Publication Search

70,860 articles from 625 journals · 2,040 citations tracked

Showing 301-320 of 390

Analytics

Girsang, Agus; Setianto, Novie; Hidayat, Nu’man

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat mortalitas, berat badan, dan nilai Feeding Conversion Ratio (FCR) pada usaha peternakan ayam broiler di dua kandang mitra PT. Cemerlang Unggas Lestari (PT. CUL). Metode yang digunakan yaitu percobaan, dengan membandingkan tingkat mortalitas, berat panen, dan FCR ayam broiler yang dipelihara pada dua kandang berbeda yang dipanen umur 35 hari. Analisis data dengan uji t bebas antara lokasi pengamatan di dua kandang yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mortalitas pada dua kandang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (p > 0,05). Berat panen pada dua kandang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (p < 0,05). Nilai FCR pada dua kandang berbeda memberikan pengaruh yang tidak nyata (p > 0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah ayam broiler yang dipelihara rutin dengan pemberian pakan, obat, vitamin, dan vaksinasi yang sesuai, serta perkandangan yang baik akan menghasilkan hasil panen ayam broiler yang lebih produktif. Beberapa faktor yang memungkinkan terjadinya berbedaan nilai berat panen pada dua kandang berbeda seperti manajemen pemeliharaan rutin, manajemen perkandangan, jumlah ayam dipanen saat panen penjarangan atau panen ayam kecil. Produksi panen ayam broiler di mitra PT. CUL termasuk dalam kategori baik dan cukup produktif, sehingga mampu memberikan suplai produksi ayam broiler yang berkelanjutan.

Luthfi Akmal Aji; Jeninur Saidah; Ateng Supriyatna

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Indonesia diperkirakan memiliki 4.000-5.000 jenis spesies anggrek. keanekaragaman jenis yang begitu tinggi, Indonesia  sering disebut Negara yang besar biodiversitasnya. Tanaman anggrek memiliki nilai jual yang tinggi sebagai tanaman hias, serta terdapat beberapa speies yang memiliki bahan aktif untuk dijadikan sebagai obat. Hasil pengamatan ditemukan 6 jenis spesies tanaman yang tergolong ke dalam famili Orchidaceae di lokasi tersebut, yaitu Cattleya sp., Paphiopedilum sp., Dendrobium nobile, Oncidium baueri, Vanda sp, dan Grammatophyllum scriptum. Setiap spesies dari family Orchidaceae memiliki perbedaan karakteristik dan daya tariknya masing-masing. Melalui ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat memiliki pengetahuan dan cinta yang lebih dalam terhadap anggrek sebagai bunga nasional Indonesia.  

Karmitasari Yanra Katimenta; Dwi Agustian Faruk Ibrahim; Maria Lestari Herawaty

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan terapi jangka panjang dalam penggunaan obat. Maka sangat diperlukan management hipertensi yang didasarkan pada kepatuhan terapi agar dapat mencapai dan mempertahankan tekanan darah sistolik dibawah 140 mmHg dan tekanan darah diastolik dibawah 90 mmHg serta dapat mengontrol faktor risiko. Metode Penelitian : Menggunakan Cross sectional. Teknik penentuan responden menggunakan Purposive sampling dengan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Sampel adalah penderita hipertensi ringan-sedang yang berobat ke Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya pada 8 November – 8 Desember 2022 berjumlah 46 responden dengan menggunakan alat ukur yaitu kuesioner. Hasil Penelitian : Hasil uji spearman rank menunjukkan bahwa didapat p value = 0,008 atau tingkat signifikasi p < 0,05 sehingga ada hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya. Hasil uji spearman rank menunjukkan bahwa didapat p value = 0,049 atau tingkat signifikasi p < 0,05 sehingga ada hubungan sikap dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya. Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi dibuktikan dengan hasil p < α dengan tingkat signifikasi 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan dan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya. Ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi dibuktikan dengan hasil p < α dengan tingkat signifikasi 0,05 menunjukkan hubungan yang signifikan dan bermakna antara sikap dengan kepatuhan minum obat penderita hipertensi di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya.

