Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 2821-2840 of 2,946

Analytics

Sama'un Sama'un; Ahmad Bahrudin; Ach. Ghufron

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Children are the next generation of the nation. Therefore they must receive serious attention and education from an early age. Early childhood is a child who is zero years old or from birth to approximately eight years old. At this age is a period that greatly influences the next stage. However, whether we are aware of it or not, today many parents feed their children too much on their formal education. Many are not aware of the benefits of learning spirituality as a support in forming moral character in children. Guidance that is practical to use without the need to add to the burden on children's minds, namely by getting used to starting or ending activities by reciting blessings. So that they feel peace of mind and always remember and can bring up a sense of love for the Messenger of Allah from an early age.

Dwitya Agustina; Risman Nugraha; Muhammad Isra Nurullah; Naufal Irfan Achmad; Nurul Azizah Maqbul +1 more

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bencana Erupsi Gunung Semeru pada bulan Desemeber 2021 menarik hati kemanusiaan untuk hadir dan berkontribusi dalam membantu pemulihan korban bencana. Hasil Assesment menunjukan banyak para petani yang sulit untuk bisa bangkit lagi memulai pertaninan, para bisnis UMKM yang membutuhkan pengetahuan manajemen, anak-anak yang terhambat fasilitas sekolahnya sertaa krisi akidah akibat krisi ekonomi oeleh karena itu dibuatlah Kegiatan dengan hasil Asessment kebutuhan Masyarakat sekitar yaitu Pengembangan Pertanina, Pengembangan UMKM, Mengajar anak-anak dan Fundrising untuk pembangunan sarana prasana kegiatan dakwah dengan nama Program Probabinsa yaitu Program Bantu Bina Desa. Program ini bertujuan untuk Pengembangan Desa menjadi Desa Madani. Pelaksanan dilakukan secara lansgug oleh tim Probabinsa bersama para Volunteer. Kegiatan berlansgung selama 10 Hari. Hasil kegiatan menunukan efek positif bagi masyarakat semua program terlaksana dengan baik beberapa memenuhi target dan beberapa hampir mencapai target.    

Rahmanti, Ainnur; Septediningrum, Septediningrum

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Latar belakang: Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kegagalan pemberian ASI pada anak, diantaranya karena faktor ibu bekerja. Pada survey awal di Posyandu melati kelurahan Gayamsari terdapat 35 orang ibu bekerja yang memberikan tambahan susu formula untuk anaknya yang masih berumur kurang dari enam bulan. Hal ini merupakan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tujuan : Penulis ingin mengetahui alasan ibu bekerja yang memberikan susu formula pada anaknya. Metode:  Dengan metode pemberian kuisioner dan wawancara terstruktur untuk menceri datanya. Pengambilan data ini dilakukan kurang lebih tiga bulan lamanya. Hasil: Kegagalan terbesar disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu akan pentingnya ASI ekslusif dan keterbatan waktu dalam pemberian ASI. Saran : Pengetahuan akan pentingnya ASI ekslusif menjadi salah satu faktor penentu sikap ibu dalam memberikan ASI esklusif sehingga peran keluarga dan dukungan lingkungan sekitar sangat diprlukan.

Setyawan, Martin; Perkins, Ravenska

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Rown Division adalah sebuah usaha di bidang clothing anak muda yang berada di kota Solo dan berusaha untuk mengembangkan area pemasaran. Pengembangan teknologi informasi yang sangat cepat merubah perilaku konsumen dalam berbelanja secara online dengan menggunakan teknologi ponsel. Hal tersebut membuat dunia usaha juga harus berinovasi di bidang teknologi untuk tetap dapat mengikuti perilaku belanja konsumen, maka dibuatlah penelitian perancangan user interface mobile untuk system ordering Rown Division. Desain meliputi pemetaan kebutuhan pengguna, dan desain user interface yang disesuaikan dengan user experience. Melalui penelitian desain user interface mobile ordering diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada konsumen dalam berbelanja di Rown Division dengan menggunakan aplikasi ponsel dan dapat membantu perusahaan dalam pengembangan pemasaran.

