Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 221-240 of 275

Analytics

Anggraini, Revita Dwi; Pradana, Arya Kemal; Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Futsal merupakan olahraga yang membutuhkan ketahanan fisik yang lebih dibandingkan dengan sepak bola. Banyaknya tenaga yang dikeluarkan oleh pemain mengakibatkan kelelahan sebelum pertandingan berakhir. Kelelahan dapat menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi dan menurunkan performa. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa dan air gula aren terhadap status hidrasi dan performa pada pemain futsal SMK Makarya 1 Jakarta. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling diperoleh sebanyak 18 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda, air gula aren muda dan air mineral (p-value=0,00) terhadap status hidrasi. Terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air kelapa muda dan air gula terhadap performa (p-value=0,027 dan p-value=0,028). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok air mineral terhadap performa (p-value=0,917). Adanya peningkatan status hidrasi dan performa lebih tinggi pada kelompok air kelapa dibandingkan dengan air gula aren dan air mineral. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kelompok yang mengonsumsi air kelapa muda lebih efektif meningkatkan status hidrasi dan performa.

Ansuryani Umar; Anetha L. F Tilaar; Victor R. Sulangi

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini berfokus pada ekperimentasi model blended learning pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini membandingkan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model blended learning dan model pembelajaran langsung. Populasi adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Tondano, dan sampel yang menjadi subjek penelitian adalah kelas VIIIA (Kelas Eksperimen) dan kelas VIIIB (Kelas Kontrol). Metode yang digunakan adalah model eksperimen semu dengan desain Randomized Subjects Posttest Only Control Group Design. Hasil analisis Uji-t mendapatkan thitung = 2,67 > ttabel = 1,68 dengan taraf nyata α = 0.05. Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Kesimpulan nyang didapat adalah penggunaan model blended learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa.

Greiselah Manoka; Rosiah J. Pulukadang; Patricia V. J. Runtu

Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan metode quasi experiment. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar Teorema Pythagoras siswa dalam dua kelas. Kelas yang pertama disebut Kelas Eksperimen dengan perlakuan (treatment) adalah model pembelajaran Berbasis Masalah, sedangkan kelas kedua disebut Kelas Kontrol dengan perlakuan adalah model Pembelajaran Langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas VIII SMP Negeri 5 Tabukan Utara, diperoleh perbedaan hasillbelajar siswa  yang signifikan antara siswa yang menggunakan modellPembelajaran Berbasis Masalah dengan siswa yang menggunakan model Pembelajaran Langsung. Rata-rata data post-test yang terkumpul dari Kelas Eksperimen, yaitu   lebih dari  rata-rata data post-test di Kelas Kontrol yang hanya .

Rijalul Fikri

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian eksperimen dengan tindakan kuantitatif yang diukur adalah keterampilan sepak kuda secara berpasangan. Menurut (Ihsan et al., 2017:117) metode penelitian eksperimental digunakan untuk mengetahui apakah ada pengaruh suatu perlakuan (variabel bebas) terhadap objek tertentu yang diamati (variabel terikat) sebagai akibat yang diberikan. Intrumen yang digunakan untuk memperoleh nilai sepak kuda adalah menggunakan latihan sepak kuda berpasangan. Dengan prosedur Pretest - Perlakuan -Posttest.Dalam melaksanakan penelitian ini, setiap pertemuan diadakan tes Ketika menjelang akhir latian. Yaitu pengumpulan data dengan menggunakan sepak kuda. Adapun jumlahsiswa di ekstrakulikuler sepak takraw MTs Muhammadiyah 3 Tretep adalah 25 siswa. Dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria 15 siswa. Sepak kuda atau sepak kura adalah sepakan menggunakan tubuh kaki yang digunakan untuk menimang,mengontrol, dan mengembalikan bola ke musuh. Oleh karena itu,sepak kuda merupakan salah satu Gerakan penting dalam permainan sepak takraw.Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian menunjukkan bahwa metode variasi berpasangan meningkatkan Control keterampilan sepak kuda pada ekstrakulikuler sepak takraw MTs Muhammadiyah 3 Tretep Temanggung. Diperoleh data hasil dari pretest 21,93 dan posttest mencapai 39,93 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode variasi berpasangan meningkatkan keterampilan sepak kuda pada ekstrakulikuler sepak takraw MTs Muhammadiyah 3 Tretep Temanggung sebagian besar cukup. Berarti cocok dengan hipotesis yang tertulis terdapat pengaruh metode variasi berpasangan meningkatkan keterampilan sepak kuda pada siswa ekstrakulikuler sepak takraw MTs Muhammadiyah 3 Tretep Temanggung.

