Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 35281-35300 of 35,987

Analytics

Maya W. Pramesti; Dyah Kusumawati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemerintah memerlukan kemitraan untuk memenuhi tugas dan kewajiban dalam melaksanakan pelayanan publik, tak terkecuali pelayanan kesehatan. Kemitraan dengan Fasilitas Kesehatan Swasta merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam memenuhi  tugas  dan  kewajiban  melaksanakan  pelayanan  kesehatan  publik. Dalam urusan publik, penting menerapkan good governance, termasuk dalam kemitraan. Tujuan penelitian menganalisis penerapan good governance serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan teknis analisis data Miles dan Heberman serta uji trangulasi sumber digunakan untuk memverifikasi dan memvalidasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan good governance dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang telah dilaksanakan. Meski   demikian,   terdapat   beberapa   prinsip   good   governance   yang   belum terlaksana  secara  optimal,  diantaranya  daya  tanggap  (responsiveness), berorientasi konsensus (consensus orientation), dan berkeadilan / keseimbangan (equity). Faktor pendorong penerapan good governance adalah keterbukaan informasi dan transparasi, upaya saling memahami (mutual undestanding) dan saling menyesuaikan (mutual adjustment) serta komitmen kemitraan yang kuat dan mengikat. Faktor penghambatnya adalah perbedaan perspektif antar sektor dan tidak adanya konsesnsus dalam kemitraan.

Yustiana Dwirainaningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data yang diambil dalam penelitian ini yaitu, menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dibagikan kepada responden untuk mencari data yang berhubungan dengan penelitian ini. Jenis penelitian yang digunakan adalah purposive sampling Karena jumlah populasi yang terbatas yaitu sebanyak 98 responden, maka dalam penelitian ini semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Jadi dalam penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 98 responden. Berdasarkan hasil uji validitas pada penelitian ini seluruh variabel yang meliputi variabel kepercayaan pada atasan (X1), gaya kepemimpinan islam (X2), kinerja SDM (Y1) dan lingkungan kerja (Y2) dinyatakan valid karena nilai Sig(2-tailed) < Alpha 0.005. Hasil pengujian hipotesa 1 mendapatkan bahwa variabel kepercayaan pada atasan ternyata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja SDM. Bila melihat nilai sig variabel gaya kepemimpinan Islam mempunyai nilai sebesar 0.001 < 0.05 Yang ini berarti bahwa variabel gaya kepemimpinan islam berpengaruh terhadap kinerja SDM. Dari Tabel Anova diketahui bahwa nilai sig sebesar 0,000 lebih kecil dari Alpa (0,05). Dari Tabel  Coefficients  diketahui bahwa t hitung untuk kepercayaan pada atasan adalah sebesar   3,623.   Dengan tingkat kesalahan   α= 0,05   dan n=98   diperoleh nilai t Tabel sebesar 1,660, maka berdasarkan hasil perhitungan ternyata t hitung > t Tabel maka Ho ditolak. Dengan demikian hipotesis nol (Ho) ditolak . Ditolaknya hipotesis nol menunjukkan bahwa pada tingkat keyakinan 95% terdapat pengaruh antara kepercayaan pada atasan terhadap gaya kepemimpinan.

