Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 3561-3580 of 4,250

Analytics

Azmiyati Mutoharoh; Wahidin Wahidin; Yulia Feriska; Muhammad Taufiq

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ruas jalan pada Kabupaten Brebes merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan dua ibu kota kecamatan yaitu Kecamatan Kersana dan Kecamatan Tanjung. Seiring berkembang dunia industri dan dunia usaha di dua kecamatan terseebut, berakibat semakin bertambah volume kendaraan di ruas jalan Tanjung – Kersana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi, jenis dan tingkat kerusakan pada ruas jalan tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara survei untuk mendapatkan data primer, untuk dapat dijadikan acuan untuk penanganan pemeliharaan jalan. Metode yang digunakan adalah metode PCI (pavement condition index). Pada ruas jalan Tanjung – Kersana STA 0+000 s.d. 6+000 didapatkan jenis kerusakan retak kulit buaya, retak tepi, lubang, tambalan dengan nilai PCI = 75 yang termasuk kategori sangat baik (very good). Haal ini dalam metode bina marga, masuk dalam kategori pemeliharaan rutin. Penanganan yang dilakukan berupa pengaspalan (P2), mengisi retakan (P4), penambalan lubang (P5). Jalan tersebut harus segera dilakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah.

Ahmad Riyanto; Wahidin Wahidin; Muhammad Taufiq

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kebutuhan adanya batas administrasi wilayah desa yang jelas menjadi semakin penting sejalan dengan dengan pesatnya pengembangan wilayah dan pertumbuhan investasi. Penataan batas wilayah desa memberikan kontribusi penting dalam rangka pelaksanaan mendorong terlaksana otonomi desa. Pemetaan merupakan salah satu metode praktis yang memeberikan informasi muka bumi yang berupa fakta, dunia nyata, baik bentuk permukaan bumi maupun sumber daya alamnya berdasarkan skala peta serta simbol simbol dari unsur muka bumi yang disajikan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) pembuatan pemetaan adalah agar memberikan informasi informasi, pengetahuan dan keefisiensian dalam menuju lokasi yang diinginkan. Metode PkM mencakup tiga tahapan, yakni  tahapan pendekatan, mulai dati upaya peningkatan aspek kognitif terhadap peserta, tahap pendampingan dan pemberdayaan, tahapan pekerjaan, dan tahapan tindak lanjut program. Kegiatan ini sangat dibutuhkan warga masyarakat Desa Ciawi. Sasaran kegiatan ini adalah para perangkat desa, pengurus RT RW dan Karang Taruna. Respon warga sangat positif terhadap kegiatan ini. Hasil kegiatan ini diharapkan memberikan respon yang sangat baik bagi keterbukaan informasi bagi masyarakat Desa Ciawi mengenai potensi desa dan pengetahuan dasar peta.

Fika Fauziyah Z; Laela Sari; Prasanti Dwigita

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Artikel ini membahas puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini pada buku Montase Sepilihan Sajak. Puisi tersebut dibahas menggunakan pendekatan stilistika, yakni dengan menganalisis gaya bahasa dan makna diksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menempatkan puisi sebagai data dan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini terdapat gaya bahasa atau majas Metafora, Hiperbola dan Personifikasi. Selain gaya bahasa pada puisi “Sajak Malam” karya Heri Isnaini juga terdapat makna referensial, konotatif, denotatif dan kolokasi.

Rizky Gunawan; Aldy Wiguna; Rahmi Widia Purnama

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini mengacu pada upaya yang dilakukan oleh seluruh masyarakat di Indonesia dalam rangka meningkatkan perekonomian yaitu Usaha Kecil Menengah (UMKM). Dalam rangka pembenahan birokrasi menjadi lebih agile, perlu dipertanyakan kesiapan pemerintah dalam praktik Agile Governance. Hasil tersebut menunjukkan tantangan UMKM dalam menghadapi Perusahaan Ritel Modern yang telah berdiri di setiap sudut kota yaitu Indomaret dan Alfamart. Hal ini terlihat dari jumlah gerai yang telah berdiri dimana Indomaret pada tahun 2020 mencapai 17.681 gerai, sedangkan Alfamart pada tahun 2020 tercatat sebanyak 15.102 gerai di seluruh Indonesia. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan implementasi Agile Governance dalam menangani permasalahan UMKM di setiap daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dari hasil yang telah disebutkan kesimpulannya, perusahaan retail seperti Indomaret dan Alfamart menjadi tempat persaingan yang ketat bagi Pasar Tradisional atau UMKM, namun jika pemerintah gesit dan mampu mensinkronisasikan kebutuhan masyarakat dan perekonomian maka akan berdampak kemajuan di suatu daerah dan Indonesia.

