Publication Search

67,742 articles from 584 journals · 1,699 citations tracked

Showing 281-300 of 326

Analytics

Putri Nabila; Rahmah Rihhadatul ‘Aisy; Sifa Qorita Aeni; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Karakter islami perlu dipupuk sejak dini dalam mengatasi meningkatnya kasus degradasi moral. Institusi pendidikan memiliki peran besar dalam pembinaan karakter mahasiswa terkhusus pada prodi manajemen dakwah yang berada di Institut Agama Islam Al Zaaytun Indonesia yang hadir di era milenial. kampus ini menerapkan digital dakwah dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kasus metode pembelajaran di Institut Agama Islam Al zaytun idonesia. Itu Hasil penelitian menggambarkan bahwa kampus ini memiliki manajemen pembelajaran yang unik, yaitu menerapkan dakwah digital dalam proses pembelajaran. Pada tahap perencanaan ini, dakwah digital dinilai telah direncanakan secara matang, hal ini terlihat dari kesiapan dosen dan mahasiswa dalam menerapkan program digital selama proses pembelajaran. Pada tahap implementasi, dakwah digital ini dirasakan sudah dilakukan efektif, terlihat dengan adanya aplikasi e-learning yang berkaitan dengan pembelajaran process, aplikasi mobile islami yang dapat diakses langsung dari handphonedan terkait kajian islami, serta animasi dakwah bergambar yang telah ada dibuat dan dirancang oleh mahasiswa dalam rangka penyebaran dakwah Islam. Adapun Tahap evaluasi, dakwah digital ini berdampak positif untuk dinaikkan penyadaran kepada seluruh mahasiswa akan pentingnya menyebarkan Islam dan membina keislaman nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, dan perlu ditingkatkan lebih kreatif lagi, agar demikian selalu update, variatif dan semakin menarik.

Ritna Rahman; Dewi Modjo; Andi Akifa Sudirman

Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Growth occurs from an early age to adulthood. The Progress cannot be measured, but it can be felt. Growth is progressive, systematic and continuous. The objective of research is to overview the achievement of child growth. This type of quantitative research with a descriptive research design. The total population is 33 children, the sampling technique uses total sampling where the total population is equal to the number of samples. The results showed there were 13 people who had appropriate developmental achievements, 19 people had doubtful developmental achievements, and 1 person had possible deviations from developmental achievements. Therefore it concluded most of the children in PAUD Pembina of Lekabalo district have dubious developmental achievements of 19 people. Suggestions for parents to deeply pay attention to the children growth at every age. For the school to help or provide stimulation to children to achieve child growth according to the child's age because the growth according to age is very important for children.  

Milda Rizki; Diani Syahfitri; Ahmad Zaki

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Inovasi Kepala Sekolah Dalam Pembinaan Karakter Religius Siswa Menuju Madrasah Juara di MTS Madinatul Ilmi Desa Lubuk Kertang. Jenis penelitian adalah penelitian kuatititatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan kepemimpinan Kepala Sekolah MTS Madinatul Ilmi diwujudkan dalam pelaksanaan kurikulum, pengajaran, kesiswaan, guru dan tenaga administrasi, sarana dan prasarana, serta hubungan dengan orang tua murid dan masyarakat sekitar, cenderung dilakukan Kepala Sekolah dengan menerapkan sistem kepemimpinan demogratif. Pelaksanaan Inovasi Kepala MTs Madinatul Ilmi Dalam Pembinaan Karakter Religius Siswa Menuju Madrasah Juara adalah dilakukan dengan langkah-langkah meningkatkan sistem pengajaran, membuka dialog, memberikan penghargaan, melengkapi sarana prasarana dan fasilitas serta motivasi mengajar guru dan memonitoring siswa didalam dan diluar kelas. Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasinya adalah meningkatkan sistem pengajaran, membuka dialog, memberikan penghargaan, melengkapi sarana prasarana dan fasilitas serta motivasi mengajar guru dan memonitoring siswa didalam dan diluar kelas.  