Ema Hidayati; Agung Budi Sardjono

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2022 Universitas 17 Agustus 1945

Balai desa Weleri merupakan tempat untuk mewadahi kegiatan pelayanan masyarakat desa. Di area balai desa terdapat polindes yang merupakan fasilitas Kesehatan bagi masyarakat dan PAUD untuk kegiatan belajar anak – anak di desa Weleri. Dengan banyaknya kegiatan yang ada di balai desa pada waktu yang bersamaan sehingga ruang atau fasilitas yang ada di balai desa tidak maksimal untuk mewadahi kegiatan tersebut. Ini dikarenakan penataan layout dan sirkulasi ruang yang ada di balai desa belum terkendali dengan baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk memaksimalkan kebutuhan ruang dari kegiatan yang ada di balai desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menggunakan pendekatan studi kasus pada obyek yang dipilih dengan memperoleh data dari pihak yang dituju yang kemudian dikumpulkan menjadi sumber data. Sumber data kemudian diolah dengan dianalisa oleh penulis sehingga menghasilkan sebuah temuan atau solusi dari permasalahan. Pembagian zonasi pada denah Balai Desa dengan mengefektifkan kegiatan dengan sirkulasi ruang menghasilkan penambahan ruang pada zona tertentu yaitu, zona public terdapat ruang pelayanan, warung PKK, Cafetaria, aula, ruang belajar PAUD; zona privat terdapat ruang kepala desa, ruang sekertaris desa, ruang PKK, ruang guru PAUD; zona semi public terdapat ruang staff perangkat. 

Nurasia Natsir; Yuliyanah Sain; Aliah, Nuraziza

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

In human development, it is often characterized as a developmental milestone where new behaviors emerge and are increasingly complex as the stages of development appear in this modern era. Development does notoccur at a constant pace. A relatively fast growth (spurt) can be interspersed with slow growth (plateau).Some scholars use such uneven patterns of growth and change as evidence of qualitatively different periods of development. From the results of the study found 3 factors that have the potential to affect the development of each child's reasoning,namely; Hereditary factors (heredity), environmental factors, heredity and environmental factors that interact to form behavior. The characteristics inherited by each child have a sensitive period, namely when children are active and motivated learners and when children construct their knowledge based on experience. In implanting physical and cognitive devices there is thought and language becoming increasingly interdependent; As thought and language begin to fuse, children often talk to themselves which is known as self-talk. Self-talk has an important function in cognitive development: By talking to themselves, children learn to guide and direct their own behavior in the process of performing difficult tasks and performing complex maneuvers_just as adults guide them.

Muhammad Dzikri Abadi; Aranta Prista Dilasari; Ita Shobakhul Lama’ah; Fitrotul Azizah; Nurus Sabillah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

The purpose of Community Service is to improve the quality of early childhood in reading the Qur'an in Lopang Village, Kembangbahu Regency and find out what obstacles are experienced in learning the Quran at TPQ Syuhadak. The method used by preparing material that will later be applied as an interactive learning method. So that it is easy to understand and remember by children. From this dedication, it can also be known what obstacles and obstacles exist in TPQ Shuhadak both internally and externally in an effort to improve the quality of reading the Quran in early childhood.  

Marthen Timisela; Nimrod Baab

Jurnal DIKMAS 2021 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Civic education plays an important role in shaping the morals and character of the nation's children, especially in the midst of the increasingly strong current of globalization. This article aims to explore the importance of civic education in the context of Jayapura City, by emphasizing the moral and ethical aspects that need to be instilled in the younger generation. Through literature review and data analysis, this article seeks to provide insight into how civic education can be a tool for building the morals of the nation's children in the era of globalization.

Alwi Sofyan; Alfi Muklis Kurniawan; Agnes Rosaliana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Parenting socialization activities regarding the importance of intellectual and character education in dealing with the times are to introduce and socialize true parenting education for the community. Thus, socialization participants are expected to be able to practice the material socialized to their children in everyday life, so that a generation with intellectual and character is produced. The socialization was carried out using direct observation, interviews, and socialization methods, by means of: lectures/providing information and training. As a result of these activities, participants gain knowledge related to parenting; and commit to practice it with their own children.

