Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 261-280 of 347

Analytics

Mustofa Kamal Ahmad Sagala; Arnida Wahyuni Lubis

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) merupakan salah satu lembaga negara tertinggi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia dan merupakan badan perwakilan rakyat. Dalam melaksanakan kegiatan khususnya anggota DPRD di Provinsi Sumatera Utara juga melakukan kunjungan kerja secara berkala. Kunjungan dilakukan maksimal 4 kali dalam sebulan. Sebelum melakukan kunjungan lapangan, anggota DPRD harus mengikuti standar operasional prosedur, yaitu menyampaikan secara tertulis surat dinas dengan sepengetahuan koordinator masing-masing dan Ketua DPRD. Metode penelitian kualitatif digunakan dalam penyusunannya. Secara khusus, tujuan metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian dari yang khusus ke yang umum. Dengan bantuan metode kualitatif, penulis dapat memahami kondisi dan asumsi sosial yang dipelajari, dan akhirnya mengembangkan model hubungan teoritis. Pada saat melakukan kegiatan ini semua biaya ditanggung terlebih dahulu oleh pegawai yang bersangkutan, dan untuk mendapatkan penggantian biaya kegiatan ini harus mengajukan surat perintah melalui Sekretaris DPRD setelah menyelesaikan perjalanan dinas dengan melengkapi dokumen fisik berupa formulir bukti. transaksi, SPT dan SPD yang sah, protokol dan foto, serta nota dinas yang ditandatangani.  

Alya Siti Kulsum; Marcela Isma Mardiana

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Tujuan artikel ini untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata alam yang ada di Kabupaten Majalengka tepatnya di Sukasri Kidul. Kabupaten Majalengka memiliki wisata alam yang bernama terasering Panyaweuyan. Wisata alam tersebut menyajikan panorama alam yang indah nan asri, dari gugusan bukit yang ditanami sayuran seperti daun bawang,bawang merah,selada dan lainya. Penelitian pada artikel ini mengunakan prosedur penelitian kualitatif mengacu kepada pengumpulan data,deskriptif dan membaca. Wisata alam ini dahulunya hanya sebuah bukit gundul yang digunakan sebagai lahan pertanian. Karena bentang alamnya yang curam, satu- satunya cara mengolahnya dengan membuat terasering. Asal mula terasering Panyaweuyan ini berawal dari sebuah gagasan kecil dari seorang petani bawang merah yang bernama Tatang, Tatang menjadi pengerak bagi para petani di daerahmya dengan mengembangkan sistem budidaya bawang dilahan miring dengan model konservasi terasering. Lahan tersebut kini dikenal dengan terasering Panyaweuyan bahkan, terasering tersebut telah di daftarkan ke badan pangan dunia atau food and agriculture organization (FAO) sebagai terasering terbaik di dunia untuk kawasan bawang merah. Pada tahun 2015 para petani di datangi oleh seorang fotografer yang berasal dari kecamatan Maja fatografer tersebut naik turun terasering sambil terus memotret para petani. Para petani belum mengetahui tujuan dari fotografer tersebut, fotografer tersebut datang ke terasering bertujuan untuk mengikuti lomba pameran foto lalu memenangkan lomba tersebut di Jakarta sejak saat itu wisata alam tersebut banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. fotografer tersebut sampai membuat tempat sampah dan toilet fotografer tersebutlah yang pada akhirnya membuat wisata alam terasering Panyaweuyan itu diketahui banyak orang.

