Publication Search

69,815 articles from 602 journals · 1,699 citations tracked

Showing 341-360 of 362

Analytics

Regina Yulianti Sabtina; Zahra Kartika Fauziyah

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This article aims to implement a culture of literacy to children starting from an early age. This is due to the rise of the digital era which makes people, especially children, choose to spend more time playing gadgets. Therefore, at this time there is a lot of degradation of insight and knowledge due to lack of motivation to familiarize themselves with reading literacy. If a culture of literacy is not applied from an early age, this will cause the possibility of interest in reading and writing for the next generation to be minimal or reduced. Therefore, an understanding of literacy culture from an early age needs to be instilled because at that age, the age of the child is stepping on the "golden age" or golden period, which ranges from when the child is 1 to 6.5 years old. At that time, children experience the development of growth and grow rapidly, so that to apply the culture of literacy methods, interest in reading or writing is easy to apply and easier to get used to.

Ma’rifatul Aeni; Ike Desi Florina; Inas Sany Muyassaroh

Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The Internet, as a digital medium, has brought about various conveniences over time. Social media platforms like Facebook and Twitter are commonly utilized for information seeking and sharing. Among the information disseminated on social media is the increasingly prevalent Covid-19 information from 2019 to 2021. Irresponsible individuals spread hoax information, leading audiences to trust such misinformation. Therefore, Communication Science students, who will enter the media realm, require proficient media literacy skills. This research employs descriptive methods to comprehend occurring phenomena, utilizing purposive sampling for informant selection. The study includes 184 respondents from the 2016-2019 student cohorts. Descriptive qualitative analysis, complemented by scale range conversion, is used to transform qualitative data into quantitative format. The research aims to assess Communication Science students' media literacy skills through the Individual Competence Framework, comprising technical skills, critical understanding, and communicative abilities. Findings indicate students' proficient use of computers and the Internet. While they comprehend social media content and functions well, improvements are needed in behavior and regulation. Additionally, enhancing communication and relationship-building skills on social networking sites, as well as community participation and content production through these platforms, is imperative, suggesting the necessity for further development.

Patmawati Patmawati; Ririza Maulina; Riska Aktaviana; Sandika Wena; Febrina Dafit

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi yang dilakukan di empat sekolah dasar di Riau. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait program literasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi di keempat sekolah tersebut memberikan dampak positif pada perkembangan literasi siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam mengembangkan keterampilan membaca, menulis, dan berbicara siswa. Mereka menggunakan metode pengajaran yang beragam, termasuk pembacaan bersama, diskusi kelompok, dan proyek kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa. Dalam hal literasi digital, sekolah-sekolah memanfaatkan teknologi dengan bijak sebagai alat pembelajaran. Siswa diberi kesempatan untuk menggunakan perangkat digital dan akses ke sumber daya online yang relevan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman mereka.Dalam rangkaian kegiatan literasi yang dilakukan, siswa juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri. Mereka diajak untuk berpikir secara mendalam tentang isi bacaan, mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan menghasilkan karya-karya kreatif.Kesimpulannya, program literasi di keempat SD yang diteliti berhasil memberikan manfaat kepada siswa dalam berbagai aspek literasi, seperti literasi baca-tulis, numerasi, sains, digital, budaya-kewargaan dan finansial. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah membantu meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa dalam bidang-bidang tersebut. Kolaborasi antara guru, siswa, orang tua, dan pihak terkait lainnya merupakan faktor penting dalam keberhasilan program literasi.  