Nur Budi Nugraha; Tri Yuliati

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2021 UNIVERSITAS STEKOM

The development of technology is currently growing very rapidly making it easier for the community to convey information. 2D animation can be a means of socialization for the sake of interesting and efficient information. In the midst of the widespread Covid-19 outbreak in Indonesia, the government took several steps to minimize the spread of Covid-19 by socializing including to schools. The school always reminds its students to comply with health protocols. However, less interesting socialization makes children less enthusiastic in understanding the purpose of socialization. The purpose of this research is to make a 2D animated video about Covid-19. This 2D animated video is made as attractive as possible with characters and sound effects that children like so that children become interested in learning and understanding about covid-19. Based on the results of this educational media test, it has been tested on children and helps children in the process of delivering information about covid 19 more effectively and interestingly. Of the 20 respondents, 60% (12 people) agreed that animated videos help children understand covid 19

suargana, lisnawati; Anggraeni Dewi, Dinie

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Bangsa Indonesia selaku negara yang tidak dapat menjauhi tantangan globalisasi, namun dengan berpegang pada Pancasila selaku panduannya, prinsip Indonesia hendaknya bisa mempertahankan jati diri serta eksistensinya. Riset ini berisi tentang apabila memelihara semangat nasionalisme dalam benak generasi muda semenjak masa anak- anak akan membuat mereka lebih tangguh terhadap pengaruh negatif serta pergantian moral yang menjadi- jadi di masa globalisasi. Jadi, dengan memantapkan moralitas serta etika lewat pembelajaran Pancasila, generasi muda Indonesia bakal lebih siap buat hadapi globalisasi serta mempertahankan fakta diri Indonesia dikala yang bersamaan. Nilai kebudayaan yang jadi ciri bangsa Indonesia, semacam gotong royong, silahturahmi, ramah tamah dalam warga jadi keistimewaan dasar yang bisa menjadikan masing- masing orang warga Indonesia untuk mencintai serta melestarikan kebudayaan bangsa sendiri. Tetapi ciri masyarakat Indonesia yang diketahui selaku masyarakat yang ramah serta sopan santun disaat ini mulai pudar semenjak masuknya budaya asing ke Indonesia yang tidak bisa dipilih dengan baik oleh warga Indonesia. Hingga, dalam Mengenai ini pemerintah mempunyai peranan berarti buat mempertahankan nilai- nilai kebudayaan Indonesia dalam kehidupan masyarakatnya. ABSTRACT Indonesia as a country that cannot resist the challenges of globalization, but by adhering to the pancasila as its guidelines, its principles should be able to defend itself and existence. The research is about keeping a nationalistic spirit in the minds of youth since childhood will make them more resilient to the negative influences and the demoralizations of globalization. So, by reinforcing morality and ethics through pancasila study, the Indonesian younger generation will be better equipped to face globalization and maintain Indonesian fact at the same time. The cultural value of the Indonesian people, such as cooperation, silahturahmi, isa basic privilege that can make indonesians love and preserve their own culture. But the Indonesian people known as a friendly and civilised society have begun to wane since the influx of foreign cultures into Indonesia that Indonesia has not been able to choose well. Until then, governments have a meaningful role to maintain Indonesian cultural values in their societies

Adha, Muhammad Mona; Ulpa, Eska Prawisudawati

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang. Penanaman dan penguatan karakter peserta didik era modern saat ini memiliki tantangan tersendiri khususnya bagi para guru di Indonesia. Tantangan juga dihadapi oleh diri siswa itu sendiri ditengah perkembangan teknologi dan informasi yang super cepat dan dapat dijangkau dengan mudah. Guru harus menyesuaikan keadaan perubahan situasi modern saat ini dengan perkembangan diri siswa, agar nilai positif menjadi transformasi diri untuk memiliki karakter yang baik selaras dengan budaya atau adat istiadat yang melekat kuat di Indonesia. Sebagai bangsa yang kuat di era modern ini haruslah mempunyai prinsip-prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Implementasi pendidikan karakter di sekolah diperlukan kompetensi guru yang mampu turut berkompetisi di era modernisasi ini. Di era modern saat ini penanaman dan pengembangan nilai-nilai karakter menemui hambatan yang cukup signifikan dibandingkan dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu, hal tersebut turut dipengaruhi oleh perkembangan yang terjadi di sekitar siswa maka dari itu kreativitas dan inovasi antara orang tua dan pendidik harus terus dikembangkan. Intensitas komunikasi antara siswa, orang tua, dan guru dilakukan dua arah dan memposisikan diri sebagai pendengar yang baik bagi siswa saat berada di rumah dan di sekolah.

