Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 3541-3560 of 3,879

Analytics

Lingga Yuliana; Iin Mayasari; Adrian A. Wijanarko; Janni Beatrix Mandowally

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Saat ini beragam jenis kewirausahaan yang dapat diaplikasikan oleh generasi muda, salah satunya kewirausahaan sosial. Kewirausahaan sosial merupakan   kegiatan  ekonomi  melalui  upaya  berbagai  peluang   untuk   dapat   menciptakan   nilai   tambah.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. dapat membantu pemberdayaan masyarakat setempat dalam bidang pendidikan, sosial serta ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep photobooth dan wisatawan dapat memilih kostum yang diinginkan. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu masyarakat terbantu dari sisi pendidikan, sosial dan ekonomi dari hasil pembelian tiket dan kegiatan photobooth ini menarik wisatawan untuk datang dan memberikan kontribusi ke masyarakat.

Tri Prasetyowati, Niken; Sutoyo, Sutoyo; Supeni, Siti

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

              The objectives of this study were to: (1) find out how the implementation of anti-corruption education in order to strengthen the value of honesty character in class VIII students at SMP Negeri 1 Mojolaban (2) find out whether the implementation of anti-corruption education is correct to strengthen the value of honesty character in class VIII students. (3) Knowing the factors that support and hinder the implementation of anti-corruption education in order to strengthen the value of the character of honesty in class VIII students.This research was conducted at SMP Negeri 1 Mojolaban. The subjects of this research include principals, vice principals, PPKn teachers, and students. The data source uses primary data sources and secondary data sources. Data was collected through interviews, observation, and documentation. The validity of the data was tested by technique triangulation and source triangulation. The research data were analyzed using a qualitative descriptive analysis technique with an interactive model.             The results of the study can be concluded that: 1) SMP Negeri 1 Mojolaban has provided anti-corruption education lessons because anti-corruption education is very important to learn with anti-corruption education in the curriculum can teach students to be honest, responsible and teach things about the dangers of committing crimes. corruption, so that students in the future of our country can be free from corrupt behavior. 2) True anti-corruption education is a reinforcement of the character value of honesty. 3) there are 2 influencing factors, namely: a. supporting factors: teacher commitment, adequate school infrastructure, parental support, conducive environment, cooperation of all components, teachers working together, the role of BK teachers in dealing with students; b. Inhibiting factors: The Covid-19 outbreak, lack of motivation, differences of opinion, teachers feel overwhelmed, the ability of teachers to choose subjects, anti-corruption education has not been fully implemented, there are still some teachers who have not integrated, and students' low interest in learning.

Gilang, Dewi; Yusuf, Yusuf; Sugiaryo, Sugiaryo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2022 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

  The purpose of this study is to determine the role of PPKn as a means of legal education in raising awareness of students complying with the school rules of SMA Negeri 8 Surakarta for the 2021/2022 academic year. This research is descriptive qualitative. The data source uses both primary and secondary. Data collection techniques through interviews, observation and documentation. In order for the data to be valid, a triangluation of sources and techniques is carried out. Analyzed using interactive qualitative techniques. Based on data analysis, it can be concluded: The role of PPKn as a means of legal education in increasing awareness of the rights and  obligations  of students is  really like getting facilities.  The role of PPKn as a means of legal education in increasing awareness of  student attendance   is really like being present on time.  The role of PPKn as a means of legal education in increasing awareness of the  neatness  of  students  is true as in full uniform.  The role of PPKn as a means of education hukum in increasing awareness of  student hygiene is indeed  true such as participating in  community service work activities.     Â

