Publication Search

70,713 articles from 616 journals · 1,760 citations tracked

Showing 221-240 of 341

Analytics

Maria Ulrika Jeniwati; Maria Yovita R. Pandin

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2023 CV. Aksara Global Akademia

Pengaruh Arus Kas Operasi Dan Laba Bersih Terhadap Kebijakan Dividen  Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Manufaktur adalah sebuah badan usaha yang mengoperasi mesin, peralatan, tenaga kerja dalam suatu medium proses untuk mengubah bahan-bahan baku menjadi barang jadi dengan memiliki nilai jual. Semua proses manufaktur dan tugas dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dikembangkan oleh masing-masing karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh laba bersih dan arus kas operasi terhadap dividen kas. serta pengaruh kesalahan proses manufaktur terhadap produksi barang di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaf. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi regresi linier, asumsi, t, f, dan koefisien determinan. Metode pengambilan sampel menggunakan metode pengambilan sampel tunggal. Sampel pada penelitian ini 11 perusahaan yang berasal dari laporan keuangan tahunan, sehingga data penelitian yang berasal dari laporan keuangan tahunan sebanyak 33 data. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pembagian dividen. Sedangkan variabel bebas dalam penelitian ini adalah arus kas operasi dan laba bersih. Berdasarkan hasil analisis statistik yang dilakukan oleh SPSS, dimungkinkan untuk mengidentifikasi perbedaan yang signifikan dalam cara operasi dilakukan. Laba memiliki dampak negatif yang signifikan pada dividen.  Arus kas operasi dan laba bersih tidak berpengaruh kebijakan dividen.  

Abd. Majid; Sumriyah Sumriyah

Jurnal Hukum dan Sosial Politik 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Perlindungan hukum terhadap pemegang polis asuransi merupakan hal yang penting sekali, oleh karena dihubungkan dengan praktik perjanjian baku pada perjanjian asuransi, pada hakikatnya sejak penandantanganan polis asuransi, tertanggung sebenarnya sudah kurang mendapatkan perlindungan hukum oleh karena isi atau format perjanjian tersebut lebih menguntungkan pihak perusahaan asuransi. Tidak setaranya kedudukan antara pemegang polis asuransi dengan perusahaan asuransi sebagaimana penerapan perjanjian baku, menyebabkan fungsi perlindungan hukum terhadap pemegang polis asuransi itu dipertanyakan. Penelitian ini membahas bagaimana perlindungan hukum atas kerugian nasabah asuransi terhadap kasus gagal bayar ditinjau dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan hambatan-hambatan dalam perlindungan hukum atas kerugian nasabah asuransi terhadap kasus gagal bayar ditinjau dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Beberapa akibat yang dilakukan oleh masyarakat berakibat dalam perusaahaan yang akan berpengaruh besar pada perusahaan asuransi, hilangkan kepercayaan masyarakat menimbulkan dampak yang besar. perusahaan asuransi memberikan penyuluhan hukum agar masyarakat awam yang juga menggunakan jasa asuransi dapat memahami prosedur dan isi dari kontrak yang diperjanjikan, karena ketika klaim asuransi ditolak maka yang dirugikan adalah pengguna asuransi karena telah menaruh harap yang besar pada asuransi namuntidak dapat meminta pemenuhan haknya. Persoalan ini berakibat pada munculnya rasa tidak percaya masyarakat akan lembaga asuransi serta menimbulkan rasa ketidakadilan

Finda Rosita Dewi; Alifya Aenatul Nabila; Firli Safinah Az-zahroh; Anna Murdiyanti; Asep Purwo Yudi Utomo +1 more

Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

This research was conducted to analyze the phrases in the procedural text in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. This study focuses on analyzing phrases based on categories or word classes used in procedure texts. The purpose of this research analysis is to examine the use of adverb phrases, numerals, adjectives, nouns, and verbs in the Indonesian book Moving Together Class V SD Merdeka Curriculum. This study uses a methodological approach in the form of a qualitative descriptive approach and a theoretical approach in the form of a syntactic approach. The data in this study were taken from fragments of phrases in procedural texts in the Indonesian book Moving Together Class V SD Kurikulum Merdeka. The results of this study are that there are 9 noun phrases or nouns, 8 adverb phrases or adverbs, 2 verb or verb phrases, 2 adjective phrases or adjectives, and 1 numeral phrase or number word. The benefit of this research is to find out the types of phrases in the procedural text in the book Indonesian Moving Together for class V at the Merdeka Curriculum Elementary School as well as provide initial knowledge about phrases to fifth-grade elementary school students as an introductory knowledge to continue to the next level of education.

Ayu Puspitasari, Davita Dyah; Novita, Anggie; Faristiana, Andhita Risko

Tabsyir: Jurnal Dakwah dan Sosial Humaniora 2023 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

