Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3161-3180 of 3,453

Analytics

Tini Mogea

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The ASEAN Economic Community (AEC) was enacted at the end of 2015, this is an opportunity for a country's skilled workforce to become professional workers in ASEAN member countries. Because the inherent nature of the enactment of the AEC is the repeal of regulations that allow the flow of goods, services, people (skilled workers), and money to be unhindered. In this condition, the role of cross-cultural communication in organizations is very strategic in creating reinforcement for the sustainability of skilled workers in pursuing their professional careers. It has become a trend that in the era of the global economy there are company activities that involve individuals/employees/managers from more than one country, both those assigned to other countries and those assigned to their own country. This condition causes cross-cultural communication to become unavoidable. In cross-cultural communication, one of the obstacles is language. Language is an extension of a culture. Differences in understanding or interpreting a word or symbol become a potential barrier to communication and this can hinder the process of business or organizational activities. For individuals who are involved in cross-cultural communication within an organization, it is recommended: 1) Increase knowledge and understanding of the culture of business partners or colleagues, 2) It is better to assume that other people who come from other cultures are different from us so as not to cause misperceptions and miscommunication with that person, 3) Apart from mastering the universal language, it is highly recommended to learn the local/regional language where we are assigned/work.    

Nur’ain Mooduto; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kenaikan berat badan selama kehamilan yang kurang dari normal dapat meningkatkan resiko bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sedangkan peningkatan berat badan yang berlebihan dapat meningkakan resiko bayi dengan berat lahir tinggi atau makrosomia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi. Desain penelitian meggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling sehingga didapatkan 56 responden. Pengambilan data lembar observasi dan analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan α 5% (p <0,05). Hasil analisis menggunakan chi square dengan nilai p value=0,026 menunjukkan terdapat hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo mengalami kenaikan berat badan yang normal dengan melahirkan paling banyak bayi dengan berat badan normal. Diharapkan ibu dapat mengevaluasi terkait gizi sebelum hamil dan selama hamil sehingga dapat memiliki kenaikan berat badan normal selama kehamilan.    

Intan Umar; Hamna Vonny Lasanuddin; Firmawati Firmawati

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Perubahan fisik yang terjadi pada lansia berdampak pada kemandirian lansia dimana Kemandirian dapat mempengaruhi perubahan situasi kehidupan, aturan sosial, usia dan penyakit. Lansia akan berangsur-angsur mengalami keterbatasan dalam kemampuan fisik dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit kronis serta mengganggu emosional hingga dapat mengalami kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kemandirian Dengan Tingkat Kecamasan Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 47 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Kemandirian kategori Mandiri dengan tingkat kecemasan normal 9 responden (20,9%), ringan 6 responden (14,0%), sedang 7 responden (16,3%), dan tidak memiliki kecemasan berat. Sedangkan Kemandirian kategori Ketergantungan dengan tingkat kecemasan normal 1 responden (2,3%), ringan 8 responden (18,6%), sedang 10 responden (23,3%), serta berat 2 responden (4,7%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,027 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Kemandirian dengan tingkat kecamasan pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa mengurangi beban pikiran dalam diri meskipun dalam kondisi mandiri maupun ketergantungan agar tidak dapat mempengaruhi tingkat kecemasan.    

Alysha Chamila Mile; Firmawati Firmawati; Rona Febriyona

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penggunaan media sosial (Tiktok) yang tidak terkontrol pada siswa dapat menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kecanduan media sosial (Tiktok) pada remaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 56 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji Spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran kontrol diri sedang 44,6% kontrol diri tinggi 30,4% kontrol diri rendah 25,0% dan gambaran kecanduan media sosial Tiktok sedang 28 responden 50,0% kecanduan media sosial Tiktok tinggi 30,4% kecanduan media sosial Tiktok rendah 19,6% dan hasil uji statistik didapatkan dengan nilai p value=0,000. Dapat disimpulkan bahwa kontrol diri pada remaja di SMPN 4 Tilamuta rata-rata mendapatkan kontrol diri sedang dilihat dari karakteristik usia 14-15 dengan kecanduan media sosial (Tiktok) sedang. Sehingga diharapkan remaja dapat mengikuti kegiatan sosial lain seperti kegiatan sekolah dan bakti sosial lainnya untuk meningkatkan kontrol diri remaja.    

