Publication Search

73,980 articles from 714 journals · 2,111 citations tracked

Showing 301-318 of 318

Analytics

Iswahyuni, Iswahyuni

Covid-19 memberikan dampak yang cukup luas terhadap kegiatan yang dilakukan masyarakat, salah satunya adalah dampak dalam kegiatan perekonomian dalam lembaga keuangan perbankan baik dalam bank konvensional maupum bank syariah. Kegiatan perekonomian adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh manusia dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidupnya. Definisi kegiatan ekonomi dapat juga diartikan sebagai upaya yang dilakukan manusia untuk mencapai suatu tingkatan kesejahteraan atau kemakmuran dalam hidup. Dalam karya ilmiah ini penulis akan memaparkan bagaimana dampak yang disebabkan oleh virus corona terhadap lembaga keuangan bank syariah.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Karena informasi yang diperoleh dari berita berita terbaru dan sumber-sumber terpercaya, mengenai bagaimana pengaruh/dampak yang diakibatkan oleh covid-19 (corona virus). Penulis menggunakan teknik pengamatan berupa observasi terhadap berita berita yang berkaitan dengan virus covid-19 (corona).Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak dari pandemi covid-19 terhadap sektor ekonomi, adalah 1) Pertumbuhan ekonomi indonesia bisa minus 0,4. 2) Penurunan dalam sektor ekspor dan impor. 3) Sektor UMKM 4) Nilai tukar Rupiah anjlok terhadap Dolar AS. Selain itu juga terdapat Dampak covid-19 terhadap sektor Bank Syariah: 1) Penyaluran kredit (pembiayaan). 2) Penurunan kualitas asset. 3) Pengetatan margin bunga

Adenanthera Lesmana Dewa; Lisda Rahmasari

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The standard of living of the fishermen in Bandengan Village in general still lives below the poverty line. The condition of the houses which are semi-permanent as permanent residences even though the houses are close to each other accompanied by an environment that is still dirty and the unpleasant smell of fish waste whose drainage is not smooth adds to the poor environment. Healthy . Due to the slum and unhealthy environmental conditions, the fishermen of Bandengan Village are still able to survive in order to make a living even though they only fish to meet their daily needs.Regarding the position of deeper sea depths, generally fishermen have not been able to determine the exact position of fishing areas or have not mapped out exactly which areas have deeper depths and are thought to have lots of fish. From the data obtained, most of the overall fish catches have not increased. From the results of the analysis, this is because half of the fishing groups' fish catches have increased and half of the fishing groups' fish catches have experienced a decrease.Therefore, AMNI Maritime University has made the fishing community in Bandengan Kendal Village a Development Partner in order to improve the economy of the fishing community through optimizing fishing.

Bambang Agus Windusancono

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Dalam Upaya peningkatan stabilitas ekonomi masyarakat, peran UMKM sangat penting untuk menopang   kehidupan   bermasyarakat   prioritas   pada   industri   kecil   atau   home   industri. Khususnya  pada kondisi pandemi covid -19  yang  belum  berakhir.    Untuk mempertahankan pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil (UMKM) adalah dengan membuat strategi baru tentang pemasaran dan penjualan baik secara online dam offline di era new normal. Dampak globalisasi  menyebabkan  persaingan  ketat  dalam  import  ekspor  barang  dan jasa, sehingga pertumbuhan perekonomian dan kemakmuran rakyat tercapai secara merata. Isue yang berkembang adalah upaya meningkatkan kemandirian UMKM masa yang akan datang, perlu strategi   baru   dalam   membangun   hubungan   antara   UMKM   dengan   Bank.   Agar   tujuan pemerataan ekonomi terlaksana perlu kebijakan pemerintah dalam mengatur regulasi pertumbuhan usaha UMKM dan percepatan perwujudan kemandirian usaha masyarakat, peran serta pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM modern perlu dituangkan dalam peraturan yang baru agar pemerataan ekonomi segera terwujud.

Indra Kertati

Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI 2021 Universitas 17 Agustus 1945

Pandemi covid-19 yang berlangsung sejak awal 2020, telah berdampak pada Kesehatan, social dan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang biasanya menjadi roda kehidupan keonomi masyarakat tidak mampu bertahan. Berbagai kebijakan yang diuluncurkan pemerintah suka tidak suka harus diterima demi Kesehatan sekaligus uasaha yang tidak berhenti. Deregulasi dan debirokratisasi menjadi tempat untuk menguatkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana deregulasi dan debirokratisasi mampu memberikan peluang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Fokus penelitian ini meliputi respon kebijakan pemerintah dalam menyelesaikan masalah UMKM, dan kemampuan UMKM dalam meningkatkan kemampuan bertahan menghadapai pandemic covid-19. Lokus penelitian di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukan deregulasi dan debirokratisasi mampu untuk mendorong usaha mikro kecil dan menengah menghadapi pandemic covid-19. Meskipun poeningkatannya masih cenderung melambat namun berbagai upaya telah membantu bangkit dan bekerja.