Ferry Hartono

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Pembacaan Dekonstruktif Derrida, sebagai salah satu kritikan atas tawaran kemapanan strukturalisme, menawarkan pendekatan yang berbeda dalam menganalisis data riset kualitatif. Ketika berbicara tentang riset keagamaan, pembacaan dekonstruktif tidak dapat begitu saja meniadakan banalitas diskusi mengenai sifat apofatis realitas ilahi. Namun, ketika diskusi ditarik ke arah fenomena keagamaan, pembacaan dekonstruktif seperti ikan menemukan kolam yang tenang, tempat ia dapat berenang dengan bebas. Metodologi- metodologi studi keagamaan umum, seperti Fenomenologi, Fungsionalisme, dan Agama Terhayati menekankan kemungkinan untuk menarik dunia metafisis kepada realitas fenomenologis yang dapat diamati dan dipahami. Fenomena-fenomena tersebut, ketika dikaitkan dengan kaidah ruang dan waktu, akan selalu menghasilkan anomali. Keasingan dan penyimpangan dalam fenomena tidak perlu dimusuhi. Dalam pembacaan dekonstruktif, justru unsur pengejut dan pengesan unik dalam fenomena sering menjadi agen kuat untuk memahami suatu obyek pembacaan. Artikel ini bertujuan menunjukkan kedigjayaan pembacaan dekonstruktif sebagai sarana analisis data dalam suatu riset keagamaan. Pembacaan dekonstruktif ini dapat dipakai baik dalam riset kuantitatif maupun riset kualitatif, meskipun harus segera ditambahkan, bahwa riset kuantitatif memiliki handicap-nya tersendiri dalam riset keagamaan. Dalam fenomena keagamaan, jumlah tidak menentukan kebenaran. Justru lebih sering terjadi, fenomena yang unik atau menyimpang, entah itu dalam arti pribadi atau barang mati atau kejadian atau prediksi sekalipun, lebih ‘berkualitas’ dan lebih benar. Di sinilah ada konformasi antara riset kualitatif dan pembacaan dekonstruktif.

M. Daeni; Husnul Rizqi

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sampah merupakan persoalan yang kompleks. Pertumbuhan penduduk yang tinggi berdampak besar bagi produksi sampah. Produksi sampah tidak sebanding dengan pengelolaan sampah, dan  luas  lahan  yang  terbatas.  Kota  Semarang  mengelola  sampah  dengan  sistem  sanitary landfill yang  mampu menghasilkan   gas  metana  dari sisa sampah menghasilkan listrik  dan biogas.  Meskipun  sudah  menggunakan  sanitary  landfill  namun  masih  belum  mencukupi. Jumlah dan kualitas SDM, sarana prasarana pengelolaan sampah masih belum mencukupi. Pemerinath Kota Semarang telah pula melakukan pengaturan dengan menerbitkan Perda 6 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan khususnya pasal 17 Perda Nomor 6 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah. Penelitian   ini  dilakukan   dengan   metote   deskriptif   kualitatif,   yang   pengumpulan   datanya dilakukan dengan observasi, dan wawancara mendalam didukung data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa   Pemerintah Kota Semarang sudah melaksanakan amanat sebagaimana pasal 17, namun belum optimal, karena produksi sampah yang terus bertambah, belum  sepenuhnya  didudkung  oleh  sarana  prasarana  yang  makin  baik,  kualitas  SDM  yang belum memenuhi dan partisipasi masyarakat yang rendah.

Munawar Noor; Jayus Jayus

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Pola Penyusunan Rencana RPJMD Provinsi Jawa Tengah, 2). Bagaimana pencapaian target RPJMD dan Renstra SKPD serta RKPD dan Renja SKPD di Provinsi Jawa Tengah. Lokus Penelitian pada 3 Instansi di ProvinsiJawa Tengah. yaitu Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan peristiwa sosial kemasyarakatan untuk mengungkapkan peristiwa-peristiwa riil di lapangan dan mengungkapkan nilai-nilai yang tersembunyi (hidden value), lebih peka terhadap informasi-informasi yang bersifat deskriptif dan berusaha mempertahankan keutuhan obyek yang diteliti. Metode pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi.pada Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga sebagai unit analisis yang dipilih secara purposive (sengaja). Kesimpulan hasil penelitian : postur RKPD  tahun 2016  untuk mencapai Visi dan Misi RPJMD 2013-1018 perlu diformulasikan ulang guna  menjaga keselarasan kebijakan RKPD dengan Kebijakan RPJMD Tahun 2013-2018, sehingga kegiatan pengendalian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RKPD sangat penting untuk dilakukan.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Setyawan, Syafiq Alan; Savira, Sarah; Sabrina, Tosca Inas; Khairunnisa, Fairuz; Suryanda, Ade +2 more