Haslinda Damansyah; Harismayanti Harismayanti; Delanti Mahmud

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Infeksi nosokomial atau Healthcare-Associated Infections (HAIs) adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit dan menyerang pasien yang sedang dalam proses perawatan. Diperkirakan sekitar 1,7  juta pasien yang terkena infeksi nosokomial setiap tahun. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial adalah dengan menjalankan kewaspadaan universal dengan melakukan hand hygiene Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan crossectional studi. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di Instalasi Gawat Darurat yang ditentukan dengan teknik total sampling yaitu 32 perawat pelaksana. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perawat yang memiliki tingkat pengetahuan kurang sejumlah 14 responden (43,2%) dan dengan tingkat pengetahuan baik dan patuh dalam melaksanakan cuci tangan sesuai SOP berjumlah 18 responden (56,2%) dan untuk responden yang tidak melaksanakan cuci tangan sesuai SOP Berjumlah 11 responden (43,4%)  Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil studi penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan menggunakan air mengalir di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila dengan nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05).    

Ade Siska Huraju; Firmawati Firmawati; Dewi Modjo

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kekambuhan pasien gangguan jiwa biasa terjadi karena ada hal-hal buruk yang menimpa pasien, seperti diasingkan oleh keluarganya sendiri atau dukungan sosial masyarakat yang kurang, sedangkan dalam rangka mencegah terjadinya kekambuhan diperlukan dukungan keluarga sendiri atau dukungan sosial masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial masyarakat dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah  cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial masyarakat dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Limboto Barat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa. Saran diharapkan kepada keluarga dan masyarakat agar tidak menjauhi atau memberikan stigma yang negatif pada pasien yang mengalami gangguan jiwa, bantu dan damping pasien dalam proses penyembuhan dengan memberikan dukungan yang positif.    

Febrianti R.S Hubulo; Rona Febriyona; Dewi Modjo

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dampak gadget pada anak yaitu anak menjadi seorang individualis selain itu adegan kekerasan yang anak lihat dalam game dan film serta pornografi memberikan efek negatif baik perilaku atapun kemampuan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah populasi sebanyak 107 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 38 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 15 siswa mengalami bahaya gadget dampak tinggi dengan interaksi sosial cukup sebanyak 9 siswa, hasil analisis chi square menunjukan nilai p=0,000<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bahaya gadget terhadap interaksi sosial pada siswa di SDN 12 Bongomeme. Saran diharapkan agar orangtua memberikan perhatian yang lebih pada anak dalam penggunaan gadget untuk mengurangi resiko kecanduan pada anak dan pihak sekolah membantu orangtua dalam memberikan pengawasan penggunaan gadget pada anak dengan cara memberikan sanksi apabila anak ditemukan membawa gadget disekolah.  

Sintiati Dukalang; Andi Akifa Sudirman; Ani Retni

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Rendahnya pemberian ASI Ekslusif menjadi salah satu pemicu terjadinya kependekan (stunting) pada anak balita dari kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa depan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel berjumlah 93 responden  menggunakan teknik purposive sampling, menggunakan uji statistik chi-square. Hasil yang diperoleh balita yang diberikan ASI Ekslusif tidak stunting sebanyak 33 balita dan balita tidak diberikan ASI Ekslusif mengalami stunting sebanyak 24 balita, maka ada hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dengan nilai p-value 0.001. Oleh karena itu, diharapkan ibu memenuhi gizi selama kehamilan dan juga mematuhi serta melaksanakan program 1000 hari pertama kehidupan dengan rutin berkunjung ke Puskesmas dan posyandu untuk mendapatkan deteksi dini tentang kesehatan dan konseling gizi bagi anaknya.  

Nandri Sulistywati Tane; Hamna Vonny Lasanuddin; Harismayanti , Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Pada lanjut usia terjadi kemunduran sel-sel karena proses penuaan yang berakibat timbulnya berbagai macam penyakit sehingga sangat penting memperbaiki gizi pada lansia, namun apabila lansia mengalami gizi lebih dapat menimbulkan penyakit lain seperti ghout artrithis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan angka kejadian ghout artrithis pada lansia. Desain penelitian cross sectional dengan uji chi square. Jumlah sampel 38 orang, tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil analisis chi square menunjukan nilai p=0,000<0,05. Sehingga disimpulkan terdapat hubungan status gizi dengan angka kejadian ghout artrithis pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Saran diharapkan kepada keluarga agar memperhatikan pola makan dan mendukung lansia melakukan pemeriksaan rutin agar status gizi serta kesehatan lansia terpantau.      