Kapra Ade Hendri Yusta

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2023 CV. Alim's Publishing

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai. Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas budaya yaitu tarian caci yang merupakan tarian adat asli Manggarai yang berkeunikan mulai dari gerak tari, properti, kostum hingga maknanya. Penelitian pada artikel ini menggunakan prosedur penelitian kualitatif sebagaimana kualitatif mengacu keteknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, tulisan wawancara, cerita tanpa mengandung angka dan nilai yang bersifat matematik dan statistik.Tarian caci adalah tarian yang mempertunjukan uji ketangkasan dan keperkasaan antar laki laki dimana pada tarian ini harus berkebranian kuat dan berfisik kuat dalam arti mampu menahan gerakan tangkisan dari lawan tari.Caci dapat mengambarkan bahwa masyarakat Manggarai merupakan masyarakat yang berjiwa sosial tinggi dimana caci mempertunjukan sebagai rasa hormat terhadap sesama, alam serta sang pencipta semesta (Tuhan). Caci adalah tarian adat sebagai citra diri masyarakat manggarai yaitu Manggarai Tengah, Manggarai Barat dan Manggarai Timur dikatakan demikian karena tidak ada penelitian bahwa caci dimiliki oleh budaya lain melainkan caci hanya berada di tanah Manggarai. Kejantanan dan keberanian seorang laki laki dapat dilihat pada caci dengan sebagaimana apakah kuat menghadapi dalam uji ketangkasan caci. Gerakan uji ketangkasan caci bukan sekedar pukulaan biasa melainkan memukul dengan penuh kekuatan (Mberes) sambil melontarkan suara kejantanannya.

Muhammad Ridwan; Muhammad Rijwan Jahmi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik pembuatan kopi di ObrolKopi terhadap penjualan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan induktif dengan cara investigasi langsung di lapangan. Sebanyak 10 dari 15 pelanggan lebih memilih menu kopi manual dengan alat V60 dibanding alat lainnya, karena mereka menilai dengan menggunakan metode tersebut rasa yang dinginkan lebih dapat tercapai daripada menggunakan alat seduh kopi manual lain yang ada di ObrolKopi. Teknik pembuatan kopi di ObrolKopi sudah cukup mumpuni hanya saja harus ada biji kopi signature dan seasonalnya guna mencegah pelanggan merasa jenuh dengan kopi yang itu itu saja.

Solehudin, Solehudin; Sancka Stella; Ahmad Rizal; Lannasari, Lannasari

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Identifikasi yang salah menyebabkan pasien menerima prosedur tindakan medis yang tidak benar. Kesalahan yang mengakibatkan pasien cedera dapat berupa ketidaktepatan identifikasi pasien yang berakibat kesalahan atau keterlambatan diagnosis, kegagalan dalam bertindak, kesalahan pengobatan, dan kesalahan dosis atau metode dalam pemberian obat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penerapan identifikasi dalam melakasakan sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan merupakan study kasus. Peneliti melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu ruangan perawatan rumah sakit di Bogor. Instrumen penelitian menggunakan lembar cecklist yang disesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur identifikasi pasien di rumah sakit tersebut. Peneliti melakukan pengamatan kepada 5 orang perawat setiap hari dalam jangka waktu 5 hari berturut-turut. Hasil observasi didapatkan masih ada perawat yang belum patuh dalam melaksanakan penerapan Standar Operasional Prosedur Identifikasi Pasien. Hasil wawancara didapatkan bahwa; “…SPO tersebut sudah disosialisasikan oleh kepala ruangan, perawat sudah memahaminya. Tetapi saat akan melakukan tindakan kepada pasien langkah-langkah identifikasi tidak dilakukan…” Kesimpulan hasil penelitian yaitu Identifikasi Pasien yang dilakukan oleh perawat belum optimal.

Yusak Sabdono Mulyo; Kiki Maria

Jurnal Nusantara Berbakti 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Sebagai organisasi kemasyarakatan, Rukun Warga (RW) memiliki peran penting dalam menghubungkan kegiatan warga dengan Pemerintah Kelurahan. Pemilihan Ketua RW 011 Kelurahan Jatijajar dilakukan karena masa jabatan berakhir bulan Desember 2022. Panitia dibentuk secara musyawarah pengurus RT dan RW kemudian dimintakan Keputusan Lurah sebagai pengesahan. Selanjutnya Panitia melaksakan prosedur pemilihan sesuai Peraturan Wali Kota No 13 Tahun 2021 yang mengatur tata cara pemilihan lembaga kemasyarakatan dan menetapkan masa jabatan satu periode selama 5 tahun.. Dalam peraturan tersebut salah satu syarat untuk dicalon Ketua RW adalah tidak aktif atau memiliki afiliasi keanggotaan suatu partai politik tertentu. Setelah dilakukan tahap-tahap yang disepakati berdasarkan rapat-rapat panitia dan mengacu pada landasan hukum yang berlaku maka diputuskan pengukuhan kembali Ketua RW petahana untuk menjabat pada periode 2022-2027. Partisipasi warga cukup baik dan antusias dalam mendukung pelaksanaan pemilihan. Tidak adanya calon baru untuk dipilih menjadi Ketua RW disebabkan beberapa tokoh masyarakat dan warga yang potensial untuk dicalonkan sudah menjadi anggota partai politik.  

