Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 3001-3020 of 3,135

Analytics

Syumneri Syumneri; Syarifah Fadillah; Reni Astuti

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to determine the application of problem based learning learning models with lottery game media in improving junior high school students' problem solving abilities. This research is an experimental research in the form of Pre-Experimental Designs. The design used is One Group Pretest-Postest Design. The population in this study were class VIII A and class VIII B. The sample in this study was students of class VIII B consisting of 20 students with the selection of subjects based on the cluster random sampling technique. The data collection technique used is a measurement technique with a data collection tool in the form of test questions in essay form. The data analysis technique used was anava one line of dissimilar cells, with further testing using the Scheffe method. The research results obtained were that there was a significant increase in students' mathematical problem solving abilities before and after being given treatment through the problem based learning model using lottery media with high categories.  

Alvince Adrian; Anekke Pesik; Altje S. Pangemanan

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti hasil belajar siswa yang diajar melalui model project based learning dengan berbantuan e-learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel dan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, sampel yang diteliti yakni kelas X-A yang menjadi kelas eksperimen serta X-B dijadikan kelas kontrol. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tabukan-Tengah pada tahun ajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar materi sistem persamaan linear dua variabel dengan berbentuk pertanyaan  uraian. Teknik dalam mengumpulkan datanya yakni lewat pretest dan posttes pada kelas kontrol dan kelas eksperimen Dari uji hipotesis melalui statistik uji t  didapatkan dan  dengan taraf nyatanya 0,05 yang berarti terjadi penolakan . Kesimpulannya adalah hasil rata-rata siswa dalam belajar dengan penerapan model project based learning dengan berbantuan e-learning  melebihi rata-rata hasil siswa dalam belajar dengan penerapan model pembelajaran langsung berbantuan  e-learning.  

Yulifah Salistia Budi; Elita Endah Mawarni; Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Tiga komponen utama yang saling berpengaruh dalam pembelajaran yaitu kondisi, metode, dan hasil pembelajaran. Oleh sebab itu guru harus mengupayakan supaya kegiatan belajar mengajar bisa berjalan sesuai harapan, dan dapat mencapai hasil yang optimal. Beradsarkan hasil wawancara para guru masih mengalami kesulitan mengembangan model pembelajaran bagi peserta didik yang menyebabkan siswa bosan dan cenderung kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan potensi guru melalui metode Quantum learning model SHINE (Spiritual, Humanis, Intelligence, Nasionalis, dan Emosional). Sasaran program ini adalah para guru TPQ, SD/MI, dan SMP/Mts se kabupaten Banyuwangi sejumlah 150 orang. Kegiatan workshop Smart Teaching ini menambah wawasan dan referensi bagi para guru untuk membuat model pembelajaran lebih bervariasi sehingga para siswa tidak bosan dan lebih tertarik mengikuti proses pembelajaran.    

Weny Septiani; Amril Amir

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Weny Septiani; Amril Amir

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana perancangan model E-LKPD berbasis discovery learning, bagaimana mengembangkan E-LKPD berbasis discovery learning, dan menganalisis kelayakan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi untuk dikembangkan SMA Negeri 1 Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengadopsi pengembangan 4D (Define, Design, Developmet, Disseminate) dengan modifikasi, tanpa tahap disseminate (penyebaran). Langkah penelitian dan pengembangan tersebut yaitu Identifikasi dan analisis masalah, perancangan, pengembangan, dan validasi produk. Instrument penelitian berupa lembar wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa, lembar validasi ahli materi, ahli media yang dianalisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dirancang E-LKPD berbasis discovery learning dengan pengembangan pada aspek materi teks negosiasi, (2) setelah dilakukan perancangan maka selanjutnya dikembangkan E-LKPD berbasis discovery learning pada materi teks negosiasi melalui palatform liveworksheets, (3) kelayakan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning  yang dinilai oleh ahli materi berada pada kategori sangat valid (91,2%) atau dinyatakan layak untuk digunakan dan menurut ahli media E-LKPD yang dikembangkan berada dalam kategori valid (87,5%) atau dinyatakan layak digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMA

Syamsu Alam

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hasil observasi di lapangan ditemukan bahwa nilai keterampilan membaca siswa belum mencapai KKM, siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran, siswa masih jenuh saat belajar, motivasi belajar siswa kurang, dan interaksi saat pembelajaran belum maksimal. Oleh karena itu, peneliti ingin meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan melakukan penelitian tindakan kelas. Penelitian yang dilakukan peneliti bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan model PBL (Problem Based Learning) dalam meningkatkan keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Ujung Bulo tahun pelajaran 2022-2023. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terjadi peningkatan daya serap kelompok yang terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 60,50%; 71,25%; dan 83,50%. Sedangkan peningkatan ketuntasan kelompok terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 50,00%; 70,00%; dan 90,00%. Dan peningkatan ketuntasan individu yang terjadi pada Siklus I, II, dan III sebesar 10 siswa, 14 siswa, dan 17 siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatan keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas VI MI Ujung Bulo Kec. Parangloe Kab. Gowa tahun pelajaran 2022-2023. Selain itu juga, model PBL sangat efektif diterapkan dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI MI Ujung Bulo Kec. Parangloe Kab. Gowa tahun pelajaran 2022-2023.    

Imanuel Munthe; Waminton Rajagukguk

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to determine whether there is a positive and significant effect of the Group Investigation type cooperative learning model on students' mathematical reasoning and communication skills in the Pythagorean Theorem sub-subject in class VIII SMP Negeri 1 Munte in the 2019/2020 Academic Year. The population in this study were all class VIII students of SMP Negeri 1Munte for the 2019/2020 Academic Year. While the sample in this study consisted of 2 classes of 38 students each in class VIII-1 as the experimental class and class VIII-3 as the control class. The experimental class uses the Group Investigation cooperative learning model consisting of 5 students per group, and the control class uses the Group Investigation type cooperative learning model consisting of 2 students per group. This type of research is an experiment. Prior to testing the hypothesis, the normality and homogeneity tests are tested first. Normality was tested using the Lilliefors technique and homogeneity using the F test. From the tests performed, it was found that both samples were normally distributed and homogeneous. There is a positive and significant influence of the Group Investigation cooperative learning model on the mathematical reasoning abilities of junior high school students. There is a positive and significant influence of the Group Investigation type of cooperative learning model on the mathematical communication skills of junior high school students because the average communication ability of students who are taught with the Group Investigation type cooperative learning model consisting of 5 people per group is higher than the average communication ability of students who are taught with the Group Investigation type cooperative learning model consisting of 2 people per group

Prastyo, Erwin; Lengkana, Dewi; Setiadi, Heri

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2023 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Students' lack of a disaster response mindset is both a problem and a challenge that must be addressed in science education. Based on the MIKiR approach, which is linked with natural disaster prevention, the goal of this study is to define the features of science Subject-Specific Pedagogy. This study involves both research and development (R&D). The research procedure follows the Borg & Gall development model, which involves five main steps: (1) analyzing the product to be developed; (2) developing the initial product; (3) expert validation and revision; (4) small-scale field testing and revisions; and (5) large-scale field testing and final products. A validation sheet with a Likert scale in the form of a checklist serves as the research instrument. According to the study's findings, the quality of the developed Subject-Specific Pedagogy is listed in the good category, with an optimum proportion of 84.33 percent. The findings of the study on product quality could be used as one of the science learning aids in SMP/MTs class IX semester 2.