Shofwatul Alfiyah; Erwing, Erwing; Muliana, Muliana

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada pengaruh model pembelajaran Conceptual Understanding Proscedures (CUPs) terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Luwu Timur.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimental dengan tipe One Group   Pre-test Post-test. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pre-test, post-test dan dokumentasi, jumlah populasi 3 kelas yaitu kelas X MIPA 1, kelas X MIPA 2, dan X MIPA 3, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan sampel penelitian yaitu X MIPA 1 dengan jumlah sebanyak 36 siswa. Hasil anasisis deskriptif menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran memperoleh skor rata-rata tiap pertemuan yaitu 3,00 dimana skor tersebut berada pada interval 3,00 ≤ skor < 3,50 dan dikategorikan terlaksana. Hasil analisis inferensial menggunakan uji normalitas dan homogenitas diperoleh hasil data normal dan homogen. Uji hipotesis signifikansi menggunakan paired sample pretest posttest diperoleh nilai siginfikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,00 ( Sighitung < 0,05 ) menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variable X dan variable Y. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) dengan hasil belajar siswa. Dari hasil pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS Versi 22 memperoleh hasil nilai siginifikansi kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 9 Luwu Timur.  

Masliha Masliha

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kanker serviks merupakan kanker perempuan terbanyak kedua dengan jumlah kasus 36.633 (17,2%) di Indonesia. Diantara upaya pencegahan kanker serviks adalah dengan peningkatan pemahaman wanita usia produktif tentang kanker serviks beserta segala permasalahannya menggunakan media saintifik booklet. Metode penelitian menggunakan desain penelitian quasi-eksperiment dengan jenis rancangan penelitian“One Groups Pretest-Posttest Design” Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sebanyak 52 responden wanita usia subur di Desa Losarang Wilayah Kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu dan analisa data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian: tingkat pengetahuan sebelum dilakukan intervensi sebanyak 26 orang (50%) termasuk kategori kurang dan sesudah dilakukan intervensi sebanyak 20 orang (38,4%) termasuk kategori baik. Uji Paired Samples Test, rata-rata perbedaan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi adalah sebesar 2,615. Artinya ada peningkatan pengetahuan sebesar 2,6 poin. Hasil perhitungan nilai “t” adalah sebesar 10.795 dengan p-value 0.000 (uji 2-arah). Hal ini berarti Ho ditolak. Kesimpulan: terdapat perbedaan yang bermakna tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa pendidikan kesehatan dengan media Booklet Masayu Menampik di Desa Losarang Kecamatan Losarang Wilayah Kabupaten Indramayu. Saran: hendaknya dalam upaya pencegahan kanker serviks, tenaga Kesehatan dalam hal ini perawat memberikan penyuluhan Kesehatan dengan menggunakan booklet Masayu Menampik agar Wanita usia subur di Desa Losarang Kabupaten Indramayu meningkat pengetahuannya tentang kanker serviks dan pencegahannya.    

Eulis Marlina; Muliawati Handayani

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ikan Sidat merupakan salah satu ikan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Permintaan pasar yang tinggi dan topografi sungai besar di wilayah Lampung mendukung migrasi ikan katadromus ini. Sejauh ini pemenuhan pasar mayoritas berasal dari penangkapan dari alam, maka upaya pembudidayaan ikan ini terus diupayakan. Salah satu permasalahan yang muncul yaitu sulitnya melakukan rekayasa media yang menyerupai habitat asli sehingga tingkat efektifitasnya terhadap respon pertumbuhan masih rendah. Rekayasa media dengan sistem resirkulasi yang dilengkapi filter dari material yang tepat di dalam media budidaya penting untuk diujikan untuk melihat efektifitasnya terhadap respon pertumbuhan. Penelitian bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan berupa material filter berbeda dan 3 ulangan. Hewan uji yg digunakan Elver sidat berukuran 1,4-gram dengan padat tebar 5 ekor/liter. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa respon pertumbuhan terbaik ikan sidat adalah pada perlakuan P2 (filter dengan material medium dakron, bio ball, pasir malang) dengan bobot akhir 10,72 gram, walaupun nilai SR pada perlakuan P2 ini tidak sebaik nilai SR di perlakuan 3 (filter dengan material media dakron, bio ball, arang aktif)