Erika Ferninda Sella Yustiara; Adiati Trihastuti

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Koperasi Bina Usaha Mandiri Kupang Krajan bertempat di jalan Banyu Urip Lor VI No 75 Surabaya, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, merupakan koperasi yang bergerak dibidang simpan pinjam. koperasi adalah suatu organisasi ekonomi yang dijalankan dan dikembangkan oleh seseorang untuk kepentingan anggotanya. Sebagai salah satu organisasi yang berasaskan kekeluargaan yang dimana sumber dana didapatkan dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggota Koperasi Bina Usaha Mandiri. Tujuan dari Penelitian ini ialah untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian manajemen yang ada pada Koperasi Bina Usaha Mandiri (KOP BUM). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini memfokuskan pada penjelasan yang melihat keadaan, setelah itu menganalisisnya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan pada studi kasus. Adapun penerapan suatu sistem pengendalian manajemen oleh Koperasi Bina Usaha Mandiri dapat dilihat dari struktur dan prosesnya. Koperasi Bina Usaha Mandiri memliki struktur pengendalian Manajemen bisa dilihat dengan adanya struktur organisasi, tanggung jawab, pendelegasian wewenang serta pertanggungjawaban biaya. Selain itu juga terdapat prosedur sistem pengendalian manajemen diantaranya, penyusunan anggaran, perencanaan strategis, pelaksanaan dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sistem pengendalian manajemen yang berada di Koperasi Bina Usaha Mandiri menunjukkan hasil yang optimal. 

Ameylia Yesica Yosefani Dua Bura; Maria Nona Dince; Emilianus Eo K. Goo

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemberian kredit pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Koting jika ditinjau dari prosedur pemberian kredit oleh badan hukum yang terdiri dari 9 komponen prosedur pemberian kredit yaitu pengajuan berkas-berkas, penyelidikan berkas pinjaman, wawancara I, on the spot, wawancara II, keputusan kredit, penandatanganan akad kredit, realisasi kredit, dan penyaluran/penarikan dana. Data penilitian ini diperoleh melalui wawancara langsung dengan kepala bagian kredit, observasi dan dokumentasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur pemberian kredit pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Koting sudah berjalan dengan baik dan sudah mengikuti standar prosedur yang ditetapkan dan membantu proses pemberian kredit pada Koperasi. Namun adanya sedikit kekurangan dalam langkah-langkah pada prosedur pemberian kredit sehingga prosedur pemberian kredit menjadi lebih sederhana dibandingkan dengan standar prosedur yang ditetapkan. Namun kekurangan yang ada dalam prosedur pemberian kredit tidak sepenuhnya menjadi faktor utama terjadi kredit macet. Dikarenakan tahapan yang terjadi kekurangan tersebut terdapat pada pinjaman kecil. Sedangkan Faktor utama disebabkan oleh faktor eksternal yang datang dari anggota peminjam itu sendiri terkhususnya anggota peminam dengan nominal besar.