Alex Karamoy

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2021 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Dampak Covid 19 melanda dunia global dimana semua lini kehidupan manusia tidak terkecuali termasuk gereja. Berkenaan dengan judul ini maka Probelimatika yang muncul adalah apa itu manajemen gereja, bagaimana efektifitas manajemen gereja terhadap perekonomian jemaat pada masa covid-19, menyikapinya serta apa yang harus gereja lakukan pada masa covid-19, dan terutama jawaban Alkitab dibalik Covid 19. Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah menjelaskan tentang manajemen gereja.dan ke efektifan manajemen gereja yang baik terhadap perekonomian jemaat. Metode penelitian dalam tulisan ini, yaitu library research (penelitian perpustakaan) dan field research (penelitian lapangan). Terbukti bahwa jika gereja melaksanakan manajemen gereja secara efektif dan tepat dalam implementasinya, maka perekonomian jemaat akan lebih baik lagi dan berkembang dari yang sebelumnya. Penelitian ini menjadi rekomendasi bagi para peneliti yang sedang dan akan melakukan peneletian yang berkaitan dengan judul dan efektifitas manajemen gereja ditengah krisis yang dialami jemaat.

Murni, Endri Sintiana; Handayani, Endang Sri; Fuad, Figur Rahman

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstract Joyoraharjan village is a densely populated village. This densely populated village has a creative village empowerment program that supports the Surakarta City tourism awareness program. However, the existing potential needs to be supported by efforts to support the products contained in the village to become selling power and able to boost the residents' economy. The packaging for the products in Joyoraharjan Village has not been able to attract tourists to buy their products. So that the packaging training is held. Training on product packaging in Joyoraharjan Village as a tourism village has been started and in its manufacture through several activities both making logos and making packaging. The final result of the packaging training using printing techniques is in the form of several packaging models that are environmentally friendly and sustainable. Product packaging is made with environmentally friendly and easy-to-obtain manufacturing materials so that they are able to independently package their superior products. Abstrak Kampung Joyoraharjan merupakan kampung padat penduduk. Kampung dengan kondisi lingkungan padat penduduk ini memiliki program pemberdayaan kampung kreatif yang mendukung program sadar wisata Kota Surakarta. Namun, dari potensi yang ada perlu didukung dengan adanya upaya dalam mendukung produk-produk yang terdapat di kampung tersebut menjadi berdaya jual dan mampu mendongkrak perekonomian warga. Packaging pada produk yang terdapat di Kampung Joyoraharjan belum dapat menarik minat wisatawan dalam membeli produknya. Sehingga diadakannya pelatiahan packaging. Pelatihan packaging produk di Kampung Joyoraharjan sebagai kampung wisata mulai dilakukan dan dalam pembuatannya melalui berberapa kegiatan baik membuat logo dan membuat packaging. Hasil akhir dari pelatihan pembuatan packaging dengan teknik cetak ini berupa beberapa model packaging ramah lingkungan dan suistanable. Packaging produk dibuat dengan bahan pembuatan yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan sehingga mampu untuk membuat packaging produk-produk unggulan mereka secara mandiri.

Andika Sari

Progress : Jurnal Manajemen dan Akuntansi 2021 STIE Rajawali Purworejo

Village-Owned Enterprises, hereinafter referred to as BUMDes, are an alternative to improving the regional economy in rural areas, and are usually managed by local residents, for education and training, BUMDes are of course tailored to the needs, so from the start you must know what needs are needed to realize success of BUMDes, training or education for villages that are about to establish BUMDes or do not have sufficient resources to establish BUMDes, so the education and training needed are basic accountants and how to establish BUMDes and the position of BUMDES has not been completely regulated in statutory regulations. existing or PERDEs (Village Regulations) on the basis of a Village Head Decree. The purpose of this study was to analyze the use of village funds in Banyuasin Kembaran Village in accordance with the PDIT Permendesa and to analyze what factors hinder the process of using village funds in Banyuasin Kembaran Village for BUMDes development.The form of research used is descriptive , with data collection techniques through interviews with informants who are considered to have the potential to provide information about BUMDes in Banyuasin Kembaran Village. The results of this problem show that the human resources of the village apparatus are different, the development of the economic base in rural areas has long been carried out by the government through various programs. However, these efforts have not yielded the satisfactory results that we all wanted. Many factors contributed to the unsuccessfulness of these programs. One of the most dominant factors is too large a government intervention, as a result it inhibits the creativity and innovation of rural communities in managing and running economic machines in rural areas. 