Syarifuddin Arief; Abdul Sahid; Anne Abdul Rahman

Proceeding of The International Conference on Economics and Business 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini dituangkan dalam Tugas Akhir yang bertujuan untuk mengetahui penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam meningkatkan kinerja karyawan pada PT Hadji Kalla Daya Cabang Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu penulis menggambarkan hasil observasi dan wawancara yang diperoleh di lapangan. Metode ini merupakan penyajian data yang bersumber dari permasalahan yang dihadapi perusahaan, dan permasalahan tersebut dianalisis menggunakan pendekatan berdasarkan teori-teori yang ada. Setelah menganalisa data dan mengukur kinerja pegawai dengan menggunakan data pelanggaran, penulis menyimpulkan bahwa PT Hadji Kalla Cabang Daya Makassar telah menerapkan standar operasional prosedur dengan baik, hal ini dapat dilihat dari peningkatan penjualan dan eksistensi perusahaan yang berdiri sejak tahun 1952 hingga sekarang. terus mengalami masalah. perkembangan.  

Nanda Pramudya Pangestu; Bimo Satrio Wibowo; Muhammad Arrullah Safriawan; Muhammad Asmar Aqilah; Noviyanto, Noviyanto

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Informasi yang benar dan akurat sangat diperlukan bagi bisnis mengenai hal menghormati hak pada pembeli. Suatu barang untuk hak-hak konsumen, dibeli di tempat lain untuk dijual kembali disertifikasi untuk menjadi tidak asli, melewatkan pemeriksaan orisinalitas toko. Penemuan pembelian pembeli di gerai yang beda ternyata palsu, serta barang yang terbeli oleh pembeli terlewatkan saat toko memeriksa keasliannya. Menghormati hak-hak konsumen sangat penting mengenai pemilik usaha dalam memberikan sebuah informasi tentang keakuratan barang dan jasa, oleh karena itu, persoalan tersebut diatasi dengan aturan pada Undang-undang yang ada dalam Nomor 8 Tahun 1999 mengenai tujuan memproteksi terhadap pembeli. Maksud dari penelitian ini adalah suatu bentuk mengenai perlindungan pembeli di e-commerce serta mencari jalan keluar pertanggungjawaban pemilik toko terhadap pembelinya. Metode mengenai penelitian ini penggunaannya dalam jurnal ini adalah metode kualitatif dengan sifatnya yang berbentuk deskriptif menggunakan studi pustaka. Mengenai suatu hasil dari penelitian ini terdapat peraturan yang mengingat mengenai penjualan barang di e-commerce dengan merek tertentu karena telah dilindungi HAKI. Para penjual e-commerce dan konsumen dituntut untuk lebih bijak saat menjual dan membeli barang.  

AM Fadli Mappisabbi; Rosmiati Rosmiati; Sirnan Sirnan; Ambo Masse

Proceeding of The International Conference on Economics and Business 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Pelayanan publik merupakan ukuran kinerja pemerintah yang paling terlihat. Masyarakat dapat langsung menilai kinerja pemerintah berdasarkan pelayanan yang mereka terima. Sebab kualitas pelayanan publik di seluruh kementerian/lembaga merupakan hal mendasar yang harus ditingkatkan. Peningkatan pelayanan publik, kebijakan Kemenpan RB yang sejak tahun 2014 merupakan tahun inovasi pelayanan publik. Semua instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah diharapkan membuat ide kreatif atau jawaban cara kerja/metode pelayanan publik. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengumpulkan dan menilai inovasi yang telah dilakukan di sejumlah instansi di seluruh Indonesia. Semoga kualitas dan inovasi pelayanan publik BPS dapat selalu ditingkatkan.