Fatmawati Fatmawati; Hilda Andini Mandasari; Junia Amalia; Syarah Rama Syahfitri; Febrina Dafit

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Gerakan Literasi sekolah (GLS) yang sedang dijalankan oleh pemerintah dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan minat baca dan membiasakan siswa untuk membaca buku walau hanya selembar. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) memperkuat gerakan penumbuhan budi pekerti sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi program-program literasi di beberapa SD yang berada di kota Pekanbaru dan kabupaten Kampar. Adapun SD yang dijadikan sebagai objek penelitian yaitu SDN 42 Pekanbaru, SDN 21 Pekanbaru, sdn 024 Tarai Bangun, dan SDN 017 Pandau Jaya yang meliputi beberapa literasi seperti literasi baca-tulis, literasi sains, numerasi, literasi finansial, literasi digital, dan literasi budaya-kewargaan. Metode yang digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini berguna untuk menambah wawasan mengenai keberhasilan pelaksanaan program literasi, tantangan yang dihadapi maupun saran demi pelaksanaan yang baik.

Mutia Amanda; Vina Yunita; Violandari Violandari; Yulianti Yulianti; Febrina Dafit

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyse the implementation of literacy programs in three primary schools, namely SDN 8 Bandar Laksamana, SDN 14 Teluk Mesjid and SDN 92 Pekanbaru. The research method used was observation and document analysis of literacy activities conducted by these schools. The results show that the three schools have implemented various types of literacy, such as literacy in reading and writing, digital literacy, science literacy, financial literacy, numeracy literacy and cultural-civic literacy. Through habituation, development and learning, students are given the opportunity to develop literacy skills holistically. Keywords relevant to this study are literacy, literacy program, primary school, observation, document analysis. This study shows that the successful implementation of literacy programs is supported by the commitment and efforts of schools in providing varied literacy experiences and actively involving students. The literacy programs help students improve their skills in reading, writing, using digital technology, understanding science, managing finances, understanding mathematics, and appreciating culture and citizenship. The findings provide important insights for educators and policy makers in improving the quality of basic education and students' literacy development.

Julianto Julianto

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bitcoin and Altcoin are digital currencies (cryptocurrencies) that use blockchain technology, a technology that can monitor, supervise, record, and record every transaction that occurs in digital currency. Bitcoin is decentralized, meaning it is spread everywhere, not centralized and cannot be regulated by authorities or other institutions. In making transactions, it is very necessary to recognize digital currencies such as identity, core business, projects being developed, volume of demand and supply, and other indicators. The need to find out information about coins/crypto tokens before trading, is a very helpful thing for traders because of concerns about coins/tokens that are indicated as scam or rugpull. Coinmarketcap.com and coingecko are data provider sites related to bitcoin and altcoins around the world, which can help find and analyze related information about tokens/cryptocoins to be traded, but do not guarantee accuracy, but can minimize the occurrence of greater losses. Digital currencies provide business opportunities and loopholes to be able to generate profit from every coin/token traded, but on the other hand these assets are risky for traders and investors due to their high volatility which makes market price movements difficult to predict (unpredictable). To be able to overcome this problem it is necessary to manage finances by taking 10% for trading from the main salary earned, dividing which assets are needed for trading and which are for daily / other living needs and self-control well, when is it time to trade, rest, and when to pause. That way it can save other assets when the other asset is experiencing a decline, so it doesn't disturb the main asset.

Rekno Sulandjari; Retno Djohar Juliani; Agustien Zulaidah; Fitri Darayani

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2023 Universitas 17 Agustus 1945

The era of media convergence makes life easier with the adoption of knowledge through online media. In addition to obtaining various information, online media also has a significant contribution in changing the behavior of its users in responding to a phenomenon in everyday life. Especially women whose roles in this era of media convergence are increasingly complex. He not only acts as the head of the household, but sometimes his role is also as the head of the family to make a basic living or just as a breadwinner to support household life. In addition, responding to the phenomenon of domestic violence that is often found in the news, makes women try to also contribute to maintaining the integrity of their household by minimizing this phenomenon in their family. Various efforts have been made, one of which is to increase understanding of domestic violence itself. Through digital literacy, it is hoped that apart from having their own understanding of domestic violence, they can also share this information with their own environment and family. So you can anticipate it if it hasn't happened yet, and minimize it if it does happen without realizing it.The phenomenon of women in the category of always doing digital literacy in using online media is 66.93%. This is almost entirely dominated by women empowerment activists in RW XIII Pucang Gading Housing. Where besides having activities outside the home as an employee, educator, NGO member, businessman, doctor and so on, they are also very responsive to the importance of gender equality in running a household life. While the results of research to adopt knowledge and understanding of digital literacy regarding steps that can be anticipated to minimize the phenomenon of domestic violence obtained results of 61.66%. One of them is that women must also be economically independent and have positive activities in order to increase welfare for the family. Thus, respect arises from the partner to put more effort into efforts to achieve in activities to seek economic sufficiency for the needs of the family which is increasing from time to time. In this study, the final results showed that there was a positive relationship between online digital media literacy and the phenomenon of domestic violence by 58.12% of respondents who had high digital literacy in online media also had a household life that was quite harmonious, far from the various categories that caused the phenomenon of domestic violence.    

