Publication Search

73,455 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 301-316 of 316

Analytics

Dorothy Binti Aging

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Hidup religius sebagai “tanda kekudusan Gereja”, sebuah pernyataan yang menemukan verifikasi dalam sejarah hagiografi dimana hampir semua orang kudus de fakto, umumnya telah menjalani bentuk hidup bakti. Namun jika dilihat secara statistik, kaum religius selalu menjadi minoritas yang mutlak sangat sedikit dalam Gereja. Maka dapat dipahami pentingnya perhatian kita akan hal ini. Dalam konteks ini doktrin dan pengalaman Santa Teresa dari Avila dapat memberi kontribusi penting untuk memahami kekudusan dalam hidup religius dan bagaimana mencapainya.

Astuti, Ambar Wida; Trisiana, Anita; Parya, Atiska Eka

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Suatu negara pasti menginginkan pemerintahan kerakyatan yang menjunjung tinggi kemerdekaan rakyat. Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang mana seluruh masyarakat boleh mengumpulkan kesimpulan yang merubah kehidupannya. Demokrasi meliputi kondisi sosial, ekonomi serta budaya menuntut pembebasan politik yang bebas dan sama. Keinginan demokratis ini didasarkan pada kesadaran jika pemerintah yang demokrasi memberikan kesempatan untuk munculnya pendapat penghormatan terhadap adanya orang bagi partisipasi didalam hidup bernegara, dan dihormati oleh masyarakatnya. Setiap negara memiliki khasnya tersendiri didalam menjalankan kekuasaan masyarakat ataupun demokrasi. Ini karena sejarah suatu negara yang menggambarkan budaya, cara hidupnya, dan keinginan yang mau dicapai. Atas ini di seluruh negara ada gaya demokrasi yang unik tergambar dalam pola perilaku, kepercayaan dan kesadaran yang melandasi dan mengarah terhadap perilaku dan suatu proses demokrasi terhadap proses politik. Demikian juga Indonesia, Indonesia mempunyai dasar ataupun pacuan sendiri di dalam sistem demokrasi yakni Pancasila dan UUD 1945. Penjelasan tentang demokrasi di dalam konstitusi Indonesia terdapat pada ide demokrasi begitu juga di dalam UUD 1945. Jurnal ini akan membahas hakikat, instrumental dan nilai-nilai praktis demokrasi di Indonesia yang berpijak terhadap Pancasila dan juga UUD 1945 bagaikan wahana penyelenggara suatu negara yang mampu menciptakan peta konseptual dana atau operasi atas suatu persoalan sebagai wahana bersama bagi negara. administrator yang makmur dan adil. Cara penelitian yang dipakai di dalam penyusunan jurnal ini adalah deskriptif normatif yakni mendeskripsikan, menganalisis dan menafsirkan demokrasi Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 yang serta diatur di dalam Pembukaan abad ke-4 UUD 1945. Tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk Rakyat Indonesia untuk lebih memahami nilai-nilai demokrasi yang mendasarinya. Pancasila dan UUD 1945B, agar nantinya penyelenggaraan demokrasi dapat berjalan dengan baik dan dapat berdampak positif bagi bangsa Indonesia.

Rikardus Jehaut

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2021 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Artikel ini bertujuan untuk menegaskan kembali ajaran Gereja menyangkut kewajiban bapa pengakuan untuk menjaga rahasia pengakuan. Pertama-tama diuraikan secara singkat bagaimana hal ini berkembang dalam sejarah, khususnya kanon 21 dari Konsili Lateran IV (1215) dan Kodeks 1917. Pengetahuan tentang sejarah penting karena membantu kita memahami bagaimana tema ini berkembang dan menjadi dasar hukum Kodeks 1983. Kemudian dibahas tentang ketentuan normatif kan. 889, § 1 yang berbicara tentang rahasia pengakuan dan kewajiban bapa pengakuan menjaga rahasia tersebut. Rahasia pengakuan tidak dapat diganggu gugat karena merupakan unsur esensial dari sakramen  tobat dan merupakan bagian dari hukum ilahi. Bapa pengakuan yang terbukti melanggar kewajiban ini akan dikenai sanksi ekskomunikasi otomatis atau hukuman lain yang diputuskan oleh otoritas gereja yang berwenang. Tantangan memang tidak ringan dewasa ini, khususnya di tempat di mana imam dipaksa untuk membuka rahasia pengakuan dalam kasus-kasus tertentu. Pemaksaan seperti ini harus dilawan karena merupakan pelanggaran terhadap kebebasan gereja dan kebebasan beragama. Perlawanan seperti ini merupakan sebuah keharusan, bila perlu sampai menumpahkan darah sekalipun.

