Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2781-2800 of 3,182

Analytics

Akhiles Shyantica Wisnumurti; Christy Mahendra; Suyudi; Rosalina Yani

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Aplikasi media pembelajaran huruf dan angka untuk anak usia dini dengan konsep gamifikasi berbasis android ini dilatar belakangi kurangnya pemahaman siswa-siswa PAUD Desa Karanggintung, pada materi huruf dan angka. Di PAUD Desa Karanggintung, para siswa belum memahami materi huruf dan angka tersebut dengan baik. Penggunaan metode pembelajaran yang konvensional, belum adanya pengembangan media yang lain, anak menjadi mudah bosan dan kurang berkonsentrasi pada pelajaran menjadi alasan kurangnya pemahaman pada materi huruf dan angka. Perlu diciptakan inovasi baru yang searah dengan tujuan penelitian yaitu terbangunnya media pembelajaran huruf dan angka dengan konsep gamifikasi berbasis android, guna meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman pada anak. Penelitian ini menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation).   Hasil evaluasi skala benchmark User Experience Questionnaire (UEQ), Aspek Daya Tarik (attractiveness) dengan nilai 2,43, Aspek Efisiensi (efficiency) dengan nilai 2,22, Aspek Kejelasan (perspicuity) dengan nilai 2,08, Aspek Ketepatan (dependability) dengan nilai 2,11, Aspek Stimulasi (stimulation) dengan nilai 2,45 dan Aspek Kebaruan (novelty) memperoleh nilai 2,23. Dengan demikian, maka keenam aspek UEQ memperoleh hasil  Excellent (baik sekali) di atas rata-rata. Aplikasi media pembelajaran ini dapat membantu meningkatkan pemahaman dan motivasi para siswa, pada pembelajaran materi huruf dan angka.

Cici Puspa; Pendi Hasibuan; IswantirM; Arman Husni

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di Ponpes Darussalam Pinagar. Berdasarkan observasi yang telah penulis lakukan bahwa guru Al-Qur’an Hadits sebelum menerapkan metode Wahdah dan Kitabah siswa banyak kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an dengan alasan tidak ada waktu untuk menghafal bahkan ada siswa yang memang belum bisa membaca Al-Qur’an, sehingga saat pembelajaran ada beberapa siswa yang memang tidak masuk karna takut pada hafalan, sedangkan pada saat guru menyampaikan materi mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing seperti, tidur dikelas, meribut serta ada yang membaca novel dikelas sehingga tidak tercapailah hasil dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini agar penulis dapat mengetahui bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (file research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi di lapangan secara sistematis. Penelitian ini menggambarkan bagaimana penerapan metode Wahdah dan Kitabah dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di Ponpes Darussalam Pinagar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Yang menjadi informan pada penelitian ini adalah guru Al-Qur’an Hadits sebagai informan kunci, siswa dan waka kurikulum sebagai informan pendukung. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, penulis dapat menggambarkan bahwa guru Al-Qur’an Hadits telah menerapkan metode Wahdah dan Kitabah sesuai dengan langkah-langkahnya. Guru Al-Qur’an Hadits mengacu pada langkah-langkah yang ditemukan oleh Wiwi Alawiyah Wahid dan Muhammad Fadhly Ilyas. Metode Wahdah dimulai dari menghafal satu persatu terhadap ayat-ayat yang hendak dihafalnya dan di ulang-ulang sebanyak 3-5 kali ketika siswa merasa sudah hafal ayat maka dilanjutkan dengan metode Kitabah yaitu menulis ayat yang dihafal ke dalam buku catatan tanpa melihat teks. Pada proses pembelajaran anak-anak sudah menampakkan hasil dalam proses pembelajaran dan tercapailah tujuan pembelajaran tersebut.

Hasrini Hasrini; Arfiah Jauharuddin; Dewi Sartika; Amirah Maritsa; Zahrawi Astrie Ahkam

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Dental and oral health is very important for school-age children because good habits will be carried into adulthood. This counseling program aims to improve knowledge and behavior of proper tooth brushing in children at SD Pertiwi Makassar. The methods used include counseling, direct demonstrations, and monitoring of students' daily behavior. The results of the activities showed a significant increase in knowledge and practice of tooth brushing among students. The education provided succeeded in changing students' behavior to be better in maintaining their dental and oral hygiene.