Mariani, Mariani

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kondisi kehamilan yang disertai dengan kecemasan akan berdampak terhadap menurunnya imunitas tubuh ibu hamil. Masa new normal  merupakan salah satu factor yang dapat menimbulkan stress pada ibu hamil, hal ini disebabkan karena ibu hamil dan janinnya merupakan populasi yang memiliki beresiko tinggi terhadap penularan Covid-19 di masyarakat. Kesehatan psikososial Ibu saat hamil sangat menentukan kesehatannya saat persalinan, bayi baru lahir, dan masa nifas. Ibu yang mengalami stres saat kehamilan dapat berakibat pada janin yang dikandungnya, dimana janin akan mengalami keterhambatan perkembangan atau gangguan emosi saat lahir dan bisa meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur. Sehingga, identifikasi ibu hamil yang berisiko tinggi terhadap kecemasan yang terjadi pada saat masa new normal menjadi penting agar tenaga kesehatan dapat menyarankan intervensi psikologis dini dan pencegahan beberapa komplikasi terkait stres pada kehamilan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu menurunkan kecemasan dan stress ibu hamil melalui penerapan manajemen Stres Non Farmakologis Pada Ibu Hamil di Desa Wangkal Wilayah Puskesmas Wangkal Probolinggo. Metode yang digunakan yaitu berupa pendidikan kesehatan yang laksanakan dengan 1 mitra yaitu Desa Wangkal wilayah Puskesmas Wangkal Kecematan Gading Kabupaten Probolinggo. Indikator keberhasilan program kemitraan masyarakat ini yaitu adanya peningkatan pemahaman dan peran serta masyarakat (ibu hamil) dalam penerapan manajemen non farmakologis sehingga ibu hamil dapat menjaga Kesehatan psikososialnya dengan baik agar ibu dan janinnya dapat tumbuh dan perkembang dengan baik serta lahir  sehat dan selamat. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu sebelum diberikan Pendidikan kesehatan 51% peserta belum memahami tentang penerapan manajemen non farmakologis pada ibu hamil. Setelah diberikan pendidikan kesehatan 97% peserta mengerti dan memahami tentang pentingnya penerapan manajemen non farmakologis pada ibu hamil. Diharapakan ibu hamil dapat melakukan manajemen stress secara mandiri sehingga dapat membantu mengurangi tingkat stress yang dialami ibu selama kehamilan.   Kata Kunci : Manajemen Stres non Farmakologis, Ibu Hamil

Renteng, Septriani; sari, andi buana; Nurmansyah, Muhamad; Ganika, Lenny; Mariana, Dina

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Anak merupakan salah satu kelompok berisiko untuk terpaparnya berbagai penyakit diantaranya diare, ISPA, dan covid 19. Perilaku cuci tangan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sakit pada anak. Kemampuan anak dalam melakukan cuci tangan berkaitan dengan tingkat pengetahuan anak tentang teknik cuci tangan dan manfaatnya. Oleh karena itu perlu dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan tentang cuci tangan kepada anak usia sekolah  dengan menggunakan metode yang menarik bagi anak seperti bermain puzzle. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan menujukkan hasil adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan perilaku anak dalam melakukan cuci tangan.

Rahman A. Ghani; Ernawati Ernawati; Has’ad Rahman Attamimi

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Pada Pendidikan anak usia dini, penilaian yang dilakukan untuk mengukur pencapaian perkembangan anak usia dini adalah menggunakan penilaian autentik.dengan melakukan pengamatan terhadap tingkat pencapaian perkembangan masing-masing individu dan dapat merancang pembelajaran sesuai kebutuhan. Dengan demikian, guru harus mencatat setiap perkembangan yang dapat diamati setiap hari. Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru-guru di Gugus 3 dan Gugus 4 PKG PAUD Kecamatan Cimanggis Kota Depok dalam memanfaatkan kemajuan tehnologi khususnya dalam merancang instrumen dan mengimplementasikan Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Berbasis G-Form sehingga memberikan kemudahan dalam melakukan penilaian dan merekap penilaian menjadi laporan perkembangan akhir semester. Pelaksanaan Kegiatan PKM ini dirancang dalam 3 sesi pertemuan. Pada sesi pertama diisi dengan pembekalan tentang prinsip penilaian Anak Usia Dini. Pada sesi 2, peserta mendapat materi tentang bagaimana membuat instrument penilaian dari kompetensi dasar yang akan dicapai oleh anak usia dini. Sedangkan pada sesi ke 3, para  peserta  mengikuti  kegiatan Workshop/ mengkolaborasikan instrumen ke dalam G-form dengan praktek langsung.