Nelawati Radjamuda; Ike Fitrah; Agust Laya

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2021 Universitas Muhamadiyah Manado

Gizi buruk menyebabkan terhambatnya pertumbuhan pada anak-anak. Salah satu masalah pertumbuhan pada balita adalah terhambatnya pertumbuhan tinggi badan anak sehingga anak tumbuh tinggi tidak sesuai dengan umurnya yang disebut dengan balita pendek atau stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita umur 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ollot tahun 2019. Desain pada penelitian ini menggunakan cross sectional dengan penelitian survey analitik. Sampel yang sebanyak 91 responden. Analisis yang digunakan chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini sebanyak 13% balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot yang berat lahirnya <2500gram BBLR, 75% berstatus infeksi penyakit (diare dan ISPA), 65% tidak mendapatkan ASI Eksklusif, dan 91% balita memiliki status imunisasi dasar lengkap. Dililihat dari hasil analisis terdapat hubungan beramakna antara faktor pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ollot Tahun 2019. Diharapkan Dinas Kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten untuk dapat memberikan informasi secara luas melalui penyuluhan maupun pelatihan kepada masyarakat ataupun kader kesehatan mengenai status gizi balita khusunya stunting.    

Euis Kusumarini; Andi Aslindah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Alat  Permainan  Edukatif  (APE)  diharapkan  agar  proses  pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan sehingga anak betah,tidak merasa bosan dan fokus dalam belajar. Walaupun telah diketahui bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) sangat menunjang bagi terlaksananya proses belajar yang efektif namun perlu mengkreatifitaskan lebih banyak variasi di sekolah dalam menggunakan Alat Permainan Edukatif (APE) secara maksimal dalam proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan  minat  belajar  anak, pengabdi akan menerapkan suatu tindakan dalam bentuk penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) disiapkan oleh guru sesuai dengan kebutuhan pokok bahasan yang akan diajarkan pada anak dan didapat dengan mudah bisa gunakan bahan dari tersedia dibeli, barang bekas ataupun dalam bentuk kreatifitas lain yang bisa dibentuk, dibuat, digunakan dan dimanfaatkan terutama guru memiliki keahlian  keterampilan untuk hal tersebut perlu membekali diri dari sosialisai, pelatihan dan seminar  untuk belajar lagi dan memuntut hal baru dari ilmu pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil dari sosialisai tersebut adalah berjalan dengan lancar dan tercapainya salah satu cara pilihan  untuk  dapat  membantu  dan  saling memberikan kebermanfaatan bersama dalam kemajuan dibidang pendidikan anak usia TK terutama usia 5 sampai 6 tahun dalam memotivasi mereka selain guru, peserta didik juga pihak lain yang berkepentingan dalam memajukan dunia pendidikan agar anak anak yang merupakan bagian dari nantinya sebagai penerus bangsa merupakan anak anak yang cerdas selain kognitifnya, keterampilannya juga prilaku serta wawasan dan pengembangan dirinya yang dimiliki berguna dan bermanfaat kelak nantiya baik bagi dirinya orang lain lingkungan dan negara tentunya.  

Katrina Feby Lestari; Norma Onggang; Ni Nyoman Udiani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Around 40% there are still children of pre-school age who have not been able to do their developmental tasks according to their age. In addition, in the kindergarten, finger painting activities have never been done on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. This type of quantitative research with a one group pretest posttest approach, a population of 32 people and a sample of 15 people with purposive sampling technique. Data analysis used the Wilcoxon test, with finger painting as an independent variable and fine motor dependent. The results of the pretest study were 8 respondents (53.3%) suspect and the posttest was 13 respondents (86.7%) normal. The results of bivariate analysis obtained p value 0.014 <0.05, there is an effect of finger painting activities on the soft motor development of pre-school children in Tunas Kelapa Kindergarten Group B Tinigi Village, Galang District. It is hoped that this research can be additional knowledge for parents so they can optimize the development of their children.