Elsa Kaniawati; Meisya Edlina Mardani; Shania Nada Lestari; Ulan Nurmilah; Usep Setiawan

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Evaluasi merupakan bagian penting dalam pengembangan media pembelajaran. Apapun jenis media yang dikembangkan perlu di evaluasi dan di nilai terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan secara luas. Jadi maksud dari pada evaluasi tersebut untuk mengetahui apakah media pembelajaran yang dikembangkan tersebut dapat mecapai tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Hal ini dikarena banyak orang yang berpendapat bahwa sekali mereka membuat media pembelajaran maka searatus persen ditangung baik. Oleh karena itu rumusan masalah secara singkat dari pada kajian ini adalah bagaiamana evaluasi media pembelajaran Mengacu pada permasalahn diatas, kajian ini di maksudkan untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi media pembelajaran sebagai saran dan prasana pembelajaran yang berkualitas. Metode deskriptif di definisikan sebagai metode yang digunakan untuk menggambar atau menganalisis sesuatu mengenai situasi atau kejadian yang ada.(Sugiyono,2021) Evaluasi merupakan kegiatan pengumpulan kenyataan mengenai proses pembelajaran secara sistematis untuk menetapkan apakah terjadi perubahan terhadap peserta didik dan sejauh mana perubahan tersebut mempengaruhi kehidupan peserta didik. Adapun dalam proses evaluasi media pembelajaran di ukur dari dua aspek, yaitu Sistem pembelajaran hasil peserta didik di buktikan secara empiris Keberhasilan dan kefektifan proses belajar menunjukan bukti banyaknya sumbangan media atau media program. Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. ditentukanEvaluasi media pembelajaran adalah tahapan yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai bentuk komunikasi baik secara visual maupun audio visual. Dan upaya peningkatan pembelajaran yang efektif. Adapun dalam evaluasi pembelajaran ini memilik beberapa fungsi sebagaimana fungsi ini adalah bentuk peranan media dalam pembelajaran diantara nya yaitu : Selain memiliki fungsi media pembelajaran juga memiliki Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi dan untuk memperbaiki media itu sendiri. Prosedur evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan terhadap media pembelajaran berdasarkan tahapan-tahapan yang telah ditentukan dalam evaluasi sumatif dan formatif.

Khairummuna Indra; Marhan Hasibuan; Syarifah, Syarifah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan   siswa pada pembelajaran SKI setelah penerapan Metode Treasure Hunt  di kelas VIII MTsN 1 Langkat. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam Penelitian adalah siswa kelas VIII MTs dengan jumlah 31 siswa. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan tes,  yang sesuai dengan prosedur penelitian dengan mengamati siklus I dan siklus II. Hasil penelitian bahwa penerapan metode Treasure Hunt    dapat  dilaksanakan  dengan  baik melalui dua  siklus.  Hal  ini  dapat  diketahui melalui aktivitas  yang  dilakukan oleh  guru pada  siklus  I  dan  siklus  II  mengalami  peningkatan.  Hasil observasi  guru  pada  siklus  I  yaitu   (cukup)  kemudian  menjadi  87,6 (baik)  pada siklus  II.  Selain itu metode Treasure Hunt    dapat dikatakan berhasil diakrenakan hasil angket respon siswa terhhadap metode Treasure Hunt    menunjukan persentase 95% ( sangat Baik). Setelah pelaksanaan  metode Treasure Hunt keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan dari hasil observasi  pada pra siklus yaitu  57,41%. meningkat menjadi 72,90%pada siklus I dan terus mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,16%. Sehingga berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa metode Treasure Hunt  dapat meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran SKI  di Kelas VIII VIII MTsN 1 Langkat..  