STRATEGI DAKWAH BIL HAL BERBAGI SAYUR GRATIS OLEH PERGURUAN SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI WINONGO DI KABUPATEN MAGETAN JAWA TIMUR Anggie Novita, Davita Dyah Ayu Puspitasari, Andhita Risko Faristiana Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Email : anggienovita8523@gmail.com, ayup1178@gmail.com, andhitarisko@iainponorogo.ac.id   ABSTRAK Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Dakwah bil Hal merupakan jalan yang baik karena dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Seperti kegiatan berbagi sayur gratis oleh perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Winongo. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian. Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023.   ABSTRACT In keeping with the social shifts during the current reform period, where oral speech sometimes amounted to little more than lipstick lipstick decoration because there was no concrete evidence, therefore, da'wah needs to be done with positive examples to support the reform process. Da'wah bil Hal is a good way because da'wah bil-hal covers all matters related to human needs, especially those related to material, physical, and economic needs. Such as free vegetable sharing activities by the Persaudaraan Setia Hati Winongo pencak silat college. The technique of qualitative approach is used in the study, which allows for the subsequent production of descriptive data in the form of words and writing as well as behaviors found through the observation of the research subject. Researchers used this strategy because the purpose of the study was to determine the cause behind organizing free vegetable sharing events. According to the presentation of the research discussion above, conclusions can be obtained with the free vegetable sharing activity in Magetan, Takeran Duyung Village, as for the implementer of the activity, namely the Persaudaraan Setia Hati Winongo organization in Duyung Village. The purpose of holding this activity is solely because of the emergence of a sense of concern for the community during the Covid-19 pandemic in 2020 by helping a little economic struggle in the form of food which continues until 2023.   PENDAHULUAN Islam merupakan agama yang diturunkan Allah SWT kepada nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam sebagai nabi dan rasul terakhir untuk dijadikan pedoman bagi seluruh manusia hingga akhir zaman (H. A.Kadir Sobur : 2013). Dimana agama Islam menugaskan umatnya untuk menyebarluaskan dan mensiarkan Islam kepada seluruh umat atau biasa disebut dengan agama dakwah. Islam tidak hanya menugaskan melainkan juga mengajak agar umatnya mampu menerima sekaligus melaksanakan ajaran-ajaran yang ada di dalam Islam, maka dari itu perlunya metode dakwah bil-hal yang tepat seperti tolong-menolong antar masyarakat dikarenakan manusia merupakan makhluk sosial yang artinya tidak bisa untuk hidup sendiri tanpa adanya bantuan orang lain. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:   وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ  ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ   (Ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuatbaiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Selain itu, bertutur katalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah shalat, dan tunaikanlah zakat.” Akan tetapi, kamu berpaling (mengingkarinya), kecuali sebagian kecil darimu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. Al-Baqarah  [2]:83 Strategi dakwah merupakan suatu proses yang mengatur, mengarahkan, serta menentukan cara dan upaya apa yang dapat menghadapi sasaran dakwah pada situasi ataupun kondisi tertentu agar bisa menjadi tujuan dan sasaran dakwah yang tercapai secara maksimal (Syamsul Munir Amin;2008:165). Bentuk nyata strategi dakwah yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam saat di Madinah yaitu dengan membangun masjid sebagai pusat kegiatan dakwah, melakukan perjanjian dengan kaum Yahudi Madinah yang mana berisikan tentang memperkuat posisi kaum muslimin dari gangguan penduduk asli, Yahudi maupun bangsa Arab. Selanjutnya mempersaudarakan kaum Muhajirin dan anshor yang mana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menganjurkan kepada kaum Muhajirin dan Anshar untuk saling bersaudara dan menentang keras akan adanya kesukuan, bentuk strategi dakwah yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang terakhir yakni membangun ekonomi rakyat dengan mendirikan pasar di mana pasar ini dijadikan untuk sarana berdakwah yang pada umumnya pasar adalah tempat ramai para masyarakat atau kaum berkumpul untuk mencari kebutuhan atau keperluan. Dakwah adalah upaya untuk mengubah perspektif orang dari yang buruk ke yang baik. Dari kufur ke iman, dari kemiskinan ke kekayaan, dari perpecahan ke persatuan, dan dari kemaksiatan menuju ketaatan untuk menerima rahmat Tuhan (M.Qoddaruddin A. : 2019). Dakwah lebih menekankan pada inisiatif untuk meningkatkan motivasi daripada mempromosikan penghindaran tindakan yang dilarang oleh keyakinan agama. Perbuatan larangan suatu tindakan adalah tindakan hukum spasial. Dakwah dalam konteks sekarang bukan merupakan tindakan hukum, meskipun faktanya diakui bahwa dakwah dan hukum dapat hidup berdampingan. Tujuan dakwah adalah untuk membuat Islam dikenal orang-orang pada tingkat individu dan sosial untuk membuat kasih sayang Islam dikenal oleh semua makhluk hidup sebagai "Rahmat Lil'alamen" (Pimay, 2005: 35-38). Agar kesinambungan ajaran Islam dan penganutnya dari generasi ke generasi tetap terjaga, dakwah dapat menjaga nilai-nilai Islam di kalangan umat Islam dari satu generasi ke generasi berikutnya. Fungsi dakwah lainnya adalah fungsi korektif, yang melibatkan meluruskan nilai-nilai yang bengkok, menghentikan kejahatan, dan menyelamatkan manusia dari kegelapan spiritual (Sayyid Quthub :1991). Metode dalam menyampaikan dakwah Islam dapat dilakukan dengan tiga pendekatan, yaitu lisan, tulisan, dan perbuatan.  