Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2821-2840 of 3,170

Analytics

Prihatin Priyanto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Leader Member Exchange dan kompetensi terhadap kinerja pegawai di Pemerintah Kabupaten Pemalang baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Populasi yang digunakan adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Diskominfo, BKD, Bapenda, BPKAD, dan DPMPTSP Kabupaten Pemalang, besar sampel yang digunakan adalah 155 responden, dengan teknik proporsional stratified random sampling. Sumber data yang digunakan adalah data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, analisis jalur dan uji tunggal. Hasil analisis regresi diperoleh bahwa Leader Member Exchange dan kompetensi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, dan Leader Member Exchange, kompetensi, dan kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa (1) Leader Member Exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, (2) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, (3) Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, (4) Leader Member Exchange berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dan (5) Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis jalur dan uji sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat memediasi atau memperkuat pengaruh Leader Member Exchange terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan kerja dapat memediasi atau memperkuat pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan.

Prihatin Priyanto

Innovation, Theory & Practice Management Jour 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja dengan mediasi kepuasan kerja di Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan  dan Aset Daerah Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan sampel jenuh yaitu pengambilan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi sebanyak 87 orang. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji hipotesis langsung dan uji hipotesis tidak langsung atau uji mediasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi kerja tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja (2) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kepuasan kerja (3) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja (4) kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh terhadap kinerja (5) kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja (6) motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja tanpa dimediasi kepuasan kerja (7) kepemimpinan transformasional berpengaruh terhadap kinerja melalui mediasi kepuasan kerja.    Kata Kunci: motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, kinerja

Luh Kadek Suteri Bawantari; Kadek Agus Dwija Putra; I Made Sukma Wijaya; Desak Made Srinadi

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Tuberculosis is a major public health problem and Indonesia's future threat. The World Health Organization (WHO) states that Asia is one of the regions with the highest spread of TB in the world. And Indonesia is the third largest contributor in the world with 539,000 cases and 101,000 deaths per year. This study aims to describe the level of knowledge of tuberculosis patients about preventing tuberculosis transmission. Methods: This study uses descriptive analytical design with Cross Sectional approach. The sample in this study were patients who underwent tuberculosis examination and treatment at the Blahbatuh Health Center II in Gianyar Regency, amounting to 30 people, using the Nonprobability sampling sampling technique namely Total sampling. Data collection was carried out by interview using questionnaire guidelines which included prevention of tuberculosis transmission. The data obtained then carried out descriptive statistical analysis using the SPSS program. Results: Based on the analysis of the characteristics of respondents obtained that of the 30 respondents studied, as many as 12 people (40%) respondents aged 41-50 years, 15 people (50%) respondents attended education up to high school (SMA), and as many as 11 people (37%) respondents work in the private sector. Descriptive analysis on the level of knowledge about prevention of tuberculosis transmission found that, as many as 16 people (54%) had a good level of knowledge, 10 people (33%) respondents had sufficient level of knowledge, and 4 people (13%) had less knowledge. Conclusion: Most respondents (54%) had a good level of knowledge, 33% had sufficient level of knowledge and only 13% of respondents had insufficient knowledge about preventing tuberculosis transmission. It is expected that the related parties will be more aggressive in promoting tuberculosis, especially for sufferers and their family members.Keywords: Level of Knowledge; Tuberculosis; Prevention of Transmission   ABSTRAKLatar belakang: Penyakit tuberkulosis merupakan masalah utama kesehatan masyarakat dan ancaman masa depan Indonesia. World Health Organization (WHO), menyatakan Asia termasuk kawasan dengan penyebaran TBC tertinggi di dunia. Dan Indonesia merupakan penyumbang terbesar ke-3 di dunia dengan 539.000 kasus dan 101.000 kematian pertahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tuberkulosis tentang pencegahan penularan tuberculosis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani pemeriksaan dan pengobatan TBC di Puskesmas II Blahbatuh Kabupaten Gianyar yang berjumlah 30 orang, dengan menggunakan teknik sampling Nonprobability sampling yaitu Total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan pedoman kuesioner yang meliputi tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis statistic deskriptif menggunakan program spss. Hasil: Berdasarkan analisis pada karakteristik responden diperoleh bahwa dari 30 responden yang diteliti, sebanyak 12 orang (40%) responden berumur 41-50 tahun, 15 orang (50%) responden mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas (SMA), dan sebanyak 11 orang (37%) responden bekerja di bidang swasta. Analisis deskriptif pada tingkat pengetahuan tentang pencegahan penularan tuberculosis diperoleh bahwa, sebanyak 16 orang (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 10 orang (33%) responden memiliki tingkat pengetahuan cukup, dan 4 orang (13%) memiliki pengetahuan kurang. Simpulan: Sebagian besar responden (54%) memiliki tingkat pengetahuan baik, 33% memiliki tingkat pengetahuan cukup dan hanya 13% responden yang memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan penularan tuberkulosis. Diharapkan pihak terkait lebih gencar dalam mempromosikan tentang penyakit tuberculosis khususnya pada penderita dan anggota keluarganya.Kata kunci: Tingkat Pengetahuan; Tuberkulosis; Pencegahan Penularan

