Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2721-2740 of 2,754

Analytics

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Mulyani, Sri

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pencatatan transaksi keuangan yang cermat dan tepat sesuai penggunannya akan menghasilkan informasi yang akurat dan up to date bagi setiap pemakai dan yang membutuhkan. Tak terkecuali perusahaan kecil dengan volume transaksi yang tidak sedikit di bagian pusat dan cabang juga membutuhkan pembukuan transaksi keuangan yang dimilikinya. Dalam menjawab permasalahan dan kesulitan yang dialami oleh pengusaha dalam mengambil keputusan yang terkait operasional keuangan perusahaan, perlu dibuat suatu sistem informasi keuangan bagi pengusaha kecil berbasis area. Pada penelitian ini dikembangkan Sistem Informasi (Sisfo) Keuangan yang berlaku pada pengusaha kecil, “Batik Wijayanti Semarang”. Sistem yang dikembangkan adalah antarmuka berbasis web yang dibangun menggunakan paket perangkat lunak HTML, PHP dan MySQL. Metode pengembangan sistem ini menggunakan konsep pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC). Sistem pencatatan transaksi keuangan ini mengacu pada siklus akuntansi yang dimulai dari pencatatan transaksi ke jurnal, kemudian pencatatan penerimaan dan pengeluaran pusat dan cabang, sampai dengan menghasilkan laporan keungan dalam bentuk: Buku Besar, Neraca, Laporan Laba/Rugi, dan Laporan Perubahan Modal.   Kata kunci: sisfo keuangan, area, SDLC

Budiarso, Zuly; Hadikurniawati, Wiwien; Prihandono, Agung

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Mikrokontroler yang mewakili suatu figur sistem kendali modern telah dikemas hanya dengan mengimplementasikan sebuah chip / rangkaian terpadu, yang kemudian berkembang hingga penggunaan memori dan processor beserta elemen pendukungnya seperti register, AT command, I/O system, dan lain sebagainya. Bahkan hingga pada saat ini, mikrokontroler telah dikemas dalam sebuah modul aktif kit. Perancang sebuah sistem kendali menjadi lebih tertantang dengan hadirnya kemampuan untuk programming, sehingga perancang dapat dengan lebih leluasa membuat bentuk maupun model sistem kendali. Kemampuan modul yang bervariasi dengan berbagai aksesorisnya yang siap pakaipun telah meningkatkan keinginan lebih lanjut dalam keberagaman modul berbasis ATMEL. Salah satu penerapan sistem kendali adalah sistem kendali digital terpadu pada generator sinyal XR-2206 dengan Arduino UNO R3 yang semula menggunakan sistem kontrol analog. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital harus diketahui perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk menunjang kinerja sistem. Sistem kendali tersebut terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yang masing-masing mempunyai fungsi dan peranan yang berbeda-beda, yaitu Power Supply, Sistem Kendali dan Display. Power Supply berfungsi sebagai sumber tegangan, Sistem Kendali merupakan Arduino dan Display terdiri dari LED dan LCD. Power Suply, berfungsi sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian yaitu rangkaian generator sinyal XR-2206 (12 Volt), rangkaian kendali (6 volt), dan untuk Arduino (5 volt). Arduino merupakan bagian utama yang berfungsi sebagai pengendali generator sinyal XR-2206. Tugas dari sistem kendali adalah menghidupkan dan mematikan generator sinyal, mengatur jenis sinyal keluaran, mengatur tegangan dan frekuensi sinyal keluaran dan mengatur tampilan pada indikator LED dan LCD Display. Dengan adanya perubahan sistem kendali dari analog ke digital akan diperoleh beberapa keuntungan diantaranya adalah kemudahan dalam mengoperasikan generator sinyal, akurasi besaran lebih tepat, pengembangan sistem kendali lebih mudah.   Kata kunci: Arduino, mikrokontroler, sistem kendali

Razaq, Jefri Alfa; Jananto, Arief

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini merancang aplikasi sistem informasi berbagai lokasi penting bagi masyarakat yang membutuhkan petunjuk jalan lokasi pelayanan kesehatan. Hal ini didasarkan pada masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi terdekat layanan kesehatan di kota Semarang. Penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram, Kamus data dan E-R Diagram. Manfaatnya dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam mengetahui posisi geografis lokasi layanan kesehatan terdekat di sekitar pengguna beserta informasi pendukung seperti visualisasi objek dalam bentuk maps melalui perangkat mobile Android disertai rute untuk menuju objek layanan kesehatan yang dipilih, pencarian objek, dan menu pendukung lainnya.