Sunardi, Sunardi; Mahayana, Argoto; Hariyanti, Widi; Sugiyarmasto, Sugiyarmasto; Dzakwan, Muhammad

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2023 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Traditional medicine / herbal medicine is a product consumed by many people, so the security aspect must be maintained. In order for herbal products to be safely consumed, herbal medicine producers must understand and apply sanitation and hygiene in their production processes and packaging methods. The community service activities aim to improve the knowledge and skills of herbal medicine craftsmen about sanitation and herbal hygiene production and how to pack using continuous sealer machines. This activity was held at PJ SUTI SEHATI, having its address at Pengkol RT 02 RW 1 Nguter Sukoharjo and PJ Bintang Mas having the address at Tenongan RT 2 RW 1 Gupit Nguter Sukoharjo. The form of the activity is providing counseling (lectures and question and answer), training and mentoring. The target of the activity is the leader / owner and employees of herbal medicine craftsmen. The steps of the activity include, preparation, implementation and evaluation. The participants received an explanation of sanitation and hygiene and how to pack using continuous sealer machines. Evaluation has been carried out after service activities which result in packaging using a continuous sealer machine 3-4 times faster and more hygienic.

Robingun Suyud El Syam; Bambang Sugiyanto

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Telah banyak peringatan tentang bahaya merokok, bahkan setiap kemasan rokok pabrikan wajib mencantumkan dampaknya. Realitasnya, perokok tidak berkurang. Artikel ini hadir untuk mengungkap bagaimana fenomana itu terjadi melalui penyelaman udud dalam filosofi bayani. Melalui penelitan kualitatif dengan pendekatan library research, disimpulkan: bahwa udud bagi para pencintanya merupakan kebutuhan bukan gaya hidup. Bagi mereka setiap hisapan udud dapat melahirkan ide dan sarana hadirnya kenyamanan hidup. Secara komunal rokok menjadi perekat persaudaraan dan pertemanan.  Dalam bingkai filosofis bahan udud tembakau asal kata ‘iki tambaku’ (ini obatku). Udud berasal dari kata ‘uwale yen didudud’ (lepasnya jika ditarik secara perlahan). Maka udud mampu melepas stres serta membatu rileksnya pikiran, sehingga inspirasi mudah hadir, muncul ide brilian, jiwa seni muncul dan bisa menyelesaikan problem hidup. Sisa udud disebut ‘tegesan’ mengacu maneges karso marang Gusti pangeran (menghadap kepada Gusti Yang Maha Kuasa). Saat udud sudah ada, harus dinyalakan dengan api, mengacu ‘Urip Iku Urup’ (Hidup itu Nyala). Manusia dilahirkan ke dunia untuk saling menolong, memberi dan membantu sesama tanpa rasa pamrih, disinilah hidup terasa bermanfaat.

Yerry Soumokil; Herlin Sinai

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Latar Belakang: Permasalahan ISPA masih menjadi salah satu penyebab kematian akibat penyakit menular di dunia. Hampir 4 juta orang meninggal karena infeksi saluran pernapasan akut tiap tahun. Pemberian herbal tradisional sebagai terapi non farmakologi dapat digunakan sebagai terapi pendamping perawatan medis dalam menangani ISPA pada balita. Kandungan herbal jahe dan madu dikenal dapat menurunkan tingkat keparahan batuk di malam hari sehingga mengurangi gangguan tidur. Kualitas tidur yang baik dapat memperbaiki kondisi ISPA sehingga tidak terjadi komplikasi yang lebih buruk. Tujuan: Memberikan edukasi terkait minuman herbal jahe dan madu sebagai pendamping obat farmakologi terhadap kejadian ISPA. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan secara langsung bertatap muka dengan sasaran sehingga lebih efektif, meyakinkan dan mengakrabkan hubungan antara penyuluh dan sasaran serta cepatnya respon.. Hasil : Klien memahami dan mengerti tentang manfaat dan teknik terapi pemberian minuman jahe merah dan madu. ,Klien memahami dan mengerti tentang langkah-langkah melakukan terapi pemberian minuman jahe merah dan madu sebagai pendamping obat farmakologi. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai obat herbal yang aman tanpa menimbulkan efek samping