Meldi Yana Baene; Wilan Ayu Prastika; Bella Priskila; Cici Sundari; Dira Lestari +1 more

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Ruptur perenium adalah robeknya perineum pada saat janin lahir. Robekan ini sifatnya traumatik karena perineum tidak kuat menahan regangan pada saat janin lewat. Dampak dari terjadinya ruptur perineum pada ibu dapat mengakibatkan terjadinya infeksi pada luka jahitan di mana dapat merambat pada saluran kandung kemih ataupun pada jalan lahir yang dapat berakibat pada munculnya komplikasi infeksi kandung kemih maupun infeksi pada jalan lahir. Ruptur perineum juga dapat mengakibatkan perdarahan karena terbukanya pembuluh darah yang tidak menutup sempurna sehingga perdarahan terjadi terus menerus. Penanganan komplikasi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kematian pada ibu post partum mengingat kondisi fisik ibu post partum masih lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan persalinan pada Ny. R dengan Rupture Perenium derajat II di Bidan Praktek Mandiri Deby Cyntia, SST.MKM Kec. Medan Amplas Tahun 2021 secara menyeluruh dengan pendekatan 7 langkah varney. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah Ny. R dengan Robekan Perenium derajat II Di Bidan Praktek Mandiri Deby Cyntia,SST,MKM Kec. Medan Amplas yang dilaksanakan  pada tanggal 23 – 26 Februari 2021. Hasil penelitian ini adalah telah dilakukan asuhan kebidanan persalinan pada Ny. R dengan Rupture Perenium Derajat II memberikan asuhan teknik senam kegel dan pendidikan kesehatan perawatan robekan perenium secara bertahap dalam waktu 5 hari keluhan ibu sudah teratasi. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan pendidikam kesehatan rupture perenium sesuai SOP dan kebutuhan pasien.    

Pratama, Andri Adi; Lathifah, Indi Laila; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Abstrak. Investasi dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu negara, investasi juga sebagai salah satu komponen terpenting dari pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari investasi terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Banten. Data penelitian ini bersifat time series dimana data ini bersumber pada BPS. Penelitian ini, yang dilakukan dengan metode analisis regresi sederhana. Penanaman modal dalam negeri sebagai variabel independen dan tingkat kemiskinan sebagai variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian, angka kemiskinan di Provinsi Banten dipengaruhi secara signifikan oleh variabel PMDN. Akibatnya, angka kemiskinan di Provinsi Banten akan turun sebagai akibat dari realisasi PMDN ini.

Nadia Sari; Tri Johan Agus Yuswanto; Diyah Fatmasari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang:  Arthritis gout merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya gangguan metabolisme purin yang ditandai oleh hiperuriklemia. Kadar asam urat diatas batas normal dapat menyebabkan resiko kelainan hemodinamik seperti penyakit kardiovaskular dan resiko kelainan metabolik seperti disfungsi ginjal. Penanganan kadar asam urat pada arthritis gout tidak hanya terapi farmakologis namun juga bisa intervensi keperawatan komplementer seperti akupresur dan ekstrak daun salam. Tujuan: Membuktikan akupresur dan ekstrak daun salam efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada klien arthritis gout. Metode: Penelitian ini mengunakan true eksperiment dengan pendekatan pre and post test control group design dan jumlah sampel sebanyak 30 responden dibagi menjadi 3 kelompok dengan teknik random simple random sampling kemudian diberikan akupresur pada titik hegu dan taixi dengan durasi 5 menit dan ekstrak daun salam dosis 1 gram selama 12 hari perlakuan. Hasil: Kadar asam urat mengalami penurunan pada kelompok intervensi, kontrol 1 dan kontrol 2. Tetapi berdasarkan uji Anova pada variabel kadar asam urat menunjukkan kelompok intervensi paling efektif penurunannya dengan nilai (1,98±0,53) pada kelompok kontrol 1(0,95±0,28) serta kelompok kontrol 2 (1,17±0,28) dengan nilai signifikan kadar asam urat (p=0,000). Kesimpulan: Kelompok yang paling efektif untuk menurunkan kadar asam urat dalam intervensi keperawatan komplementer yaitu perlakuan akupresur dan ekstrak daun salam pada kelompok intervensi.