Kustiana Dewi

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Urgensi dari proses pendidikan adalah terbentuknya manusia yang berkarakter. Pembentukan karakter tersebut dimulai sedini mungkin. Dalam menanamkan nilai karakter pada anak merupakan sarana paling penting dalam pilar pendidikan terhadap upaya pembinaan dedikasi positif bagi anak dalam menghormati tatanan hidup seperti etika dan tingkah laku. Implementasi pendidikan karakter terhadap anak usia dini dapat dilakukan dengan 9 pilar karakter melalui pembiasaan dan keteladanan yang difokuskan pada karakter pilar dua yaitu karakter kemandirian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada pendidikan anak usia dini sering kita jumpai beberapa anak yang belum mandiri misalnya, anak makan masih disuapi, enggan mengambil minum sendiri, sekolah minta ditunggui memakai dan melepas sepatu dengan bantuan guru/orang tua dan membiarkan peralatan belajarnya tergeletak disembarang tempat. Guru perlu menerapkan pendidikan karakter kemandirian pada peserta didik melalui kegiatan pembiasaan dan keteladanan yang tertuang dalam RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian). Guru membiasakan perilaku kemandirian pada peserta didik melalui aktivitas rutin dan berulang-ulang. Perubahan yang nampak pada peserta didik setelah menerapkan pilar dua melalui pembiasaan yakni peserta didik menjadi lebih mandiri seperti makan dan minum sendiri, berani bersekolah sendiri tanpa ditunggui, bisa memakai dan melepas sepatu sendiri serta mampu merapikan peralatan belajarnya secara mandiri.

Anita Halima; Hidayani Syam

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pentingnya perhatian dari seorang pembina kepada anak yang di asuh, terkhusus di Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Guguk II. Sebagaimana kita ketahui panti asuhan adalah tempat bagi anak-anak yang kurang mendapatkan kebahagiaan, perhatian dalam keluarga. Di panti asuhan inilah semua harapan mereka gantungkan untuk mewujudkan cita-cita yang di dalam rumah tidak mereka dapatkan. Tentunya di panti asuhan anak-anak ini diatur oleh seorang pimpinan yang mana biasa dikenal dengan sebutan pembina panti asuhan, yang akan mengatur, memberi perhatian, menyemangati anak-anak supaya menjadi anak-anak yang mandiri, berbakat, berprestasi dan memiliki kemampuan di bidang khusus untuk kelangsungan hidup mereka di masa yang akan datang. Pembina panti adalah ibu bagi mereka yang membutuhkan limpahan kasih sayang.    

Kurnia Fauza Sepriana; Fadhilla Yusri

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengasuh merupakan orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus untuk mendidik, membimbing, membina, mengarahkan, menilai, dan mengevaluasi anak asuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh panti asuhan aisyiyah dalam membina moral anak asuh, untuk mengetahui hambatan yang di hadapi dalam pembinaan di panti asuhan aisyiyah dan cara mengatasi hambatan yang terjadi dalam membina moral anak asuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Responden berjumlah enam orang, diantaranya pimpinan panti asuhan aisyiyah, satu pengasuh, dan empat anak asuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara khusus pengasuh serta pimpinan telah berperan dalam proses memberikan pembinaannya melalui membimbing dan membina anak asuh dengan metode ceramah, nasehat serta reward dan sanksi. Hambatan yang di alami yaitu anak asuh tidak mengikuti peraturan, pengasuh kesulitan menghadapi anak asuh yang berbeda sifatnya dan lama dalam beradaptasi dengan lingkungan panti. Cara mengatasi hambatan yang terjadi yaitu bersikap tegas dan sabar dalam menghadapi anak asuh kemudian memberikan konseling dengan cara menanamkan nilai keagamaan kepada anak asuh.      

Siti Khadijah; Nurmisda Ramayani

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi muhadharah dalam melatih public speaking santri di Pesantren Modern Tajussalam. Subjek dari penelitian ini adalah: Kepala Sekolah MTS, Pembina Muhadharah, Santri Putra dam santri putri. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa pertama, kegiatan muhadharah yang dilakukan di Pesantren Modern Tajusssalam tidak hanya berpidato, namun menggunakan tata tertib acara dengan adanya MC, Pembacaan Al-Qur’an, pengambilan inti materi oleh perwakilan santri dari audien dan adanya hiburan. Keda, Kegiatan ini dapat melatih public speaking santri hal ini dapat dilihat dari kemampuan santri berbicara di depan umum yang dilakukan dimasyarakat maupun di tingkat sekolah untuk kelas tinggi.  