Arju Arju; Abad Jaya Zega

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Pendidikan anak adalah merupakan tanggungjawab penuh dari orang tua sejak anak tersebut terbentuk dalam kandungan ibunya.  Tanggung jawab ini merupakan tugasnya kepada Tuhan secara khusus maupun kepada masyarakat secara umum.  Demikian juga dalam Alkitab yang mengajarkan tugas dan tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak-anak mereka dengan tujuan agar anak-anak mereka menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Prinsip pendidikan kepada anak dalam perspektif iman Kristen dapat dilakukan dalam segala situasi dan kondisi sebagaimana tertulis dalam Firman Tuhan.  Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang tanggungjawab orangtua dalam mendidik anak berdasarkan Alkitab.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data-data dari berbagai sumber literatur sebagai referensi untuk mewujudkan tujuan tersebut di atas.  Berdasarkan penelitian ini maka diperoleh hasil bahwa orang tua memiliki tanggungjawab untuk mendidik anak-anak mereka, sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan pelindung. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa orangtua memiliki tanggung jawab untuk mendidik anak-anak mereka supaya menjadi anak yang takut dan hormat kepada Tuhan.  Sebagai saran bagi orangtua agar bertindak sebagai pengajar, pembimbing, teladan, dan  pelindung bagi anak-anak mereka.

Raissa Shafa Argyanti; Syakilla Putri Syahrani

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Dalam pembelajaran tari tentunya kreativitas dalam tari dapat dikembangkan dalam berbagai stimulus dan strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Salah satunya melalui lagu cangkurileung, dari lagu tersebut penari diharapkan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas gerak melalui lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lagu cangkurileung yang digunakan pada pengembangan kesenian tari. Saung Angklung Udjo adalah salah satu destinasi yang rutin melaksanakan pertunjukan Kesenian Sunda. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan seni pertunjukan Saung Angklung Udjo dilihat dari aspek nilai budaya pariwisata, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan Saung Angklung Udjo adalah seni pertunjukan kesenian khas Jawa Barat yang berlatar belakang budaya Sunda, seperti wayang golek, haleran, tari topeng, calung, angklung, dengan alat musik tradisional, seperti calung dan angklung. Seni pertunjukan tersebut, menggambarkan seni tradisional yang memiliki daya tarik wisata dengan nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya, yaitu nilai kehidupan manusia, nilai hubungan manusia dengan alam sekitar, nilai manusia dari aspek waktu, nilai manusia dari makna kerja dan amal perbuatan, serta nilai hubungan manusia dengan manusia yang lain. Maka dapat disimpulkan jika penerapan stimulus lagu cangkurileung pada pengembangan tari untuk meningkatkan kreativitas ini cocok dalam pembelajaran tari, serta stimulus diyakini dapat meningkatkan kreativitas para penari di Saung Angklung Udjo. Saung Aklung Udjo melakukan pertunjukan secara teratur serta mewariskan budaya sunda kepada anak-anak dengan mendidik mereka untuk menguasai seni tradisi sunda dan angklung secara gratis. Anak-anak tersebut akan tampil dalam pertunjukan, diberi honor sehingga diberi bantuan biaya sekolah. Saung Angklung Udjo di dirikan sebagai upaya untuk menyatukan kecintaan kepada anak-anak, seni tradisional, flora dan fauna, alam, serta lingkungan menjadi suatu harmoni, yang nyaman dilihat, didengar, dan dirasakan.  

Dian Herdiyanti

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Berita merupakan salah satu media masyarakat dalam mendapatkan informasi.Dalam penyajiannya berita bisa kita dapatkan dari media cetak, elektronik, maupun media online.dalam berita tentu saja tidak terlepas dari bahasa yang digunakannya, dalam analisis ini digunakan metode kaji morfologi yang digunakan dalam berita berjudul” Aktivitas Pembelajaran Berpengaruh Positif Terhadap Psikologis Anak Korba Gempa Cianjur”. Hasil analis bisa disimpulkan bahasa yang paling digunakan dari segi morfologi adalah Afiks hal tersebut bisa dilihat dari hasil analisi yang menunjukan banyak kata yang menggunakan imbuhan baik di awal, diakhir, maupun di tengah kata dasar.