Acep Supriatna; Aida Zahra; Amelia Putri Meilani; Khusaeni, Moch Fahri; Rahma Jamilah +2 more

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pertumbuhan teknologi dan digitalisasi telah membawa dampak signifikan pada kegiatan ekonomi, terutama dengan meningkatnya popularitas ononlinm sebagai bentuk jual beli online. E-commerce memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen, tetapi dapat menyebabkan sifat konsumtif yang berlebihan, khususnya pada siswa. Sifat konsumtif ini dapat memicu gaya hidup hedonisme dan buruknya manajemen keuangan pada siswa. Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk mengajarkan siswa tentang pentingnya memprioritaskan kebutuhan dan pengelolaan keuangan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami pemahaman siswa tentang e-commerce dan literasi keuangan serta kaitannya dengan sikap konsumtif siswa dan minat wirausaha siswa dalam menggunakan e-commerce. Kuesioner disebarkan melalui Google Form kepada siswa SMA/SMK sederajat. Pertanyaan dalam kuesioner mencakup pengetahuan penggunaan e-commerce, tingkat literasi keuangan siswa, sikap konsumtif dan pengaturan keuangan, serta minat wirausaha dalam menggunakan e-commerce. Penelitian ini menunjukkan bahwa e-commerce banyak digunakan oleh siswa SMA/SMK sederajat dalam kegiatan konsumsi, terutama melalui platform Shopee. Namun, penggunaan e-commerce tidak berpengaruh pada sikap konsumtif siswa karena mereka lebih membeli barang sesuai kebutuhan. Akan tetapi, penggunaan e-commerce berpengaruh pada minat berwirausaha siswa karena mudah diakses dan efektif. Tingkat literasi keuangan siswa berada pada kategori sedang dan siswa memiliki pemahaman dalam mengelola dan mengatur keuangannya dengan baik, sehingga cenderung tidak bertindak konsumtif dalam aktivitas konsumsinya. Literasi keuangan siswa yang baik juga menumbuhkan minat wirausaha.

Sukardi Sukardi; Siti Aminah; Ika Oktiviana Dewi

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kompetensi guru, literasi digital dan ketersediaan fasilitas teknologi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman. Populasi yang diambil adalah Guru SD di Koordinator Bidang Pendidikan Kabupaten Kandeman sebanyak 217 orang, dengan purposive sampling diperoleh sampel penelitian sebanyak 69 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier menyatakan bahwa kompetensi guru, literasi digital, dan sarana teknologi berpengaruh positif terhadap peningkatan pembelajaran. Nilai koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,819 yang berarti 81,9% kualitas pembelajaran dapat dijelaskan oleh kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Sedangkan sisanya 100% - 81,9% = 18,1% dijelaskan oleh alasan lain di luar variabel kompetensi pendidik, literasi digital dan sarana teknologi. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji statistik t menunjukkan (1) Kompetensi pendidik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (2) literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran, (3) sarana teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pembelajaran. pengaruh positif dan signifikan kualitas pembelajaran di sekolah dasar bagi guru sekolah dasar di Koordinator Bidang Pendidikan Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang.

