Publication Search

80,083 articles from 756 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3261-3280 of 3,319

Analytics

Ani Restuningsih, Mukhlis Mustofa &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Proses Pembelajaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) teramat krusial dalam pengembangan kecerdasan siswa sekaligus merupakan tonggak awal pembentukan karakter siswa. Pengembangan sikap, kemampuan, dan keterampilan dasar yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat tersaji selama berlangsungnya proses pembelajaran. Tuntutan pemahaman materi pembelajaran lebih komprehensif dan bermakna bagi kehidupan siswa dimasa mendatang merupakan keniscayaan. Keberadaan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai (IPS) sebagai salah satu mata pelajaran yang disajikan pada jenjang SD memiliki peran mulia penyiapan generasi mendatang menghadapi beragam ujian. Tujuan yang hendak dicapai dari pengabdian ini adalah: (1). Memberikan informasi kepada peserta agar mendapat tambahan wawasan ilmu pengetahuan tentang pembelajaran berbasis spasial (2) Memberikan teknik pelatihan kepada peserta agar dapat membuat draft pembelajaran berbasis spasial (3)Memberikan rancangan lembar kerja siswa berbasis spasial Pembelajaran Berbasis Spasial terdiri atas tujuh langkah. Ketujuh langkah tersebut adalah peyampaian tujuan pembelajaran, observasi, komunikasi dan konfir-masi, elaborasi dan integrasi, diskusi, kesimpulan, dan refleksi dan tindak lanjut. kesimpulan sebagai berikut: (1) Sosialisasi Program Pembelajaran Spasial dapat menigkatkan sikap peduli lingkungan dan sikap ilmiah siswa sekolah dasar.(2) Sosialisasi Pembelajaran berbasis spasial meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berorientasi melek spasial. (3) Guru-guru dan pihak sekolah sudah melaksanakan pembelajaran berbasis spasial dengan melakukan integrasi dengan mata pelajaran yang lain denggan menggunakan media pembelajaran berbasis spasial. (4) Luaran yang dihasilkan yaitu RPP berorientasi pembelajaran berbasis spasial, dan implementasi program sekolah berbudaya spasial.Kata kunci: Pembelajaran IPS, Pembelajaran Spasial

Jumanto, Anggit Grahito Wicaksono &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat dapat menjadi sarana guru untuk mendapatkan informasi dantambahan pengetahuan tentang penyusunan soal tes. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) guru memiliki kompetensi yang mumpuni dalam penyusunan soal tes kurikulum KTSP; (2) meningkatnya kualitas soal tes yang dibuat guru; dan (3) meningkatnya hasil belajar siswa karena soal tes yang mudah dipahami dan dikerjakan oleh siswa. Tempat pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SD Djama’atul Ichwan Program Utama Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan adalah 11 guru dari 15 guru yang mengikuti pelatihan ini mampu menyusun Perangkat soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan materi yang diampu guru serta mampu mengimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Luaran yang dihasilkan berupa Perangkat soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah. Berdasarkan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, guru menjadi lebih memahami dan mengerti tentang kriteria-kriteria penyusunan soal tes kurikulum KTSP yang berkualitas dan baik. Guru menjadi lebih terampil dalam membuat kisi-kisi soal tes dan soal tes kurikulum KTSP sesuai dengan kaidah penyusunan soal tes ujian tengah semester maupun ujian akhir semester.Kata Kunci: Penyusunan Soal Tes, Evaluasi Pembelajaran, Kurikulum KTSP