Aprianti, Rina; Rahmawati, Ida; Sulistiyaningsih, Dwi Putri; Giena, Vike Pebri; Wulan, Susilo +3 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

ABSTRAK Latar Belakang: Belum adanya obat dan juga terapi yang sesuai untuk menurunkan angka suspositif Covid-19, WHO merekomendasikan kepada seluruh penduduk di dunia untuk dapat mewaspadai penyebaran Covid-19 dengan melakukan beberapa tindakan pencegahan seperti menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan. Sektor informal seperti kelompok nelayan pada daerah pesisir pantai berpotensi terjadi penyebaran virus Covid 19 dikarenakan beberapa aktifitas masyarakat setempat seperti pelelangan ikan, berlayar, serta berkumpul mebuat jala dan perahu. Tujuan: kegiatan ini bertujuan sebagai upaya pencegahan dan mengurangi risiko terpapar virus Covid-19. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pembagian masker dan penyuluhan kesehatan langsung pada masyarakat pesisir pantai khususnya kelompok nelayan. Masker yang diberikan adalah masker medis sekali pakai. Hasil: peran aktif para kelompok nelayan pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keinginan mereka menggunakan masker saat diberikan. Kesimpulan: diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 dan para kelompok nelayan lebih mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah demi pencegahan Covid-19.

Sagitarini, Putu Noviana

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Berbagai masalah seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, serta tertularnya penyakit menular seksual adalah akibat yang ditimbulkan jika remaja tidak mengetahui kesehatan reproduksi. Pelayanan kesehatan reproduksi remaja bertujuan untuk mencegah dan melindungi remaja dari perilaku seksual berisiko serta mempersiapkan remaja untuk menjalani kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi pada remaja sehingga angka kejadian penyakit menular seksual atau HIV/ AIDS menurun. Metode: Metode  pemecahan  permasalahan  dalam pengabdian  masyarakat  menggunakan  edukasi  oleh  tenaga  kesehatan  pada  remaja. Mekanisme pelaksanaan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan (pemberian materi kesehatan reproduksi), monitoring dan evaluasi, serta refleksi. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Simpulan: Kegiatan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, sehingga remaja bisa berperilaku yang bertanggungjawab dan mampu menyebarkan informasi ke orang yang ada disekitarnya.

Indrinawati, Indrinawati; Widayati, Kurniasih

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang : Stunting merupakan suatu masalah gizi yang dihadapi oleh balita saat ini. Jika tinggi badan anak berdasarkan usia di bawah standar nasional (Z- Score <-2 SD), maka diklasifikasikan sebagai terhambat. Ibu yang dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan dengan baik akan memberi dampak positif kepada keadaan status gizi anaknya. Pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi keadaan status gizi. Pelayanan kesehatan primer perlu ditingkatkan pelayanannya, sebab pelayanan kesehatan primer memiliki peranan yang cukup signifikan yang dapat ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan gizi anak agar terhindar dari kematian dini dan mutu fisik yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Pelayanan Kesehatan Primer Pada Kejadian Stunting” di wilayah Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar. Metode : Metode penelitian yang digunakan yaitu survey dengan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan data sekunder tahun 2020 dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang yang menggunakan instrumen penelitian lembar ekstrasi data dengan analisis SPSS 20. Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden yang memiliki balita stunting rata-rata berumur 30 tahun sebanyak 4 orang (6,4%), berpendidikan SMA sebanyak 29 orang (61,7%) dan bekerja swasta sebanyak 23 orang (48,9%). Berdasarkan analisis pelayanan kesehatan primer didapatkan bahwa sebagian besar responden berobat ke pelayanan kesehatan praktek bidan dan dokter sebanyak 33 orang (70,2%), jarak ke pelayanan kesehatan kategori jauh sebanyak 33 orang (70,2%), sebagian besar sudah mendapatkan penyuluhan IMD sebanyak 40 orang (85,1%), penyuluhan ASI Eksklusif sebanyak 35 orang (74,5%), penyuluhan MPASI sebanyak 39 orang (83%) dan penyuluhan KB sebanyak 38 orang (80,9%). Berdasarkan analisis gambaran pelayanan kesehatan primer didapatkan bahwa pelayanan kesehatan primer dalam kategori baik sebanyak 40 orang (85,1%). Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pelayanan kesehatan primer pada kejadian stunting di Wilayah Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar dalam kategori baik yaitu banyak responden memanfaatkan pelayanan kesehatan seperti berobat ke pelayanan kesehatan dan mendapatkan penyuluhan.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.