Cut Bidara Panita Umar; Anatje J Pattipeilohy; Wa Yatmi Wali

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Rumput laut merah (Eucheuma spinosum) merupakan salah satu jenis tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat di Indonesia. Rumput laut merah (Eucheuma spinosum)  mengandung flavonoid, alkaloid,dan saponin. Bakteri Escherichia coli merupakan bakteri gram negatif. Bakteri ini merupakan spesies dengan habitat alami dalam saluran percernaan manusia maupun hewan, dimana bakteri ini membentuk spora dan motil dengan flagella peritrikus disebut juga bakteri gram negatif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui uji aktivitas ekstrak etanol rumput  laut  merah (Eucheuma spinosum) dapat  menghambat pertumbuhan antibakteri Escherichia  coli  dengan  menggunakan  metode difusi sumuran.  Metodologi Penelitian ini menggunakan metode eksperimental .Metode difusi sumuran dimana dibuat sumuran pada media  agar  yang  telah  ditanami  dengan  mikroorganisme  kemudian  diinkubasi  dan  diberi  agen antimikroba yang akan di uji. Hasil penelitian Pada Pengujian  aktivitas antibakteri dapat dilihat bahwa zona hambat yang dihasilkan dari berbagai konsentrasi rumput laut merah (Eucheuma spinosum) yaitu konsentrasi 60%,70,80, dan 90% terhadap bakteri Escherichia coli, memiliki zona hambat konsentrasi berbeda-beda. Pada konsentrasi 60% zona hambat sebesar 16 mm (kuat), konsentrasi 70% dengan zona hambat sebesar 19 mm, (kuat), konsentrasi 80% dengan zona hambat sebesar 21 mm (sangat kuat), konsentrasi  90% dengan zona hambat sebesar 30 mm (sangat kuat). Kesimpulan bahwa ekstrak rumput laut merah (Eucheuma  spinosum) mengandung antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli

Yulia Maulidatul; Latifah Mulyani

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh STIKES Ibnu Sina Ajibarang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat yang tepat. Kegiatan dimulai dengan pembukaan dan sambutan oleh ibu-ibu PKK di desa setempat. Para peserta penyuluhan terutama terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Mereka diberikan penjelasan mengenai definisi umum obat serta klasifikasi obat seperti obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, dan obat wajib apotek. Tujuan penjelasan ini adalah agar masyarakat memahami perbedaan jenis obat dan cara memperolehnya dengan tepat. Selanjutnya, peserta juga diberikan informasi mengenai berbagai macam sediaan obat dan cara penggunaannya. Hal ini penting agar masyarakat tidak salah dalam menggunakan obat dan memahami teknik penggunaan yang tepat, terutama untuk sediaan obat yang memerlukan teknik khusus seperti obat inhalasi dan suntikan. Selain itu, masyarakat juga diberikan pengetahuan tentang tata cara penyimpanan dan pembuangan obat yang baik dan benar. Penyimpanan yang tepat dapat menjaga kualitas obat, sedangkan pembuangan yang benar mencegah penyalahgunaan obat serta kerusakan lingkungan. Kegiatan penyuluhan DAGUSIBU diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana masyarakat aktif bertanya dan berdiskusi tentang pengelolaan obat yang benar. Respon positif dari peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran mereka terhadap pentingnya penggunaan obat yang tepat. Secara keseluruhan, penyuluhan DAGUSIBU di Desa Kalisari, Banyumas, berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola obat dengan baik, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat secara umum.