Yaqin, Moh. Ainol

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Ibadah haji adalah rukun islam yang kelima, dimana hukumnya wajib bagi yang mampu dan beragama Islam dan dilaksanakan satu tahun sekali secara serentak di Negara Arab Saudi tepatnya di Mekkah. Manasik ialah tata cara beribadah, sedangkan definisi dari Manasik Haji adalah pembelajaran, pembinaan, pelayanana dan perlindungan terhadap jama’ah haji. Kegiatan tersebut identik dengan berkerumunan atau secara bersama-sama. Pada saat ini kondisi tersebut bertentangan dengan protokol kesehatan Covid-19, yaitu physical distancing (Jaga Jarak) dan melarang untuk berkerumun. Salah satu contoh kasus Klaster Asrama Haji di Surabaya 81 orang terpapar positif Covid-19, setelah melakukan kegiatan manasik haji. Maka dari itu, dengan memanfaatkan teknologi yang sedang trending yaitu VR (Virtual Reality). Virtual Reality secara gampang merupakan ruang digital yang sebelumnya sudah berisikan data-data dan objek-objek yang dibentuk secara nyata sesuai dengan benda aslinya. Metode yang digunakan sudah tersaji dalam kerangka pemikiran dari awal sampai proses evaluasi. Dengan adanya peneraan VR dapat mencegah terpaparnya Covid-19.

Bambang Hermanu

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Fenomena yang sering dilihat dan didengar, tidak sedikit kasus yang terjadi terkait dengan pencantuman tanggal daluwarsa pada produk makanan. Masih banyak ditemukannya produk-produk kemasan yang tidak mencantumkan label tanggal kadaluarsa terutama produk industri rumah tangga, yang tentunya akan sangat merugikan bahkan dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan konsumen. Perlindungan konsumen harus mendapatkan perhatian yang lebih, tidak saja terhadap barang-barang berkualitas rendah, akan tetapi juga terhadap barang-barang yang membahayakan kehidupan masyarakat. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan  merupakan landasan hukum bagi pengaturan, pembinaan, dan pengawasan terhadap kegiatan atau proses produksi, peredaran  dan atau perdagangan pangan. Peraturan yang mengatur tentang  produk pangan sampai saat ini sebenarnya sudah dirasakan cukup memadai, namun permasalahannya adalah sampai seberapa jauh para produsen pangan mampu menerapkan atau menindaklanjuti setiap ketentuan dimaksud. Perlindungan terhadap konsumen dipandang dari aspek materiil maupun formal makin terasa sangat penting dan sangat dibutuhkan, mengingat produk pangan yang beredar luas di masyarakat ada indikasi tidak memenuhi standar sebagai produk yang tidak layak.  Dalam rangka mengejar dan mencapai kedua hal tersebut akhirnya baik langsung maupun tidak langsung perlu adanya upaya-upaya untuk memberikan perlindungan yang memadai terhadap kepentingan konsumen. Peran  BPOM  terhadap  konsumen  dan pembinaan  kepada  pelaku  usaha  merupakan  bentuk  perlindungan  hukum  kepada  masyarakat  melalui  proses  sosialisasi,  pembinaan,  pemeriksaan,  dan  pengawasan  terhadap peredaran produk pangan yang beredar di pusat atau sarana pembelanjaan konsumen. Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui penerapan undang-undang perlindungan konsumen  terhadap  produk  pangan  daluwarsa  dan  bagaimana  upaya pengawasan dan pencegahan  produk pangan / makanan  dan  minuman daluwarsa  yang  beredar  di  masyarakat. 

Sarah Silalahi; Segen Pasaribu; Angelina Pasaribu; Ramayanti Pangaribuan; Maria Widiastuti

Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 2022 Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Older people tend to stay at home, a condition that poses new problems for older people. They are alienated from their environment and forgotten by people, resulting in rejection and loss of self-esteem. Therefore, church ministry to the elderly must be viewed as a specific ministry and taken seriously by special workers and servants of God who truly understand the problems of the elderly. These categorical services morally oblige the church to treat its congregation members, the elderly, seriously and responsibly. Ultimately it means striking a balance between being careful and acting responsibly. A church is an institution with an organization. But more than that, the church is a community of believers. According to God's command in Matthew 28: 18-20, After becoming a disciple of Christ and being baptized, a disciple of Christ must be taught the doctrine of the Christian faith, how to live the Christian life.