Ruly Budiyanto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pembelajaran berbasis masalah  terdiri dari menyajikan kepada siswa situasi masalah yang autentik dan bermakna yang dapat memberikan kemudahan kepada mereka untuk melakukan penyelidikan dan inkuiri Mereka diberi kebebasan dalam menyelesaikan berbagai tugas tersebut, namun harus bertanggung jawab akan kebersihan setiap anggota kelompoknya dalam memahami informasi yang diberikan.  Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan: Untuk mengetahui  penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dalam meningkatkan Prestasi Belajar PAI  Pada Siswa di X IPS 1 Semester I di SMAN 1 Tulungagung  Tahun Pelajaran  2021/2022. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.  Prosedur pengumpulan datanya adalah metode tes dan observasi. Dari metode observasi diperoleh data untuk mengamati sejauhmana penerapan model  pembelajaran berbasis masalah dan interaksi antara guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung sebagaimana ditetapkan selama penelitian.  Dari metode tes diperoleh data yang berupa nilai belajar siswa yang untuk selanjutnya digunakan untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini adalah dapat dilihat dari hasil observasi bahwa aktifitas siswa pada siklus I sebesar 78%, sedangkan pada siklus II sebesar 81%. Dengan demikian, berarti pada siklus II minat belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Peningkatan tersebut juga tampak pada prestasi belajar siswa dari hasil tes awal 49.2 menjadi meningkat menjadi 74.48 pada siklus I dan 92 pada siklus II.  Dengan demikian hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (problem based learning) dapat meningkatkan prestasi belajar   khususnya analisis tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzan), dan persaudaraan (ukhuwah)   sehingga penerapan pembelajaran ini dapat digunakan sebagai variasi dalam pembelajaran PAI.

Lulu Sopanda; Utin Desy Susiaty; Hartono Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain media e-booklet terintegrasi video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis dalam materi relasi dan fungsi pada siswa kelas VIII di SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang dalam prosedur penelitiannya menerapkan model pengembangan Thiagarajan yang dibatasi sampai pada tahap pengembangan produk (development). Subjek pengembangan dalam penelitian ini terdiri dari 3 orang dosen IKIP PGRI Pontianak dan 1 orang guru matematika SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak yang bertugas sebagai validator. Adapun yang dinilai oleh validator adalah kevalidan materi dalam media e-booklet, kevalidan media e-booklet, dan  kevalidan lembar instrumen yang akan digunakan dilapangan. Lembar instrumen tersebut adalah angket lembar validasi dan angket respon terhadap penggunaan media  e-booklet. Sedangkan subjek uji coba produk adalah siswa kelas VIIIA  SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak sebanyak 18 orang siswa. Indikator kemampuan berpikir kritis dalam penelitian ini terdiri dari 4 indikator, yaitu: Interpretasi, Analisis, Evaluasi, dan Inferensi. Berdasarkan hasil validasi oleh 3 orang validator materi dan media terhadap desain media e-booklet terintegrasi video pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis dalam materi relasi dan fungsi pada siswa kelas VIII di SMP Santo Fransiskus Asisi Pontianak, setelah diakumulasikan diperoleh tingkat kevalidan sebesar 92,86% dengan kriteria sangat valid sehingga media tersebut layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Kemudian hasil angket respon siswa dan angket respon guru setelah diakumulasikan diperoleh tingkat kepraktisan media  e-booklet sebesar 92,07% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya hasil pengerjaan posttest siswa subjek penelitian dari 17 siswa diperoleh 11 orang tuntas dengan skor diatas KKM (≥70) dan tingkat keefektifan produk sebesar 64,71% dengan kriteria efektif.    

Bara Abdul Gani; Abdiel Dikma Wicaksono; Achmad Arney Iskandar

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Hukum Waris adalah untuk membahas tentang bagaimana ahli waris memperoleh haknya atas benda-benda warisan serta peraturan yang berlaku untuk menentukan bagaimana harta warisan harus didistribusikan kepada ahli waris. Dalam hukum waris juga membahas tentang apa yang dimaksud dengan harta bayar yang disepakati, proses untuk menentukan ahli waris, dan cara untuk memastikan bahwa harta warisan distribusi dengan baik. Penyelesaian waris didefinisikan sebagai proses melepaskan semua hak pewaris yang berujung pada pembagian benda warisan kepada ahli waris. Untuk membahas tuntas masalah ini, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, termasuk menentukan ahli waris dan mengidentifikasi benda-benda warisan, menetapkan harta bayar yang disetujui, dan mengatur penyebaran harta dengan cermat. Warisan merupakan bagian dari hukum perdata pada umumnya dan bagian dari hukum keluarga. Hukum warisan dikaitkan dengan ruang ruang lingkup kehidupan manusia, karena setiap manusia pasti mengalami peristiwa hukum berupa kematian. Akibat hukum berikut timbul dari terjadinya suatu peristiwa hukum kematian seseorang, termasuk bagaimana hak diatur dan dipertahankan, dan kewajiban almarhum. Pewaris adalah istilah digunakan untuk menyatakan perbuatan melanjutkan harta yang ditinggalkan ahli waris atau surat pembagian warisan kepada ahli waris. Pengirim ini berarti tidak hanya kelanjutan dari warisannya tetapi juga kewajibannya warisan yang belum selesai.    

