Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 261-280 of 326

Analytics

Jasmin Ambas; Syamsuddin Hasan; Andi Atssam Mappanyukki; Andi Ulfiana Fitri; Meliana Handayani +4 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2023 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

The high number of stunting cases in Indonesia is in the spotlight of WHO, so that stunting cases are given serious attention by the government by making preventing and reducing the number of stunting cases a national program through the collaboration of several ministries. Based on this, the government launched food estates as a national strategic program for 2020-2024. It is hoped that this program will be a solution to overcome the high number of stunting cases while reducing the number of stunting cases that have been found. The food estate program approach, which is expected to have an impact on reducing and preventing stunting cases, uses the "zero waste furming system" method, namely the use of corn and oil palm plantations that have developed so far as beef cattle farms where corn and plantation waste are processed into animal feed. and livestock manure and urine are processed into biogas and organic fertilizer which are really needed by corn and oil palm plants. The intervention program to reduce and prevent stunting rates in Central Mamuju Regency is carried out comprehensively through a food security program (food estate) and providing additional nutrition and other nutritional needs, especially for community groups who are vulnerable to nutritional and protein deficiencies.

Gotelma Godeliva

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Salah satu tugas kepala sekolah adalah melaksanakan supervisi di sekolah yang menjadi tanggung jawabnya. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran yang efektif melalui penerapat supervisi obsrvasi di SDI Nabe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah (PTS) melalui tahap perencanaan, tindakan, observasi, refleksi dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwakegiatan pembinaan melalui supervisi observasi kelas   bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan  kinerja guru, untuk lebih mudah memahami konsep peran dan fungsi guru sehingga kinerja guru dapat meningkat, dengan demikian capaian mutu sekolah dapat ditingkatkan.    

Maria Anselmi Reneldis

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Kelayakan mengajar tidak cukup hanya diukur berdasarkan pendidikan formal tetapi juga harus diukur berdasarkan bagaimana kemampuan guru dalam mengajar dan sesi penguasaan materi, menguasai, memilih dan menggunakan metode, media serta evaluasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah Peningkatan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar melalui Supervisi Akademis di SDN XXXIX Hubing Tahun Pelajaran 2020/2021. Efektivitas penerapan supervisi akademis kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dalam pengembangan evaluasi hasil belajar di SDN XXXIX Hubing Timur tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah melalui penerapan supervisi akademis Kepala Sekolah meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan/observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Peningkatan kinerja guru oleh Kepala Sekolah melalui melalui supervisi akademis Kepala Sekolah ini menunjukan peningkatan pada tiap-tiap putarannya. (2) Aktivitas kepala sekolah menunjukan bahwa kegiatan pembinaan melalui melalui supervisi akademis Kepala Sekolah bermanfaat dan dapat membantu guru untuk lebih mudah memahami konsep peran dan fungsi guru sehingga kinerja guru dapat meningkat.    

Della Tri Utami; Fadhilla Yusri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang dari penelitian ini yaitu bagaimana orang tua asuh membina disiplin dan moral anak-anak di panti asuhan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembinaan disiplin dan moral anak panti asuhan dengan peran orang tua asuh di dalam panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pembinaan disiplin dan moral anak dengan memberikan kasih sayang kepada anak panti, memberikan nasehat kepada anak untuk selalu menghormati dan menyayangi sesama, anak diajarkan untuk bertanggung jawab dengan tugasnya di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh. Orang tua asuh juga menyekolahkan anak-anak asuh dari tingkat sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA). Upaya memberikan motivasi kepada anak, memberikan pendidikan keagamaan di dalam panti agar anak bisa bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menuntun anak untuk rajin belajar baik baik di sekolah maupun di dalam panti asuhan. Dengan adanya pembinaan yang dilakukan oleh orang tua asuh di dalam panti asuhan Aisyiyah putri daerah Kota Payakumbuh dapat memberikan dampak yang baik untuk anak-anak asuh panti asuhan karena mereka sebagai pendorong yang  menuntun anak kepada hal-hal yang baik serta orang tua asuh harus mampu memberi contoh dan perilaku yang baik, agar anak-anak panti asuhan dapat meniru kebaikan ari orang tua asuh.