Yusuf, Siti Supeni &

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tujuan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini adalah memberdayakan masyarakat khusunya para guru SMP Widyawacana 1 yang sebagian besar belum banyak yang memahami tentang penulisan karya ilmiah, dan penulisan laporan kegiatan yang lain yang berkaitan dengan pengembangan kompetensinya di bidang peningkatan kompetensi profesi guru. Target khusus PPM ini adala.h para guru SMP Widyawacana 1 di Surakarta yang belum memahami tentang penulisan karya ilmiah. Metode dalam pengabdian ini adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi dalam melakukan inovasi semua program pemberdayaan profesi guru yang akan dilaksanakan dalam satu hari dengan melibatkan dua dosen PPKn FKIP Unisri dan satu mahasiswa, melalui program ketrampilan membuat karya ilmiah dalam menulis artikel, makalah, laporan, dan pembuatan proposal PTK. Kemajuan (Progress) pengabdian ini diukur dari (1) peningkatan ketrampilan guru dalam memahami penulisan karya ilmiah, (2) manajemen tata cara penulisan, (3) project yang berupa praktik penulisan proposal dan karyailmiah di akhir pelatihan, dengan menerapkan nilai pre-test dan post-test dilaksanakan pada pertemuan, (4) peningkatan kesadaran menulis, (5) peningkatan peran serta guru, (6) terwujudnya karya ilmiah yang siap dipublikasikan.Kata Kunci: pemberdayaan guru, penulisan karya ilmiah

Hidayat, Tauhid

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui implementasi Metode Komunikasi Verbal dan Non Verbal untuk meningkatkan Motivasi Berprestai dan Hasil Belajar TPQ Tentang Terjemah Surat An nas pada Siswa kelas 1 semester I SD Muhammadiyah 2 Denpasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 sebanyak 32 orang. Data yang dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif untuk menunjukan rata–rata skor motivasi berprestasi, hasil belajar, dan kriteria ketuntasan yang digambarkan dalam bentuk grafik poligon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, dari hasil observasi tentang motivasi belajar sebelum penelitian hanya 60% pada siklus I menjadi 91% sedangkan Prestasi belajar dari post test mulai nilai 61,3 naik menjadi 69,1 ( siklus-I ) kemudian naik lagi menjadi 80,9 pada siklus – II sedangkan ketercapaian ketuntasan belajar dari 40,6% menjadi 65,6% dan pada Siklus-II menjadi 90,6%, dapat disimpulkan bahwa Metode Komunikasi Verbal dan Non Verbal dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi berprestasi dan Hasil belajar, disamping itu untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.  sehingga secara bertahap prestasi Tahfidz juz 30 peserta didik dapat meningkat.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2018 Universitas Stikubank

Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Luqman Alhakim, Lusiana Dewi Kusumayati

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2018 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pembelajaran bahasa Asing (Inggris) bagi tenaga pendidik untuk mengajarkan mata pelajaran Science dan Mathematics merupakan wujud dari gagasan bahwa penguasaan kedua mata pelajaran tersebut apabila ditunjang dengan ketrampilan bahasa Inggris maka akan menghasilkan luaran yang lebih bermutu dan poin tersendiri sebab bagi pendidik maupun peserta didik, bahasa Inggris tidak hanya di level social settings namun juga pada tataran academic language proficiency. Sekolah Dasar Djama’atul Ikhwan Program Khusus memiliki keunggulan dalam bidang penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran Science dan Mathematics. Hal tersebut mempersyaratkan tenaga pendidik mapel tersebut untuk memiliki kompetensi keahlian berbahasa Inggris baik dalam tataran pedagogik maupun linguistik. Namun, implementasi program tersebut belum terlaksana sesuai dengan target sebab tenaga pendidik belum memiliki pengalaman maupun keahlian berbahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran tersebut. Dari penjelasan tersebut, pemateri melaksanakan pengabdian “Workshop English Instructional Language Bagi Guru Sekolah Dasar Djama’atul Ichwan Surakarta” yang menyasar pada ketrampilan English Instructional Language para guru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan English Instructional Language guru SD Djama’atul Ichwan, dan menentukan model bahan ajar serta metode pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan English Instructional language para guru. Hasil pengabdian ini adalah (1) guru SD Djama’atul Ichwan merasa antusias dan termotivasi untuk mempelajari bahasa bahasa Inggris dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan materi berbahasa Inggris; (2) mereka terbuka dalam menyampaikan permasalahan dalam penggunaan bahasa Inggris sehingga pemateri dapat memberikan alternatif solusi; dan (3) terwujudnya sharing ide dan pengalaman dalam berbahasa Inggris baik khususnya academic English proficiency.Kata Kunci: Science dan Mathematics, English Instructional Language, SD Djama’atul Ichwan

