Publication Search

61,673 articles from 494 journals · 1,579 citations tracked

Showing 341-360 of 362

Analytics

Fenty Zahara Nasution; Nadia Syafira

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

One of the tests that measures intelligence is the IST Test with 9 sub tests, and one of the sub tests in it is the last sub test, namely ME (Merkaufgaben). This subtest measures memory. This memory is closely related to attention and the ability to remember. Memory can be said to be sharp or dull when viewed from the accuracy, thoroughness or outline, or shallowness of the memory content. Estimates, feelings, emotions, affection, hopes and desires; Also plays a role in memory function. In this research, the researcher took only one thing, namely memory ability, the sample was carried out on psychology students in semesters 4, 6, 8, totaling 98 students. Using descriptive research methods. The aim of this research is to see a picture of the memory level of Psychology students at the Main Potential University in the morning and evening students because memory is very important for their ongoing learning process. Recall or memory is a mental process that an individual has to code, store, maintain and remember information, knowledge or past experiences in the brain which can be recalled for use some time later. This research approach uses a 6 minute test, then scoring based on morning and evening groups and based on semester level. Tests are given based on each class, the morning class is carried out during the morning class at 09.00 and the evening class is carried out at 18.00. The results obtained were that the superior level of memory was found in semester 8 students at 17.3%, semester 6 at 11.2%, semester 4 at 7.14%. High average memory level at semester 8 at 13.26% and semester 6 at 9.1% and semester 4 at 13.26%. 7 is 7.14% Average memory level is located in semester 6 with 14, namely 14.26% and semester 4 with 10, namely 10.20% and semester 8, namely 3, is 3.06%. Low Average level of memory is located in semester 6, namely 7, namely 7.14% and semester 6. of 6, namely 1.12% and semester 8 of 1 with 1.02%. The highest level of superior memory based on morning and evening classes is in semester 8 of the evening class, 17.34%. These results are useful in the future and need to be improved in upgrading memory to be able to carry out daily learning activities.

Ernawati Hatuwe

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kecemasan adalah suatu perasaan takut akan terjadinya sesuatu yang disebabkan oleh antisipasi bahaya dan merupakan sinyal yang membantu individu untuk bersiap mengambil tindakan menghadapi ancaman. Pengaruh bencana yang terjadi dalam kehidupan dapat membawa dampak terhadap kesehatan fisik dan psikologis. Tujuan penelitian mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi di Desa Kamarian Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional Study, Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling Purposive Sampling yang berjumlah 43 responden, Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,003<005, tidak ada hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan pada masyarakat  pengungsian pasca gempa bumi dengan uji statistic p=0,020 <0,05, dan hubungan antara pengetahuan  dengan tingkat kecemasan pada masyarakat pengungsian pasca gempa bumi uji statistic p=0,865>0,05.

Robertus Surjoseto; Devy Sofyanty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penyakit kanker serviks merupakan penyakit kronis yang mempunyai dampak negatif terhadap fisik maupun psikologis. Dampak psikologis yang terjadi yaitu kecemasan dan depresi. Biasanya respon terhadap kenyataan, ancaman kehilangan dan kesakitan dalam bentuk manifestasi suasana cemas berkepanjangan yang menetap atau timbul sewaktu waktu, timbul pula gambaran diri yang buruk dan merasa kehilangan harapan. Kualitas hidup pasien kanker dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fisik, sosial dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kecemasan dan depresi terhadap kualitas hidup pasien kanker serviks di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah 58 orang pasien di Rumah Sakit dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta,  pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kecemasan dan depresi mempengaruhi kualitas hidup pasien kanker serviks. Dari hasil penelitian ini peneliti mencoba merancang intervensi konseling kelompok dan support group agar pasien memiliki sarana berbagi dan mendapatkan dukungan social