Habib Maulana

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa kebutuhan awal peran parenting dalam pendidikan karakter sekolah dasar sebagai upaya strategi pembelajaran yang dapat membentuk karakter peserta didik melalui pembelajaran dikelas. Sasaran pada penelitian ini adalah guru SD Gugus Kamboja Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan pada kegiatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan intrumen penelitian berupa angket dan wawancara. Penggunaan teknik analisis data meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa dari instrumen dihasilkan data bahwa penerapan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar tinggi. Keseluruhan guru sasaran penelitian berjumlah 18 orang. Selain menjalankan proses pembelajaran juga menerapakan parenting pendidikan karakter pada peserta didik dalam proses pembelajaran yang disusun dengan pembelajaran menarik dan menggunakan metode yang membuat peserta didik merasakan mudah menerima pembelajarannya selain itu, menerapakan parenting pendidikan karakter pada peserta didik dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter peserta didik. Adapun guru yang belum menerapakan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar dan yang belum pernah mengikuti pelatihan atau seminar penerapan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran disekolah dasar. Hasil penelitian ini berguna sebagai analisa awal peran parenting dalam pendidikan karakter disekolah dasar. Agar Guru dapat menerapkan parenting pendidikan karakter dalam pembelajaran yang disusun dengan pembelajaran menarik dan menggunakan metode, teknik, prosedur, serta perangkat yang diperkirakan cocok untuk mencapai tujuan dalam menerapakan parenting pendidikan karakter pada pembelajaran. Dengan mengupayakan pengembangan kompetensi guru untuk mengelola sebuah kegiatan yang menarik dan mudah dalam kaitannya dengan proses pembentukan karakter peserta didik. Guru juga agar melibatkan peran orang tua dalam pelaksanaannpendidikan karakter karena keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam memberikan pendidikan karakter pada peserta didik

Atik Wahidatul Hasanah

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode cerita gambar berbasis website interaktif terhadap kemampuan bahasa lisan dan budaya lokal bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan mix-method dengan varian exploratory. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan metode Research and Development (R&D) atau metode penelitian dan pengembanga. Prosedur penelitian pengembangan ini terdiri dari 10 langkah sebagai berikut: tahap I penelitian dan pengumpulan informasi, tahap II perencanaan dan pengumpulan data, tahap iii mengembangkan produk awal, tahap iv validasi produk, tahap v revisi produk tahap I, tahap VI uji coba terbatas, tahap vii revisi produk tahap II, tahap viii uji coba lapangan, tahap IX penyempurnaan produk akhir, tahap X diseminasi. Uji efektivitas dalam penelitian menggunakan penelitian Quasy Experiment, yaitu jenis penelitian yang memberikan perlakuan (eksperimen) dengan menggunakan kelompok perlakuan dan kelompok pembanding. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa teknik deskriptif kuantitatif dan kuantitatif. Teknik analisis data deskriptif berupa instrumen non tes dengan menggunakan angket yang diukur menggunakan skala likert. Sedangkan teknik analisis data kuantitatif berupa skor angket dan tes. Skor angket terdiri atas penilaian ahli desain tampilan, ahli materi, ahli pembelajaran dengan menghitung persentase jawaban.