Lasmawan, Wayan; Hidayat, Tauhid; Natajaya, Nyoman

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn Siswa kelas V semester II SD Muhammadiyah 2 Denpasar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhamadiyah sebanyak 30 orang. Data yang dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif untuk menunjukan rata–rata skor aktivitas, hasil belajar, dan kriteria ketuntasan yang digambarkan dalam bentuk grafik poligon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan skor nilai dalam aktivitas dan hasil belajar yang dicapai oleh siswa pada tiap–tiap siklus, pada siklus I rata-rata hasil belajar PKn sebesar 67 dan aktivitas sebesar 46,3 serta ketuntasan belajar siswa sebesar 37% meningkat pada siklus II dimana hasil belajar PKn mencapai 76,3 dan aktivitas sebesar 61 serta ketuntasan belajar siswa sebesar 70%. Pada siklus III terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar PKn sebesar 83 dan aktivitas sebesar 82 termasuk kategori sangat tinggi serta ketuntasan belajar siswa mencapai 100%.   The purpose of this study: Implementation Cooperative Instruction Model, STAD Type to Improve (1)The Activity and (2)Learning Achievement on Civilization Study  for the fifth Grade Students at Second Semester in Muhammadiyah 2nd Primary School, Denpasar. The population of this study was 30 students . The data was analyzed by using descriptive statistic by finding the mean scores of activity, learning achievement, and students passing grade criteria which was continued by drawing those all into a polygon graphic. The result was Implementation Cooperative Instruction Model, STAD Type is effective to improve the activity and learning achievement of civilization study. This was shown by the improvement of the student mean scores on activity and learning achievement achieved by the students in each cycle where in cycle I it was rate of Learning Achievement on Civilization Study is 67,  the activity is 46,3, and result of learning achievement is 37%. On cycle II, it increased into 76,3 of learning Achievement, the activity is 61 and the result of learning achievement is 70%.However, in cycle III, it increased into 83 of learning Achievement, the activity is 82 and the result of learning achievement is 100%.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kesan masyarakat terhadap suatu penyedia jasa layanan komunikasi dapat dianalisa melalui respon mereka. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesan tersebut adalah media sosial twitter. Seiring dengan perkembangan Internet, saat ini WoM telah berkembang menjadi electronic word-of-mouth. Electronic  Word  of  Mouth  (e-WoM)  communication  merujuk  pada  pernyataan  positif  atau  negatif  dari pelanggan potensial, pelanggan aktual atau mantan pelanggan mengenai suatu produk atau perusahaan via internet. Salah satu motif dalam e-Wom adalah Venting Negative Feelings, yaitu keinginan mengungkapkan ketidakpuasan konsumen terhadap produk atau perusahaan. Penelitian ini akan menganalisa percakapan tentang venting negative feelings pada media sosial twitter. Untuk mendapatkan data  dari  twitter akan  mengunakan  bahasa  R  yang  telah  menyediakan library untuk mengaksesnya. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor; Retnowati, Retnowati; Mulyani, Sri; Martha, Khristma

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).

Sulastri, Sulastri; Zuliarso, Eri; Anis, Yunus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Bengkel AHASS Akmal Jaya Motor Purwodadi adalah salah satu bengkel resmi honda yang berada di Kecamatan Danyang Kabupaten Purwodadi. Pemilik Ahass Akmal Jaya Motor terkadang mengalami kesulitan untuk mengetahui seberapa banyak suku cadang dan jasa yang telah terjadi dalam satu transaksi, sehingga pemilik masih manual/spekulasi dalam pembelanjaan suku cadang. Implementasi Data Mining pada AHASS Akmal Jaya ini bisa menghasilkan rules/aturan asosiatif yang bisa dilihat dan dianalisis hasilnya menggunakan algoritma apriori dan algoritma eclat, sehingga pemilik bisa melihat seberapa tinggi frekuensi suku cadang dan jasa apa saja yang sering terjadi. Maka dari itu, dilakukan analisis dan pengujian, diharapkan bisa memberikan informasi mengenai pola transaksi dan mengetahui jasa dan suku cadang apa yang sering muncul dari AHASS Akmal Jaya Motor. Sehingga bisa membantu pemilik dalam mengambil keputusan untuk melakukan pembelian suku cadang apa saja yang perlu dibeli.

