Publication Search

70,857 articles from 624 journals · 1,760 citations tracked

Showing 321-340 of 390

Analytics

Micie Sariwating; Cut Bidara Panita Umar; Walfa Syafidya Buamona

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Daun Binahong (Anredera cordifolia) merupakan tumbuhan fungsional karena sebagian besar dapat dimanfaatkan sebagai obat. Daun binahong memiliki kandungan metabolis sekunder yaitu alkaloid flavonoid tanin dan saponin yang memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Metode yang di gunakan yaitu metode sumuran. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui kandungan kimia yang ada di dalam daun binahong dan daya hambat ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia) sebagai antibakteri terhadap biakan bakteri Propionibacterium acnes, subjek pada penelitian ini adalah ekstrak etanol daun binahong. Objek pada penelitian ini adalah daya hambat antibakteri ekstrak etanol daun binahong. Sebagai kontrol positif yang di gunakan adalah kloramfenikol. Ekstrak diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak etanol daun binahong yang diperoleh dibuat dalam 3 seri konsentrasi 5%, 10% dan 15% kemudian diujikan pada bakteri propionibacterium acnes, nilai KHM pada bakteri propionibacterium acnes yang diperoleh pada konsentrasi 5% tidak memiliki zona hambat 0 mm untuk konsentrasi 10% dengan luas zona hambat yang terbentuk sebesar 13 mm dan konsentrasi 15% dengan luas zona hambat yang terbentuk sebesar 20 mm. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak etanol daun binahong memiliki daya hambat terhadap bateri Propionibacterium acnes.

Aragibinafika Aragibinafika; Mohamad Mimbar Topik

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Nekrolisis epidermal toksik (NET) adalah peradangan sistemik akut yang melibatkan kulit, membran mukosa, epitel pernafasan dan pencernaan. Dalam banyak kasus, obat-obatan merupakan penyebab utama NET akan tetapi dapat juga disebabkan oleh infeksi dan faktor-faktor resiko lainnya. Membran mukosa (rongga mulut, konjungtiva dan anogenital) adalah bagian tubuh yang paling awal terlibat pada NET. Lebih dari 200 obat dari berbagai golongan berhubungan dengan terjadinya NET. Penggunaan obat-obatan yang memiliki resiko tinggi dan sering menyebabkan terjadinya NET seperti antigout (allopurinol), antiepilepsi (carbamazepine, fenitoin, fenobarbital, lamotrigin), antibiotik (kotrimoksazol dan sulfonamid lain, floroquinolone), anti inflamasi (sulfasalazine), anti-HIV (nevirapine), obat anti inflamasi golongan oxicam(meloxicam), dan analgesik (parasetamol). Pengobatan NET adalah pendekatan multidisiplin dan hingga kini belum ada panduan yang diakui secara internasional untuk terapinya.Tujuan dari studi kasus adalah membahas mengenai Nekrolisis epidermal toksikyang dipicu oleh obat penurun panas serta manajemen terapinya.

Lisna Agiara; Wizar Putri Mellaratna

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Drug eruption atau erupsi alergi obat merupakan bagian dari adverse drug eruption didefinisikan sebagai suatu respon terhadap obat yang dapat bersifat toksis, berbahaya, dan tidak diharapkan, dengan dosis normal yang digunakan sebagai profilaksis, diagnosis, dan terapi suatu penyakit. Angka kejadian erupsi alergi obat bervariasi antara 0% hingga 8%, dengan penyebab tersering yaitu antibiotik. Insidens erupsi obat alergi pada negara berkembang berkisar antara 1% hingga 3%. Artikel ini membahassuatu kasus pasien perempuan berusia 56 tahun datang dengan keluhan timbulnya bercak kemerahan disertai rasa gatal pada badan, tangan, dan kaki yang memberat sejak 1 minggu terakhir. Diketahui bahwa pasien sempat mengonsumsi antibiotik golongan penicillin (amoxicillin) untuk mengurangi keluhan batuk pilek yang sebelumnya dialami oleh pasien sekitar 1 bulan yang lalu. Pemeriksaan status generalis didapatkan keadaan umum pasien tampak sakit sedang, kesadaran komposmentis, tanda-tanda vital dalam batas normal, dan pada wajah didapatkan pembengkakan (edeme). Status dermatologis didapatkan efloresensi primer berupa plak dan makula eritematosa (makulopapular) berbatas tidak tegas, disertai skuama kasar berwarna putih diatasnya. Pasien diterapi dengan pemberian kortikosteroid oral (dexamethasone), kortikosteroid topikal (desoximethasone), dan tambahan antihistamin oral (cetirizine). Pasien juga diedukasi untuk menghentikan konsumsi antibiotik yang dicurigai sebagai penyebab timbulnya keluhan pasien. Pasien menunjukkan perbaikan setelah 7 hari mendapatkan terapi.