I Putu Arya Wijayantha; I Gede Yudiana Putra; I Gusti Ayu Ari Rasdini; I Nengah Sukanti

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Backgroud: Elderly is a most vulnerable to disease. Most elderly people have psychological disturbances due to the tension because it is not able to adapt to the changes experienced. One of the impacts caused by stress or emotional tension is sleep disturbance. To solve the emotional stress is needed relax condition or action that is pharmacologic and non-pharmacologic assisting elderly to fall a sleep. This study aims to determine the efforts made in meeting the needs of the elderly sleep. Methods: The method used in this study is structured interviews. Of 60 samples obtained through purposive sampling technique. The data was collected through questionnaires and interviews with the guidelines made by direct questioning of respondents and researchers have known for sure about what information will be obtained.Results: The results obtained after research are most forms of sleep problem in insomnia elderly (53,33%), most of the pharmacologic efforts in meeting the needs of the elderly sleep is taking the herbs (48,33%) and most of the effort in meeting the needs sleep non-pharmacologic elderly is a lifestyle change (48.33%). Conslusion: Based on these results, it is recommended to nurses or nursing staff to be able to make this research as a basis for thinking in meeting the needs of elderly and bed use and the pharmacological action suit non-pharmacologic sleep problems experienced by elderly.Keywords: Requirement of Sleep; Efforts; Elderly;   ABSTRAKLatar Belakang: Lansia merupakan suatu individu yang sangat rentan terkena penyakit. Sebagian besar lansia mengalami gangguan psikologis akibat ketegangan karena tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang dialami. Salah satu dampak yang ditimbulkan akibat stress atau ketegangan emosional adalah gangguan tidur. Untuk mengatasi ketegangan emosional dibutuhkan suatu terapi atau tindakan yaitu farmakologi dan nonfarmakologi yang membantu lansia untuk tertidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kegiatan wawancara terstruktur. Sampel berjumlah 60 orang yang didapatkan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pedoman kuesioner dan dilakukan dengan tanya jawab langsung pada responden dan peneliti telah mengetahui dengan pasti tentang informasi apa yang akan diperoleh. Hasil: Hasil yang didapatkan setelah melakukan penelitian adalah sebagian besar bentuk masalah tidur lansia adalah insomnia (53,33%), sebagian besar upaya farmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah mengkonsumsi obat herbal (48,33%) dan sebagian besar upaya nonfarmakologi dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia adalah merubah gaya hidup (48,33%). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan kepada perawat ataupun petugas panti untuk dapat menjadikan penelitian ini sebagai dasar pemikiran dalam memenuhi kebutuhan tidur lansia dan menggunakan tindakan farmakologi maupun nonfarmakologi sesuai masalah tidur yang dialami lansia.Kata Kunci: Kebutuhan Tidur; Upaya; Lansia.