Muh. Faisal Oksa. R; Munawarah; Risnawati

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Perkembangan Industri Kecil Menengah (IKM) merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap dinamika perubahan serta memerlukan pendampingan dan proses pendidikan yang tepat untuk dapat bertahan dan berkembang. Pelaksanaan magang dengan progran kerja pendampingan IKM  dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya litersi digital saat ini untuk dapat mengembangakan usaha untuk tujuan jangka Panjang dan tentunya jangkauan market yang lebih luas. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini  memberikan pelatihan bagaimana melakukan pemasaran produk usaha dengan berbasis literasi digital diharapkan IKM mampu mengembangkan area pemasarannya sehingga dapat menghidupkan kembali bisnisnya secara bertahap. Tujuan kegiatan pendampingan IKM  ini adalah untuk mengetahui bagaimana IKM mampu memasarkan produknya secara luas lewat digital. Hasil kegiatan dari pelaksanaan pendampingan IKM  ini sangat bermanfaat, sebab memunculkan motivasi untuk meningkatkan pengembangan usaha yang semakin baik. Pelaku IKM menyadari peran penting komunikasi pemasaran melalui media sosial, yang saat ini dapat menjangkau pelanggan dengan lebih cepat. Peningkatan produksi dan perluasan pemasaran secara perlahan juga dapat ditingkatkan.

Tasya Twinca Putri; Nida Handayani; Abdul Rahman; Dini Gandini Purbaningrum

Jurnal Akuntan Publik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The purpose of this study is to find out how the effectiveness of the E-Library of Angkasa Pura II (Elora) in increasing digital literacy at PT Angkasa Pura II (Persero). This type of research uses qualitative methods with descriptive research types. Data collection techniques using the method of observation, interviews, and documentation. The research results were carried out from the theory of program effectiveness according to Budiani (2007:53) with 4 (four) indicators. First, namely the accuracy of the program's targets is appropriate, seen from the exact program targets, which PT Angkasa Pura II is aimed at all employees who intend to increase their knowledge. Second, the socialization of the program cannot be said to be effective as seen from the fact that there are still many employees of PT Angkasa Pura II who have not used the Elora application because the socialization does not vary only through WhatsApp groups and corporate email. Third, the program objectives are appropriate, seen from the Elora application, it really helps employees in terms of increasing digital knowledge and literacy. Fourth, program monitoring has been carried out by the organizing team through monitoring and evaluation. In addition, program monitoring can also be seen at the Management Review Meeting every month, but there is still no follow-up to make improvements as a result of the evaluation carried out.

Ai Teti Wahyuni; Irpan Ilmi; Dasep Supriatna Ubaidillah; Lia Hanafiah; Selly Setiawati +2 more

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2023 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Kemajuan teknologi dan informasi telah membuka kesempatan yang begitu besar bagi masyarakat terkhusus bagi dunia pendidikan. Oleh karenanya pemetaan kondisi tentang pola interaksi siswa sekolah dasar dengan perangkat teknologi informasi serta bagaimana sekolah menghadapi perkembangan era digital dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menelusuri tentanng pemberdayaan rumah literasi dalam upaya meningkatkan semangat belajar siswa di era revolusi Industri 5.0 yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Adapun teknik pemberdayaan ini dengan mengadakan rumah literasi di sebuah rumah di dea Jaysari, yang mana peneliti mengambil beberapa jurnal dan buku sebagai bahan referensi utama dalam penelitian ini. Rumah Literasi adalah wadah bagi anak-anak, pemuda, untuk belajar dan meningkatkan minat literasi. Adanya rumah literasi ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memersiapkan anak-anak usia belajar dalam menghadapi tantangan revolusi industri 5.0. Sebagai pusat sumber belajar, program Rumah Literasi ini kami laksanakan dengan membentuk kegiatan- kegiatan edukatif yang terdiri dari fun learning, bimbingan belajar Malingping dan learning motivation. Dari adanya rumah literasi ini, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya pendidikan, tumbuhnya motivasi anak dalam mewujudkan cita-cita di era Revolusi Industri 5.0, serta meningkatnya minat baca anak. Pengabdian program Rumah literasi ini membuktikan bahwa program semacam ini dibutuhkan oleh masyarakat karena kemanfaatannya yang cukup banyak. Oleh karena itu diharapkan kepada para akademisi untuk menyalurkan ilmu dan pengetahuannya kepada masyarakat secara langsung agar terjadi perubahan secara nyata di masyarakat.

