Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3421-3440 of 3,553

Analytics

Chery Yanti

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan yang sering terjadi dalam proses pembelajaran bahwa masih banyak hasil belajar siswa yang tergolong rendah. Siswa kurang dalam memahami materi pembelajaran khususnya pelajaran PKn karena siswa menganggap PKn hanya pelajaran yang memerlukan hafalan. Kurangnya pemanfaatan sumber belajar baik cetak maupun non cetak. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan, terjadi peningkatan daya serap klasikal pada Siklus I dan II sebesar 2,64 dan 3,09. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada Siklus I dan II sebesar 63,33% dan 90,00%. Dan daya serap individu pada Siklus I dan II sebanyak 19 siswa dan 27 siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw yang digunakan guru dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada pokok bahasan memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun 2021-2022. Selain itu juga, penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw sangat efektif digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada pokok bahasan memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun 2021-2022.  

Leben Panggabean; Berliana Simanjuntak

Public Service And Governance Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research aims to find out the influence of the role playing learning model on increasing the ability to tell fantasy stories about class VII students at SMP Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year. The population in this study was 252 students. The sample in this study was 34 students for the experimental group and 32 students for the control group. So the sample in this study was 66 students taken using a random technique. The instruments used to collect data are treatment or practice instruments. The method used in this research is an experimental method with a posttest only design research design. Hypothesis testing is carried out using the "t" test. From data collection, the experimental group's average value was = 77.21 and the control group's average value was = 59.53. Based on the normality test, the results of the experimental group and control group were declared to be normally distributed. Then, based on the Homogeneity test it was stated that the sample came from a homogeneous population. After the normality test and homogeneity test were carried out, it was found to be 4.911. Next, this was consulted with the t table at the significance level α=0.05 with dk=(N1+N2)-2=(34+32)-2=64. From dk 64, the significance level α=0.05 = 1.669 is obtained. Thus, tcount > ttable, namely 4.911 > 1.669. Thus the alternative hypothesis (Ha) is accepted. So it can be concluded that it has a positive effect on the ability to tell fantasy stories by VII students at SMP Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year.  

Michael Purba; Glory Purba

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk lembar kerja peserta didik (LKPD) Berbasis Problem Based learning (PBL). Penelitian ini menggunakan model pengembangan atau R&D ( Research and development). Subyek penelitian ini sebanyak 30 orang peserta didik di kelas VIII-A SMP Negeri 1 Doloksanggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dikembangkan adalah : (1).Valid dengan indikator penilaian aspek kelayakan isi memproleh nilai presentase 91,79% dengan kategori sangat valid, indikator penelitian berupa aspek penyajian materi memproleh nilai presentase sebesar 95,55% dengan kategori sangat valid, aspek kebahasaan dan nilai presentase sebesar 90% dengan kategori sangat valid dan aspek kegrafikan dengan nilai presentase sebesar 97,03% dengan kategori sangat valid, serta validitas LKPD secara keseluruhan memproleh nilai presentase 94,16% dengan kriteria sangat valid, (2) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif berdasarkan aspek keefektifan. Keefektifan diproleh dari hasiil ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 84,33% sehingga secara klasikal telah memenuhi kriteria pencapaian ketuntasan dan siswa yang tuntas belajar dengan presentase 86,66% yang termasuk dalam kategori tuntas. (3) LKPD yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang mencakup 4 indikator, pada indikator pertama 93% indikator kedua 86% indikator ketiga 81% dan indikator keempat 78%. Sehingga kemampuan penalaran matematis siswa meningkat dari uji coba pretest dan uji coba posttest.

Chery Yanti

Student Research Journal 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Permasalahan yang sering terjadi bahwa pembelajaran cenderung menggunakan metode ceramah. Teknik mengajar yang digunakan guru kurang mampu membuat siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Siswa memiliki pemahaman yang kurang dalam membaca terutama pada pelajaran Bahasa Indonesia dan karenakan kurangnya pemanfaatan sumber belajar baik cetak maupun non cetak yang digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan model pembelajaran berbasis sumber (RBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan, terjadi peningkatan daya serap klasikal pada Siklus I dan II masing-masing sebesar 73,93% dan 85,36%. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada Siklus I dan II masing-masing sebesar 67,86% dan 89,29%. Dan daya serap individu pada Siklus I dan II masing-masing sebanyak 19 siswa dan 25 siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis sumber (RBL) yang dilakukan guru dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun pelajaran 2020-2021. Selain itu juga, bahwa penerapan model pembelajaran berbasis sumber (RBL) sangat efektif digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun pelajaran 2020-2021.  