Iva Rinia Dewi; Arinda Nur Cahyani; Anisa Annastasya

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah merubah pola hidup dan pola pikir masyarakat. Kemudahan informasi juga semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan obat-obat tersebut. Penggunaan obat yang sudah memasyarakat ini tidak diimbangi dengan kesadaran penggunaannya. Banyak masyarakat memperlakukan obat dengan kurang tepat. Hal tersebut menyebabkan obat tidak bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan. DAGUSIBU adalah prinsip yang harus diterapkan semua orang ketika membeli, menggunakan, menyimpan, serta membuang obat. DAGUSIBU sendiri merupakan bentuk akronim DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membina kader kesehatan peduli obat di tingkat Desa Ledug Kecamatan Kembaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat memperoleh, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar sehingga dapat mencegah penggunaan obat yang tidak rasional. Metode yang digunakan dalam dalam pengabdian masyarakat kali ini adalah dengan memberikan penyuluhan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan juga dilakukan pembagian leaflet agar masyarakat bisa melihat dan membaca kembali garis besat dari materi yang disampaikan. Evaluasi dilakukan dengan cara peserta mengisi kuisioner pretest dan posttest. Berdasarkan hasi pretest dan posttest menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ditunjukan dengan hasil posttest yang meningkat. Kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar dan peserta antusias dalam menyampaikan pertanyaan. Kesimpulan: Dengan adanya penyuluhan tentang DAGUSIBU maka dapat meningkatkan pengetahuan dan kemudian diaplikasikan di lingkungan maupun keluarga.

Zulfikar A. Mokambu; Pipin Yunus; Fadli Syamsuddin

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengawas Menelan Obat (PMO) pada pasien TB Paru adalah seseorang yang dipercaya untuk memantau penderita TB paru untuk minum obat secara teratur. Untuk mendukung strategi DOTS, dibutuhkan kedisiplinan dari penderita TB itu sendiri dalam pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap keberhasilan pengobatan di wilayah kerja Puskesmas Bulango Ulu. jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan Studi Retrospektif. juumlah sampel sebanyak 40 responden. Dari hasil analisis PMO yang berperan baik 21 orang (52,5%), berperan cukup 11 orang (27,5%) dan berperan kurang 8 orang (20%). Sedangkan pasien yang berhasil menjalani pengobatan 29 orang (72,5%) dan yang gagal/kabuh 11 orang (27,5%). Dari hail statistik menggunakan uji chi-square diketahui nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05) sehingga dapat di artikan terdapat hubungan signifikan Peran Pengawas Minum Obat (PMO) terhadap Keberhasilan Pengobatan TB paru di Wilayah Kerja Puskesmas Bulango Ulu. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk sering melakukan kunjungan rumah pasien TBC secara berkala sebagai dukungan dan pengawasan terhadap pengobatan pasien.    

Lisbet Siagian; Rizki Sari Utami; Mira Agusthia

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) is a collection of symptoms that arise due to an acquired decline in the body's immune system, caused by infection with the Human Immunodeficiency Virus (HIV). Indonesia experienced an increase in 2020, the cumulative number in Indonesia reached 911,877 HIV/AIDS cases. The cumulative number of HIV/AIDS cases in the Riau Islands reported through the SIHA report up to December 2020 was 11,436 cases. In 2021 in Tanjungpinang City, 11,356 blood samples were screened for HIV and 100 samples were found to be HIV positive. Of the 100 people who are HIV positive, 58 people have reached the AIDS stage. The aim of this research has been carried out and it is known that there is a relationship between self-efficacy and medication adherence in HIV/AIDS patients at the Tanjungpinang City Regional Hospital. This research method uses quantitative descriptive with a cross sectional approach. Data were processed using the Chi-square test. The results showed that univariate data for the high self-efficacy variable was 74.5% and low self-efficacy was 25.5%. for the medication adherence variable, the high category was 74.5% and the low category was 25.5%. The conclusion is that there is a relationship between self-efficacy and adherence to taking medication in HIV/AIDS patients at the Tanjungpinang City Regional Hospital. Recommendation: Nurses and health workers can provide more intensive education to HIV/AIDS patients about the importance of self-efficacy in undergoing treatment.