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.

Jamila, Nur; Eppy Setiyowati; Alvianita Suherman; Salsa Dinda Sabila; Rohematussoleha +2 more

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus yang kerap terjalin pada lanjut usia diabet jika minimnya support sosial menyebabkan terkandang penderita terlambat buat berobat. Minimnya kontrol dari sosial menyebabkan masih banyak lanjut usia dengan diabet sedikit minimnya data. Tujuan penelitian ini guna menguji yang dimana apakah terangkainyadorongan disela sela dukungan sosial dengan taat kontrol dan kepatuhan mengkonsumsi obat. Metode penelitian tersebut  memakai cross-sectional, dan responden sebesar 30 responden, variabel dependent yaitu dukungan sosial dan variabel independen yaitu kepatuhan kontrol dan taat mengkonsumsi obat. Pengumpulan data memakai  kuesioner Medication Adherence Scale (MARS). Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan selanjutkan dilakukan uji statistik spearmen- rho. Hasil dari riset menunjukan bahwa tingkatan dorongan sosial rendah sebesar 80%, serta kepatuhan kontrol tidak patuh sebesar 56,7%, sebaliknya tingkatan kepatuhan obat patuhan sebasar 56, 7%, terpaut correlation ditemui terdapatnya ikatan antara kepatuham kontrol dan kepatuhan meminum obat yaitu mutu p value 0,02 (<0,05). Kesimpulan membuktikan bahwa adanya rangkaian dukungan antara kepatuhan kontrol serta kepatuhan meminum obat terhadap lansia.

Pratiwi Ayu; Arinda Nur Cahyani

Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penambahan BKO dalam jamu sangat dilarang, karena dapat mengakibatkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh, yang sering ditambahkan BKO adalah jamu pegal linu seperti antalgin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan ada tidaknya kandungan antalgin di dalam jamu pegal linu yang beredar di wilayah ajibarang dan mengetahui berapa kadar antalgin yang terdapat dalam jamu pegal linu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Reaksi Warna dan Kromatografi Lapis Tipis. Hasil Penelitian dari metode Reaksi Warna dari 5 sampel jamu pegal linu dinyatakan negatif mengandung antalgin  dengan menggunakan pereaksi FeCL3 dan HCL 0,02N sesuai dengan FI III. Dilihat dari metode reaksi warna yang didapatkan hasil seluruh sampel negatif, dan dilanjutkan menggunakan metode kromatografi lapis tipis dilihat dari nilai Rf maka dinyatakan negatif mengandung bahan kimia obat antalgin.

Azizah, Siti; H. Djunaidi, Irfan; Hamidah, Siti; Yunita Titisari, Ema

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Homeyard farming merupakan alternatif usaha untuk memperbaiki nutrisi dan pendapatan keluarga. Pemanfaatan pekarangan adalah upaya meningkatkan pemasukan masyarakat dengan menyediakan pangan, bahan bangunan, obat-obatan dan berkontribusi pada pendapatan kotor rumah tangga. Pengembangan program homeyard farming puyuh ini merupakan usaha pemberdayaan keluarga peternak di sekitar kawasan hutan yang memberikan beberapa manfaat sekaligus.  Puyuh sebagai ternak homeyard farming memberikan aspek positif karena modal, luas lahan dan tenaga kerja yang dibutuhkan sedikit, dan dapat dilakukan wanita tani sebagai usaha sambilan. Kegiatan ini dilakukan mulai bulan Mei sampai dengan Desember 2022 di Dusun Karangtekok, Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih, Situbondo sebagai salah satu desa penyangga Taman Nasional Baluran. Pengembangan farmyard ternak puyuh ini dilakukan oleh kelompok Wanita tani Sri Muljojaya pada 8 orang anggota yang masing masing membudidayakan 250 ekor. Hasil produksi telur puyuh yang dihasilkan diolah menjadi produk pangan olahan berbasis telur puyuh, sehingga mempunyai nilai jual yang lebih tinggi. Melalui pola pengembangan farmyard diharapkan wanita tani ternak berpartisipasi dalam pembangunan desa dan menjadi mandiri secara ekonomi.      