Pransiska; Mina Syafaati; Lilik Malihatin; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dikarenakan melalui pendidikan mampu membentuk kepribadian dari individu atau peserta didik. Pendidikan yakni salah satu kebutuhan manusia dalam mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang pada diri manusia tersebut. Melalui penggunaan model Discovery Learning proses pembelajaran akan berubah yang semulanya guru lebih aktif menjadi peserta didik yang mengendalikan pembelajaran agar peserta didik mandiri. Dalam menggunakan model pembelajaran ini, guru harus menjelaskan tugas yang harus peserta didik laksanakan, tujuan tugas, informasi yang harus di cari, diolah, dibahas pada kelompok masing-masing. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk   mendeskripsikan implementasi Discovery Learning terhadap pembelajaran agama Islam di MTs Salafiyah Lahar Tlogowungu Pati. Jenis dalam penelitian yakni menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan beberapa pendekatan yakni pendekatan yuridis, pedagogis dan psikologis. Temuan peneliti menunjukkan bahwa komponen input yang meliputi sejumlah indikator antara lain silabus pembelajaran, rencana  pelaksanaan pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar sudah memadai untuk pelaksanaan rencana  pelaksanaan pembelajaran yang memenuhi standar kurikulum 2013. Yang kedua adalah elemen proses, yang mengikuti metodologi ilmiah dan memerlukan kegiatan seperti merangsang pengamatan, mengajukan pertanyaan melalui pernyataan masalah, penalaran melalui pengumpulan data, mengasosiasikan melalui pengolahan dan verifikasi data, dan berkomunikasi melalui generalisasi.  Pada  aspek pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini sejalan dengan sintaks model pembelajaran discovery. Komponen ketiga adalah output, yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan kemampuan sesuai dengan pedoman yang dituangkan dalam Permendikbud No. 66 tahun 2013.

Syintha Wangka; Victor R. Sulangi; Derel F. Kaunang

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The availability of learning media that can stimulate interest and student learning outcomes is very important in learning. The purpose of this research was to find out the Development of Powtoon-Based Learning Media in Sets. This research was conducted at SMP Negeri 1 Remboken. The type of research used is research and development or Research and Development. The resulting media prototype was developed using the modified ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, and development). The research results obtained from developing powtoon-based learning media in the set are expressed by an average validation score of 4.19 by media experts and 4.6 by material experts. This learning media meets valid criteria and can be used in learning.

Kiki Ambar Waty Malau; Mukhtar Mukhtar

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to improve students' mathematical problem-solving skills through the Missouri Mathematics Project (MMP) model on the material of a Linear Two Variable System in grade VIII-6 students of SMP N 4 Medan as a subject or this research. The type of this research is classroom action research. The instrument used the collect the data are essay test and observation sheet. Before giving the action in initial test to 32 students obtained the average score is 50.46 with the classical completeness is 34.37% or only 11 students achieve the completeness criteria. The completeness criteria is the standard point that must be reached by students namely at least 65 and classical completeness is the standard percentage that must be reached by the class namely at least 85%. After given the action in the first cycle namely the implementation of MMP learning model to 32 students, obtained the average score is 63.9844 with the classical completeness 50% or 16 students achieve the completeness criteria. Then given the second cycle namely increasing MMP learning model, obtained the average score is 82.11 with the classical completeness 93.75%. Based on the observation done by teacher obtained that the point of second cycle is higher than the point of first cycle. Based on the average gain score, obtained that the average gain score in Cycle I test-Cycle II test is higher than Initial Test-Cycle I Test. From the result of research, can be concluded that the mathematical problem-solving ability of students can be increased or improved especially on the topic of Linear System with Two Variable by using Missouri Mathematics Project Learning Model

Rika Sentia; Iwit Prihatin; Dwi Oktaviana

Student Research Journal 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

This study aims to produce fable media with character in improving mathematical communication skills as a medium for learning mathematics in quadrilaterals that reach the level of validity, practicality, and effectiveness. This study uses the Research and Development model with the ADDIE development plan, which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects in this study were development subjects or experts and product trial subjects, namely class VII A students of SMP 5 Silat Hulu. The data collection techniques used were indirect communication techniques and measurement techniques, the data collection tools used were expert validation sheets, questionnaires and communication skills test questions in the form of essay questions. Data analysis techniques used in this study are validity, practicality, and effectiveness. The results of the first study are the validation of fable media, namely the average value of the three experts is 83.63% with very valid criteria. The second is the value of practicality, seen from the value of the questionnaire filled in by teachers and students which is accumulated so that a percentage of 91.60% is obtained with very practical criteria. Furthermore, effectiveness, seen from the posttest work to measure students' mathematical communication skills, was 66.66% with effective criteria. Thus it can be concluded that online fable learning media has character in improving mathematical communication skills in the rectangular material for class VII junior high school which is valid, very practical, and effective to use.    

