusion criteria. Data collection methods. the type of questionnaires which were completed and returned by respondents. the form of a questionnaire. Data analysis was using the t test. Results showed effect of health education on breastfeeding to the implementation of the IMD, with difference in mean pre-posttest was 2,900, SD = 1,663 and p value = 0.000 (a< 0,005). Suggestion. Improving health promotion in the delivery room.

Kristine Dareda; Irma Yahya; Arfel Silvester Pramono

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam lembaga pendidikan Indonesia. Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan berskala besar. Masyarakat diharuskan beraktivitas dirumah. Peraturan membuat siswa stres dikarenakan keterbatasan jaringan, kuota dan banyak tugas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Desain penelitian menggunakan quasy experiment pre-post test. Sampel penelitian ini berjumlah 10 responden. Data diolah menggunakan SPSS 16 dan di analisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan usia terbanyak ada 4 responden yaitu 13 tahun dan jenis kelamin terbanyak ada 8 responden yaitu laki-laki. Didapatkan P Value = 0.023 (0.05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan diambil adalah terdapat pengaruh dalam pemberian teknik guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Diharapkan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dalam melakukan teknik relaksasi untuk menurunkan stres.