Mirdat Hitiyaut; Ernawati Hatuwe; Merci Grisen Latuihamallo

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

 Lansia merupakan istilah bagi individu yang telah memasuki periode dewasa akhir. Menua merupakan suatu proses alami yang dihadapi manusia, tahap yang paling krusial adalah terjadi penurunan fungsi atau perubahan pada aspek biologis, aspek psikologi, aspek sosial budaya dan aspek spiritual yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh terapi musik rohani Kristen terhadap tingkat kecemasan lansia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Dengan desain penelitian menggunakan Quasi Experiment dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest Nonequivalent Control Group. Tekhnik sampling total sampling didapatkan 30 responden penelitian. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dan sop musik. Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon didapatkan Pada Kelompok Kontrol didapatkan nilai p-value sebesar 0,115 atau p > 0,05 menunjukan bahwa tidak ada perbedaan antara tingkat kecemasan pada Pre Test dan Post Test Pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value sebesar 0,001 atau p-value 0,005 ini menunjukan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan. Hasil penelitian dengan uji Mann Whitney nilai rata-rata didapatkan p = 0,000 atau p < 0,05 menunjukan ada pengaruh. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh terapi musik rohani kristen terhadap penurunan tingkat kecemasan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Provinsi Maluku.

Sari, Novita Wulan; Anggarawati, Tuti

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Peningkatan usia harapan hidup pada lansia mengindikasikan terjadinya masalah berbagai kesehatan, diantaranya masalah biologis, psikologis dan sosial. Kondisi tersebut menyebabkan seorang lansia lebih rentan untuk mengalami berbagai masalah kesehatan termasuk gangguan tidur . Gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lansia adalah  insomnia. Salah satu tindakan komplementer yang dapat dilakukan perawat untuk menangani insomnia adalah dengan terapi musik gamelan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh terapi musik gamelan terhadap derajat insomnia pada lansia. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 lansia yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dibagi ke kelompok intervensi (n=12) dan kontrol (n=12). Bentuk intervensi berupa pemberian terapi musik gamelan sebanyak 8 kali selama 2 bulan. Instrumen yang digunakan adalah KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologi Jakarta-Insomnia Rating Scale). Data dianalisa dengan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil pengukuran derajat insomnia pada kelompok intervensi memiliki mean pre test 20 (derajat ringan) dan post test 18 (tidak ada keluhan insomnia). Hasil analisis dengan uji independent t pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p=0,002 yang artinya ada perbedaan signifikan antara pre dan post test (p<?, ?=0,05). Hasil yang berbeda diperoleh pada kelompok kontrol yaitu nilai mean pre test 22 (insomnia ringan) dan post test 22 (insomnia ringan,) nilai p=0,310 yang artinya tidak ada perbedaan signifikan antara derajat insomniai pre dan post test (p> ?, ?=0,05). Hasil penelitian membuktikan terapi musik gamelan berpengaruh terhadap penurunan derajat insomnia pada lansia. Saran : terapi musik gamelan digunakan sebagai intervensi keperawatan pada lansia yang mengalami insomnia.

Nurasia Natsir; Yuliyanah Sain; Aliah, Nuraziza

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

In human development, it is often characterized as a developmental milestone where new behaviors emerge and are increasingly complex as the stages of development appear in this modern era. Development does notoccur at a constant pace. A relatively fast growth (spurt) can be interspersed with slow growth (plateau).Some scholars use such uneven patterns of growth and change as evidence of qualitatively different periods of development. From the results of the study found 3 factors that have the potential to affect the development of each child's reasoning,namely; Hereditary factors (heredity), environmental factors, heredity and environmental factors that interact to form behavior. The characteristics inherited by each child have a sensitive period, namely when children are active and motivated learners and when children construct their knowledge based on experience. In implanting physical and cognitive devices there is thought and language becoming increasingly interdependent; As thought and language begin to fuse, children often talk to themselves which is known as self-talk. Self-talk has an important function in cognitive development: By talking to themselves, children learn to guide and direct their own behavior in the process of performing difficult tasks and performing complex maneuvers_just as adults guide them.