Teodora Dasilva; Ahmad Shobib; Ery Fatarina; Fadhila Inas Zhafira; Benneth Laurent +2 more

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2022 Politeknik Negeri FakFak

Tanaman jarak pagar merupakan tanaman yang digunakan sebagai pembatas atau pagar dan tanaman obat oleh masyarakat Indonesia. Biji jarak mengandung 40 -55% minyak lebih banyak dari kedelai, bunga matahari, dan kelapa sawit. Minyak jarak merupakan trigliserida dari lemak, yang apabila dihidrolisis oleh air akan menghasilkan asam lemak bebas dan gliserol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel perbandingan mol pereaktan terhadap konversi hidrolisa minyak jarak, nilai konstatan kecepatan reaksi pada hidrolisa minyak jarak dan nilai konstanta kesetimbangan reaksi pada hirdolisa minyak jarak. Pada percobaan ini hidrolisa dilakukan hidrolia minyak jarak dalam labu leher tiga pada suhu 60oC dan setiap 4 menit sampel diambil untuk dianalisis kadar asam lemak bebas. Kemudian hasil analisis kadar asam lemak bebas untuk menentukan konstantan kecepatan reaksi pada hidrolisa minyak jarak dan arah kesetimbangan reaksi pada hirdolisa minyak jarak. Bahan yang digunakan saat hidrolisa antara lain minyak jarak, aquadest, HCl, NaOH, PP, methanol dan sabun cair (sebagai surfaktan). Pengaruh rasio mol minyak jarak dan air terhadap konversi minyak jarak adalah semakin besar mol reaktan air maka konversi yang dihasilkan semakin besar, untuk nilai konstanta kecepatan reaksi adalah dengan adanya air yang ditambahkan dan semakin lama waktu hidrolisa maka konstanta kecepatan reaksi juga semakin besar. Sedangkan pada konstanta kesetimbangan reaksi hidrolisa minyak jarak adalah semakin cepat waktu pengambilan produk pada reaksi hidrolisis, konversi minyak menjadi asam lemak juga semakin besar.

Reva Yulianizar; Siti Zulfa Waliah

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

In online media, writing errors regarding language are often found. One of them is online media in the process of writing news texts sometimes in a hurry because it is based on a predetermined deadline. This error occurs because it violates two of the three terms of word selection, namely "true" and "right". This study aims to (1) describe the form of language errors in terms of the use of word choice and italics contained in the DetikOto online news text, (2) explain the form of errors and language corrections in terms of the use of word choice and italics that dominantly appear in news texts. online detikOto. This research uses a descriptive method. The data of this research are in the form of errors in words and sentences containing language errors in the DetikOto news text. Data collection techniques used are reading, marking errors, identifying, analyzing, and concluding. While the instrument in this study is the researcher himself and the instructions for errors and improvements. Furthermore, the note-taking technique is used to write down the problems in the reading. The note-taking technique used is to record words or sentences which are a form of language error in the field of spelling. After being analyzed and described based on the form of language errors in the field of spelling, errors in spelling in the news text include: 1. Word Choice Errors, 2. Acronym Errors, 3. Title Writing, 4. Italicized Writing. Then concluded from the improvement of the sentence.