Yudianto, Suwah; Sulistyo, Wiwin

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Abstrak – Kebutuhan informasi yang semakin cepat. Menjadi alasan dibangun e-government web portal ini. Metode yang digunakan dalam pembuatan Website ini adalah dengan metode Web Development Life Cycle (WDLC). (WDLC) adalah metode yang digunakan dalam membangun sebuah website. Dimana WDLC merupakan sebuah proses pengembangan sebuah website akan disampaikan kepada pengguna. Dalam pembuatannya, dilakukan proses menganalisis data dan informasi yang ada pada dinas komunikasi dan informatika agar dapat di masukan ke proses implementasi perancangan sistem dengan menggunakan metode WDLC dan diterapkan dengan Framework Laravel V7. Disimpulkan bahwa Penerapan Metode ini berhasil dan akan mempermudah pengelola Web dalam mengelola informasi responsif dan compatible. Dengan terciptanya web portal ini akan mempermudah kinerja admin dalam menyebarluaskan informasi yang secara otomatis juga akan mengurangi beban tenaga IT di Dinas Komunikasi dan informatika yang minim tenaga IT.   Kata Kunci – E-Government, WDLC, Website, Internet   Abstract – The need for information is getting faster.Be the reasonbuilt e-government webportalthis. The method used in making this website is the Web Development Life Cycle (WDLC) method. (WDLC) is a method used in building a website. Where WDLC is a process of developing a website that will be delivered to users. In its manufacture, the process of analyzing data and information available at the communication and information technology office is carried out so that it can be input into the system design implementation process using the WDLC method and applied to the Laravel V7 Framework. Conclu ded that the application of this method is successful and will make it easier for Web managers to manage responsive and compatible information.   Keywords – E-Government, WDLC, Website, Internet

Valentina Marpaung; Anselmus Joko P; Andarweni Astuti

Adanya kebijakan stay at home memaksa keluarga kristiani untuk melakukan kegiatan keagamaan dari rumah seperti beribadah di rumah, melakukan kegiatan rohani, memberikan ajaran agama katolik pada anak, mengajarkan moral dasar pada anak. Persoalan yang muncul sejauh mana tingkat kesadaran keluarga katolik menyadari perannya sebagai Ecclesia Domestica dalam memberikan pendidikan moral dan agama pada anak, bagaimana aktivitas keluarga katolik melaksanakan pendidikan moral dan agama pada anak di masa pandemi, dan hambatan bagi orangtua dalam menerapkan pendidikan agama dan moral di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif, 15 KK Stasi St. Benedictus TSE. Teknik pengumpulan data menggunakan  metode koesioner, wawancara, dokumentasi. Tingkat kesadaran keluarga katolik sebagai Ecclesia domestica memberikan pendidikan agama dan moral pada anak memperoleh angka 71%, aktivitas keluarga katolik dimasa pandemi memperoleh angka 70%, hambatan yang dihadapi orangtua dalam mendidik moral dan agama anak memperoleh angka 68%. Hasil menunjukan bahwa peran Ecclesia domestica yang dikatakan sebagai Gereja Rumah Tangga untuk mendidik moral dan agama anak sudah cukup baik. Hasil wawancara dari ketiga variabel  menyatakan tingkat kesadaran  keluarga katolik didukung dengan adanya keterbukaan terhadap anggota keluarga. Aktifitas yang dilakukan dalam selama masa pandemi dengan mengajarkan nilai moral dasar, dan melakukan kegiatan rohani. Beberapa hambatan yang dialami keluarga katolik tidak bisa membagi waktu dan faktor lingkungan.