Ahmad Hafidz; Djoko Darmawan; Wawan Destiawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Bencana alam merupakan peristiwa yang tidak bisa diprediksi kapan dan dimana terjadinya yang disebabkan oleh alam, yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lingkungan, kerugian harta benda, memakan korban jiwa dan bisa berdampak pada psikologis seseorang salah satunya yaitu bencana gempa bumi. Pusat Studi Gempa Bumi yang dimana bangunan tersebut bersifat edukasi dan pariwisata yang memberikan wawasan ilmu pengetahuan mengenai gempa bumi. Desain ini bertujuan sebagai bangunan yang mewadahi kegiatan pendidikan yang berhubungan dengan gempa bumi dan juga kebencanaan yang berada di Lombok, sekaligus menjadikan Pusat Studi yang berada di Nusa Tenggara Barat dan memiliki fungsi sebagai tempat pembelajaran mengenai gempa bumi dan juga kebencanaan, dari sudut pandang bisnis penampilan harus menarik dengan menawarkan kenyamanan pada masing-masing fasilitas yang ada. Penggunaan konsep Arsitektur Post-Modern pada desain menjadikan desain lebih menarik dan tidak monoton karena berbentuk tidak simetris yang mengambil dari bentuk dasar ombak dan mengambil dasar fasad dari kearifan lokal setempat yang menjadikan bagian fasad pada desain ini memiliki fasad yang lebih menarik karena unsur kebudayaan lokal setempat yang diaplikasikan pada desain Pusat Studi Gempa Bumi di Lombok. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Budi NU, Santoso; Rahmat, Doris

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bentuk kekerasan fisik yang dilakukan oleh pasangan (suami) berisiko mengakibatkan efek psikologis bagi korban (istri/perempuan), diantaranya, mengalami peningkatan depresi, rendah diri, dan tekanan psikologis. Tingkat keparahan kekerasan fisik ini juga dapat memprediksi tingkat depresi pada korban. Rata- rata gangguan stres pasca trauma pada perempuan yang mengalami siksaan secara fisik cukup tinggi menyatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga yang dikaitkan dengan kuantitas kejadianya, kualitas peristiwa dan perilaku negatif anggota keluarga dapat menjerumuskan kepada kehancuran dan perceraian keluarga. Efek kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menimpa perempuan yang menjadi korban. Kekerasan tersebut juga berakibat buruk pada anak, yaitu mengganggu perkembangan Anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, mengalami masalah psikologis, emosional, perilaku, masalah sosial dan akademik. Kekerasan sering kali terjadi pada perempuan disebabkan adanya pandangan masyarakat Kata kunci:Perlindungan, Kdrt

Riffa Ismanti; Fifi Musfirowati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Air Susu Ibu (ASI) merupakan suatu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologis, sosial maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormone, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang dari nervus ke 5-6 scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehinnga oksitosin keluar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI Pada Ibu Post Partum. Metode yang digunakan adalah Literature review menggunakan jurnal intervensi untuk mengatasi masalah pijat oksitosin dengan permasalahan terhadap produksi ASI yang dapat diakses full text. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2012-2021. Berdasarkan telaah literature pada 5 jurnal didapatkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat diberikan kepada ibu post partum dengan cara dipijat punggung ibu selama 10-15 menit dapat diberikan 2 sesi yaitu pagi dan sore. Hasil telaah literature review ini menunjukkan bahwa terapi pijat oksitosin dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu post partum.  

Haryati Sahrir; A Yantimala; Baktiar Baktiar; Rosna Idi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pregnancy is a physiological and normal process, not only related to biological aspects but also related to a woman's psychological, emotional and spiritual aspects in life. A woman has a duty to fulfill the role of a mother during her pregnancy. This service activity is carried out with the aim of providing information about pregnancy, various psychological changes during pregnancy and how to make psychological adaptations during pregnancy in achieving the role of mother at the Jumpandang Baru Community Health Center. The number of participants in this service activity was 20 people which was carried out on November 21 2020 at the Tallo District Office using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during pregnancy.