Monica Suryani; Manahan Situmorang; Steven Tandiono

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang insidensinya semakin meningkat. Indonesia menempati peringkat 4 di dunia setelah Amerika Serikat India dan China. Peningkatan kemakmuran di negara berkembang dan perubahan gaya hidup menyebabkan peningkatan prevalensi penyakit degeneratif salah satunya Diabetes Mellitus (DM). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang diabetes mellitus dagusibu dalam meningkatkan rasionalitas penggunaan obat kepada masyarakat. Metode kegiatan ini melibatkan apoteker dan masyarakat di Taman Cadika, Kota Medan, Sumatera Utara.  Hasil dari kegiatan ini adalah Tim pengabdian masyarakat berharap agar masyarakat dapat mendapatkan pengetahuan tentang diabetes mellitus dagusibu dalam meningkatkan rasionalitas penggunaan obat serta cara mendapatkan, gunakan, menyimpan, dan membuang obat antibiotik yang benar, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan obat. Berdasarkan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Apoteker Kota Medan. Kegiatan ini berjalan dengan baik serta masyarakat dapat menerima pengetahuan tentang sosialisasi dan edukasi tentang diabetes mellitus dagusibu dalam meningkatkan rasionalitas penggunaan obat.    

Amelia Pakaya; Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyakit TB paru masih menjadi masalah kesehatan di dunia. Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2020 diperkirakan 10 juta kasus (pria 56% kasus; wanita 32% kasus; anak-anak 12% kasus). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran tingkat kecemasan penderita TB paru yang menjalani pengobatan di Puskesmas Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif. Variable yang diidentifikasi tingkat kecemasan penderita TB paru 6 bulan terakhir. Hasil penelitian mayoritas responden mengalami kecemasan ringan akibat jumlah obat yang dikonsumsi dan lama pengobatan agar sembuh sampai tuntas. Kecemasan responden laki-laki disebabkan laki-laki merupakan tulang punggung keluarga. Rentang usia respoden mayoritas antara 26-45 dan 46-65 tahun, sehingga mengakibatkan produktivitas dan aktivitas sosialnya terhambat. Kurangnya wawasan yang mereka miliki, berkembang sesuai pengetahuan yang dimiliki setiap individu. Kesimpulan: Tingkat kecemasan penderita TB paru berdasar penilaian skala HARS, mayoritas kecemasan ringan 19 orang (61,3%), responden kecemasan sedang 7 orang (22,6%), dan 5 orang (16,1%) responden tidak cemas. Karakteristik: Responden mayoritas laki-laki 21 orang (67,74%), mayoritas pada rentang usia 26-45 tahun dan 46-65 tahun masing-masing berjumlah 10 orang (32,26%), mayoritas berpendidikan SD 11 orang (35,48%), dan mayoritas memiliki pekerjaan lainnya 17 orang (54,84%) serta mayoritas telah menjalani pengobatan selama 1-3 bulan sejumlah 15 orang (48,39%).      

Friska W. Olii; Sabirin B. Syukur; Harismayanti Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kinerja perawat dalam upaya keselamatan pasien berhubungan erat dengan pencengahan KTD. Kesalahan pemberian obat merupakan kesalahan utama dan sering tidak dilaporkan. Dampak dari kekeliruan bisa berupa cedera ringan, berat bahkan kematian. Beberapa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat di ruang Interna dan ruang Bedah RSUD. Dr. M.M Dunda Limboto seperti pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian di dapatkan bahwa berdasarkan faktor menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu dengan kategori patuh. Kesimpulan dalam penelitian ini di dapatkan nilai dari masing-masing hubungan yaitu hubungan antara faktor pengetahuan terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,044, hubungan antara faktor lama kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,018, hubungan antara faktor beban kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,013, hubungan antara faktor ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,025 dengan α<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO perawat terhadap kepatuhan perawat.  