Dita Fitriani; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Perkembangan UMKM yang terus mengalami peningkatan secara signifikan. Peningkatan tersebut berimbas pada persaingan diantara UMKM yang semakin ketat. Sistem informasi akuntansi adalah suatu sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan, dan mengolah data untuk menghasilkan informasi bagi pengambil keputusan. Sistem ini meliputi orang, prosedur dan intruksi, data, perangkat lunak, infrastruktur teknologi informasi, serta pengendalian internal dan ukuran keamanan. Pada dasarnya semua perusahaan memiliki transaksi keuangan yang menjamin kelangsungan perusahan tersebut baik transaksi operasional maupun non operasional. Transaksi keuangan dalam perusahaan terjadi dikarenakan aktivitas yang berhubungan dengan pihak luar perusahaan dalam pertukaran ekonomi dengan pihak-pihak eksternal tersebut saat penjualan barang dan jasa, pembelian persediaan, pembebanan kewajiban keuangan dan penerimaan kas dari pelanggan. Transaksi keuangan tersebut harus dikontrol untuk mengendalikan terjadinya perlakuan yang tidak bertanggung jawab dari divisi masing-masing. Untuk mengembangkan suatu system informasi dalam perusahaan, para akuntan pada umumnya menerapkan pendekatan system. Akuntan harus memahami dan menguasai daur pengembangan system karena dua hal. Pertama mereka pasti terlibat dalam tim pengembangan system. Kedua, apabila akuntan berperan sebagai auditor dalam suatu perusahaan, maka ia harus melakukan pengkajian atas system perusahaan yang diauditnya. Dimana hal itu sangat membutuhkan pengetahuan yang memadai dari akuntan mengenai system yang bersangkutan.

Dita Fitriani; Hwihanus Hwihanus

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Sistem informasi manajemen adalah suatu sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal dalam bisnis yang terdiri atas pemanfaatan dokumen, manusia, teknologi, serta prosedur dalam akuntansi manajemen. Tujuannya adalah memecahkan beragam masalah dalam bisnis yang meliputi layanan, biaya produk, serta strategi bisnis. Keseluruhan sistem ini digunakan dalam rangka menganalisis sistem informasi yang lain pada penerapan aktivitas operasional suatu organisasi. Tugas penting Sistem Informasi Manajemen dalam bisnis adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas data secara akurat dan realtime, meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinasi dan sistemastis. Selain itu juga mempermudah pihak manajemen untuk melakukan suatu perencanaan, pengawasan, pengarahan dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang mempunyai hubungan koordinasi dengannya dan membantu pengarahan dalam pengambilan keputusan. Kemajuan e-commerce di masyarakat sekarang ini sangatlah pesat, karena dimasa seperti sekarang ini, masyarakat gemar mencari kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan e-commerce. Masyarakat juga menjadi terbiasa dengan pembayaran digital. Para pelaku usaha UMKM memanfaatkan ini sebagai peluang bisnis dengan berjualan secara online. Pembayaran non-tunai juga memudahkan untuk melakukan transaksi dalam jual beli.

Happy Nurhayati; Fransi Arsani

Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara 2022 STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Anxiety before anesthesia procedures is a common problem in patients and their families. High levels of anxiety can affect the patient's physiological stability and postoperative outcomes. The family assistance program aims to provide education and emotional support to reduce anxiety before anesthesia. The methods used include socialization, interactive education, and evaluation of the patient's family's understanding before and after the intervention. This study involved 15 respondents at RSIA Aisyiyah Klaten. The results showed that after the intervention, there was a decrease in the level of anxiety in the patient's family from 70% to 35%. This finding indicates that family education and assistance have an important role in improving the mental readiness of patients and their families before undergoing anesthesia.