Rapina Suci Sagalulu; Rona Febriyona; Andi Nur’Aina Sudirman

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Menopause dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Hal tersebut dikarenakan adanya pengaruh hormon estrogen yang dapat melindungi wanita dari penyakit kardiovaskular salah satunya hipertensi. Kurangnya aktifitas fisik yang dilakukan oleh wanita menopause adalah salah satu dari banyak faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan maupun kejadian tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian ini adalah desain penelitian analitik dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 45 orang diambil dengan menggunakan teknik sampling yaitu purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh nilai p value (0.003) < α (0.05), jika p < α berarti hipotesis diterima. Statistic dan metode chi square hasil nilai p = (0.003) < = 0.05. yang berarti Ha diterima. Aktivitas Fisik berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Perlunya penelitian lanjutan dengan mengendalikan dengan meneliti faktor-faktor beresiko terjadinya hipertensi seperti kebiasaan merokok, konsumsi garam, kualitas dan kuantitas tidur, stress serta faktor pemicunya sehingga diharapkan mendapatkan hasil penelitian yang lebih baik.  Demensia,Vitamin D,Lansia,Kognitif    

Friska W. Olii; Sabirin B. Syukur; Harismayanti Harismayanti

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kinerja perawat dalam upaya keselamatan pasien berhubungan erat dengan pencengahan KTD. Kesalahan pemberian obat merupakan kesalahan utama dan sering tidak dilaporkan. Dampak dari kekeliruan bisa berupa cedera ringan, berat bahkan kematian. Beberapa faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat di ruang Interna dan ruang Bedah RSUD. Dr. M.M Dunda Limboto seperti pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat dalam penerapan prinsip enam benar pemberian obat. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian di dapatkan bahwa berdasarkan faktor menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu dengan kategori patuh. Kesimpulan dalam penelitian ini di dapatkan nilai dari masing-masing hubungan yaitu hubungan antara faktor pengetahuan terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,044, hubungan antara faktor lama kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,018, hubungan antara faktor beban kerja terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,013, hubungan antara faktor ketersediaan SPO terhadap kepatuhan perawat nilai p=0,025 dengan α<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan, lama kerja, beban kerja dan ketersediaan SPO perawat terhadap kepatuhan perawat.  

Lilis Nugrawati; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan kepada wanita hamil selama kehamilannya dengan tujuan mendeteksi secara dini masalah kesehatan ibu dan janin, memberikan edukasi kesehatan dan perencanaan persalian sehingga dapat menghadapi persalinan dengan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Jumlah Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan α (0,05). Hasil penelitian diperoleh ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 42 responden dan pengetahuan cukup 24 responden, kunjungan pemeriksaan ANC yang sesuai aturan sebanyak 42 responden dan yang tidak sesuai aturan sebanyak 24 responden. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,000 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan jumlah kunjungan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.    

Hajratul Azward

Jurnal Siti Rufaidah 2023 PPNI UNIMMAN

The health problems facing the Indonesian nation today are the still high maternal and infant mortality rates, one of the causes of which is nutritional problems, namely anemia. The government has carried out a program to control anemia in pregnant women, namely by giving 90 Fe tablets to pregnant women, however regular consumption of Fe tablets is an important key which has not been implemented well, where South Sulawesi is the province with the lowest coverage with a percentage (1.7% ). The aim of the research is to determine the knowledge of pregnant women about Fe tablets based on the characteristics of pregnant women in Kanaungan Village using a descriptive method with a cross sectional approach. The population in this study of pregnant women who had their pregnancies checked at the Batara Siang Pangkep Regional Hospital which is domiciled in Kanaungan Village in 2023 numbered 226, with a sampling technique using Accidental Sampling, totaling 69 samples. From the research results, it can be concluded that most of the respondents were aged 20-35 years (88.4%), had junior high school education (44.9%), were employees/private sector (62.3%) and had less knowledge (43.5%).

Mutia Putri Kalu; Rosmin Ilham; Andi Nur Aina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kasus hipertensi paling banyak terjadi pada usia lansia karena proses penuaan yang mengakibatkan perubahan terhadap sistem kardiovaskuler sehingga terjadi penurunan kemampuan lansia dalam memenuhi aktivitasnya dan perawatannya secara mandiri sehingga diperlukan tugas keluarga sebagai sumber perawatan lansia. Tugas keluarga merawat lansia di bidang kesehatan terdiri atas lima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study, populasi lansia sebanyak 74 lansia, jumlah sampel 43 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling dan analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh responden yang tugas perawatannya kurang mayoritas mengalami hipertensi sebanyak 14 responden (32,6%), tetapi ada 1 responden (2,3%) yang tidak mengalami hipertensi dan responden yang tugas perawatannya baik mayoritas tidak mengalami hipertensi sebanyak 26 responden (60,5%), namun ada 2 responden (4,7%) yang mengalami hipertensi. Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-value 0,000 α <0.05). Kesimpulan ada hubungan tugas perawatan keluarga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga.