Rani Adillah; Fitriani Lubis

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek oleh Siswa Kelas IX MTs. Insan Cita Medan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/siswi MTs. Insan Cita berjumlah 40 siswa. Objek yang diteliti adalah Penggunaan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah berupa tes. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji paired sample T-test. Berdasarkan uji Statistic T-paired diperoleh dari nilai rata-rata perbedaan antara pretest (sebelum diberikan treatment) dengan posttest (setelah diberikan treatment) yaitu 3,375 dengan standar deviasion  5,236 dan didapatkan nilai siginifikan (2-tailed) 0.000 maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya ada perbedaan yang siginifikan terhadap pemerolehan nilai pretest dan posttest.  

M. Dzawin Nuha; Lana Prasetya; Bagus Gede Dharmawan

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

HNP (Hernia Nucleus Pulposus) terjadinya ketika nucleus pulposus keluar menonjol kemudian tonjolan tersebut menekan ke arah canalis spinalis melalui Annulus fibrosus yang robek, dan sering terjadi pada lumbal 4 – 2 lumbal 5 dan lumbar 5 – sacrum 1, MRI merupakan salah satu modalitas yang dapat menegakkan diagnose terhadap HNP, dengan menggunakan Teknik Fat Supression dalam penerapannya. Dixon dan Fat Saturation merupakan terknik fat suppression yang sering digunakan, akan tetapi memiliki kelebihan dan kekurangan dalam hasil gambaran maupun waktu akuisisi, maka penelitian ini membandingkan kedua Teknik tersebut dalam supressi lemak terhadap pasien HNP, dilihat dari hasil gambaran, homogenitas, dan hasil informasi citra anatomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimental untuk membandingkan informasi anatomi antara T2WI TSE Fat Saturation dan T2WI Dixon potongan sagittal guna mengetahui informasi anatomi yang terbaik dengan 10 Pasien klinis HNP pada pemeriksaan MRI Lumbal. Hasil menunjukkan bahwa Teknik Dixon lebih unggul dibandingkan dengan Fat Saturation dalam supresi lemak pada klinis HNP, Dixon tampak lebih homogen dalam keseluruhan gambar, akan tetapi terdapat perbedaan waktu akuisisi dari kedua sekuen yang signifikan, Dixon mengahbiskan waktu rata rata 4-5 menit dalam1 sekuen dan Fat Saturation 1-2 menit. Hal ini dapat menjadi sebuah pertimbangan praktisi MRI dalam pemeriksaan MRI Lumbal pada klinis HNP untuk mengurangi motion artefact terhadap pasien HNP dengan gradasi tinggi.