Ayu Sekar Dewanti

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Ketentuan Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia yang mengatur mengenai eksekusi objek jaminan fidusia oleh penerima fidusia (kreditur) yang dalam praktiknya dinilai hanya memberikan jaminan dan perlindungan hukum terhadap penerima fidusia (kreditur) untuk dapat melakukan eksekusi objek jaminan fidusia secara serta merta tanpa parameter, mekanisme dan prosedur hukum yang jelas telah dinyatakan inkonstitusional bersyarat melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 tanggal 6 Januari 2019 yang pada pokoknya dalam amar putusan menyatakan mekanisme dan prosedur hukum dalam pelaksanaan eksekusi sertifikat jaminan fidusia terhadap jaminan fidusia yang tidak ada kesepakatan tentang cidera janji (wanprestasi) dan debitur keberatan menyerahkan secara sukarela objek yang menjadi jaminan fidusia harus dilakukan dan berlaku sama dengan pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, serta cidera janji tidak ditentukan secara sepihak oleh kreditur melainkan atas dasar kesepakatan antara kreditur dengan debitur atau atas dasar upaya hukum yang menentukan telah terjadinya cidera janji. Rumusan masalah dalam penelitian ini masalah: (1) Bagaimana pertimbangan hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 terhadap pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia?; (2) Hambatan-hambatan apa yang timbul dalam pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia dan bagaimana cara mengatasi hambatan tersebut?; dan (3) Bagaimana akibat hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 terhadap pelaksanaan eksekusi objek jaminan fidusia? Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan. Spesifikasi yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah studi kepustakaan dengan metode analisis data menggunakan teknik yuridis kualitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mahkamah Konstitusi dalam pertimbangan hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 menyatakan ketentuan Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3) UU Jaminan Fidusia belum bekerja dengan baik dalam mewujudkan kepastian hukum yang adil, jaminan dan perlakuan yang sama di hadapan hukum, perlindungan hukum bagi para pihak yang terikat dalam perjanjian fidusia, serta terdapat permasalahan konstitusionalitas yaitu ketidakpastian hukum yang berkaitan dengan tata cara pelaksanaan eksekusi dan kepastian tentang waktu kapan sesungguhnya pemberi fidusia (debitur) dinyatakan telah melakukan “cidera janji” (wanprestasi); (2) Hambatan dalam pelaksanaan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019 adalah belum adanya parameter untuk menentukan kriteria dalam perjanjian fidusia mengenai apa yang disebut sebagai wanprestasi atau cidera janji, dan apakah pengajuan/penanganan sengketa di pengadilan berlaku untuk seluruh objek jaminan fidusia atau hanya untuk objek jaminan fidusia tertentu yang memiliki nilai yang besar; dan (3) Mekanisme dan prosedur pelaksanaan eksekusi sertifikat jaminan fidusia juga harus dilaksanakan dengan mengikuti tata cara pelaksanaan eksekusi sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Pasal 196 HIR atau Pasal 208 RBg yaitu dengan mengajukan permohonan kepada pengadilan negeri.

Suroto; Adhi Gunawan

Jurnal Akta Notaris 2022 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Penelitian ini mengkaji mengenai putusan hakim dalam perkara pembatalan akta risalah lelang dikarenakan adanya kesalahan prosedur dalam penetapan nilai limit lelang dalam pelaksanaan lelang dengan menjadikan putusan pengadilan sebagai objek kajiannya. Dasar pertimbangan hakim dalam pembatalan akta risalah lelang didasarkan pada dua (2) hal, yaitu: (a) adanya perbuatan melawan hukum dari kreditur yang telah serta merta tanpa sepengetahuan debitur mengajukan permohonan lelang. (b) adanya kesalahan prosedur dalam penetapan nilai limit lelang dalam pelaksanaan lelang. Akibat hukum yang timbul dengan dibatalkannya akta risalah lelang ada 5 (lima), yaitu: (a) Obyek lelang harus dikembalikan kepada keadaan hukum semula, namun tetap dalam status barang jaminan yang tercatat atas nama kreditur. (b) Hak pemenang lelang atas objek lelang menjadi berakhir. (c) Kreditur harus mengembalikan hasil lelang sejumlah uang yang telah disetorkan kepada pemenang lelang. (d) Debitur tetap diharuskan memenuhi kewajibannya melunasi utangnya sebesar hutang pada posisi semula. (e) Akta risalah lelang dengan sendirinya batal demi hukum. Perlindungan hukum terhadap pemenang lelang atas adanya pembatalan akta risalah lelang oleh putusan pengadilan yaitu pemenang berhak mendapatkan kembali haknya atas sejumlah uang yang telah dibayarkan dalam pelaksanaan lelang tersebut.