Karimah, Nurrotul

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2016 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 2) Mengetahui penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. 3) Mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga melalui nilai-nilai budaya Jawa di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen.P enelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah orang tua dan anak pada keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pendidikan karakter melalui nilai-nilai Budaya Jawa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Pelaksanaan pendidikan karakter dalam keluarga dilaksanakan oleh orang tua kepada anaknya menggunakan media uang, nasehat, keteladanan orang tua, pembiasaan. 2) Penerapan pendidikan karakter anak dalam keluarga di Desa Pengkok Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen anak belum mampu menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter yang diajarkan oleh orangtuanya secara optimal. Di mana dari hasil penelitian masih ada beberapa anak yang masih berbohong atau tidak berbicara jujur. 3) Hambatan-hambatan bagi orangtua dalam memberikan pendidikan karakter yaitu hambatan internal dan hambatan eksternal. Hambatan internal berupa kurang intensitasnya komunikasi dalam keluarga disebabkan kesibukan orang tua yang bekerja, dan kurang harmonisnya hubungan dalam keluarga. Sedangkan hambatan eksternal berupa pengaruh teknologi informasi dan pengaruh lingkungan sosial masyarakat.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Nilai-Nilai Budaya Jawa.

Puspita, Mutiara Eka

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2016 Institut Teknologi Indonesia

Industri penerbangan dunia tengah mengalami tantangan yang hebat selama dekade terakhir. Menghadapi isu global tersebut, negara-negara Asia Tenggara mencoba untuk menerapkan kebijakan liberalisasi penerbangan ASEAN (ASEAN Open Sky) agar dapat menciptakan kompetisi yang ketat antar maskapai untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Kebijakan ASEAN Open Sky tersebut menyebabkan banyak maskapai asing, tidak terkecuali Singapore Airlines, menjadikan Indonesia sebagai target pasar utama. Oleh sebab itu, Garuda Indonesia perlu melakukan perbaikan disegala bidang mengingat pesaing utama pada ASEAN Open Sky, Singapore Airlines, dinilai memiliki performansi yang sangat baik di mata dunia. Metode untuk membantu melakukan perbaikan kualitas adalah Quality Function Deployment dengan alat yang digunakan House of Quality (HOQ). Dengan HOQ dapat dihasilkan rancangan layanan baru berbasis pelanggan yang barmanfaat bagi perbaikan kualitas layanan demi keunggulan bersaing. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1).Mengetahui tingkat kepuasan pelanggan PT Garuda Indonesia (Persero) dibandingkan dengan Singapore Airlines dan tingkat kepentingan atribut layanan yang terdapat pada HOQ; (2).Mengetahui bagaimana rancangan perbaikan layanan dengan HOQ PT Garuda Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan serta kemampuan perusahaan. Hasil penelitian menyatakan bahwa responden lebih puas pada pelayanan Singapore Airlines dengan nilai rata-rata 3.54 dibandingkan Garuda Indonesia dengan nilai rata-rata 3.0683 dari skala 4. Sesuai hasil rancangan House of Quality, layanan yang menjadi prioritas dilakukan perbaikan dan peningkatan kualitas berdasarkan nilai absolute weight adalah (1).penanganan bagasi; (2).kehandalan layanan ticketing; (3).kebersihan dan fungsi toilet; (4).ketanggapan karyawan dalam penanganan keluhan pelanggan; dan (5).kesesuaian harga yang ditetapkan dengan service yang diterima. Sedangkan prioritas utama karakteristik teknik yang dapat dilakukan perusahaan adalah (1).pemilihan mitra outsource yang terbaik; (2).implementasi boarding management berdasarkan rekomendasi Skytrax; (3).peningkatan attitude karyawan untuk bersikap empati dan ramah; (4).penyediaan staf yang memadai; serta (5).penentuan & pemenuhan service standar bagi frontliner. Kata Kunci : Quality Function Deployment, House of Quality, Kualitas