Pendekatan  bil lisan adalah dakwah yang berfokus pada kemapuan lisan. Pendekatan bil-risalah adalah dakwah melalui tulisan seperti buku, brosur, atau media elektronik. Selanjutnya dakwah dengan metode bil-hal yaitu dakwah yang berfokus pada aksi atau kreativitas perilaku da’i secara luas (perbuatan nyata). Da'wah bil hal juga dikenal sebagai dakwah bil Qudwah, yang mengacu pada dakwah yang sebenarnya melalui penggunaan Akhlaq Karimah. Menurut Buya Hamka, yang menyatakan bahwa "Akhlaq adalah sebagai alat dakwah, yaitu etika pikiran yang dapat dilihat orang, bukan dalam ucapan tulisan yang manis dan menarik tetapi dengan etika yang baik. luhur," ini sesuai dengan pernyataan (Suisyanto : 2002) Efek globalisasi di dunia dakwah adalah pengalaman yang sangat dirasakan karena kita memahami pentingnya. Semua Muslim memiliki tanggung jawab untuk melakukannya, terutama mereka yang memiliki pengetahuan tentang Islam. Sampai sekarang, lebih banyak dakwah telah dilakukan dengan menggunakan strategi lisan yang mencakup lebih banyak elemen kognitif. Sesuai dengan pergeseran sosial selama periode reformasi saat ini, di mana pidato lisan kadang-kadang berjumlah sedikit lebih dari hiasan bibir lipstik karena tidak ada bukti nyata, Oleh karena itu, dakwah perlu dilakukan dengan contoh positif untuk mendukung proses reformasi. Sangat penting bagi dakwah untuk memainkan peran positif menyiratkan bahwa fokus pada sikap perilaku afektif ditempatkan pada amal nyata serta aspek lisan, lebih tulus, dan kurang mendalam. Ini menunjukkan bahwa seruan hadir. Dakwah lisan juga diimbangi dengan sedekah konkret yang dapat diamati secara empiris dan dapat digunakan untuk memobilisasi kesadaran tujuan dakwah. Untuk melakukan itu, seseorang harus mempertimbangkan bagaimana gaya dakwah bil-hal dapat mengatasi masalah ini. Menurut Manual Dakwah (Harun, 10-14), dakwah bil-hal mencakup semua hal yang berkaitan dengan kebutuhan manusia, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan material, fisik, dan ekonomi. Ini menempatkan fokus yang lebih besar pada pertumbuhan pribadi dan kesejahteraan masyarakat untuk meningkatkan standar hidup Anda sesuai dengan doktrin Islam. Pengembangan kegiatan dakwah dapat berupa: 1) kegiatan transmigrasi, 2) pelaksanaan pendidikan masyarakat, 3) kegiatan koperasi, 4) perbaikan gizi masyarakat, 5) pelaksanaan usaha kesehatan masyarakat, seperti rumah sakit, 6) penciptaan lapangan kerja, 7) pelaksanaan panti asuhan, dan 8) peningkatan pemanfaatan media komunikasi dan seni budaya. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, Nabi Muhammad (saw) menggunakan dakwah bil hal di bidang amal. Dakwah menunjukan akan adanya organisasi dakwah untuk menjalankan fardhu kifayah disebut dakwah dan juga pelaksanaan dakwah perorangan terhadap hubungan dan juga kriteria disebut tabligh. Perlunya memiliki sikap berbagi antar sesama merupakan salah satu perilaku yang sangat baik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang mana dapat membangun kesadaran pada masyarakat untuk berbagi pada sesama untuk bisa membantu walaupun hal tersebut tidak mudah untuk dijalankan, dilihat dari masih sedikit yang memiliki kesadaran untuk berbagi pada sesama manusia. Dalam hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi organisasi yang ada di Indonesia yang mana perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya berbagi dengan sesama, salah satu organisasi yang berperan dalam konsentrasi berbagi yaitu perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo dalam program berbagi sayur gratis. Kegiatan berbagi sayur gratis ini berawal dari mewabahnya virus Covid-19. Organisai PSHW di Desa Duyung ini termotivasi untuk mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis karena melihat kondisi masyarakat yang terkena dampak dari virus Covid-19 dengan maksud membantu sedikit kebutuhan pangan masyarakat. Berdasarkan latar belakang di atas maka akan muncul masalah di mana peran perguruan Persaudaraan Setia Hati Winongo di kabupaten Magetan dalam menerapkan nilai-nilai dakwah bil hal melalui program berbagi sayur gratis. Dalam hal ini penulis melakukan penelitian lebih lanjut terhadap program berbagi sayur gratis dengan judul: “Strategi Dakwah Bil Hal berbagi sayur gratis oleh perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur”. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur Indonesia. Alasan memilih tempat ini dengan pertimbangan bahwa peneliti tertarik dengan program kegiatan berbagi sayur gratis oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Waktu penelitian dilaksanakan pada 28 Mei 2023. Teknik pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, yang memungkinkan untuk produksi data deskriptif selanjutnya dalam bentuk kata-kata dan tulisan serta perilaku yang ditemukan melalui pengamatan subjek penelitian (Sugiyono, 2017). Peneliti menggunakan strategi ini karena tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan penyebab di balik penyelenggaraan acara berbagi sayuran gratis. Berbeda dengan penelitian kuantitatif, temuan penelitian kualitatif dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, studi kasus, dan metode lain daripada dengan prosedur statistik atau jenis perhitungan lainnya. penelitian kualitatif semacam ini disebut fenomenologi kualitatif, sebuah atau metode yang menekankan filsafat untuk menyelidiki pengalaman peserta penelitian. Fenomenologi diartikan sebagai cara berpikir yang menggunakan tahapan-tahapan yang dilakukan secara rasional, kritis, dan tidak didasarkan pada spekulasi bias belaka untuk menghasilkan informasi baru atau mengembangkan pengetahuan yang ada. Data dapat dikumpulkan dengan dua cara: melalui metode pengumpulan data primer, dan melalui data sekunder. Data primer merupakan sumber data penelitian yang diterima langsung dari sumber asal, tanpa menggunakan perantara, menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013: 142). Organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang menawarkan acara berbagi sayuran gratis, dihubungi untuk penelitian pengumpulan data utama proyek menggunakan metodologi wawancara langsung. Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diterima peneliti secara tidak langsung melalui perantara (diperoleh dan didokumentasikan oleh pihak lain), menurut Nur Indrianto dan Bambang Supomo (2013-143). Untuk memeriksa laporan, tujuan penelitian ini adalah untuk meninjau literatur. Literatur dan buku domuken yang relevan dengan penelitian ini dan dapat mendukung penelitian ini merupakan contoh sumber data sekunder yang memiliki sifat pendukung bagi proses penelitian dan memenuhi kebutuhan data primer.   HASIL DAN PEMBAHASAN Apa Itu Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW)? Pada tahun 1903 Ki Ngabehi Soerodwirdjo mendirikan perguruan pencak silat yang diberi nama Sedulur Tunggal Kecer atau STK yang bertempat diDesa Tambak Gringsing, Kota Surabaya. setelah itu pada tahun 1966 berdirilah Perguruan Setia Hati Winongo yang didirikan oleh Bapak Raden Djimat Hendro Soewarno yang merupakan murid kesayangan dari Ki Ngabehi Soerodwirdjo. Persaudaraan Setia Hati Winongo berada di Desa Duyung, Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, nama persaudaraan pencak silat tersebuut diambil dari nama Desa letak didirikannya. Awal berdiri perguruan pencak silat ini diajarkan pelajaran pencak silat yang berasal dari para pendekar terkenal pada zaman Ki Ngabehi Soerodwordjo, Sasaran utama perguruan ini pada saat itu merupakan generasi-generasi muda. Dalam mencari generasi baru pada saat itu Persaudaraan Setia Hati Winongo menamai dengan “Tunas Muda”, yang memiliki arti “Setia hati yang akan bersinar Kembali” dimana Gerakan tunas muda tersebut pertama kali populer dan digunakan pada berdirinya Persaudaraan Setia Hati Winongo, yang mana diharapkan generasi muda dapat menjadi penerus yang berguna bagi kepentingan bangsa dan negara. Pada saat penerimaan anggota baru Tunas Muda Winongo harus