Sri Mulyani; Edipeni Pramusinto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Pembelajaran etika tata karma dimulai dari usia dini dengan cara yang mudah dikenalkan di tempat umum dimana masyarakat berkumpul baik dilingkunan RT ,sekolah sampai tempat tempat hiburan. Untuk mencapai tempat tersebut diperlukan  jasa angkutan atau tranportasi.Tranportasi bisa mengunakan milik pribadi atau tranportasi umum. Salah satunya tranportasi umum  yang ada di Semarang adalah Bus Rapid Transit ( BRT) Semarang. Di angkutan ini tempat berkumpulnya segala lapisan masyarakat yang menggunakan kendaran untuk mencapai tujuannya. didalam kendaraan ini ada suatu etikan dalam pergaualan yang harus ditaati dan dilaksanakan masyarakat untuk menjaga hubungan baik dan santun didalam masyarakat supaya tidak terjadi keteganan baik ditinjau dari masalah sosial maupun perbedadaan agama ,budaya yang berkambang di Indonesia. Etika tatakrama selalu dijaga oleh penupang maupun krun penyelengara BRT SEMARANG sehingan mengajarankan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang santun seling membentuh  baik hubungan antar sesame .juga mendidik generasi muda menjadi tranpil cekatan kreatip dan suka menolang  dan menghormati yang tua dan menyajai yang muda .Membisakan kerjasama yang baik antar penupan ,teluransi antran agama dan mencitain sesame manusia sehinga dari sini bisa ditanamkan cita Negara dan merasa memiliki Negara sehing membentuk generasi yang santun dan cinta tanah air.Disamping itu peraturan pemerintah dalam menyikapi keadaan sekaran BRT  Semarang berpegangan pada prinsip  aman bertranportasi umum di Semarang dalam upaya menyelamatkan hidup warga dan menjaga agar Negara tetap bisa berupaya menjalankan fungsidan aturan /etika  di New Normal ini.

Mien Zyahratil Umami; Maskhurun Ayufananie

Garina 2021 Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang

Morning party dress is a dress worn in the morning and afternoon party occasions. Ready to wera dress are dress made with standard size. Thecottagecore themed ready to wear morning party dress prioritizes the choice of colors and shapes of the dress parts that give a simple impression of cottage life. This morning party dress uses fabric painting as decoration. The fabric painting motif used is a black orchid from Borneo forest. The purpose of making this final project is to find out the The process of making ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation. The method used in this final project  is observation method, library method and documentation. The result of this final project is a ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation according to the design made by author. The process of making a ready to wear themed cottagecore morning party dresses with black orchid fabric painting variation is as follows: determining the design, preparing tools and materials, determinig the size, making the basic pattern, pattern drafting, cutting, painting, sewing and finishing.

Ismail, Syarof Nursyah

Menulis merupakan proses kreatif untuk menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis. Oleh karena itu, siswa dituntut memiliki keterampilan untuk menuangkan ide dan gagasan dengan menulis. Dengan menulis ini, diharapkan siswa mempunyai rasa keingintahuan yang tinggi serta kemampuan berpikikir yang luwes. Dan diharapkan dapat mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mencipta yang dituangkan dalam tulisan yang sering disebut karya tulis ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz, untuk mengetahui cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah di MA Raudlotul Huffadz, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi madrasah dalam melaksanakan program kegiatan karya tulis ilmiah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X dan XI di MA Raudlotul Huffadz, Tabanan tahun pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumen, metode wawancara, dan metode observasi. Hasil dari karya tulis ilmiah menunjukkan bahwa: (1) Peran program kegiatan karya tulis ilmiah untuk meningkatkan daya kemampuan berpikir siswa di MA Raudlotul Huffadz seperti untuk meningkatkan keterampilan membaca, untuk mengkoordinasikan gagasan, untuk mengembangkan kemampuan (skill) dan budaya menulis, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Penilaian Akhir Semester, untuk mempersiapkan siswa berkompetisi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah, dan Hasil Karya Tulis Ilmiah (KTI) terbaik siswa menjadi koleksi perpustakaan; (2) Cara menjalankan program kegiatan karya tulis ilmiah pada tahun 2016 dan 2017 untuk kegiatan karya tulis ilmiah masih berkelompok. Guru yang memang ahli dalam bidang karya tulis ilmiah tersebut yang diamanahkan untuk membimbing siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz. Pada tahun 2018 program kegiatan karya tulis ilmiah ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz kecuali kelas XII; dan (3) Kendala yang dihadapi dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah diantaranya siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz adalah santri dan santriwati di Pondok Pesantren Al-Qur’an Raudlotul Huffadz, siswa-siswi MA Raudlotul Huffadz tidak dapat mengakses internet dan membawa peralatan elektronik, ada beberapa siswa yang malas untuk membaca refensi di perpustakaan serta menulis. Serta ada siswa yang malas untuk bimbingan kepada guru pembimbingnya, masih ada sebagian besar siswa yang belum bisa mengkoordinasikan gagasan, guru dan siswa biasa menunda pekerjaan di dalam pelaksanaan kegiatan karya tulisnya.