Raden Sulistiyanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Artikel ilmiah ini ditulis untuk mengundang antara lain untuk mempelajari sejarah semarang, sambil bersenang-senang rekreasi. Artikel ilmiah ini ditulis dengan studi literatur dan metode wawancara. Hasil dari artikel ilmiah ini adalah, menjadi mengerti tentang sejarah kita, dan muncul dari nasionalisme kita, dan muncul dari sejarah conciusnes, sebagai panduan pendidikan perilaku dan karakter yang baik, dan kepribadian keluarga, kepribadian masyarakat, dan kepribadian bangsa. Rekreasi, tersedia dengan tur kota, mengunjungi situs sejarah di Semarang. Kota Semarang, memiliki banyak situs sejarah. Rekreasi di Situs Sejarah Semarang ini, tidak terlalu mahal. Ada, rekreasi keagamaan di Kuburan Syekh Jumadil Kubro, ada Schooll Building History, ada sejarah gedung pemerintah, ada sejarah food courner. Memiliki situs sejarah yang menyenangkan untuk rekreasi, akan muncul pengetahuan sejarah Semarang, munculnya nasionalisme, dan munculnya kesejarahan sejarah, dan munculnya karakter dan kepribadian Indonesia.

Sri Mulyani Wahono

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Menanamkan cinta tanah air kepada generasi muda dimulai dari masa anak-anak dengan cara melihatkan hasil budaya dan perjuang para pendiri bangsa dengan berwisata ke museum. Museum merupakan tempat penyimpanan dan pemeliharaan dari bukti sejarah bangsa. Dengan peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia disimpan di museum  akan menggugah rasa bangga dan memilikinya, sehingga dalam jiwa generasi muda timbul rasa untuk memelihara dan melestarikan juga mengembangkan rasa cinta tanah air. Mengajak pergi berwisata budaya salah satu cara  mudah untuk mengajarkan generasi penerus bangsa untuk mencintai bangsanya, negaranya dan tanah airnya. Dengan bukti nyata apa yang ada dan  dipamerkan di Museum Ronggowarsita.

Nurin Aji Permana; Astari Wulandari; Choirul Amin

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Pemadam kebakaran (BRANDWEER) adalah orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan, dan menanggulangi musibah atau bencana alam lainya. Dinas Pemadam Kebakaran dalam sejarah Kota Semarang sama tuanya dengan sejarah Pemerintahan Kota Semarang. Dengan perkembangan masyarakat dan pertumbuhan pembangunan menuntut adanya peran pemerintah dalam mengelola Unit Pemadam Kebakaran ini. Tapi banyak juga masyarakat yang meremehkan petugas damkar ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang ikut campur saat petugas sedang bertugas. Mulai dari perebutan selang penyemprot dan pemukulan terhadap petugas yang dikira melarikan diri saat bertugas. Markas Besar Pemadam Kebakaran Di Semarang merupakan tempat akomodasi pelatihan pasukan pemadam yang mewadahi pelatihan anggota yang memiliki penempatan wilayah dinas di Jawa Tengah. Tujuan bangunan ini adalah sebagai contoh standarisasi keamanan bencana kebakaran yang harus di terapkan di semua bangunan selain itu, Markas besar juga sebagai tempat pelatihan anggota pemadam se Jawa Tengah. Dikarenakan bangunan markas besar pemadam kebakaran sangat di pentingkan di segi sirkulasi aktivitas maka langgam arsitektur yang digunakan adalah arsitektur modern, arsitektur modern merupakan gaya arsitektur statis yang berkembang pada masa pra-industrial sebagai bentuk dari revolusi dari gaya arsitektur tradisional. Pengaplikasiannya dilakukan secara zoning, denah, sirkulasi, maupun fasad. Diharapkan rancangan ini berguna dan memberikan inspirasi bagi pembaca.