diadakannya pengesahan terlebih dahulu dengan adanya pengesahan maka akan resmi menjadi warga atau anggota baru. Tidak hanya itu ilmu-ilmu setia hati hanya boleh diketahui oleh warga yang telah diresmikan dan dilarang bagi warganya untuk mengajarkan kepada selain warga. Adanya pelajaran tingkat lanjut mau diikuti atau tidak itu tergantung kesadaran dari warga dari Setia Hati winongo tersebut, karena dalam mengikuti peruguruan ini tidak ada unsur paksaan. Persaudaraan Setia Hati Winongo selain berada di Madiun, tidak pernah membuka cabang perguruan pencak silat dimanapun, kalaupun ada kemungkinan itu hanya dijadikan tempat berlatih ataupun juga kunjungan silaturahmi. Seseorang yang ingin bergabung pada perguruan ini baik dari luar madiun atau bahkan mancanegara tetap saja saat pengesahan dilakukan dimadiun, karena sebagai pusat awal berdirinya perguruan setia hati winongo. Hal tersebuut dilakukan agar tetap menjaga kemurnian aliran setia hati winongo dan karena hal ini juga yang mana menjadikan ikatan persaudaraan dalam perguruan ini sangat kuat antara satu warga dengan yang lain. Ajaran dasar mengeai kesetia hatian yang sangat erat dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo, anggota yang baru masuk harus segera disahkan sebagai Warga agar ikatan emosional dan fisik yang bersangkutan dengan perguruan tidak terlepas, dari adanya ini menjadikan momen-momen yang mengikat solidaritas atau dapat menumbuhkan rasa kekompakan dengan seiring berjalannya proses pengesahan sehari semalam yang mana dapat membentuk kuatnya ikatan persaudaraan dan kesetiaan. Persaudaraan setia hati yang mana memiliki arti “satu rasa, satu jiwa, untuk saudara”, maka selain mengamalkan seni bela diri menggabungkan antara bela diri dengan peragakan seni tarinya, dalam Persaudaraan Setia Hati Winongo. Para peneliti telah menemukan bahwa mayoritas penganut Winongo Setia Hati mengikuti Persaudaraan Pencak Silat, lebih menyukai kekerabatan antara penganut Winongo Setia Hati daripada praktik seni bela diri, dengan tujuan menjalin ikatan persahabatan yang kuat untuk mencapai tingkat fanatisme yang sangat tinggi antara penganutnya dan Persaudaraan Hati Setia Winongo itu sendiri,  serta membangun harga diri untuk selalu dihormati dan disegani dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Perguruan Setia Hati Winongo di Kabupaten Magetan Jawa Timur Pada saat adanya pandemic Covid-19 banyaknya masyarakat yang kesulitan sebab tidak diperbolehkannya keluar untuk beraktivitas yang mengakibatkan kondisi ekonomi mereka terpuruk. Pentingnya memiliki rasa peduli terhadap sesama untuk bisa saling membantu satu dengan yang lain. Menurut Hurlock (1980) Seseorang yang tindakannya bermanfaat bagi orang lain akan merasa sangat berarti di lingkungan mereka dan memiliki konsep diri yang positif atau ke atas. Namun, konsep diri seseorang akan condong negatif atau turun jika mereka percaya bahwa apa yang mereka kontribusikan kepada lingkungan mereka tidak ada artinya. Ketika orang terhubung dengan cara yang bermanfaat satu sama lain, mereka dapat memperoleh pengalaman yang mengubah cara mereka memandang diri mereka sendiri. Adanya pandemic Covid-19 yang mana dapat menumbuhkan rasa keperdulian antar sesama karena mengupayakan agar dampak yang terjadi tidak parah. Sepertinya halnya yang dilakukan oleh Persaudaraan Setia Hati Winongo dikabupaten Magetan Jawa Timur. Yang mana tercetuskannya ide ini karena atas kesadaran sikap tolong menolong pada diri mereka masing-masing, dan mereka juga melihat pada daerah-daerah sekitar yang menerapkan hal ini lalu dimusyawarahkan dan dapat terealisasikan pada tahun 2020 yang mana masih berjalan hingga tahun 2023. Dalam kegiatan ini tidak adanya maksud ataupun tujuan lain selain ingin membantu masyarakat sekitar karena dampak dari pandemic covid-19 ini. Sebelum adanya pandemic Covid-19 Persaudaraan Setia Hati Winongo ini juga memiliki kegiatan-kegiatan lain seperti membersikan masjid yang ada dilingkungan sekitar, memotong rumput yang mana dapat bermanfaat juga untuk lingkungan sekitar. Untuk anggota dari kegiatan ini yang kebanyakan dari anak sekolah yang lama kelamaan mulai berkurang karena berjalannya waktu anak sekolah mulai mengikuti KBM. Awal dimulainya kegiatan ini menggunakan uang kas dari Persaudaraan Setia Hati Winongo dan juga keikhlasan dari setiap anggota, lalu seiring berjalannya waktu jalan untuk mencari donator, setelah itu banyak donator yang tau dan ikut berpartisipasi mulai dari sayuran atau bahan pangan dan ada juga yang menitipkan uang untuk dibelanjakan sayur, tidak sampai disitu saja jika ada kekurangan itu akan ada sumbangan seikhlasnya bagi para anggota. Untuk sayur yang dibagikan sendiri berupa bahan mentah yang awalnya hanya dibudget lima ribu rupiah perkantong lama kelamaan bisa bertambah karena banyaknya donator yang datang. Pada umumnya setiap kegiatan memang ada struktur kepanitiaan, akan tetapi untuk kegiatan ini karena berniat ikhlas dari hati ntuk menolong sesame jadi semua bertanggung jawab mengetuai diri sendiri dalam kegiatan ini. Beradasarkan wawancara yang penulis lakukan bahwa peminat dari sayur gratis ini hanya warga sekitar yang jumlahnya juga sudah lumayan banyak, misalkan ada pengendara yang melitas jika memang minat memang dipersilahkan walaupn bukan warga sekitar. Dikarenakan kegiatan ini memang dengan tujuan membantu sesama, tidak ada pengecualian untuk penerima dipersilahkan. Para anggota pun tidak hanya meletakkan satuyuran lalu pergi tetapi juga menawarkan agar semua bisa habis dan tidak mubazir. Kegiatan ini dilakukan pada jum’at pagi, yang mana tidak ada waktu pasti kapan jam pelaksanaan karena jika semua sudah selesai disiapkan maka para warga pun sudah antri.             Sumber : foto dari panitia                         Sumber: foto dari panitia Respon Masyarakat Terhadap Kegiatan Berbagi Sayur Gratis Berdasarkan wawancara yang telah dilakukan kepada masyarakat Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur, banyak respon dari masyarakat. Disini penulis akan menyebutkan beberapa narasumber. Pertama, yaitu wawancara kepada ibu Yuli salah satu warga penerima sayur gratis. Menurut penuturan beliau dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis tersebut sangat membantu keadaan ekonomi keluarga beliau dalam hal pangan. (Wawancara, 5 Juni 2023). Kedua, wawancara kepada Ibu Siti selaku pemasok tahu pada kegiatan berbagi sayur gratis tersebut. Menurut penuturan beliau kegiatan tersebut membantu beliau dalam menyalurkan sedekah kepada masyarakat dalam bentuk uang maupun bahan pangan. Sedekah bukan di nilai seberapa banyak tetapi ke ikhlasan hati untuk membantu sesama. (Wawancara, 5 Juni 2023). Ketiga, wawancara kepada Bapak Agus selaku salah satu panitia yang mengadakan kegiatan berbagi sayur gratis. Menurut penuturan beliau, kegiatan tersebut pada dasarnya adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dalam bidang pangan. Uang yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini awalnya dari kas organisasi, namu seiring berjalanya waktu bagi siapapun yang  ingin berbagi dengan ikhlas bisa ikut bersedekah. (Wawancara, 28 Mei 2023) Metode Dakwah Bil Hal Kata "dakwah" dikatakan berasal dari bahasa Arab "( )" (Shodiqin, 2011; Asror, 2018; Enjang, et al., 2009), yang berarti mengundang, memanggil, melayani, dan memanggil. Istilah "dakwah" juga digunakan dalam sumber-sumber lain untuk merujuk pada berbagai hal, termasuk: 1) propaganda dan penyiaran; 2) panggilan untuk merangkul, mengkaji, dan mengikuti ajaran Islam; dan 3) tumbuhnya agama di masyarakat. Irawan dan Suriadi (2019) menegaskan bahwa kata-kata lain, seperti tabligh, tabsyir indzhar, amar ma'ruf dan nahi munkar, mauidzoh hasanah, tarbiyah, ta'lim, wasyiyah, dan khotbah, juga dapat digunakan untuk memahami kata "dakwah". Tujuan dakwah, di sisi lain, adalah untuk meningkatkan status umat di semua bidang kehidupan dengan mengintegrasikan ajaran Islam ke dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kehidupan pribadi, keluarga, dan komunitas seseorang (Mulkan, 1993). Apabila terdapat interaksi antara berbagai faktor yang saling mempengaruhi seperti yang ditunjukkan pada pembahasan sebelumnya, antara lain: pesan dakwah, mad'u, lingkungan, lingkungan, dan sarana/media dakwah, maka tujuan dakwah dapat terwujud dengan tepat (Attabik, 2014; Maghfiroh, 2016). Fungsi dakwah sebagai media pembinaan dan pengembangan, menurut Asmuni Syukir dalam Asror (2018), dapat terwujudkan secara optimal jika semua unsur terpenuhi. Pembinaan dalam dakwah berarti mempertahankan dan menyempurnakan suatu hal yang telah ada sebelumnya, sedangkan pengembangan berarti mengadakan atau membaharui suatu hal yang belum ada sebelumnya. Secara harfiah, dakwah bil-hal mengacu pada penyebaran prinsip-prinsip Islam melalui perbuatan. Definisi dakwah bil-hal yang diberikan oleh Rasyid et al. dalam Sagir (2015) adalah upaya untuk mendorong orang dan kelompok untuk mengembangkan diri dan masyarakat dalam rangka mewujudkan tatanan dan kebutuhan sosial ekonomi yang lebih baik sesuai dengan tuntunan Islam tentang isu-isu sosial seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Strategi dakwah bil-hal adalah cara untuk menyebarkan nilai-nilai agama melalui tindakan suri tauladan. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa si penerima dakwah tidak akan mengikuti jejak si da'i sebagai juru dakwah. Dengan demikian, tidak hanya penyebaran pengetahuan tetapi juga penyebaran nilai-nilai, yang dimaksudkan untuk menjadi dakwah efektif dan efisien bagi mereka yang menerimanya (Zakiyyah & Haqq, 2018). Metode dakwah bil hal ini berkaitan dengan penelitian ini. Kegiatan berbagi sayur gratis di hari jumat yang diselenggarakan oleh organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk dari merealisasikan metode dakwah bil hal dalam bidang ekonomi. Berdasarkan penjelasan di atas bahwa awal mula kegiatan ini diadakan yaitu marak nya virus Covid-19 yang berdampak pada masyarakat salah satu nya ekonomi yang menurun. Berawal dari rasa peduli organisasi ini terhadap kondisi masyarakat yang tidak bisa bekerja maka kegiatan ini akhirnya didirikan dan berjalan hingga tahun 2023 dengan maksud bersedekah membantu masyarakat dalam hal kebutuhan pangan. Hal ini merupakan suatu bentuk terealisasikanya metode dakwah bil hal.   Kesimpulan Menurut pemaparan pembahasan penelitian di atas dapat diperoleh kesimpulan dengan adanya kegiatan berbagi sayur gratis di Magetan Desa Duyung Takeran, adapun pelaksana dari kegiatan tersebut yaitu organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo di Desa Duyung. Tujuan diadakanya kegiatan tersebut adalah semata-mata karena munculnya rasa kepedulian kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 dengan membantu sedikit kebutungan ekonomi berupa bahan pangan yang berlanjut hingga tahun 2023. Adapun uang untuk mengadakan kegiatan ini awalnya diambilkan dari uang kas anggota organisasi Persaudaraan Setia Hati Winongo. Namun, seiiring berjalanya waktu bagi siapapun yang berkenan untuk sedekah dipersilahkan. Kegiatan ini juga sudah mendaptkan beberapa sponsor/pemasok berupa sayuran, tahu, bahkan uang yang nantinya akan dibelikan sayur untuk dibagikan. Pelaksanaan berbagi sayur gratis ini yaitu satu minggu satu kali pada hari jumat. Dimulai kisaran pukul 6 sampai pukul 7 biasanya sudah habis. Dalam sehari sayur yang dibagikan yaitu 50 sampai 100 kantong. Setiap satu kantong sayur di budget 5000 rupiah. Kaitanya dalam hal berdakwah yaitu kegiatan tersebut masuk dalam kategori strategi dakwah bil hal atau dakwah dengan aksi langsung kepada masyarakat dalam bentuk membantu kebutuhan pangan. Hal ini bisa dijadikan suatu motivasi kepada kita semua, bahwa dalam berdakwah tidak hanya pemantapan dalam hal keimanan saja namun juga dalam bentuk dakwah bil hal yaitu dengan aksi terdahap kondisi masyarakat yang masih belum sejahtera di bidang ekonomi maupun di bidang pendidikan.       Daftar Pustaka   Abdullah, Muhammad Qadaruddin. Pengantar Ilmu Dakwah. Jakarta: Qiara Media, 2019.   Chosinawarotin, C., & Sudrajat, H. (2021, October). Sayur Berkah di Masa Pandemi. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung (Vol. 1, pp. 75-81).   Fadilah, A. (2011). Pengaruh penggunaan alat komunikasi handphone (hp) terhadap aktivitas belajar siswa SMP negeri 66 Jakarta Selatan.   A.Kadir Sobur, Tauhid Teologis, (Jakarta: Gaung Persada Press Group 2013), hlm. 5   Khaerunnisa, N. (2021, December). Efektivitas Dakwah Bil-Hal Melalui Gerakan Infaq Beras Bengkayang di Kecamatan Bengkayang. In Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication (Vol. 1, No. 1, pp. 28-31).   Kholis, N., Mudhofi, M., Hamid, N., & Aroyandin, E. N. (2021). Dakwah Bil-Hal Kiai sebagai Upaya Pemberdayaan Santri (Action Da'wah by the Kiai as an Effort to Empower Students). Jurnal Dakwah Risalah, 32(1), 112-129.   Mahanani, S. (2019). Efektivitas Kegiatan Jimpitan dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Masyarakat di Desa Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo (Doctoral dissertation, IAIN PONOROGO).   Martanti, D. E., Hartono, N. R., & Sunarsasi, S. (2021). FENOMENOLOGI “SAYUR GANTUNG” MASYARAKAT BLITAR SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN DAMPAK EKONOMI DI TENGAH COVID-19. AKUNTABILITAS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Ekonomi, 14(1), 40-41.   Mulkan, AM, 1993; “Paradigma Intelektual Muslim”, Yogyakarta, Si Press   Putra, I. D. G. U., & Rustika, I. M. (2015). Hubungan antara perilaku menolong dengan konsep diri pada remaja akhir yang menjadi anggota tim bantuan medis janar duta fakultas kedokteran universitas udayana. Jurnal Psikologi Udayana, 2(2), 198-205.   Shodiqin, Asep. (2011) Membingkai “Episteme” Ilmu Dakwah, Jurnal Ilmu Dakwah Vol.5  No 2   Sugiyono, F. X. (2017), Neraca pembayaran: Konsep, Metodologi dan Penerapan (Vol. 4). Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia.      