Yakob Mailani; Mozes Lawalata

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Broken home families, which are characterized by the breakdown of parental relationships, can have a negative impact on children's development, including spiritual emptiness. In this context, the role of Christian religious teachers is important in filling the spiritual void of children from broken homes. This article aims to investigate the role of Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families and the strategies that can be used to achieve this. In the introduction, the article explains the meaning of a broken home family and identifies its impact on the child's spiritual emptiness. Then, the article continues by discussing the role of Christian religious teachers in filling the spiritual void in children. Christian religious teachers not only serve as teachers, but also as a source of spiritual support and example for children. Furthermore, the article reviews strategies and approaches that can be used by Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families. Relevant and interactive teaching methods, building emotional relationships with children, and efforts to cultivate spiritual awareness through reflection and meditation are some of the recommended strategies.Through case studies that include the real experiences of Christian religion teachers, this article provides inspiring examples illustrating how Christian religion teachers have succeeded in filling the spiritual void of children from broken homes and achieving effective results. In the implications and recommendations section, the article highlights the important role of Christian religious teachers in filling the spiritual void of children from broken home families and emphasizes the need for collaboration between teachers, families and communities in supporting children's spiritual development. In conclusion, this article concludes that the role of Christian religious teachers is very important in filling the spiritual void of children from broken home families. With the right approach, Christian religion teachers can provide the spiritual support children need, assisting them in acquiring a sense of meaning, identity, and spiritual well-being. This article provides useful insights and insights for educators, parents, and practitioners in Christian religious education that aim to support the spiritual development of children from broken home families.

Julmiati Samoiri; Sandra Rosiana Tapilaha

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Christian religious education is an important aspect in the formation of character and the development of children. In this context, teacher creativity and the role of parents play a significant role in increasing children's interest in learning through Christian religious education. However, there are challenges in terms of a lack of understanding of the importance of creativity, a lack of creative teaching methods, and suboptimal involvement between teachers and parents. Therefore, this study aims to analyze the role of teacher and parent creativity in increasing children's interest in learning through Christian religious education. Through a qualitative approach and data analysis, this study identified existing problems and provided workable solutions. The results of the study show that a deep understanding of the importance of creativity, the use of creative teaching methods, and the active involvement of teachers and parents can encourage children's interest in learning in the context of Christian religious education. This study provides practical recommendations to enhance the role of teacher and parent creativity in strengthening children's interest in learning through Christian religious education, with the hope of improving the quality of Christian religious education that children receive.

Amelia Kartika Wabang

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

The failure of parents to teach responsibility to children will cause various bad effects for children both now and in the future. Responsibilities are important in children's lives because they are correlated with children's emotional intelligence, social relationships, have a good impact on educational aspects, and contribute to children's success in the future. Because of the closeness of the relationship and the bonds they have, parents are the most appropriate person to teach responsibility to children. This research article aims to highlight what role Christian parents can play in contributing to the maximum in teaching their children about responsibility. By using the description method and getting support from literature review, it is hoped that it can provide a strong and in-depth picture related to the discussion of Bible stories about responsibility, the importance of responsibility for children, and the contribution of parents in teaching responsibility to children. The results of this study found that parents can contribute maximally in teaching responsibility to children when they begin to introduce responsibility as early as possible, make responsibility a habit of behavior, become role models, and be sensitive when teaching children. Through living these five things in real life by parents, parents will contribute maximally to the growth of children's responsibilities.    

Flesia Nanda Uli Boangmanalu

Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik 2023 STIKAS Santo Yohanes Salib Kalimantan Barat

This article is based on the lack of growing a sense of awareness and care for children's PAK ministries in the church. So that the growth and development of children's ministry is less than optimal in the church. The challenges in implementing PAK for children and how the ministry strategy will be implemented is a problem point for church leaders. The purpose of this research is to explore the challenges that will be faced by a church leader and to find a variety of strategies that can be used in implementing children's PAK in the church. The method used is descriptive qualitative, namely analyzing, comparing and concluding various opinions from source books/journals from various experts regarding the challenges and strategies for implementing PAK for children in the church. Reviving a sense of awareness and concern for church leaders regarding the growth and development of children's PAK will help people from an early age to think for themselves in learning the process of finding God's guidance in life. And this is a very important thing to emphasize for the contemporary church in Indonesia.    