Angelo Luciani Moa Dosi Woda

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Patut diakui, pembahasan mengenai ajaran iman Gereja tentang Roh Kudus, masih kurang dalam Gereja Katolik. Karena itu, berdasarkan pembaruan hidup dan karya misi Gereja dalam Konsili Vatikan II, segenap umat beriman Kristiani merefleksikan kembali teologi tentang Roh Kudus. Dalam konteks ini, Joseph Kardinal Ratzinger (Paus Benediktus XVI) memberikan kontribusi penting mengenai ajaran iman Gereja universal tentang Roh Kudus. Suatu refleksi pneumatologis yang mengalir dari sumber-sumber iman Gereja sesuai dengan situasi zaman modern ini. Itu berarti karya Roh Kudus dalam sejarah keselamatan yang berpuncak pada misteri Kristus dan Gereja mengungkapkan misteri Allah Tritunggal yang Mahakudus, yaitu Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Herwindo Chandra

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2020 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Penelitian ini membahas orang muda dapat menjadi pioneer dalam dialog interreligius. Hal ini dapat menjadi dialog interreligius yang khas. Fokus penelitian ialah relasi antara Orang Muda Katolik (OMK) dengan teman-teman Muslimnya. OMK terpanggil untuk dialog ini karena penduduk Indonesia mayoritas Muslim. Saat ini media sosial banyak memberitakan isu intoleransi yang menimbulkan prasangka diantara agama dan dapat membahayakan keberagaman Indonesia. Sejarah mencatat bahwa gerakan para pemuda Bangsa Indonesia dalam keragamannya dapat bersatu dan peduli pada persatuan bangsa. Peristiwa seperti Sumpah Pemuda tahun 1928 dan Gerekan Reformasi tahun 1998 menjadi kepedulian pemuda Indonesia yang cukup signifikan. Tujuan dari penelitian ini ialah menelusuri cara pandang iman Kristen untuk relasi OMK dalam dialog interreligius. Anjuran Apostolik Christus Vivit dapat meneguhkan pertemanan OMK dengan cara pandang inklusif dalam dialog interreligius. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi berdasarkan pengalaman berpastoral dengan anak muda. Penelitian ini memberikan sumbangan sederhana pada tingkat akar rumput masyarakat yaitu dialog interreligius orang muda. Temuan penelitian ini ialah OMK memandang teman Muslimnya bukan semata-mata sebagai teman tetapi sebagai saudara, menurut pemikiran Kristin-awanama dari Karl Rahner.

Ismail, Syarof Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan peta tematik untuk meningkatkan aktifitas siswa dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode pembelajaran tematik pada siswa XI IPS MA Raudlotul Huffadz Kediri Tabanan. Pembelajaran tematik menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing).Manfaat penelitian yang akar permasalahannya muncul di kelas dan dirasakan langsung oleh pendidik yang bersangkutan dan dapat mengukur aktifitas dan hasil belajar siswa secara langsung. Manfaat yang dirasakan siswa dengan pembelajaran tematik yakni siswa lebih antusias karena yang ditampilkan adalah tema dan gambar yang menarik tidak hanya tulisan dan ceramah.

Madalena Marseli

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2019 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

Allah menunjukkan kehadiran-Nya melalui berbagai fenomena. Pada masa Elia, berbeda dengan manifestasi kehadiran pada zaman Musa, Ia menyatakan diri dengan bunyi angin sepoi-sepoi basa. Tulisan ini mengulas tentang latar belakang sejarah pada zaman Elia, beberapa elemen di dalam manifestasi kehadiran Allah dan pembahasan dari setiap ayat teks 1 Raj 19:9-14. Elia berdialog dengan Allah dengan mengungkapkan pengalaman pribadinya dan semangat yang menyala untuk Allah semesta alam. Manifestasi kehadiran ilahi yang dinyatakan secara misterius dengan fenomena alam ini mengarahkan manusia untuk melihat karya Allah yang tersembunyi dan tanggapan dalam kesetiaan hidup di bawah bimbingan- Nya.