Mutiara Fathullaili Putri; Siska Widyaningsih

Manajemen Kreatif Jurnal (MAKREJU) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan platform digital berupa aplikasi saham dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dimana di era digitalisasi bermunculan berbagai aplikasi saham dalam beberapa tahun terakhir. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data sekunder dari laporan statistik Otoritas Jasa Keuangan, laporan statistik Badan Pusat Statistik, laporan statistik Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan studi literatur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi dari berbagai data yang dikumpulkan dan diamati. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa volume transaksi saham di bursa efek tahun 2021 rata-rata mencapai sebesar 424,704 juta saham, mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yakni pada 2020 rata-rata sebesar 235,284 juta saham dan pada 2019 rata-rata sebesar 296,864 juta saham. Sebaran Investor Domestik di Indonesia tahun  2021 rata-rata mencapai 16.66% dengan total aset rata-rata sebesar 140,29 Triliun Rupiah. Program edukasi dan literasi yang diberikan oleh pihak sekuritas mengenai aplikasi digital investasi berperan dalam peningkatan jumlah investor sehingga berpengaruh pada peningkatan transaksi saham, hal tersebut memberikan dampak positif pada perekonomian nasional Indonesia.

Nurul Aini; Rahmadina Putri Siregar; Raju Mahendra; Arel Damaris; Surya Kelana Putra

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar bahasa Inggris dan strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Data penelitian diambil dari buku fonologi, dokumen, dan literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menemukan bahwa ada dua poin yang dikembangkan dalam penelitian ini. Bahan ajar disusun dengan mencakup semua materi yang diajarkan dan juga dibuat sesuai dengan KKNI yang berorientasi. Pembahasan kasus-kasus lokal mengenai hambatan pengucapan bunyi bahasa Inggris oleh masyarakat Indonesia juga dimasukkan dalam bahan ajar sebagai bentuk pembelajaran pemecahan masalah. Strategi pembelajaran yang dikembangkan dalam mata kuliah ini adalah implementasi metode blended learning. Metode ini difokuskan pada proses kegiatan pembelajaran dan pada tugas. Metode ini dipilih agar mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi yang ada saat ini dan mempertajam literasi digitalnya. Kesimpulannya, bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini berorientasi pada KKNI dan strategi pembelajaran menggunakan blended learning.

Mahfirotul Fitria; Meilan Arsanti; Cahyo Hasanudin

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Literasi digital di era society 5.0 sangatlah penting bagi masyarakat, dimana rancangan ini akan menjadi bagian utama dalam penerapan atau pemanfaatan teknologi digital. Pemanfaatan literasi digital ini juga sangat berperan penting dalam  pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi problematika literasi digital di era society 5.0 .Penelitian ini adalah jenis penelitian studi pustaka dengan mengunakan data sekunder yang berasal dari artikel jurnal nasional yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga strategi literasi digital yang harus dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi era society 5.0 yaitu 1). Berpikir kritis 2). Pemanfaatan teknologi informasi 3). Memahami digital culture.    

Inayatul Muyassaroh; Meilan Arsanti; Cahyo Hasanudin

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Literasi digital di era society 5.0 sangatlah penting bagi mahasiswa, dimana konsep tersebut menjadi komponen utama dalam penggunaan teknologi digital supaya dapat berjalan secara baik dan benar. Literas digital banyak dimanfaatkan dikalangan masyarakat terutama mahasiswa di era society 5.0, yaitu untuk memperoleh teknis pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan saat penggunaan media digital di era society 5.0. Penelitian ini adalah jenis penelitian literatur review dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari artikel jurnal nasional yang sesuai dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada sembilan komponen literasi digital yang harus dikuasai oleh mahasiswa dalam menghadapi era society 5.0, yaitu social networking, transliteracy, maintaining privacy, managing identity, creating content, organising and sharing content, reusing/repurposing content, filtering and selecting content, serta self broadcasting .