Cindy Sriwahyuni Sihombing; Friska Elisabet Tampubolon; Yuli Arta Simbolon; Bonatua Lumbansiantar; Joi Pasaribu +1 more

Adulthood is experiencing many problems that must be faced, especially in middle adulthood. Middle adulthood can be said to start at 35-60 years old. The median age is filled with various responsibilities and roles that consume time and energy. This period is also a period that spans the problems of daily life faced. This period was eventually marked by physical and mental changes, especially in spirituality. The method used in this paper is qualitative, using a literature approach. A literature study is carried out by examining various sources regarding the topics discussed. Researchers use various study sources such as textbooks, scientific journals and scientific internet sources.

Cindy Sriwahyuni Sihombing; Friska Elisabet Tampubolon; Yuli Arta Simbolon; Bonatua Lumbansiantar; Joi Pasaribu +1 more

Adulthood is experiencing many problems that must be faced, especially in middle adulthood. Middle adulthood can be said to start at 35-60 years old. The median age is filled with various responsibilities and roles that consume time and energy. This period is also a period that spans the problems of daily life faced. This period was eventually marked by physical and mental changes, especially in spirituality. The method used in this paper is qualitative, using a literature approach. A literature study is carried out by examining various sources regarding the topics discussed. Researchers use various study sources such as textbooks, scientific journals and scientific internet sources.

Gilang Achmad Marzuki; Agung Setyawan

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan anugerah sekaligus amanah yang telah dititipkan kepada orang tua yang akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat nanti. Kewajiban utama orang tua adalah memberikan pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan tetapi juga ilmu agama. Perkembangan yang terjadi pada anak usia dini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: faktor keluarga, sekolah, dan lingkungan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk memaparkan peran penting orang tua dalam mendidik anaknya. Hasil dari penelitian ini adalah keluarga merupakan tempat pendidikan pertama bagi anak, pendidikan di lingkungan keluarga merupakan pendidikan yang paling dasar bagi anak untuk membentuk kecerdasan, karakter atau kepribadian, serta bekal untuk memasuki masyarakat nantinya. Oleh karena itu, orang tua diharapkan dapat membagi waktu untuk anaknya agar tidak ada anak yang menyimpang dari ajaran agama dan norma serta aturan masyarakat. Karena dengan pengawasan dan pendidikan yang baik oleh orang tua akan membentuk karakter dan kepribadian yang baik begitu pula sebaliknya.

Gamar Al Haddar; Kristafia lou

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Bimbingan belajar dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa di Kelurahan Bukit Pinang RT 16, karena dapat membantu melengkapi apa yang dipelajari di sekolah. Hal ini dikarenakan pembelajaran di luar sekolah memiliki dampak yang jauh lebih besar terhadap motivasi belajar siswa. Tujuan pendidikan nonformal adalah untuk meningkatkan minat atau keinginan siswa untuk belajar. Dalam pendidikan nonformal, siswa didorong untuk belajar dengan berbagai cara, dari pendidikan formal pada umumnya. Pendidikan nonformal lebih santai dan memberi siswa ide atau cara baru untuk memahami konsep yang mungkin mereka perjuangkan dalam pendidikan formal, sekaligus lebih menyenangkan. Padahal, belajar dapat menjadi selingan yang menyenangkan bagi siswa, yang tidak hanya dituntut untuk mengingat informasi atau berhitung, tetapi juga mampu berpikir kritis Seorang siswa harus tertarik pada materi pelajaran untuk mempelajarinya lebih lanjut. Ini berarti mereka harus terlibat dalam materi, yang akan membantu mereka menemukan apa yang tidak mereka ketahui. Ada beberapa cara untuk membantu siswa belajar lebih kreatif, termasuk menggunakan metode pembelajaran yang mendorong mereka untuk lebih aktif dalam berpikir dan memecahkan masalah. Peneliti pengabdian ini di lakukan di kelurahan bukit pinang Rt 16, kegiatan bimbingan belajar ini di lakukan dengan memberikan penjelasan atau mengajar tentang berhitung, membaca dan mengulangi pelajaran yang di lajari oleh guru di sekolah. Dalam waktu 3 minggu mengadakan kegitan Bimbingan Belajar pada anak-anak di Kelurahan Bukit Pinang, dengan hasil yang baik dan harapan bisa membantu wawasan anak-anak, dengan mengetahui dan memahami kegiatan Bimbingan Belajar, bisa diterima di lingkungan masyarakat.