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi penuntun praktikum biologi pada materi ekosistem dan interaksi dalam ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Produk hasil pengembangan telah diuji melalui proses validasi yang dilakukan oleh dua orang ahli. Validator pertama merupakan lulusan S2 Pendidikan Biologi dan validator kedua merupakan Guru Biologi di Sekolah Menengah Atas Negeri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner validasi. Data penelitian berupa nilai validitas berdasarkan kriteria kevalidan. Terdapat 3 aspek yang dinilai, yaitu aspek kebahasaan, penyajian dan tampilan.Hasil dari validasi memperoleh kriteria kevalidan pada aspek kebahasaan sebesar 4,5 (sangat valid), aspek penyajian sebesar 4,2 (sangat valid) dan aspek tampilan sebesar 4,4 (sangat valid). Hasil validasi dari ketiga aspek tersebut menunjukkan bahwa pengembangan penuntun praktikum pada materi ekosistem dan interaksi di dalam ekosistem layak untuk digunakan.

Arini Novandalina; Titik Rianawati

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh kehandalan (X1) dan ketanggapan (X2), jaminan (X3), Kepedulian (X4), Bukti fisik (X5) terhadap Loyalitas nasabah pada KSP Artha Buwana Gembong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan RSU William Booth Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dan studi dokumentasi. Metode analsis data meenggunakan metode deskriptif dan metode kuantitaif yaitu dengan Analisis Regresi Linear Berganda yang digunakan untuk mengukur pengaruh persepsi nasabah mengenai kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah simpan pinjam di KSP Artha Buwana Gembong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5). secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong. Berdasarkan hasil uji signifikan secara parsial yang dominan mempengaruhi loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong adalah variabel kehandalan dengan nilai t-hitung lebih besar dari variabel yang lainya. Dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R Square (R2) sebesar 0,530 hal ini berarti 53,0% variabel kinerja dapat dijelaskan oleh variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5), sedangkan sisanya sebesar 47,0% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sebaiknya pihak ksp agar lebih memperhatikan variabel kehandalan dimana hal ini sangat berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas nasabah. Sebaiknya pihak HRD tidak melupakan variabel lainya yang juga nanti akan berpengaruh juga terhadap pelayanan nasabah dan efort jangka panjang nya juga akan berpengaruh secara siginifikan terhadap loyalitas konsumen.

Agus Susanti

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Babershop by Ponco merupakan usaha dalam bidang menjual jasa potong rambut. Babershop by Ponco berdiri  sejak tahun 2003, berada di Perumahan Pondok Raden Patah Blok C I No. 1 – 2 RT. 04 RW. 03 Sayung Demak. Pemiliknya bernama Bapak Ponco Novian Mustoro, S.E., M.M. Persaingan dunia usaha semakin ketat, maka pelaku usaha harus bisa mempertahankan usaha dan dituntut untuk dapat menghadapi persaingan, dengan mengembangkan usaha supaya lebih maju dan lebih besar. Dalam menghadapi persaingan dan mengembangkan usaha dibutuhkan strategi untuk pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan usaha Babershop by Ponco, mendeskripsikan keadaan lingkungan internal (kelebihan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman) Babershop by Ponco, menganalisis strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Babershop by Ponco. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

Aprih Santoso

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

The research objective is to examine the effect of social factors on intention and their impact on student behavior in utilization internet of library as an information media. The method used is the survey method by distributing questionnaires. The research data obtained is based on the perception student of Universitas Semarang students on the utilization internet of library carried out by the Universitas Semarang Library as a student information media, with 95 respondents. The research method uses validity test, reliability test, and classic assumption test, hypothesis test, multiple linear regression model (path analysis) with SPSS 23 program. The results of testing social factors directly and indirectly through the intention in using internet of library do not effect on student behavior in utilization internet of library carried out by Universitas Semarang students as their information media.