Hartono, Dodik

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan supervisi medis berkelanjutan serta edukasi perawatan secara mandiri, apalagi dalam masa pandemic covid. Pada masa pandemi covid seseorang yang memiliki penyakit bawaan memiliki resiko tinggi untuk lebih cepat tertular penyakit covid dan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu penderita diabetes mellitus perlu melakukan manajemen yang baik untuk menjaga kesehatannya, meskipun tidak datang ke pelayanan Kesehatan. Manajemen diabetes yang dapat dilakukan meliputi kontrol glukosa darah, pola makan, olahraga, minum obat teratur dan perawatan kaki. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan pasien dalam penatalaksanaan diabetes dengan cara manajemen diabetes mellitus. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini dengan cara memberikan konseling manajemen diabetes mellitus kepada pasien saat pelaksanaan posyandu di balai Desa Karangbong. Pemberian edukasi dilakukan dengan 2 metode yaitu dengan memberikan edukasi secara langsung bersamaan dan secara individu kepada pasien. Kegiatan ini dilakukan oleh 3 tim dosen dan 5 mahasiswa keperawatan. Hasil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini penderita diabetes dapat memahami dan meningkatkan kemampuannya tentang manajemen penatalaksanaan diabetes mellitus secara mandiri, khususnya dimasa pandemi. Pasien diabetes mellitus dapat melakukan melakukan manajemen diabetes mellitus dirumah dengan cara melakukan pengecekan kadar glukosa darah seminggu sekali, selalu melaksanakan aktivitas fisik, menjaga pola makan, minum obat sesuai aturan dan melakukan perawatan kaki setiap hari untuk mencegah terjadinya luka ulkus diabetes.   

Nasrianti Syam

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Indonesia is one of the countries with the highest biodiversity in the world. Medicinal plants are plants that have properties or contain certain compounds to cure a disease. This study was conducted in Alue Tampak Village, Kaway XVI District, West Aceh Regency. This study aims to determine the plants used by the village community, the parts of the plants used and the diseases treated. The method used is the purposive sampling method which consists of 20 respondents. The results of the interview found 28 plants used by the people of Alue Tampak Village. The most widely used part of the plant is the leaves as much as 68%, the least is the rhizome and flower parts, namely 7%. Plants used as medicine for fever and headaches are 25%.    

Safanny Putri; Huwaydi Azzam Yusuf; Khansa Adristi; Adjrina Dawina Putri; Novita Dwi Istanti

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Pengelolaan obat merupakan serangkaian kegiatan yang meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, dan juga pelaporan suatu obat yang berperan aktif bagi masyarakat agar terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas. Penyalahgunaan obat ataupun kesalahan dalam penyimpanan, pendistribusian, maupun pelaporan obat sering kali terjadi sehingga disusunlah Peraturan BPOM Nomor 4 Tahun 2018. Pengelolaan obat juga dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya kasus pemberian obat kedaluwarsa kepada pasien. Penulisan ini bertujuan untuk membahas studi kasus mengenai pemberian obat kedaluwarsa pada pasien, dampak dari obat kedaluwarsa, sanksi dan perlindungan hukum pada pemberian obat kedaluwarsa, serta pedoman pengelolaan obat kedaluwarsa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian yuridis normatif dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum, serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil pembahasan, didapatkan bahwa pengelolaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi terjadinya hal-hal buruk seperti obat kedaluwarsa yang dapat berdampak negatif kepada pasien. Oleh karena itu, diharapkan para tenaga kesehatan dapat meningkatkan kehati-hatian dalam pemberian obat kepada pasien. Selain itu, masyarakat juga perlu untuk lebih berhati-hati lagi dengan mengecek kembali keamanan obat-obatan yang akan dikonsumsi.

Elvira Santi; Basse Yuliana; Asti Vebriyanti Asjur; Tamzil Azizi Musdar

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pada tanggal 18 Oktober 2022 telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisai dan penyuluhan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada mayarakat penggunaan obat yang baik dan benar Di Lapangan Syekh Yusuf kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa tentang Pemberian Informasi Obat dan Cerdas dalam menggunakan obat yang baik dan benar. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai pemebrian informasi obat yang baik dan benar. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias dalam menerima materi yang dipaparkan. Peserta pada pengabdian ini adalah pegawai kantor, ibu rumh tangga, pensiunan, dan mahasiswa yang sedang melakukan aktivitas olahraga.

Azhari, Nanang Khosim; Rahayu, Desi Ariyana

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Abstrak Prevalensi kekambuhan pada klien skizofrenia terbilang tinggi yaitu berada dalam rentang 50-92%, secara global. Kekambuhan sering terjaid akibat dari kurang pengetahuan dari keluarga terhadap masalah kejiwaan yang dialami oleh klien. Klien dan keluarga perlu mendeteksi secara dini fase prodromal yang terjadi pada klien agar potensial kambuh dapat ditangani. Faktor penyebab kekambuhan adalah ketidakpatuhan pengobatan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) sebesar 36,1 % tidak minum obat karena merasa sudah sehat dan 33,7% tidak rutin berobat ke fasilitas layanan kesehatan. Dukungan keluarga yang buruk juga memberi peluang terjadinya kekambuhan hingga enam kali lipat pada klien skizofrenia. Klien dengan episode kambuh berulang berisiko tinggi meningkatkan keparahan penyakit, fungsi sosial dan peningkatan risiko bunuh diri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan ODGJ agar mampu merawat sehingga angka kekambuhan dapat ditekan.