Rizki Ilman Mubaroqah; Iwit Prihatin; Muhamad Firdaus

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis pada materi relasi dan fungsi  yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 4D, yang dimodifikasi menjadi 3D, yaitu define (definisi), design (perancangan), development (pengembangan), tanpa menggunakan tahap keempat yaitu disseminate (penyebaran), karena hal ini merujuk kepada tujuan awal dari penelitian ini ialah untuk mengembangkan media yang valid, praktis dan efektif yang terdapat pada langkah  ketiga pengembangan  model ini yaitu development. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 8 Sengah Temila dengan jumlah siswa sebanyak 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal pre-test post test. Berdasarkan hasil penelitian yang pertama adalah validasi aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning yaitu dengan nilai rata-rata dari ketiga ahli sebesar 85,416% dalam kriteria sangat valid dengan kategori sangat baik. Yang kedua adalah nilai kepraktisan, dilihat dari nilai angket yang diisi guru dam siswa diperoleh persentase sebesar 83,93% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya keefektifan, dilihat dari nilai rata-rata siswa dengan merujuk pada skala likert. Artinya, terdapat peningkatan nilai hasil belajar siswa dalam kemampuan komunikasi matematis, sehingga aplikasi dompet pintar dikatogerikan efektif. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi dompet pintar berbasis strategi saintifik learning terhadap kemampuan komunikasi matematis pada materi relasi dan fungsi di SMPN 8 Sengah Temila tergolong valid, praktis, dan efektif untuk digunakan.    

Elin Elin; Sandie Sandie; Nurmaningsih Nurmaningsih

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The research method used in this study is the research and development method or also called Research and Development. The research design that will be developed in this study uses the development model presented by Borgan Gall. The product produced in this study is an Arduino Nano-Based Distance Measuring Tool with a Display on the LCD on the Flat Side Room Building Material for Class VIII at SMP Negeri 5 Sepauk. The test subjects of this study included two subjects. The first subject is the validator and the second is class VIII students of SMP Negeri 5 Sepauk. The analysis technique used is to determine the effectiveness, practicality, and validity. The percentage of effectiveness from the average of the two analyzes obtained a percentage value of 94.06% with Very Effective criteria used in learning mathematics. The results of the combined teacher and student response questionnaires - the average percentage obtained was 89.55% with very practical criteria. The combined results of the average percentage obtained from the percentage of experts and the results of the measurement trials obtained a percentage of 76,36% with very valid criteria.    

Umi Fauziah

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Educational problems always arise along with the development and increase of students' abilities, situations and environmental conditions that exist due to the influence of information and culture as well as the development of science and technology. The geography subject for the material of the Theory of the Formation of the Universe according to the results of observations and interviews made to class X social studies 3 students at SMAN 3 Jember is considered boring material. This study used the classroom action research method. The research will be carried out as many as two cycles, if in cycle I it has been achieved as desired, namely achieved classical completeness, then the implementation of the cycle is stopped, but if the results achieved have not reached the desired one, then continued in cycle II by optimizing the researcher's hard work in applying the STAD learning model so that the expected goals are achieved. The results of learning activities in cycle II are better than learning in cycle I. The application of the STAD model learners has succeeded in increasing students' abilities and increasing student activity by 93.75%, growing awareness to always uphold cooperation in solving problems together so as to realize a high social sense between friends in school  

Dayanara Hazrati; Tiur Malasari Siregar

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) memperoleh E-LKPD yang valid dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (2) Untuk memperoleh E-LKPD yang praktis dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan (3) memperoleh E-LKPD yang efektif dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 29 Medan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang guru dan 30 orang siswa kelas VIII SMP Negeri 29 Medan dengan instrumen penelitian yang berupa lembar validasi RPP, lembar validasi materi dan media bahan ajar interaktif, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunujukkan bahwa : (1) E-LKPD yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan berdasarkan penilaian validator materi dan media, dengan perolehan skor rata-rata berturut-turut 3,68 dan 3,76 yang mana keduanya memperoleh kategori sangat layak (SL). (2) Ditinjau dari aspek kepraktisan, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis berdasarkan hasil angket respon siswa dan guru. Dari hasil angket respon siswa diperoleh nilai kepraktisan produk yaitu sebesar 79,31% dan hasil angket respon guru memperoleh nilai kepraktisan sebesar 91,66%. Dikarenakan hasil angket respon siswa dan guru berada pada kategori rentang 76%-100%, maka E-LKPD dikategorikan sangat praktis (3) Ditinjau dari aspek keefektifan, E-LKPD dinyatakan efektif. Hal ini dilihat dari: (a) tercapainya ketuntasan belajar secara klasikal yaitu sebanyak 93% siswa yang mengikuti pembelajaran mencapai nilai 65, (b) tercapainya indikator/ketuntasan tujuan pembelajaran, dimana rata-rata ketuntasan belajar individual sebesar 86,30 dan (c) siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran

Mesi Dewi Wanti; Salmi Wati; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw merupakan model pembelajaran kooperatif, siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang satu kelompok dengan memperhatikan keheterogenan kelompok, berkerjasama positif dan setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari masalah tertentu dari materi yang diberikan dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1 SMK Negeri 1 Koto Baru serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat model pembelajaran model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan observasi langsung ke sekolah dengan cara melihat langkah-langkah model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw di kelas XI Multi 1, wawancara dengan guru PAI dan siswa kelas XI Multi 1 serta  dokumentasi seperti RPP. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa langkah-langkah pengembangan yang diterapkan kurang sesuai dengan teori yang telah dijabarkan oleh Rusman seperti guru membagi kelompok dengan cara berhitung yang membuat kelompok kurang heterogen yang mana salah satu ciri khas kooperatif adalah kelompok yang berbentuk heterogen, lalu di dalam kelompok ada yang beranggota 6 orang yang disebab kan oleh kondisi atau jumlah siswa yang berlebih. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi, setelah persentasi guru mengevaluasi dengan memberikan tugas latihan secara individu dan selesai mengerjakan latihan guru memberikan penjelasan materi yang masih diragukan lalu guru menutup pembelajaran. Selain itu ditemukan faktor penghambat dan faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw, faktor penghambat yaitu saat penempatan kelompok membutuh kan lebih banyak waktu, siswa kurang serius dalam berdiskusi sehingga membuat anggota kelompok lain terganggu, dan ada juga siswa kurang percaya diri saat berdiskusi. Faktor pendukung dalam penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe jigsaw yaitu memicu siswa lebih aktif serta bebas mengemukakan pendapat saat diskusi, meningkatkan daya ingat siswa, meningkatkan hasil belajar, membuat siswa lebih percaya diri, dan meningkatkan keterampilan kerja sama dalam kelompok saat berdiskusi.

Chery Yanti

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan yang sering terjadi dalam proses pembelajaran bahwa masih banyak hasil belajar siswa yang tergolong rendah. Siswa kurang dalam memahami materi pembelajaran khususnya pelajaran PKn karena siswa menganggap PKn hanya pelajaran yang memerlukan hafalan. Kurangnya pemanfaatan sumber belajar baik cetak maupun non cetak. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan, terjadi peningkatan daya serap klasikal pada Siklus I dan II sebesar 2,64 dan 3,09. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada Siklus I dan II sebesar 63,33% dan 90,00%. Dan daya serap individu pada Siklus I dan II sebanyak 19 siswa dan 27 siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw yang digunakan guru dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada pokok bahasan memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun 2021-2022. Selain itu juga, penerapan model Cooperative Learning tipe Jigsaw sangat efektif digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada pokok bahasan memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia siswa kelas VI MI Negeri 2 Gowa Kec. Pallangga Kab. Gowa tahun 2021-2022.  