Jawandi, Ahmad -; Putro, Eko Adi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Diera digital ini sangat mempengaruhi komunikasi anak dan orang tua, seseorang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat terasa jauh karena adanya media sosial. Banyak sekali kesalahan komunikasi yang dilakukan orang tua terhadap anak-anaknya di rumah. Orang tua yang kurang bisa berkomunikasi dengan anaknya akan menimbulkan kerenggangan atau konflik hubungan, sebaliknya orang tua yang dapat menerima dan berkomunikasi secara efektif sebagaimana adanya akan membuat anak cenderung dapat tumbuh, berkembang, membuat perubahan-perubahan yang membangun, belajar memecahkan masalah-masalah, secara psikologis semakin sehat, semakin produktif, kreatif dan mampu mengaktualisasikan potensi sepenuhnya. Karena itu, orang tua perlu menumbuhkan sikap yang tepat dan mempelajari keterampilan komunikasi yang efektif untuk menguatkan hubungan antara orang tua dan anak. Orang tua harus mengambil inisiatif dengan mengikuti beberapa cara untuk membangun komunikasi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan behavior teknik modeling. Sasaran pengabdian adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wonosegoro. Tujuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan metode pelatihan dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital melalui teknik modeling. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah modeling sebagai pendekatan membangun komunikasi interpersonal yang efektif dalam keluarga. Dalam metode modeling ini menggunakan beberapa teknik khusus yaitu teknik Symbolic Model, Live Model dan Behavior Rehearsal.. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini, dilaksanakan dengan seminar dan pelatihan melalui ceramah, diskusi dan ramu pendapat (brain storming), tanya jawab, serta praktik secara langsung. Pelaksanaan pelatihan teknik modeling sebagai upaya dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif orang tua dengan anak diera digital dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan.  Hasil yang diharapkan dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah terwujud pemahaman orang tua tentang pentingnya membangun komunikasi interpersonal yang efektif antara orang tua dengan anak diera digital yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui teknik modeling. Kata Kunci : Teknik Modeling, Komunikasi Interpersonal

Haryati Sahrir; Karnely Karnely; Ni Luh Gede Sri Wahyudiantri; Nurmala Kamal

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2020 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The World Health Organization (WHO) recommendation that mothers breastfeed for a minimum of 6 months has not been achieved, this is because the psychological condition of mothers after giving birth often experiences disturbances, which will affect breast milk production. This problem can occur due to the transition period to becoming a parent, the anxiety felt during post partum can be one of the factors influencing breast milk production. The aim of this service is to This service activity is carried out with the aim of providing information about psychological adaptation in breastfeeding mothers and how to carry out this psychological adaptation to achieve optimization of the role as a mother at the Jongaya Community Health Center. The number of participants in this service activity was 15 people which was held on July 28 2023 at the Jongaya Community Health Center using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during breastfeeding.  

Asni Ayuba; Haslinda Damansya; Sintia K. Polapa; Sasmita Lauma

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2020 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Lansia mengalami permasalahan terkait aspek penurunan fungsi fisik, biologis,psikologis, Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh aspek kehidupan termasuk kesehatannya. Salah satu dukungan yang dapat meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi adalah dukungan sosial keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Desain penelitian Survey Analitik pendekatan Cross Sectional. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan Total Sampling sehingga didapatkan 58 Responden Instrumen yang digunakan adalah lembar Observasi dan Kuesioner. Hasil yang diperoleh menggunakan uji square didapatkan nilai p value 0,001 yang berarti terdapat Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Hipertensi Bagi masyarakat terutama keluarga yang hidup dengan lansia agar dapat memperhatikan lansia dan berupaya untuk konsultasi masalah  kesehatan yang terjadi pada lansia kepada petugas kesehatan agar dapat ditangani dengan tepat.

