Publication Search

68,163 articles from 587 journals · 1,699 citations tracked

Showing 221-240 of 556

Analytics

Siti Shofiyatun; Septi Aprilia; Nurul Kholisatul Ulya

LMS muncul sebagai respons terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan untuk menyederhanakan dan meningkatkan pengelolaan pendidikan. Pada saat terjadi pandemi covid-19 mau tidak mau sistem pembelajaran yang konvensional harus berganti ke sistem e-learning. Hal ini yang menjadikan ITS PKU Muhammadiyah Surakarta mulai merancang sistem pembelajaran berbasis online atau dikenal dengan LMS. Hanya saja sejak kemunculannya belum ada peninjauan terkait dengan efektivitas LMS ITS PKU Muhammadiyah Surakarta, khususnya fakultas sains (FST) dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas LMS FST ITS PKU Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ada deskriptif kualitatif dengan populasi semua mahasiswa FST sebanyak 140 dan sampel penelitian 50 % dari jumlah jumlah populasi. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuisioner ke seluruh mahasiswa FST. Dari kuisioner yang dibagikan dapat disimpulkan bahwa LMS FST ITS PKU Muhammadiyah Surakarta belum sepenuhnya efektif. Diantara 4 aspek, hanya aspek kemudahan dan fleksibelitas yang memiliki prosentase yang tinggi 54,2% dan 50%. Terkait dengan fitur, kejelasan petujuk dan peningkatan kualitas pembelajaran hasilnya belum signifikan, kurang dari 50%. Hal ini akan berdampak pada hasil belajar mahasiswa kurang maksimal.    

M. Darul Ilmi; M. Yahya Ashari

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article aims to analyze the Methods, Models, and Approaches to Evaluation in Islamic education. The research employs a literature review method, gathering data from relevant books, journals, and scholarly articles. Content analysis is used to classify the data, and evaluation is conducted to summarize and explain the findings. In the field of Islamic education evaluation, the evaluation models used encompass several approaches outlined by experts. These models include the Goal Oriented Evaluation Model, Goal Free Evaluation Model, Formative Summative Evaluation Model, and Countenance Evaluation Model. Additionally, evaluation methods in Islamic education involve both test and non-test techniques, with tests categorized into diagnostic tests, formative tests, and summative tests. Non-test techniques include rating scales, questionnaires, matching lists, interviews, observations, and life histories. The article also explains the approach to Islamic education evaluation from a learning perspective, covering formative evaluation, summative evaluation, and placement evaluation. This approach refers to the viewpoint on the evaluation process and provides a theoretical foundation for the implementation of appropriate evaluation methods.

Salsabila, Unik Hanifah; Lailatul, Chairani; Aziza, Miftah; Nur, Ririn; Zakaria, Hazam

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Perkembangan teknologi di era digital yang semakin pesat mengakibatkan perubahan gaya belajar dari yang dulunya tradisional menjadi gaya belajar modern. Penggunaan aplikasi Google Docs bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kolaboratif oleh pendidik semua mata pelajaran baik itu umum maupun agama. Memanfaatkan Google Docs sebagai media pembelajaran merupakan langkah tepat yang diambil, sebab aplikasi Google Docs bisa diakses kapan dan di mana saja, sehingga mempermudah koordinasi dan kolaborasi dalam pembuatan tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan atau memaparkan manfaat aplikasi Google Docs sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang kolaboratif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka dengan mengumpulkan beberapa jurnal, arikel, dan buku yang relevan dengan Pemanfaatan Google Docs dalam Diskusi Kolaboratif Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Analisis menggunakan literatur kepustakaan yang dijelaskan dalam teks naratif dan hasil pengamatan dari penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembaca dapat mengetahui cara memanfaatkan fitur kolaboratif Google Docs, kelebihan dan kekurangan Google Docs sebagai salah satu media pembelajaran, dan mengetahui bahwa aplikasi Google Docs dapat memaksimalkan diskusi kolaboratif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Berdasarkan hasil tinjauan, dapat disimpulkan bahwa Google Docs cocok digunakan sebagai media untuk berdiskusi kolaboratif pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam secara daring.