La Aba; Abdul Kadir Ismail; Nur wahidah thayib pido; Feriyanto Adolof

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2022 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan massive saat ini tidak dapat dihindari lagi. Setiap lini kehidupan saat ini tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan berbagai jenis teknologi bahkan cenderung terjadi kecanduan oleh berbagai latar penggunanya. Integrasi teknologi yang dahulu diprediksi merusak sistem pendidikan oleh beberapa kalangan, justru hari ini menjadi tandem sejati yang turut dimanfaatkan oleh pelaku pendidikan itu sendiri. Sumber belajar dalam konteks penelitian ini adalah segala informasi belajar yang berkaitan dengan kajian kebahasaan dan atau pendidikan bahasa Inggris dalam pengertian yang lebih spesifik. Sumber belajar menurut Manoharan (2018) adalah para pengajar itu sendiri dan materi ajar baik berupa buku teks pelajaran atau sumber bacaan lainnya. Sumber belajar adalah segala hal yang bisa memberikan informasi mengenai proses belajar dan mengajar. Jenis penelitian ini adalah Research and Development atau R&D. Menurut Sugiyono, “R&D” sebagai penelitian yang menghasilkan produk pada akhir penelitianya dan kemudian menguji tingkat keefektifan produk tersebut. Penelitian dan pengembangan mengacu pada tahap penyelidikan serta eksperimen untuk dapat menciptakan sebuah produk baru atau untuk memperbaiki produk yang sudah ada sebelumnya, sehingga menjadi produk baru dan lebih unggul. Pembelajaranmenggunakan bahan ajar e-modul interaktif berbasis Flip Pdf Professional dilakukan pada jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI). Penelitian ini menggambarkan proses pembuatan e-modul menggunakan Flip Profesional PDF. Flip pdf professional adalah media interaktif yang dapat dengan mudah menambahkan berbagai jenis tipe media animatif ke dalam flipbook. Hanya dengan drag, drop atau klik, kita dapat menyisipkan video youtube, hyperlink, teks animatif, gambar, audio dan flash ke dalam flipbook

Yeni Widiawati; Nurmaningsih Nurmaningsih; Rahman Haryadi

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif yang menggambarkan penerapan model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod terhadap kemempuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan bentuk pre-Eksprimental Designs. Alasan peneliti menggunakan bentuk penelitian ini karena peneliti menggunakan satu kelas sampel, dimana satu kelas tersebut akan dijadikan sebagai kelas eksperimen. Pada kelas sampel pertama akan diberikan tes awal (pre-test) kemudian siswa diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod pada materi SPLTV, setelah itu dilakukan pengukuran terhadap siswa dengan memberi tes akhir (pos-test). Penelitian ekperimen ini menggunakan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Design. Pada rancangan ini terhadap Pretest sebelum diberikan perlakuan sehingga hasil perlakuan Posttest dapat diketahui lebih akurat, karena membandingkan dengan keadaan sebelum diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran problem based learning berbantuan edugame interaktif nearpod dalam materi SPLTV kelas X MAN Bengkayang berjalan dengan efektif sehingga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.

Rombe Allo; Allo Sarira Pongsapan

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fenomena lambatnya proses pengeringan akibat terperangkapnya uap air yang keluar dari sampel (tumpukan gabah) pada rak pengering bawah pada rak pengering tengah dan atas. Selain itu temperatur udara dalam kabin pengering sudah tidak melebihi 70oC sehingga kualitas produk (gabah) yang dikeringkan terjamin. Kekurangan pada alat pengering tersebut adalah exhaust fan yang digunakan membutuhkan supply energi listrik sehingga efisiensi pengering masih rendah. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, maka pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi dengan mengganti exhaust fan dengan turbin ventilator. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih karena telah memiliki peralatan penunjang yang sudah memadai. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yakni membuat sebuah pengering surya tipe rak bertingkat (3 tingkat) dengan kolektor sekunder dan turbin ventilator. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan turbin ventilator merupakan solusi untuk mengatasi penggunaan energi listrik pada solar dryer. Proses pengeringan pada rak pengering 2 (tengah) dan 3 (atas) tetap berlangsung dengan cepat karena turbin ventilator bisa bekerja seperti exhaust fan. Laju aliran massa udara keluar dari pengering juga baik sehingga temperatur dalam kabin pengering tetap terjaga (tidak melebihi 70oC). Waktu pengeringan gabah dari kadar air awal 24,8% menjadi kadar air akhir 14% adalah 5 jam (rak 1); 6 jam (rak 2) dan 6 jam (rak 3). Efisiensi pengeringan maksimum yang diperoleh adalah 27,35% (rak 1); 24,05% (rak 2); 22,95% (rak 3); 24,78% (rata-rata).