Prihandono, Agung

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Sistem yang dirancang pada kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk menlakukanpengamatan terhadap sebuah sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensi radio.Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yang merupakan modul siap pakai dankompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 3 tipe tag yaitu sebuah kartukosong, sebuah gantungan kunci dan sebuah tag institusi peneliti. Sistem diharapkan akan mampumemberikan deteksi terhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada kenyataannya sistem deteksi / identifikasi frekuensi radio ini dapat dirakit dengan baik denganbeberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akan digunakan sebagia modulpengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukan komunikasi secara serialmelalui port USB. Identifikasi dibentuk dengan menggunakan fungsi IF … else …., yang akan menentukankriteria masukan tag dan menghasilkan identitas berdasarkan nomor tag tersebut, namun hingga penelitianini diselesaikan masih belum teruji kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah data yang lebihbesar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil identifikasi dari ketiga tipe tag yaitu masingmasing adalah “UNISBANK MAN”, “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Visi misi tahun 2020 untuk menjadi perguruan tinggi kelas dunia membutuhkan upaya nyatadari jajaran manajemen Universitas Stikubank untuk mewujudkanya, oleh karena itu perludiciptakan suatu kerjasama dari semua tingkat manajemen, dan stakeholder yang ada. Modelmanajemen kualitas Malcolm Baldrige Education Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) mempunyai konsep dan prosedur yang menetapkan petunjuk dan kriteria yangmembantu perusahaan dalam mengevaluasi aktivitas perbaikan kualitas. Melalui pengukurankinerja dengan model MBCfPE ini, Universitas akan bisa melihat tingkat pencapaian di dalamproses menuju perguruan tinggi kelas dunia. Pengembangan sebuah model pre assessment bagiUniversitas diharapkan dapat membantu memberikan sebuah gambaran awal sejauh manakesiapan Universitas dalam menerapkan manajemen kinerja kelas dunia. Hasil olah datamenunjukkan bahwa manajemen kinerja Universitas secara umum hasilnya cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai score sebesar 668,55 dari skala 1000. Nilai ini menunjukkan bahwa upayayang dilakukan oleh manajemen Universitas untuk memberikan jaminan mutu pada masyarakatsudah cukup baik. Skor tersebut juga menunjukkan bahwa pendekatan tata kelola yang dilakukanUniversitas cukup sistematis, efektif, dan responsive. Hasil-hasil yang mengacu padapersyaratan-persyaratan mahasiswa dan stakeholder lainya, pasar, dan proses operasional,menunjukkan kinerja dan keunggulan yang baik. Untuk perbaikan kinerja Universitas perludibuat solusi khusus untuk implementasi peningkatan kinerja dari tiap-tiap kategori yangdirasakan kurang nilainya. Sementara itu untuk kategori yang nilainya sudah cukup baik masihperlu untuk terus ditingkatkan. Universitas perlu membangun sistem manajemen kinerja yanglebih baik kedepanya agar visi misi dan tujuan-tujuan strategis dimasa yang akan datang bisatercapai secara efektif dan eisien.

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pra-proses dalam pemrosesan citradigital untuk mengamati dan mengimplementasikan teknik/metode berkaitan dengan sebuah proses dalamserangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang penggunaan plotting pixels. Pemilihandan penggunaan plotting pixels merupakan suatu pra-proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkanuntuk memberikan pendekatan terhadap penentuan/pendeteksian warna obyek citra secara matematis, yangdapat diimplementasikan pada sebuah citra 2-D, dan digunakan untuk menentukan warna terhadap obyekcitra 2-D tersebut. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan warna sebuah citra danmampu mendeskripsikan warna secara grafis yang terbentuk seperti nilai karakter warna dasar RGB citra.Beberapa penerapan teknik ini adalah dengan mengkonversikan dulu dalam grayscale dan melakukanpemilihan dan penggunaan lanjut yang tepat dalam proses selanjutnya hingga diperoleh hasil dalammenentukan warna citra. Namun dengan menggunakan metode plotting pixels diharapkan mampumeringkas proses terhadap deteksi warna citra 2-D yang diamati, dimana dalam kesempatan ini citraberwarna yang dijadikan obyek adalah yaitu Kotak, Segitiga dan Lingkaran. Beberapa variasi bentuksebagai salah satu elemen citra berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencobamengimplementasikan center plotting of image pixels dalam sebuah proses pendeteksian warna citra daricitra aslinya untuk mempersingkat proses-proses lanjutannya, sehingga diperoleh pengamatan citra yangoptimal terhadap warna obyek utama.Metode ini cocok untuk beraneka macam bentuk gambar yang diposisikan ditengah citra berwarnaaslinya. Metode ini mampu mencapai pendeteksian maksimal yaitu hingga 100% saat diujikan pada variasibentuk obyek satu warna, namun tidak baik saat digunakan dalam variasi obyek dengan variasi warnaobyek yang lebih dari satu, sehingga penelitian ini diharapkan mampu memberikan inspirasi untukpenelitian berikutnya.