Ruly Budiyanto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berbasis masalah  terdiri dari menyajikan kepada siswa situasi masalah yang autentik dan bermakna yang dapat memberikan kemudahan kepada mereka untuk melakukan penyelidikan dan inkuiri Mereka diberi kebebasan dalam menyelesaikan berbagai tugas tersebut, namun harus bertanggung jawab akan kebersihan setiap anggota kelompoknya dalam memahami informasi yang diberikan.  Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: Untuk mengetahui  penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam meningkatkan Prestasi Belajar PAI  Pada Siswa di X IPS 1 Semester I di SMAN 1 Tulungagung  Tahun Pelajaran  2021/2022. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.  Prosedur pengumpulan datanya adalah metode tes dan observasi. Dari metode observasi diperoleh data untuk mengamati sejauhmana penerapan model  pembelajaran berbasis masalah dan interaksi antara guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung sebagaimana ditetapkan selama penelitian.  Dari metode tes diperoleh data yang berupa nilai belajar siswa yang untuk selanjutnya digunakan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini adalah dapat dilihat dari hasil observasi bahwa aktifitas siswa pada siklus I sebesar 78%, sedangkan pada siklus II sebesar 81%. Dengan demikian, berarti pada siklus II minat belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Peningkatan tersebut juga tampak pada prestasi belajar siswa dari hasil tes awal 49.2 menjadi meningkat menjadi 74.48 pada siklus I dan 92 pada siklus II.  Dengan demikian hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan prestasi belajar   khususnya analisis tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzan), dan persaudaraan (ukhuwah)   sehingga penerapan pembelajaran ini dapat digunakan sebagai variasi dalam pembelajaran PAI.

Theo Artkin Sitorus; Nurhasanah Siregar

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research aims to describe the analysis result of the use of learning media in the Problem Based Learning model. The methods used in this research is literature study of 6 sources consists of 3 thesis and 3 journals discuss the use of learning media in the Problem Based Learning model in Indonesia published in the span of 2016-2022. From the calculation of the effect size, the average value is 0.79 which is categorized in the medium category. This shows that the use of learning media with Problem Based Learning in mathematics learning had a positive effect on improving the mathematical ability of students and the effect obtained is in the medium category. The mathematical ability could be improved based on the literature study such as student’s mathematical connection ability, student’s mathematical problem soving ability dan student’s mathematical numeracy literacy ability. The type of learning media according this research are animation, geogebra, microsoft power point, fun math book, cabri 3D v2 dan youtube. Hope for further research can be analyzed more deeply by using more sources so the result will be more maximal and varied.

Winda Theressa Tambunan; W. L. Sihombing

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to find out that studying literature can effectively improve students' mathematics learning achievement with the STAD type cooperative learning model.  The type of research used is research with a qualitative approach.  Qualitative research uses descriptive or verbal data from people who have observed a behavior.  The method used is literature study.  Literature study is an activity that is closely related to the method of collecting library data, reading and taking notes as well as processing research materials.  The type of data used is secondary data.  Secondary data is data that already exists, so we just need to find and collect existing data.  The secondary data source used in this research is student learning outcomes with the STAD type cooperative learning model.  From the search results, the researchers found 7 journals relevant to the research topic.  From the journal it was found that there was an increase in student learning outcomes using the STAD type cooperative learning model.

Chandro Surya Bagus Lumban Tobing; Waminton Rajagukguk

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine students’ mathematical connection abilities with the think talk write cooperative learning model. The type of research used is research with a qualitative approach. Qualitative research uses descriptive or verbal data from people who have behaved. The method used is literature study. The type of data used is secondary data. Secondary data is data that already exists, so we just need to find and collect existing data. The secondary data source used in this research is the influence of the cooperative learning model of the think talk write type on students’ mathematical connection .From the search results, the researchers found 3 journals and 2 thesis relevant to the research topic. From the journal it was found that there was an influence of the think talk write cooperative learning model on students’ mathematical connection abilities.