Nurreka Sekar Arum; Meydika Wahista Putri

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini memiliki tujuan studi guna meninjau pelanggaran yang dilakukan oleh ASN/PNS terhadap aturan asas netralitas yang telah diberlakukan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS yang telah dijelaskan bahwa para ASN dinyatakan secara tegas agar menghindari permasalahan kepentingan pribadi ataupun kelompok (golongan). Oleh sebab itu ASN/PNS tidak diperbolehkan melakukan perbuatan yang sebagaimana hal tersebut mengarah pada suatu perilaku yang membuktikan adanya partisipasi dalam politik. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melaksanakan penelitian kepustakaan dari bermacam-macam sumber yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa bagi para ASN yang telah melakukan pelanggaran akan mendapatkan sanksi hukum berupa diberhentikan dengan paksa secara tidak hormat. Sebagaimana yang telah ditetapkan bahwa larangan PNS menjadi bagian daripada parpol juga diatur dalam PP Nomor 37 Tahun 2004. Hal ini untuk memastikan bahwa ASN tidak terlibat dalam politik dan tidak dipengaruhi oleh kelompok manapun sehingga dalam penyelenggaraan pelayanan publik tidak ada diskriminasi dan pengangkatan pejabat publik dilakukan saat ini independen, sehingga tidak relevan dengan konteks politik yang ada. Dengan demikian, berdasarkan penjelasan tersebut, asas netralitas khas ASN/PNS tetap dipertahankan dan tercermin dalam pelaksanaan tugas serta tanggung jawab sebagai aparatur Negara.

Eka Yolanda Siregar; Ester Magdalena Nababan; Eunike Rehulina Ginting; Benita A Nainggolan; Dian Lorensa Ritonga +1 more

Early adulthood is a period of livelihood, discovery, consolidation and reproductive period, which is a period full of problems and emotional tension, a period of social isolation, a period of commitment and dependence, changes in values, creativity and adjustment to a new lifestyle. During this transition period he will enter his Developmental Task. On the other hand, he will be faced with a problem, including problems within himself (personal hazard), his physique (Physical hazard), and problems with society (social hazard). The method used in this paper is a qualitative method with a library approach. A literature study was conducted by reviewing various sources related to the topics discussed as a conclusion that early adulthood is a period that is not easy, many developmental tasks will be faced, problems that come and go so that many early adults do not know the direction of their life, therefore it is necessary to have a coaching to direct and guide early adults so that they become strong and strong adults in facing the tasks they will carry.        

Eka Yolanda Siregar; Ester Magdalena Nababan; Eunike Rehulina Ginting; Benita A Nainggolan; Dian Lorensa Ritonga +1 more

Early adulthood is a period of livelihood, discovery, consolidation and reproductive period, which is a period full of problems and emotional tension, a period of social isolation, a period of commitment and dependence, changes in values, creativity and adjustment to a new lifestyle. During this transition period he will enter his Developmental Task. On the other hand, he will be faced with a problem, including problems within himself (personal hazard), his physique (Physical hazard), and problems with society (social hazard). The method used in this paper is a qualitative method with a library approach. A literature study was conducted by reviewing various sources related to the topics discussed as a conclusion that early adulthood is a period that is not easy, many developmental tasks will be faced, problems that come and go so that many early adults do not know the direction of their life, therefore it is necessary to have a coaching to direct and guide early adults so that they become strong and strong adults in facing the tasks they will carry.        

Eneng Martini; Aji Noor Nugraha; Poppy Aprilio Beladona

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, serta memahami penerapan karakter disiplin bagi peserta didik melalui peran dari ekstrakurikuler polisi taruna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Taruna Nusantara Jaya desa Cisomang, Data di peroleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitiannya sebagai berikut: 1) kondisi kedisiplinan peserta didik mengalami perkembangan yang lebih baik, tetapi masih ada beberapa peserta didik yang melakukan tindak indisipliner (ringan) diantaranya indisiplner dalam waktu masuk sekolah, rambut panjang, tidak membawa atribut, dan tidak membawa helm saat berkendara. 2) pandangan peserta didik mengenai ekstrakurikuler polisi taruna bahwasannya adalah ekstrakurikuler yang baik terutama dalam hal penekanan kedisiplinan diantaranya kedisiplinan waktu dan tanggung jawab. 3) Peran ekskul POLTAR terhadap kedisiplinan peserta didik yaitu dengan melakukan kegiatan pelaksanaan kedisiplinan diantaranya mengawasi, mencatat, memperingatkan, memberi pengarahan dan menindak sesuai intruksi dari pembina dan kesiswaan.

