SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

49,120 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 2821-2825 of 2,825

Analytics

Yunis Hidayati; Nik Haryanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kepala sekolah merupakan salah satu elemen dasar bagi kemajuan sekolah. Kinerja kepala sekolah merupakan tanggung jawab pengawasan.  Pengawasan adalah menentukan apa yang telah dicapai, mengevaluasi dan menerapkan tindakan korektif, jika perlu memastikan sesuai dengan rencanaStrategi yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah yaitu pemantauan, pemeriksaan, penilaian dan perbaikan. Kinerja kepala harus ditingkatkan dan diprioritaskan.  Kepala sekolah sebagai administrator dan manajer pendidikan memegang kedudukan yang sangat penting, karena merupakan faktor penentu keberhasilan sekolah dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat, ia juga turut menetukan keberadaan sekolah tersebut di tengah-tengah masyarakat dan kemampuan dalam merespon kebutuhan-kebutuhan dan harapan masayarakat. Metode penelitiannya adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Rencana program kepengawasan dalam meningkatkan kinerja kepala MAN 2 Tulungagung    adalah melakukan identifikasi masalah, menyususn program pengawasan, melaksanakan program kepengawasan, mengevaluasi dan menganalisis hasil pengawasan, serta melakukan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.  2) Pelaksanaan Kepengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung    adalah: (a) melakukan pembinaan terhadap guru, kepala madrasah dan tenaga kependidikan yang berada di wilayah binaannya, (b) melakukan penilaian terhadap kinerja guru, kinerja kepala madrasah dan kinerja seluruh staf sekolah, dan (c) melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya. 3) Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan dalam meningkatkan Kinerja Kepala MAN 2 Tulungagung  , beberapa langkah kegiatan pengawasan yang harus dijalankan oleh seorang pengawas adalah evaluasi dan tindak lanjut setelah dilakukan penilaian, pembinaan dan pemantauan, selanjutnya melakukan tindak lanjut pengawasan ini dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan pengawasan.

Siti Amanah; Luluk Atirotu Zahro; Nik Haryanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Penelitian ini didasarkan pada gambaran kontekstual  TK Darmawanita Kromasan Ngunut Tulungagung  sebagian anak masih kurang dalam hal kreativitasnya.  anak yang belum mampu mengaplikasikan pelepah pisang untuk dijadikan sebuah karya yang dibuat oleh anak itu sendiri, karena kurangnya kemampuan anak dalam berpikir lebih kreatif dan kurangnya pemahaman anak dalam membuat sebuah kesenian menggunakan bahan alam tersebut. Serta perlu adanya peningkatan seni karya pada anak dalam pembuatan media bahan alam pelepah pisang untuk dijadikan sebuah hasil karya yang dihasilkan oleh anak itu sendiri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini jika ditinjau dari lokasi sumber datanya termasuk kategori penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara (interview), dokumentasi.

Sony Eko Adisaputro

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Motivation is the most basic factor in educational institutions to mobilize the potential of human resources to foster enthusiasm in working with organizational goals. The second factor is the leader as a leader who is able to mobilize human resources. Sensitivity leaders are expected to understand the nature and human needs. The hierarchy of human needs is expected to be another consideration in motivating staff, teachers (ustadz) or employees. Five things human needs that need to be considered are: physiological, safety, social, esteem and self-actualization needs. If a leader puts forward human values ​​in motivating his subordinates, then productivity and success can be realized in the institution or agency he leads.

Heri Isnaini

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mantras in some traditions and cultures are closely related to the values of spirituality and religiosity. Mantras can be used as a vehicle to pray and desire in the hope that they can be granted by God. Asihan becomes one type of mantra that has the function of getting the affection of the intended person. Asihan has magical powers that are suggestive that make spell pronunciation have charisma and the power to attract the attention of others. This article aims to describe the structure, context of speech, creation process, and function of the asihan. The method used in this article is descriptive-qualitative by placing text analysis as the object of research. In addition, it is also analyzed the context of mantra speech related to the practice that is a condition of obtaining the power of the mantra. The results showed that the structure of the mantra of asihan from the use of language, compounds, and themes with isotopic analysis has a relationship with the form of belief in God. Meanwhile, the context of speech and the process of creation describes the process of pronouncing mantras and practices that must be fulfilled by spell pronunciation, while the function shows the functional usefulness of mantras by spell pronunciation. 

Haryati Sahrir; Karnely Karnely; Ni Luh Gede Sri Wahyudiantri; Nurmala Kamal

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2020 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

The World Health Organization (WHO) recommendation that mothers breastfeed for a minimum of 6 months has not been achieved, this is because the psychological condition of mothers after giving birth often experiences disturbances, which will affect breast milk production. This problem can occur due to the transition period to becoming a parent, the anxiety felt during post partum can be one of the factors influencing breast milk production. The aim of this service is to This service activity is carried out with the aim of providing information about psychological adaptation in breastfeeding mothers and how to carry out this psychological adaptation to achieve optimization of the role as a mother at the Jongaya Community Health Center. The number of participants in this service activity was 15 people which was held on July 28 2023 at the Jongaya Community Health Center using the lecture and question and answer method as well as the sharing method. The results of this activity show changes in behavior in the form of successful adaptation, especially in psychological changes during breastfeeding.