Murib, Pinius; Kartikawati, Diah

Jurnal Agrifoodtech 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan pewarna hijau alami dari sari daun suji, sari daun katuk dan sari daun sawi terhadap sifat fisik kerupuk meliputi rendemen, berat kerupuk mentah, daya kembang, daya serap minyak, dan warna L*a*b* serta sifat organoleptik meliputi warna, rasa, aroma dan tekstur. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8 kelompok perlakuan, yaitu tanpa penambahan sari daun (kontrol) (S0), sari suji 30% (S1), sari suji 50% (S2), sari katuk 30% (S3), sari katuk 50% (S4), sari sawi 39% (S5), sari sawi 50% (S6) dan pewarna hijau makanan (S7), masing-masing kelompok perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan uji ANOVA pada α=0,05 dan uji lanjut DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan  kerupuk yang ditambah sari suji, sari katuk dan sari sawi 30% dan 50% menunjukkan nilai warna kerupuk yang dihasilkan cenderung bewarna hijau kecoklatan dibandingkan kerupuk kontrol dan kerupuk dengan pewarna hijau makanan, baik pada saat keadaan kerupuk belum digoreng dan setelah digoreng. Tingkat kecerahan (L*) kerupuk matang dengan sari daun tidak berbeda dengan kontrol dan pewarna hijau makanan, yang nilai L* berkisar antara 28,08 – 66,36. Panelis agak menyukai kerupuk yang menggunakan sari daun sebagai pewarna hijau alami dengan skor 5,29-5,93.

Siska Pindi Triani; Anik Enikmawati; Yuli Widyastuti

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Diabetes Mellitus (DM) salah satu penyakit yang prevalensinya terus mengalami peningkatan di dunia, baik pada negara maju ataupun negara sedang berkembang, Indonesia menempati urutan ke 4 tertinggi di dunia. Diantara berbagai propinsi yang ada di Indonesia, Jawa Tengah memiliki prevalensi DM yang cukup tinggi..Senam kaki diabetes adalah senam yang dilakukan untuk membantu memperbaiki sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot paha serta mengatasi keterbataan pergerakan sendi.Senam kaki diabetes mampu meningkatkan sensitivas kaki.Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui adanya pengaruh pemberian senam kaki terhadap tingkat sensitivas pada pasien Diabetes Mellitus.Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (Quasy Eksperiment) dengan pendekatan pretest postest. Teknik Sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah responden adalah 15. Intrumen penelitiannya adalah kuesioner. Uji analisa menggunakan uji Wilcoxon.Hasilnya sesudah pemberian senam kaki, sensitifitas kaki dengan kapas paling banyak yaitu ada 8 responden (62%) dan sensitifitas kaki dengan sikat ada 5 responden (38%). Ada pengaruh pemberian senam kaki terhadap peningkatan sensitifitas kaki pada pasien diabetes mellitusdengan ρ value 0,001 (< 0,05). Nilai Z sebesar – 3.419 menunjukkan bahwa tingkat pengaruh termasuk sangat rendah dengan nilai probabilitas 0,03% dan dibuktikan dengan table Z. Ada pengaruh pemberian senam kaki diabetes terhadap peningkatan sensitifitas kaki pada pasien diabetes mellitus.

Sulastri; Heni Purwaningsih; Nurul Fajriyah

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperimental design dengan pendekatan One Group Pretest Posttest, Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu melahirkan spontan dan primipara yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar sebanyak 15 responden Prosedur pengambilan sampel  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  non-probability dengan Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya merupakan proses menyusui   eksklusif. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Untuk mencapai keberhasilan menyusui diperlukan pengetahuan mengenai teknik- teknik menyusui yang benar. Pendidikan kesehatan tentang cara menyusui dapat   diberikan melalui media salah satunya adalah media video. Beberapa keuntungan penggunaan media video untuk menyampaikan pesan   atau informasi antara lain: pesan yang di sampaikan lebih realistik, memiliki beberapa features yang sangat bermanfaat untuk digunakan dalam proses penyampaian pesan. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang cara menyusui bayi terhadap pengetahuan ibu nifas di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Dalam penelitian ini pemberian perlakuan berupa pemberian pendidikan kesehatan. 