Arifin, Haris Nursyah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas masa pandemi covid-19 MA Al-Amin Tabanan Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi kepada siswa kelas XII MA Al-Amin Tabanan. Hasil respon siswa terhadap pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah sangat antusias. Dengan pembejaran tatap muka terbatas ini siswa dapat kembali ke sekolah dan berinteraksi dengan teman sebayanya, dapat langsung menerima pembelajaran dari guru, serta dapat berdiskusi terkait pembelajaran yang dipelajari. Hal ini menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa siswi MA Al-Amin Tabanan. Pembelajaran yang disampaikan oleh guru lebih mudah dipahami karena guru menjelaskan secara langsung tidak sebatas pemberian tugas sehingga pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan solusi yang tepat dari permasalahan yang dihadapi siwa selama belajar daring.

Amalia Nuruul Azizah; Alwi Sofyan; Muflihatul Khofifah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh pengabdi berupa pelatihan pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan braingym sebagai implementasi pembentukan karakter dan kedisiplinan bagi guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan. Kegiatan ini bertujuan untuk diantaranya: (1) saling memahami dan saling pengertian/peduli dengan orang lain dan belajar membangun kepercayaan diri dan mempercayai kepada yang lain, (2) belajar membangun tim kerja yang cakap dan handal dan memahami arti penting kerjasama kelompok dalam lingkungan kerja, (3) membangun individu dalam kelompok secara lebih energik dan mendorong individu dalam menghadapi tantangan kelompok yang ada, (4) memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan kreativitas dalam penyusunan pembelajaran olahraga rekreasi bagi siswa agar memiliki kompetensi yang kreatif dalam mengembangkan pembelajaran penjas di tingkat sekolah. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi dan praktik/latihan. Metode Ceramah ceramah digunakan untuk menyampaikan informasi kepada para guru Sekolah Dasar di Kecamatan Patimuan tentang pemrograman aktivitas fisik melalui outbound dan brain gym. Metode demonstrasi sangat penting keberadaanya dalam kegiatan pelatihan ini, karena dalam pelatihan suatu proses kerja akan lebih mudah diikuti oleh peserta pelatihan manakala ketrampilan yang akan ditransformasikan bisa dieksplisitkan secara konkrit melalui demonstrasi. Metode Praktik dilakukan oleh para guru untuk mencoba menguasai gerakan braingym dan outbound yang dapat di implementasikan pada setiap pembelajaran penjas disekolah. Dalam evaluasi, Tim Pengabdi melakukan pengamatan langsung kepada para peserta dengan kriteria antusiasme, perhatian, dan kesungguhan dalam mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil Pengabdian pada masyarakat menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik sesuai dengan program yang telah dibuat. Hal ini ditunjukkan oleh animo peserta yang cukup tinggi. Pemrograman aktivitas fisik dan praktik yang terdiri dari penguasaan teknik dasar outbond training dan brain gym yang dapat membentuk karakter bagi siswa seperti: nilai-nilai kerjasama, kepercayaan, kemampuan memecahkan suatu masalah, proses pendewasaan diri, kebersamaan, leadership (kepemimpinan), kedisiplinan, kemampuan akselerasi untuk mencapai suatu tujuan, melatih mental dan keberanian serta kesenangan batiniah. Indikator keberhasilan ditandai dengan tingginya motivasi peserta dalam mengikuti kegiatan ini serta dimilikinya pengetahuan dan keterampilan baru tentang outbond dan brain gym.

Buchori, Achmad; Prasetyowati, Dina

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif matematika pada materi lingkaran kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development (R&D), dan model yang digunakan yaitu model pengembangan 4-D, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap 3-D saja yang meliputi: tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan media (develop). Penelitian ini menggunakan uji validitas ahli media oleh dosen dan uji validitas ahli materi oleh guru Matematika dengan menggunakan skala likert dan prosentase validasi. Hasil validasi ahli media didapatkan rata-rata nilai validasi sebesar 3,71 dan prosentase validasi sebesar 92,74, sedangkan hasil validasi ahli materi didapatkan rata-rata nilai validasi sebesar 3,87 dan prosentasi validasi sebesar 96,7. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul interaktif berbasis AR matematika pada materi geometri untuk kelas VIII teruji kevalidan dan kelayakannya.