Fadlan Isa Damanik; Said Iskandar Al-Idrus

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Gangguan mental pada anak merupakan gangguan kesehatan yang terdiri dari keterbelakangan mental autis dan anxiety disorder. Banyak orang awam yang tidak menyadari bahwa anaknya mengidap gangguan autisme. Ketidaktahuan ini disebabkan oleh kurangnya informasi tentang gangguan tumbuh kembang anak, gejalanya, dan kurangnya dokter spesialis tumbuh kembang anak dan psikolog. Penyebab autisme sendiri sudah ada sebelum bayi lahir, bahkan sebelum vaksinasi. Sistem pakar adalah cabang AI (Artificial Intelligence) yang menggunakan keahlian secara luas untuk memecahkan masalah. Pakar adalah seseorang yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu dan memiliki pengetahuan atau keterampilan khusus yang orang lain di bidangnya tidak tahu atau tidak mampu. Berdasarkan kondisi di atas, maka dibangunlah sebuah sistem yang menggunakan teknologi komputerisasi yang dapat mengadopsi kemampuan seorang ahli atau pakar yaitu teknologi Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan.

Anak Agung Gede Raka; Ni Luh Putu Trisna Ermawati; Ida Ayu Agung Nusantari; Cokorda Alit Surya Prabawa; Nurul Savika

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pengembangan pariwisata adalah sebuah usaha pembangunan pada sektor pariwisata yang dilakukan untuk lebih meningkatkan daya tarik sehingga mampu menarik wisatawan yang lebih banyak untuk mengunjungi wisata tersebut. Kegiatan promosi dan rebranding yang baik dalam usaha pengembangan pariwisata akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendongkrak pendapatan daerah tersebut serta membantu peningkatan dan pembangunan ekonomi daerah tersebut. Bali merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi destinasi wisata terfavorit serta menjadi daerah yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. Obyek Wisata Sangeh adalah salah satu destinasi wisata yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Namun seiring berjalannya waktu, Obyek Wisata Sangeh mengalami penurunan pengunjung yang disebabkan oleh adanya image bahwa Sangeh memiliki monyet yang galak dan kerap kali menyerang wisatawan yang berkunjung dengan mengambil barang milik wisatawan serta tidak adanya pengawasan yang ketat dari pengelola obyek wisata menyebabkan para wisatawan ragu untuk berkunjung. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan rebranding pada Obyek Wisata Sangeh. Upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam proses rebranding diantaranya yaitu, menjadikan Obyek Wisata Sangeh menjadi obyek wisata yang edukatif, meningkatkan keamanan bagi pengunjung serta dengan meningkatkan upaya promosi. Upaya- upaya pengembangan yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pemerintah, akan mendorong dan mempermudah tercapainya proses rebranding yang berusaha diterapkan. Oleh karena itu, peningkatan jumlah pengunjung yang menjadi tujuan dari rebranding pun dapat tercapai.    

Wardoyo Wardoyo; Irvan Iswandi; Kartini Kartini

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Pendidikan merupakan sarana utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas atau mutu suatu sekolah. Orang tua semakin dituntut untuk memiliki animo dan strategi khusus dalam memilih sekolah bagi masa depan anak-anaknya. Sekarang ini begitu banyak orang tua yang termotivasi untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah berbasis Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar animo dan faktor-faktor yang mempengaruhi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animo orang tua sangat tinggi untuk menyekolahkan anak di Madrasah Ibtidaiyah Nahdlotur Rijal Kroya Indramayu. Hal ini karena; 1) Ingin anaknya memiliki pengetahuan agama, 2) MI Nahdlotur Rijal memiliki kualitas KBM yang baik. 3) Lokasi madrasah dekat tempat tinggal. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya; 1) Animo masyarakat Desa Kroya, 2) Latar belakang pendidikan orangtua dan anak, 3) Lingkunga keluarga dan masyarakat Desa Kroya, 4) Sarana dan prasarana MI Nahdlotur Rijal.