Muji Agus Sofiyandi

Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 2024 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Education is a very important means of creating the best possible human resources. It should be done seriously and responsibly. In order to make education a success, teachers must be able to foster students' disciplined attitudes, especially self-discipline. TPQ Mambaa`ul `Ulum Seketeng Sumbawa Besar is one of the educational institutions that researchers view as a madrasah diniayah which implements habituation methods in the educational process, one of which is increasing children's discipline in performing the five daily prayers. Applying the habituation method to improve the discipline of praying five times a day is certainly not easy and has obstacles, especially if it is applied to elementary or middle school level children who are still teenagers. However, in this way, ustadz and Koran teachers must find solutions to these obstacles so that the aim of implementing the habituation method can be achieved. That is why most of the TPQ Mamba`ul `ulum students are very concerned about the discipline of praying five times a day. Based on our observations and reality in the field, one of the inhibiting factors and obstacles is that children at home are not instructed by their parents to pray in congregation.

Heldy Srikandhy Sadale; Silvia Dewi Mayasari Riu; Irma M Yahya

Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum 2024 STIKES Columbia Asia Medan

Type 2 diabetes mellitus (DM) occurs when the body does not produce enough insulin to compensate for disturbed insulin production. Type 2 DM complications are diabetic ulcers. Feet care is an activity to carry out regularly to maintain hygiene in when the blood sugar levels increased or even in the normal condition. The objective of this research is to educate the health education to detect the peripheral neuropathy symptoms, minimize the risk of ulcers, amputations and prevent chronic complications.This is quasi experiment research with one group pre-post test design, using Mac-Nemar test taken 225 population of samples using Ari Kunto. 10% formula with Purposive sampling technique of 23 respondents.The researchers found there was a difference before and after given health education with the method of  the ability to carry out for the feet demonstrated. Results Before performed the demonstration category both 2 people (8.7%) and category less good 21 people (91.3%), then the result After demonstration both 22 people (95.7%), and less good 1 person (4.3%) of 23 respondents, result P value = 0,000.Conclusion: The health education with demonstration methods on the ability to care for the feet of type 2 diabetics in Puskesmas Ranomuut Manado affected. Advice: Early research can add insight into the source of knowledge about how to prevent the occurrence of diabetic ulcers.

Wahyu Ningsih; Ani Fitriyani; Robithoh Izzati Hanani

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2024 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

This research is library research with data collection methods using documentation methods. Meanwhile, data analysis uses descriptive analysis methods. In this case the author as a researcher tries to describe by regularly exemplifying the teaching methods and techniques of the Prophet Muhammad SAW. From the research results it can be concluded that the Prophet Muhammad was one of the world's educational figures. He has practiced many teaching methods and techniques with his friends. For example, the methods of Story Telling, Self Reflection, Learning and Motivating, Body Language, Asking, Questions and so on. We as educators must be able to emulate what he has practiced

Rahayu, Tatang Rahayu; Gumiandari, Septi

Journal of Student Research 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh strategi ice breaking terhadap motivasi belajar bahasa Arab pada siswa kelas VII di MTs Darul Hikam Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Racangan penelitian ini menggunakan rancangan desain Intact–Group Comparison. Dengan menggunakan desain eksperimental, penelitian ini mengungkapkan dampak signifikan dari strategi ice breaking terhadap motivasi siswa, sebagaimana terlihat dari hasil uji-t independent samples (Sig = 0,000). Penolakan hipotesis nol (H0) demi hipotesis alternatif (H1) menegaskan perbedaan substansial dalam motivasi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan ini menekankan peningkatan motivasi yang dipermudah oleh sifat menghibur dan merangsang dari pendekatan ice breaking sepanjang proses pembelajaran. Melampaui konteks langsung instruksi bahasa Arab, korelasi ini menunjukkan potensi strategi tersebut sebagai alat pedagogis yang dapat diterapkan lintas disiplin dan tingkat pendidikan. Implikasi dari penelitian kami melampaui konteks langsung pembelajaran bahasa Arab di MTs Darul Hikam. Korelasi positif antara strategi ice breaking dan motivasi siswa menunjukkan potensinya sebagai alat pedagogis yang dapat diterapkan secara luas. Pendidik lintas disiplin dan tingkat pendidikan dapat memanfaatkan temuan ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi. Selain itu, penelitian ini mendorong penelitian masa depan untuk mengeksplorasi dampak yang rumit dari strategi ice breaking terhadap motivasi dalam konteks linguistik dan budaya yang berbeda, berkontribusi pada diskursus terkini mengenai praktik pembelajaran bahasa yang efektif.