Kusjuniati, Kusjuniati

Baznas Kota Denpasar memiliki berbagai upaya dalam melakukan penghimpunan dananya seperti penghimpunan dana melalui system transfer bank, penerimaan secara langsung tunai ke kantor Baznas dan berbagai UPZ yang yang telah dibentuk oleh Baznas kota Denpasar juga dengan menggunakan sistem kencleng yang didistribusikan ke sekolah-sekolah islam di kota Denpasar seperti MI, MTS, MA dan SMK Islam dan TPQ lainnya. Program sistem kencleng diutamakan untuk anak-anak yang bersekolah di sekolah-sekolah islam tersebut dalam rangka untuk mendidik anak-anak berinfak dan bersedekah untuk sesamanya yang membutuhkan.Program kencleng ini bertujuan untuk mendidik anak-anak belajar berinfaq dan sedekah sejak usia dini. Selain itu, dengan adanya program ini mengajarkan anak-anak agar memiliki rasa peduli terhadap orang lain, belajar ikhlas dan bisa mengatur keuangannya.

Salsabila, Ajeng Tiara Putri; Shafia Khalisan, Anisa anindya

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Bandung dijuluki sebagai kota pendidikan, karena di dalamnya terdapat 90 perguruan tinggi. Pancasila merupakan landasan dalam berbagai pelaksanaan hukum maupun bermasyarakat bagi warga negara. Sila ke-3 yaitu ‘Persatuan Indonesia’ merupakan salah satu kunci dalam membangun bangsa karena tanpa adanya persatuan dan kesatuan suatu bangsa akan mudah goyah baik itu melalui ancaman dalam maupun luar negeri. Salah satu bentuk persatuan dan kesatuan adalah toleransi. Generasi muda sebagai agen perubahan bangsa diharapkan mampu memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, berada di barisan paling depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui perbedaan yang dirasakan serta tanggapannya, dan pengaruh perbedaan tersebut dalam mengimplementasikan nilai - nilai persatuan dan kesatuan di lingkungan perguruan tinggi Bandung. Untuk memenuhi kebutuhan penelitian, dilakukan pengumpulan data dengan menyebarkan formulir ke objek penelitian terkait. Dari hasil yang didapat, mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dinilai sudah menanamkan toleransi dalam dirinya sebagai bentuk dari semangat persatuan dan kesatuan.

Nurhasanah, Lanny; Siburian, Bintang Panduraja; Fitriana, Jihan Alfira

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Globalisasi merupakan suatu peristiwa yang menimbulkan banyak perubahan dalam segala aspek kehidupan masyarakat terutama generasi muda. Kemudahan dalam mendapatkan informasi mengubah pola pikir generasi muda menjadi lebih modern. Hal ini, dapat mempengaruhi minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional Indonesia. Oleh karena itu, penulisan paper ini bertujuan untuk memaparkan tentang pengaruh modernisasi terhadap minat generasi muda dalam melestarikan kesenian tradisional indonesia di era globalisasi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yaitu dengan studi pustaka dengan mengumpulkan berbagai referensi baik sumber primer dan sekunder yang relevan dengan generasi muda dan kesenian tradisional di era globalisasi. Hasil dari kajian penelitian menunjukkan bahwa arus globalisasi sangat mempengaruhi kehidupan dan pola pikir generasi muda menjadi lebih modern, pemikiran ini membuat sebagian dari mereka berpikir bahwa sesuatu yang tradisional seperti kesenian tradisional itu sesuatu yang kuno sehingga ketertarikan dan minat mereka terhadap kesenian tradisional mulai berkurang dan mulai melupakan kesenian tradisional. Faktor lainnya adalah banyaknya generasi muda yang menganggap kesenian dari negara asing itu lebih baik dan lebih menarik daripada kesenian tradisional Indonesia, dan juga kurangnya kesadaran mereka akan pentingnya mempertahankan kesenian tradisional yang merupakan identitas nasional Indonesia.