Pisa Aulia; Muhammad Saleh; Ahmad Zaki

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan dengan cara induktif deduktif, komperatif, deskriptif dan interpretatif. Hasil  penelitian menujukkan bahwa konsep dasar menurut Al-Mawardi dalam kitab Adab Ad-dunya Wa Ad-din menghendaki kegiatan kependidikan dilakukan untuk melatih pola kerja akal secara terus menerus dalam merespon lingkungan. Bentuk kegiatannya bisa dilakukan dengan mengisi akal dengan pengetahuan kognitif serta memperteguh keimanan. Penekanan pada proses ini adalah bagaimana pendidikan memberikan kebebasan kepada anak didik untuk menjadi mandiri. Pendidikan dalam hal ini lebih ditekankan pada aspek anak didik. Konsep pendidikan Islam Al-Mawardi sangat relevan dengan pendidikan masa kini, hal ini dengan meliat pendidikan saat ini yang mengalami kemerosotan mengenai akhlak, karena hanya berfokus pada kecerdasan dan intelektualnya tanpa diimbangi dengan nilai-nilai akhlak yang mulia, sedangkan konsep pendidikan Islam Al-Mawardi menghendaki proses tersebut dapat menghasilkan output pendidikan yang memiliki kekuatan sepiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan serta akhlak mulia.

Jason Fernando; Ezra Yora Turnip; Fember Larastina; Josephine Exaudi; Kezia Feradris +1 more

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini difokuskan terkait dari keberadaan kapitalisme sebagai konsekuensi globalisasi mempengaruhi ASEAN. Adanya pasar bebas ini menyebabkan fase perekonomian kawasan berjalan tidak merata dan pemahaman mengenai neoliberalisme penting untuk dimengerti dalam menimbang hambatan pada globalisasi ekonomi. David Harvey juga menunjukkan bahwa kehadiran kapitalisme akibat globalisasi menyebabkan hancurnya ruang dan waktu. Penelitian ini akan menggunakan metodologi kualitatif agar mendapatkan data yang sesuai dengan topik yang diteliti. Metode kualitatif berusaha memahami dan menginterpretasikan makna perilaku interaktif dari peristiwa tersebut tergantung pada perilaku manusia dalam situasi tertentu dari sudut pandang teori hubungan internasional maupun pandangan penulis. Hasil penelitian ini secara singkat bahwa globalisasi sebagai proses dimana negara-negara dalam setiap kawasan menghadapi tekanan-tekanan yang sangat kuat terhadap homogenisasi berbagai kebijakan ekonomi akibat perkembangan kapitalisme, dengan cara menarik investor dan teknologi luar negeri untuk bersaing dalam lingkup pasar yang lebih erat. Globalisasi juga memudahkan negara-negara dominan dalam memperluas pengaruh ke kawasan lain seperti ASEAN melalui penyebaran MNCs tersebut dengan metode merger dan pembukaan anak cabang dengan menghasilkan berbagai produk mereka. Dapat disimpulkan bahwa kehadiran globalisasi ternyata memaksa ASEAN untuk melakukan persetujuan aktif kepada kapitalisme, melalui pembuatan beberapa kebijakan seperti ASEAN Framework Agreement on Services, ASEAN Free Trade Area, dan sebagainya. Kebijakan-kebijakan tersebut tentu akan memudahkan para investor sebagai pemiliki MNCs untuk menanamkan modal di Asia Tenggara.

Rahayu, Ria; Rianty, Ida; Yennizar

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Kartu kata bergambar merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat mendongkrak minat belajar anak usia dini, dengan kartu kata bergambar akan melahirkan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan pra siklus, siklus I, siklus II, persentase prasiklus 70% BB, 30% MB, dan pada siklus I 40% BB, 20% MB, 20% BSH, 20% BSB, dan siklus II 0 % BB,  10% MB, 10% BSH, 80% BSB, hasil siklus tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pra siklus anak BB 7 orang anak pada siklus I BB menjadi 4 orang anak, artinya meningkat 50% dan pada siklus II anak BB menjadi 0 yang menunjukkan kemampuan berbahasa anak meningkat 100% pada siklus II. Kesimpulan bahwa dengan penggunaan kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini

Mercy Wely, Bunga; Yusria; Jamilah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi media hand puppet dalam pengembangan kemampuan berbahasa anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptip. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan uji kepercayaan menggunakan tringgulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi media hand puppet dapat mengembangkan kemampuan berbahasa anak yakni media hand puppet guru melakukan tanya jawab serta meminta anak mengulang kalimat sederhana, guru mempersiapkan dengan sangat matang pada desain pembelajaran, selanjutnya pelaksanaan implementasi media hand puppet yakni guru menyusun program tahunan, promes, proming, dan rencana pembelajaran harian, guru melakukan dengan metode bercerita, berikutnya kendala implementasi media hand puppet yakni kurangnya fasilitas boneka tangan, guru kurang jelas dalam menyampaikan materi, pertanyaan yang guru ajukan belum merangsang kegiatan bercerita anak, guru belum bisa mengkondisikan kelas, adapun faktor pendukung adalah pengalaman guru, loyalitas, dan konsitensi guru dalam mengimplementasikan media hand puppet

Endayani; Try Adhi Bangsawan; Maulana Suprihatin; Ahmad Mi Roji; Muhamad Rendiyani

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Children are national assets who have the right to grow and develop optimally. Living on the streets is very dangerous for children. The aim of the research is to determine the application of the principle of regional autonomy in developing social welfare for neglected children and the obstacles in overcoming the problems of abandoned children in Serang City. The research uses qualitative methods with a case study approach. This research concludes that the Regional Government of Serang City, in implementing the principle of regional autonomy for the welfare of neglected children based on Law Number 23 of 2014, has the authority to make regional policies that have an impact on prosperity and general welfare in its region. The Serang City Government is responsible for providing social services to neglected children by providing children's rights and protecting them from the risks and threats of life on the streets. The obstacle to handling the problem of abandoned children is the mindset of abandoned children and families which are still oriented towards financial conditions as the main reference, thereby ignoring risks and other threats of danger. Problems with the level of education, habits of abandoned children and limited budgets provided also become obstacles to the implementation of handling abandoned children..

Hanik Mutma'inah; Muhammad Ainun Najib; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Anak merupakan pembelajar aktif yang membangun pengetahuannya sendiri. Penanaman konsep pada anak dilakukan secara menyenangkan dengan melibatkan dan mengikut sertakan anak dalam kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar mudah diingat dan dipahami anak. Pembelajaran sain merupakan salah satu cara penanaman konsep sederhana pada anak. Pengenalan sain pada anak ditekankan pada proses dari pada produk. Sains juga melatih anak menggunakan lima inderanya untuk mengeksplosasi terhadap berbagai kejadian maupun benda. Namun kenyataannya, masih banyak guru belum mampu menerapkan pembelajaran sains sederhana untuk menanamkan konsep pada anak. Guru kebanyakan hanya memberi lembar kerja siswa untuk kegiatan pembelajaran. Hal ini menyebabkan pembelajaran yang dilakukan pada anak kurang menarik dan sulit untuk diingat. Penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran sains sederhana bagi anak usia dini.

Muhammad Rifki Mustofa; Lu’luil Maknun; Heny Kusmawati

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berbagai studi nasional maupun internasional menunjukkan bahwa Indonesia telah mengalami krisis pembelajaran (learning crisis) yang sangat cukup lama. Studi-studi tersebut menunjukkan bahwa banyak dari anak-anak Indonesia yang sangat tidak mampu memahami bacaan sederhana atau menerapkan konsep matematika dasar. Temuan itu juga juga memperlihatkan kesenjangan pendidikan yang curam di antarwilayah dan sekelompok sosial di Indonesia. Kurikulum menentukan materi yang digunakan untuk diajarkan di kelas. Kurikulum juga sangat mempengaruhi terhadap kecepatan dan metode mengajar yang digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Untuk itulah Kemendikbudristek mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian penting dalam upaya memulihkan pembelajaran dari krisis yang sudah lama kita alami. Penelitian ini menggunakan metode wawancara kepada guru yang mengajar kurikulum merdeka di SMP N 1 Tambakromo dan metode observasi secara langsung saat kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kurikulum sendiri perlu berbubah agar relevan dengan perkembangan zaman saat ini dan dapat memenuhi kebutuhan belajar murid agar tercipta generasi mendatang yang cemerlang