Amalia Nuruul Azizah; Febri isnawati; Fitri Rahmawati

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali minuman yang beredar dikalanganmasyarakat. Salah satunya minuman yang menawarkan khasiat kesehatan bagi tubuh. Di indonesia banyak minuman kesehatan yang sudah biasa dikonsumsi, salah satunya minuman jahe. Hanya saja karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu yang lama sehingga minuman ini tergeser oleh minuman lain yang lebih praktis, selain itu juga minuman jahe kurang memiliki daya tarik terhadap anak muda yang lebih memilih minuman yang kekinian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan suatu inovasi dengan membuat minuman herbal instan dengan menggunakan bahan baku jahe yang dilakukan pelatihan juga kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah menikmati khasiat dari minuman jahe tersebut dan dapat menjadi peluang usaha untuk meningkatkan penghasilan terutama untuk ibu-ibu. Dalam kegiatan pelatihan ditemukan suatu temuan bahwa masyarakat sangat membutuhkan kegiatan yang mampu memberdayakakan ibu-ibu sehingga mamu menambah penghasilan keluarga. Selain itu ditemukan data bahwa setelah minuman jahe dikemas secara instan peminat minuman tersebut bertambah dari kalangan masyarakat muda hingga tua.

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Hartini, Sri; Suryanti, Hera Heru Sri; Utami, Ferisa Prasetyaning; Wiharko, Triyarsi

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Adanya covid-19 mengubah strategi pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah berubah menjadi program pembelajaran secara daring. Tugas orang tua di masa pandemi ini memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan belajar kepada anak. Orang tua akan berperan seperti halnya guru disekolah untuk mengontrol dan mengawasi anak dalam proses pembelajaran dirumah. Kondisi orang tua di SDN Kestalan No.5 Surakarta memiliki kendala terkait strategi efektif untuk melakukan pendampingan belajar bagi anak dirumah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan Individual Learning-Centered (ILC). Pendekatan ini berfokusi pada aktivitas belajar anak yang memahami keunikan dan potensi anak dalam belajar. Metode yang dapat digunakan pada pendekatan ini adalah sharing information, experience based dan problem-solving based. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah orang tua telah memahami cara untuk melakukan pendampingan pembelajaran secara efektif ditinjau dari gaya belajar anak, kedekatan emosi anak, pemahaman kemampuan dan potensi anak dan komunikasi efektif.Kata kunci:Pendampingan belajar, invidividual learning centered

Silalahi, Gabriella Arsani Linggom

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan perkembangan saraf motorik anak-anak difabel melalui kegiatan bercocok tanam melalui media tanam hidroponik. Kegiatan pengabdian ini dilakukakn di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta dengan mengadakan kegiatan mengedukasi, prakktek, dan ppembinaan. Pentuk edukasi yang diberikan kepada mitra terfokus pada apa itu hidroponik, bagaimana cara merawat tanaman yang menggunakan media tanam hidroponik, bagaimana menyemai benih yang ada sehingga menjadi bibit yang bisa dipindahkan ke instalasi hidroponik, dan lainnya. Hasil kegiatan pengabdian ini dari kegiatan mengedukasi, praktek, dan pembinaan adalah memhaminya dan dapat mempraktekan ilmu yang didapat dengan baik, dan dapat membantu mereka untuk tetatp produktif dengan adanya kegiatan ini dimasa pandemi

Ns. Erni Suprapti; Rika Desiana Lydia Sari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2021 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Preschoolers are children aged three to six years. Covid - 19 is a pandemic that is shaking the world right now. Due to the Covid - 19 pandemic, children cannot play with friends outside the home. Limited play space for children makes it easy for them to feel bored just to stay at home, causing children to become anxious. The purpose of this case study is to apply storytelling play therapy to reduce anxiety levels in preschool-aged children at home due to the covid-19 pandemic. The method of this case study is descriptive. The result of the case study is a decrease in anxiety score in subject I from 45 to 30 and subject II from 51 to 34. The conclusion of this case study shows that storytelling therapy is effective in reducing the anxiety level of preschool children. Suggestions for this case study are expected that parents can apply storytelling to reduce anxiety levels in children at home due to the Covid-19 pandemic.