Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3561-3580 of 4,318

Analytics

Galuh Permatasari; Nur Arifatus Sholihah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Merokok berdampak buruk bagi kesehatan tubuh manusia sehingga menghambat pembangunan dibidang kesehatan. Hal ini menjadi dasar Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk membuat kebijakan yang mengatur tentang kawasan tanpa rokok yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Masalah dari Implementasi Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok di STIKES Griya Husada Sumbawa yaitu masih kurang adanya aturan terkait kawasan tanpa rokok. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi peraturan daerah tersebut dalam penerapan kawasan tanpa rokok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris melalui observasi mengamati kegiatan, tingkah laku nonverbal dan dokumentasi dari mengumpulkan dokumen-dokumen terkait. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi peraturan daerah di STIKES Griya Husada Sumbawa sudah cukup berhasil, karena pada umumnya para pegawai /dosen dan mahasiswa/mahasiswi cukup patuh terhadap peraturan daerah kawasan tanpa rokok, meskipun belum ada diberikan batasan tempat kawasan tanpa rokok akan tetapi pengunjung dari luar masih ada beberapa yang kurang paham terkait kawasan tanpa rokok dikarenakan belum  adanya aturan terkait kawasan tanpa rokok jadi perlu adanya aturan yang mendisiplinkan dan penyediaan kawasan khusus merokok.

Justina Rindu Maria Pasaribu; Fitri Muliana Gulo; Khatina Khatina; Samiarni Sitohang; Nadilla Bretty Br Sembiring +1 more

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Masa nifas atau masa puerperium  adalah masa setelah persalinan selesai sampe 6 minggu atau 42 hari. Selama masa nifas, organ reproduksi secara perlahan akan mengalami perubahan seperti keadaan sebelum hamil. Perubahan organ reproduksi ini disebut involusio. Pada masa nifas ibu akan mengalami fase menyusui. Metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif dilakukan untuk memperoleh gambaran fenomena kesehatan yang terjadi pada individu atau suatu populasi kelompok tertentu. Dalam penelitian yang menjadi subjek atau responden penelitian pada kasus ini adalah Ny.S P2 A0. Berdasarkan hasil asuhan pada saat kunjungan dilakukan ibu mengatakan Ibu mengeluh sakit pada Puting Susu, pada tanggal 20 Februari 2020 Pukul 15.10 WIB. Data obyektif yaitu Tanda Tanda Vital: TD: 110/80 mmHg, N : 82x/i, R : 20x/i, T : 36,0?C. Dari data pengkajian diatas tidak di dapatkan kesenjangan teori dan praktek.    

Selvia Assoburu

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini berjudul praktek ziarah masyarakat Melayu Palembang ke kubur kiai Marogan. dalam masyarakat Melayu Palembang. Paktik ziarah kubur merupakan sebuah tradisi lokal yang memiliki makna dan nilai yang  penting dan menjadi acuan tingkah laku oleh masyarakat dalam menjalani kehidupan. Namun, keberadaan tradisi ziarah kubur tersebut terdapat dua pendapat yang kontradiktif di kalangan masyarakat, yaitu mereka yang membolehkan ziarah dan mereka yang melarang. Metode penelitian adalah penelitian deskritif kualitatif dan merupakan jrnis penelitian lapangan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah cicit keturunan kiai Marogan akademisi dan penziarah. Sedangakan teknik yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik ziarah kubur   ke makam kiai Marogan memiliki beragam makna, diantaranya; a) mengenang jasa kiai Marogan dalam mengembangkan Islam; b) berburu berkah dari tokoh yang dikkeramatkan; c) pengobatan, yakni ziarah ke makam kiai Marogan sebagian penziarah diyakini memiliki efek pengobatan bagi jasmani dan rohani yang sedang sakit atau dilanda kekalutan dalam menghadapi kehidupan keseharian; d) melestarikan tradisi Islam, yakni dengan adanya beberapa penziarah yang mengajak keluarga, teman dekat, atau murid-muridnya dan mengajarkan pentingnya ziarah makam para wali; e) wisata religi, yakni sebagian yang merasa dalam berwisata orang tidak harus mengejar kesenangan jasmani, tapi juga kesenangan rohani; f) motif politik baik dalam rangka pencitraan dalam mendulang dukungan politik maupun sebagai upaya mencari restu dan legitimasi dari sosok yang dianggap dekat dengan Allah, hal itu terbukti dengan ramainya para politisi yang berziarah jelang pemilu; g) motif ekonomi.   Kata Kunci: Ziarah Kubur, Kiai Marogan, Mayarakat Melayu