Dariyadi Dariyadi

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan menemukan nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi masyarakat Buton. Tradisi tersebut adalah posuo yang diberlakukan bagi remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilakukan secara bertahap. Setelah pengumpulan data, kemudian melakukan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Haberman. Pendekatan tersebut meliputi pengumpulan data, pemilihan data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Simpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi posuo masyarakat Buton adalah nilai pendidikan i’tiqodiyah. Nilai i’tiqodiyah dalam ritual posuo perempuan Buton terlihat pada setiap prosesi yang dilakukan. Mengawali dan mengakhiri prosesi posuo dengan memohonkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran, perlindungan, dan keselamatan terhadap para gadis yang di-suo; nilai amaliyah, dalam rtiual posuo, mengajarkan para gadis untuk taat beribadah kepada Allah SWT, mendidik mereka untuk menjadi perempuan yang mampu menjaga tingkah laku, ucapan, dan membekali mereka ilmu dalam berumah tangga; nilai khulukiyah, merupakan nilai yang mengajarkan etika yang baik bagi perempuan-perempuan dalam prosesi posuo. Pengetahuan tentang khulukiyah bertujuan untuk membersihkan diri para gadis dari perbuatan yang dinilai rendah, lalu menuntun mereka untuk menghiasi diri dengan akhlak baik; nilai duwaliyah, pada puncak acara posuo, pihak keluarga menyajikan aneka hidangan untuk dinikmati para undangan. Undangan yang hadir dari berbagai kalangan, keluarga, kerabat, dan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial. Penyelenggara acara posuo akan berbagi rezeki dengan menajikan aneka hidangan makanan dan minuman kepada para tamu undangan yang hadir.  

Sakhat Maulidah; Nurul Qomariyah; Siti Antika Ririn Pratiwi

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This article reviews the Implications of Multicultural Education on the Religious Mindset of the Millennial Generation. This article aims to explain the impact of implementing multicultural education on the religious mindset of the millennial generation. The writing of this article uses a type of qualitative research with library research methods. The results of this study are to determine the impact of the implementation of multicultural education on the religious mindset of the millennial generation, namely: (1) improving self understanding and self-concept well. (2) increase sensitivity in understanding other people. (3) respecting religious and cultural differences between groups regarding an event, values, and behavior. (4) open our minds in responding to various issues. (5) Stay away from stereotypical views and try to respect others. With multicultural education, a person will become a good human being and more tolerant of diversity, and not passionate about the religion he adheres to. Therefore, a religious mindset based on multicultural education needs to be instilled as early as possible. This includes an appreciation of the existence of cultural plurality, recognition of human dignity and rights, and development of human responsibility towards the inhabited earth.

Aulia Hassanah

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to analyze the effect of education level and population growth on economic growth in Indonesia for the 2017-2021 period. Economic growth is a process of changing economic conditions that occur in a country on an ongoing basis towards a condition that is considered better for a certain period of time. This research is a quantitative study, the data was processed using panel data analysis consisting of cross sectional data from six provinces and time series data for 2017-2021. The best regression model in this research data is the FEM (Fixed Effect Model) regression model. The results of this study show that simultaneously the variables of Education Level and Population Growth have no effect and are not significant on Economic Growth in Indonesia for the 2017-2021 period. And partially the variables of Education Level and Population Growth have no effect and are not significant on Economic Growth in Indonesia for the 2017-2021 period.