Tiarma Fitri Malau; Lydia Nivea Indah Permatasari Silaban; Seventina Sibagariang; Enjelina; Putri Amelia Siahaan +2 more

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembinaan Warga Gereja yang Marturia atau bersaksi, Gereja sebagai tubuh Kristus dan tanda iman serta ketundukannya kepada Tuhan, gereja harus bersaksi, terutama dengan mewartakan anugerah, kebenaran, dan keadilan Tuhan kepada masyarakat dalam segala situasi dan tantangan, serta tentang anugerah Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. Bersaksi yang dimaksud adalah membuktikan kasih setianya kepada Kristus yang rela mati dikayu salib, bangkit, dan naik ke surga, supaya manusia kiranya mendapatkan hidup yang kekal dari Tuhan. Tulisan ini bertujuan untuk menggabungkan gereja yang Marturia dengan Pendidikan Agama Kristen (PAK), dimana PAK adalah pendidikan yang berpusat pada Tuhan Yesus Kristus dan Alkitab sebagai dasar atau titik acuan. PAK berperan untuk bersaksi kepada masyarakat dengan mendasarkan Alkitab dan Pendidikan Agama Kristen memberikan pengajaran yang sifatnya mendidik serta memberikan bimbingan kepada warga Gereja. Tulisan ini menggunakan metode  kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Dengan mencari berbagai sumber-sumber yang terkait dengan topik yang dibahas. Peneliti menggunakan berbagai sumber-sumber data baik berupa buku teks, jurnal ilmiah serta artikel ilmiah yang diambil dari sumber internet. Melalui tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dalam gereja, dan dapat mengatasi tantangan-tantangan Pembinaan Warga Gereja yang Marturia, terutama di zaman modern ini melalui gereja dan Tenaga PAK, supaya jemaat dan peserta didik terbimbing atas Terimplikasinya pembinaan warga gereja terhadap PAK, sehingga warga jemaat dan peserta didik mendapatkan nilai-nilai kehidupan yang daripada kesaksian hidup Kristus dengan melaksanakan tugas dan panggilan gereja terutama dengan Marturia atau Bersaksi.

Herlina Dewi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Melalui hasil Peneilitian Tindakan Sekolah (PTS) ini menunjukkan bahwa pembinaan melalui pembinaan dan pelatihan memiliki dampak positif dalam meningkatkan kompetensi kewirausahaan bagi  guru produktif dalam rangka pengembangan sekolah menuju lulusan yang mampu berdaya saing di dunia usaha, hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman guru dan terhadap pembinaan yang disampaikan kepala sekolah   ketuntasan guru meningkat dari siklus I, II, dan III ) yaitu masing-masing 20% ; 60% ; 100%. Dan nilai rata-rata juga mengalami peningkatan yang signifikan, 68 pada siklus I menjadi 74 pada siklus II dan 86 pada Siklus III. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas guru dalam meningkatkan kompetensinya guru dalam proses pembelajaran daring pada setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap capaian mutu guru, yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata guru pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan. Dari analisis data di atas bahwa pembinaan kompetensi kewirausahaan bagi guru produktif oleh kepala sekolah melalui pembinaan dan pelatihan penerapan model pembelajaran Berbasis Proyek efektif diterapkan dalam upaya meningkatkan capaian mutu guru, yang berarti proses pembinaan kepala sekolah lebih berhasil dan dapat meningkatkan mutu guru dalam proses pembelajaran,khususnya SMK Negeri 5 Telkom, oleh karena itu diharapkan kepada para kepala sekolah dapat melaksanakan pembinaan melalui work shop secara berkelanjutan.