Sutoyo, Sutoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

       Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa mengandung konsekuensi logis untuk dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) menghasilkan profil   pembelajaran pendidikan Pancasila yang saat ini berlangsung; (2) Mengetahui penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran pendidikan Pancasila ;(3) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan karakter mahasiswa.          Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Strategi penelitian menggunakan sudi kasus tunggal. Subjek penelitian ini adalah para dosen Pancasila dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah pendidikan Pancasila. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik trianggulasi. Data yang terkumpul  dinalisis dengan teknik interaktif.        Hasil penelitain dapat disimpulkan bahwa : (1). Pembelajaran pendidikan Pancasila dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan. Masih ada dosen yang mengajar belum seseuai dengan kompetensinya.. Pada umunya dosen dalam mengajar masih menggunakan model pembelajaran konvensional melalui metode ceramah bervariasi; (2) Pendidikan Pancasila sebagai mata kuliah memiliki peran yang strategis dalam pembentukan karakter mahasiswa; (3) Ada beberapa faktor yang mempengaruhi implementasi pembelajaran pendidikan Pancasila dalam penguatan pendidikan karakter  yaitu : (a) dosen pengajar; (b) mahasiswa; (c) materi pembelajaran ;  (d) sarana  prasarana; dan (e) lingkungan.      Kata kunci : Pembelajaran,  Karakter, Pendidikan Pancasila

Adji Pradana, Muhammad Nurkholis; Sari Andayani

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2021 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menguji menganalisis, menguji, dan membuktikan pengaruh variabel sistem informasi akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan dengan good corporate governance sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk. Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran angket atau kusioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Good Corporate Governance berpengaruh terhadap Kualitas Laporan Keuangan. Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi berpengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan.

Kristine Dareda; Berthina H. Korah

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Berdasarkan hasil survey awal yanag dilakukan di SMK V Manado diketahui bahwa setiap tahunnya terjadi peningkatan angka drop out dikarenakan beberapa faktor diantaranya pergaulan bebas, dan hamil diluar nikah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas inovasi metode edukasi  remaja  dalam upaya preventif  penyakit menular seksual ( pms ) /infeksi menular seksual (ims) di SMK V Manado. Metode yang digunakan yaitu pra experimental designs dengan pendekatan rancangan two group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini yaitu 40 responden dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner, selanjutnya diolah menggunakan SPSS dengan uji Statistik yaitu T-Berpasangan. Hasil dalam penelitian yaitu pada metode edukasi secara langsung nilai p=0.005 dan pada metode edukasi menggunakan media internet (whatsapp) nilai p=0.001. Kesimpulan edukasi secara langsung atau menggunakan media internet (whatsapp) masih efektif dilaksanakan.  

Nelawati Radjamuda; Ike Fitrah; Agust Laya

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Gizi buruk menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Salah satu masalah pertumbuhan pada balita adalah terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak sehingga anak tumbuh tinggi tidak sesuai dengan umurnya yang disebut dengan balita pendek atau stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ollot tahun 2019. Desain pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan penelitian survey analitik. Sampel yang sebanyak 91 responden. Analisis yang digunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini sebanyak 13% balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot yang berat lahirnya <2500gram BBLR, 75% berstatus infeksi penyakit (diare dan ISPA), 65% tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 91% balita memiliki status imunisasi dasar lengkap. Dililihat dari hasil analisis terdapat hubungan beramakna antara faktor pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot Tahun 2019. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten untuk dapat memberikan informasi secara luas melalui penyuluhan maupun pelatihan kepada masyarakat ataupun kader kesehatan mengenai status gizi balita khusunya stunting.    