Wismarini, Dwiati; Khristianto, Teguh

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Perkembangan Aplikasi SIG tidak hanya secara jumlah namun hingga keanekaragaman jenis aplikasinya juga. Sedangkan pengembangan aplikasi SIG selanjutnya pun mengarah pada aplikasi berbasis WEB, yang lebih dikenal dengan nama WebGIS. Hal ini disebabkan karena pengembangan aplikasi di lingkungan jaringan telah menunjukan potensi yang besar dalam kaitannya dengan geo informasi. Web-GIS merupakan gabungan antara design grafis pemetaan, peta digital dengan analisa geografis, pemrograman komputer, dan sebuah database yang saling terhubung menjadi satu bagian web design dan web pemetaan. Kebutuhan akan keberadaan serta penyediaan data dan informasi yang lengkap, akurat, cepat dan juga dapat dipertanggungjawabkan dalam upaya pengelolaan dan pengoptimalan potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah daerah pada kabupaten Grobogan yang mendukung peluang daerah kabupaten Grobogan bagi pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya wilayah tersebut, terutama bagi Matapencaharian penduduk desa, selain juga mendorong minat para calon investor dalam memilih dan memutuskan pilihan berinvestasi, maka dipandang perlu adanya sebuah apikasi SIG berbasis WEB tersebut. Sedangkan Pemodelan Aplikasi berbasis WebGIS untuk Informasi dan data Geospasial Potensi dan Pendayagunaan sumber daya wilayah pada kabupaten Grobogan sebagai upaya pengembangan mata pencaharian penduduk desa, yang dihasilkan dalam penelitian ini, dimaksudkan adalah dalam rangka dapat mendokumentasi, merepresentasi data geospasial potensi dan pendayagunaan sumber daya wilayah kabupaten Grobogan secara komprehensif, sehingga dapat bermanfaat untuk mendistribusi dan mengambil data dan informasi secara online bagi pihak-pihak yang membutuhkan dan berkepentingan dalam pengambilan keputusan.   Kata kunci : Pemodelan Aplikasi, Sumber Daya Wilayah, Mata Pencaharian, WebGIS

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan usaha layanan masyarakat milik pemerintah, letaknya yang strategis dan dekat dengan masyarakat terutama di daerah pedesaan. Tidak hanya melakukan layanan kesehatan umum, namun strategis sebagai pintu utama pembangunan kesehatan keluarga utamanya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Pendataan, pemrosesan data, dan penyajian informasi selama ini masih banyak dilakukan manajemen konvensional. Akibatnya sering menjadi hambatan dan ketidak akuratan dalam pendataan dan pelaporan, sehingga fungsi pengambilan keputusan pada setiap level manajemen juga terkendala. Untuk itu penelitian ini bertujuan merekayasa sistem informasi KIA dan KB dalam usaha peningkatan manajemen layanan kesehatan masyarakat, yang nantinya dapat diimplementasikan di setiap Puskesmas. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah analisis dan desain terstruktur. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan, dalam rangka membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bidang KIA dan KB di Puskesmas.   Kata Kunci : Sistem Informasi, KIA, KB, Puskesmas

Amin, Imam Husni Al; Ardhianto, Eka

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Penelitian ini bermaksud melakukan pembuatan model monitoring sistem informasi inventori dan keuangan pada UKM agen koran. Hal ini didasarkan pada banyaknya UKM agen koran yang memiliki masalah manajemen inventarisasi media cetak dan sistem keuangannya yang masih menggunakan sistem konvensional, sehingga sering terjadi kekeliruan, keterlambatan pencatatan dan pelaporan. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan monitoring pada inventarisasi media cetak, transaksi keuangan dan pembukuannya, serta pelaporan yang tepat waktu pada UKM agen Koran. Kata Kunci : UKM agen Koran, monitoring, inventori, keuangan