N. Kapita, Syarifuddin; Saiful Do Abdullah; Amal Khairan

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Teknologi sudah tidak dapat dihindari lagi, apalagi saat ini Pengajar di tempat pengajian Alqur’an dituntung agar bisa memberikan penilaian yang objektif terhadap anak didikannya dimana teknologi digunakan sebagai penunjang pendidikan nonformal. Jika sebelumnya Pengajar hanya mengandalkan catatan atau notes sebagai media untuk menyimpan nilai anak didik. Namun, untuk era industri 4.0 Pengajar tidak dapat menggunakan itu sebagai media. Aplikasi komputer seperti Micrososft excel dan Micrososft Word dapat dijadikan salah satu alternatif untuk menyimpan nilai siswa. Aplikasi komputer tidak hanya untuk menyimpan data tetapi juga dapat digunakan Pengajar untuk mengolah nilai akhir siswa sehingga mempermudah kinerja guru mengisi raport. Oleh karena itu dilaksanakan sosailisasi aplikasi komputer berupa penyusunan format raport, pembuatan buku penghubung antara Orang tua dan peserta didik, pembuatan absensi dan jurnal pengajar, dengan mengguanakan Microsoft Word dan Microsoft Excel, adapun Microsoft Power Point digunakan untuk salah satu metode pengajar menyampaikan materi kepada peserta didik.

Ismi Widyaningrum; Linda Linda; Ira Asyura; Minhatul Ma’arif

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Di tengah perkembangan dunia dan perubahan global di berbagai aspek kehidupan, keberhasilan generasi muda di masa yang akan datang merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan suatu negara. Mahasiswa merupakan generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa yang memiliki intelektual. Pendidikan berperan penting dalam menciptakan keberhasilan mahasiswa. Penyampaian mata kuliah yang berkaitan dengan matematika juga harus menjadi suatu perhatian, dosen dituntut harus bisa mengembangkan materi yang disampaikan, yaitu dengan mengaitkan satu materi ke materi atau konteks lainnya. Pengintegrasian nilai-nilai budaya merupakan suatu bentuk pengembangan nilai nasionalis. Salah satu budaya yang ada di masyarakat dan bangsa Indonesia adalah batik. Hal inilah yang mendasari perlunya dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tujuan memberi pendampingan dalam pemanfaatan motif batik Cikadu sebagai eksplorasi konsep geometri transformasi.

Muhammad Ferry Kurniawan; Maria Botifar; Deri Wanto

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

: Evaluasi dalam pendidikan Islam, secara umum sangat berguna bagi pendidik, peserta didik, ahli fikir pendidikan Islam, politik pengambil kebijakan pendidikan Islam, untuk membantu mereka dalam membenahi sistem pengawasan dan mempertimbangkan kebijakan yang akan diterapkan dalam sistem pendidikan nasional (Islam). Penelitian Kepustakaan atau Library research adalah telaah kepada beberapa referensi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan baik telaah pemikiran tokoh dan yang lainnya. Evaluasi yang merupakan suatu proses dan tindakan yang terencana untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan, pertumbuhan dan perkembangan (peserta didik) terhadap tujuan (pendidikan), sehingga dapat disusun penilaiannya yang dapatdijadikan dasar untuk membuat keputusan. Evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi peserta didik, pendidik, materi pendidikan, proses penyampaian materi pelajaran, dan berbagai aspek lainnya yang berkaitan dengan materi pendidikan.  