Pujowati, yenik; Putu Ari Saruhum Hasibuan; Sucahyo Tri Budiono3

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrac. The purpose of this Community Service aims to provide and convey the basic ideas of the theoretical conceptual framework and the Implementation of Anti-Corruption Education through the learning of Citizenship Education (PKn) as a strengthening of the nation's character in Senior High Schools. The main target of anti-corruption education is to introduce the phenomenon of corruption which includes criteria, causes and consequences, increase intolerance towards acts of corruption, demonstrate various possible efforts to fight corruption and contribute to previously set standards such as realizing values and capacities to oppose corruption among generations. young. Besides that, students are also brought to analyze standard values that contribute to corruption and values that reject or disagree with acts of corruption. Therefore, anti-corruption education is basically the planting and strengthening of basic values that are expected to be able to shape anti-corruption attitudes in students. Efforts to prevent corruption can be instilled from an early age, when children are still in elementary school, middle school or high school. The method of this activity is in the form of assistance in the implementation of Anti-Corruption education through Citizenship Education (PKn) in Senior High Schools Keywords: Anti-Corruption Education (PKn) Character of the Nation. Abstrak. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dan menyampaiakan ide-ide dasar kerangka konseptual teoritis dan Implementatif Pendidikan Antikorupsi melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai penguat karakter bangsa di Sekolahan Menengah Atas. Target utama Pendidikan antikorupsi adalah memperkenalkan fenomena korupsi yang mencakup kriteria, penyebab dan akibatnya, meningkatkan sikap tidak toleran terhadap tindakan korupsi, menunjukan berbagai kemungkinan usaha untuk melawan korupsi serta berkontribusi terhadap standar yang ditetapkan sebelumnya seperti mewujudkan nilai-nilai dan kapasitas untuk menentang korupsi dikalangan generasi muda. Disamping itu siswa juga dibawa untuk menganalisis nilai-nilai standar yang berkontribusi terhadap terjadinya korupsi serta nilai-nilai yang menolak atau tidak setuju dengan tindakan korupsi. Karena itu pendidikan antikorupsi pada dasarnya adalah penanaman dan penguatan nilai-nilai dasar yang diharapkan mampu membentuk sikap antikorupsi pada diri peserta didik. Upaya pencegahan korupsi dapat ditanamkan sejak dini, sejak anak masih duduk di bangku SD, SMP, maupun SMA. Metode kegiatan ini berupa pendampingan Implementasi pendidikan Antikorupsi melalui Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di Sekolahan Menengah Atas Kata Kunci: Pendidikan Antikorupsi, (PKn) Karakter Bangsa.

Subakti, Hani

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Abstrak. Artificial intelligence (AI) adalah istilah dari industrial society yang merupakan sebuah "program komputer, pembelajaran mesin, perangkat keras dan perangkat lunak". Artificial intelligence ini menggunakan sebuah ilmu dari perangkat keras dan perangkat lunak yang terinspirasi oleh rekayasa terbalik dari pola neokognitron yang bekerja diotak manusia. Produk industri ini banyak digunakan dalam pengembangan dan aplikasi sehari-hari di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperjelas peran artificial intelligence dalam pendidikan, dan metode yang digunakan adalah metode media informasi, seperti poster yang pasang di majalah dinding sekolah. poster tersebut ini mengenai edukasi pentingnya artificial intelligence dalam membantu dan membuat profil pembelajaran untuk setiap siswa dan memungkinkan materi pembelajaran disesuaikan dengan kemampuan, gaya belajar, dan pengalaman setiap siswa. Kata Kunci: Pendidikan, artificial intelligence, media edukasi.

Lestari, Siti; Kristiyawati, Sri Puguh; Asih, Sri Hartini Mardi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2024 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Stunting merupakan permasalah gizi global termasuk di negara Indonesia yang memerlukan penanganan secara sistematis dan menyeluruh dari bidang keperawatan. Tenaga kesehatan dan pendidikan kesehatan turut berperan dalam penanggulangan masalah stunting, STIKES Telogorejo melaksanakan upaya promotif, preventif, dan tatalaksana lanjut pada temuan kasus stunting untuk mencapai tujuan dan cita-cita SDGs. Sebuah program yang digagas oleh STIKES Telogorejo yaitu POHON RANTING KAYU yang merupakan akronim dari Pola asuh, Hygiene, Hipnosis, Optimalkan sehat, Ngerti Gizi, Gerakan Anti Stunting Kelurahan Karangayu bertujuan untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kelurahan Karangayu Kota Semarang. Metode yang digunakan yaitu melaksanakan upaya promotif, preventif, kuratif, dan maintenance dengan membentuk tim penanggungjawab khusus seperti Satgas Ranting Kayu dan Tim Kinclong. Upaya promotif dilakukan dengan sosialisasi & edukasi, Upaya preventif dilakukan dengan pelatihan kepada kader. Upaya kuratif dilakukan oleh Satgas Ranting Kayu, Tim Kinclong, dan hipnoterapis. Hasil Program POHON Ranting Kayu yang bersinergi dengan program lainnya baik dari pemerintah maupun pihak lain telah menurunkan angka stunting sebesar 73% di wilayah Kelurahan Karangayu. Berbagai upaya promotif dan preventif yang telah diberikan juga berpotensi mencegah temuan kasus baru.