Junedi Junedi; Kabul Laksono; Mukh Nursikin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to determine the strategy of Islamic religious education teachers in carrying out student religious moral development: a case study of SMK Saraswati Salatiga. In this study using qualitative methods sourced from the method of observation, interviews, and documentation. The data collection used in this study was carried out through primary data and secondary data, namely in the form of observations and interviews with school principals, Islamic religious education teachers, and students. These findings indicate that the implementation of student religious moral development carried out by Islamic religious education teachers in schools includes extra-school and social activities, congregational prayers, and reading the Koran and Asmaul Husna. Through this strategy, the implementation of the religious moral development of students at the Saraswati Salatig Vocational School is going well and is an action that is an affective rational action, traditional rationale, and oriented to religious values.

Hatijah Hatijah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Supervisi pembelajaran merupakan salah satu tugas Kepala Madrasah sebagai supervisor untuk melakukan pengamatan dan penilaian terhadap kompetensi (kemampuan guru) dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengajar. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan masalah diantaranya pelaksanaan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Supervisi pembelajaran masih belum maksimal dilakukan bimbingan kepada guru. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di lapangan, maka peneliti sebagai kepala madrasah ingin melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) pada MIS Maarif NU Silanggaya Kec. Tombolopao Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2021-2022. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kinerja guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 77,50%; dan 85,36%. Sedangkan peningkatan kinerja guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 69,40%; 73,33%; dan 86,67%. Dan peningkatan kinerja guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III sebanyak 7 guru, 11 guru, dan 13 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi pembelajaran memiliki efektivitas dan dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar berbasis PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).    

Mufti Fahrizal Harahap

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Fokus masalah dalam tulisan ialah menelusuri Paralelisme Prinsip Tauhid dengan Manajemen Kinerja Pegawai pada Perkebunan Kelapa Sawit Kab. Asahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang digolongkan kepada penelitian lapangan (field research), yang menghasilkan data deskriptif yaitu metode yang berusaha mencari dan menyajikan data-data dari objek yang akan diteliti. Metode pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh ialah; Pertama, pengaruh prinsip Tauhid dalam kehidupan pegawai tampak dalam sikap dan tingkah lakunya yang dilandaskan pada suatu keyakinan yaitu memiliki jiwa kepemimpinan, moral yang bersih, menghargai waktu, bertanggung jawab dan berorientasi pada produktivitas. Kedua, Prinsip Tauhid penting dalam meningkatkan manajemen kinerja pegawai PTPN IV Ashan, terdapat beberapa faktor yang mempe-ngaruhi semnagat kerja di antaranya,  agama, motivasi, penilaian prestasi dan pembinaan. Prinsip Tauhid selalu mengambil posisi dan memainkan peranan positif, dinamis, dan kreatif dalam memajukan kinerja pegawai.  

Irna Juita; Elfindri Elfindri

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi  pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) oleh Penderita Hipertensi di Puskesmas Agam Barat Kabupaten Agam. Penelitian ini mengunakan metode penelitian (mixed methods)/Metode pengumpulan data kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah Populasi dalam penelitian sebanyak 728 orang Puskesmas maninjau dan Puskesmas Lubuk Basung 320 orang menggunakan Purposive sampling. Penelitian kualitatif menggunakan wawancara, telaah dokumen dan observasi pada informan dan penelitian kuantitatif menggunanakan Analisa univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Pendidikan, pengetahuan, kemudahan akses dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan posbindu PTM oleh penderita hipertensi. Faktor yang yang paling berpengaruh adalah kemudahan akses. Input SDM sudah cukup dan untuk dari segi kualitas perlu dilakukan pelatihan, pembinaan, Dana sudah cukup dari BOK dan Nagari. Tempat sarana dan prasana yang kurang, proses pelaksanaan Pelaksanaan skrining PTM sudah maksimal seperti penyuluhan, pemeriksaan labor dan ditindak lanjuti jika ada masalah yang ditemukan saat pelaksanaa. Output PTM yang baik dan berkelanjutan belum mencapai target sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal, hal ini terlihat masih adanya masyarakat usia 15-59 tahun belum terskrining dengan baik. advokasi dan koordinasi kepada camat dan wali Nagari untuk membentuk Masyarakat dan Kampung Peduli Hipertensi, ambilance desa, peningkatan promosi kesehatan.