Alma Marinda; Dety Mulyanti

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

A hospital is an individual health care institution that provides inpatient, outpatient, and emergency services. The statement is based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 72 of 2016 concerning Pharmaceutical Service Standards in Hospitals. Drug processing management is an important part of drug management in hospitals, and if one process is not appropriate, it will hinder or affect the drug management system. The hospital does not have standards in recording and planning budgets for the procurement of drugs and other facilities, late delivery of expeditions or late disbursement of BPJS funds must be reconsidered seeing that many communities and hospitals use funds from the BPJS system. Collaborating with other hospitals, pharmacies and with the Health Office can help to meet the availability of drugs.

Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya; Belawati Hadju

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that can be prevented and cured, but takes a long time so whether treatment is successful or not is influenced by the support of families and health workers. The purpose of this research was to determine the relationship between family support and health workers with medication adherence in pulmonary TB patients. This study used quantitative methods with a cross-sectional approach, Sampling using accidental sampling technique with a total sample of 34 people.. Data collection using questionnaire sheets and data analysis using univariate and bivariate analysis with chi-square test. The results of the study obtained good family support for the majority of compliance by 52.94% and poor family support by the majority of non-compliance by 29.4%, as well as the support of health workers in the majority of compliance by 59.94% and no support of health workers in the majority of non-compliance by 23.53%, the results of the chi-square statistical test obtained there was a relationship of family support (p-value=0.000) and health worker support (p-value= 0.004) with adherence to taking medications. It can be concluded that pulmonary TB patients who receive support from family and health workers can affect the patient's compliance in taking medications.  

Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Indrianitami Lihu

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tenggelam merupakan suatu kejadian terendamnya seluruh atau sebagian tubuh di dalam air. Pada umumnya tenggelam dikatakan sebuah kecelakaan, dimana baik secara langsung atau dikarena ada beberapa faktor yaitu seperti korban dalam kondisi yang mabuk ataupun dipengaruhi oleh obat. Tujuan umum dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan Pengawas Kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di Kolam Pemandian di Kota Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel 34 responden di 4 kolam pemandian berbeda dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik berjumlah (52,9%) dan berpengetahuan kurang berjumlah (47,1%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pengawas kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di kolam pemandian kota gorontalo sudah dalam kategori baik.    

Sapwan Sapwan

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Pelaku unjuk rasa anarkis dapat dimintai pertanggungjawaban pidana terhadap terjadinya kerusakan maupun korban baik korban luka apalagi korban jiwa. Penelitian ini tentang Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana Bagi Pelaku Anarkis dalam Unjuk Rasa dengan permasalahan apakah faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis dan bagaimanakah analisis yuridis pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa? Pendekatan penelitian ini yakni yuridis normatif  yang berdasarkan data sekunder yakni teori-teori hukum pakar dari literatur, buku-buku, rujukan internet. Faktor-faktor penyebab terjadinya unjuk rasa anarkis yakni  rasa kecewa pengunjuk rasa terhadap tuntutan, tidak dipatuhinya aturan hukum unjuk rasa, kurangnya antisipasi aparat keamanan, tindakan represif aparat keamanan, adanya provokator,  penggunaan alkohol dan obat terlarang, keinginan orang-orang tertentu untuk disebut pahlawan, keterlibatan orang-orang yang tidak memahami aturan pelaksanaan unjuk rasa,  keterlibatan orang-orang yang hanya sekedar ikut-ikutan, keterlibatan anak di bawah umur, adanya orang yang membawa senjata tajam, kurangnya antisipasi penanggung jawab unjuk rasa dan lemahnya pengamanan. Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku anarkis dalam unjuk rasa dapat merujuk Pasal 16 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 bahwa pelaku atau peserta pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum yang melakukan perbuatan melanggar hukum, dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimaksud antara lain Pasal 170 KUHP Pasal 406 dan Pasal  407 KUHP atau Pasal 212 dan Pasal 214 KUHP. Pertanggungjawaban pidana dapat diterapkan terhadap pelaku, yang menyuruhlakukan, turut serta melakukan dan pembantuan tindak pidana dalam unjuk rasa anarkis

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.