Sukur, Muji; Listiyono, Hersatoto

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Permasalahan kependudukan sangatlah kompleks, padahal data kependudukan sangat penting untuk kebutuhan informasi yang berkenaan Demografi dan Kesejahteraan Penduduk. Penelitian ini bermaksud melakukan identifikasi, analisis, desain data kependudukan untuk implementasi sistem informasi demografi yang dapat digunakan dasar penghitungan dan pemberian informasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal ini didasarkan pada banyaknya desa/kelurahan yang masing melakukan pencatatan dan pelaporan kependudukan secara konvensional dan belum memiliki formula yang memudahkan pendataan penduduk untuk menghitung IPM. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis sistem menggunakan DFD, desain database menggunakan E-R Diagram. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan penduduk, pembentukan informasi demografi dan penghitungan IPM. Sehingga setiap desa atau kelurahan dan kecamatan dapat dengan segera mengetahui informasi perkembangan penduduk (demografi) dan tingkat kesejahteraan penduduk (IPM).   Kata Kunci : sistem informasi, penduduk, demografi, IPM

Munawaroh, Siti

Dinamik 2014 Universitas Stikubank

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) adalah pusat layanan masyarakat yang kegiatan utamanya melayani bidang kesehatan ibu dan bayi yang letaknya paling dekat dan perannya strategis di masyarakat. Peran Posyandu sangat penting karena sebagai garda depan sistem pelayanan masyarakat dalam memonitor kesehatan keluarga. Namun begitu belum ada informasi yang memadai untuk melakukan monitoring tentang hasil kegiatan Posyandu terutama pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi monitoring yang dapat dimanfaatkan oleh kader Posyandu di tingkat wilayah tertentu agar kesehatan ibu dan bayi tetap ter-monitor seperti kecukupan gizi, vitamin, berat dan tinggi badan, dan imunisasi. Untuk menghasilkan sistem yang baik dan memenuhi kebutuhan pengguna (user) maka penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem siklus hidup (SDLC). Model analisis dan desain yang digunakan adalah berbasis Objek dengan tools UML. Model ini mempermudah dalam pengembangan dan memudahkan bagi user untuk memahami sistem yang akan dikembangkan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memberikan kemudahan, kecepatan, dan ketepatan dalam melakukan pendataan, pemrosesan, pengarsipan, serta penyajian informasi dan pelaporan yang berkaitan dengan perkembangan kesehatan Ibu dan bayi. Sehingga setiap kader kelompok Posyandu, Desa/kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten dapat memonitor informasi perkembangan kesehatan keluarga.   Kata Kunci : Sistem Informasi, Monitoring, Posyandu

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Masalah utama yang di hadapi bangsa Indonesia, khususnya dalam bidang pendidikan, di era globalisasi adalah rendahnya tingkat kualitas sumberdaya manusia. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Dari fakta tersebut, perpustakaan diharapkan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Perpustakaan mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap peningkatan dan pengembangan minat dan kegemaran membaca. Hal ini dilatari oleh peran dan fungsi perpustakaan sebagai pusat pengembangan minat baca. Teknologi informasi dan komunikasi atau ICT (Information and Communication Technology) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan global. Oleh karena itu, setiap institusi, berlomba untuk mengintegrasikan ICT guna membangun dan memberdayakan sumber daya manusia berbasis pengetahuan agar dapat bersaing dalam era global. Pada penelitian ini dibangun Sistem Perpustakaan Digital Jurnal Elektronik sehingga mudah diakses oleh pembaca. Sistem dapat melakukan perambaan (crawler) dari halaman web. Dari proses perambaan (crawler) ini kemudian akan diunggah. Dimana jurnal elektronik yang diunggah sudah dibuat dengan format PDF. Sistem Perpustakaan Digital hanya dapat diakses lokal di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Kata Kunci : Perpustakaan Digital, Crawler, Jurnal Elektronik