Aditya Ari Nugroho; TRI LETARI HADIYATI; NURSALIM

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah Dan Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dibentuk melalui Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Sesuai Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 70 Tahun 2018 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah,  Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah Dan Kerjasama mempunyai tugas melaksanakan pengoordinasian penyusunan kebijakan daerah, pengoordinasian pelaksanaan tugas Perangkat Daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah, membantu pelaksanaan tugas dan wewenang Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat bidang pemerintahan, pelayanan administratif dan pembinaan sumber daya Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang administrasi pemerintahan, otonomi daerah dan kerjasama. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Biro Pemerintahan, Otonomi Daerah Dan Kerjasama

Dian Ambarisiwi; Slamet Riyono; Rahmat Purwanto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan dan implikasi yang dihasilkan terkait penerapan reformasi birokrasi kinerja pelayanan publik pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang.  Reformasi  birokrasi  diharapkan  dapat  menjadi  mementum  untuk menuju birokrasi yang baik dengan cara memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, dengan meningkatkan sarana dan prasaran serta kualitas sumber daya manusia. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan publik yang terkait dengan tugas dan fungsi yang diemban yaitu dalam pelayanan penerbitan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia, pelayanan Izin Tinggal bagi WNA dan pengawasan serta penindakan Keimigrasian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, studi kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa reformasi birokrasi yang diimplementasikan pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang telah berjalan dengan baik. Hal ini terlihat pada reformasi pelayanan publik yang dilakukan yaitu peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana, disamping itu pula juga dilaksanakan pembinaan pola pikir dan pola perilaku pada sektor sumber daya manusia agar berorientasi pada optimalisasi pelayanan publik sehingga hal tersebut memberikan implikasi positif pada pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang diamanatkan dalam core values Kementerian Hukum dan HAM yaitu untuk menjadi birokrasi kelas dunia.

Maria Yomianti Poling; Henrikus Herdi; Paulus Libu Lamawitak

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

                Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan peranan koperasi simpan pinjam dalam upaya pengembangan UMKM pada KSP Kopdit Ikamala. Penelitian ini menggunakam pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan penelitian ini adalah 5 orang yang terdiri dari 2 orang pegawai KSP Kopdit Ikamala dan 3 orang pengusaha UMKM Bina’an KSP Kopdit Ikamala. Hasil penelitian menunjukan bahwa KSP Kopdit Ikamala memiliki peran dalam pengembangan UMKM sebagai penyedia modal usaha, penyimpan uang selain Bank, memenuhi permodalan UMKM dan memberdayakan ekonomi masyarakat namun dalam perkembangan UMKM, KSP Kopdit Ikamala masih rendah kemampuan SDM-Nya, lemahnya tata kelola, dan belum optimalnya pembinaan dari pemerintah sehingga perlunya perhatian karena belum ada mekanisme pengawasan terhadap aktivitas KSP seperti halnya pada Bank yang dilakukan oleh BI.

Usman Usman

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2023 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This study uses a qualitative method. Data collection techniques were carried out by in-depth interviews, participant observation and documentation. Data were analyzed using an interactive model consisting of collecting data (data collection), reducing data (data reduction), presenting data (data display), and concluding (conclusion). Checking the validity of the data is done by testing the credibility, transferability, dependability, and confirmability. This study also aims to find: (1) the role of PAI teachers (aqidah morals) in fostering student morals, (2) What are the driving factors in fostering student morals at MTs N 1 Central Buton, (3) What are the inhibiting factors in fostering student morals in MTs N 1 Central Buton. The results of this study indicate that: (1) the role of PAI teachers (aqidah morals) in fostering student morals at MTs N 1 Buton Tengah has shown a good attitude in accordance with Islamic teachings and applies what they get from the explanations given by the teacher at class during the learning process. (2) The driving factors in fostering student morals at MTs N 1 Central Buton are; parental factors and exemplary factors, (3) while the inhibiting factors in fostering student morals at MTs N 1 Central Buton namely; different family factors and friend factors.