Annisha Febiyani; Ikit Netra Wirakhmi; Surtiningsih Surtiningsih

Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2023 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Diarrhea remains a health problem in developing countries such as Indonesia and is a major cause of mortality and mobility, especially in children. The prevalence of diarrhea based on symptoms is calculated by combining diagnosed or symptomatic diarrhea cases. The incidence and prevalence of diarrhea in Indonesia are 3.5% and 7.0%. This study aims to determine whether there is an effect of health education on the level of knowledge about diarrhea in children at SD Negeri 1 Sokaraja Tengah. This research method uses quasi experimental with One group pretest-posttest design. The sampling technique used total sampling with a sample size of 56 students. Data was taken using a questionnaire. The results showed that the majority of female gender with 29 respondents (51.8%). There is a difference in the level of knowledge about diarrhea before and after being given health education. Based on statistical tests using the paired t test results in a p value of 0.000 which means there is a significant effect.

Riza Nazila Azri; Puan Fadhila; Azizah Hanum

The purpose of this article is to find out how methods are used in Islamic education.  The approach method in Islamic education, which is used to teach subject matter in order to achieve educational goals.  The methods discussed include the example method, story method, advice method, habituation method, and lecture method.  Apart from that, lecture, discussion and demonstration/experiment methods are also considered appropriate to practice in education.  Philosophical, induction-deduction, socio-cultural, functional and emotional approaches are also used in Islamic education.  Literature studies were used for this research. Journal articles, books and other relevant media are part of the literature used to collect and analyze data.  The literature review is the author's way of collecting data for this research.  Data analysis using a qualitative analysis technique approach was carried out through descriptive analysis.

uminahdiyah; Nanang Zamroji

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Madrasah Diniyah adalah lembaga pendidikan agama yang berjuang memberikan bimbingan kepada masyarakat, lembaga ini berupaya menguatkan ketakwaan supaya terwujudnya mental keagamaan yang kuat seiring dengan perkembangan zaman. Tujuan pendampingan ini memberikan bekal kepada santri dalam kemampuannya membaca dan menulis arab pegon supaya lancar dalam memaknai kitab kuning. Madrasah Diniyah adalah lembaga yang memberikan pelajaran banyak perihal kitab kuning yang memberikan pengaruh sangat besar dan menjadi pusat pendidikan dan pengetahuan agama di desa plumpingrejo dusun tenggong kademangan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam menggali asset santri menjadi dapat membaca dan menulis pegon sesuai kaidah pegon. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Untuk tercapainya tujuan diatas, metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yaitu metode yang secara rinci dan jelas memberi gambaran perihal data yang terkumpul.Sedangkan Dalam mengumpulkan datanya, menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan ini yaitu santri mampu membaca serta menulis arab pegon dengan baik dan benar. Kemampuan tersebut menjadi keharusan bagi santri di madrasah diniyah musyawirul ulum khususnya mulai kelas 1 wustha. Adapun luaran dari penelitian ini adalah artikel ilmiah yang diterbitkan di Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu).

Maulana, Muhammad Sony; Fitri, Sabellah Ramadhiani; Dashela, Tarina

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2023 Politeknik Negeri FakFak