Zuliarso, Eri; Februariyanti, Herny

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Dari fakta tersebut, perpustakaan diharapkan sebagai pusat kegiatan pengembangan minat baca dan kebiasaan membaca. Perpustakaan mempunyai tanggungjawab yang besar terhadap peningkatan dan pengembangan minat dan kegemaran membaca. Teknologi informasi dan komunikasi atau ICT (Information and Communication Technology) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan global. Oleh karena itu, setiap institusi, berlomba untuk mengintegrasikan ICT guna membangun dan memberdayakan sumber daya manusia berbasis pengetahuan agar dapat bersaing dalam era global. Kebutuhan akan Teknologi Informasi (TI) sangat berhubungan dengan peran perpustakaan sebagai kekuatan dalam pelestarian dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan yang berkembang seiring dengan kegiatan menulis, mencetak, mendidik serta pemenuhan kebutuhan masyarakat akan informasi. Pada penelitian ini dibangun Sistem Perpustakaan Digital Buku Elektronik sehingga mudah diakses oleh pembaca. Sistem ini dimana buku elektronik yang diunggah sudah dibuat dengan format PDF. Sistem Perpustakaan Digital hanya dapat diakses lokal di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Kata Kunci : Perpustakaan Digital, Buku Elektronik

Santi, Rina Candra Noor

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Matematika secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu matematika terapan (applied mathematics) dan matematika murni (pure mathematics). Matematika terapan mempunyai pengertian bahwa matematika digunakan diluar matematika. Matematika terapan berperan dan membantu menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata yang akan diselesaikan dalam sistemnya dan memenuhi kebutuhan ilmu-ilmu dalam pengembangannya. Banyak ilmuwan yang mengkaji matematika untuk dapat dimanfaatkan dalam bidang lain. Sedangkan matematika murni berperan sebagai ratu yang mempercantik dirinya melalui rancangan-rancangan definisi, teorema yang terstruktur secara sistematis. Teori Aljabar Linier  merupakan cabang dari matematika terapan. Aljabar Linier mempunyai penerapan pada berbagai bidang ilmu alam dan ilmu sosial serta teknologi khususnya teknologi Informasi dan komunikasi (infokom) yang saat ini sedang berkembang pesat. Ilmu yang dipelajari pada materi Aljabar Linier salah satunya yaitu Sistem Persamaan Linier. Adapun salah satu metode yang dapat digunakan untuk mencari nilai variabel adalah Aturan Cramer

Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi dalam teknologi terminal perantara serta pengembangan teknik pendeteksian besaran elektronis atau fisis dengan pemrograman bahasa tingkat untuk piranti lunak telah banyak dilakukan dan dalam hal ini hampir segenap implementasinya senantiasa mengacu pada perantara sistem pengamatan akuisisi data, khususnya pada sistem akuisisi data dalam operasi kendali terpadu terapan digital mikro dengan menggunakan perantara mikrokontroler sebagai pengubah bentuk data secara visual dari sebuah sensor atau elemen transducer sebagai mata rantai paling ujung bagi sistem kendali. Untuk implementasi dalam sistem yang melibatkan bahasa tingkat tinggi, dalam hal ini menggunakan Visual Basic maka diperlukan adanya metode perantaraannya untuk digunakan menjadi penentu sekaligus mediator bagi pemrogramannya, dalam hal ini menggunakan VB. Untuk itu pada kesempatan penulisan kali ini kami penulis akan melakukan analisa kinerja terminal port komputer sebagai perantara pemerograman bahasa tingkat tinggi dalam hal ini visual basic. Konsep rancang bangun ini yang menjadi dasar pemikiran karena keunikannya dalam memberikan keluaran 8 bit data olahan dan kemampuannya dalam mode free running or controlled running, sehingga diharapkan mampu mendeteksi lebih jauh besaran elektronis maupun fisis yang akan diamati.   Kata kunci : port, data, VB, komputasi

Suryanto, HP., Eddy

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK  : Arah kebijakan pembangunan hutan rakyat diarahkan pada wilayah-wilayah prioritas yang mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan hutan rakyat dan dengan sentra-sentra industri pengolahan kayu disamping lahan milik masyarakat, lahan terlantar dan kawasan hutan. Untuk menggali potensi hutan rakyat diperlukan suatu perencanaan dan strategi pembangunan pengelolaan hutan rakyat guna mendorong dan mewujudkan unit-unit usaha perhutanan rakyat di lingkungan petani.   Kata Kunci : Pengelolaan, Hutan Rakyat, Otonomi.