Dadang, Dadang; Tedy Subrata; Hendrik F Siregar; Sugino, Sugino

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyalahgunaan NARKOBA (singkatan dari Narkotika, Psikotropiks, dan Bahan Adiktif berbahaya lainnya) adalah bahan/zat yang jika dimasukan kedalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mempengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan, dan perilaku dari seseorang. NARKOBA dapat menimbulkan ketergantungan (adiksi) fisik dan psikologis.Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual antara usia 11 atau 12 tahun sampai dengan usia 20 tahun. Tahap perkembangan remaja memiliki tugas yang harus diselesaikan. Remaja biasanya merasakan adanya tekanan agar mereka menyesuaikan dengan norma-norma dan harapan kelompoknya bila remaja tidak mampu menjalankan tugasmya dengan baik mereka cenderung menganggap hidup adalah penderitaan, tidak menyenangkan, dan melakukan hal-hal seperti ; menyakiti diri, lari dari kehidupan dan keluarga, terlibat pergaulan, bebas, peminum alkohol, serta lebih jauh terlibat dalam dunia Narkotika.Psikotropika, Obat-Obatan Terlarang dan Zat Adiktif lainya. Berdasarkan latar belakang masalah  di atas maka dapat di rumuskan masalah sebaga berikut ;Bagaimanakah Caranya Mencegah, Pengendalian Terhadap Pengedar,  Penggunaan Narkotika Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang  ?Bagaimanakah  Caranya Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Upaya Pencegahan Terhadap Pengedar, Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Remaja Cipondoh Kota Tangerang ?  

Ria Ceriana; Nova Zarmi Putri; Cut Yuliana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kulit buah rambai (Baccaurea motleyana) merupakan salah satu bagian tumbuhan yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar glukosa darah pada mencit yang telah dinduksi aloksan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keamanan dalam penggunaan tumbuhan sebagai obat herbal agar tidak menimbulkan efek berbahaya yang tidak diinginkan, maka perlu dilakukan uji toksisitas pada hati mencit. Hati merupakan organ tubuh sasaran zat toksik karena memegang peranan penting dalam proses metabolisme tubuh. Rancangan penelitian dalam penelitian ini ialah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri kontrol negatif (akuades), kontrol positif (Glibenklamid), dan ekstrak etanol      kulit buah rambai dengan dosis bertingkat 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, 800 mg/kgBB, 1600 mg/kgBB yang diberikan secara oral. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan apabila perlakuan berpengaruh maka diuji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil pengamatan menunjukkan pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai berpengaruh nyata terhadap kerusakan pada sel-sel hati mencit diabetes berupa hiperemi dan hemoragi. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai uji toksisitas sub kronis dan kronis terhadap pemberian ekstrak etanol kulit buah rambai. Penelitian lanjut yang dapat dilakukan yaitu pengujian toksisitas pada organ lainnya seperti ginjal, otak, jantung, limpa dan lain-lain.