Rismawati Rismawati; Arini Purnama Sari

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Background: Implementation of the family planning program still faces several obstacles. Factors that cause PUS to be reluctant to participate in family planning include: In terms of service, up to now, there is still a lack of quality, as evidenced by family planning participants who stopped using contraception. As well as in terms of delivery of counseling, it puts forward rational, effective and efficient contraceptive choices. Research Objectives: to determine the relationship between family planning services and counseling on obstacles to the implementation of family planning programs in the Bajeng Community Health Center, Gowa Regency. Methods: This study used a Cross Sectional Study method. The sample in this study was PUS who did not participate in family planning. The sampling technique was purposive sampling. Data were processed using SPSS and descriptive and bivariate analysis using the chi-square test and presented in the form of a frequency distribution table. Results: This study shows that there is a relationship between family planning services and obstacles in the implementation of the family planning program where the p value is obtained. There is a relationship providing counseling to obstacles in the implementation of the family planning program where the value of p =, 000. This means that the p value <? (0.05) because the p value is less than 0.05. Conclusion: There is a Relationship between Family Planning Services and Counseling Providing Against Barriers to Implementing Family Planning Programs in the Work Area of the Bajeng Community Health Center.  

Halili Halili; Selfiatun Hasanah

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The transaction of buying and selling currencies is made in the form of transactions whose legal status in the view of Islamic teachings differs from one form to another. Buying and selling foreign currency in Islam the name is Al Sharf which is a sale of currency, where money is used as the object of exchange. Based on the above background, it can be formulated into several problem formulations (1) how the practice of money changer in PT. Hamdalah Kab. Jember? (2) how the review of sharia economic law against the practice of money changer in PT. Hamdalah Kab. Jember. The method used in this research is a qualitative study that uses descriptive analysis. The type of data used in this study is qualitative data. Data collection techniques used are through interviews and literature study. Based on the results of the research concluded that the practice of buying and selling money changer transactions in PT. Hamdalah Kab. Jember that uses the system of giving advances there is a mismatch. This is not in accordance with the provisions of the existing theory that in the sale and purchase of money changer does not need any down payment, but even if the practice in the field contrary to the theory does not necessarily punished harom, but this contract can be directed to the sale and purchase of salam contract. While giving a period of time in money changer transactions may be done if it becomes an unavoidable need (lil hajah) urfnya about 2-7 days.   Keywords: Sharia Economic Law, Money Changer, Al Sharf and Foreign Currency Sale and Purchase.

Yassir Arafat; Mohammad Shopyan

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This research aims to determine the practice of managing savings funds for Eid packages in Sumber Pandan Village, Grujugan District, Bondowoso Regency. This research uses a qualitative approach. This type of research is in the form of field research. The location of this research is in Sumber Pandan Village, Grujugan District, Bondowoso Regency. Determination of informants using purposive. Data collection techniques use observation, semi-structured interviews and documentation. The data analysis uses descriptive data. Meanwhile, the validity of the data uses Validity, Reliability, Extended Observations, Triangulation, and Reference Materials. The results of the research show that the practice of managing savings funds for Eid packages in Sumber Pandan Village, Grujugan District, Bondowoso Regency, is that the management of savings funds is clearly carried out in matters related to good transactions and is managed by taking into account the profits that will be obtained later. Some savers believe that they don't know directly what their savings are used for. Most of them don't feel comfortable asking this because it is sensitive and private. Judging from sharia economic law, the implementation of Eid savings fund management according to Wahbah Zuhaili is halal for the manager (service provider) and according to Imam Abu Hanifah, he believes that the profit is shodaqoh. From this opinion, the researcher concluded that the Eid savings fund management transaction was permissible because the essence of Eid savings fund management was appropriate and fulfilled the elements of the wadiah yad dhamanah contract.      

