Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3601-3620 of 3,771

Analytics

Tuti Rahmawati; Dewi Marfuah; Silvia Ika Rahmawati

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Status Gizi merupakan unsur yang sangat penting bagi kesehatan lansia. Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 50 tahun ke atas dan rentan terhadap gizi. Asupan energi yang cukup dan seimbang memegang peranan yang sangat penting dalam status gizi dan kesehatan lansia dalam jangka panjang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan gizi lansia dan mengukur status gizi lansia. Kegiatan sosialisasi masalah gizi lansia telah dilakukan di Desa Jetis Kadipiro, Surakarta yang diikuti oleh 17 lansia dengan rentang usia 50-65 tahun. Ada dua kegiatan utama yaitu edukasi gizi pada lansia menggunakan media leaflet dan power point, dan mengukur status gizi berdasarkan berat badan menggunakan timbangan digital stamping dan tinggi badan menggunakan mikrotoa kemudian menghitung indeks massa tubuh atau IMT untuk mengetahui status gizi lansia, dari pretest dan posttest yang dilakukan pada saat pemberian pendidikan gizi terjadi peningkatan pengetahuan pada lansia. Ditemukan juga bahwa rata-rata kategori status gizi lansia adalah obesitas. Hal ini tidak berbanding lurus dengan hasil pretest dan posttest yang menunjukkan tingkat pengetahuan lansia rata-rata berada pada kategori baik. Upaya yang perlu dilakukan adalah pengaturan jenis dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh lansia. Dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi dan penilaian status gizi sangat penting karena dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia. Adanya pendidikan gizi dan pengkajian status gizi dapat memberikan pemahaman tentang jenis dan pola asupan gizi yang tepat pada lansia.

Karningsih Karningsih

Public Service And Governance Journal 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Proses belajar mengajar tidak bisa terlepas dari berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi dan menunjang keberlangsunganya. Salah satu penunjang adalah, adanya motivasi belajar bagi peserta didik yang terstruktur dan terkonstruksi dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. Pada awal tahun 2020 dunia pendidikan dihadapkan pada kehadiran Coronavirus   atau biasa disebut COVID-19, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran, semua satuan pendidikan mengembangkan berbagai bentuk pembelajaran kreatif melalui   daring. Metode ini   dikembangkan secara khusus untuk mengelola pembelajaran online,dan mendistribusikan materi kepada peserta didik, dengan sistem ini dosen berada terpisah dengan mahasiswanya.   Perubahan   metode pembelajaran dari tatap muka   ke online (daring), mempengaruhi motivasi belajar dan prestasi belajar mahasiswa. Pembelajaran daring menjadi delema bagi dosen dan mahasiswa, salah satu permasalahan pembelajaran daring adalah kemandirian belajar mahasiswa di rumah tidak sepenunya dapat terlaksana dengan baik sehingga motiasi belajar mahasiswa ada kecenderungan menurun., dengan   pembelajaran daring ada mahasiswa yang  terkendala signal hal ini menyebabkan materi pembelajaran tidak sepenuhnya diterima dengan baik dan prestasi belajar ada kecenderungan menurun.

Mutia Rafika Agustin; Alfi Rahmi; Rini Yuli Marlina

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Bimbingan dan Konseling merupakan bagian integral dari pendidikan, baik itu pendidikan disekolah maupun diluar sekolah. Pada dasarnya, Bimbingan dan Konseling lebih banyak dijumpai dan dikenali di satuan pendidikan formal. Namun, seharusnya pendidikan informal juga membutuhkan layanan Bimbingan dan Konseling. Pada pendidikan informal sudah di implementasi layanan bimbingan dan konseling di MDA Jihadul Muhtadin yang berlokasi di Jorong Koto Tinggi Nagari Surian kab. Solok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana implementasi bimbingan dan konseling di pendidikan informal seperti MDA. Selain itu, juga untuk melihat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi layanan bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dekskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan BK di MDA Jihadul Muhtadin berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan diharapkan. BK yang diterapkan merupakan BK komprehensif. Tantangan dalam implementasi BK di MDA ini adalah materi layanan yang akan dipersiapkan harus benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan santriwan dan santriwati dan harus menarik. Adapun hambatan yang dirasakan dalam implementasi BK di MDA adalah kurangnya SDM atau guru BK disana.