Dian Roshanti; Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir; Susi Oktaviana

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2023 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Setiap anak memiliki keunikannya sendiri – sendiri yang tidak bisa disamakan satu dengan lainnya, termasuk dalam hal kecerdasan dan gaya belajar. Perbedaan gaya belajar tentunya akan berpengaruh pada penerapan model pendampingan dan metode belajar yang sesuai dengan karakter siswa. Para pengurus panti asuhan Budi Mulya Banyuwangi merasa kesulitan pada saat melakukan pendampingan belajar pada anak – anak panti karena terbatasnya skill tingkat kemampuan dan pemahaman anak berbeda – beda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pengenalan jenis kecerdasan dan gaya belajar anak – anak agar para pengurus/pembina panti dapat mengetahui gaya belajar yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dan referensi dalam menentukan metode dan merancang model pendampingan belajar yang sesuai dengan karakter anak. Mitra kegiatan pengabdian adalah anak panti sejumlah 20 siswa dan pengurus panti. Metode yang digunakan yaitu ceramah, tanya jawab, diskusi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan para peserta dapat mengidentifikasi gaya apakah visual, auditori, maupun kinestetik yang bisa dijadikan sebagai dasar para pengurus panti dalam mendampingi belajar anak – anak panti.    

Bantang Bantang

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Kompetensi profesional harus dimiliki oleh setiap guru sebagai pengajar agar mampu meningkatkan hasil belajar siswa dengan optimal. Fakta di lapangan ditemukan bahwa masih ada guru yang belum menguasai materi pembelajaran dengan baik. Selain itu, guru kurang menerapkan metode/model/strategi pembelajaran yang variatif. Guru kurang memanfaatkan media pembelajaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti di lapangan, maka peneliti sebagai Kepala Madrasah ingin melakukan suatu penelitian tindakan yang bertujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik sebagai upaya meningkatkan kompetensi profesionalisme guru di MTs Muhammadiyah Limbung Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap daya serap kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 70,05%; 77,84%; dan 86,56%. Sedangkan peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap ketuntasan kelompok pada siklus I, II, dan III sebesar 40,00%; 60,00%; dan 86,67%. Dan peningkatan kompetensi profesionalisme guru terhadap daya serap individu pada siklus I, II, dan III sebanyak 6 guru, 9 guru, dan 13 guru. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru. Selain itu juga, pembinaan supervisi pembelajaran ini juga efektif dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru.    

Kasmawati Kasmawati

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu kemampuan guru yang harus dilakukan penilaian secara berkala oleh Kepala Madrasah sebagai supervisor yaitu, menilai hasil pembelajaran upaya meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bahwa guru hanya melakukan penilaian pada aspek kognitif saja tanpa melakukan penilaian pada aspek afektif dan psikomotorik, masih ada guru yang tidak membuat analisis hasil belajar siswa, dan masih banyak guru yang tidak membuat dan melaksanakan program remedial. Permasalahan tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan keefektifan supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa MTs Darul Muttaqin Bungasunggu Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Peningkatan kemampuan guru pada siklus I, II, dan III, yaitu sebesar 68,63%, 77,88%, dan 86,88%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 50%, 100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa. Selain itu juga, kegiatan supervisi akademik ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa.    