Indah Hafizhah; Ikhwan Aldi Wardana; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Strategi yang dilakukan oleh guru dalam menentukan metode pelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika salah satunya yaitu, dengan menggunakan metode quantum learning. Dengan metode ini guru dapat mencakup penanaman konsep matematika yang kreatif dan menyenangkan, sehingga proses pembelajaran yang dilakukan sangat bervariasi dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika menggunakan metode Quantum. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif menyusun data yang terkumpul dari wawancara dengan reduksi data dan melakukan meta-analisis jurnal, melalui berbagai macam jurnal yang berhubungan dengan variabel penelitian dikumpulkan kemudian dikaji dan ditarik suatu kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika efektif jika menggunakan metode quantum learning dampaknya adalah adanya peningkatan belajar pada setiap siswa secara  garis besar, peningkatan yang terlihat adalah siswa lebih kritis, lebih berekspresi dan semangat ketika belajar, hal ini sangat berguna untuk meningkatkan psikomotorik pada anak. Namun, menurut narasumber metode ini penerapannya masih 90% untuk saat ini kendala yang dihadapi hanya alokasi waktu Karena di sekolah tersebut sangat terbatas dan membutuhkan waktu lebih lama agar anak dapat mengeksplorasi lebih banyak tentang konsep matematika yang diajarkan. Dan guru selalu berupaya untuk menggali informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya agar dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Irsa Lina Aulia; Janah Mutmainah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa penting Google Classroom bagi Guru dan Siswa sebagai Media Pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Studi Pustaka yaitu penelitian data sekunder yang dikumpulkan dari informasi artikel, buku dan jurnal. Penelitian. Masa Pandemi berdampak  pada sektor Pendidikan, sejak 2020 Sistem Pembelajaran diubah yang tadinya luar jaringan menjadi dalam jaringan. Hal tersebut tentu saja membuat banyak pihak terutama Guru dan Siswa harus menyiapkan segala hal untuk bisa menyesuaikan diri dalam perubahan ini. Dalam pembelajaran Online tentu saja media, metode, maupun strategi pembelajaran harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini. Dalam Pembelajaran Jarak Jauh teknologi sangat dibutuhkan terlebih untuk Media Pembelajaran. Google Classroom  menjadi solusi untuk media pembelajaran karena aplikasi ini mempunyai fitur-fitur yang lengkap seperti absen, memberikan tugas dan memberikan penilaian, sehingga ini sangat bermanfaat untuk Guru maupun Siswa.

Nasrun Saputra; Zulfikar H.J.Z

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman nasabah terhadap Pembiyaan Syariah  pada PT. Amanah Finance Makassar. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan kaulitatif dan Jenis penelitian yang digunakan dalam menganalisis pemahaman nasabah terhadap kontrak syariah pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode analisis skala likert dan uji chi square. Dalam pengamatan awal penelitian, tampak pemahaman nasabah terhadap kontrak bisnis syariah pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah dipengaruhi oleh banyak faktor, yang secara umum dapat dikategorikan menjadi: (1) variabel demografi (2) varabel ekonomi-kelembagaan, (3) variabel pelayanan-kelembagaan, (4) variabel substansi kontrak bisnis syariah, dan (5) variabel sosial budaya masyarakat. Variabel-variabel tersebut dianalisis dengan pendalaman atas substansi teori pemahaman, dan teori Pembiyaan syariah, PT. Amanah Finance Makassar.