Adi Siswanto; Husni Bt Salam

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to describe the procedure for managing incoming and outgoing mail in the General and Personnel section. The type of research used is descriptive qualitative, namely the author describes the results of observations, interviews, documentation and analyzes the data obtained in the field. The author of this final project is the result of research conducted from May to June 2020. The results showed that the process of managing incoming and outgoing letters in the general and staffing section, namely incoming mail, starts from receiving letters, scheduling letters, directing letters, storing letters. While the outgoing letter starts from drafting the letter, approval of the letter concept, typing the concept, giving the coordination stamp, signing the letter, recording the letter, storing the letter. The procedure for managing letters at the education office is running optimally.

Marthen Timisela; Nimrod Baab

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Civic education plays an important role in shaping the morals and character of the nation's children, especially in the midst of the increasingly strong current of globalization. This article aims to explore the importance of civic education in the context of Jayapura City, by emphasizing the moral and ethical aspects that need to be instilled in the younger generation. Through literature review and data analysis, this article seeks to provide insight into how civic education can be a tool for building the morals of the nation's children in the era of globalization.

Devi Riri Yuliyani; Amalia Nurul Azizah; Diyah Noviyanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pada hakikatnya seorang pria juga berhak untuk mendapatkan pendidikan hingga perguruan tinggi, Akan berbeda apabila seorang pria tadi memiliki bakal ilmu yang mumpuni salah satunya dengan mengenyam pendidikan perguruan tinggi hingga memperoleh gelar sarjana. Hal tersebut berlandaskan bahwa seorang pria nantinya akan melahirkan generasi penerus bangsa yang nantinya akan dididik menjadi sosok yang bermanfaat bagi manusia. malalui sosialisasi ini tim pelaksana berharap bisa membangun pemikiran positif terkait pendidikan yang juga berhak didapatkan, bahkan hingga mendapatkan gelar sarjana. Bukan dilihat dari gelarnya, akan tetapi seseorang yang memiliki gelar sarjana apabila dalam prosesnya ia mengikuti dengan baik, maka melahirkan kemanfaatan yang nyata bahkan untuk kebaikan di masyarakat apabila di aplikasi dengan baik

Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

       Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung konsekuensi logis untuk dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) menghasilkan profil   pembelajaran pendidikan Pancasila yang saat ini berlangsung; (2) Mengetahui penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila ;(3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter mahasiswa.          Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Strategi penelitian menggunakan sudi kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah para dosen Pancasila dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang terkumpul  dinalisis dengan teknik interaktif.        Hasil penelitain dapat disimpulkan bahwa : (1). Pembelajaran pendidikan Pancasila dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan. Masih ada dosen yang mengajar belum seseuai dengan kompetensinya.. Pada umunya dosen dalam mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah bervariasi; (2) Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa; (3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter  yaitu : (a) dosen pengajar; (b) mahasiswa; (c) materi pembelajaran ;  (d) sarana  prasarana; dan (e) lingkungan.      Kata kunci : Pembelajaran,  Karakter, Pendidikan Pancasila

Arif Nurhuseini, Wahid

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Dalam penelitian ini membahas tentang implementasi pendidikan ketarunaan dalam visi dan misi di SMK Negeri 1 Sragen dan SMK Negeri 2 Sragen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumen yang terpaku terhadap sistem pembelajaran dan kurikulum di SMK Negeri 1 Sragen dan SMK Negeri 2 Sragen. Data data yang telah dikumpulkan dari website resmi kemudiam di analisis dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebuah karakter itu penting untuk di bentuk, dengan adanya pelatihan ketarunaan visi dan misi sekolah akan mudah untuk dicapai. Jadi, pelaksanaan pelatihan ketarunaan sangat berpengaruh terhadap tercapainya visi dan misi sekolah. Â