Valentina Marpaung; Anselmus Joko P; Andarweni Astuti

Adanya kebijakan stay at home memaksa keluarga kristiani untuk melakukan kegiatan keagamaan dari rumah seperti beribadah di rumah, melakukan kegiatan rohani, memberikan ajaran agama katolik pada anak, mengajarkan moral dasar pada anak. Persoalan yang muncul sejauh mana tingkat kesadaran keluarga katolik menyadari perannya sebagai Ecclesia Domestica dalam memberikan pendidikan moral dan agama pada anak, bagaimana aktivitas keluarga katolik melaksanakan pendidikan moral dan agama pada anak di masa pandemi, dan hambatan bagi orangtua dalam menerapkan pendidikan agama dan moral di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif, 15 KK Stasi St. Benedictus TSE. Teknik pengumpulan data menggunakan  metode koesioner, wawancara, dokumentasi. Tingkat kesadaran keluarga katolik sebagai Ecclesia domestica memberikan pendidikan agama dan moral pada anak memperoleh angka 71%, aktivitas keluarga katolik dimasa pandemi memperoleh angka 70%, hambatan yang dihadapi orangtua dalam mendidik moral dan agama anak memperoleh angka 68%. Hasil menunjukan bahwa peran Ecclesia domestica yang dikatakan sebagai Gereja Rumah Tangga untuk mendidik moral dan agama anak sudah cukup baik. Hasil wawancara dari ketiga variabel  menyatakan tingkat kesadaran  keluarga katolik didukung dengan adanya keterbukaan terhadap anggota keluarga. Aktifitas yang dilakukan dalam selama masa pandemi dengan mengajarkan nilai moral dasar, dan melakukan kegiatan rohani. Beberapa hambatan yang dialami keluarga katolik tidak bisa membagi waktu dan faktor lingkungan.

Veronika Pina; Henni Somantik; Markus Amid; Eliantri Putralin

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Tanggung jawab gembala sidang dalam membimbing kerukunan hidup jemaat GSJA Anugerah SP IV Jangkang sangat dibutuhkan dalam hidup berjemaat, karena jemaat merupakan bagian dari masyarakat luas yang harus hidup rukun. Tujuan penelitian untuk mendorong gembala Sidang dalam membimbing kerukunan hidup jemaat di GSJA Anugerah SP IV Jangkang supaya jemaat tetap hidup dalam kerukunan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan metode kualitatif deskriptif karena data dan informasi yang diperoleh kata atau narasi kemudian dapat dideskripsikan, dinarasikan, dan dijelaskan agar maknanya semakin jelas. Sumber data berasal dari para informan yaitu gembala sidang, majelis jemaat, dan anggota jemaat GSJA dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan data dari penelitian ini adalah: (1) Gembala sidang memotivasi jemaat agar hidup rukun; (2) gembala sidang dapat mengunjungi Jemaat GSJA Anugerah SP IV Jangkang; (3) gembala sidang mengajar jemaat agar hidup percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat; (4) harapan gembala sidang agar seluruh anggota jemaat dapat menguasai diri dari dosa, selalu berdoa, dan mendukung gembala dalam pelayanan. Kesimpulan: gembala sidang GSJA Anugerah SP IV Jangkang telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik dalam membimbing dan mengarahkan jemaat berdasarkan pengajaran Yesus Kristus. 

Delfi Heni Susanti; Dastin Pratiwi; Farida Hani Sri Wahyuni

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pandemi Covid-19 ini telah banyak memakan korban jiwa dan tentunya membawa dampak yang buruk bagi keberadaan negara kita. Banyak sektor pemerintah yang terbengkalai dan mengakibatkan kerugian akibat pandemi ini. Namun, disamping itu pemerintah dalam tugasnya sebagaimana yang terdapat dalam tujuan NKRI pada alinea keempat UUD 1945 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah dan memajukan kesejahteraan umum. Hal tersebut menjadi acuan pemerintah memberikan layanan kepada masyarakat walaupun dimasa pandemi yang menerjang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang menjelaskan terkait implementasi program PKH di Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang dengan menggunakan teori implementasi Ripley (Purwanto, Erwan Agus & Sulistyastuti, 2012) yang menggunakan metode wawancara untuk mendapatkan data primer. Responden dalam penelitian ini merupakan penerima manfaat dari program PKH. Melalui wawancara ini diketahui bahwa implementasi Program Keluarga Harapan (PKH) masih menunjukkan kekurangan yang perlu diperbaiki ditahun berikutnya, yakni adanya keterlambatan penyaluran dana kepada masyarakat dan adanya masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima. Namun, tidak mendapatkan program tersebut. Sehingga, hal ini menyebabkan proses implementasi menjadi terhambat di era pandemi saat ini.