Amin, Fatkhul; Purwatiningtyas, Purwatiningtyas; Winarno, Edy

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Implementasi dokumen teks bahasa jawa masih banyak dijumpai baik secara onlinemaupun offline. Pencarian dokumen teks bahasa jawa dengan menggunakan mesin pencari atauSistem Temu Kembali Informasi (STKI) yang tersedia menghasilkan suatu hasil pencariandengan dokumen terambil yang banyak (recall tinggi) sehingga hasil menjadi kurang akurat(precision rendah). Tujuan pembuatan rancang bangun STKI dengan metode DICE Similarityagar user mudah dalam melakukan pencarian dokumen teks berbahasa Jawa. Software STKIdirancang untuk memberikan hasil pencarian dokumen dalam jumlah recall rendah danprecision tinggi menggunakan metode pemeringkatan DICE Similarity, sehingga user akanmendapatkan hasil pencarian cepat dan akurat. Metode DICE Similarity akan melakukanpembobotan tiap dokumen yang ada pada database sehingga antar dokumen memiliki bobotyang berbeda untuk menentukan dokumen mana yang paling mirip (similar) dengan query.Rangking teratas akan ditempati oleh dokumen dengan bobot tertinggi hasil pencarian Evaluasihasil pencarian IRS dilakukan dengan uji recall dan precision dengan model persepsi. STKImampu melakukan pencarian dokumen dan menampilkan hasil pencarian dokumen memilikirata-rata recall 0,04 dan rata-rata precision 0,83. Hasil STKI dilengkapi dengan bobot tiapdokumen dan letakknya yang akan memudahkan user dalam pencarian dokumen teks bahasaJawa.

Wismarini, Th. Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Pemodelan spasial adalah representasi ataupun model spasial dari data yang digunakan danmerupakan penggambaran suatu bagian muka bumi. Pemodelan spasial dapat digunakan untukmenyelesaikan suatu masalah dari dunia nyata dan memodelkannya. Pemodelan ini terdiri dari berbagaivariabel yang dipetakan secara digital dan disesuaikan sistem proyeksi maupun koordinatnya denganmelibatkan aspek resolusi dan sistem klasifikasinya.Maka salah satu sarana bantuan yang sering digunakan untuk melakukan kegiatan dalam rangkamemperoleh gambaran situasi muka bumi atau informasi tentang ruang muka bumi yang diperlukan, yangdapat menjawab atau menyelesaikan suatu masalah yang terdapat dalam ruang muka bumi yangbersangkutan, diperlukanlah Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan tersebut merupakan rangkaiankegiatan yang meliputi mengumpulkan, menata, mengolah, menganalisis hingga menyajikan data/faktayang terdapat dalam ruang muka bumi yang kemudian sering disebut sebagai data/fakta geografis/spasial.Terungkap juga bahwa Sistem Informasi Geografis (SIG) terbukti mampu menyediakan informasi datageospasial untuk setiap objek di permukaan bumi secara cepat. Sekaligus juga mampu menyediakansistem analisa keruangan yang akurat.Maka dalam penelitian ini, yang mengharapkan dapat menghasilkan suatu visualisasi darizona/daerah rentan banjir di kota Semarang berikut informasi tingkat rentan pada masing-masing zonajuga informasi indikator-indikator banjirnya, dibutuhkan suatu pengolahan data spasial melalui prosesanalisa spasial untuk bisa mengintegrasikan data-data yang dibutuhkan, yang sifatnya lebih dari satu danmerupakan data komprehensif. Adapun proses analisa spasial ini akan mengimplementasikan prosessuperimpose yang dalam SIG dinamakan Overlay. Metode yang akan digunakan dalam Overlay yaitujoin-UNION dan join-INTERSECTION.Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu pemodelan spasial baru yang akan menjadisebuah Peta Tematik Digital dan dinamakan Peta Tematik Zonasi Tingkat Rentan Banjir di KotaSemarang.

