Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3441-3444 of 3,444

Analytics

Sudiyatno, Bambang; Setiyowati, Rini

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2012 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The purpose of this study is to analyze the influence of BOPO, NPL, NIM and CAR on thefinancial performance of banks listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2006 to 2009.Samples were taken based on purposive sampling of 28 banking companies with the followingcriteria: the company issued financial statements for four consecutive years ie 2006 to 2009. Thetype of data used are secondary data and data collection methods through technicaldocumentation. Analysis technique used is normality test, the classical assumption, and multiplelinear regression based on the merging of data time series and cross section called the polleddata. The results showed that variables significantly and negatively related BOPO against thebank's financial performance, the NPL variable has negative and significant impact on thefinancial performance of banks, NIM variable has positive and significant impact on the financialperformance of banks and CAR does not affect the bank's financial performance. The ability of thebank's financial performance could be explained by variables BOPO, NPL, NIM and the CAR of97.5%, Sebagimana shown by the Adjusted R-Square of 0.975. The remaining 2.5% is explained byother factors outside the model.Key Words: BOPO, Non-Performing Loans, Net Interest Margin, Capital Adequacy Ratio and thebank's financial performance.

Anshori, M. Isa

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Organizational Citizenship Behavior (OCB) is improving organizational efficiency and effectiveness by contributing toward resource transformation, innovation and adaptation ability (Williams and Anderson, 1991). The number of employees in Poltekkes Surabaya who are divided into various divisions becomes a problem for human resources management. Therefore, Poltekkes Surabaya director’s managerial ability is greatly determined to organize human resources in order to create an effective and productive organization. In order to find out the relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior in Health Polytechnic of Surabaya. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OCB with r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizationalcitizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizationalcitizenship behavior. The research used cross sectional design with subject of Health Polytechnic of Surabaya employees. In order to examine Organizational Citizenship  Behavior, the research instrument being used was The Origin Organizational Citizenship Behaviors Questionnaire by Morrison (1994) which already used by Muchiri (2002). Job satisfaction was measured by using Minnesota satisfaction questioner. Organization’s commitment is measured by using questioner which is presented by Allen and Meyer (1990); Panggabean (2004). The research showed that there was a relationship between job satisfaction with OC Bwith r=0,407; R2 = 0,165 and p Value = 0,000. There was a relationship between organization’s  commitment with significant OCB with r =0,2888; R2 = 0,83 and p Value = 0,001. Therefore, there was a significant relationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior with r=0,441; R2 = 0,194 and p Value = 0,000. In summary, there was a positive and significant relationship between job satisfaction with organizational citizenship behavior. There was a positive and significant relationship between organization’s commitment with organizational citizenship behavior. There was a positive and significantrelationship between job satisfaction and organizational commitment with organizational citizenship behavior.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.

Muslim, Much Aziz

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Ubuntu merupakan salah satu varian atau distro linux yang beredar saat ini. Ubuntu merupakan distro linux yang paling banyak dikembangkan untuk menjadi distro distro turunan sepertiLinux Mint, Klikit Linux, Kubuntu dan lain-lain. Banyak distro linux yang dibuat untuk aplikasi yang umum (general Aplication), artinya distro tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan yang umum.Sementara distro linux yang dikhususkan untuk aplikasi game (Game Centre) sangat dibutuhkan. Kebutuhan ini dikarenakan banyak game centre yang kesulitan mencari distro yang cocok ketika operating system migrasi dari windows ke linux. Pada pembahasan ini akan dipaparkan bagaimana merancang sebuah distro linux baru yang dikhususkan untuk aplikasi game tersebut. Distro Ubuntu adalah dasar dari rancang bangun distro ini. Tujuan dari perancangan distro linux baru ini adalah supaya operating syatem linux dapat mendukung aplikasi game, baik game linux maupun game yang berjalan di sistem operasi windows. Dengan demikian pemakai dapat menggunakan sistem operasi linux tanpa khawatir palikasi game kesayangannya tidak dapat dijalankan. Dengan distro Ubuntu sebagai dasar dari distro ini, makainstalasi distro ini tidak menyulitkan pemakai. Kompabilitas dan stabilitasnya juga tidak diabaikan dalam perancangan distro ini. Distro baaru ini dinamakan “Semutireng 1.0” yang berbasis ubuntu, yang diolah dengan bantuan program remastersys distro Ubuntu. Didalam distro ini dilengkapi pula aplikasi Cedega,CrossOver dan Wine yang dignakan untuk menjalankan aplikasi game yang berbasis Windows. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah distro linux baru berbasis Ubuntu 7.04 yang telah memiliki emulator Cedega, CrossOver dan Wine. Dengan menggunakan distro ini maka pemakai dapat menginstal dan menjalankanaplikasi game baik yang berbasis linux maupun yang berbasis Windows.