Leben Panggabean; Berliana Simanjuntak

Public Service And Governance Journal 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This research aims to find out the influence of the role playing learning model on increasing the ability to tell fantasy stories about class VII students at SMP Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year. The population in this study was 252 students. The sample in this study was 34 students for the experimental group and 32 students for the control group. So the sample in this study was 66 students taken using a random technique. The instruments used to collect data are treatment or practice instruments. The method used in this research is an experimental method with a posttest only design research design. Hypothesis testing is carried out using the "t" test. From data collection, the experimental group's average value was = 77.21 and the control group's average value was = 59.53. Based on the normality test, the results of the experimental group and control group were declared to be normally distributed. Then, based on the Homogeneity test it was stated that the sample came from a homogeneous population. After the normality test and homogeneity test were carried out, it was found to be 4.911. Next, this was consulted with the t table at the significance level α=0.05 with dk=(N1+N2)-2=(34+32)-2=64. From dk 64, the significance level α=0.05 = 1.669 is obtained. Thus, tcount > ttable, namely 4.911 > 1.669. Thus the alternative hypothesis (Ha) is accepted. So it can be concluded that it has a positive effect on the ability to tell fantasy stories by VII students at SMP Negeri 2 Siborongborong for the 2022/2023 academic year.  

Michael Purba; Glory Purba

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk lembar kerja peserta didik (LKPD) Berbasis Problem Based learning (PBL). Penelitian ini menggunakan model pengembangan atau R&D ( Research and development). Subyek penelitian ini sebanyak 30 orang peserta didik di kelas VIII-A SMP Negeri 1 Doloksanggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD Berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dikembangkan adalah : (1).Valid dengan indikator penilaian aspek kelayakan isi memproleh nilai presentase 91,79% dengan kategori sangat valid, indikator penelitian berupa aspek penyajian materi memproleh nilai presentase sebesar 95,55% dengan kategori sangat valid, aspek kebahasaan dan nilai presentase sebesar 90% dengan kategori sangat valid dan aspek kegrafikan dengan nilai presentase sebesar 97,03% dengan kategori sangat valid, serta validitas LKPD secara keseluruhan memproleh nilai presentase 94,16% dengan kriteria sangat valid, (2) LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria efektif berdasarkan aspek keefektifan. Keefektifan diproleh dari hasiil ketuntasan belajar siswa secara klasikal adalah 84,33% sehingga secara klasikal telah memenuhi kriteria pencapaian ketuntasan dan siswa yang tuntas belajar dengan presentase 86,66% yang termasuk dalam kategori tuntas. (3) LKPD yang dikembangkan mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang mencakup 4 indikator, pada indikator pertama 93% indikator kedua 86% indikator ketiga 81% dan indikator keempat 78%. Sehingga kemampuan penalaran matematis siswa meningkat dari uji coba pretest dan uji coba posttest.

Pransiska; Mina Syafaati; Lilik Malihatin; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pendidikan memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dikarenakan melalui pendidikan mampu membentuk kepribadian dari individu atau peserta didik. Pendidikan yakni salah satu kebutuhan manusia dalam mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang pada diri manusia tersebut. Melalui penggunaan model Discovery Learning proses pembelajaran akan berubah yang semulanya guru lebih aktif menjadi peserta didik yang mengendalikan pembelajaran agar peserta didik mandiri. Dalam menggunakan model pembelajaran ini, guru harus menjelaskan tugas yang harus peserta didik laksanakan, tujuan tugas, informasi yang harus di cari, diolah, dibahas pada kelompok masing-masing. Tujuan  penelitian  ini  adalah untuk   mendeskripsikan implementasi Discovery Learning terhadap pembelajaran agama Islam di MTs Salafiyah Lahar Tlogowungu Pati. Jenis dalam penelitian yakni menggunakan penelitian kualitatif yang menggunakan beberapa pendekatan yakni pendekatan yuridis, pedagogis dan psikologis. Temuan peneliti menunjukkan bahwa komponen input yang meliputi sejumlah indikator antara lain silabus pembelajaran, rencana  pelaksanaan pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar sudah memadai untuk pelaksanaan rencana  pelaksanaan pembelajaran yang memenuhi standar kurikulum 2013. Yang kedua adalah elemen proses, yang mengikuti metodologi ilmiah dan memerlukan kegiatan seperti merangsang pengamatan, mengajukan pertanyaan melalui pernyataan masalah, penalaran melalui pengumpulan data, mengasosiasikan melalui pengolahan dan verifikasi data, dan berkomunikasi melalui generalisasi.  Pada  aspek pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam ini sejalan dengan sintaks model pembelajaran discovery. Komponen ketiga adalah output, yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan kemampuan sesuai dengan pedoman yang dituangkan dalam Permendikbud No. 66 tahun 2013.