Syafaruddin; randy; achmad

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Hakikatnya,  manusia  akan  memerlukan  fungsi  pengaturan  dalam  berbagai  aspek kehidupan,   termasuk   bermasyarakat   dan   bernegara.   Oleh   karenanya,   kehadiran pemerintahan  serta  pemerintah  menjadi  sesuatu  yang  urgen  bagi  proses  kehidupan manusia  termasuk  di  dalamnya  menyangkut  aspek  ketertiban  umum,  ketentraman masyarakat  yang  pada  kajian  selanjutnya,  merupakan  kebutuhan  dasar  hidup  yang harus  dipenuhi  terlebih  dahulu  sebelum  kebutuhan  dasar  lain  terpenuhi.  Aspek-aspek ini  kemudian  diatur  menjadi  kewenangan  Pemerintah  Daerah  yang  diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat yang ada di daerah. Di sisi lain, keterbukaan zaman dan percepatan di berbagai bidang membuat masyarakat yang  semakin  dinamis  dan  kritis  menginginkan  adanya  perbaikan  dan  peningkatan kualitas  pelayanan  terhadap  publik  termasuk  dalam  bidang  pemerintahan.  Satpol  PP dalam  kewenangannya  menyelenggarakan  tugas  dan  fungsi  yang  ada,  umumnya memiliki  citra  atau image yang  kurang  baik,  karena  selalu  diidentikan  dengan  aparat yang sewenang-wenang, arogan,  kasar, penindas, serta   sering dianggap lebih mengutamakan otot  dari pada otak ketika  melaksanakan  tugas  termasuk  kegiatan penertiban yang paling sering mengangkat citra dan kualitas Satpol PP ke publik.Oleh karenanya, dalam penelitian ini, didasarkan pada kajian konsep tentang betapa penting dan   strategisnya   fungsi   Satpol   PP   maka   perlu   juga   diimbangi   dengan   kualitas pelayanan  saat  bertugas,  secara  khusus  pada  penertiban  aset  pemerintah  daerah. Dengan metode penelitian kualitatif, didasarkan pada hasil wawancara, observasi dan dokumentasi di lapangan,  kualitas  dalam  penelitian  ini  didasarkan  pada  delapan  dimensi  kualitas menurut Garvin yaitu kinerja, fitur, keandalan, kesesuaian, daya tahan, service ability, estetika,dan persepsi kualitas, dan disimpulkan secara keseluruhan kualitas pelayanan Satpol PP (Provinsi   Sulawesi   selatan)   dalam   penertiban   aset   Pemerintah   Daerah Provinsi  Sul-sel sudah  cukup  baik  karena  sudah  sesuai  Standar  Operasional  Prosedur, namun  perlu  untuk  terus  dimaksimalkan  secara  kualitas  terlebih  yang  menyangkut beberapa  hal  dasar  di  antaranya  perihal  pengembangan  SDM  termasuk  standarisasi rekrutmen Satpol PP (dengan mayoritas Tenaga Harian Lepas/Honorer), Pelatihan dan Pendidikan, masalah kewenangan dalam pelaksanaan tugas, pengadaan sarana prasarana serta penganggaran yang masih perlu ditingkatkan.

Ramadhan Almadani; , Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Orang tua memiliki persepsi terhadap pembelajaran di masa Covid-19 oleh sebab itu munculnya internet pada pembelajaran membuat orang tua peserta didik mempunyai kekhawatiran tersendiri terhadap peranan internet dalam hasil belajar peserta didik. Maka dari itu pada penelitian di dalam jurnal ini peneliti mencoba menggali persepsi orang tua dengan metode wawancara dan pengumpulan data berupa dekripsi kualittatif dengan pendekatan induktif dan teknik analisa naratif. Persepsi yang didapat dengan adanya peran internet dalam hasil belajar peserta didik adalah bahwa banyak orang tua yang mengeluhkan hasil belajar peserta didik turun karena penyalahgunaan internet dan kurangnya pendampingan orang tua dalam proses belajar mengajar di rumah sebab banyak kendala yang di dapatkan dengan adanya penggunaan internet. Salah satu faktor kendala adalah tidak semua orang tua paham penggunaan internet, kurangnya kuota dan signal yang tidak memungkinkan sehingga banyak miscommunication antara pengajar dan peserta didik. Terlebih lagi banyak peserta didik yang malas untuk mengerjakan tugas rumah dan mengandalkan orang tua serta internet .