Rama Noval Pratama; Anwar Effendi; Djoko Darmawan

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Rumah sakit jiwa adalah rumah sakit yang khusus untuk perawatan gangguan mental serius. Rumah sakit jiwa sangat bervariasi dalam tujuan dan metode penyembuhan maupun perawatan. Rumah sakit jiwa kebanyakan menangani penderita kejiwaan mulai dari yang berisiko ringan sehingga hanya memerlukan jangka pendek adapula yang jangka panjang adalah penderita yang mengalamai risiko kejiwaan yang berat sampai rawat inap. Para pasien rumah sakit jiwa biasanya dikhususkan dalam segi perawatannya sebagai akibat dari gangguan psikologis, memerlukan bantuan rutin, perawatan khusus dan lingkungan yang terkendali serta memerlukan perawatan rehabilitasi. Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang belum memiliki Rumah Sakit Jiwa, dengan populasi sekitar 11,83 juta jiwa di Banten dan 7,1% populasi masyarakat di Provinsi Banten mengalami gangguan mental emosional dan gangguan jiwa berat. Penekanan konsep yang akan diterapkan pada Rumah Sakit Jiwa adalah Arsitektur Modern dan Healing Environmet sehingga bentuk yang ditampilkan menjadi lebih nyaman bagi pasien gangguan kejiwaan. Selain itu, modern mampu membawa membawa pesan secara tersirat untuk memberikan ke-khasan suatu bangunan dalam hal citra bangunan dan juga Healing Environment juga dapat memberi kesan pasien nyaman dan dapat merasakan kenyaman dalam penyajian suatu tatanan taman yang dapat memberikan unsur percepatan penyembuhan pasien.

Hartini, Sri; Sri Suryanti, Hera Heru

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa percaya diri para remaja putri di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Barat Surakarta. Rasa Percaya Diri diawali dengan adanya konsep diri dan akan mempengaruhi rasa harga diri seseorang. Kosep Diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Persepsi tentang diri ini dapat bersifat social, psikologis dan fisis. Selanjutnya Rasa Percaya Diri adalah kepercayaan  terhadap kemampuan diri sendiri. Sedangkan Rasa Hatga Diri adalah rasa seberapa berharga diri sendiri dalam lingkungannya. Untuk itulah sangat penting membangun Rasa Percaya Diri di kalangan remaja putri Panti Aauhan Aisyiah yang secara social-ekonomi sangat bergantung kepada kedermawanan sesama manusia, agar perkembangan mereka dapat optimal dan terbebas dari rasa rendah diri (minder). Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan ,Konseling Kelompok, Simulasi dan Pendampingan. Dari kegiatan tersebut dapat diperoleh informasi adanya keberanian mengemukakan pendapat tentang pemilihan studi lanjut dan kekhawatiran tentang pembeayaannya. Selanjutnya kekhawatiran tersebut dapat dihilangkan oleh para remaja putri setelah diberikan informasi adanya berbagai jenis beasiswa yang disediakan oleh universitas Slamet Riyadi dan pentingnya pe.ngembangan diri untuk menggapai cita-cita.