Grace Na Anantha Lumban Tobing; Rike Yohana Simatupang; Ibelala Gea

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

. The type of leadership will be synonymous with the leadership style of someone carrying out a leadership. Thus it is clear that leadership is a person's ability to influence other people to work together to achieve the goals that have been aspired to. And every coach in a hostel has a different type of leadership. The results of this study show that the leadership type of the hostel supervisor is very important to be discussed for the sake of comfort between the supervisor and the hostel children. This study used a qualitative method by collecting several sources from existing books and journals. So the purpose of this study is to enable someone to know the type of leadership of each coach in the dormitory, because many coaches now ignore their leadership type.    

Amelia Kartika Wabang

Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 2023 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

The failure of parents to teach responsibility to children will cause various bad effects for children both now and in the future. Responsibilities are important in children's lives because they are correlated with children's emotional intelligence, social relationships, have a good impact on educational aspects, and contribute to children's success in the future. Because of the closeness of the relationship and the bonds they have, parents are the most appropriate person to teach responsibility to children. This research article aims to highlight what role Christian parents can play in contributing to the maximum in teaching their children about responsibility. By using the description method and getting support from literature review, it is hoped that it can provide a strong and in-depth picture related to the discussion of Bible stories about responsibility, the importance of responsibility for children, and the contribution of parents in teaching responsibility to children. The results of this study found that parents can contribute maximally in teaching responsibility to children when they begin to introduce responsibility as early as possible, make responsibility a habit of behavior, become role models, and be sensitive when teaching children. Through living these five things in real life by parents, parents will contribute maximally to the growth of children's responsibilities.    

Novarianti Ramadhani; Zaifatur Ridha

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Permasalahan penelitian menujukkan bahwa sarana pendidikan. Skripsi ini membahas tentang upaya orang tua dalam pembinaan ibadah shalat lima waktu pada siswa kelas VIII MTs Negeri 3 Langkat. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif . Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tahapan proses pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data dan penyajian kesimpulan. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan pembinaan ibadah shalat lima waktu pada siswa di MTs Negeri 3 Langkat dilakukan secara berjamaah dan terabsensi, dengan maksud dan tujuan agar supaya siswa bisa melatih untuk melaksanakan kewajiban dan dapat menambahkan sifat sadar diri bahwa shalat adalah kebutuhan dirinya. Upaya yang dilakukan adalah pertama, pembinaan generasi (pembinaan kelas atas), kedua, mengadakan absensi setiap waktu shalat, ketiga, menerapkan sangsi hukuman bagi yang tidak shalat berjamaah, keempat, melengkapi sarana dan prasarana

Haerani Haerani

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Guru mengalami kesulitan dalam memilih atau menentukan bahan ajar yang tepat. Kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar masih rendah. Bahan ajar yang disusun banyak yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Fenomena tersebut mendorong peneliti sebagai Kepala Madrasah untuk melakukan suatu penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan efektifitas supervisi Akademik Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru mengembangkan bahan ajar di MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa tahun pelajaran 2020-2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam mengembangkan bahan ajar dengan mencapai standar ideal. Pembinaan Kepala Madrasah melalui supervisi akademik dapat dilihat dari peningkatan kualitas bahan ajar pada aspek isi, penyajian, dan bahasa tiap siklusnya yaitu sebesar 68,00% pada siklus I, 77,50% pada siklus II, dan 84,80% pada siklus III. Ketuntasan kelompok sebesar 100%, yang berarti melebihi kriteria yang telah ditetapkan sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian terjadi peningkatan kualitas bahan ajar pada aspek isi, penyajian, dan bahasa tiap siklusnya. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pembinaan melalui supervisi akademik Kepala Madrasah berjalan dengan optimal dan efektif dapat meningkatkan kompetensi profesionalisme guru dalam pengembangan bahan ajar.