Adha, Muhammad Mona; Ulpa, Eska Prawisudawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang. Penanaman dan penguatan karakter peserta didik era modern saat ini memiliki tantangan tersendiri khususnya bagi para guru di Indonesia. Tantangan juga dihadapi oleh diri siswa itu sendiri ditengah perkembangan teknologi dan informasi yang super cepat dan dapat dijangkau dengan mudah. Guru harus menyesuaikan keadaan perubahan situasi modern saat ini dengan perkembangan diri siswa, agar nilai positif menjadi transformasi diri untuk memiliki karakter yang baik selaras dengan budaya atau adat istiadat yang melekat kuat di Indonesia. Sebagai bangsa yang kuat di era modern ini haruslah mempunyai prinsip-prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter di sekolah diperlukan kompetensi guru yang mampu turut berkompetisi di era modernisasi ini. Di era modern saat ini penanaman dan pengembangan nilai-nilai karakter menemui hambatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu, hal tersebut turut dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di sekitar siswa maka dari itu kreativitas dan inovasi antara orang tua dan pendidik harus terus dikembangkan. Intensitas komunikasi antara siswa, orang tua, dan guru dilakukan dua arah dan memposisikan diri sebagai pendengar yang baik bagi siswa saat berada di rumah dan di sekolah.

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.

Rudjiono, Daniel; Rozikin, Khoirur; setiawan, nuris

Jurnal Elektronika dan Komputer 2021 STEKOM PRESS

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaruan dalam proses belajar mengajar, guru dituntut agar mampu menggunakan maupun membuat media pembelajaran yang lebih inovatif. SMP IT Cahaya Ummat Karangjati merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang dalam proses pembelajaran masih menggunakan metode konvensional. Hal ini menyebabakan siswa mengalami kebosanan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga perlu dibuatnya inovasi baru dalam hal media pembelajaran. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah sebuah media pembelajaran interaktif dengan metode Joyfull Learning. Metode Joyfull Learning adalah metode yang sangat baik di gunakan untuk melibatkan peserta didik dalam mempelajari materi yang telah disampaikan mengingat siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini dirancang untuk memberikan inovasi pembelajaran khususnya mata pelajaran Bahasa Inggris kelas VII semester 2 SMP IT Cahaya Ummat Karangjati. Selain itu, dengan adanya media pembelajaran interaktif diharapkan peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan motivasi belajar sehingga membuat hasil belajar meningkat.

Heri Sasono

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kompetensi sumber daya manusia (SDM) senantiasa harus ditingkatkan, guna menghadapi persaingan yang semakin ketat  di Era 4.0. Peningkatan komptensi dapat melalui hard skill maupun soft skill dan intergrasi di antara keduanya, hard skill dan soft skill. Pendidikan dan pelatihan (Diklat) pegawai PT. Bumida Kantor Pusat dan Kantor Cabang DKI Jakarta, baik pendidikan formal melalui peningkatan jenjang pendidikan ke Strata-1 atau Strata-2 dan non formal, berupa peningkatan kompetensi hard skill atau soft skill. Manfaat dari peningkatan kompetensi hard skill dan kompetensi soft skill sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, karena kedua hal ini adalah saling melengkapi dan menyatukan kompetensi hard skill dan soft skill untuk keberlangsungan (survive) perusahaan dan kesuksesan seorang pegawai menjadi seorang professionalisme.  

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Sulaiman Kurdi, Musyarrafah

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research explores the utilization of virtual reality (VR) in educational settings and examines current trends, future directions, benefits, and challenges associated with its implementation. The purpose of this library research is to provide an overview of the existing literature on VR and educational research, highlighting the potential of VR technology to enhance traditional teaching methods and improve student engagement, motivation, and learning outcomes. The method used for this research is a comprehensive review and analysis of relevant scholarly articles, books, and reports from academic databases and libraries. The results indicate that VR has been utilized in educational research to create immersive and interactive learning experiences, personalize instruction, bridge the gap between abstract concepts and concrete understanding, and foster critical thinking and problem-solving skills. VR also presents challenges such as cost, accessibility, curriculum integration, teacher training, technical limitations, health and safety concerns, privacy, and ethics. However, the research concludes that with careful planning, adequate resources, and proper support, VR has the potential to revolutionize education and prepare students for a technologically advanced future. Further research and innovation in areas such as immersion, AI integration, collaboration, assessment, accessibility, and ethics are recommended to fully leverage the benefits of VR in educational settings.