Nugroho, Edhi

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Berbagai model untuk memvisualkan pengembangan sistem informasi telah diajukan dan digunakan untuk berbagi proyek sistem informasi. Pengembangan sistem informasi berbasis web mempunyai karakteristik yang berbeda dengan sistem informasi lain. Karakteristik yang berbeda tersebut membutuhkan model visualisasi yang tepat. Kajian terhadap model DFD dan OOD menunjukkan bahwa karakteristik web tidak dapat ditunjukkan dengan jelas sehingga diperlukan model visualisasi yang berbeda. Penulis mengusulkan sejumlah model untuk menggambarkan situs web atau tepatnya arsitektur informasi yang merupakan dasar pengembangan situs web.

Palupi, Dyah Ayu Putri

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2011 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study examined variables that predict employee turnover intentions. Influence of trust in the organization as a mediator variable in this relationship was also examined. Questionnaires completed by 380 employees of the company's operating divisions garment. Hierarchical regression analysis used to test this relationship. The results was supported the hypothesis, the result states that in order to enhance the trust of employees in the organization and to reduce turnover intentions, garment companies needs to maintain the continuity and development of training programs, conduct a formal and fair appraisal system , provide a clear and adequate career progression for employees. Suggestions and limitations for future research are also given.

Sulistyorini, Prastuti

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Saat ini piranti lunak semakin luas dan besar lingkupnya, sehingga tidak bisa lagi dibuat asal-asalan. Piranti lunak saat ini seharusnya dirancang dengan memperhatikan hal-hal seperti scalability,security, dan eksekusi yang robust walaupun dalam kondisi yang sulit. Selain itu arsitekturnya harusdidefinisikan dengan jelas, agar bug mudah ditemukan dan diperbaiki, bahkan oleh orang lain selainprogrammer aslinya. Keuntungan lain dari perencanaan arsitektur yang matang adalah dimungkinkannyapenggunaan kembali modul atau komponen untuk aplikasi piranti lunak lain membutuhkan fungsionalitasyang sama.Dengan menggunakan model diharapkan pengembangan piranti lunak dapat memenuhi semua kebutuhanpengguna dengan lengkap dan tepat, termasuk faktor-faktor seperti scalability, robustnees, security, dansebagainya. Untuk melakukan pemodelan sistem / perangkat lunak secara visual digunakan UML (UnifiedModelling Language) yang digambarkan secara elektronik lewat sarana perangkat lunak Rational Rose.

Sasongko, Jati

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pencarian informasi lintas bahasa pada saat sekarang ini sangat diperlukan dengan banyaknya dokumen yang tersedia dari berbagai macam bahasa. Pencarian informasi lintas bahasa berbasis corpus ini dalam pengembangannya memerlukan beberapa tahapan yang dimulai dari pengumpulan data dokumen penghapusan tanda baca, tokenisasi kata, penghapusan kata berdasarkan stopword sampai dengan memasukkan data ke dalam corpus. Pencarian informasi lintas bahasa dapat bekerja dengan baik tergantung dari banyaknya data yang tersedia di dalam corpus, sehingga semakin banyak data di dalam corpus maka semakin baik hasil pencariaannya.