Libriyanti, Yuyun

Abstrak Penyelenggaraan pendidikan agama sudah sewajarnya didasari pada pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya masing-masing. Pemenuhan hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan agama mengalami sejarah panjang dalam potret pendidikan agama di Indonesia. Memahami urgensi penyelenggaraan pendidikan menjadi hal utama dalam rangka memenuhi hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan agama. Dengan merumuskan aksesibilitas pendidikan agama diharapkan pemenuhan hak peserta didik dalam mendapatkan pendidikan agama sesuai agamanya dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ketersediaan pendidik, penyelenggaraan pendidikan agama serta pemenuhan sarana dan prasarana merupakan indikator kunci dalam memastikan aksesibilitas pendidikan agama telah terpenuhi.   Abstrack The implementation of religious education is naturally based on fulfilling the rights of students to get religious education according to their respective religions. Fulfillment of the rights of students in getting religious education experiences a long history in the portrait of religious education in Indonesia. Understanding the urgency of organizing education is the main thing in order to fulfill the rights of students to obtain religious education. By formulating the accessibility of religious education, it is expected that the fulfillment of the rights of students to obtain religious education in accordance with their religion can be carried out in accordance with applicable laws and regulations. The availability of educators, the organization of religious education and the fulfillment of facilities and infrastructure are key indicators in ensuring the accessibility of religious education has been met.

Anita Trisiana, Wahyu Agus Aryanto, Luruh Dimas Fais &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Sejarah konstitusional Republik Indonesia dimaksudkan sebagai bagiandari deskripsi ilmu hukum, kita akan dengan mudah mendapatkan kejelasan ketikakita pertama mempelajari sejarah negara, sehingga mempelajari sejarahketatanegaraannya adalah mutlak perlu agar tidak terjadi dinamika atau salahpaham.Melalui pendekatan historis, Sehingga kita tahu berbagai peristiwa dariwaktu ke waktu di tanah air kita Republik Indonesia. Penelitian Deskriptif. jenispenelitian ini bertujuan menggambarkan mengenai klasifikasi suatu fenomenasosial, atau menjadi acuan pemecah suatu permasalahan dengan menjelaskankeadaan penelitian Dengan pendekatan sejarah diharapkan mendapat bahan –bahan yang cukup tentang pancasila sebagai modal pokok yang akandikembangkan lebih lanjut dalamhidup bangsa pandangan hidup juga sebagaidasar negara filsafat. Pancasila adalah rumusan dan pedoman bagi kehidupanberbangsa dan bernegara bagi seluruh penduduk Republik Indonesia, denganmempertimbangkan sejarah dan mengkaji ulang akan dapat disimpulan bahwapancasila merupakan dasar negara atau sering disebut juga dasar falsafahdemikian pancasila digunakan untuk mengatur seluruh administrasi negara yangsudah tercantum atau terdapat didalam sila – sila pancasila, dari sila kesatu sampaikelima tercantum nilai – nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan,Keadilan.Kata Kunci : Sejarah Ketatanegaraan, Dasar Negara.

Anita Trisiana, Arif Ramadhan, Awaludin Sinur Kholis &

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2019 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pemikiran dan pembahasan tentang sistem ekonomi kerakyatan secaratidak langsung berkaitan dengan Pancasila, khususnya nilai kerakyatan, yaitu“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratanperwakilan“. Yang mempunyai arti yaitu seluruh wakil rakyat harus ikut sertadalam menentukan kebijakan ekonomi harus sesuai dengan kesepakatan bersamaatau mufakat. Hal ini bertujuan untuk menggapai suatu cita-cita masyarakat yangadil, jujur, bertanggung jawab, dan sejahtera. Sehingga kekuatan ekonomi disuatunegara itu lebih dipengaruhi dengan bagaimana sistem ekonomi yang di terapkanoleh negara tersebut. Indonesia saat ini menerapkan sistem ekonomi yang strategisyaitu sistem ekonomi kerakyatan, dimana dalam melaksanakan sistem ekonomiitu dikendalikan oleh rakyat. Tetapi dalam melaksanakan sistem ekonomikerakyatan harus membutuhkan pertimbangan yang matang, seperi indonesiadalam menentukan sisem ekonomi kerakyatan. Jika dilhat dalam sejarah, padaawal mulanya suatu negara berkembang,khususnya indonesia sebelumnyamenganut teori pertumbuhan dalam sistem ekonominya. Indonesia sekarang tidakmenganut teori pertumbuhan karena prinsip tersebut malah mengalami suatukegagalan. Oleh karena itu, Indonesia saat ini memegang teguh pada asasekonomi kerakyatan.Kata kunci: Kerakyatan, Keadilan, Pancasila