Nurjannah Supardi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan memakai rancangan one group pre and post test design, dilaksanakan bulan Juni – Agustus 2021. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi untuk melihat pengaruh pijatan oksitosin tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 ibu nifas dengan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelum dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata yaitu 8,87 dan setelah dilakukan pijat oksitosin nilai rata-rata adalah 10,47. Dari hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai p adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan mengetahui ada pengaruh antara pijat oksitosin terhadap volume ASI pada ibu nifas di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar Tahun 2021. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Nabhani Nabhani; Sulastri; Widya Setyorini

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar belakang : fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang yang terjadi ketika tulang tidak mampu menahan tekanan berlebih. Salah satu masalah yang muncul pada pasien post operasi fraktur yaitu keterbatasan lingkup gerak sendi. Tujuan : mengetahui pengaruh ROM (Range Of Motion) terhadap fleksibilitas gerak sendi pada pasien post operasi fraktur ekstremitas atas. Metode penelitian : metode penelitian ini mengunakan quasy eksperimen yang bersifat one group pretest and posttest, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil uji prasyarat berdistribusi tidak normal sehinga menggunakan uji Wilcoxon Signed. Hasil : rata-rata rentang gerak sendi sebelum dilakukan ROM yaitu 120° dan setelah dilakukan ROM yaitu 65°. Perhitungan uji Wilcoxon Signed menunjukkan hasil z hitung > z tabel 2,690, maka dinyatakan Ha diterima sedangkan Ho ditolak dan diperkuat dengan p 0,007 > 0,005. Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara rentang gerak sendi sebelum dan setelah dilakukan ROM.

Nadia Sari; Tri Johan Agus Yuswanto; Diyah Fatmasari

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang:  Arthritis gout merupakan penyakit yang diakibatkan oleh adanya gangguan metabolisme purin yang ditandai oleh hiperuriklemia. Kadar asam urat diatas batas normal dapat menyebabkan resiko kelainan hemodinamik seperti penyakit kardiovaskular dan resiko kelainan metabolik seperti disfungsi ginjal. Penanganan kadar asam urat pada arthritis gout tidak hanya terapi farmakologis namun juga bisa intervensi keperawatan komplementer seperti akupresur dan ekstrak daun salam. Tujuan: Membuktikan akupresur dan ekstrak daun salam efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada klien arthritis gout. Metode: Penelitian ini mengunakan true eksperiment dengan pendekatan pre and post test control group design dan jumlah sampel sebanyak 30 responden dibagi menjadi 3 kelompok dengan teknik random simple random sampling kemudian diberikan akupresur pada titik hegu dan taixi dengan durasi 5 menit dan ekstrak daun salam dosis 1 gram selama 12 hari perlakuan. Hasil: Kadar asam urat mengalami penurunan pada kelompok intervensi, kontrol 1 dan kontrol 2. Tetapi berdasarkan uji Anova pada variabel kadar asam urat menunjukkan kelompok intervensi paling efektif penurunannya dengan nilai (1,98±0,53) pada kelompok kontrol 1(0,95±0,28) serta kelompok kontrol 2 (1,17±0,28) dengan nilai signifikan kadar asam urat (p=0,000). Kesimpulan: Kelompok yang paling efektif untuk menurunkan kadar asam urat dalam intervensi keperawatan komplementer yaitu perlakuan akupresur dan ekstrak daun salam pada kelompok intervensi.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.

Carolus Aditya Nouvanto; Sugiyana Sugiyana; Anselmus Joko Prayitno

Masa transisi pandemi covid-19 mendorong penggunaan sistem pembelajaran hybrid menggantikan sistem daring dimana siswa sekarang dibagi dalam dua tempat belajar yaitu dari rumah dan juga ada yang berada di kelas. SMA Tarakanita Magelang merupakan salah satu sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran hybrid pada masa transisi. Kemampuan guru dalam memberikan metode yang efektif dalam masa pembelajaran hybrid akan menunjukkan kompetensi dari guru tersebut. Dalam memaksimalkan pembelajaran hybrid, guru ditawarkan metode Problem Based Learning berbantuan ThinkLink yang diasumsikan bahwa metode tersebut akan efektif bagi prestasi belajar siswa selama pembelajaran hybrid. Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa rataan prestasi belajar kelas eksperimen mendapat 80,15 sedangkan kelas kontrol 73,45. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penerapan metode pembelajaran yang digunakan masih memiliki beberapa hambatan meskipun sudah efektif bagi prestasi belajar yang menunjukkan rataan kelas eksperimen lebih baik dan mendapatkan respon yang positif dari siswa di kelas, sehingga diharapkan metode Problem Based Learninng dapat diterapkan dan semakin dikembangkan oleh para tenaga pendidikan.