DHARAA YONITA; MUHAMMAD TAHIR; RAJA FAUZIAH

This study deals with the effect of explicit instruction method in ability to make procedure text at class XI in SMA Negeri 2 Lawe Bulan Academic Year 2021/2022. Its objective is to find out whether the use explicit instruction has a significance effect in make procedure text. Population and samples used in this study were all students of class X total 36 students. The method used in this study is an experimental method with a one group as pre-test and post-test design. This study was carried on using quantitative method. The data was analysed by using t-test. The researcher found the pretest mean = 43,05 , deviation standard = 4,48 and experienced an increase in the posttest mean = 80,83, deviation standard = 4,55. From this analysis, writer found that guided explicit instruction method has significance in teaching writing procedure text. It can be proved by the result of the analysis showed that “ ” observed about 35,64 was higher than “ttable” about 2,030 with the level significance is 0,05% it implies that the teacher of English should use explicit instruction method in teaching make procedure text so that the teaching and learning process can be successful.

Lusi Amelia Simanjuntak; Sri Sutarwati

Student Scientific Creativity Journal 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

  Abastrak, Salah satu permasalahan klasik di bandar udara yang dapat mengancam keselamatan penerbangan di wilayah bandar udara adalah gangguan dari hewan liar dan burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan manajemen bahaya hewan liar dan burung dalam menunjang keselamatan penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam dan  mengidentifikasi bahaya dan hasil penilaian risiko yang ditimbulkan oleh adanya hewan liar dan burung dalam menunjang keselamatan penerbangan dengan metode HIRA di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) dengan teknik deskriptif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah peneliti sendiri, observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menjawab rumusan pertanyaan penelitian. Peneliti melakukan analisis data dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif.             Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen bahaya hewan liar di Bandar Udara Internasional Hang Nadim sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yaitu dengan melakukan inspeksi rutin pada pagi hari dan siang hari di area sisi udara. Jika terdapat sekumpulan burung dan hewan liar maka petugas apron movement control, safety dan PKP-PK segera melakukan pengusiran burung menggunakan unit kendaraan mobil masing-masing kemudian membunyikan sirine dan klakson mobil agar burung dan hewan liar pergi menjauh dari area sisi udara. Berdasarkan identifikasi tingkat risiko, dapat diketahui tingkat risiko risiko hewan liar monyet dikategori risiko sedang dan burung di kategori risiko ekstrem (sangat berbahaya), dengan menggunakan metode HIRA indeks risiko burung bangau memiliki tingkat risiko sedang (kuning) artinya  pengendalian risiko dan penerapan dilakukan manajemen bahaya hewan liar bertujuan untuk mengurangi bahaya hewan liar yang mengganggu pengoperasian penerbangan di Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

Mariela Susana Leta; Zaenal Wafa

Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 FKIP, Universitas Palangka Raya

Agency activities always require funds to carry out its activities such as purchasing equipment, office needs and others. the expenditures of operating costs are used for office activities and purchase of Office equipment. how the procedure for the operation costs on the Development Planning Agency of the District of Ende there is a problem when it will be posted to the SPJ shopping at the time will be made often the treasury part wrong in entering the account number therefore SPJ data can not be processed and should be justified back so that there is no mistake then the part of the district should be more careful and careful in entering the number of the account. for the Procedure of Expenditure Costs is done well.

Isti Prabawani; Yizrel Junus Kende; Ratna Ratna

Jurnal Mahasiswa Kreatif 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

SOPs can be defined as documents that describe operational activities carried out daily, with the aim that the work is carried out correctly, precisely, and consistently, to produce products according to predetermined standards” (Tathagati, 2014). The existence of SOP will help the company to achieve company goals. To achieve company goals, the company provides a design in the form of an SOP that will guide employees in carrying out their duties and minimize errors in carrying out the responsibilities of each employee. This study aims to determine the application of standard operating procedures (SOP) in the Inventory Department at PT RIMEX International Indonesia Balikpapan. This type of research is qualitative concerning the 7 main points in the SOP which include efficiency, consistency, minimizing errors, problem-solving, and defense boundaries. There are 3 research informants: One supervisor, one Quality Control, and 1 Warehouseman. Data collection techniques through interviews. The results of the analysis show that Inventory Department employees have implemented the SOP made by the company. The problem found is that there are differences in goods between the recording of goods in the company's recording system and the physical goods between the recording of goods in the company's recording system and the physical goods in the warehouse, such as how many items are left, abandoned and how many items are left in the warehouse.