Zaenol Hasan; Ana Puspita

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

One of the businesses that is growing rapidly in Indonesia today is the multi-level marketing (MLM) business. MLM is a method of marketing goods or services from a system of selling goods directly through a marketing program in the form of more than one level, where business partners get sales commissions and sales bonuses from the sale of goods or services carried out by themselves and network members in their group. In general, this thesis discusses the multi-level marketing (MLM) business at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district, with problems namely (1) how is the bonus system at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district, (2) how is the review of Sharia Economic Law against the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district. This study uses a field research method with a descriptive approach which is useful for providing information, facts and data regarding the network bonus system at PT.Melia Sehat Sejahtera in Jember district. Then the data was analyzed using qualitative methods to uncover events, phenomena, facts and circumstances that actually occurred in the field. From this study it can be concluded that the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district has five types of bonuses, namely: sponsor bonuses, leadership bonuses, retail bonuses, retail group bonuses and unilevel bonuses. Meanwhile, according to Sharia Economic Law, the bonus system at PT. Melia Sehat Sejahtera in Jember district isThis can be done because it is in accordance with Islamic law.    

Arief Fahmi Lubis

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2021 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

The provision of suspensions and administrative sanctions is intended as an effort to develop personnel and provide a deterrent effect for law violators, and to prevent other TNI soldiers from imitating them. The aim of this research is to show that TNI soldiers are different from civilians who are only bound by general legal rules, TNI soldiers are not only bound by general legal rules but also bound by military legal rules (military disciplinary law and military criminal law), so it can be said that it is not easy. for a TNI soldier when faced with the implementation of legal regulations. Qualitative research uses a descriptive approach to collect data systematically, factually and quickly according to the description at the time of the research. The results of this research show that TNI soldiers who violate the law are subject to suspension and administrative sanctions are two things that are closely related to the legal process and personnel development. This condition causes special burdens for a TNI soldier who violates the law because it impacts his career and income.

Suci Bagas Aditia Darma

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini, untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh terhadap Kepuasan pelanggan di Lakers Resto BSB Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dari penelitian adalah pelanggan di Lakers Resto BSB Semarang yaitu 70 orang. Kemudian dilakukan analisis data yang diperoleh dengan uji validitas dan uji realibitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, persamaan regresi, pengujian hipotesis melalui uji t, uji f, koefisien determinasi (R^2), dan uji koefisien beta standart. Sesuai sumber data, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh Garnish dan kualitas makanan terhadap kepuasan  pelanggan di Lakers Resto BSB Semarang. Saran mengenai kualitas makanan adalahmemberikan hidangan steak yang mempunyai aroma khas dan spesifik agar tamu memiliki kesan tersendiri bagi steak yang dihidangkan direstoran tersebut dan hidangan steak yang dihidangkan harus mempunyai rasa ciri khas yang unik supaya pelanggan mempunyai kesan yang baik dan membekas agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan.

Ray Octafian; Amaniar Istiqomah

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan di daya tarik wisata Curug Lawe Kalisidi Kabupaten Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan berdasarkan komponen pariwisata yang ada seperti atraksi, aksesibilitas, amenitas dan ancillary di Curug Lawe Kalisidi, kondisi komponen pariwisata yang kurang memadai namun mampu menarik wisatawan untuk datang baik pribadi maupun berkelompok. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Sampel yang diambil dan dipilih dalam penelitian sebanyak 86 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun kelompok sadar wisata yang ada di Curug Lawe Kalisidi. Data yang diperoleh, diolah dengan menggunakan program SPSS 16 For Windows. Hasil uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi R2 square sebesar 0,665. Hal ini menunjukkan bahwa semua komponen pariwisata mempengaruhi secara positif dan signifikan terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan sebesar 66,5%. Hal ini menunjukkan bahwa untuk kepuasan wisatawan perlu didukung dengan peningkatan seluruh komponen pariwisata yang ada.