Fadiyah Nur Afifah; Zahira Nadya Hanifa; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiasaan Pendidikan muatan lokal nyunda dalam membangun karakter cinta tanah air yang tujuan utamanya agar anak tidak melupakan budaya daerah asalnya yang semata – mata untuk mempertahankan budaya asli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara di sekolah SDN 213 babakan ciparay. Keabsahan data menggunakan uji kredibilitas. Kegiatan analisis data dimulai dari pengumpulan data hasil observasi, wawancara, penginterpretasian data, dan pengecekan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Pendidikan muatan lokal ‘nyunda’ tersebut membuat anak tetap mengenal Bahasa daerah, makanan daerah, permainan daerah, dan tata krama daerah ditengah gencarnya budaya luar yang kian masuk ke tanah air. Setelah melakukan penelitian mengenai pembiasaan Pendidikan muatan lokal ‘nyunda’ dalam membangun karakter cinta tanah air tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa begitu pentingnya pembiasaan muatan lokal di sekolah dasar sebagai usaha dalam menanamkan karakter cinta tanah air lewat budaya daerah agar generasi muda tidak lupa budaya daerah asalnya sehingga tetap mengenal dan melestarikan budaya daerahnya tersebut.

Annisa Alfath; Fara Nur Azizah; Dede Indra Setiabudi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pendidikan merupakan suatu proses tranformasi ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Guru sebagai garda terdepan dalam menjalankan roda pendidikan memiliki peran yang penting untuk menentukan generasi berkualitas yang berakhlakul karimah. Berdasarkan program yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengenai kurikulum Merdeka belajar memiliki makna bahwa siswa berhak berfikir secara kreatif dalam mencari pengetahuan dari berbagai sumber untuk mewujudkan pembelajaran yang bermutu serta sanggup bersaing dalam arus perkembangan globalisasi. Dalam rangka menyongsong program merdeka belajar, peningkatan mutu pendidikan terus diupayakan dengan adanya pengembangan kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan teknik analisis konten (content analysis) untuk menghasilkan data yang relavan.

Iin Ningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

  Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi perencanaan dan program Penerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT ). Evaluasi dan pengawasan terhadap penyaluran dan pencairan dana program Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta tanggapan masyarakat terhadap program Bantuan Langsung Tunai tersebut. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Penelitian ini adalah penelitian evaluatif atau ex post facto fokus penelitian ber subjek pada masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kecamatan Wonotunggal Kabupaten Batang, Dengan Tekhnik pengumpulan data dengan metode wawancara dengan berpedoman dan dokumentasi. Dengan teknik  pengambilan sample adalah cluster  random sampling, dengan sample 6 Desa dan 20 orang masyarakat penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai responden. Dengan teknik Wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) Proses perekrutan terhadap penerima BLT  di Kecamatan Wonotunggal masih belum tepat sasaran karena dengan menggunakan metode yang kurang tepat, sehingga mengakibatkan beberapa warga masyarakat  salah sasaran, yang seharunya tidak menerima BLT jadi penerima BLT; (2) Pencairan serta penyaluran dana berjalan dengan terbuka, transparan dan lancar, dengan penerimaan sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per tiga bulan per warga ,asyarakat penerima;(3) Dalam pelaksanaan penyaluran BLT di Kecamatan Wonotunggal telah dilakukan pengawasan pada proses rekrutmen  maupun pencairan dana; (4) Respon dan tanggapan masyarakat sangat senang dan posistif  terhadap adanya program pelaksanaan BLT karena sangat membantu warga masyarakat yang ekonominya dibawah sejahtera.