Margiyati Margiyati; Novita Wulan Sari; Lusi Arifirohwati; Robin Herlex Pattola; Ruwita Dwiyanti +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa remaja merupakan masa yang rawan dan kritis karena perkembangan emosi dan perilaku yang masih belum stabil. Banyak perilaku sehat serta perilaku tidak sehat berkembang selama masa remaja. Data menunjukkan berbagai ragam perilaku yang bersifat larangan banyak dilakukan oleh remaja seperti perilaku merokok, mengkonsumsi alkohol, seks bebas, pola makan tidak sehat dan kurang berolahraga. Meningkatnya perilaku hidup tidak sehat dan kenakalan remaja  ini juga didapatkan di SMP Islam Nurul Huda. Data hasil pengkajian menunjukkan 25% siswa laki-laki merokok di luar lingkungan sekolah, 2% siswa pernah melakukan hubungan seks di luar nikah saat berpacaran, 10% sering membolos sekolah, 35% sering makan makanan tidak sehat. Kepala sekolah menyampaikan Trias UKS belum optimal dijalankan sehingga edukasi baik tentang kesehatan fisik ataupun psikologis remaja kurang terfasilitasi. Lokasi sekolah tampak kotor, sampah dibuang sembarangan, dan kamar mandi tidak bersih. Kehidupan di sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS dan berpotensi sebagai agent of change untuk mempromosikan PHBS khususnya baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Perilaku ini perlu diedukasikan dengan strategi yang tepat pada remaja salah satunya melalui teman sebaya yang telah dilatih menjadi konselor. Kelompok konselor sebaya menjadi salah satu strategi baru untuk mengedukasi remaja karena periode remaja merupakan periode yang sangat dekat dengan peer group, membutuhkan pengakuan dari kelompok atau teman sebaya dan membutuhkan identitas baru yang bisa meningkatkan harga dirinya sehingga menjadi suatu pilihan yang tepat dalam upaya membentengi remaja dari pengaruh negative lingkungan dan membentuk perilaku hidup sehat pada remaja. Analisis fenomena tersebut menjadi latar belakang tim pengabdian masyarakat Akper Kesdam IV/Diponegoro bekerjasama dengan Puskesmas Rowosari untuk melaksanakan kegiatan   bertema,   “Pelatihan   Konselor   Sebaya   sebagai   Upaya   Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Remaja di SMP Islam Nurul Huda”. Hasil yang didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan terkait PHBS pada remaja, serta terbentuk kader kesehatan remaja yang berfungsi sebagai konselor sebaya du SMP Islam Nurul Huda.    

Tuti Anggarawati; Nanang; Enggar Dwi Prasetyo; Alfia Tyas Mahestye; Bynar Fredy Anggara +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja adalah masa transisi usia dimana seseorang belum dikatakan dewasa namun bukan lagi seorang anak. Remaja  akan fase pencarian identitas diri, gejolak hormon, dan tekanan yang besar dari sekolah serta lingkungan sekitarnya. Proses pematangan fisik  yang terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan (psikososial)  menyebabkan   remaja harus menghadapi perubagan fisik, kognitif dan emosional yang dapat menimbulkan kondisi stres dan memicu perilaku unik pada remaja. Perilaku –perilaku yang dimunculkan oleh remaja untuk menghadapi kondisi stres seperti  cemas,  depresi, merokok,  menjadi anak  jalanan,  adiksi game, kekerasan, penyalahgunaan obat, sampai bunuh diri. Bunuh diri merupakan kematian no.2 terbanyak di dunia pada usia 15 – 29 tahun (WHO, Preventing Suicide, 2014), 350 juta orang di dunia diestimasikan mengalami  depresi,  dan  depresi  merupakan  penyebab  disabilitas  utama  di dunia. (WHO, Depression, 2012). Gangguan mental emosional: gejala depresi dan anxietas pada usia ? 15 tahun sebesar 6% atau sebesar > 14 juta jiwa Gangguan jiwa berat (Psikosis): gejala psikosis sebesar 1,7/1000 atau sebesar > 400.000 jiwa.   Salah satu penyebab dari timbulnya gangguan mental emosional sampai akhirnya mengalami psikotik adalah karena remaja tidak mampu dalam beradaptasi pada masa transisi atau dalam menghadapi perubahan kehidupannya. Secara alamiah sebenarnya apabila tubuh baik fisiologis maupun psikologis  terpapar  oleh  suatu  stressor  atau  tekanan  atau  keadaan  yang tidakpasti tubuh akan melakukan suatu mekanisme untuk mempertahankan kondisi tubuhnya seperti semula. Bentuk dari pertahanan diri seseorang berbeda sesuai dengan mekanisme psikis yang diperlukan untuk beradaptasi dengan relitas eksternal.Defence  mekanisme  yang  positif  /konstruktif  akan  membangun  jiwa remaja menjadi pribadi yang handal dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang dapat dibanggakan untuk keluarga, masyarakat dan negara. Kesehatan jiwa remaja merupakan hal  penting dalam menentukan kualitas bangsa. Remaja yang tumbuh dalam lingkungan kondusif dan mendukung merupakan sumber daya manusia yang dapat menjadi aset bangsa tidak ternilai.          