Kusjuniati, Kusjuniati

The period of the Covid-19 pandemic had a huge impact on public health around the world and a very heavy economic impact on various countries in the world including Indonesia. Almost all community economic activities were affected by this pandemic which caused company operations and other community economic operations to stop. Including UMKM activities in Indonesia which have experienced a downturn due to the Covid-19 pandemic. UMKM, which are people's economic activities, have contributed much to the Gross Domestic Product, which is 60.3% of the total GDP. UMKM absorb 97% of the workforce from 99% of the total employment. Therefore, to revive UMKM during the Covid-19 pandemic, it is hoped that the role of Sharia Financial Institutions (LKS) for UMKM so that they can return to carrying out economic activities throughout Indonesia. LKS that play a role in generating UMKM activities are Sharia Banking, Baitul Maal wat Tamwil and Baznas.   ABSTRAK Masa pandemic covid-19 memberikan dampak yang begitu besar pada kesehatan masyarakat seluruh dunia dan dampak perekonomian yang sangat berat pada berbagai Negara di dunia termasuk Indonesia. Hampir semua kegiatan ekonomi masyarakat terkena dampak pandemi ini yang menyebabkan operasional perusahaan dan operasional ekonomi masyarakat lainnya terhenti. Termasuk kegiatan UMKM di Indonesia yang mengalami keterpurukan akibat pandemi covid-19. UMKM yang merupakan kegiatan ekonomi rakyat memberikan kontribusi tidak sedikit pada Produc Domestik Bruto yaitu sebesar 60,3% dari total PDB. UMKM menyerap 97% tenaga kerja dari jumlah 99% total lapangan kerja. Oleh karena itu untuk kembali membangkitkan UMKM dimasa pandemi covid-19 diharapkan peran Lembaga Keuangan Syariah (LKS) terhadap UMKM agar bisa kembali menjalankan kegiatan perekonomian di seluruh wilayah Indonesia. LKS yang berperan dalam membangkitkan kegiatan UMKM adalah Perbankan Syariah, Baitul Maal wat Tamwil dan Baznas.

Bahrullah, Bahrullah; Kurniawati, Kurniawati; Iswahyuni, Iswahyuni

Terpuruknya perekonomian akibat pandemi covid-19 ini mengakibatkan masyarakat sulit dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, Sebagai lembaga nonstruktural BAZNAS Provinsi Bali selalu dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada mustahik khususnya. Penelitian ini fokus mengkaji tentang: (1) Bagaimanakah Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Bagaimanakah Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Bagaimanakah Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Adapun Tujuan Penelitian ini adalah (1) Untuk Mengetahui Penghimpunan BANAS Dalam Melayani Muzakki Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (2) Untuk Mengetahui Pendistribusian BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. (3) Untuk Mengetahui Pemberdayaan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi Covid-19 Di BAZNAS Provinsi Bali. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dipilih dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik untuk memperoleh data yang valid dan akurat, yaitu; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data meliputi; kekuatan pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data meliputi; reduksi data, penyajian data dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penghimpunan BAZNAS Dalam Melayani Mustahik Pada Masa Pandemi covid-19 meliputi; (a) edukasi (dengan melibatkan donatur saat penyaluran), (b) promosi (melalui media cetak, media sosial, dan media eletronik), pertanggungjawaban (melalui audit oleh akuntan publik, dan audit syar’i), (2) Pendistribusian yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) distribusi konsumtif tradisional, (b) distribusi konsumtif kreatif, (c) distribusi produktif tradisional, dan (d) distribusi produktif kreatif. (3) Pemberdayaan yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bali yaitu (a) mengembangkan, (memandirikan mustahik), (b) menswadayakan, (melindungi, membela, dan berpiha kepada yang lemah melalui Pelayanan yang Universal).