Norman Alfiat Talibo; Petronela Mamentu

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan gadget pada anak sudah menjadi hal yang biasa, bahkan Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi pengguna gadget terbesar di Asia, Namun kecendurangan penggunaan gadget pada anak yang tidak tepat akan menjadikan anak kurang peduli dengan kesehatan dan teman-teman yang ada dilingkungan sekitarnya. perkembagan bahasa dan kemampuan  sosial anak Salah satu fase tumbuh kembang pada anak memiliki ciri dan tugas Perkembagan  seperti keterampilan Orangtua harus mempertimbangkan seperti motorik kasar dan motorik halus, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat adanya hubungan antara pola asuh orangtua otoriter dan demokratis dengan lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekola di Kelurahan Mahawu Lingkungan VII Kota Manado. Metode  Desain penelitiian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Total Poupulasi dalam penelitian berjumlah 50 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh populasi. ukur yang diigunakan dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dianalisa menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 0,05 05Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-square didapatkan nilai p value tersebut lebih kecil dari nilai signifakan sebesar (0,00<0,05) hasil penelitian ini menunukan bahwa didapati Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan yang diambil adalah terdapat hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dan demokratis terhadap lamanya penggunaan gadget pada anak usia prasekolah. Diharapkan kepada para orang tua dapat menerapkan pola asuh yang demokratis terhadap anak mereka dalam penggunaan gadget.  

Ito Marjuki Yuliyanto; Aris Toening Winarni

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

  Dampak Covid-19 yang dirasakan oleh seluruh dunia tidak hanya masalah kesehatan tetapi juga dirasakan oleh masyarakat adalah kerentanan ekonomi, terutama kelompok miskin dan terpinggirkan. Prediksi sebuah studi menunjukkan bahwa angka kemiskinan akan meningkat akibat Covid-19 dan berdampak pada penurunan pertumbuhan ekonomi nasional. Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sedang terjadi saat ini merupakan permasalahan dunia. Hal ini dibuktikan dengan ditetapkannya Covid-19 sebagai Pandemi Global oleh WHO. Tujuan penelitian ini adalah mendekripsikan dan menganalisis partisipasi masyarakat pada program Gubernur Jawa Tengah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemerintah Jawa Tengah telah menguarkan program Jogo Tonggo dalam menangani wabah Covid-19, namun faktanya hingga saat ini permasalahan belum terselesaikan dengan baik. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat dan peran serta masyarakat terhadab bahaya wabah Covid-19, sehingga dibutuhkan beberapa tindakan seperti peningkatan kualitas anggota Jogo Tonggo, adanya evaluasi dan pemilihan media sosial.

Indra Kertati

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Inpres 9 Tahun 2000 merupakan Inpres yang masih bertahan digunakan sebagai dasar dalam pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG). Meskipun tidak lagi sebagai bagian dari hirarkhi dalam peraturan perundang-undangan, namun Inpres 9 tahun 2000 merupanan tonggak penting penyelenggaraan PUG. Seperti diketahui PUG adalah sebuah strategi mengintegrasikan isu gender, pengalaman, aspirasi perempuan dan laki-laki ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan. Dalam implementasinya upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan tujuh prasyarat PUG yaitu komitmen, kebijakan, kelembagaan, Sumberdaya Manusia (SDA dan Sumberdaya Anggaran (SDA), alat yang digunakan, system data gender dan anak, dan partisipasi masyarakat. Prasyarat PUG ini tidak mudah diterapkan, selain rumitnya uraian dari prasyarat juga karena banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) belum peduli terhadap penyelenggaraan PUG. Hal inilah yang menjadi tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis penyelenggaraan tujuh prasyarat PUG  di daerah. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan kondisi capaian tujuh prasyarat PUG dengan lokasi Kabupaten Wonosobo. Pilihan Kabupaten Wonosobo ini didasarkan pada capaian perolehan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) pada tingkat Mentor yang diperoleh tahun 2020. APE adalah penghargaan tertinggi yang diberikan presiden kepada Kementrian, Lembaga, Provinsi dan Kabupaten Kota dalam menyelenggarakan PUG. Hasil penelitian ini menunjukan keberhasilan yang baik dari Kabupaten Wonosobo dalam menyelenggarakan PUG, meskipun terdapat hal-hal yang masih harus dioptimalkan jika menilik dari capaian tujuh prasyarat PUG.