Migunani, Migunani

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Prinsip­prinsip metodologi perancangan perangkat lunak menjadi basis proses rekayasa aplikasi bisnis  telah  banyak  di  terapkan. Dimana  sebuah metodologi merupakan  kerangka  pijakan  utama  dalam perancangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Tahapan­tahapan dalam membangun sebuah perangkat lunak akan sangat berguna untuk memastikan apakah elemen­elemen proyek pengembangan perangkat lunak telah dikelola dengan baik dan benar. Microsoft Solution Framework  (MSF)  sebagai metodologi  alternatif perancangan  perangkat  lunak menggabungkan  dua  metodologi  yang  berbeda  menjadi  satu  kesatuan  yang  utuh  untuk  menghasilkan sebuah  solusi  perangkat  lunak  yang  lebih  dinamis  dengan  mengadopsi  kelebihan  dari  masing­masing metodologi.  Kedua  metodologi  tersebut  adalah  Waterfall  dan  Spiral.  Metodologi  Waterfall menggambarkan  sebuah  model  proses  yang  statis  dengan  tahapan­tahapan  berlapis  yang menggunakan sebuah milestone sebagai  transisi pada  setiap  tahap perancangan,  sementara metodologi Spiral  (iterative) menerapkan  model  proses  secara  sirkular  tanpa  adanya  cekpoint  atau  milestone.  Namun  kelebihan metodologi spiral adalah mengenai kebutuhan pengembangan secara keberlanjutan dan adanya keterlibatan pemakai dalam pembangunan perangkat  lunak sehingga perangkat  lunak akan selalu berkembang dengan versi dan fitur yang lebih baru.

Supriyanto, Aji

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Banyak  organisasi  yang memanfaatkan  perangkat  teknologi  informasi  berbasis  jaringan  baik local maupun  global  untuk mendukung  tujuan pengembangan  organisasinya. Namun  banyak  yang  tanpa disadari mengimplementasikan  sistem  jaringan  computer  tersebut  tanpa  dibarengi  dan  diimbangi  dengan sistem keamanan yang memadai sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. Hal itu dikarenakan karena banyak  yang  tidak  menggunakan  prinsip­prinsip  pengamanan  sesuai  standar,  dan  dalam mengimplementasikan tidak melalui tahap siklus hidup keamanan informasi. Untuk mengatasi kendala itu, maka  dari  itu  sebuah  organisasi  harus  memiliki  patokan  atau  standar  baku  untuk  menerapkan  sistem keamanan  sesuai  dengan  prinsip  standar  seperti  yang  dikeluarkan  oleh NIST.  Selain  itu  sangat  penting sekali  diperlukan  komitmen  implementasi  keamanan,  dengan  cara  menerapkan  sesuai  siklus  hidup keamanan informasi oleh para user, system engineer, spesialis IT, manajer program dan petugas keamanan informasi.

Februariyanti, Herny

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Pemanfaatkan  komputer  sebagai  pendukung  alat  ukur,  akan memberikan  kemudahan  dalam penggunaanya, dan nantinya akan diperoleh alat ukur yang lebih akurat, lebih mudah penggunaannya. Hasil pengukuran. Hasil dapat ditampilkan secara digital oleh komputer di layar monitor. Dengan tampilan yang berbentuk  digital  akan  memudahkan  dan  mempercepat  dalam  mengamati  hasil  pengukuran.  Masalah penelitian  ini  adalah  bagaimana  cara  merancang  peralatan  ukur  keolengan  suatu  benda  secara  digital menggunakan  komputer dengan memakai parallel port sebagai media transfer data antara komputer dengan peralatan ukur. Masalah penelitian  ini adalah bagaimana cara merancang peralatan ukur keolengan  suatu benda  secara digital menggunakan   komputer dengan memakai parallel port  sebagai media  transfer data antara  komputer  dengan  peralatan  ukur. Metode  pengembangan  sistem  yang  digunakan  adalah  metode prototype.  Prototype merupakan  proses  pembuatan model  dari  alat  yang  akan  dibuat,  sehingga  pemakai dapat mengetahui hasil yang didapat. Dihasilkan alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur  tingkat keolengan  suatu  benda,  tidak  dapat  digunakan  untuk  memperbaikinya  Hasil  pengukuran  ini  juga dipengaruhi oleh pergeseran alat pengukur dan benda kerja. Untuk mendapatkan hasil ukur yang optimal alat pengukur  dan benda kerja harus diusahakan tidak geser.