Maghfirotin Munawaroh; Winarto Winarto; Nik Haryanti

Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Archives are a collection of documents that are stored systematically so that anything needed can be found quickly and accurately (Gie, 1996:118). Every work and activity of government and private offices requires data and information. One source of information that must be owned by an office is archives. Therefore good archive management is needed. Organizing records properly and correctly will facilitate retrieval, so that when records are needed in making a decision, they can be found immediately. The problem in this research is how to manage archives at the office of PT. Griya Asri Mandiri and what are the obstacles experienced when managing records at the PT. Griya Asri Mandiri. The purpose of this research is to find out how the procedures for managing records at the office of PT. Griya Asri Mandiri and to find out what are the obstacles experienced when managing records at the office of PT. Griya Asri Mandiri. This research is a descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that in general archive management at the PT. Griya Asri Mandiri, among others: 1) Arrangement of archives 2) Storage of archives 3) Borrowing of archives 4) Retrieval of archives 5) Maintenance of archives 6) Security of archives 7) and shrinkage of archives. The obstacles faced when managing records include: 1) Human resources managing records. 2) Limited filing facilities.

Sunaryo Sunaryo; Ikhwan Abdul Aziz; Rizqi Aji Wirastomo; Arif Mansurrudin; Wahyu Hari Winarno +1 more

Journal of Creative Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The syntax studied has three scopes: phrases, clauses, and sentences. There are many problems regarding how to differentiate and classify clauses. Not a few equate between phrases and clauses. A collection of several words contains a clause if some of these words have subject and predicate elements, while a phrase means several words consisting of at least one predicate element without any subject element or can be said to be the opposite of a clause. The purpose of this article is to share knowledge about the grouping of clauses and provide examples of each sentence in the procedure text so that the benefits based on this analysis are expected to open and increase knowledge and broaden horizons for writers and readers so that readers can interpret and classify clauses based on analysis. the syntax. The results of the analysis in this article are expected to be useful for students and the wider community regarding language learning because it provides a lot of knowledge related to the grouping of clauses and the types of clauses in procedure texts in Buku Bahasa Indonesia Kelas VII SMP Kurikulum Merdeka. In the research context, methods and methodology are described and will be explained through a qualitative descriptive methodological approach. Qualitative methods aim to seek an in-depth understanding of symptoms and facts.

Najla Saifana; Gaizka Aqshal Razzandi Suryaningrat; Tesar Agnia Arifian; Maulana Ikhsan Yazid

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pedoman dan tata cara pelaksanaan Pelayanan Receiving Petikemas di Area Terminal Support, untuk memenuhi Standar Pelayanan Kepada Pelanggan/Pemangku kepentingan, dan mencapai kinerja unggul. Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder. Dalam memperoleh data dan informasi penelitian ini diperoleh melalui data prosedur yang ada. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terminal Tanjung Priok memiliki terminal support yang mendukung dalam kegiatan Stuffing di daerah 255x.  

Edi Julianto; Purwanto; Nazariano Rahman Wahyudi

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Perkembangan globalisasi abad 21 yang semakin pesat turut diikuti dengan peningkatan pertumbuhan sektor transportasi, tidak terkecuali transportasi laut. Peranan transportasi laut merupakan bagian yang sangat penting dan bermanfaat bagi perekonomian suatu negara.

Prameswari, Ardhia; Aisyah, Siti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Pekerjaan konstruksi pastinya tidak terlepas dari potensi bahaya di tempat kerja, PT Prima Multi Peralatan merupakan perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang pemeliharaan Alat Bongkar Muat dan Kapal. Dalam praktek kerjanya perlu adanya terapan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Yang dimana pelaksanaan ini sangat perlu untuk diperhatikan baik bagi pihak manajemen dan para tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah terapan pelaksanaan Standar Operassional Prosedur (SOP) serta budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT Prima Multi Peralatan Kota Medan. Penelitian yang dilakukan adalah dengan mengggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mewawancarai beberapa informan dan juga melakukan observasi lapangan untuk melihat langsung keadaan di tempat kerja, serta studi kepustakaan sebagai tambahan referensi. Berdasarkan dari hasil penelitian mengenai terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Prima Multi Peralatan, yaitu dari hasil wawancara dan juga observassi lapangan, ditemukan bahwa terapan SOP dan K3 sudah dilakukan dengan baik dan untuk kebijakannya sendiri masih berlandaskan kebijakan dari PT. Pelindo 1. Untuk penggunaan APD disesuaikan dengan kebutuhan, terkecuali baju seragam kerja, sepatu keamanan dan juga helm keamanan tetap harus digunakan selama berada di wilayah tempat kerja. dan untuk keseluruhan APD disediakan oleh PT. Prima Multi Peralatan.

Ahmad Fachrurrozi; Dimas Ageng Prayogo; Dety Mulyanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mutu pelayanan kesehatan merupakan hal yang sangat penting terhadap kualitas kesehatan. Kualitas pelayanan kesehatan dapat diketahui dari segi bentuk, penampilan, performa suatu jasa, dan juga bisa dilihat dari segi fungsinya serta segi estetisnya. Peningkatan mutu pelayanan kesehatan juga dibutuhkan strategi agar dapat mempertahankan ataupun tingkat performa layanan kesehatan. Tujuan dari literature review ini untuk mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit. Literature yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menetapkan artikel yang sesuai kriteria inklusi. Data base yang digunakan yaitu Google Scholar. Tahun publikasi sumber literature yang diambil yaitu 5 tahun terakhir antara tahun 2017 sampai dengan 2022, Sumber literature menggunakan bahasa Inggris atau Indonesia.  Hasil 5 artikel diperoleh bahwa strategi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit yaitu dengan meningkatkan patient safety, Kerjasama lintas sektoral atau pemerintah, kebijakan standar prosedur operasional, Kualitas Sistem Manajemen Informasi Rumah Sakit (SIMRS), dan peran komite keperawatan. Dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan kesehatan sebagai suatu derajat atau tingkat indikator pelayanan kesehatan yang diselenggarakan sesuai dengan standar pelayanan yang berlaku. Strategi dapat dilakukan secara optimal dan dengan monitoring serta evaluasi.

Bekti Mayasari; Martinus Budiantara

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pemerintah mempunyai kewajiban dalam memberikan pelayanan unntuk masyarakat ditingkat pemerintah pusat dan daerah dengan baik. Dalam melaksanakan standar pelayanan publik, para aparatur pemerintah diminta agar dapat bekerja dengan professional, efektif, dan efisien. Salah satu pelayanan publik oleh pemerintah ditingkat paling dasar adalah pemerintah kelurahan. Salah satu pelayanan pemerintah di tingkat desa adalah di Desa Gesikan kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Artikel ini akan membahas mengenai penerapan standar pelayanan publik di Desa Gesikan menggunakan metode deskriptif kualitatif.     Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa standar pelayanan publik di Desa Gesikan sudah berjalan baik yang didasarkan pada dasar hukum, persyaratan, sistem, mekanisme dan prosedur, produk pelayanan, biaya, waktu penyelesaian, Jumlah pelaksana, kompetensi pelaksanaan, sarana dan fasilitas, jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan, penanganan pengaduan saran dan masukan, pengawas internal, jaminan pelaksana, evalusai kinerja pelaksanaan.