Yulandari Yulandari; Asmin Asmin

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research aims to find out the results of research analysis of students abilities through the Two Stay Two Stray (TSTS) type cooperative learning model from various literature, as well as to analyze the difficulties of students mathematical communication skills through the Two Stay Two Stray model. This type of research is descriptive qualitative and uses a literature study research method which was carried out at the Digital Library, Medan State University in July – September 2022. The instrument in this study was the author himself. The steps of this research are: (1) Designing the research. (2) Carry out the research design. (3) Analyze and provide conclusions on the results of the analysis. The analysis technique used in the selection of information related to data analysis techniques is the Miles and Huberman analysis technique. The data source used secondary data consisting of 5 journals. The conclusions of the results of this study show that: (1) The average results of tests of students mathematical communication abilities through the application of the TSTS model are: (a) The indicator of mathematical representation is 51.93%, (b) The indicator of writing/explaining mathematics was 40.31%, (c) The indicators describe is 37.94%. (2) There are several difficulties experienced by students and teachers are: (a) Students have difficulty connecting real objects, pictures, and diagrams into mathematical models, (b) Students lack confidence in communicating arguments and ideas in mathematical problems, ( c) Students are less thorough in working on questions, (d) Students have difficulty expressing mathematical ideas in the form of graphs, pictures, or tables, (e) Low student skills in understanding mathematical communication problems and drawing conclusions about mathematical communication problems, (f ) The role of the teacher is less than optimal in carrying out learning activities.

nurjannah A. malik, nurjannah; Husnul Khatimah; Nunung Andryani

Model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) adalah suatu sistem pembelajaran yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademis dengan konteks dari kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan penelitin ini adalah Ingin mengetahui Pengaruh model contextual teaching and learning (CTL) terhadap hasil belajar dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 3 Dompu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak dituntut menggunakan angka mulai dari pengumpulan data, penafsiran dan data, serta penampilan dari hasilnya. Populasi ialah seluruh peserta didik yang berjumlah 79 siswa. Sedangkan sampel yang digunakan adalah siswa kelas X IPS yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sample. Data diperoleh melalui angket siswa dan data hasil belajar  kemudian dianalisis menggunakan rumus regresi linear sederhana. Berdasarkan data tersebut didapatkan hasil model persamaan regresi linier sederhananya adalah : ???? = 57,501 + 0,258 ???? yang dapat dijelaskan bahwa, hubungan variable bebas X (penggunaan model CTL )  dengan variabel terikat Y (hasil belajar)  adalah sangat kuat. Jadi, hasil belajar sangat dipengaruhi oleh penggunaan model contextual teaching and learning (CTL)

Peta Murni; M. Sahlan; Yostia Fatma; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Penelitian ini merupakan salah satu tugas pada program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Daljab 3 di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Setiap guru yang mengikuti program ini harus melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) yang digunakan untuk melakukan penelitian terhadap permasalahan dalam proses pembelajaran di sekolah. Dengan adanya perubahan proses pembelajaran pada masa pandemic ini, dimana pembelajaran dilakukan secara daring mengakibatkan berbagai  permasalahan dalam proses pelaksanaannya. Keterbatasan dalam proses  pembelajaran mengakibatkan hasil belajar peserta didik menurun sehingga banyak diantara peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil  belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning yang dilaksanakan secara Blended Learning (Singkron-Asingkron). Proses penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus yang sebelumnya melakukan tindakan pada tahap pra siklus, setiap siklusnya meliputi 4 tahap yaitu : 1) tahap  perencanaan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap observasi, 4) tahap refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian terlihat adanya peningkatan pada hasil belajar peserta didik, ini terlihat dari hasil yang diperoleh peserta didik dari mengerjakan lembar kerja peserta didik. Persentase tingkat keberhasilan peserta didik mencapai nilai di atas atau sesuai KKM pada aspek pengetahuan di Siklus I adalah sebesar 75% dan pada siklus II adalah sebesar 88% dan pada siklus III 90 %, dapat dilihat peningkatan presentasi pada siklus I ke siklus II adalah sebesar 13%. Sedangkan untuk peningkatan hasil belajar pada aspek keterampilan dapat dilihat dari hasil  belajar pra siklus yaitu sebesar 78% dan pada siklus II adalah 100%, terjadi  peningkatan sebesar 22% untuk hasil belajar aspek keterampilan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berdasarkan hasil penelitian ternyata dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.  