Puput Novita Sari; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study aims to explain the implementation of the demonstration method in learning Islamic religious education at SMA Negeri North Tambun. This research uses a descriptive qualitative approach. Methods of data collection using non-participant observation methods, semi-structured interviews and documentation. The subjects of this study were the principal, Islamic education teachers and class XII IPA students. The data validity was done by using data triangulation technique and source triangulation technique. Data analysis includes data collection (data collection), data reduction (data reduction), data display (data presentation) and conclusion drawing / verification. The result of this research is that in teaching Islamic Education the teacher uses the demonstration method by applying three stages, namely preparation, implementation and evaluation of learning. Preparation for learning the teacher prepares learning tools, formulates goals to be achieved, prepares the necessary tools or media and estimates the time that will be used in learning. The supporting factors are the presence of professional teachers, media, adequate facilities and infrastructure, making it easier for students to understand what is being learned..

Erwin Simon Paulus Olak Wuwur

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Rendahnya literasi membaca siswa menjadi masalah utama dalam pendidikan di Indonesia. Literasi membaca merupakan dasar yang harus ditanamkan dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penghambat minat baca siswa pada sekolah dasar kelas V pada salah satu sekolah swasta di kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Hasil penelitian menunjukan ada dua faktor penghambat minat baca siswa sekolah dasar yakni faktor internal yang terdiri dari siswa belum lancar membaca, kurangnya motivasi dan pembiasaan dalam membaca, dan kurang memahami isi bacaan, sedangkan faktor eksternal terdiri dari lingkungan sekolah yang kurang mendukung, faktor ekonomi keluarga, kurangnnya fasilitas dan kebiasaan siswa bermain gadget.

Rahula Hananuraga

Jenis penelitian ini adalah kualitatif melalui penelitian kepustakaan. Tulisan ini mengkaji tentang peran pendidikan agama Buddha terhadap motivasi dan disiplin belajar siswa. Pendidikan agama Buddha berorientasi dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkebhinnekaan global yang berlandaskan pada nilai-nilai agama Buddha serta nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dalam ajaran moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan. Motivasi belajar peserta didik dalam agama Buddha dapat dilihat dari enam karakter (cerita) yakni Ragacarita, Dasacarita, Mahacarita, Vitakkacarita, Saddhacarita, dan Budhicarita. Dimana enam karakter tersebut terdapat dalam perilaku seorang individu yang mengalami keadaan batin pada dunia. Disiplin berkaitan dengan tata tertib, aturan, atau norma dalam kehidupan bersama (yang melibatkan orang banyak). Disiplin (aturan moral) untuk mengendalikan diri (samvara), pengendalian bertujuan untuk tidak menyesal (avipattisara), tidak menyesal bertujuan memperoleh kegembiraan (pamuja), kegembiraan bertujuan memiliki kegiuran (piti), kegiuran akan memperoleh ketenangan (pasadhi) sehingga dengan ketenangan akan memperoleh kegembiraan (sukha).

Rahula Hananuraga

Jenis penelitian ini adalah kualitatif melalui penelitian kepustakaan. Tulisan ini mengkaji tentang peran pendidikan agama Buddha terhadap motivasi dan disiplin belajar siswa. Pendidikan agama Buddha berorientasi dalam membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkebhinnekaan global yang berlandaskan pada nilai-nilai agama Buddha serta nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dalam ajaran moralitas, meditasi, dan kebijaksanaan. Motivasi belajar peserta didik dalam agama Buddha dapat dilihat dari enam karakter (cerita) yakni Ragacarita, Dasacarita, Mahacarita, Vitakkacarita, Saddhacarita, dan Budhicarita. Dimana enam karakter tersebut terdapat dalam perilaku seorang individu yang mengalami keadaan batin pada dunia. Disiplin berkaitan dengan tata tertib, aturan, atau norma dalam kehidupan bersama (yang melibatkan orang banyak). Disiplin (aturan moral) untuk mengendalikan diri (samvara), pengendalian bertujuan untuk tidak menyesal (avipattisara), tidak menyesal bertujuan memperoleh kegembiraan (pamuja), kegembiraan bertujuan memiliki kegiuran (piti), kegiuran akan memperoleh ketenangan (pasadhi) sehingga dengan ketenangan akan memperoleh kegembiraan (sukha).