Taufiq Kurniawan; Febria Syifa’unnufus; Remanda Nadia Tamara

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Merariq merupakan suatu bentuk perkawinan unik yang ada di masyarakat suku sasak. Secara umum, perkawinan itu terjadi karena adanya interaksi yang di lakukan antar individu yang satu dengan lainnya. Perkawinan ini di katakan unik karena tata cara atau peroses perkawinana adat suku sasak ini berbeda dengan tata cara perkawinan adat lain yang ada di perovensi Nusa tenggara Barat. Keunikan perkawinan adat sasak ini terlihat dari perosesnya yang dimana bila kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan telah sepakat untuk melakukan ikatan perkawinan pihak laki-laki melarikan perempuan ke rumah kerabatnya untuk di sembunyikan beberapa hari sebelum penyelesaian adat di tuntaskan. Peroses melarikan si gadis ini dalam istilah sasak di sebut merariq/melaiq. Penelitian di lakukan di desa Gerantung dengan jenis penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, yaitu pengamatan yang merupakan aktivitas penelitian fenomena yang di lakukan secara sistematis.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan hukum pidana terhadap adat merariq bagi masyarakat kelurahan Gerantung tidaklah bertentangan dengan adat yang ada bahkan dalam perkatiknya masyarakat menerapkan akan tindakan pidana jika melanggar atuaran adat dan negara, salah satunya Pasal 330 dan 332 terhadap adat merariq.

Vita Rahayu; Hasim As’ari

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sistem Akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa dan menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Sistem akuntansi yang biasa digunakan oleh perusahaan salah satunya adalah sistem penerimaan kas dan pengeluaran kas. Sistem penerimaan kas menangani penerimaan kas yang didapatkan dari penjualan maupun pendapatan jasa, sistem pengeluaran kas menangani pengeluaran kas yang terjadi secara rutin pada sebuah perusahaan. Penerapan sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada perusahaan sangatlah penting, mengingat kas adalah aset yang mudah berubah dibandingkan dengan aset lain, sehingga kas merupakan alat pembayaran yang bebas dan selalu siap sedia untuk digunakan. Adapun tujuan yang ingin dicapai penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai yang efisien dan dapat diaplikasikan pada PT Kastara Yasa Mahika. Metode penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil temuan yang didapat di PT Kastara Yasa Mahika ini, adalah dokumen-dokumen yang digunakan dalam penerimaan kas belum diotorisasi nama, waktu, dan tanda tangan penerimaan kas seperti menambahkan bukti kas masuk, fungsi akuntansi belum membuat jurnal pembantu (jurnal ipenerimaan ikas), supaya apabila terdapat beberapa cabang baru, akan mempermudah mencari data untuk membuat laporan. Adapun sistem akuntansi penerimaan kas tunai pada PT Kastara Yasa Mahika, yaitu bagian penjualan akan melayani dan menerima pesanan pembeli, bagian kasir melakukan input data pembelian ke aplikasi kasir yaitu POS Majo, pesanan diserahkan kepada pembeli beserta nota atas transaksi yang telah dilakukan. Bagian Akuntansi melakukan pencatatan penjualan dan pendapatan harian kedalam jurnal umum, setelah selama satu periode bagian akuntansi membuat laporan keuangan per bulan

Moeljono Moeljono

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Permasalahan yang dihadapi oleh nelayan budidaya rumput laut saat ini adalah pengetahuan dan kemampuan mengolah produk rumput laut dari pra dan pasca panen. Umumnya masyarakat cenderung untuk menjual rumput laut dalam bentuk kering yang kurang memiliki nilai tambah secara ekonomis. Melalui program Pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat mengembangkan produk hasil rumput laut sehingga menghasilkan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Pada kegiatan ini dilaksanakan kegiatan pendampingan kepada nelayan budidaya rumput laut di Kelurahan Mangkang, Kota Semarang dalam bentuk pelatihan System Perencanaan Produksi rumput laut agar didapatkan keuntungan yang maksimal. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan System Perencanaan Produksi, dengan metode Participatory Action Research (PAR), pelatihan sederhana mencoba system produksi dengan membuat diagram alur, agar pada saat proses produksi dapat berjalan dengan benar dan procedural dengan meminimalisasi kerusakan pada rumput laut. Agar keuntungan nelayan dapat berlipat.  Hasil yang dicapai adalah masyarakat paham akan prosedur flowchart tersebut namun kesulitan dalam menginteprestasikan.

Laurensius Rens

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SDI Wutik Kabupaten Sikka dalam menyusun RPP tematik melalui supervisi akademik. Dalam penelitian menujukkan bahwa  supervisi akademik secara kelompok pada siklus I, diperoleh data guru-guru belum mengikuti prosedur penyunan RPP tematik dengan benar dan RPP yang disusun oleh guru SDI Wutik masih belum maksimal, maka perlu dilakukan supervisi akademik lanjutan yaitu pada siklus II. Pelaksanaan tindakan supervisi akademik pada siklus II dilakukan dengan mendatangkan nara sumber dan pendekatan supervisi akademik secara individual (percakapan individu). Hasil penelitian  rata-rata (1) Kemampuan guru kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka, dalam mengikuti prosedur menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal sebesar 29,17% (kategori sangat kurang) menjadi 68,75% (kategori cukup) diakhir siklus I dan menjadi  84,38% diakhir siklus II. Dan, (2) Kemampuan guru kelas SDI Wutik dalam menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal 57,74 (kategori Cukup) menjadi 75,00 (dengan kriteria Baik), dan meningkat menjadi 89,29 diakhir siklus II. Berdasarkan analisis data penelitian penulis menyimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas RPP Tematik guru Kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.

Devi Silvia Dewi; Risa Umami; Siti Harum; Tri Miyani; U'ang Burhanudin +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan tentang APE dan berupaya untuk meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam pembuatan APE atau alat permainan edukatif yang mana untuk bahan dapat diambil dari barang yang ada disekitar dan bahan bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) sebuah penelitian dengan prosedur penelitian yang menggali data dari lapangan untuk kemudian dicermati dan disimpulkan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam membuat APE (Alat Permainan Edukatif).