Rusdin Djibu

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study aims to improve social skills based on entrepreneurial motivation in the processing of sambal sagel at PKBM Plamboyan Gorontalo City with four main objectives: knowing the objective conditions of developing social skills, designing a conceptual model for developing social skills, implementing the model for developing social skills, and evaluating the effectiveness of the development model. social skills. This study uses a qualitative and quantitative approach with the R and D method and post-test evaluation showing the effectiveness of developing an empowerment model by increasing learning achievement of members and entrepreneurial behavior

Zhilal Mustadh’afin; Yayat Suharyat

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

This service aims to implement the Focus Group Discussion (FGD) teaching method on PAI material at the high school level. This service uses a qualitative descriptive method which is carried out in class XI, totaling 35 students which is carried out through the preparation, implementation and evaluation stages. The problems faced by students when learning tend to use the lecture method, especially in PAI lessons, students are only listeners without having to express students' opinions, this results in a decrease in student interest and activity when receiving lessons. The results of this service prove that students have empathy during the learning process and can express creativity in explaining material, hone students' confidence in expressing opinions and train students' cohesiveness with other students which makes the method effective. This model can be a stimulus for educators who want to apply the PAI learning method in the classroom.

Annisa Asra Fitria; Delvia Febrina; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Based on observations made at SMA Negeri 1 Gunuang Omeh District, the problem found was the low interest in learning of students in PAI and BP subjects due to the large number of students who did not pay attention to the teacher's explanation, and the lack of use of learning models and media used in learning , one of which is the Problem Based Learning learning model. The role of the learning model is very important, because using visual media will be able to influence students' learning interests. The purpose of this study was to find out the use of the Problem Based Learning learning model in increasing students' learning interest in PAI and BP subjects on Da'wah Strategy and Islamic Development in Indonesia Class XII.MIPA at SMA Negeri 1 Gunuang Omeh District. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The process of implementing PTK has four main components, namely planning, action, observation and reflection carried out in 3 cycles. The results of data analysis obtained the percentage of students' learning interest using the Problem Based Learning learning model of 44.83% in cycle I. The process of applying the Problem Based Learning learning model in PAI and BP learning increased in cycle II by 65.52% and 79.31 % in cycle III. So it can be concluded that the implementation of PAI and BP learning by using the Problem Based Learning learning model can increase students' learning interest.

Deni Hendri Anto; Idmansyah Idmansyah; Dendi Dendi; Zulfani Sesmiarni; Herlina Rasyid

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PAI siswa di kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Balingka pada soal ilmu tajwid, yang disebabkan kurang maksimalnya dalam mengunakan media pembelajaran. Ini dibuktikan dengan siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan berhubungan dengan ilmu tajwid dan sangat kaku dalam membaca Al- Qur‟an. Tujuan Penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui ketercapaian penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning pada materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14 terhadap siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka, kedua, untuk mengatahui hasil belajar materi al-Qur‟an surat Luqman ayat 13 dan 14   siswa Kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka setelah penerapan model Pembelajaran Problem Basic Learning. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menjadikan siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka , sebagai sumber datanya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian adalah pertama, Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Basic Learning apabila dilakukan dengan perencanaan dan penguasaan konsep yang baik akan dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan. kedua, siswa menjadi aktif dalam pembelajaran dan mulai terlatih dengan pola berfikir tingkat tinggi. Ketiga, Model Pembelajaran Problem Basic Learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus satu ketercapaian hasil belajar siswa pada rata-rata kelas sebesar 71,82, dan pada siklus dua rata-rata kelas 87,72. Sementara yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus satu 64 persen, dan pada siklus dua 90,9 persen. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Basic Learning mengalami peningkatan yang signifikan, dan penelitian terkait penggunaan Model Pembelajaran Problem Basic Learning dianggap berhasil.

Nafila Farina Gaib; Ichdar Domu; Rosiah J. Pulukadang

This study examined the average student mathematics learning outcomes when the Blended Learning Model was applied to learning integer material. The study design used was: Posttest Only Control Group Design. The population in this study was all of class VII at SMP Negeri 6 Tondano. In contrast, the samples in this study were class VII B, with 21 students as the experimental class and class VII A as the control class with 21 students. This study's analysis showed that the experimental class's average posttest score was 84,76, while the average posttest score for the control class was 74,28. The study results were analyzed using the T-test statistic at s significant level of 0,05, namely Tcount = 3,636 > Ttable = 1,725, so that H0 was rejected and H1 was accepted. The Blended Learning Model can improve student learning outcomes based on these results.