Mahmud, Dini Rosyada; Mahmudi, Mahmudi; Sri Wahyuni; Herawati Susilo; Ratna Ekawati

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Literasi sains adalah kemampuan menggunakan pengetahuan sains untuk mendapatkan identifikasi permasalahan dan menjelaskan peristiwa ilmiah. Buku sebagai bahan ajar tidak dapat dipisahkan dari pembelajaran,abad 21, namun buku masih banyak yang monoton akibatnya literasi sains rendah sehingga perlu dikembangkan buku Interaktif “Hai Si IPA”. Tujuan penulisan ini untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran terhadap  media pembelajaran buku digital interaktif yang dikembangkan untuk meningkatkan literasi sains pada kelas V Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini jenis kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan menganalisis semua artikel terkait penelitian yang serupa, observasi, wawancara, dan angket. Artikel yang dianalisis sebanyak 25 terdiri dari 10 jurnal internasional dan 15 jurnal nasional dari sinta 1 hingga 4, observasi, wawancara, dan angket. Berdasarkan penelitian artikel review diperoleh hasil bahwa media buku  dapat meningkatkan literasi sains peserta didik kelas V Sekolah Dasar.

Handriyanto; Adha, Muhammad Mona; Mentari, Ana

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

This research focuses on the effect of digital literacy on students morality. Digital literacy is the ability to use and utilise various digital devices to be more empowered, ethical and democratic in the digital era. This research aims to determine how operational skills are, search the internet, evaluate the content, communicate and is there any effect of digital literacy on students morality. This research used a quantitative approach with basic and supporting techniques in collecting data in the field. The data collected were analyzed used SPSS 26th version. The results of the research note that digital literacy effects the morality of students, but digital literacy is not fully owned by students. This can be seen though the indicators of  operational skill, internet searching,  content evaluation and communication that the researcher proposes to the respondents.

Astuti Muh. Amin

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kemampuan literasi digital memberikan pengaruh yang positif secara bersama-sama terhadap motivasi berprestasi siswa. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan IT bagi siswa di SMPN SATAP 5 Ponre.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara observasi, sosialisasi dan pendampingan secara terjadwal.  Melalui pelatihan IT ini, siswa telah terampil dan mampu mengoperasikan komputer dengan baik, yang akan membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UNBK. Pelatihan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, menyeluruh dan terintegrasi dengan kurikulum.

Dewi Indrayani Hamin; Yayu Isyana Pongoliu

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

.Islam allows decorating, but using cosmetics must be in accordance with Islamic law, starting from the raw materials to the manufacturing process, not excessive, and not endangering the user. Along with global trends, the use of these cosmetic products is increasingly widespread in various parts of the world. Because of the high consumer demand for cosmetics. Cosmetics are a must-have item regardless of age and gender. This is a great opportunity for business people. Meanwhile, millennial consumers are a consumer segment that lives at a time when technological developments are running very rapidly, they are used to using technology and the internet to connect with a very large number of other people on a regular basis, at the same time. This generation has significantly more social network connections than any other generation, they have lots of online friends, and are able to improve their psychological aspects when they can engage with their friends. On the other hand, cosmetics sticking to the face and other parts of the body affect the requirements for the validity of prayer, namely being clean from uncleanness. every Muslim should pay attention and ensure that there is no more impurity on the body. The service activity was carried out in the City of Gorontalo Dulalowo Timur for young female students of MAN 1 Gorontalo. The activity methods used in this service are material, practice, and questions and answers. From this activity it resulted that the understanding and practice of young women regarding halal cosmetic literacy and business opportunities in the digital era in the good category 65% and 35% were quite good categories.