Utami Cahyaningtyas; Rini Werdiningsih

Jurnal Media Administrasi 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis faktor lama penyembuhan kaki diabetes/ulkus diabetikum pada pasien DM Tipe 2. Ulkus kaki sebagai komplikasi dari diabetes melitus tipe 2 memberikan prevalensi pasien ulkus kaki diabetik (UKD) berkisar 41% dari populasi umumnya, dengan prevalensi yang lebih tinggi pada manula. Sekitar 14-24% pasien UKD memerlukan amputasi dengan rekurensi 50% setelah tiga tahun. Sekitar 15% pasien diabetes mengalami tukak kaki dan 15-20% dari ini memerlukan amputasi. Amputasi kaki diabetik cenderung terjadi seiring dengan kenaikan tingkat kematian atau morbiditas dari waktu ke waktu. Untuk mengurangi tingkat amputasi pada pasien diabetes melitus tipe 2, perlu adanya penyembuhan dengan mengetahui faktor yang mempengaruhi lama penyembuhan. Penelitian ini menggunakan metode literature review dari beberapa buku dan jurnal. Didapatkan hasil bahwa penggunanaan antibiotik, faktor kebersihan ulkus kaki, faktor tingkat keparahan infeksi saat datang, dan faktor kondisi imunitas dan gizi pasien mempengaruhi lama penyembuhan pada pasien DM Tipe 2.

Ni Komang Ayu Artiningsih

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Dalam pengelohan makanan untuk Teknologi Pangan perlu dan dibutuhkan pewarna alami karena pewarna sintesis sangat berbahaya bagi tubuh kita, maka paling tepat dalam penggunaan pewarna adalah pewarna alami. Makanan yang kita lihat dan kita sering beli dipasaran tradisional dan mall-mall adalah membutuhkan zat pewarna,  tanpa pewarna maka segala jenis makanan maupun minuman tidak akan punya daya tarik bagi konsumen, karena dengan pewarna maka produk akan manaikkan harga jual disamping eksotik dan daya tarik dari makanan tersebut. Buah Naga dari warna kulit kemerahan yang menarik  dan jarang di manfaatkan, biasanya banyak yang dimanfaatkan adalah isi dari buah naga tersebut, sehingga kulitnya menjagadi limbah yang tentu mengganngu lingkungan dan pandangan kita. Lingkungan saat ini banyak sekali kendala yang di hadapi, salah satunya adalah sampah yang menumpuk dan berkepanjangan,  masalah itu menjadi delema dalam kehidupan masyarakat, maupun pemerintah dalam pengelolaannya. Karena dengan jumlah penduduk yang selalu berkembang  maka sampah juga akan semakin banyak dan secara otomatis membutuhkan penangan yang baik pula. Dengan adanya beban lingkungan  yang semakin kedepan semakin rumit ditanggulangi, dan setiap saat semakin menumpuk, maka penulis mengangkat salah satu limbah lingkungan yaitu limbah kulit buah naga, untuk di manfaatkan menjadi zat pewarna  alami makanan. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan kulit buahn naga (hylocereus Undatus)yang berwarna merah merona, dengan metode ekstraksi dan hasil ekstraksi di uji laboratorium, dengan pengujian pH, uji sinar, stabilitas zat warna antosianin kulit buah naga. Hasil uji yang diperoleh adalah : pH 6 dan tingkat absorbennya  0.5445, sedangkan uji sinar UV pada hari ke6 menghasilkan 1.5566 nm (nanometer). Jadi kesimpulannya adalah pengguanaan zat warna alami dari limbah kulit buah naga bagus digunakan untuk pewarna alami makanan.  

Yasmin Aulia Rachma; Riya Andila; Christin Ardianto

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Produksi buah pisang di Indonesia melimpah setiap tahunnya, salah satunya jenis pisang raja. Pisang termasuk ke dalam buah klimaterik, sehingga kondisi penyimpanannya mempengaruhi kualitas organoleptik dan masa simpannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa kondisi penyimpanan terhadap karakteristik organoleptic rasa, tekstur, dan aroma buah pisang raja selama penyimpanan. Buah pisang raja disimpan pada 6 kondisi, yaitu penyimpanan tanpa pengemas pada suhu ruang, tanpa pengemas di kulkas (chiller), dikemas plastic pada suhu ruang, dikemas plastik di kulkas (chiller), dikemas plastic yang ditambahkan kalsium karbida pada suhu ruang, dan dikemas plastic yang ditambahkan silica gel pada suhu ruang. Uji organoleptik dilakukan pada hari ke 0, 1, 3, 5, dan 7 dengan metode scoring. Data dianalisis dengan SPSS pada tingkat kepercayaan 95%, kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Kondisi penyimpanan yang berbeda mempengaruhi perubahan karakteristik organoleptik warna, tekstur dan aroma buah pisang raja selama penyimpanan dengan signifikan. Perubahan karakteristik warna tercepat adalah pada pisang raja yang disimpan dengan perlakuan penyimpanan tanpa pengemas, perubahan karakteristik tekstur tercepat adalah pada perlakuan dikemas plastik dan ditambahkan kalsium karbida pada suhu ruang, dan perubahan karakteristik aroma tercepat adalah pada perlakuan penyimpanan dengan plastik pada suhu ruang.  