Joelyismianto, Aamdea Cahyana; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Pada saat ini banyak masyarakat mulai melihat produk makanan berdasarkan kehalalannya, perhatian masyarakat pada kosmetik dan tempat-tempat yang berbasis syari’ah. Dari berbagai macam merek kosmetik dan perawatan kulit Oriflame menjadi salah satu pilihan masyarakat.Dari latar belakang tersebut maka dapat diambil rumusan masalah sebagai berikut,1)Apakah ada pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.2)Apakah ada pengaruh sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.3)Apakah ada pengaruh promosi dans ertifikasi halal secara simultan terhadap keputusan pembelian produk Oriflame?.Penelitian ini bertujuan 1)Untuk mengetahui pengaruh Promosi terhadap keputusan pembelian produk Oriflame.2)Untuk mengetahui pengaruh Sertifikasi Halal terhadap keputusan pembelian produk Oriflame.3)Untuk mengetahui pengaruh Promosi dan Sertifikasi Halal secara simultan terhadap keputusan pembelian produk Oriflame di Denpasar.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian ini adalah member Oriflame yang melakukan order pada consultant Ayu Samira 5377073. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang. Teknik yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah uji regresi berganda dan uji asumsi klasik dengan menggunakan SPSS for windows 10 versi 25.Dari hasil pengolahan data ditemukan hasil penelitian bahwa uji regresi beganda adalah 7.324, 0893 dan 0.331, kemudian di dapatkan hasil uji Parsial untuk pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian sebesar 3.728 dan pengaruh sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian sebesar 3.147 dengan hasil Uji F yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antar variabel independent terhadap variabel dependent. Serta hasil dari uji koefisien determinasi R² sebesar 0,318 yang artinya besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukkan bahwa variabel independen yang terdiri dari promosi dan sertifikasi halal memiliki pengaruh cukup hingga mencapai 31.8% terhadap Keputusan Pembelian Produk Oriflame pada Kalangan Mahasiswa di Denpasar.

Widiastuti, Eka; Kusjuniati, Kusjuniati; Iswahyuni, Iswahyuni

Jurnal Maisyatuna 2021 STAI Denpasar Bali

Salah satu produk Tabungan IB Hijrah yang dimiliki Bank Muamalat Indonesia adalah Tabungan IB Hijrah Rencana. Rencana dan impian di masa depan memerlukan keputusan perencanaan keuangan yang dilakukan saat ini. Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana Strategi Pemasaran Tabungan IB Rencana di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar?, 2) Bagaimana Minat Nasabah terhadap produk Tabungan IB Rencana di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar?, dan 3) Bagaimana Strategi Pemasaran produk Tabungan IB Rencana bisa menarik Minat Nasabah di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Strategi Pemasaran tabungan IB Rencana di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar, 2) Minat Nasabah terhadap Produk tabungan IB Rencana di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar, dan 3) Strategi Pemasaran Produk tabungan IB Rencana bisa menarik minat nasabah di Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan triangulasi dalam pengujian kredibilitas sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Serta teknik pengumpulan data berupa: Wawancara dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian 1) Strategi Pemasaran Bank Muamalat Indonesia cabang Denpasar dalam memasarkan produk yaitu menyasar Islamic Organization, sekolah-sekolah Islam dan nasabah yang sudah mempunyai produk. 2) Minat nasabah terhadap produk tabungan IB Hijrah Rencana cukup besar, karena tabungan iB Hijrah Rencana merupakan tabungan yang bermanfaat untuk masa yang akan datang karena fleksibel, persyaratan mudah dan jangka waktu bisa dipilih sesuai kebutuhan. 3) Melakukan berbagai upaya dan inovasi produk tabungan IB Hijrah Rencana dan faktor yang mempengaruhi minat nasabah dalam memilih produk yaitu kebutuhan nasabah itu sendiri.

Lella Anita

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Banyak UMKM yang ada di daerah sekitar kita masih menggunakan pencatatan pengeluaran usaha secara sederhana dan sejatinya belum mengerti bagaimana perhitungan dari harga pokok penjualan dan bagaimana caranya memanajemen resiko-resiko yang ada pada usaha yang dimiliki, Alasannya para pemilik usaha ini hanya tau dari banyaknya penjualan, yang penting untung dan masih ada modal untuk usaha lagi. Selain itu para pemilik UMKM ini terkadang hanya membuka usaha dengan modal nekat tanpa memperhatikan resiko resiko yang dihadapi dan cara mengatasinya. Kegiatan sosialisasi ini bertitiktolak pada pendampingan masyarakat pemilik UMKM yang ada di Desa Telogo Rejo Batanghari Lampung Timur, melalui Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Dan Manajemen Resiko mampu meningkatkan kualitas para pemilik UMKM agar dapat mengelola keuangannya dengan baik serta meningkatkan kualitas usahanya. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan perhitungan harga pokok penjualan dan manajemen resiko.