Afrizal Norcahya Putra; Suparno; Samudi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Bawang merah merupakan tanaman hortikultura unggulan dan telah diusahakan oleh petani secara intensif. Komoditi hortikultura ini termasuk kedalam kelompok rempah tidak bisa disubstitusi dan berfungsi sebagai bumbu penyedap makanan serta bahan obat tradisional. Tanaman bawang merah merupakan sumber pendapatan bagi petani dan memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pengembangan ekonomi pada beberapa wilayah. Indonesia adalah salah satu negara eksportir bawang merah di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi nutrisi POC dan macam media terhadap bawang merah varietas batu ijo sistem hidroponik, untuk mengetahui pengaruh antara konsentrasi POC terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah varietas batu ijo sistem hidroponik, untuk mengetahui pengaruh antara macam media tanam terhadap Pertumbuhan bawang merah varietas batu ijo sistem hidroponik. Pelaksanaan penelitian ini dimulai pada bulan 11 Desember  2021 sampai  5 February 2022. Bertempat Digreenhouse universitas islam kadiri-kediri, kelurahan maniserenggo, kota kediri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perlakuan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor dan setiap faktor di lakukan tiga ulangan. Faktor pertama adalah macam media dengan 3 level yang di lambangkan (M) dan faktor kedua adalah konsentrasi POC nasa yang dilambangkan (D) yang di ulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi interaksi konsentrasi nutrisi POC dan macam media media tanam pada variabel pengamatan jumlah daun di umur tanaman 35 hst hasil uji lanjut DMRT rerata terpanjang 46.80 cm .Pada perlakuan tunggal konsentrasi nutrisi POC ada pengaruh sangat nyata pada parameter jumlah daun umur 35 hst dengan rerata tertinggi 38.16 helai, sedangkan  Perlakuan tunggal macam media tidak ada pengaruh.

M. Ichsan Attafani Fillah; Lahargo Kembaren

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mental disorders are one of the public health problems in Indonesia. In general, mental disorders are caused by psychological pressure both from outside the individual and from within the individual. Some of the things that cause this is the ignorance of the family and society about this mental disorder (Hawari, 2007). According to WHO or the World Health Organization (2002) states that the prevalence of mental health problems is currently quite high, 25% of the world's population has suffered from mental health problems, 1% of which are severe mental disorders. The potential for a person to be susceptible to mental disorders is indeed high, every time 450 million people around the world are affected by mental, nervous, and behavioral problems. One form of mental disorder that is found throughout the world is a severe mental disorder, namely Schizophrenia (Hawari, 2007). Schizophrenia comes from two words, namely schizo which means cracked or broken and phrenia which means soul. Thus, people who suffer from schizophrenic mental disorders are people who experience mental fractures or personality cracks. Schizophrenia can arise because of the integration between biological, psychosocial and environmental factors (Sinaga, 2007). In schizophrenic patients there is personal disintegration and personal division. Emotional and intellectual behavior becomes ambiguous (compound), and has serious disorders and has regression or total dementia. Schizophrenic patients escape from the reality of life and remain silent in their fantasy world (Kartono, 2010).  

Candra Junaedi; Ucu Mawardi; Dimas Danang Indratmoko

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Public knowledge of drugs is quite limited, especially among teenagers. Adolescence is a developmental change between childhood and adulthood that results in physical, cognitive, and psychosocial changes. The aim of this education is the early introduction of over-the-counter drug classes to teenagers so that awareness is formed regarding the proper and correct use of over-the-counter drugs. The activities were conducted on class 12 students at SMA Mathlaul Anwar Pandeglang Banten. Educational facilities use leaflets that are distributed to activity participants. Evaluation of participants was carried out by asking for answers and filling in pre-test and post-test questions regarding education on the use of over-the-counter drugs. The results of education on the introduction of over-the-counter non-restricted medicines before and after schooling can increase teenagers' knowledge about self-medication over-the-counter drugs, especially adequate information regarding the correct use of drugs, including indications, dosage, method of use, side effects, contraindications, and drug expiration dates.             

Choirul Amin; Rizka Tri Arinta

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Traditional family medicinal plants or herbs or often abbreviated as Toga, are very beneficial for health and when planted around the house create a beautiful environment. Currently, people prefer to use chemical-based medicines for several reasons, including: the first is the lack of knowledge about medicinal plants, the second is the limited land for growing family medicinal plants, third, the lack of information dissemination about family medicinal plants on easily accessible media. or informative to citizens.From some of the problems above, we can draw the main points of the problems that are discussed and this writing tries to find ways to provide education to the community in terms of the types of family medicinal plants, as well as the design and implementation of the construction of the toga garden.The scope of this paper is related to the author's discipline, namely in the architectural realm and takes a case study on an empty land next to a security post located in RT 08, RW V, Sumurboto Village, Banyumanik District, Semarang.The purpose of writing related to knowledge of the types of family medicinal plants, toga garden designs and their implementation are: first so that people know about the types and benefits of family medicinal plants, second so that people understand the importance of family medicinal plants for health, third so that people maximize and utilize the land. that exist in their respective environments.