Sudarsono, Sudarsono

Sebagian ahli sejarah berpendapat, bahwa madarasah sebagai lembaga pendidikan Islam muncul dari penduduk Nisapur, tetapi tersiarnya melalui Perdana Menteri Bani Saljuk yang bernama Nizam al-Mulk, melalui Madarasah Nizamiyyah yang didirikannya pada tahun 1065 M. Selanjutanya, Gibb dan Kramers menuturkan bahwa pendiri madarasah terbesar setelah Nizam al_mulk adalah Salahuddin Al-Ayyubi. Sementara, di Indonesia diilihat dari sejarahnya setidak-tidaknya ada dua faktor penting yang melatarbelakangi kemunculan madrasah, yaitu: pertama, adanya pandangan yang mengatakan bahwa sistem pendidikan Islam tradisional dirasakan kurang bisa memenuhi kebutuhan pragmatis masyarakat; kedua, adanya kekhawatiran atas cepatnya perkembangan persekolahan Belanda yang akan menimbulkan perkembangan sekularisme, maka masyarakat Muslim-terutama para reformis berusaha melakukan upaya pengembangan pendidikan dan pemberdayaan madrasah. Kata “madrasah” adalah isim makan dari kata: darasa-yadrusu-darsan wa durusan wa dirasatan, yang berarti: terhapus, hilang bekasnya, menghapus, menjadikan usang, melatih, mempelajari. Dilihat dari pengertian ini, maka madrasah merupakan tempat untuk mencerdaskan atau menghilangkan kebodohan.

Wibowo, Danang Ari

Wacana Hukum 2018 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Kota Surakarta memiliki banyak sekali benda atau bangunan peninggalan bersejarah danpurbakala. Keberadaan cagar budaya di Kota Surakarta masih sangat rawan dari kerusakan,kehilangan, dan mungkin sampai kemusnahan. Hal tersebut dapat disebabkan oleh faktoralam atau dapat juga dari perbuatan manusia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiankualitatif dan sifat penelitian yang digunakan ialah penelitian yang bersifat deskriptif, yaitudengan cara menuturkan atau menafsirkan data-data yang berkaitan dengan cagar budayadi Kota Surakarta. Hasil penelitian ini ialah bahwa sejarah cagar budaya di Indonesia sejakzaman Belanda dengan adanya Monumenten Ordonantie No. 19 Tahun 1931, selanjutnya zamanOrde Baru dengan adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar danpada era Reformasi ini sudah disempurnakan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010tentang Cagar Budaya. Perlindungan hukum cagar budaya di Kota Surakarta ialah denganadanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar dan disempurnakan denganUndang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Peraturan Daerah KotaSurakarta Nomor 10 Tahun 2013 tentang Pelestarian Cagar Budaya. Penegakan hukum bagipelaku kejahatan terhadap benda cagar budaya, yaitu berupa hukuman penjara sesuai denganpasal-pasal yang dilanggarnya.Kata kunci: penegakan hukum, kejahatan, benda cagar budaya, Surakarta

Ningsih, Dewi Handayani Untari; Santoso, Dwi Budi; Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Preservasi data / dokumen digital warisan budaya di jawa tengah menjadi hal penting karena halberikut ini:1. Akumulasi data yang tak terkendali, kerusakan data tanpa sengaja, pengubahan data tanpahak, kelangkaan metadata dan sistem dokumentasi,kelangkaan metadata dan sistem dokumentasi,bentukdata elektronik yang tidak dapat dipreservasi,kelangkaan mekanisme untuk preservasi dan tanggung jawabbersama dalam melestarikan objek warisan budaya.Banyak dokumentasi digital yang sudah dilakukan oleh pemangku kepentingan(stakeholder) tentangbangunan kuno dan bersejarah yang ada di kota Semarang, tetapi tersebar dalam beberapa blok ataupunweb pribadi dan instansi terkait. Tetapi website yang secara khusus mengelola portal tentang sejarah yangada di kota semarang belum banyak, serta dengan memanfaatkan teknologi kompuasi awan sehingga databisa disimpan dan dipakai secara bersama belum ada. Fasilitas integrasi antara teknologi Sistem informasigeografi dan komputasi awan untuk mengoptimalkan aplikasi yang bisa diakses oleh pengguna menjadikekuatan penuh dari sistem yang akan dibangun.Komputasi awan (cloud computing) yang dibangun dengan menggunakan layanan cloud public flickrdengan pertimbangan data tentang budaya bisa diakses oleh semua orang yang memiliki kepedulian dankepentingan tentang pelestarian budaya khususnya di semarang dan umumnya d jawa tengah.