Dwi Putri Sulistiya Ningsih; Ida Rahmawati; Rafidaini Sazarni; Mika Oktarina; Violita Siska Mutiara

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 memberikan dampak secara global pada perekonomian dan juga kesehatan, salah satunya masalah kesehatan ibu dan anak. Kehidupan masyarakat di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan tingkat perekonomian menengah kebawah secara tidak langsung menjadi kelompok yang terdampak akibat pandemic Covid-19. Oleh karena itu, perlu adanya upaya dalam meminimalisir dampak dari Pandemi Covid-19 ini terhadap kesehatan ibu dan juga nutrisi anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Malabero untuk dapat meminimalisir dampak kesehatan akibat Covid-19 terhadap Ibu dan Anak. Metode: Metode yang digunakan yaitu pendampingan dengan penyuluhanmenggunakan leaflet dan brosur. Sasarannya adalah Ibu-Ibu yang tinggal di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Hasil: Peran aktif ibu-ibu pada saat pelaksanaan kegiatan, tampak dari keaktifan ibu-ibu saat diskusi dan sesi tanya jawab. Simpulan: Harapannya dengan dilaksanakan kegiatan ini agar masalah kesehatan yang masih terjadi pada ibu dan anak-anak dapat diminimalisir seperti kasus kematian ibu, diare pada anak, stunting, dan lainnya. 

Amalia Nuruul Azizah; Alfi Muklis Kurniawan; Fina Oktaviani2

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2020 Universitas Muhammadiyah Manado

Penyebab pernikahan dini biasanya adalah faktor budaya dan sosioekonomi. Beberapa orangtua beranggapan bahwa anak dapat menjadi penyelamat keuangan keluarga saat menikah karena anak yang belum menikah akan menjadi beban keluarga. Ada pula yang beranggapan, anak akan memiliki kehidupan yang lebih baik setelah menikah. Padahal, bila anak tersebut putus sekolah, justru akan memperpanjang rantai kemiskinan serta hak dasar anak seperti sekolah terampas. Dampak lain pernikahan dini adalah merugikan perekonomian negara karena sebanyak 1,7 persen pendapatan negara bisa hilang.

maryatun, Maryatun; Widodo, Sri; Suparmi, Suparmi; Indarwati, Indarwati

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.

SE, Sunarti; Sarwono, Aris Eddy

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis UMKM konvensional maupun online memiliki potensi yang sangat besar dalam perekonomian negara. Berbagai permasalahan dihadapi oleh para pelaku UMKM salah satunya adalah permasalahan mengenai pengelolaan keuangan dan perpajakan mengingat UMKM ini memiliki potensi dan prospek pengembangan yang sangat baik. Peraturan perpajakan berubah sangat dinamis, khususnya peraturan pajak untuk UMKM. Melalui program pengabdian ini, permasalahan akan dipecahkan dengan melakukan pendampingan untuk proses penerapan akuntansi dan perpajakan sederhana pada UMKM.

Ihsan Al Muzzammil; Djatmiko Waloejono; Hetyorini

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2020 Universitas 17 Agustus 1945

Kabupaten Batang memiliki panjang pesisir pantai ± 38,75 km yang membentang pada enam wilayah administrasi kecamatan (Kecamatan Batang, Kandeman, Tulis, Subah, Limpung, dan Gringsing). Pantai yang dimiliki Kabupaten Batang diantaranya adalah Pantai Buntu, Pantai Kuripan, Pantai Pelabuhan Perikanan, Pantai Jodo, Pantai Celong, Pantai Depok, Pantai Sigandu, dan Pantai Ujung Negoro dan lain-lain. Kegiatan perekonomian di Kabupaten Batang telah berkembang pesat seiring dengan tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakatnya. Kondisi tersebut dapat dilihat dari banyaknya jenis sarana perbelanjaan yang ada baik dalam skala kecil maupun menengah seperti pertokoan, minimarket, pasar tradisional, pasar hewan. Pusat perbelanjaan dengan konsep Beachwalk adalah pusat perbelanjaan yang menerapkan konsep semi terbuka dengan memiliki bentuk berupa pedestrian mall, yaitu sebuah pusat perbelanjaan yang retail-retail dan fasilitas pendukungnya dihubungkan oleh pedestrian berupa koridor terbuka ataupun semi terbuka dan bebas dari kendaraan sehingga penataan bangunannya direncanakan mengelilingi area pedestrian, ditambah dengan pengolahan lansekap yang turut memanfaatkan panorama pantai dan lautan sebagai point utama sehingga menghasilkan suasana baru dalam hal berbelanja dan rekreasi bagi masyarakat. Penekanan desain Pusat Perbelanjaan dengan Konsep Beachwalk di Kabupaten Batang adalah dengan menerapkan konsep arsitektur tropis modern dengan olahan bentuk yang tidak monoton sebagai salah satu upaya untuk menciptakan citra bangunan yang rekreatif, entertaint, dan terbuka.