Peran Guru dalam dunia Pendidikan sangat penting karena selain mendidik, Guru juga dituntut mencerdaskan masa depan anak bangsa Indonesia di sekolah. Siswa akan selalu mencontoh apa yang dilakukan oleh Guru. Oleh sebab itu guru perlu menerapkan disiplin yang tinggi mulai dari kehadiran masuk ke sekolah, kehadiran mengajar maupun pulang mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem manajemen presensi pembelajaran guru di Sekolah Menengah Pertama berbasis mobile dengan GPS sebagai penanda lokasi presensi. Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan perangkat lunak prototipe serta metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi Pustaka. Ruang lingkup penelitian meliputi rancangan sistem dalam bentuk prototipe yang dapat menyimpan data presensi kehadiran guru di sekolah, kehadiran guru di kelas, berita acara pengajaran, waktu keluar mengajar dan waktu pulang secara efektif dan efisien karena data akan tersimpan di sistem database, sehingga dapat mencegah risiko kehilangan data. Hasil pengujian sistem presensi berbasis mobile yaitu dapat dimanfaatkan bagi pihak pemangku kepentingan seperti Kepala Sekolah dan Yayasan dalam pengambilan kebijakan terkait implementasi sistem dan evaluasi kinerja Guru.

Mashari; Retno Mawarini Sukmariningsih

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh Dinasti Politik dalam Pemilihan Kepala Daerah yang diukur dari tingkat keterpilihan terhadap calon kepala daerah terhadap dinasti politik. Permasalahan dalam penelitian ini terkait pengaruh praktik politik dinasti yang semakin marak menjelang Pemilihan Kepala Daerah yang demokratis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pedekatan konseptual dan pendekatan perbandingan dalam mengkaji kemenangan pemilihan kepala daerah yang menggunjakan politik dinasti. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (a) Politik Dinasti dalam Pemilihan Kepala Daerah yang belum berjalan secara demokratis hal ini disebabkan faktor internal, yaitu terjadinya beberapa jabatan-jabatan strategis dalam pemerintahan dipegang oleh kelompok dan keturunan yang berasal keluarga. Selain itu disebabkan faktor eksternal, yaitu partai politik hanya dijadikan kendaraan politik semata yang akan menghambat peran dan cita-cita ideal partai karena hanya melihat dari aspek untuk memperoleh kekuasaan saja. (b) Pengaruh Politik Dinasti dalam Pemilihan Kepala Daerah terhadap keberlangsungan demokratis di Indonesia menjelang Pemilu 2024, panggung politik Indonesia menjadi semakin semarak dengan munculnya fenomena politik dinasti. Politik Dinasti yang seringkali melibatkan keluarga utuh dapat memiliki implikasi yang kompleks terhadap keragaman pandangan politik. (c) Praktik Politik Dinasti dalam Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia sebagai negara demokrasi tak luput dari praktik penyelenggaraan politik dinasti. Praktik Politik Dinasti telah berkembang sejak masa Orde Baru. Praktik Politik Dinasti pada era reformasi semakin subur. Praktik Politik Dinasti di Amerika Serikat tingkat pendidikan politik dan indeks demokrasi di Negara Amerika Serikat lebih tinggi dibandingkan Indonesia maupun Filipina. Praktik Politik Dinasti di Filipina termasuk yang cukup tinggi dalam pemilihan kepala daerah karena dapat memilih para calon untuk menjabat dalam tingkatan Provinsi dan Kota.

Fitrah Athriah; Suhartini; Iwan Setiawan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2023 STEKOM PRESS

Fungsi penting perpustakaan sebagai fasilitas penunjang universitas adalah menyediakan bahan bacaan dan sumber belajar tambahan bagi mahasiswa. Perpustakaan merupakan bangunan penting yang harus ada di setiap lembaga pendidikan. Perpustakaan adalah sumber daya yang luar biasa untuk memperluas pemikiran mahasiswa dan profesor. Hal ini harus lebih diperhatikan oleh pihak universitas agar dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya. Menggunakan sistem pengolahan data yang terkomputerisasi adalah salah satu pilihan untuk membuat segala sesuatunya berjalan lebih lancar dan efisien. Dalam skenario ini, teknik Spiral digunakan untuk membuat sistem informasi, sedangkan metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data untuk sistem tersebut. Model Spiral adalah pendekatan hibrid dalam pengembangan perangkat lunak yang mengambil fitur terbaik dari Model Prototyping dan Model waterfall dan menambahkan penekanan pada penilaian risiko di setiap tingkat proses.