Haerani Haerani

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Salah satu kemampuan guru yang harus dilakukan penilaian oleh Kepala Madrasah yaitu menilai hasil pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan bahwa guru hanya melakukan penilaian pada aspek kognitif saja tanpa melakukan penilaian pada aspek afektif dan psikomotorik, masih adanya guru yang tidak membuat analisis hasil belajar siswa, dan masih banyak guru yang tidak membuat dan melaksanakan program remedial bagi siswa yang belum tuntas. Permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui penerapan dan efektivitas supervisi akademik Kepala Madrasah sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa di MTs Muhammadiyah Lempangang Kab. Gowa Tahun Pelajaran 2022-2023. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Sekolah yang dilakukan dalam 3 siklus. Hasil yang didapatkan selama melaksanakan penelitian yaitu terjadi peningkatan kemampuan guru pada siklus I, II, dan III sebesar 68,63%, 77,88%, dan 86,88%. Sedangkan ketuntasan individu pada siklus I, II, dan III sebesar 25%, 50%, 100%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan bahwa pembinaan melalui penerapan supervisi akademik Kepala Madrasah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa. Kegiatan supervisi akademik ini juga memiliki efektivitas dalam meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil pembelajaran siswa.

Anita Sriwaty Pardede

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Perubahan demografi akan berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan lanjut usia (lansia) baik secara individu maupun dalam kaitannya dengan keluarga dan masyarakat. Dengan meningkatnya jumlah penduduk lansia harus diupayakan agar kelompok lansia tetap mempunyai kondisi fisik dan mental yang prima untuk menjadi sumberdaya manusia yang optimal. Masalah gizi yang umum terjadi pada lansia selain kekurangan gizi juga kelebihan gizi  yang memacu timbulnya  penyakit degeneratif  seperti penyakit  jantung  koroner,  hipertensi,  diabetes  mellitus,  batu empedu, gout (reumatik), ginjal, sirosis hati dan kanker. Sehingga dengan peningkatan status gizi pada lansia diharapkan keadaan kesehatan dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan (Dep.Kes. RI, 2000).             Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian cross sectional, dimana variabel terikat (dependen) yaitu Status Gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan tingkat pendapatan), perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan sebagai variabel bebas (independen). Penulis melakukan observasi atau pengukuran  pada  saat bersamaan dan wawancara food recall. Penelitian dilakukan di Wredha Rineksa daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok dengan jumlah 110 orang lansia. Pemilihan lokasi dengan alasan Wredha Rineksa merupakan rumah singgah (sekarang disebut Pos Pembinaan Terpadu). Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah : Kuesioner tentang karakteristik lansia, perilaku (kebiasaan merokok, aktivitas fisik) dan asupan konsumsi makanan, Format Form Food Recall 24 jam, Alat ukur Tinggi Badan yaitu Microtoise dan Berat Badan dengan timbangan Seca Digital, KMS Lansia.             Hasil penelitian adalah : Sebagian besar (56,4%) lansia di Wredha Rineksa (WR) daerah binaan Puskesmas Tugu Kota Depok berstatus gizi normal, dengan rata-rata IMT 23,5 kg/m² dengan nilai terendah 16 kg/m² dan tertinggi 32,8 kg/m², sedangkan status gizi lebih dengan IMT > 25 kg/m²  adalah  33,6% ; Karakteristik lansia umur > 60 tahun (59,1%), perempuan (73,6%), berstatus kawin (71,8%), berpendidikan menengah (50,9%), tidak bekerja (84,5%), dan tingkat pendapatan rendah  sebanyak 62,7%. Sebagian besar lansia tidak mempunyai kebiasaan merokok (91,8%), dan aktivitas fisik  dengan aktivitas sedang 37,3%. Asupan Konsumsi lansia di WR rata-rata kurang dari Angka Kecukupan Gizi, hanya asupan protein yang lebih dari AKG. Asupan rata-rata konsumsi energi pada laki-laki 87,73% dan perempuan 95,5% dari AKG ; rata-rata konsumsi karbohidrat pada laki-laki 89% dan perempuan 91% dari AKG ;  rata-rata konsumsi protein pada laki-laki 138% dan perempuan 131% dari AKG ;  rata-rata konsumsi lemak pada laki-laki 83,6% dan perempuan 77,8% dari AKG. Pada penelitian ini didapatkan  hubungan yang bermakna antara umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan asupan energi dengan status gizi.    