Kristine Dareda; Irma Yahya; Hermin B. Korah

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2019 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efektifitas Inovasi metode edukasi  Remaja  dalam upaya preventif  Penyakit Menular Seksual ( PMS ) /Infeksi Menular Seksual (IMS) di SMK V Manado. Desain penelitian yaitu two group pretest posttest. Sampel diambil sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengumpulan data mengunakan tehnik wawancara dan observasi dan mengisi  kuesioner. Selanjutnya data yang terkumpul diolah menggunakan program komputer SPSS untuk dianalisa menggunakan uji T-Berpasangan. Hasil penelitian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi secara langsung yaitu 1.25 dan nilai mean sesudah yaitu 1.60 dengan nilai p=0.00, kemudian diketahui nilai mean sebelum diberikan edukasi menggunakan whatsapp yaitu 1.15 dan nilai mean sesudah yaitu 1.65 dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah metode yang paling efektif pada peningkatan pengetahuan siswa SMK Negeri V Manado adalah metode edukasi menggunakan media internet (whatsapp).

Nanang Khosim; Tuti Anggarawati; Edo Japung; Hajar Fikri; Kistia Rita +2 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Gangguan jiwa merupakan suatu kondisi ketidakwajaran seseorang dalam bertingkah laku,  yang dapat terjadi karena menurunnya fungsi  kejiwaan  yang menyebabkan penyimpangan perilaku akibat distorsi emosi. Salah satu bentuk gangguan jiwa dapat berupa depresi. Depresi merupakan suatu gangguan alam perasaan (mood)    yang dapat ditandai dengan tidak adanya harapan, patah hati, perasaan tidak berdaya, ketidakmampuan dalam     mengambil kepututusan atau untuk     memulai suatu kegiatan, tidak mampu berkonsentrasi, semangat hidup memudar, tegang, dan selalau ingin bunuh diri. Depresi dapat terjadi akibat dari ketidakmampuan psikologis untuk beradaptasi dengan kondisi tertentu,  seperti lingkungan yang baru. Mahasiswa baru di Akper Kesdam IV/Diponegoro, dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru, sehingga dapat digolongkan ke dalam seseorang dengan risiko terjadinya depresi. Dalam deteksi dini kesehatan jiwa mahasiswa baru Akper Kesdam IV/Diponegoro ini diperoleh hasil bahwa sebagian besar mahasiswa dalam kondisi wajar sesuai dengan Skala Depresi Beck, dan hanya sebesar 3,84% mahasiswa berada dalam batas klinis depresi. Dapat disarankan bagi mahasiswa yang berada dalam batas klini sdepresi untuk diberikan terapi atau bimbingan konseling kejiwaan. Agar tidak mengarah ke depresi yang lebih berat.    

Yuni Astuti; Erni Suprapti; Apriliya Dwi S; Badriyatul Khasanah; Dina Farkhana +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2019 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Anak remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Perkembangan yang mencolok pada masa remaja usia 10 sampai 19 tahun adalah terjadinya kematangan identitas seksual dan perkembangan organ reproduksi untuk memasuki masa dewasa (Supartini, 2012). Perubahan terpenting yang terjadi pada remaja perempuan adalah haid pertama kali (menarche). Menarche dianggap  sebagai tanda kedewasaan  pada remaja perempuan di beberapa daerah, sehingga mereka dianggap sudah mampu melakukan tugas sebagai seorang wanita. Santrock (2010), menyimpulkan bahwa anak perempuan yang mengalami menarche akan mengalami kondisi psikologis seperti cemas, stres, takut dan beresiko mengalami depresi karena terjadi perubahan fisik setelah menarche. Salah satu cara menghadapi hal tersebut dengan meningkatkan pengetahuan anak melalui pendidikan kesehatan di sekolahan mengenai menarche. Sekolah merupakan tempat yang paling tepat untuk melakukan pendidikan kesehatan karena sekolah merupakan lingkungan terdekat anak setelah lingkungan keluarganya. Sekolah dapat menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan kesehatan pada anak usia sekolah