Syintha Wangka; Victor R. Sulangi; Derel F. Kaunang

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The availability of learning media that can stimulate interest and student learning outcomes is very important in learning. The purpose of this research was to find out the Development of Powtoon-Based Learning Media in Sets. This research was conducted at SMP Negeri 1 Remboken. The type of research used is research and development or Research and Development. The resulting media prototype was developed using the modified ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, and development). The research results obtained from developing powtoon-based learning media in the set are expressed by an average validation score of 4.19 by media experts and 4.6 by material experts. This learning media meets valid criteria and can be used in learning.

Kiki Ambar Waty Malau; Mukhtar Mukhtar

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to improve students' mathematical problem-solving skills through the Missouri Mathematics Project (MMP) model on the material of a Linear Two Variable System in grade VIII-6 students of SMP N 4 Medan as a subject or this research. The type of this research is classroom action research. The instrument used the collect the data are essay test and observation sheet. Before giving the action in initial test to 32 students obtained the average score is 50.46 with the classical completeness is 34.37% or only 11 students achieve the completeness criteria. The completeness criteria is the standard point that must be reached by students namely at least 65 and classical completeness is the standard percentage that must be reached by the class namely at least 85%. After given the action in the first cycle namely the implementation of MMP learning model to 32 students, obtained the average score is 63.9844 with the classical completeness 50% or 16 students achieve the completeness criteria. Then given the second cycle namely increasing MMP learning model, obtained the average score is 82.11 with the classical completeness 93.75%. Based on the observation done by teacher obtained that the point of second cycle is higher than the point of first cycle. Based on the average gain score, obtained that the average gain score in Cycle I test-Cycle II test is higher than Initial Test-Cycle I Test. From the result of research, can be concluded that the mathematical problem-solving ability of students can be increased or improved especially on the topic of Linear System with Two Variable by using Missouri Mathematics Project Learning Model

Ruly Budiyanto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berbasis masalah  terdiri dari menyajikan kepada siswa situasi masalah yang autentik dan bermakna yang dapat memberikan kemudahan kepada mereka untuk melakukan penyelidikan dan inkuiri Mereka diberi kebebasan dalam menyelesaikan berbagai tugas tersebut, namun harus bertanggung jawab akan kebersihan setiap anggota kelompoknya dalam memahami informasi yang diberikan.  Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: Untuk mengetahui  penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam meningkatkan Prestasi Belajar PAI  Pada Siswa di X IPS 1 Semester I di SMAN 1 Tulungagung  Tahun Pelajaran  2021/2022. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.  Prosedur pengumpulan datanya adalah metode tes dan observasi. Dari metode observasi diperoleh data untuk mengamati sejauhmana penerapan model  pembelajaran berbasis masalah dan interaksi antara guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung sebagaimana ditetapkan selama penelitian.  Dari metode tes diperoleh data yang berupa nilai belajar siswa yang untuk selanjutnya digunakan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini adalah dapat dilihat dari hasil observasi bahwa aktifitas siswa pada siklus I sebesar 78%, sedangkan pada siklus II sebesar 81%. Dengan demikian, berarti pada siklus II minat belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Peningkatan tersebut juga tampak pada prestasi belajar siswa dari hasil tes awal 49.2 menjadi meningkat menjadi 74.48 pada siklus I dan 92 pada siklus II.  Dengan demikian hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan prestasi belajar   khususnya analisis tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzan), dan persaudaraan (ukhuwah)   sehingga penerapan pembelajaran ini dapat digunakan sebagai variasi dalam pembelajaran PAI.