Pipin Yunus; Abdul Wahab Pakaya; Belawati Hadju

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease that can be prevented and cured, but takes a long time so whether treatment is successful or not is influenced by the support of families and health workers. The purpose of this research was to determine the relationship between family support and health workers with medication adherence in pulmonary TB patients. This study used quantitative methods with a cross-sectional approach, Sampling using accidental sampling technique with a total sample of 34 people.. Data collection using questionnaire sheets and data analysis using univariate and bivariate analysis with chi-square test. The results of the study obtained good family support for the majority of compliance by 52.94% and poor family support by the majority of non-compliance by 29.4%, as well as the support of health workers in the majority of compliance by 59.94% and no support of health workers in the majority of non-compliance by 23.53%, the results of the chi-square statistical test obtained there was a relationship of family support (p-value=0.000) and health worker support (p-value= 0.004) with adherence to taking medications. It can be concluded that pulmonary TB patients who receive support from family and health workers can affect the patient's compliance in taking medications.  

Nurlatifa Nurlatifa; Hamna Vonny Lasanuddin; Andi Nuraina Sudirman

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Hipertensi  atau  yang  dikenal  dengan  tekanan  darah  tinggi  merupakan  salah  satu penyakit    tidak    menular    yang    berupa    gangguan    pada   sistem   sirkulasi. Aktivitas  fisik  merupakan  pergerakan  anggota  tubuh  yang  dapat  menyebabkan pengeluaran tenaga untuk pemeliharaan kesehatan fisik dan     mental,     serta mempertahankan  kualitas  hidup  agar  tetap  sehat  dan  bugar  sepanjang  hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 50 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Aktivitas Fisik tertinggi yaitu Tinggi dengan jumlah 18 responden (36,6%), Aktivitas Fisik Sedang 17 responden dengan (34,0%), dan Aktivitas Fisik rendah 10 responden dengan (30,0%).. Sedangkan Kualitas Hidup tertinggi yaitu Baik dengan jumlah 18 responden (36,6%), Sedang 17 responden dengan (34,0%), Buruk denga jumlah 15 responden (30,0%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,002 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa meningkatkan aktivitas fisik agar kualitas hidup lansia cenderung akan meningkat.  

Meliance Bria; Yuni Elvira Seo

DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Helminthiasis infection is one of the diseases that still occurs in the surrounding community. One type of helminthiasis disease that results in infection is the STH worm. Nutritional status problems are commonly encountered in various provinces of Indonesia which results in the quality of oneself for the future will be affected. The purpose of this study was to determine the relationship between helminthiasis infections and nutritional status in toddlers based on anthropometric measurements using weight and height indices. The type of research used is descriptive with a Cross sectional research design. Data that has been collected from 62 patients was described to link STH infection with Nutritional Status in Toddlers. The results of the study stated that there was no relationship between Soil Transmitted Helminth infection and gisi status in toddlers in Tesabela Village, West Kupang District with chis-quare test results, obtained a value of P=0.953 (P>a0.05).

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.

Agung Nugroho, Fajar

JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Background: Hypertension (high blood pressure) is when the pressure in your blood vessels is too high (140/90 mmHg or higher). It is common but can be serious if not treated. A patient with hypertension who receives a treatment, implements a diet program, and carries out activities must comply with the recommendations of health workers. Objective: To find out the level of medication adherence in hypertensive patients at Selokerto Village. Method: This study was a quntitative study  with a cross-sectional approach. The research sample was 100 people with hypertension at Selokerto Village and they were taken by total sampling method. Result: The results of this study were 63 (63%) respondents with a high level of medication adherence and 37 (37%) respondents with a moderate level of medication adherence. Conclusion: The level of medication adherence in Selokerto Village was dominantly good medication adherence. Recommendation: For further research, researchers are expected to examine the factors associated with medication adherence.

Megawati Sumuri; Pipin Yunus; Haslinda Damansyah

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Kesiapan tanggap masyarakat dalam penanggulangan bencana memiliki peran yang cukup penting, karena akan berpengaruh pada tindakan masyarakat ketika bencana terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapan tanggap bencana banjir. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian berdasarkan pada uji statistik chi square didapatkan faktor pengetahuan dengan p-value = 0,028 (p<0,05), faktor sikap dengan p-value = 0,035 (p<0,05 dan faktor pengalaman kesiaapan tanggap dengan p-value = 0,643 (p>0,05) serta berdasarkan uji analisis yang paling dominan dengan kesiapan tanggap bencana adalah faktor pengetahuan dengan nilai EXP (B) = 4,339. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan faktor pengetahuan dengan kesiapan tanggap, ada hubungan sikap dengan kesiapan tanggap, sedangkan pengalaman kesiapan tanggap tidak ada hubungan dengan kesiapan tanggap serta faktor pengetahuan yang paling dominan berhubungan dengan kesiapan tanggap. Diharapkan agar masyarakat lebih tanggap dalam menghadapi setiap kejadian bencana dan selalu aktif mengikuti kegiatan maupun pelatihan terkait bencana