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Dominggus Umbu Dingu; Prihadi Kristiyan; Yublina Tefa

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Development to achieve educational goals certainly leads to instruments that are responsible for the implementation. The teacher is the instrument, which is required to bring out all the potential possessed, both knowledge and review of self-aspects as a reflection that should be imitated. Thus, it is absolutely necessary to have a complete personality professionalism and role model points that are certainly inherent in every teacher. Teachers are required to maintain stability in speaking and acting as a reaction to the practice of integrity values that do not know place, time and situation. The personality in question does not create a chasm to limit oneself in interacting with others, but how the whole existence can be a role model. School is a place of interaction in the daily life of a teacher, here the teacher does what is his responsibility and obligation in fostering students (towards the desired goal). The implementation pattern certainly requires good performance starting from personality, discipline and how a teacher can be relied on and become a role model for students. The moral integrity of students is the expectation of a teacher, of course. In relation to this review, a teacher, especially a PAK teacher, is required and of course has a very strategic and core role in the implementation of the process of forming moral integrity as a role model for students.

Mariana Rita; Marthen Mau

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang pentingnya peran guru pendidikan agama Kristen dalam mengatasi kenakalan peserta didik  di SMP Kristen Setia Bakti Empaong. Guru PAK adalah seorang yang berperan untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik, serta berperan  penting untuk mengatasi kenakalan peserta didik.

Dellis Dellis; Ina Martha

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Penelitian ini membahas tentang “Peran guru Pendidikan Agama Kristen dalam memotivasi Peserta Didik agar memiliki semangat belajar di SMA Negeri 2 Mandor. Penelitian ini dapat tersusun dengan baik karena peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data penelitian yaitu observasi, wawancara, dan dukumen dilapangan tentang realita yang terjadi di kalangan para peserta didik dan guru.

Revo Juhannda; Tri Lestari Hadiati; Suparno Suparno

Jurnal Media Administrasi 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Peran pemerintah dalam melaksanakan pelayanan seperti menyediakan pelayanan pendidikan, kesehatan, penerbitan surat izin, penerbitan E-KTP dan akta kelahiran pembangunan gedung, pembangunan jembatan, pengairan, dan sebagainya. Akibatnya, peran pemerintah memiliki peran krusial dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat sehingga ia berkewajiban menyelenggarakan pelayanan publik semaksimal mungkin. Peningkatan pelayanan publik berkaitan erat dengan konsep desentralisasi. Desentralisiasi melalui pembentukan otonomi daerah di Indonesia menjadi isu yang sangat menarik untuk dibahas, terutama mengenai peningkatan pelayanan publik mengingat desentralisasi memiliki tujuan mulia, yakni meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui perbaikan pelayanan publik. Terkait desentralisasi, Pemerintah Kota Semarang bersama perangkat daerahnya pun memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pemerintahannya sendiri secara luas dan bertanggung jawab dalam rangka menyejahterakan masyarakatnya melalui pelayanan publik. Penyelenggaraan pelayanan bidang administrasi di Kota Semarang salah satunya dimana Wali Kota Semarang melimpahkan kewenangan ini kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang dan salah satu pelayanan yang diselenggarakan adalah akta kelahiran. Akta kelahiran adalah bentuk identitas seseorang.

Nursalim Nursalim

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi Covid-19 menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia, akibat pengaruh globalisasi  yang  didukung  oleh  kemajuan  teknologi  informasi  dan  komunikasi. Mengglobalnya Covid-19 telah membawa dampak pada kehidupan masyarakat, dunia usaha swasta, dan pemerintahan. Dampak pandemi Covid-19, khususnya bagi Birokrasi Pemda berupa munculnya permasalahan adanya kelemahan pada aspek kelembagaan dan perilaku aparatur birokrasi. Namun di samping itu juga terdapat tantangan dan peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik dalam pembuatan kebijakan untuk mengatasi masalah yang muncul pasca pandemi. Dalam konteks tersebut, penanganan pandemi akan dapat diatasi dengan baik jika didukung oleh adanya good governance dan bikrokasi digital. Pendekatan reformasi kelembagaan dan perilaku birokrasi Pemda akan menjadi baik. Pendekatan reformasi kelembagaan Pemda baik perbaikan bentuk dan misi organisasi, regulasi (kebijakan), prosedur, metode, maupun mekanisme kerja pelayanan publik akan menjadikan birokrasi Pemda mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam mengatasi pandemi. Adapun   reformasi   melalui   perbaikan   perilaku   aparatur   birokrasi   (ASN)   baik   melalui pendidikan dan latihan, kebijakan renumerasi, pengembangan karier ataupun lainnya akan menjadikan birokrasi Pemda dapat menyelenggarakan pelayanan publik pasca pandemic Covid-19 dengan baik.