Nabhani Nabhani; Sulastri; Widya Setyorini

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang : fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang terjadi ketika tulang tidak mampu menahan tekanan berlebih. Salah satu masalah yang muncul pada pasien post operasi fraktur yaitu keterbatasan lingkup gerak sendi. Tujuan : mengetahui pengaruh ROM (Range Of Motion) terhadap fleksibilitas gerak sendi pada pasien post operasi fraktur ekstremitas atas. Metode penelitian : metode penelitian ini mengunakan quasy eksperimen yang bersifat one group pretest and posttest, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji prasyarat berdistribusi tidak normal sehinga menggunakan uji Wilcoxon Signed. Hasil : rata-rata rentang gerak sendi sebelum dilakukan ROM yaitu 120° dan setelah dilakukan ROM yaitu 65°. Perhitungan uji Wilcoxon Signed menunjukkan hasil z hitung > z tabel 2,690, maka dinyatakan Ha diterima sedangkan Ho ditolak dan diperkuat dengan p 0,007 > 0,005. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara rentang gerak sendi sebelum dan setelah dilakukan ROM.

Nurjannah Supardi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design, dilaksanakan bulan Juni – Agustus 2021. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat pengaruh pijatan oksitosin tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 ibu nifas dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelum dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata yaitu 8,87 dan setelah dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata adalah 10,47. Dari hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai p adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan mengetahui ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap volume ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2021. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Aris Krisdiyanto; Kemmala Dewi; Moh .Arif Wijayanto

Jurnal Teknik Sipil 2022 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Metode perhitungan merupakan salah satu faktor dalam mendesain tebal perkerasan lentur jalan baru. Ada beberapa metode mendesain tebal perkerasan lentur jalan, namun untuk penelitian ini digunakan dua metode mendesain tebal perkerasan lentur yaitu metode yang disediakan oleh American Association of State Highway Traffic Officials (AASHTO) dan metode untuk Indonesia sendiri ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jendral Bina Marga. Kedua metode tersebut memiliki parameter-parameter data yang sama yaitu beban lalu lintas, CBR tanah dasar, R, ZR, S0, IP0, IPt, ΔPsi, koefisien drainase dan material lapis perkerasan. Akan tetapi kedua metode ini memiliki perbedaan dalam teknis perhitungan tebal perkerasan lentur jalan. Hasil yang didapat berupa perbedaan tebal perkerasan lentur dimana metode AASHTO 1993 mendapatkan nilai tebal perkerasan yaitu: lapis permukaan (Laston MS 590) 5 cm, lapis pondasi atas (Agregat Kelas A) 15 cm, lapis pondasi bawah (Sirtu Kelas B) 15 cm. Sedangkan untuk metode Bina Marga 2017 mendapatkan nilai tebal perkerasan yaitu: AC-WC 5 cm, AC-BC 6 cm, AC Base 16 cm, CTB 15 cm dan lapis pondasi Agregat Kelas A 15 cm. Dengan hasil tebal perkerasan lentur yang berbeda, didapatkan juga perbedaan biaya Rencana Anggaran Biaya, dimana metode AASHTO 1993 mengeluarkan biaya sebesar Rp 23.796.382.000,00 sedangkan metode Bina Marga 2017 mengeluarkan biaya sebesar Rp 51.289.817.000,00. Selisih dari kedua metode tersebut adalah Rp 27.493.435.000,00.