Suksmawati, Herlina; Indriastuti, Yudiana

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2019 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Persaingan home industry produk Wingko Babat menuntut kelompok perempuan di Desa Baturono, Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengembangkan cita rasa produk Wingko Babat dengan alternatif bahan dasar berbeda. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan dalam upaya inovasi perekonomian desa, perempuan desa Baturono menggunakan singkong sebagai bahan dasar Wingko Babat, sebagai upaya memanfaatkan komoditas desa tersebut. Disisi lain, mereka juga berani berupaya mengembangkan kreatifitas peningkatan rasa dengan variasi rasa yang dianggap akan dapat menarik konsumen segala usia, seperti halnya rasa durian, pandan, nangka dan strawberry sebagai bentuk inovasi terhadap olahan produk Wingko Babat. Selain itu, di era digital perempuan desa tidak hanya terbatas melakukan pekerjaan yang berorientasi pada produksi semata. Pelatihan pemanfaatan media online sebagai sarana promosi dan pemasaran layaknya industri produk makanan di perkotaan, diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka dan memberikan pemasukan atau penghasilan keluarga.

Taufik Hidayat, Nia Ariani Putri, Zulfatun Najah, Zulmaneri &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2019 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Dalam rangka menggerakkan roda perekonomian nasional, pemberdayaan Industri Kecil Menengah(IKM) dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat. Dengan adanya IKM mengakibatkan terjadinyapeningkatan penyerapan tenaga kerja sehingga mampu menekan angka pengangguran. Pendekatankelompok juga dinilai sebagai salah satu pilihan yang lebih baik dalam pengembangan IKM yaitu dalambentuk sentra IKM. Sentra Industri Kecil Hasil Pertanian Dan Kelautan (SIKHPK) Teritip merupakansalah satu sentra IKM yang terletak di Kalimantan, tepatnya di Kota Balikpapan yang memanfaatkan hasilpertanian dan hasil perikanan khususnya untuk diolah menjadi suatu produk, salah satu contohnya yaituamplang. Amplang merupakan makanan menyerupai kerupuk yang terbuat dari ikan. Proses produksiamplang meliputi proses persiapan bahan baku, pencampuran bahan, pencetakan, penggorengan, penirisan,dan pengemasan. Untuk menghasilkan produk amplang yang seragam dan dapat bersaing dengan produksejenis di pasar, maka dibutuhkan SOP proses prduksi amplang untuk menjamin mutu produk amplang yangdihasilkan. SOP dirancang menggunakan swimlane flowchart. Dalam proses produksinya, dibagi menjadibeberapa bagian yaitu bagian penerimaan bahan, produksi, pengemasan dan pemasaran yang masing-masingbagian mempunyai tugas masing-masing.Kata kunci: Sentra IKM, hasil perikanan, amplang, SOP.

Anwar, Sariyun Naja

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Dengan semakin berkembangnya pemakaian internet di seluruh dunia, terutama dengan  pemakaian internet sebagai media yang kemungkinkan seorang wisatawan untuk  langsung memperoleh  informasi tujuan wisata, dapat mengatur rencana perjalanannya dan membuat reservasi hotel dan jasa penerbangan, maka semakin ramai juga dibicarakan pemanfaatan internet ini di sektor pariwisata. Sektor  pariwisata sebagai salah satu sektor andalan pembangunan perekonomian Indonesia semakin menunjukan peran yang signifikan. Dalam upaya meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional sebagai tempat  tujuan wisata, maka perlu meningkatkan promosi Indonesia ke dunia internasional dengan pemanfaatan internat / website sebagai alat bantunya. 

Mariana, Novita

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Perekonomian Indonesia dalam tahun ini dan tahun-tahun mendatang akan menghadapi tantangan-tantangan berat. Pertarna, bagaimana menstabilkan nilai rupiah pada tingkat yang wajar dan meredam tingginya iaju inflasi untuk mempercepat proses pemulihan perekonomian nasional. Kedua, bagaimana mengembalikan kepercayaan masyarakat, baik dalam maupun luar negeri, terhadap perbankan nasional. Ketiga,bagaimana mendorong kembali kegiatan dunia usaha untuk membatasi kontraksi yang lebih dalam pada perekonomian. Keempat, bagaimana mengurangi penduduk miskin dari dampak krisis melalui penyediaan jaring pengaman sosial (social safety net).