Henry Yuliamir; Enik Rahayu

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kartikajaya Village is part of the Wonosari village area, before it became its own village known as Bleder. At that time it was still in the form of forests and swamps and was often used for TNI war games, especially Soldiers of the VII Military Command (now Kodam IV Dipenogero). Kartikajaya Village means the village is Resetement (Prokiamad) which is inhabited by retired TNI AD. It is one of the efforts. Located approximately 9 km from Kendal City, and approximately 10 km from the City of Patebon. Transportation that can be used is angkudes no. 3 and gig by day, and motorcycle taxi at night. When it was first formed this village was a local transmigration site for veterans of the war for independence, so that almost part of the population was retired soldiers. Now, along with the development of the region, the population of Kartika Jaya Village has begun to be heterogeneous in terms of livelihoods, from farmers, fishermen, factory workers, to private employees and civil servants. This research is a qualitative research. The data used in this study were obtained from interviews with Kartika Jaya residents and consumers and the results of the performance were analyzed to obtain a corrective action plan. In general, this study concludes that Kartika Jaya serves the market segment for young people and modern productive age and has a development plan that focuses on consumers (Customer oriented) and the voice of consumers who are very satisfied and satisfied with the performance of the marketing business produced by Kartika Jaya tourism.

Hariyanti Hariyanti; Didik Hermawan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2020 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

The determination of cost of goods sold aims to determine the price of product sales by a company. Calculation of basic price in a company to reduce the number of losses in the company. Because often the company suffered losses due to the large cost of production does not match the product selling price. The background of this study is how the calculation of cost of goods sold on manufacturing companies and how to determine the method of selling prices of products in manufacturing companies. In collecting this research data using descriptive research with quantitative qualitative data analysis techniques. Data collection method used is method of documentation and interview method. The data collected in the form of production data, sales, raw materials and others. The method used in determining cost of goods sold is using the approach of calculation method of full costing and method of variable costing.The calculation of cost of goods sold is a method of determining the price of products that charge elements of different production costs between the method of full costing with variable costing. In 2013 - 2015 UD. Eternal Blessing using Full Costing method in getting the results of 2013 amounted to Rp. 280.573.00. Year 2014 of Rp. 236.789.00. Year 2015 of Rp. 350.931,00. Meanwhile, when using Variable Costing method in getting the results in 2013 of Rp. 233701.00. Year 2014 of Rp. 209.398.00. Year 2015 of Rp. 323.299,00. Thus in knowing that between using method of full costing with variable costing happened difference. This difference is because the full costing method imposes all production costs, whereas the variable costing method does not impose fixed overhead costs. Fixed overhead costs exclude production costs. From this research it can be concluded that UD. Kedungpring Lamongan Eternal Blessings experience ups and downs of total profits per year and this study proves that cost of goods sold should pay attention to cost issues affecting the sale price.

Kurnianingsih kurnianingsih; Faradila Agista

Garina 2020 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Indonesia is an agricultural country that has great potential for the development of tropical fruits, horticultural crops and vegetables. Vegetables are important foods that are needed by the body because they contain nutrients needed by the body. However, some sweet potatoes that contain nutrients have not been adequately studied and utilized, including sweet potato (Ipomoea batatas L) from the Convulvulaceae family (Suparman, 2007). Sweet potato plants (Ipomoea batatas L) from 1968 until now have been widely produced, even Indonesia was the fourth largest country that produced sweet potato plants.The objectives of this study were: 1) Knowing the process of making purple sweet potato Gel candy; 2) Knowing consumer acceptance of purple sweet potato Gel candy products; 3) Knowing the nutritional content of purple sweet potato Gel candy. The methods used in this research include literary, documentation, experimental, organoleptic, hedonic and nutritional content methods. The resulting data is then processed and evaluated and then presented in tables and diagrams with in-depth explanations.The results showed that the best formula composition is found in code 472 The characteristics of the purple sweet potato gel candy produced are sweet and sour taste, candy aroma, solid chewy texture, light purple color. The panelists' acceptance of the making of purple sweet potato gel candy through the hedonic test results showed that the most favored by the Panelists were the product code 472 with a composition of 60 grams of sweet potato, 75 grams of gelatin, 75 grams of sugar, 1 gram of himalaya salt.