Sacralia Aurora Adila Ramadhana; Arma Tahsya Febriyanti; Diva Siska Amelia; Athira Khanaya Hud; Karenina Zulfa Qolby +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2016 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Children in orphanages represent a vulnerable group requiring special attention in emotional, social, and moral aspects. This study aims to implement students' social care values through the narasi Project (narasi aksi rasa asih dan inspirasi) at the Sunan Kalijaga Orphanage, Malang. The method employed was a social action approach integrated into the Civic Education course. The activity was conducted on March 10, 2026, involving eight foster children as the target partners. The program comprised a prophetic storytelling session as a character education medium, canvas painting and clay workshops to foster creativity, an ice-breaking session, congregational Maghrib prayers, iftar together, and symbolic cash donation handover. The results indicated that the or orphaned children responded enthusiastically to all activities, particularly the storytelling and creative sessions, reflecting improvements in self-expression, social interaction, and moral values. For the students, this project demonstrably enhanced empathy and social responsibility. Flexibility and adaptability in program implementation were identified as key success factors. In conclusion, the synergy of character education, creativity, and social action can create an inclusive and meaningful learning environment while strengthening civic values among university students.

Sacralia Aurora Adila Ramadhana; Arma Tahsya Febriyanti; Diva Siska Amelia; Athira Khanaya Hud; Karenina Zulfa Qolby +1 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat 2016 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

 Children in orphanages represent a vulnerable group requiring special attention in emotional, social, and moral aspects. This study aims to implement students' social care values through the narasi Project (narasi aksi rasa asih dan inspirasi) at the Sunan Kalijaga Orphanage, Malang. The method employed was a social action approach integrated into the Civic Education course. The activity was conducted on March 10, 2026, involving eight foster children as the target partners. The program comprised a prophetic storytelling session as a character education medium, canvas painting and clay workshops to foster creativity, an ice-breaking session, congregational Maghrib prayers, iftar together, and symbolic cash donation handover. The results indicated that the or orphaned children responded enthusiastically to all activities, particularly the storytelling and creative sessions, reflecting improvements in self-expression, social interaction, and moral values. For the students, this project demonstrably enhanced empathy and social responsibility. Flexibility and adaptability in program implementation were identified as key success factors. In conclusion, the synergy of character education, creativity, and social action can create an inclusive and meaningful learning environment while strengthening civic values among university students.

Budiharso, Zuly; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi digital secara umum menyebabkan teknologi sistem kendali berkembangsejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Kendali analog menjadi sistem kendalidigital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali. Dengan berubahnyasistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan juga berubah.Mikrokontroler merupakan perangkat yang mewakili suatu figur sistem kendali modern yang telahdikemas dalam sebuah chip / rangkaian terpadu. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapatdilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fiturpenunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapakemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog.Perancangan sebuah sistem kendali dengan menggunakan mikrokontroler terdiri 3 tahapan. Tahappertama adalah merancang model sistem kendali. Pada tahap ini ditentukan semua parameter yangberhubungan, model sistem kendali, kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. Tahap kedua adalahperancangan algoritma untuk menyelesaikan masalah dalam sistem kendali. Pada tahap ini dibuat tahapdemi tahap proses penyelesaian masalah sistem kendali secara rinci dan perancangan program. Tahap ketigaadalah implementasi dan pengujian sistem kendali. Pengujian yang dilakukan adalah dengan mencobasemua fasilitas yang tersedia dalam sistem kendali.Sistem kendali electrical stimulator terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok, yaitu yaitu Power Suply, SistemKendali dan Display. Masing-masing kendali mempunyai masukan dan keluaran yang berbeda. Masukandan keluran sistem kendali terdiri dari masukan dankeluran analog dan digital. Masukan digital berfungsimemberikan sinyal kepada sistem secara digital sedangkan keluran analog dihubungkan dengan perangkatindikator. Kendali sinyal berfungsi memilih jenis sinyal sesuai dengan keluran yang dipilih, yaitu sinyalsinusoidal, segitiga dan kotak.Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungandiantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat,pengembangan sistem kendali lebih mudah.