Meilinna, Tisa Zindy; Alfunnuria, Vina Sholiha; Safira, Yosi Emilia; Kholid, Moh. Khasbil Aziz

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2023 FEB Universitas Maritim Semarang

Penelitian ini menganalisis pengaruh Usia Harapan Hidup (UHH), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Pengeluaran per Kapita (PPK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di beberapa kota Jawa Tengah (Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Jepara, Kudus, dan Tegal) dari 2017 hingga 2022. Metode penelitian melibatkan uji normalitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Data berasal dari sumber statistik demografi, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan manusia, serta mendukung kebijakan yang lebih tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Analisis regresi diharapkan mengidentifikasi kontribusi UHH, RLS, dan PPK terhadap IPM, memberikan gambaran peran kesehatan, pendidikan, dan ekonomi dalam pembangunan manusia. Implikasi kebijakan dari penelitian ini dapat mendukung upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di kota yang menjadi ojek penelitian. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pengembangan manusia dan kebijakan daerah dengan menggabungkan variabel-variabel penting dan menganalisis dampaknya secara terpadu. Kesimpulan ini menjadi panduan bagi pengambil keputusan dalam merancang kebijakan untuk meningkatkan IPM di kota-kota Jawa Tengah.

Ikmal Abdallah Syakur; Rifdah Wafda Esa; Nia Suryani; Septiana Dwi Damayanti; Rahmadhani Istiqomah +1 more

JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KEBUDAYAAN DAN AGAMA 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Latar belakang penelitian ini yaitu tokoh pahlawan pendidikan yang bernama Dewi Sartika yang mencakup profil Dewi Sartika, Sekolah Kautamaan Istri dan pengaruh pemikiran Dewi Sartika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana rekam jejak pahlawan pendidikan dari kaum perempuan yang berjuang untuk mencerdaskan bangsa. Metode untuk mendapatkan data yang valid yaitu metode yang di gunakan adalah metode Sejarah yang mana memiliki beberapa teknik langkah-langkahnya yaitu; (1) pemilihan sumber, (2) pengumpulan sumber, (3) verifikasi, (4) interpretasi dan analisis, (5) menyajikan dengan bentuk tulisan. Hasil dari penelitian ini bahwa Dewi Sartika yang merupakan tokoh pahlawan perjuangan yang memberikan sebuah gagasan dan pemikiran. Profil Tokoh Raden Dewi Sartika serta Perjuangan mendirikan sebuah lembaga pendidikan Sakola Kautamaan Isteri. Beliau Dengan Sekolah yang didirikannya dapat mendidik anak-anak perempuan dari kalangan manapun, untuk memajukan harkat dan martabat kaum perempuan. perjuangan yang panjang yang dilakukan oleh Dewi Sartika berdampak positif atau pengaruh pada zamannya beliau dari tahun 1904-1947 M yang mana pengaruh tersebut dapat dirasakan pada masa itu.

Rizal Adi Saputra; Abdul Aziz

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2023 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam memilih perguruan tinggi terbaik di Kabupaten Kotawaringin Timur menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Pemilihan perguruan tinggi terbaik merupakan proses yang kompleks karena terdapat berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti kualitas pendidikan, biaya kuliah, dan fasilitas yang disediakan. Untuk mengatasi kompleksitas tersebut, metode SAW digunakan untuk memberikan bobot atau nilai penting pada setiap kriteria dan membandingkan perguruan tinggi di Kabupaten Kotawaringin Timur untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan pengguna. SPK dirancang untuk membantu calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi terbaik dengan cepat dan efektif, memberikan informasi yang akurat dan terpercaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode SAW dapat menjadi solusi yang efektif untuk masalah pengambilan keputusan dan SPK yang dikembangkan dapat membantu pengguna dalam memilih perguruan tinggi terbaik di Kabupaten Kotawaringin Timur

Najicha, Fatma Ulfatun; Kurniawati, Arini

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2023 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Kewarganegaraan sendiri bertujuan untuk mengajarkan warga negara meliputi hak, kewajiban, dan tanggung jawab dalam masyarakat, nilai - nilai kemanusiaan, dan pilar – pilar kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk membentuk sikap kritis, partisipatif, dan etnis dalam berperilaku sebagai warga negara. Metode penelitian studi literatur secara kualitatif yang diperoleh melalui literasi berbagai buku, artikel, dan jurnal yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Hasil penelitian ini menunjukkan peran mahasiswa terhadap peningkatan kesadaran kewarganegaraan dalam mengatasi acaman – ancaman dari luar yang memungkinkan pudarnya jiwa kewarganegaraan hingga mengawal untuk terwujudnya mahasiswa yang memiliki pendirian dan jiwa nasionalisme yang tinggi, taat, berpikir kritis, dan bertanggung jawab pada aturan yang berlaku.   Kata Kunci : Pendidikan Kewarganegaraan, Nilai – nilai kewarganegaraan, Nasionalime