Eko Supria; Wedra Aprison

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menggerogoki nilai kemanusiaan peserta didik seperti kejujuran, tolerasi, kerja sama, saling menghormati dan menghargai antar sesama mulai memudar, hal ini akan mengancam eksistensi keberagamaan dan integritas suatu bangsa. Diantara beberapa kenyataan yang ditemui dilapangan, yaitu ketika guru masuk kedalam kelas peserta didik tidak memperhatikan guru yang sedang berada didalam kelas, guru mengucapkan salam ada sebagian peserta didik tidak menjawab salam. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang datanya diperoleh dari observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan diterapkan melalui Model ekstrakurikuler (Suplemen) yaitu melalui kegiatan tambahan yang berorientasi pada pembinaan karakter peserta didik. Beberapa nilai-nilai pendidikan karakter yaitu religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli social, tanggung jawab. Dan menjadi faktor yang mempengaruhi dalam penerapan pendidikan karakter yaitu faktor kebiasaan, faktor keturunan, faktor lingkungan, dan faktor kekeluargaan.

Bambang Kuncoro Prasongko; Yasmina Amalia

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Era revolusi industri 4.0 merupakan peluang dalam membangun perekonomian Indonesia dengan berbagai kemudahan yang diberikan oleh kemajuan teknologi. Apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, maka akan menjadi sebuah ancaman karena tidak diimbangi dengan pertumbuhan unit bisnis baru. Studi ini berfokus pada pelatihan manajemen dan pembinaan pemuda untuk penguatan kewirausahaan. Hal tersebut merupakan upaya untuk mengurangi pengangguran dengan cara meningkatkan kompetensi manajemen bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, mengorganisir, melaksanakan, mengevaluasi pelatihan, pembinaan melalui pendampingan pelaksanaan hasil pelatihan, efektivitas pelaksanaan, permasalahan, dan masa depan solusi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk secara intensif dan mendalam menggambarkan gejala dan fenomena yang diteliti, sekaligus pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur. Temuan dalam penelitian ini adalah belum adanya pengelolaan pelatihan penguatan kewirausahaan di desa rejosari, kecamatan berbah, kabupaten sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini merekomendasikan bahwa perlu adanya manajemen pelatihan dan pembinaan penguatan kewirausahaan pemuda yang secara langsung dalam upaya peningkatan kemampuan pengelolaan usaha kepemudaan di desa di Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rahma Aulia; Rula Azmi Fath; Muhammad Difa Darusallam; Meity Suryandari

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perubahan zaman membawa dampak bagi seluruh Negara. Dengan adanya perubahan zaman, pola pikir manusiapun ikut berubah. Perubahan zaman membawa dampak positif maupun negatif. Perubahan ini terjadi karena adanya Globalisasi. Peranan keluarga dalam pembimbingan generasi muda cukup dominan. Pembentukan perilaku yang positif yang harus dimiliki oleh setiap orang warga negara yang baik, bermula dari keluarga menurut Jamaludin Ancok dikutip Hendriyati Agustiani dalam buku “Psikologi Perkembangan” menyatakan bahwa pada saat ini pembinaan terhadap kaum remaja belum menemukan format yang maksimal. Perilaku remaja yang akhir-akhir ini marak, berupa tawuran, perjudian, dan berbagai kenakalan remaja lainnya,dianggap sebagai akibat dari proses keterasingan dari kehidupan yang wajar. Perilaku-perilaku menyimpang seperti itulah masih terjadi di kampung dan di desa, bukan kota besar saja, semisal di kampung Sinar Rejo masih adanya krisis moral yang terjadi antar kaum remaja.